Jurnal Ekonomi Perjuangan ( JUMPER ) Vol. 6 No. Halaman : 102 Ae 110 P-ISSN : 2714-8319/ E-ISSN : 2714-7452 Diserahkan:16/11/2024 Diterima:19/11/2024 Diterbitkan:20/11/2024 Dampak Pendapatan Usaha dan Biaya Operasional Terhadap Laba Bersih PT. Ciputra Development Tbk . : Analisis Kinerja Keuangan Perusahaan Dheri Febiyani Lestari1*. Nurherawati2. Gina Agustina3. Rizky Ridwan4 Universitas Cipasung Tasikmalaya1234 Email: dherifebiyanilestari@uncip. id*1 , nurherawati@uncip. missgina789@gmail. com3 , rizkyridwan@uncip. ABSTRAK. Pengaruh pendapatan usaha dan biaya operasional terhadap laba bersih PT. Ciputra Development Tbk periode 2019-2023 merupakan tujuan utama dari penelitian ini. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif berdasarkan hubungan sebab akibat. Data penelitian yang digunakan yaitu data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan PT. Ciputra Development Tbk periode 2019-2023 diunduh dari situs resmi Bursa Efek Indonesia (BEI). Teknik analisis data meliputi uji regresi berganda, uji F, uji koefisien determinasi, dan uji T dan diolah menggunakan software SPSS versi 26. Ditemukan terdapat variasi dalam dampak pendapatan bisnis dan beban operasional terhadap laba bersih pada periode tersebut. Kata Kunci : Pendapatan Usaha. Biaya Operasional. Laba Bersih ABSTRACT The influence of business income and operating costs on net profit of PT. Ciputra Development Tbk for the period 2019-2023 is the main objective of this study. The method used is quantitative research with a causal approach. The research data is in the form of secondary data, taken from the annual financial report of PT. Ciputra Development Tbk for the 2019-2023 period downloaded from the official website of the Indonesia Stock Exchange (BEI). Data analysis techniques include the Multiple Linear Regression test. F test, coefficient of determination test, and t test, which were processed using SPSS version 26 software. The research results showed that there were fluctuations in the influence of business income and operational costs on net profit during that Keywoard: Operating Reveues. Operational Cost. Net Profit Jurnal Ekonomi Perjuangan ( JUMPER ) Vol. 6 No. Halaman : 102 Ae 110 P-ISSN : 2714-8319/ E-ISSN : 2714-7452 Diserahkan:16/11/2024 Diterima:19/11/2024 Diterbitkan:20/11/2024 PENDAHULUAN Perkembangan dunia usaha semakin pesat pada periode ini, sehingga perusahaan didorong untuk terus mengembangkan usahanya untuk menarik target pasar. Dalam persaingan suatu perusahaan harus mampu bersaing dengan kompetitor lainnya. Manajemen perlu merumuskan rencana yang lebih baik dibandingkan pesaing serta menjalankan aktivitas perusahaan dengan lebih teliti dan hati-hati. Tujuan utama pendirian perusahaan adalah memperoleh keuntungan. Oleh karena itu, perencanaan laba harus dikelola dengan optimal agar hasil yang diperoleh maksimal. Keuntungan yang dicapai seringkali menjadi indikator keberhasilan dalam pengelolaan usaha. Oleh karena itu, para manajer didorong untuk meningkatkan kinerja perusahaan dan memanfaatkan aset perusahaannya sebaik-baiknya guna menjamin keberlangsungan perusahaan . oing concer. (Ratnawita et al. , 2. Salah satu developer real estate terbesar di Indonesia adalah PT Ciputra Development Tbk. Ciputra Development memiliki reputasi yang kuat dalam hal kualitas dan inovasi, dengan fokus pengembangan yang berfokus pada kelestarian lingkungan dan penggunaan teknologi cerdas. Perusahaan telah menunjukkan kemampuan mengelola pendapatan dan beban operasional secara efisien, sehingga berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan laba bersih. Pendapatan merujuk pada penghasilan yang diperoleh dari kegiatan operasional utama perusahaan (Ridwan et al. , 2. Sementara itu, biaya operasional adalah pengeluaran yang dilakukan perusahaan untuk mendukung kegiatan operasional sehari-hari, termasuk biaya gaji karyawan, bahan baku, pemasaran, utilitas, dan lainnya (Alfin Nur Arifah et al. , 2. Laba bersih adalah indikator keseluruhan profitabilitas yang digunakan perusahaan untuk mengevaluasi apakah manajemen telah memperoleh hasil yang memadai dari penggunaan aset yang dimiliki (Dheri Febiyani Lestari, 2. Tabel pengembangan penghasilan usaha, beban oprasional, dan net profit yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan pada perusahaan PT. Ciputra Development Tbk periode 2019 Ae 2023 sebagai berikut. Tabel 1. Pendapatan Usaha. Biaya Oprasional, dan Laba Bersih PT Ciputra Development Tbk Periode 2019 Ae 2023 Periode Penghasilan Beban Operasional Net pprofit Jurnal Ekonomi Perjuangan ( JUMPER ) Vol. 6 No. Halaman : 102 Ae 110 P-ISSN : 2714-8319/ E-ISSN : 2714-7452 Diserahkan:16/11/2024 Diterima:19/11/2024 Diterbitkan:20/11/2024 Sumber : Laporan Tahunan IDX 2019-2023 . Berdasarkan tabel tersebut, terdapat variasi nilai masing-masing variabel. Pendapatan usaha terendah tercatat pada tahun 2019, dengan angka Rp 7. 237, perusahaan mampu menghasilkan laba yang lebih besar dalam hal pengelolaan aset yang dimiliki. Sementara itu, biaya operasional tertinggi terjadi pada tahun 2023, yaitu sebesar Rp 1. 732, yang mengindikasikan bahwa pada tahun tersebut terjadi peningkatan laba bersih. Dapat disimpulkan bahwa jika biaya operasional terus meningkat setiap tahunnya, seharusnya hal tersebut berpengaruh pada peningkatan penjualan, yang pada gilirannya akan mendorong kenaikan pendapatan usaha setiap Para peneliti terdahulu menyatakan bahwa kenaikan biaya operasional setiap tahun akan mempengaruhi penjualan dan selanjutnya pendapatan usaha juga akan meningkat setiap tahunnya. (Rahmawati Laely, 2. Nursasmita meneliti pengaruh pendapatan usaha dan biaya operasional terhadap laba bersih pada perusahaan manufaktur di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 20122016, dengan hasil menunjukkan bahwa pendapatan usaha memiliki pengaruh positif signifikan, sementara biaya operasional memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap laba bersih (Nursasmita, 2. Faktor-faktor yang memengaruhi laba bersih pada sektor properti, termasuk pendapatan usaha dan biaya operasional, dan menyimpulkan bahwa pendapatan usaha berkontribusi signifikan terhadap laba bersih, sedangkan efisiensi pengelolaan biaya operasional sangat penting untuk mempertahankan profitabilitas (Widyastuti et al. , 2. Selanjutnya. Manurung E, 2024 fokus pada dampak biaya operasional terhadap laba bersih perusahaan properti selama periode 2015-2019, dengan temuan bahwa peningkatan biaya operasional yang tidak terkendali dapat menurunkan laba bersih secara signifikan meskipun pendapatan usaha meningkat (Manurung et al. , 2. Untuk mengukur kinerja keuangan bisa dengan Operating Profit Margin (OPM) dan Net Profit Margin (NPM), yang menunjukkan bahwa efisiensi biaya operasional menjadi indikator penting dalam meningkatkan laba bersih (Dheri Febiyani Lestari, 2. Dampak pendapatan usaha terhadap laba bersih dengan mempertimbangkan biaya operasional sebagai variabel intervening, dan menemukan bahwa meskipun pendapatan usaha memiliki hubungan langsung yang kuat dengan laba bersih, dampak tersebut dapat dipengaruhi oleh efektivitas pengelolaan biaya operasional (Mahila et al. , 2. Berdasarkan analisis data dan penelitian yang telah dilakukan, pendapatan usaha dan biaya operasional terbukti menjadi dua faktor utama yang memengaruhi laba bersih perusahaan. Pada PT. Ciputra Development Tbk, pendapatan usaha menunjukkan tren peningkatan selama periode 2019-2023, meskipun terdapat fluktuasi yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti Jurnal Ekonomi Perjuangan ( JUMPER ) Vol. 6 No. Halaman : 102 Ae 110 P-ISSN : 2714-8319/ E-ISSN : 2714-7452 Diserahkan:16/11/2024 Diterima:19/11/2024 Diterbitkan:20/11/2024 pengelolaan aset yang efisien dan perubahan dinamika pasar. Di sisi lain, biaya operasional mengalami peningkatan setiap tahunnya, dengan nilai tertinggi tercatat pada tahun 2023 sebesar Rp 1. Meski demikian, kenaikan biaya operasional tersebut tidak menghalangi perusahaan untuk menjaga laba bersih yang relatif stabil berkat pengelolaan yang efektif dan efisien. Penelitian terdahulu mendukung temuan ini dengan menyatakan bahwa pendapatan usaha berkontribusi signifikan terhadap laba bersih, sedangkan biaya operasional, jika tidak dikelola dengan baik, dapat menjadi beban yang menurunkan