Positif : Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi E-ISSN 2460-9552 P-ISSN 2620-3227 Article history: Received: Jul 25, 2025 Published: Dec 6, 2025 ANALISIS KUALITAS WEBSITE DESA KRANDEGAN TERHADAP KEPUASAN PENGGUNA DENGAN METODE WEBQUAL 4. 0 DAN END-USER COMPUTING SATISFACTION (EUCS) Rendy Nur Firmansyah. Murhadi. Dewi Chirzah. Fakultas Teknik/Program Studi Teknologi Informasi. Universitas Muhammadiyah Purworejo email: rendynurfirmansyah45@gmail. com, murhadi@umpwr. id, dewichirzah@umpwr. 1,2,3 Abstract The advancement of information technology has encouraged the use of village websites as a means of digital public service. The Krandegan Village Website aims to deliver information and services to the community, but its quality needs to be evaluated in terms of user satisfaction. This study aims to analyze the influence of website quality on user satisfaction using the WebQual 4. 0 and End-User Computing Satisfaction (EUCS) methods. WebQual 4. 0 includes the dimensions of usability, information quality, and service interaction quality, while EUCS adds the timeliness dimension. This research employed a quantitative approach by distributing questionnaires to 100 website users. Data were analyzed using Structural Equation Modeling (SEM) with SmartPLS 4. The results indicate that usability . -statistic = . and timeliness . -statistic = 4. significantly affect user satisfaction. Meanwhile, information quality . -statistic = 1. and service interaction quality . -statistic = 2. also show positive but less significant effects. These findings highlight the importance of timely information updates and a user-friendly interface. Recommendations are given to improve website navigation, design, and service interaction to support a more responsive and effective digital public service system. Keywords: WebQual 4. EUCS. User Satisfaction. PLS-SEM. SmartPLS Abstrak Kemajuan teknologi informasi telah mendorong pemanfaatan website desa sebagai sarana pelayanan publik digital. Website Desa Krandegan hadir untuk memberikan informasi dan layanan kepada masyarakat, namun kualitasnya perlu dievaluasi berdasarkan kepuasan pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas website terhadap kepuasan pengguna dengan menggunakan metode WebQual 4. 0 dan End-User Computing Satisfaction (EUCS). WebQual 4. mencakup dimensi usability, information quality, dan service interaction quality, sedangkan EUCS menambahkan dimensi timeliness. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner kepada 100 responden pengguna website. Analisis data dilakukan dengan metode Structural Equation Modeling (SEM) menggunakan SmartPLS 4. Hasil menunjukkan bahwa usability . -statistic = 4,. dan timeliness . -statistic = 4,. berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pengguna. Sementara itu, information quality . -statistic = 1,. dan service interaction quality . -statistic = 2,. memiliki pengaruh positif tetapi lebih rendah. Temuan ini menegaskan pentingnya pembaruan informasi yang tepat waktu dan antarmuka yang mudah digunakan. Rekomendasi diberikan untuk meningkatkan navigasi, tampilan, serta interaktivitas layanan guna menunjang pelayanan publik berbasis digital yang lebih responsif dan efektif. Kata Kunci: WebQual 4. EUCS. Kepuasan Pengguna. PLS-SEM. SmartPLS PENDAHULUAN Di era digital, website menjadi sarana vital dalam mendukung komunikasi dan penyampaian informasi, termasuk di lingkungan pemerintahan Website tidak hanya berfungsi sebagai media informasi, tetapi juga menjadi jembatan interaktif antara masyarakat dan penyedia layanan publik . , . , . , . , . Oleh karena itu, kualitas website yang baik menjadi faktor penting dalam menciptakan kepuasan pengguna. Penelitian ini berfokus pada analisis kualitas website Desa Krandegan dan pengaruhnya terhadap kepuasan pengguna. Evaluasi dilakukan dengan metode WebQual 4. 