Jurnal Satyagraha. Vol. No. Pebruari Ae Juli 2020 ISSN :2620-6358 PERAN COMPETITIVE ADVANTAGE DALAM PENGEMBANGAN AGROWISATA ABIAN SALAK DI KABUPATEN KARANGASEM Ni Luh Ketut Ayu Sudha Sucandrawati 1. Ni Ketut Murdani2 Program Studi Manajemen. Fakultas Ekonomi Universitas Mahendradatta Jl. Ken Arok No. Peguyangan Denpasar Utara. Bali 80115 ayusucandra89@gmail. Abstrak Ae Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan keunggulan bersaing dari Agrowisata Abian Salak di Kabupaten Karangasem. Bali terkenal dengan pariwisata budayanya. Bali juga mengembangkan Agrowisata sebagai wisata alternatif . Untuk menjadi unggul dan bersaing , dalam pengembangan industri pariwisata ini tidak terlepas dari kreatifitas dan inovasi dari pengelolanya. Agrowisata Abian Salak telah melakukan inovasi dalam menciptakan produk kopi dari biji Salak diberi merk Salacca Coffee Bean. Penelitian dilaksanakan dengan metode kualitatif deskriptif . Keunggulan bersaing dari Agrowisata Abian Salak berupa keunikan buah salak dan produk kopi dari biji Salak yang berkualitas. Kata Kunci : agrowisata, keunggulan bersaing, produk Abstract - The purpose of this study is to increase the competitive advantage of Abian Salak Agro Tourism in Karangasem Regency . Bali is famous for its cultural Bali is also developing Agro-tourism as an alternative tourism . To be superior and compete , in the development of this tourism industry can not be separated from the creativity and innovation of the managers . Abian Salak Agro Tourism has made innovations in creating coffee products from Salak beans given the brand Salacca Coffee Bean . Research carried out by the method of qualitative The competitive advantage of Abian Salak Agro Tourism is its unique fruit bark and product coffee from beans Salak are qualified . Keywords : agro tourism , competitive advantage . Product Ni Luh Ketut Ayu Sudha Sucandrawati Ni Ketut Murdani Jurnal Satyagraha. Vol. No. Pebruari Ae Juli 2020 ISSN :2620-6358 PENDAHULUAN Bali sangat dikagumi di seluruh Dunia Bali telah beberapa kali terpilih menjadi destinasi terbaik versi majalah terkenal dari Singapore Magazine sejak tahun Pariwisata Bali berkembang pesat dengan keunikannya bahkan Bali dijuluki sebagai the Island of God. Kekaguman dunia terhadap budaya Bali karena semua kegiatan wisata dan budaya masyarakatnya Hindu. Pertumbuhan Wisatawan Indonesia, menurut Badan Statistik Nasional bertumbuh mencapai 14 Dari segi kunjungan wisatawan ke Indonesia menurut sumber Asean Secretary . Indonesia menduduki peringkat ke empat setelah Thailand. Malaysia, dan Singapore. Dalam Undang-Undang Nomor 10 tahun 2009 tentang kepariwisataan disebutkan bahwa penyelenggaraan kepariwisataan ditujukan untuk meningkatkan pendapatan nasional dalam rangka meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat, memperluas dan memeratakan kesempatan berusaha dan lapangan kerja, mendorong pembangunan daerah, mendayagunakan obyek dan daya tarik wisata di Indonesia serta memupuk rasa cinta tanah air dan mempererat persahabatan antar Dalam Peraturan Daerah Provinsi Bali. Nomor 2 tahun 2012 tentang Kepariwisataan Budaya Ni Luh Ketut Ayu Sudha Sucandrawati Ni Ketut Murdani Bali disebutkan kepariwisataan adalah keseluruhan kegiatan yang terkait dengan pariwisata dan multidisiplin yang muncul sebagai wujud kebutuhan setiap orang dan negara serta interaksi antara setempat, sesama wisatawan, pemerintah pusat, pemerintah daerah dan pengusaha. Bali menjadi destinasi Dunia