profitabilitas perusahaan. Efisiensi dalam pengelolaan biaya operasional sangat penting untuk mempertahankan dan meningkatkan kinerja laba bersih. Analisis kinerja keuangan seperti Operating Profit Margin (OPM) dan Net Profit Margin (NPM) juga dapat digunakan sebagai alat ukur untuk menilai efektivitas pengelolaan pendapatan dan biaya operasional terhadap laba bersih. Secara keseluruhan. PT. Ciputra Development Tbk telah menunjukkan kemampuan yang baik dalam mengelola pendapatan usaha dan biaya operasional untuk mendukung keberlanjutan laba bersihnya. Temuan ini menegaskan pentingnya strategi yang efektif dalam pengelolaan biaya operasional serta optimalisasi pendapatan usaha untuk menjamin keberlangsungan perusahaan . oing concer. di tengah persaingan yang semakin ketat. METODE PENELITIAN Studi ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Deskripsi kuantitatif merupakan pendekatan yang bertujuan untuk menggambarkan kondisi secara objektif dengan menggunakan angka-angka, mulai dari pengumpulan data dan analisis data hingga penyajian dan interpretasi hasil (Ridwan et al. , 2. Sedangkan teknik validasi bertujuan untuk menguji hipotesis dengan menggunakan alat uji statistik, mengukur fenomena tertentu secara cermat, dan menjelaskan hubungan sebab akibat antar variabel dengan menggunakan perhitungan regresi linier statistik sederhana, yaitu penelitian yang dilakukan terhadap populasi atau sampel tertentu. (Abdurachman et al. , 2. Metodologi yang digunakan untuk menganalisis pengaruh pendapatan usaha dan beban operasional terhadap laba bersih PT Ciputra Development Tbk tahun 2019 hingga 2023 diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan. Teknik analisis yang digunakan meliputi uji regresi linier berganda, uji F, dan uji koefisien determinasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan aplikasi SPSS versi 26 untuk menilai hubungan dan pengaruh antara variabel independen . endapatan usaha dan biaya operasiona. dan variabel dependen . aba bersi. Hasil analisis ini diinterpretasikan untuk memahami pengaruh pendapatan operasional dan beban operasional terhadap laba bersih perusahaan selama periode penelitian. Jurnal Ekonomi Perjuangan ( JUMPER ) Vol. 6 No. Halaman : 102 Ae 110 P-ISSN : 2714-8319/ E-ISSN : 2714-7452 Diserahkan:16/11/2024 Diterima:19/11/2024 Diterbitkan:20/11/2024 Objek yang digunakan adalah sumber data yang informasinya ditanyakan berdasarkan fokus penelitian (Febiyani Lestari & Setia Rachmanda, 2. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji kinerja keuangan perusahaan dan membandingkan kekuatan dan kelemahan kedua perusahaan yang diteliti. Sebagai sumber data untuk mengungkapkan hal di atas, maka data yang dimaksud dalam penelitian ini adalah informasi keuangan perusahaan atau laporan keuangan yang merangkum proses-proses yang terjadi dalam suatu perusahaan selama periode waktu tertentu. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Uji Regresi Linier Berganda Uji regresi linier berganda merupakan suatu teknik analisis statistik yang digunakan untuk menguji adanya hubungan yang signifikan secara statistik antara suatu variabel terikat . dengan dua atau lebih variabel bebas . 1, x2,. Dengan kata lain pengujian ini bertujuan untuk menilai apakah variabel independen secara bersama-sama mempengaruhi atau dapat memprediksi variabel Tabel 2. Hasil Uji Regresi Linier Berganda Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Std. Error Standardized Coefficients Beta Sig. (Constan. Pendapatan Biaya Dependent Variable: Laba bersih Sumber: Data diolah SPSS 26 . Berdasarkan tabel 2, hasil uji regresi linier berganda menunjukkan hal berikut: Pengaruh Pendapatan Usaha terhadap Laba Bersih: Nilai t hitung sebesar 7,069. Dengan nilai t tabel . f = n-k-1 = 5-2-1 = . sebesar 4,302 pada taraf signifikansi . ,025. maka t hitung lebih besar dari t tabel . ,069 > 4,. Nilai signifikansi sebesar 0,019 Jurnal Ekonomi Perjuangan ( JUMPER ) Vol. 6 No. Halaman : 102 Ae 110 P-ISSN : 2714-8319/ E-ISSN : 2714-7452 Diserahkan:16/11/2024 Diterima:19/11/2024 Diterbitkan:20/11/2024 . ,019 < 0,. menunjukkan bahwa H1 diterima. Artinya, pendapatan usaha