0 yang menilai tiga aspek utama: usability, information quality, dan service interaction quality . Untuk memperluas dimensi analisis, digunakan pula model End-User Computing Satisfaction (EUCS) yang mencakup format, accuracy, ease of use, content, dan timeliness . , . Integrasi kedua metode ini diharapkan mampu memberikan gambaran yang menyeluruh mengenai kualitas website dari perspektif pengguna. Berbagai pembaruan informasi yang lambat serta tampilan antarmuka yang kurang menarik menjadi tantangan utama dalam pengelolaan website desa . , . , . Selain itu, kualitas interaksi layanan juga terbukti berpengaruh terhadap kepercayaan dan kepuasan pengguna . Meskipun website Desa Krandegan, memiliki rata-rata kunjungan 200 hingga 1000 per hari, tampilannya yang kurang menarik dinilai dapat memengaruhi pengalaman pengguna secara negatif . Penggunaan WebQual 4. 0 dan EUCS secara bersamaan menjadi pendekatan holistik yang relevan untuk menilai performa website secara komprehensif . Aspek usability dan kemudahan akses menjadi sorotan utama, mengingat relevansinya terhadap kebutuhan masyarakat pedesaan yang masih menghadapi kendala seperti literasi digital dan keterbatasan akses internet . , . Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan sistem informasi desa yang lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Tinjauan Pustaka Beberapa menggunakan kombinasi metode WebQual 4. dan EUCS menunjukkan bahwa faktor penentu kepuasan pengguna sangat bervariasi tergantung pada jenis dan fungsi situs web. Pada situs web pemerintahan, seperti KPU Kabupaten Malang dan Sekretariat Daerah Ogan Ilir, aspek fungsional dan presentasi menjadi sangat Penelitian oleh . menemukan bahwa format penyajian dan kegunaan . secara signifikan mempengaruhi 71,2% kepuasan pengguna, dengan format menjadi yang lebih Hal ini sejalan dengan studi oleh . yang juga menempatkan usability sebagai faktor dengan pengaruh terbesar terhadap kepuasan pengguna situs web pemerintah daerah. Di sisi lain, pada platform dengan konten yang dinamis atau spesifik, prioritas pengguna Studi terhadap portal berita RadarSidoarjo. com oleh . mengungkap bahwa ketepatan waktu . dalam memperbarui informasi adalah faktor terpenting yang menyumbang 39,4% kepuasan pengguna, melebihi usability dan kualitas informasi. Sementara itu, pada platform e-learning Stechoq Academy, penelitian oleh . menunjukkan hasil yang lebih spesifik, di mana dari delapan variabel yang diuji, hanya kualitas konten . yang terbukti berpengaruh signifikan terhadap kepuasan mahasiswa sebagai pengguna. METODE PENELITIAN Penelitian pentingnya evaluasi terhadap kualitas layanan digital yang disediakan oleh pemerintahan desa. Website desa sebagai media informasi dan pelayanan publik harus mampu memenuhi harapan serta kebutuhan masyarakat pengguna . Oleh karena itu, dibutuhkan pendekatan ilmiah untuk mengukur sejauh mana kualitas website tersebut memberikan kepuasan. Evaluasi ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi yang konstruktif bagi pengelolaan dan pengembangan website ke depan. Penelitian ini juga dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor kunci yang memengaruhi persepsi pengguna terhadap kualitas website . Penelitian ini secara umum menggunakan pendekatan kuantitatif dengan tujuan untuk mengukur tingkat kepuasan pengguna akhir terhadap kualitas website Desa Krandegan . Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk menguji beberapa hipotesis yang berkaitan dengan hubungan antara kepuasan pengguna dan faktor-faktor yang memengaruhinya. Dalam rangka mencapai tujuan tersebut, penelitian ini akan melalui serangkaian tahapan yang melibatkan metode, teknik, dan alat analisis Sebagaimana akan dijelaskan dalam Positif : Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi E-ISSN 2460-9552 P-ISSN 2620-3227 poin berikutnya, pengumpulan data dilakukan melalui survei menggunakan instrumen kuesioner . Data yang terkumpul kemudian akan dianalisis dengan bantuan perangkat lunak statistik . , . Gambar 2. Hipotesis Penelitian Pendekatan Penelitian Penelitian Model WebQual 4. 0 digunakan untuk mengukur kualitas website berdasarkan tiga dimensi utama: usability, information quality, dan service interaction quality. Sedangkan dimensi timeliness diadopsi dari EUCS untuk melengkapi evaluasi terhadap kepuasan pengguna secara menyeluruh . , . , . , . , . Populasi dan Sampel Populasi dalam penelitian ini adalah pengguna aktif dari website Desa Krandegan. Dengan mempertimbangkan keterbatasan waktu dan biaya, jumlah sampel yang ditetapkan adalah sebanyak 70 responden, yang dipilih secara purposive untuk memastikan relevansi dan representativitas data. Gambar 1. Kerangka Penelitian Identifikasi Masalah Penelitian diawali dengan tahap identifikasi permasalahan melalui wawancara dengan pihak yang terlibat langsung dalam pengelolaan website Desa Krandegan. Wawancara ini bertujuan untuk menggali informasi terkait kendala yang dihadapi secara nyata di lapangan, sehingga perumusan masalah menjadi relevan dengan kondisi aktual. Studi Pustaka Langkah selanjutnya adalah pengumpulan dan kajian terhadap berbagai literatur yang relevan mengenai kualitas website dan kepuasan Kajian ini menjadi dasar dalam pemilihan dua pendekatan utama, yaitu WebQual 0 dan End-User Computing Satisfaction (EUCS), yang telah terbukti efektif dalam menilai kualitas website berdasarkan perspektif pengguna . , . Perumusan Hipotesis Berdasarkan temuan awal dan kajian literatur, peneliti menyusun empat hipotesis utama sebagai dasar pengujian. Instrumen Penelitian Instrumen yang digunakan berupa kuesioner dengan skala Likert lima poin, dari nilai 1 . angat tidak setuj. hingga 5 . angat setuj. , . , . Tabel 1. Instrumen Pertanyaan Webqual 4. Variabel Kode USA1 USA2 Usability Quality USA3 USA4 IFQ1 IFQ2 Information Quality IFQ3 IFQ4 SIQ1 Service Interaction Quality SIQ2 SIQ3 Pertanyaan Kuisioner Website mudah untuk dipelajari dan dioperasikan Interaksi dengan website jelas dan dimengerti Website memiliki navigasi/petunjuk yang jelas Website mudah digunakan Website menyediakan informasi yang sesuai Website menyediakan informasi yang dimengerti Website menyediakan informasi secara detail Website memberikan informasi dengan format yang sesuai Website memiliki reputasi yang baik Saya merasa bahwa informasi pribadi saya tersimpan dengan aman Website memberikan kemudahan untuk berkomunikasi dengan pihak pengelola web Tabel 2. Instrumen Pertanyaan EUCS Variabel Kode TML1 Timeliness TML2 TML3 TML4 Pertanyaan Kuisioner Website memberikan informasi yang terbaru/terkini Sistem mampu menyediakan informasi ketika dibutuhkan Website mampu menghasilkan informasi yang valid Website didukung tim layanan yang tepat waktu Tabel 3. Instrumen