Internasional, karena keunikan pariwisata budaya, wisata alam, dan pantai yang indah. Dengan menjadi tuan rumah penyelenggara Pertemuan Tahunan International Monetery Fund (IMF)-World Bank 2018 dapat memberi dampak positif bagi sektor pariwisata di Pulau Bali . Badan Pusat Statistik Provinsi Bali, mencatat kedatangan wisawatan mancanegara yang datang ke Pulau Bali periode Januari-Desember 2018 mencapai 473 orang , kunjungan naik dibanding tahun 2017. Jumlah tersebut mencapai 72 persen dari Berdasarkan asal negara, wisman dari Tiongkok yang paling banyak berkunjung ke Bali, yaitu mencapai 962 ribu kemudian diikuti dari Australia 763 ribu kunjungan. Kunjungan wisman ke Bali mencapai puncaknya pada tahun 2017 dan pertumbuhan tertinggi dicapai pada tahun 2004 . Jurnal Satyagraha. Vol. No. Pebruari Ae Juli 2020 ISSN :2620-6358 Perkembangan Desa Wisata di Bali cukup menjanjikan dan jumlahnya semakin meningkat, terbukti sejak tahun 2017 sampai saat ini ada 100 desa wisata yang telah ditetapkan melalui Surat Keputusan Bupati dan Wali Kota di masing-masing Kabupaten di Bali. Dibawah ini terlihat data Desa Wisata dan kawasan pariwisata di Bali. Agrowisata Bali berkembang pesat dengan berbagai Hasil pertanian dan hasil kebun dapat diberdayakan untuk dijadikan daya tarik wisata. Tabel 1 Data Desa Wisata dan Kawasan Pariwisata Kabupaten/Kota Jumlah Kawasan Pariwisata Desa Wisata Denpasar Badung Gianyar Tabanan Klungkung Bangli Karangasem Buleleng Jembrana Total Sumber : Dinas Pariwisata Provinsi Bali 2019 Dari tabel diatas dapat dilihat berkembangnya desa wisata yang ada di Bali. Namun dalam pertumbuhannya desa belum mampu mencapai target yang diinginkan. Banyak dari pengelola desa wisata ini belum pelayanan dari Desa wisata ini agar Beberapa kreteria dari desa wisata belum secara optimal dilaksanakan. Desa Ni Luh Ketut Ayu Sudha Sucandrawati Ni Ketut Murdani wisata sebagai wisata alternatif sangat bermanfaat bagi ekonomi masyarakat pedesaan. Kendala yang banyak dialami dari pengelola desa wisata adalah masalah infrastruktur yang belum memadai seperti akses jalan menuju lokasi desa wisata terlalu sempit sulit dilalui kendaraan umum. Informasi yang kurang jelas tentang lokasi desa wisata. SDM dan pelayanan yang belum maksimal terhadap Jurnal Satyagraha. Vol. No. Pebruari Ae Juli 2020 ISSN :2620-6358 pelayanan di ke obyek wisata, sehingga sering terjadi complain. Misalnya pelayanan yang lamban di Restoran kurang puas terhadap makanan yang dipesan tidak sesuai Informasi yang kurang jelas tentang keberadaan desa wisata. Wisatawan datang ke tempat wisata karena ingin mendapatkan keinginan untuk datang lagi sebagai tamu ( repeater guests ). Desa wisata di Bali banyak memiliki daya tarik wisata seperti agrowisata, wisata alam, wisata buatan dan wisata air. Tidak cukup unik saja tetapi bagaimana agar desa wisata atau agrowisata yang memiliki keunggulan kompetitif . ompetitive advantage. Kreteria desa wisata di beberapa Kabupaten di Bali belum memadai sehingga keberlajutan desa wisata menjadi Dalam penelitian wisata alternatif penulis khusus meneliti tentang desa wisata yang memiliki seperti Agrowisata Abian Salak di desa Sibetan. Karangasem. Desa Sibetan banyak memiliki keunikan yang dapat dilihat wisatawan yaitu keindahan alam pegunungan yaitu Gunung Agung. Hamparan sawah yang berterasering dan perkebunan salak yang luas terkenal dengan buah salak yang manis dan salak gula Desa wisata di Bali memiliki keunikan dan keindahan tersendiri. Penulis Agrowisata di