secara parsial berpengaruh terhadap laba bersih. Pengaruh Biaya Operasional terhadap Laba Bersih: Nilai t hitung sebesar 0,511, sementara t tabel tetap sebesar 4,302 . f = . Karena t hitung lebih kecil dari t tabel . ,511 < 4,. dan nilai signifikansi sebesar 0,660 . ,660 > 0,. , maka H2 ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa biaya operasional tidak memiliki pengaruh parsial terhadap laba Uji F Uji F merupakan metode membandingkan variasi antara dua sampel dari populasi yang berbeda (Supriyadi et al. , 2. Tes ini sering digunakan dalam analisis varians (ANOVA) untuk menentukan apakah terdapat perbedaan yang signifikan antara rata-rata dua kelompok atau lebih. Analisis regresi linier menggunakan uji F untuk menilai signifikansi model regresi secara keseluruhan (Rochmat Aldy Purnomo, 2. Mengukur apakah model keseluruhan memainkan peran penting dalam menjelaskan variabilitas data. Model Sum of Squares Tabel. 3 Hasil Uji F ANOVAa Mean Square Regre Resid Sig. Total Variabel Dependen: Laba Bersih Variabel Prediktor: (Konstant. Biaya Operasional. Pendapatan Usaha Sumber: Data diolah SPPS 26 2024 Berdasarkan tabel 3, nilai F hitung adalah 26,492. Dengan derajat kebebasan . = . = 5-2=3, nilai F tabel pada taraf signifikansi 0,05 adalah 9,55. Karena F hitung lebih besar daripada F tabel . ,492 > 9,. dan nilai signifikansi sebesar 0,036, yang lebih kecil dari 0,05 . ,036 < Jurnal Ekonomi Perjuangan ( JUMPER ) Vol. 6 No. Halaman : 102 Ae 110 P-ISSN : 2714-8319/ E-ISSN : 2714-7452 Diserahkan:16/11/2024 Diterima:19/11/2024 Diterbitkan:20/11/2024 0,. , maka H3 diterima. Hal ini menunjukkan bahwa laba bersih secara simultan dipengaruhi oleh pendapatan usaha dan biaya operasional. Uji Koefisien Determinasi (R. Uji koefisien determinasi menilai seberapa baik suatu model regresi linier dapat menjelaskan data yang diamati (Wahyuningsih, 2. Uji ini menunjukkan proporsi variasi variabel terikat yang dapat dijelaskan oleh variabel bebas dalam model. Koefisien determinasi dihitung dengan mengkuadratkan nilai koefisien yang telah diperoleh, kemudian mengalikan hasilnya dengan 100% (Akbar, 2. Nilai koefisien determinasi dinyatakan dalam bentuk persentase (Setia Rachmanda & Febiyani Lestari, 2. Rumus yang digunakan adalah Kd=r2 x 100%. Tabel 4. Hasil Pengujian Koefisien Determinasi Model Summary Squa Std. Error Adjusted of the R Square Estimate Variabel Prediktor: (Konstant. Biaya Operasional. Pendapatan Usaha Sumber. Data diolah SPPS 26 2024 Berdasarkan tabel 4, nilai R atau koefisien determinasi sebesar 0,964 atau 96,4%. Hal ini menunjukkan bahwa variabel dependen, yaitu laba bersih, dipengaruhi sebesar 96,4% oleh variabel independen, yaitu pendapatan usaha dan biaya operasional. Sementara itu, sisanya sebesar 4,6% dipengaruhi oleh faktor lain di luar variabel yang diteliti. PENUTUP Hasil analisis menunjukkan bahwa pendapatan usaha memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap laba bersih. Hal ini dibuktikan oleh nilai t hitung sebesar 7,069 yang lebih besar dari t tabel sebesar 4,302, dengan nilai signifikansi 0,019 (< 0,. Sementara itu, biaya operasional tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap laba bersih secara parsial, dengan t hitung sebesar 0,511 yang lebih kecil dari t tabel sebesar 4,302, dan nilai signifikansi 0,660 (> 0,. Secara simultan, pendapatan usaha dan biaya operasional terbukti berpengaruh signifikan terhadap laba bersih. Hal ini ditunjukkan oleh nilai F hitung sebesar 26,492 yang lebih besar dari F tabel Jurnal Ekonomi Perjuangan ( JUMPER ) Vol. 6 No. Halaman : 102 Ae 110 P-ISSN : 2714-8319/ E-ISSN : 2714-7452 Diserahkan:16/11/2024 Diterima:19/11/2024 Diterbitkan:20/11/2024 sebesar 9,55, dengan nilai signifikansi 0,036 (< 0,. Selain itu, koefisien determinasi (RA) sebesar 96,4% menunjukkan bahwa laba bersih dipengaruhi oleh pendapatan usaha dan biaya operasional sebesar 96,4%, sementara sisanya sebesar 3,6% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Dengan demikian, hasil analisis ini menegaskan bahwa pendapatan usaha memiliki kontribusi yang lebih signifikan terhadap laba bersih dibandingkan biaya operasional. DAFTAR PUSTAKA