Pertanyaan Kepuasan Pengguna Variabel Kode USS1 USS2 User Satisfaction USS3 USS4 Pertanyaan Kuisioner Apakah informasi di website ini sesuai dengan yang Anda Menurut Anda, apakah website desa ini mudah digunakan dan membantu dalam mendapatkan informasi yang dibutuhkan Apakah menurut Anda penggunaan website ini terasa cepat dan mudah? Secara keseluruhan, saya puas dengan website Desa Krandegan ini Analisis Data Analisis dilakukan menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM) melalui perangkat lunak SmartPLS versi 4. Prosedur ini digunakan untuk menguji hubungan antar variabel serta mengevaluasi seberapa besar pengaruh setiap dimensi terhadap kepuasan pengguna . kunjungan website, dan durasi mengakses website dapat dilihat pada penjelasan berikut ini. Jenis Kelamin Responden Dari 70 responden, didominasi oleh laki-laki sebanyak 48 orang . %) dan Perempuan sebanyak 22 orang . %). Hal ini menunjukkan bahwa partisipasi laki-laki dalam pengisian kuesioner lebih tinggi dibandingkan perempuan. laki-laki dan perempuan sering kali memiliki persepsi yang berbeda dalam menggunakan layanan e-government, di mana laki-laki cenderung melaporkan tingkat kepuasan yang lebih tinggi . Gambar 3. Diagram Lingkaran Jenis Kelamin Responden Usia Responden Kelompok usia 20 - 25 tahun merupakan pengguna paling dominan dalam mengakses website Desa Krandegan, dengan persentase sebesar 62,9%. Hal ini menunjukkan bahwa kelompok usia ini adalah yang paling aktif dan produktif dalam memanfaatkan teknologi usia muda, seperti 20 - 25 tahun, cenderung lebih familiar dan nyaman dengan teknologi digital, sehingga mereka biasanya memiliki ekspektasi yang lebih tinggi terhadap kualitas website . Kesimpulan dan Saran Hasil analisis dijadikan dasar dalam penyusunan kesimpulan akhir serta saran yang ditujukan kepada pengelola website. Saran disusun agar dapat meningkatkan kualitas pelayanan berbasis digital di Desa Krandegan, sekaligus menjadi mempertimbangkan aspek eksternal seperti aksesibilitas internet dan literasi digital masyarakat desa . HASIL DAN PEMBAHASAN Profil Responden Penelitian ini melibatkan 70 responden yang pernah menggunakan dan mengakses website desa Krandegan. Informasi mengenai jenis kelamin, usia, pendidikan terakhir, frekuensi Gambar 4. Diagram Lingkaran Usia Responden Pendidikan Terakhir Responden Dari 70 responden, didominasi oleh SMA/Sederajat sebanyak 38 Orang . %). Responden dengan latar belakang pendidikan SMA/sederajat hingga perguruan tinggi awal (D1-D. cenderung memiliki kemampuan literasi digital yang Positif : Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi memadai, sehingga mereka lebih mudah dalam memahami dan mengoperasikan fitur-fitur yang tersedia pada website . E-ISSN 2460-9552 P-ISSN 2620-3227 Analisis Pengukuran Model (Outer Mode. Pengukuran ini dilakukan dengan analisis pengukuran model . uter mode. dimana pengukuran pada tahap ini melalui 4 . tahap analisis pengujian, diantaranya adalah individual item reliability, internal consistency reliability, average variance extracted, dan discriminant validity . , . Individual Item Reliability Gambar 5. Diagram Lingkaran Pendidikan Terakhir Responden Frekuensi Kunjungan Website Frekuensi Desa Krandegan yang menunjukkan mayoritas responden mengakses website seminggu sekali . ,6%) dan dapat disimpulkan bahwa sebagian besar pengguna tidak mengakses website secara rutin, melainkan sesuai kebutuhan tertentu . Pengujian ini dilaukan dengan menghitung nilai outer loadings yang menunjukkan tingkat korelasi