Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 2 (2024) 838-848 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10.47476/reslaj.v6i2.5165 Penerapan Model Pembelajaran Think Talk Write untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Tema Daerah Tempat Tinggalku di Kelas IV SD PAB 23 Patumbak May Khairani1, Ahmad Landong Nasution2 1,2Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah Medan maykairani5@gmail.com1 ahmadlandong@umnaw.ac.id2 ABSTRACT This study aims to improve student learning outcomes in class IV SD PAB 23 with the theme "Where I Live" by applying the Think Talk Write Learning Model. This research was conducted in class IV SD PAB 23 Patumbak. This research is class action research (Classroom Action Research). The subjects in this study were 25 grade IV SD PAB 23 Patumbak students, 13 male students and 12 female students. Instruments and data collection techniques used in this study are observation and tests. From the observation results, it is known that the overall teacher activity in cycle I with the application of the Think Talk Write Learning Model is 72.7% in the sufficient category. The results of observations of student activity as a whole in cycle I, namely 70% in the sufficient category with the percentage of completeness of student learning outcomes in cycle I was 70.8% in the sufficient category. Overall teacher activity in cycle II was 81.81% in the good category. Overall student activity in cycle II was 82.5% in the good category with the percentage of completeness of student learning outcomes in cycle II was 80.32% in the good category. Overall teacher activity in cycle III was 93.18% in the very good category. Overall student activity in cycle III, which is 92.5% in the very good category with the percentage value of the completeness of student learning outcomes in cycle III is 92.36% in the Very Good category. Thus it can be concluded that the Application of the Think Talk Write Learning Model can improve results student learning on the theme The Area Where I Live, class IV SD PAB 23 Patumbak. Keywords: Learning Outcomes, Thematic, Think Talk Write. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa di kelas IV SD PAB 23 tema Daerah Tempat Tinggalku dengan Penerapan Model Pembelajaran Think Talk Write. Penelitian ini dilaksanakan di kelas IV SD PAB 23 Patumbak. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research). Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD PAB 23 Patumbak yang berjumlah 25 orang, 13 siswa laki-laki dan 12 siswa perempuan. Instrumen dan teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah observasi dan tes. Dari hasil observasi diketahui keseluruhan aktivitas guru pada siklus I dengan penerapan Model Pembelajaran Think Talk Write adalah 72,7% dengan kategori cukup. Hasil observasi aktivitas siswa keseluruhan pada siklus I, yaitu 70% dengan kategori cukup dengan nilai persentase ketuntasan hasil belajar siswa pada siklus I adalah 70,8% dengan kategori cukup. Aktivitas guru keseluruhan pada siklus II adalah 81,81% dengan kategori baik. Aktivitas siswa keseluruhan pada siklus II 82,5% dengan kategori baik dengan 838 | Volume 6 Nomor 2 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 2 (2024) 838-848 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10.47476/reslaj.v6i2.5165 nilai persentase ketuntasan hasil belajar siswa pada siklus II adalah 80,32% dengan kategori Baik. Aktivitas guru keseluruhan pada siklus III adalah 93,18% dengan kategori baik sekali. Aktivitas siswa keseluruhan pada siklus III, yaitu 92,5% dengan kategori baik sekali dengan nilai persentase ketuntasan hasil belajar siswa pada siklus III adalah 92,36% dengan kategori Baik Sekali. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Penerapan Model Pembelajaran Think Talk Write dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada tema Daerah Tempat Tinggalku kelas IV SD PAB 23 Patumbak. Kata Kunci: Hasil Belajar, Tematik, Think Talk Write. PENDAHULUAN Pendidikan adalah salah satu kebutuhan penting sepanjang hayat. Artinya, setiap manusia membutuhkan pendidikan sampai kapan dan dimanapun manusia berada. Pendidikan merupakan sebuah proses dalam kehidupan manusia sebagai sarana untuk mendapatkan ilmu pengetahuan yang kelak akan berguna untuk menumpang kehidupan di masa yang akan datang (Rangkuti & Sukmawarti, 2022). Sekolah merupakan bagian dari sistem pendidikan yang memiliki peranan penting dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan yang di dalamnya berlangsung proses belajar mengajar yang merupakan kegiatan paling mendasar dalam pendidikan. Menurut Sukmawarti dkk, 2022:202 Pembelajaran diperlukan dalam rangka mempersiapkan siswa menghadapi era revolusi industri 4.0 yang menuntut keterampilan abad 21, yakni berpikir kreatif, berpikir kritis, berkomunikasi, dan berkolaborasi. Proses belajar yang berlangsung adalah suatu rangkaian kegiatan belajar yang dirancang oleh guru untuk membelajarkan siswa agar kompetensi yang diharapkan dapat tercapai. Saat ini kurikulum yang digunakan dalam proses pembelajaran adalah kurikulum 2013. Menurut (Sukmawarti dan Hidayat, 2020) pengembangan kurikulum 2013 merupakan langkah lanjutan menuju pengembangan kurikulum berbasis kompetensi yang dirintis pada tahun 2004 dan KTSP 2006 yang menekankan pada pencapaian kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan secara terpadu. Kurikulum 2013 lebih menekankan pada sisi afektif sebagai cara untuk mencapai suatu tujuan kurikulum itu sendiri. Salah satu pembelajaran pada kurikulum 2013 adalah, pembelajaran tematik. Menurut Indrawini dkk (2014:2) menyatakan bahwa, pembelajaran tematik, yaitu sebuah teknik pembelajaran terpadu yang menghubungkan konsep bilangan tema sebagai satu kesatuan. Berdasarkan hasil observasi penelitian pada tanggal 14 Februari 2022 di SD PAB 23 Patumbak dikelas IV, ditemukan bahwa pada saat proses pembelajaran berlangsung, guru masih menggunakan metode konvensional dalam menyampaikan materi pembelajaran tema 8 “Daerah Tempat Tinggalku”. Metode konvensional dinilai tidak dapat menarik perhatian siswa untuk mengikuti proses pembelajaran. Siswa tampak tidak memiliki minat dan motivasi ketika mengikuti proses pembelajaran. Hal itu tentu berdampak pada hasil belajar siswa. Dalam upaya meningkatkan hasil belajar siswa di kelas IV, khususnya pada pembelajaran tematik, 839 | Volume 6 Nomor 2 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 2 (2024) 838-848 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10.47476/reslaj.v6i2.5165 perlu diketahui terlebih dahulu faktor eksternal dan faktor internal yang mempengaruhi hal tersebut. Menurut Hidayat dan Khayroiyah (2018) untuk mengurangi munculnya hambatan belajar, maka guru perlu mempersiapkan perangkat pembelajaran yang tepat. Guru dituntut untuk dapat membuat inovasi-inovasi pada proses pembelajaran agar dapat meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa. Inovasi-inovasi pembelajaran yang menuntut tenaga pendidik maupun peserta didik untuk berpikir kreatif serta mampu menyesuaikan dengan perkembangan zaman untuk menghasilkan peserta didik yang aktif, kreatif, inovatif