Desa Sibetan ini karena desa ini memiliki produk buah salak yang dapat dibuat berbagai inovasi . Buah salak jika diolah menjadi makanan camilan Ni Luh Ketut Ayu Sudha Sucandrawati Ni Ketut Murdani akan bisa dibuat kripik salak yang Salak juga dapat diolah Biji salakpun dapat diolah menjadi sebuah produk kopi khusus menjadi kopi bubuk yang enak. Kebun salak yang terbentang luas dikelola para petani dengan merapikan kebun salak dengan tanaman tumpangsari. Keikutsertaan masyarakat sebagai petani salak, sangat membantu Kreatifitas Agrowisata Abian Salak ini merupakan keunggulan bersaing dari desa wisata ini. Keunggulan bersaing ( competitive advantage ) dari Agrowisata Abian ini adalah kemampuan untuk bersaing dengan desa wisata dari kabupaten lain di Bali. Produk unik kopi dari biji salak ini diberi nama Salacca Coffee Bean. Rasa kopi ini cukup bersaing dengan kopi lainnya di pasaran. Menurut Porter ( 1991 ), suatu negara memperoleh keunggulan kompetitif perusahaan yang ada di negara tersebut kompetitif. Daya saing suatu negara ditentukan oleh kemampuan industri melakukan Perusahaan memperoleh keunggulan bersaing (Competitive Advantag. karena tekanan dan tantangan. Perusahaan menerima manfaat dari adanya persaingan di pasar domestik, supplier domestik yang agresif, serta pasar lokal yang memiliki Jurnal Satyagraha. Vol. No. Pebruari Ae Juli 2020 ISSN :2620-6358 permintaan tinggi. Perbedan dalam nilai-nilai nasional, budaya, struktur ekonomi, institusi, dan kontribusi pada keberhasilan dalam Perusahaan menjadi kompetitif melalui inovasi yang dapat meliputi peningkatan teknis proses produksi atau kualitas Ming Su, et al. menyatakan adanya hubungan yang saling mendukung antara pertanian dan ekonomi tradisional sehingga wisata desa memiliki . Budaya yang berkelanjutan dan seringnya ada masyarakat suatu komunitas akan bersaing dari wisata desa karena unsur budaya masyarakat dapat dijadikan investasi pariwisata (Nicely dan Sydnor, 2. KAJIAN TEORI Agrowisata Agrowisata terjemahan dari istilah bahasa inggris. Agrotourism. Agro berarti pertanian dan tourism berarti Agrowisata adalah berwisata ke daerah pertanian. Pertanian dalam arti luas mencakup pertanian rakyat, perkebunan, peternakan, dan perikanan (Sudiasa, 2. Dikatakan oleh Yoeti . bahwa agrowisata merupakan salah satu alternatif potensial untuk dikembangkan di desa. Kemudian batasan mengenai Agrowisata Ni Luh Ketut Ayu Sudha Sucandrawati Ni Ketut Murdani dinyatakan bahwa Agrowisata adalah suatu jenis pariwisata yang khusus menjadikan hasil pertanian, peternakan, perkebunan sebagai daya tarik bagi wisatawan. Di samping itu yang termasuk dalam agrowisata adalah perhutanan dan sumber daya Perpaduan masyarakat pedesaan dan potensi pertanian apabila dikelola dengan baik dapat mengembangkan daya Dengan berkembangnya agrowisata di satu daerah tujuan wisata akan masyarakat dan pemerintahan, dengan kata lain bahwa fungsi pariwisata dapat dilakukan dengan fungsi budi daya pertanian dan (Gumelar, 2. Agrowisata sebagai " bentuk pariwisata " dan itu adalah paralel pengembangan dukungan produksi pertanian lokal, produksi pertanian lokal ringan, pemasaran, pasokan layanan wisata skala kecil dan promosi kekayaan budaya dan alamiah masingmasing daerah ( Fraidaki dan Karagiannis , 2012 ). Agrowisata sebagai istilah ilmu ekonomi dan digunakan oleh mereka yang bekerja dengan masalah ekonomi pedesaan atau pariwisata ekonomi. Jurnal Satyagraha. Vol. No. Pebruari Ae Juli 2020 ISSN :2620-6358 Pariwisata