antara setiap indikator dengan Indikator dianggap valid apabila nilai outer loading melebihi angka 0,7 . Variabel Usability Quality Tabel 4. Analisis Variabel Usability Quality Kode Topik Pertanyaan USA1 Mudah dioperasikan Interaksi jelas dan Navigasi yang jelas Mudah digunakan USA2 USA3 USA4 Gambar 6. Diagram Batang Frekuensi Kunjungan Website Durasi Mengakses Website Durasi akses website desa Krandegan yang menunjukkan mayoritas responden menggunakan website dalam waktu singkat . -10 menit sebanyak 34,3%, dan 10-15 menit sebanyak 30%). Durasi akses yang relatif singkat ini mengindikasikan bahwa pengguna cenderung mencari informasi secara cepat dan fokus pada poin-poin penting yang dibutuhkan. Outer Loading Analisis Valid Valid Valid Valid Nilai tertinggi dicapai oleh USA1 . , menunjukkan bahwa indikator ini sangat merepresentasikan kualitas kegunaan website Desa Krandegan. Hal ini memperkuat temuan bahwa aspek kegunaan sangat penting dalam evaluasi website publik . Variabel Information Quality Tabel 5. Analisis Variabel Information Quality Kode Topik Pertanyaan IFQ1 Informasi relevan Informasi mudah Informasi detail Informasi sesuai format IFQ2 IFQ3 IFQ4 Outer Loading Analisis Valid Valid Valid Valid Keempat indikator (IFQ1 hingga IFQ. juga memiliki nilai reliabilitas yang sangat tinggi, yaitu antara 0,924 hingga 0,951. Hal ini menunjukkan bahwa informasi yang disediakan oleh website, baik dari sisi keakuratan, kelengkapan, maupun kemutakhiran, telah dinilai sangat relevan oleh pengguna. Variabel Service Interaction Quality Tabel 6. Analisis Variabel Servive Interaction Gambar 7. Diagram Batang Durasi Mengakses Website Kode Topik Pertanyaan SIQ1 Reputasi yang baik Informasi pribadi tersimpan dengan aman SIQ2 Outer Loading Analisis Valid Valid SIQ3 Kemudahan berkomunikasi dengan Valid Indikator SIQ3 mencatat nilai tertinggi . , menunjukkan bahwa aspek interaktif dalam pelayanan pengguna, seperti kemudahan komunikasi atau respon admin website, menjadi faktor penting . Variabel Timeliness Tabel 7. Analisis Variabel Timeliness Kode Topik Pertanyaan TML1 TML2 TML3 TML4 Informasi up to date Ketersediaan informasi Kualitas informasi Sistem service Outer Loading Analisis Valid Valid Valid Valid Empat indikator ketepatan waktu (TML1AeTML. memiliki nilai loading antara 0,88 hingga 0,901, menunjukkan reliabilitas yang kuat. Ini menunjukkan bahwa pengguna merasa website mampu memberikan layanan dan informasi secara cepat dan tepat waktu, yang sesuai dengan prinsip time-based service dalam kualitas sistem informasi . Variabel User Satisfaction Tabel 8. Analisis Variabel User Satisfaction Kode Topik Pertanyaan USS1 USS2 USS3 USS4 Kecukupan Efektifitas Efisiensi Kepuasan menyeluruh Outer Loading Analisis Valid Valid Valid Valid Semua indikator kepuasan pengguna (USS1Ae USS. memiliki reliabilitas tinggi, dengan nilai tertinggi pada USS1 . dan terendah pada USS3 . Ini menunjukkan bahwa pengguna secara umum merasa puas terhadap pengalaman mereka menggunakan website Desa Krandegan . Internal Consistency Reliability Pada pengujian Internal Consistency Reliability ini diperoleh dengan menghitung nilai dari Composite Reliability. Nilai composite reliability dianggap ideal jika melebihi 0,7, dan semakin tinggi, khususnya di atas 0,8, menunjukkan tingkat keandalan yang sangat memuaskan . Tabel 9. Analisis Internal Consistency Reliability Variabel Consistency Reliability Usability Information Quality Analisis Sangat Memuaskan Sangat Memuaskan Service Interaction Quality Timeliness User Satisfaction