dan tentunya berakhlak mulia (Sukmawarti dkk., 2021). Menurut Hidayat, dkk (2021) di era modern ini, teknologi berkembang di berbagai bidang, seperti pendidikan, termasuk di tingkat pendidikan dasar. Perkembangan teknologi ini memudahkan para tenaga pendidik untuk memaksimalkan penggunaan bahan ajar maupun model-model pembelajaran. Teknologi dapat dimanfaatkan dalam penyajian materi pelajaran dan dapat juga dimanfaatkan sebagai teknologi interaksi pembelajaran antara guru dan siswa (Sukmawarti, dkk:2017). Ada begitu banyak model pembelajaran yang dapat digunakan pada proses pembelajaran saat ini. Menurut Ikhlas (2018:3) model pembelajaran merupakan salah satu pendekatan dalam rangka menyiasati perubahan perilaku peserta didik secara adiktif maupun generative. Model-model pembelajaran yang inovatif dinilai mampu untuk membantu mengatasi rendahnya hasil belajar siswa. Salah satu model pembelajaran yang dinilai dapat membantu mengatasi rendahnya hasil belajar siswa, yaitu model pembelajaran Think talk Write. Menurut Siswanto dan Ariani (2016:107) Model pembelajaran Think Talk Write adalah sebuah pembelajaran yang dimulai dengan berpikir melalui bahan bacaan (menyimak, mengkritisi dan alternatif solusi), hasil bacaannya dikomunikasikan dengan presentasi, diskusi dan kemudian membuat laporan hasil presentasi. Model Think Talk Write merupakan metode pembelajaran berbasis komunikasi. Metode ini termasuk ke dalam pendekatan cooperative learning, karena aktivitas pembelajaran yang dilakukan dalam bentuk kelompok-kelompok kecil. Berdasarkan hal tersebut maka peneliti tertarik untuk menggunakan model Think Talk Write (TTW). Pembelajaran Think Talk Write dimulai dengan “berpikir melalui bahan bacaannya dikomunikasikan dengan presentasi”. Berdasarkan uraian di atas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah” 1. Bagaimana penerapan model pembelajaran Think Talk Write di kelas IV SD PAB 23 Patumbak? 2. Apakah dengan menggunakan model pembelajaran Think Talk Write dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada tema “daerah tempat tinggalku” di kelas IV SD PAB 23 Patumbak? Adapun tujuan dari penelitian ini adalah: 840 | Volume 6 Nomor 2 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 2 (2024) 838-848 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10.47476/reslaj.v6i2.5165 1. Untuk mengetahui penerapan model pembelajaran Think Talk Write di kelas IV SD PAB 23 Patumbak. 2. Untuk mengetahui apakah penerapan model pembelajaran Think Talk Write dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada tema “daerah tempat tinggalku” di kelas IV SD PAB 23 Patumbak. METODE PENELITIAN Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas menggunakan model Kemmis dan Mc Taggart. Alasan penggunaan model PTK Kemmis dan Mc Taggart adalah karena dalam tahapan dalam tindakannya sederhana, sehingga mudah dipahami oleh peneliti Penelitian ini dilakukan di SD PAB 23 Patumbak yang berada di Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara. Adapun waktu penelitian dilaksanakan pada semester ganjil Tahun Ajaran 2022/2023. Adapun yang menjadi subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas IV SD PAB 23 Patumbak yang terdiri dari 30 orang dengan banyaknya peserta didik laki-laki berjumlah 16 dan banyaknya peserta didik perempuan berjumlah 14 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini, yaitu observasi, tes dan dokumentasi. Analisa data hasil observasi aktivitas guru dan siswa dengan penerapan model pembelajaran think talk write pada tema daerah tempat tinggalku dengan menganalisis presentasi berikut ini: ! 