Menurut Organisasi Pariwisata Dunia (UNWTO), pariwisata termasuk kegiatan orang-orang yang bepergian dan tinggal di tujuan dan daerah selain itu yang merupakan lingkungan biasa mereka . isalnya tempat tinggal permanen merek. dan untuk periode waktu yang tidak melebihi satu tahun, untuk tujuan rekreasi, kepuasan akan kebutuhan profesional mereka. Definisi ini kegiatan wisatawan baik domestik Kata "pariwisata" mengacu pada semua menginap atau berkunjung ( Delitheou dan Georgakopoulou, 2017 ). Fennel mendefenisikan pariwisata sebagai sistem yang saling terkait yang mencakup wisatawan dan jasa terkait yang disediakan serta dimanfaatkan . asilitas, atraksi, transportasi, dan akomodas. untuk menyokong kegiatan mereka. Menurut Undang-undang No. Tahun Kepariwisataan adalah kegiatan yang dilakukan oleh seseorang atau mengunjungi tempat tertentu untuk tujuan rekreasi, pengembangan pribadi, atau mempelajari keunikan daya tarik wisata yang dikunjungi dalam jangka waktu sementara. Pariwisata dibagi menjadi dua kategori utama yaitu pariwisata massal dan pariwisata alternatif. Pariwisata massal mengacu pada aktivitas banyak orang yang berbeda, sementara pariwisata Ni Luh Ketut Ayu Sudha Sucandrawati Ni Ketut Murdani alternatif adalah bentuk pariwisata lingkungan dan sosial, nilai-nilai wilayah yang memungkinkan masyarakat tuan rumah dan pengunjung untuk menikmati interaksi positif yang berharga ntuk berbagi pengalaman di semua tingkatan. Delitheou et al. ( 2016 Pariwisata Budaya ( Cultural Tourism ) Pariwisata budaya sebagai salah satu produk pariwisata merupakan jenis pariwisata yang disebabkan adanya daya tarik dari Pariwisata budaya pada intinya merupakan jenis pariwisata yang menawarkan kebudayaan yang berupa atraksi budaya baik yang bersifat tangibel atau konkret maupun intangibel atau abstrak, juga yang bersifat living culture . udaya yang masih berlanju. dan cultural heritage . arisan budaya masa lal. , sebagai daya tarik utama untuk menarik kunjungan Dalam living culture, unsur-unsur yang bisa dijadikan sebagai daya tarik antara lain tradisi suatu suku bangsa tertentu, upacara dan ritual keagamaan, seni Sedangkan dalam cultural heritage, daya tarik yang ditawarkan dapat berupa bendabenda peninggalan sejarah dan Dalam era global sekarang ini muncul kecenderungan bahwa ingin memahami kebudayaan diluar lingkungannya. Desa Wisata ( Rural Tourism ) Jurnal Satyagraha. Vol. No. Pebruari Ae Juli 2020 ISSN :2620-6358 Ada beberapa definisi mengenai desa wisata yaitu antara lain, desa wisata adalah suatu bentuk intergrasi antara atraksi, pendukung yang disajikan dalam masyarakat yang menyatu dengan tatacara dan tradisi yang berlaku. Nuryanti ( 1. Menurut Inskeep , memberikan definisi desa wisata sebagai wisata pedesaan wisatawan tinggal di alamat dan dekat dengan suasana tradisional, sering di desa-desa yang terpencil dan belajart entang kehidupan Pariwisata menurut Hadiwijoyo sebagai suatu kawasan pedesaan yang mencerminkan keaslian pedesaan baik dari kehidupan sosial ekonomi, sosial budaya, adat istiadat, kehidupan sehari-hari, memiliki arsitektur bangunan dan struktur tata ruang desa yang khas, atau kegiatan perekonomian yang unik dan menarik serta mempunyai potensi untuk dikembangkannya kepariwisataan, misalnya : atraksi, akomodasi, makanan minuman, dan kebutuhan wisata lainnya. Keunggulan Bersaing (Competitive Advantage ) Keunggulan Bersaing ( Competitive Advantage sebagai konsep pada tahun 1985 oleh Porter dalam tulisannya berjudul "Competitive