Sangat Memuaskan Sangat Memuaskan Sangat Memuaskan Pengujian reliabilitas konsistensi internal menunjukkan bahwa seluruh konstruk penelitian memiliki tingkat keandalan yang sangat tinggi. Nilai Composite Reliability untuk semua variabel secara konsisten melampaui 0,90, jauh di atas ambang batas yang direkomendasikan sebesar 0,70. Hasil ini mengonfirmasi bahwa instrumen pengukuran yang digunakan dalam studi ini sangat andal dan konsisten. , . , . Average Variance Extracted (AVE) Pengujian dilakukan dengan menghitung nilai Average Variance Extracted (AVE), nilai AVE dianggap memenuhi syarat apabila hasilnya berada di atas angka 0,5 . Tabel 10. Analisis Internal Consistency Reliability Variabel Usability Information Quality Service Interaction Quality Timeliness User Satisfaction AVE Analisis Diterima Diterima Diterima Diterima Diterima Hasil pengujian Average Variance Extracted (AVE) menunjukkan bahwa kriteria validitas konvergen telah terpenuhi untuk semua konstruk. Setiap variabel memiliki nilai AVE di atas 0,50, yang mengindikasikan bahwa varians yang dijelaskan oleh konstruk lebih besar daripada varians akibat kesalahan pengukuran, sehingga validitas instrumen dapat ditegaskan. Discriminate Validity Discriminate validity diuji dengan metode Fornell-Larcker. Jika korelasi lebih tinggi pada konstruknya sendiri, maka konstruk tersebut dianggap valid dalam mengukur indikatornya . , . Tabel 11. Analisis Cross Loading Fornelarcker Kode USA IFQ SIQ TML USS USA IFQ SIQ TML USS Validitas diskriminan penelitian ini terpenuhi sebagaimana dibuktikan melalui kriteria Fornelarcker. Setiap konstruk menunjukkan nilai akar kuadrat AVE (Average Variance Extracte. yang melampaui koefisien korelasinya dengan semua Positif : Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi konstruk laten lainnya. Hasil ini menegaskan bahwa setiap variabel dapat dibedakan secara unik, sehingga instrumen penelitian dinyatakan valid untuk mengevaluasi model yang diajukan. E-ISSN 2460-9552 P-ISSN 2620-3227 sebagai dua prediktor positif paling signifikan terhadap kepuasan pengguna. Sebaliknya. Information Quality menunjukkan korelasi negatif (-0,. , dan Service Interaction Quality hanya berdampak marjinal . Temuan ini menegaskan superioritas aspek kecepatan penyajian dan fungsionalitas intuitif sebagai prioritas utama peningkatan situs web, sejalan dengan literatur . , . Coefficient of Determination (R. Gambar 8. Hasil Analisis Outer Model dengan SmartPLS versi 4 Gambar 4. 6 menunjukkan hasil validasi model pengukuran . uter mode. yang mengonfirmasi bahwa seluruh kriteria statistik telah terpenuhi. Penilaian komprehensif terhadap reliabilitas dan validitas . ermasuk AVE dan validitas diskrimina. menyatakan bahwa model ini robust. Dengan demikian, model ini memberikan landasan yang kuat untuk dilanjutkan ke tahap pengujian hipotesis pada inner model. Analisis Struktural Model (Inner Mode. Analisis model struktural . nner mode. dilakukan melalui pengujian statistik komprehensif yang mencakup analisis koefisien jalur (), determinasi (RA), signifikansi (Uji T), serta metrik relevansi prediktif . QA, dan qA) . Path Coefficient () Pada tahap ini, path coefficient () dihitung untuk mengukur magnitudo pengaruh antar Berdasarkan kriteria yang ditetapkan, koefisien dengan nilai Ou 0,1 diinterpretasikan memiliki kekuatan hubungan yang memadai dan berkualitas baik . Tabel 12. Analisis Path Coefficient Hubungan antar Variabel USA Ie USS IFQ Ie USS SIQ Ie USS TML Ie USS Path Coefficient Analisis Signifikan Tidak