𝑝 = " x 100 Keterangan: P F N 100% = Persentase yang dicari (Nilai aktivitas guru atau siswa) = Jumlah skor yang diperoleh = Jumlah skor keseluruhan aktivitas = Bilangan tetap Rumus yang digunakan untuk menghitung nilai tes individu, yaitu: 𝑆𝑘𝑜𝑟 𝐴𝑘ℎ𝑖𝑟 = #$%& ()&%*)+,#$%& .,$/01,* x 100 Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) penelitian di SD PAB 23 Patumbak yaitu 75.Penelitian ini bisa dikatakan berhasil apabila hasil belajar siswa meningkat yaitu mencapai ketuntasan ≥ 75 dan jika ≤ 75 dinyatakan tidak tuntas. HASIL DAN PEMBAHASAN Setelah menemukan penyebab rendahnya hasil belajar siswa kelas IV SD PAB 23 Patumbak, peneliti mulai melakukan skenario tindakan. Adapun tahap-tahap yang dilakukan pada skenario tindakan siklus I, sebagai berikut: 1. Perencanaan 841 | Volume 6 Nomor 2 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 2 (2024) 838-848 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10.47476/reslaj.v6i2.5165 Peneliti menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) tema Daerah Tempat Tinggalku. RPP dibuat berdasarkan materi pembelajaran siswa kelas IV SD PAB 23 Patumbak yang terdapat pada buku pelajaran tema 8, yaitu Daerah Tempat Tinggalku. 2. Pelaksanaan Tindak pelaksanaan siklus I dilaksanakan dalam 2 pertemuan. Proses pelaksaan siklus I diikuti oleh seluruh siswa kelas IV yang berjumlah 25 siswa. Pelaksanaan ini berpedoman pada rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) yang telah dipersiapkan sebelumnya. 3. Observasi Setelah dilakukan kegiatan pembelajaran pada siklus I, guru memberikan soal tes (tes evaluasi) per individu untuk mengetahui hasil belajar siswa setelah diterapkannya penggunaan model pembelajaran think talk write pada tema daerah tempat tinggalku diikuti oleh 25 siswa. Hasil belajar siswa pada siklus I dapat dilihat pada tabel berikut: Tabel 1. Hasil Belajar Siswa Siklus I No Nama 1. Adinda Debby Stiawan 2. Alfiky Rizky 3. Aqila Az Zahra 4. Azizah Khairunnisa 5. Bakhtira Yuki Rayunda 6. Bayu 7. Cahya Cintya 8. Chandra Wisesha 9. Ghirfa Arsyad Nasuha 10. Gio Rizky Pratama 11. Haikal Permana 12. Iren Sembiring 13. Jihan Akila 14. Muhammad Ayub 15. Muhammad Farel Aditya 16. Mutia Salena Lubis 17. Nadia Aprillia 18. Nur Aida 19. Nurul Aisha Dyandra 20. Reva Adinda Naura Putri 21. Rifangga Syahputra 22. Rizky Ghifahri 23. Shaqy Pratama 842 | Volume 6 Nomor 2 2024 Nilai 78 75 65 85 80 65 80 55 80 60 65 78 55 85 60 65 78 78 55 65 80 60 65 Keterengan Tuntas Tidak Tuntas Tuntas Tuntas Tidak Tuntas Tuntas Tuntas Tidak Tuntas Tuntas Tidak Tuntas Tuntas Tidak Tuntas Tidak Tuntas Tuntas Tidak Tuntas Tuntas Tidak Tuntas Tidak Tuntas Tuntas Tuntas Tidak Tuntas Tidak Tuntas Tuntas Tidak Tuntas Tidak Tuntas Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 2 (2024) 838-848 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10.47476/reslaj.v6i2.5165 24. Siti Nurhalimah 25. Zaid Ubay Dillah Skor Perolehan Skor Maksimal Persentase 65 75 Tidak Tuntas Tuntas 1752 2500 70,8% Dari tabel di atas diketahui bahwa terdapat 13 siswa yang mendapatkan nilai dibawah KKM dengan kategori Cukup. Sebaliknya, siswa dengan nilai di atas KKM dengan jumlah 12 orang dengan kategori Baik. Nilai persentase ketuntasan hasil belajar siswa pada siklus I adalah 70,8% dengan kategori cukup. 