Advantage: Creating and Sustaining Superior PerformanceAy. Porter ( 1980 ) Ni Luh Ketut Ayu Sudha Sucandrawati Ni Ketut Murdani sebelumnya menggunakan istilah tulisannya berjudul "Competitive Strategy: Techniques Analyzing Industries Competitors". Porter . dalam tulisan sebelumnya mengusulkan strategi-strategi generik untuk keunggulan kompetitif. Kemudian pada tahun 1985. Porter memberikan gambarannya tentang keunggulan bersaing, sebagai jantung dari kinerja perusahaan dalam pasar yang bersaing. Keunggulan Competitive Advantage ) adalah benar-benar strategi-strategi generik ke dalam praktik. Porter ( 1985 ). Lebih lanjut menurut Porter . 5 ), keunggulan kompetitif bertumbuh secara fundamental dari nilai yang memungkinkan perusahaan untuk menciptakan nilai itu bagi para pembelinya melebihi biaya yang dikeluarkan perusahaan untuk menciptakannya Pada perusahaan yang bersaing dalam mempunyai keinginan untuk dapat Umumnya perusahaan menerapkan strategi bersaing ini secara eksplisit melalui kegiatankegiatan dari berbagai departemen fungsional perusahaan yang ada. Pemikiran dasar dari penciptaan strategi bersaing berawal dari pengembangan formula umum mengenai bagaimana bisnis akan dikembangkan, apakah sebenarnya yang menjadi tujuannya dan Jurnal Satyagraha. Vol. No. Pebruari Ae Juli 2020 ISSN :2620-6358 diperlukan untuk mencapai tujuan Pengertian keunggulan bersaing . ompetitive advantag. sendiri memiliki dua arti yang berbeda tetapi saling berhubungan. Pengertian pertama menekankan pada keunggulan atau superior dalam hal sumber daya dan keahlian yang dimiliki perusahaan. Perusahaan yang memiliki pemasaran, manufacturing, dan inovasi dapat menjadikannya sebagai sumber-sumber untuk mencapai keunggulan bersaing. Melalui ketiga bidang kompetensi mengembangkan strategi sehingga dapat menghasilkan produk yang laku di pasaran. METODE Penelitian ini menggunakan mendeskripsikan peran keunggulan bersaing ( Competitive Advantage ) dalam pengembangan Agrowisata Abian Salak di Kabupaten Karangasem. Metode penelitian mengembangkan konsep atau pengembangan suatu fenomena, dalam hal ini yaitu Peran Competitve Advantage dalam Pengembangan Agrowisata Abian Salak di Kabupaten Karangasem. Jenis data yang diperlukan dalam penelitian ini adalah data primer dan data skunder. Data Primer menurut Margono ( 1996 ) adalah data yang secara langsung Ni Luh Ketut Ayu Sudha Sucandrawati Ni Ketut Murdani diperoleh dari sumber informasi pertama, seperti data hasil wawancara, data hasil observasi dan sebagainya. Menurut Moleong . , data primer adalah data yang diperoleh dari pengamatan berperan serta dan data hasil Sedangkan data Skunder adalah data yang diperoleh dari sumber-sumber yang sudah ada. Data ini biasanya data dari perpustakaan atau dari karya ilmiah Penelitian ini adalah penelitian kualitatif terfokus pada observational Case Study. PEMBAHASAN Gambaran Umum Tempat Penelitian Desa Sibetan berlokasi di Kecamatan Bebandem. Kabupaten Karangasem, memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan menjadi sentra agrowisata berbasis salak. Letak Desa Sibetan sangat strategis, memiliki tanah yang subur dengan lingkungan sejuk, aksesibilitasnya mudah dicapai dan dekat dengan pusat-pusat Jarak Desa Sibetan ke pusat kecamatan hanya 2 km, ke ibu kota kabupaten 7 km, ke ibu kota provinsi 67 km, dan ke Bandar udara 78 km (Lampiran . Desa tersebut terletak pada ketinggian 500 - 700 meter di atas permukaan laut, suhu udara berkisar dari 23 29 0C, dan curah hujan rata-rata 000 Ae 2. 