Signifikan Tidak Signifikan Signifikan Analisis jalur mengidentifikasi Timeliness (=0,. dan Usability Quality (=0,. Pengujian Coefficient of Determination bertujuan mengukur seberapa besar variasi pada variabel endogen yang dipengaruhi oleh variabel lain dalam model. Menurut . , nilai sekitar 0,670 menunjukkan hubungan kuat, 0,333 sedang, dan 0,190 atau lebih rendah berarti hubungan lemah. Koefisien determinasi (RSquar. sebesar 0,929 mengonfirmasi bahwa model penelitian memiliki daya . xplanatory powe. yang substansial. Nilai ini menunjukkan bahwa 92,9% variabilitas dalam kepuasan pengguna dapat diatribusikan pada variabel-variabel prediktor. Hal ini tidak hanya memvalidasi kekuatan model, tetapi juga menegaskan bahwa intervensi pada variabelvariabel meningkatkan kepuasan pengguna . T-test Pengujian t-test ini menggunakan metode bootstrapping dengan pendekatan two-tailed pada tingkat signifikansi 0,05 untuk meningkatkan akurasi hasil. Hipotesis diterima jika nilai t-test melebihi 1,96, yang menandakan perbedaan signifikan secara statistik . , . Tabel 13. Analisis T-test Hubungan antar USA Ie USS IFQ Ie USS SIQ Ie USS TML Ie USS T statistics (|O/STDEV|) Analisis Diterima Ditolak Ditolak Diterima Hasil uji-t mengonfirmasi bahwa hanya variabel Usability . =2,. dan Timeliness . =2,. yang memiliki pengaruh signifikan secara statistik terhadap kepuasan pengguna. Sebaliknya. Information Quality dan Service Interaction Quality terbukti tidak signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa fungsionalitas dan kecepatan akses merupakan determinan kepuasan yang lebih krusial dibandingkan kualitas konten dan interaksi, sejalan dengan riset . Effect Size Tabel 15. Analisis Relative Impact Pengaruh konstruksi eksogen terhadap konstruksi endogen diukur menggunakan effect size. Besarnya effect size menunjukkan seberapa kuat pengaruh langsung tersebut, dengan kategori pengaruh kecil . , sedang . , dan besar . , . Tabel 14. Analisis Effect Size Hubungan antar variabel USA Ie USS IFQ Ie USS SIQ Ie USS TML Ie USS Effect Size Analisis Sedang Kecil Kecil Besar Analisis effect size . A) mengonfirmasi Timeliness sebagai prediktor dengan magnitudo pengaruh paling substansial . A = 0,. Usability menunjukkan kontribusi moderat . A = 0,. , sedangkan dampak dari Information Quality dan Service Interaction Quality terbukti marjinal . A O 0,. Hal ini menegaskan superioritas aspek ketepatan waktu dan kemudahan penggunaan dalam membentuk kepuasan pengguna, sebuah kesimpulan yang konsisten dengan studi relevan . , . Predictive Relevance Uji relevansi prediktif (QA) bertujuan mengukur kemampuan hubungan antar variabel dalam menjelaskan model yang telah dibuat . Model dianggap memiliki relevansi prediktif jika nilai QA lebih dari 0, yang berarti model tersebut mampu menjelaskan variabel endogen secara baik . Relevansi prediktif model ini terkonfirmasi substansial dengan nilai R-Square 0,773 pada variabel kepuasan pengguna. Nilai ini, yang melampaui ambang batas kategori 'baik' menurut . , menunjukkan bahwa 77,3% varians kepuasan pengguna berhasil dijelaskan. Dengan demikian, model berbasis Webqual 4. 