4. Refleksi Setelah dilaksanakan penerapan model pembelajaran think talk write pada tema daerah tempat tinggalku, maka selanjutnya peneliti melakukan refleksi yang bertujuan untuk memperbaiki kesalahan dan kelemahan yang terjadi pada siklus I. Adapun kelemahan yang peneliti temukan pada siklus I yang perlu diperbaiki oleh guru dapat dilihat pada tabel di bawah ini: Tabel 2. Hasil Temuan dan Revisi Pembelajaran Siklus I No Refleksi 1 Aktivitas Guru 2 Aktivitas Siswa Hasil Temuan Revisi a. Guru kurang memberikan a. Guru harus memberikan motivasi yang dapat motivasi yang lebih baik membangkitkan semangat dari sebelumnya untuk siswa dalambelajar membangkitkan semangat siswa dalam mengikuti kegiatan pembelajaran b. Guru hanya memberikan b. Guru harus memberikan kesempatan bagi beberapa kesempatan kepada siswa saja untuk bertanya seluruh siswa untuk dan menjawab bertanya dan menjawab pertanyaan, tidak seluruh pertanyaan sesuai dengan siswa mendapat materi yang dipelajari kesempatan. a. Siswa kurang fokus a. Guru membimbing siswa mendengarkan untuk membuat perjanjian pembelajaran yang agar tidak berbicara dijelaskan oleh guru dengan teman selama kegiatan pembelajaran berlangsung 843 | Volume 6 Nomor 2 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 2 (2024) 838-848 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10.47476/reslaj.v6i2.5165 b. Siswa kurang mampu b. Guru membimbing siswa menyampaikan untuk lebih percaya diri pembelajaran hari ini dalam menyampaikan pendapatnya mengenai pembelajaran hari ini Hasil belajar siswa pada siklus I sudah mengalami peningkatan. Namun masih banyak siswa yang hasil belajarnya belum berada di atas KKM. Oleh sebab itu peneliti melanjutkan penelitian ke tahap siklus II. Adapun tahap-tahap yang dilakukan pada siklus II, sebagai berikut: 1. Perencanaan Peneliti menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) tema daerah tempat tinggalku. RPP dibuat berdasarkan materi pembelajaran siswa kelas IV SD PAB 23 Patumbak yang terdapat pada buku pelajaran tema 8, yaitu “Daeah Tempat Tinggalku”. 2. Pelaksanaan Proses pelaksaan siklus II diikuti oleh seluruh siswa kelas IV yang berjumlah 25 siswa. Pelaksanaan ini berpedoman pada rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) yang telah dipersiapkan sebelumnya. 3. Observasi Hasil belajar siswa pada siklus II dapat dilihat pada tabel berikut: Tabel 3. Hasil Belajar Siswa Siklus II No 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. Nama Adinda Debby Stiawan Alfiky Rizky Aqila Az Zahra Azizah Khairunnisa Bakhtira Yuki Rayunda Bayu Cahya Cintya Chandra Wisesha Ghirfa Arsyad Nasuha Gio Rizky Pratama Haikal Permana Iren Sembiring Jihan Akila Muhammad Ayub Muhammad Farel Aditya Mutia Salena Lubis Nadia Aprillia 844 | Volume 6 Nomor 2 2024 Nilai 90 88 70 85 88 72 80 72 80 85 85 88 70 85 72 70 80 Keterengan Tuntas Tidak Tuntas Tuntas Tuntas Tidak Tuntas Tuntas Tuntas Tidak Tuntas Tuntas Tidak Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tidak Tuntas Tuntas Tidak Tuntas Tidak Tuntas Tuntas Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 2 (2024) 838-848 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10.47476/reslaj.v6i2.5165 18. Nur Aida 19. Nurul Aisha Dyandra 20. Reva Adinda Naura Putri 21. Rifangga Syahputra 22. Rizky Ghifahri 23. Shaqy Pratama 24. Siti Nurhalimah 25. Zaid Ubay Dillah Skor Perolehan Skor Maksimal Persentase 85 70 72 88 85 80 88 85 Tuntas Tidak Tuntas Tidak Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas 2008 2500 80,32% 4. Refleksi Adapun kelemahan yang peneliti temukan pada siklus II yang perlu diperbaiki oleh guru dapat dilihat pada tabel di bawah ini: Tabel 4. Hasil Temuan dan Revisi Pembelajaran Siklus II No Refleksi 1 Aktivitas Guru 2 Hasil Temuan Guru hanya memberikan kesempatan bagi beberapa siswa saja untuk bertanya dan menjawab