500 mm/tahun (Profil Desa Sibetan, 2. Penduduk Desa Sibetan berdasarkan profil desa tahun 2014 adalah sebanyak Jurnal Satyagraha. Vol. No. Pebruari Ae Juli 2020 ISSN :2620-6358 725 jiwa . aki-laki 4. 342 jiwa dan 383 jiw. dengan jumlah kepala keluarga sebanyak 186 KK. Ironisnya walaupun wilayahnya subur dengan ikon sebagai sentra pengahsil salak di Bali, ternyata sebanyak 344 KK . ,74%) penduduknya tergolong rumah tangga miskin . ra Masih memerlukan partisipasi semua pihak untuk ikut berkontribusi dalam mengentaskannya. Luas wilayah Desa Sibetan 125 ha, sebagian besar merupakan lahan kering/tegalan . ,62 h. yang ditanami tanaman pekarangan, persawahan dan lahan Dominasi penggunaan lahan untuk salak . ,12%) meyebabkan lebih dari 80% mata komoditi salak sehingga sejak dulu Desa Sibetan terkenal sebagai sentra produksi salak di Bali. Dengan menghijau pada bentang alam yang unik, desa ini memiliki panorama alam yang indah dengan view gunung (Gunung Agun. di Utara, view lembah di Timur dan view pantai di Selatan. Udaranya bersih, sejuk, dan menyegarkan sehingga sangat potensial dikembangkan sebagai tempat tracking atau wisatawan mancanegara maupun Hal tersebut semakin berbagai sarana prasarana yang ada Ni Luh Ketut Ayu Sudha Sucandrawati Ni Ketut Murdani seperti listrik, telpon, internet, dan air PDAM. Agrowisata Abian Salak di Sibetan Karangasem Bali memiliki pesona keindahan yang sangat Agrowisata Abian Salak di Sibetan Karangasem Bali sangat cocok untuk mengisi kegiatan liburan , seperti liburan panjang akhir tahun, libur nasional ataupun pada saat Raya. Keindahan Agrowisata Abian Salak di Sibetan Karangasem Bali ini sangatlah menarik untuk dikunjungi karena memiliki daya taik wisata yang berbeda dan cukup unik jika dibandingkan dengan desa wisata lainnya di Kabupaten Karangasem. Beberapa Keunggulan bersaing ( Competitive Advantage ) dari Agrowisata Abian Salak , sebagai Agrowisata Abian Salak di Sibetan Karangasem Bali merupakan tempat wisata yang memiliki pesona keindahan alami berbasis perkebunan salak yang luas dan sejuk. Penduduk lokal sangat ramah terhadap wisatawan lokal Desa Sibetan adalah nama sebuah desa di Kecamatan Bebandem yang memiliki potensi alam pertanian khas tanaman salak. Hampir seluruh penduduk di desa ini menjadi petani salak yang tersebar merata di sisi kanan dan kiri sepanjang jalan desa dan jalan raya utama. Buah salak yang dihasilkan oleh desa ini sangat Jurnal Satyagraha. Vol. No. Pebruari Ae Juli 2020 ISSN :2620-6358 terkenal sebagai salak Bali tersendiri dan berbeda dari buah sejenis dari daerah lain di Indonesia. Adanya kelompok sadar wisata Dukuh Lestari yang siap membantu para petani salak perkebunan salak tetap lestari dan berkelanjutan. Terdapat 15 jenis varietas salak yang tumbuh di Desa Sibetan, merupakan produk unggul, seperti salak nenas dan salak gula pasir yang rasanya sangat manis, segar serta daging buah yang tebal. Masa panen raya Salak Bali yang jatuh pada Bulan Desember Ae Pebruari membuat salak melimpah sehingga masyarakat setempat olahan buah salak menjadi beraneka ragam jenis, seperti wine, dodol, kripik, syrup, dan Obyek agrowisata ini mendapat perhatian dari para peneliti dan mahasiswa. Jejeran pohon salak sepanjang jalan desa yang ditata rapi menjadi daya tarik agrowisata salak Sibetan. Saat ini telah dilakukan regenerasi tanaman salak dari berbagai jenis yang dikemas dalam paket-paket Ni Luh Ketut Ayu Sudha Sucandrawati Ni Ketut Murdani mengenal varietasnya. Fasilitas