0 dan EUCS ini terbukti valid untuk memprediksi kepuasan, di mana peningkatan kualitas situs akan memberikan dampak signifikan . Relative Impact Pengujian dalam penelitian ini dilakukan dengan menerapkan metode blindfolding, yang bertujuan untuk menilai sejauh mana hubungan prediktif antara satu variabel dengan variabel lainnya. Adapun acuan dalam interpretasi hasil pengujian mengacu pada standar nilai yaitu 0,02 untuk kategori kecil, 0,15 untuk kategori sedang, dan 0,35 untuk kategori kuat. Jalur USA Ie USS IFQ Ie USS SIQ Ie USS TML Ie USS Oc q2 Analisis Pengaruh Besar Pengaruh Kecil Pengaruh Besar Paling Signifikan Model penelitian menunjukkan relevansi prediktif internal yang kuat (QA in = 0,. , yang menandakan kekokohan model . Secara spesifik. Information Quality (QA ex=0,. dan Service Interaction Quality (QA ex=0,. merupakan prediktor dengan daya prediksi eksternal terkuat. Meskipun Timeliness memiliki nilai QA ex terendah . , kontribusi relevansi prediktifnya (OcqA) tetap sangat tinggi . , yang menegaskan perannya yang krusial dalam keseluruhan . Interpretasi Hasil Bagian ini menyajikan pengujian hipotesis melalui analisis komprehensif terhadap inner Penilaian didasarkan pada interpretasi berbagai metrik statistik seperti koefisien jalur. RSquare, uji-t, dan relevansi prediktif untuk menentukan signifikansi dan kekuatan hubungan antar variabel yang dirumuskan dalam penelitian . , . Gambar 9. Hasil Output Bootstrapping Gambar 9 menyajikan output bootstrapping sebagai dasar pengujian hipotesis. Kriteria signifikansi ditetapkan pada nilai t-statistik Ou 1,96, yang pemenuhannya mengonfirmasi adanya pengaruh signifikan variabel eksogen terhadap Validasi ini memungkinkan analisis kausal yang lebih mendalam untuk memperkuat argumen teoretis dan kontribusi empiris Positif : Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi Tabel 16. Pengujian Hipotesis Hipotesis Hubungan USAIeUSS IFQIeUSS SIQIeUSS TMLIeUSS T-statistic 2,060 0,218 0,402 2,045 Hasil Diterima Ditolak Ditolak Diterima Analisis hipotesis mengungkapkan bahwa determinan utama kepuasan pengguna adalah Usability Quality (H. dan Timeliness (H. , yang keduanya menunjukkan pengaruh positif dan signifikan . -statistik =2,060 dan t-statistik =2,. Temuan ini kontras dengan Information Quality (H. dan Service Interaction Quality (H. , yang pengaruhnya terbukti tidak signifikan secara statistik, sehingga hipotesis terkait ditolak. Validasi empiris ini menegaskan bahwa pengalaman pengguna lebih dibentuk oleh aspek fungsional . emudahan & kecepata. daripada aspek substantif . nformasi & interaks. , selaras dengan beberapa studi relevan . , . , . , . PENUTUP Kesimpulan Berdasarkan hasil analisis website Desa Krandegan, kepuasan pengguna secara signifikan ditentukan oleh dua faktor utama, yaitu kemudahan penggunaan (Usability Qualit. dengan t-statistik 2,060 dan ketepatan waktu informasi (Timelines. dengan t-statistik 2,045. Di sisi lain, kualitas konten (Information Qualit. dan interaksi layanan (Service Interaction Qualit. ditemukan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan pengguna saat ini. Di antara semua faktor yang diuji. Timeliness menjadi yang paling dominan, menunjukkan bahwa pengguna sangat memprioritaskan kecepatan dan aktualitas informasi. Secara keseluruhan, keempat faktor kualitas ini secara kolektif mampu menjelaskan 92,9% (RA = 0,. variasi kepuasan pengguna, menegaskan bahwa model penelitian ini sangat andal dalam mengukur apa yang membuat pengguna puas dengan website desa. Saran Penelitian menambahkan variabel lain seperti Trust dan Accessibility, serta mempertimbangkan metode analisis lain seperti Importance Performance Analysis (IPA) untuk hasil evaluasi yang lebih komprehensif. Perlu mempertimbangkan aspek demografi seperti usia dan pendidikan dalam penyusunan kuesioner, serta menyebarkan E-ISSN 2460-9552 P-ISSN 2620-3227 pendampingan agar hasil data lebih akurat dan mewakili. REFERENSI