pertanyaan, tidak seluruh siswa mendapat kesempatan. Aktivitas a. Siswa kurang berpartisipasi Siswa saat pembelajaran berlangsung b. Siswa kurang mampu menyampaikan pembelajaran hari ini Revisi Guru harus memberikan kesempatan kepada seluruh siswa untuk bertanya dan menjawab pertanyaan sesuai dengan materi yang dipelajari a. Guru membimbing siswa untuk membuat perjanjian agar tidak berbicara dengan teman selama kegiatan pembelajaran berlangsung b. Guru membimbing siswa untuk lebih percaya diri dalam menyampaikan pendapatnya mengenai pembelajaran hari ini Hasil belajar siswa pada siklus II sudah mengalami peningkatan. Namun masih banyak siswa yang hasil belajarnya belum berada di atas KKM. Oleh sebab itu peneliti melanjutkan penelitian ke tahap siklus III. Adapun tahap-tahap yang dilakukan pada siklus III, sebagai berikut: 1. Perencanaan 845 | Volume 6 Nomor 2 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 2 (2024) 838-848 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10.47476/reslaj.v6i2.5165 Peneliti menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) tema daerah tempat tinggalku. RPP dibuat berdasarkan materi pembelajaran siswa kelas IV SD PAB 23 Patumbak yang terdapat pada buku pelajaran tema 8, yaitu “Daerah Tempat Tinggalku. 2. Pelaksanaan Proses pelaksaan siklus III diikuti oleh seluruh siswa kelas IV yang berjumlah 25 siswa. Pelaksanaan ini berpedoman pada rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) yang telah dipersiapkan sebelumnya. 3. Observasi Hasil belajar siswa pada siklus III dapat dilihat pada tabel berikut: Tabel 5. Hasil Belajar Siswa Siklus III No Nama 1. Adinda Debby Stiawan 2. Alfiky Rizky 3. Aqila Az Zahra 4. Azizah Khairunnisa 5. Bakhtira Yuki Rayunda 6. Bayu 7. Cahya Cintya 8. Chandra Wisesha 9. Ghirfa Arsyad Nasuha 10. Gio Rizky Pratama 11. Haikal Permana 12. Iren Sembiring 13. Jihan Akila 14. Muhammad Ayub 15. Muhammad Farel Aditya 16. Mutia Salena Lubis 17. Nadia Aprillia 18. Nur Aida 19. Nurul Aisha Dyandra 20. Reva Adinda Naura Putri 21. Rifangga Syahputra 22. Rizky Ghifahri 23. Shaqy Pratama 24. Siti Nurhalimah 25. Zaid Ubay Dillah Skor Perolehan Skor Maksimal Persentase 846 | Volume 6 Nomor 2 2024 Nilai 95 88 85 90 88 80 85 72 90 88 85 88 70 85 80 82 85 88 80 72 88 85 85 88 85 Keterengan Tuntas Tidak Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tidak Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tidak Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tidak Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas 2259 2500 90,36% Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 2 (2024) 838-848 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10.47476/reslaj.v6i2.5165 4. Refleksi Setelah Secara umum, penjelasan refleksi pada siklus III dapat dilihat pada tabel berikut ini: Tabel 6. Hasil Refleksi dan Temuan Pembelajaran Siklus IIl No 1 2 3 Refleksi Aktivitas Guru Aktivitas Siswa Hasil Belajar Hasil Temuan Guru sudah dapat menerapkan model pembelajaran think talk write pada tema daerah tempat tinggalku a. Siswa sudah dapat memahami materi tema daerah tempat tinggalku b. Hasil belajar siswa meningkat pada materi tema daerah tempat tinggalku menggunakan model pembelajaran think talk write 22 siswa dalam kategori tuntas, dan 3 siswa dalam kategori tidak tuntas. Dari hasil tersebut dapat dikatakan bahwa hasil belajar siswa kelas IV sudah mencapai standar KKM yang diterapkan oleh SD PAB 23Patumbak. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan mengenai peningkatan hasil belajar siswa pada tema daerah tempat tinggalku dengan menggunakan model pemelajaran think talk write di kelas IV SD PAB 23 Patumbak telah tergambar bahwa kemampuan guru dan siswa dalam menerapkan model pembelajaran think talk write pada tema daerah tempat tinggalku. Kondisi tersebut sangat berpengaruh terhadap hasil belajar siswa di kelas IV SD PAB 23 Patumbak. Hal ini dapat dilihat dari hasil belajar siswa pada siklus I, siklus II dan siklus III. Hasil belajar siswa setelah diterapkan model pembelajaran think talk write pada tema daerah tempat tinggalku pada siklus I, nilai rata-rata siswa meningkat menjadi 70,8%. Pada siklus II dilakukan perbaikan dari siklus I, sehingga nilai rata-rata siswa meningkat menjadi 80,32% dan pada siklus III dilakukan perbaikan dari siklus II, sehingga nilai rta-rata siswa meningkat menjadi 90,36%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran think talk write dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada tema daerah tempat tinggalku di kelas IV SD PAB 23 Patumbak. DAFTAR PUSTAKA Hidayat dan S. Khayroiyah. (2018). Pengembangan Desain Didaktis Pada Pembelajaran Geometri. Jurnal MathEducation Nusantara, 1(1), 15-19. https://jurnal.pascaumnaw.ac.id/index.php/JMN/article/viewFile/2/2 847 | Volume 6 Nomor 2 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 2 (2024) 838-848 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10.47476/reslaj.v6i2.5165 Hidayat, Sukmawarti, Suwanto. (2021). The application of augmented reality in elementary school education. Research, Society and Development, 10(3), e14910312823. https://rsdjournal.org/index.php/rsd/article/view/12823 https://doi.org/10.33448/rsd-v10i3.12823 Ikhlas, Al. 2018. Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Masalah dan Gaya Kognitif Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VIII SMPN 7 Kerinci. Jurnal Curricula, 3(1), Hlm: 1-9. Indrawini, T, Amirudin, A, dan Widiati, U. (2014). Pentingnya Pengembangan Bahan Ajar Tematik untuk MencapaiPembelajaran Bermakna bagi Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan, 2(11), 1489-1497. Malang: Universitas Negeri Malang. Rangkuti, C. J. S., & Sukmawarti. 2022. Problematika Pemberian tugas Matematika Dalam Pembelajaran Daring. IRJE Jurnal Ilmu Pendidikan, 2(2), 565-572. https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/irje/article/view/384 8. https://doi.org/10.31004/irje.v2i2.3848 Siswanto Wahyudi, Ariani Dewi. 2016. Model Pembelajaran Menulis Cerita. Bandung: Reflika Aditama. Sukmawarti, Hidayat (2020). Cultural-Based Alternative Assessment Development in Elementary School Mathematics. Advances in Social Science, Education and Humanities Research, volume 536. https://www.atlantis-press.com/proceedings/icsteir-20/125954044 https://doi.org/10.2991/assehr.k.210312.046 Sukmawarti, Hidayat, & Suwanto. (2021). Desain Lembar Aktivitas Siswa Berbasis Problem Posing Pada Pembelajaran Metematika SD. Jurnal Matheducation Nusantara, 4(1), 10–18. https://jurnal.pascaumnaw.ac.id/index.php/JMN/article/view/118 https://doi.org/10.32696/jmn.v4i1.118 Sukmawarti, Hidayat, Firmansyah, Abdul Mujib. 2017. Ibm Guru Cerdas Geogebra. Jurnal Amaliyah Pengabdian Pada Masyarakat, 1(2), Hal. 52-59. https://media.neliti.com/media/publications/279287-ibm-guru-cerdasgeogebra-54c18853.pdf Sukmawarti, Hidayat, Lili Amelia Putri. (2022). Workshop Worksheet Berbasis Budaya bagi Guru MI Jami’atul Qamar Tanjung Morawa. PaKMas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), Hal: 202-207. https://journal.unesa.ac.id/index.php/jrpipm/article/view/18961 https://doi.org/10.26740/jrpipm.v6n1.p78-92 848 | Volume 6 Nomor 2 2024