Agrowisata Abian Salak di Sibetan Karangasem Bali bisa dibilang sebuah wisata alam yang memiliki pelayanan di antaranya, area makan, kamar mandi / MCK, tempat istirahat, penginapan Transportasi bagi wisatawan disiapkan kendaraan khusus untuk wisatawan domestik maupun mancanegara untuk Agrowisata Abian Salak di Sibetan Karangasem Bali. Pemandangan menghadap Gunung Agung yang menjulang tinggi dengan keberadaan puluhan meru suci bertingkat memberikan aura spiritual bagi wisatawan yang berkunjung ke Pura Besakih. Infrastruktur yang lengkap menuju lokasi Agrowisata Abian Salak untuk dapat menikmati kekhasan aroma kopi biji salak ( coffee Salacca Tata kehidupan masyarakat yang tradisional dan spiritual yang tetap dijaga oleh kaum Ada empat kreteria Keunggulan Kompetitif berkelanjutan sebagai Jurnal Satyagraha. Vol. No. Pebruari Ae Juli 2020 ISSN :2620-6358 Difficult to Replicate Unique Competitiv Sustainable Superior to Competition Gambar 1 Kreteria Keunggulan Kompetitif ( Competitive Advantage ) Dari Gambar diatas dapat di jelaskan keunggulan Kompetitif dari Agrowisata Abian Salak, antara lain : Keunikan dari buah salak dengan berbagai varietas dan rasa yaitu manis, dan buah salak dapat diolah menjadi berbagai produk makanan seperti dodol salak, camilan atau kripik salak yang gurih dan minuman segar dimiliki oleh Agrowisata Abian Salak yang jarang ditemukan di wisata agro lainnya di daerah Karangasem. Difficult to Replicate bahwa agrowisata Abian Salak sulit ditiru karena agrowisata ini berbasis pertanian kebun Salak dan pemandangan Gunung Ni Luh Ketut Ayu Sudha Sucandrawati Ni Ketut Murdani Agung bagaikan lukisan indah yang sulit dicari di daerah lain Superior to Competations dimiliki oleh agrowisata Abian Salak dengan biji salak yang bermutu diolah menjadi salacca coffe dengan pemasaran yang baik. Sustainable artinya keunggulan buah salak dan produk kopi biji salak yang dijadikan produk unggulan serta alam pedesaan yang masih alami berlanjut dan diperkirakan akan mampu survive diatas 20 tahun. Kesimpulan Berdasarkan Keunggulan (Competitive Kompetitif Advantag. Jurnal Satyagraha. Vol. No. Pebruari Ae Juli 2020 ISSN :2620-6358 diperoleh hasil bahwa Agrowisata Abian Salak kompetitif dibandingkan beberapa obyek agrowisata lainnya, produk inovatif dengan menciptakan kopi khusus dari biji salak, variasi makanan camilan dari buah salak dibuat minuman dari buah salak dengan aroma unik. Keunggulan Kompetitif secara umum Agrowisata Abian Salak menjadi ikon pemasok buah salak yang terbanyak ke kabupaten lain di Bali dan dikenal juga smemiliki keunggulan kompetitif yang berarti tingkat persaingan usaha Agrowisata cukup tinggi dan dapat diandalkan sebagai keunggulannya yang dapat membedakannya dengan wisata agro lainnya. Agrowisata Abian Salak Sidemen sudah dikenal Ni Luh Ketut Ayu Sudha Sucandrawati Ni Ketut Murdani baik oleh wisatawan domestik maupun mancanegara yang khusus meneliti tentang kopi merupakan wisata alam berbasis pertanian . Saran Agrowisata Abian Salak untuk meningkatkan promosi dan kunjungan wisatawan, pihak pengelola agar lebih optimal menembus pasar yang lebih Bekerjasama dengan stake holder . emangku kepentingan ) dan melibatkan masyarakat pedesaan dalam pelatihan Agrowisata Abian Salak dapat dikembangkan dengan melihat potensi alam pegunungan yaitu Gunung Agung sebagai gunung Bali memberikan aura spiritual bagi wisatawan yang datang ke agrowisata ini. Jurnal Satyagraha. Vol. No. Pebruari Ae Juli 2020 Daftar Pustaka