JIQTA: Jurnal Ilmu Al-QurAoan dan Tafsir Vol. 1 | Nomor 2 | Juli - Desember 2022 E-ISSN : 2828-7339 DOI : https://doi. org/10. 36769/jiqta. AHLUL KITAB DALAM PERSPEKTIF ISLAM Muhammad Luqman Hakim STAI AL-Hidayat Lasem luqman@staialhidayatlasem. Mohamad Maulidin Alif Utama STAI Asy-Syukriyyah maulidin@asy-Syukriyyah. Abstrak: Term Ahli Kitab di dalam Al-QurAoan disebutkan dalam beberapa ayat, di antara ayatayat tersebut terdapat beberapa pemahaman yang berbeda mengenai eksistensi mereka. Sementara wacana ke arah dialog antara agama mengarah kepada bentuk pluralisme yang menyejajarkan seluruh agama samawi yang ada, dalam hal ini Islam. Yahudi dan Nasrani. Tujuan dari riset ini adalah untuk mendeskripsikan Ahlul Kitab Dalam Perspektif Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Library Reseach. Adapun hasil dari riset ini adalah Term Ahli Kitab di dalam Al-QurAoan disebutkan dalam beberapa ayat. Dalam persfektif al-Quraan ahlul Bait salah satunya adalah meliputi Kekafiran Ahli Kitab. Yahudi dan Nasrani. Dakwah Islam kepada Ahli Kitab dan Toleransi Islam kepada Ahli Kitab. Kata Kunci: Ahlul. Kitab, al-QurAoan Abstract: The term Ahl al-Kitab in the Qur'an is mentioned in several verses, among these verses there are several different understandings regarding their existence. While the discourse towards dialogue between religions leads to a form of pluralism that aligns all existing divine religions, in this case Islam. Judaism and Christianity. The purpose of this research is to describe the Ahlul Kitab in an Islamic Perspective. The method used in this research is Library Research. The results of this research are that the term Ahl al-Kitab in the Qur'an is mentioned in several verses. In the perspective of al-Quraan ahlul bait, one of them includes the Disbelief of the People of the Book. Judaism and Christianity. Islamic Da'wah to the People of the Book and Islamic Tolerance to the People of the Book. Keywords: Ahlul. Kitab, al-QurAoan PENDAHULUAN Term Ahli Kitab di dalam Al-QurAoan disebutkan dalam beberapa ayat, di antara ayatayat tersebut terdapat beberapa pemahaman yang berbeda mengenai eksistensi mereka. Sementara wacana ke arah dialog antara agama mengarah kepada bentuk pluralisme yang menyejajarkan seluruh agama samawi yang ada, dalam hal ini Islam. Yahudi dan Nasrani. Dalam skala yang lebih luas, definisi ahli kitab mengalami perluasan makna, tidak hanya mereka yang memiliki kitab samawi namun juga setiap agama yang memiliki kitab suci bisa JIQTA: Jurnal Ilmu Al-QurAoan dan Tafsir | Vol. 1 | Nomor 2 | Juli - Desember 2022 | 110 JIQTA: Jurnal Ilmu Al-QurAoan dan Tafsir Vol. 1 | Nomor 2 | Juli - Desember 2022 E-ISSN : 2828-7339 DOI : https://doi. org/10. 36769/jiqta. disebut ahli kitab. Pendapat ini didasarkan kepada sebuah hadits. Di mana Rasulullah saw. bersabda: AuPerlakukanlah mereka . rang-orang Majus. sebagaimana perlakuan terhadap Ahli Kitab. Ay Dalam Surat Al-Baqarah: 121 disebutkan mengenai pahala bagi orang-orang yang beriman dari kalangan ahli kitab dan kaum muyrikin bahwa mereka akan mendapatkan pahala dari sisi Allah TaAoala dan mereka tidak akan beredih hati. Dalam konteks ayat ini terdapat pemahaman seolah-olah kaum musyrikin dari kalangan ahli kitab dan jahiliyah juga mendapatkan ganjaran di akhirat sana. Eksistensi ahli kitab yang disebutkan oleh Al-QurAoan memiliki kedudukan yang tidak jauh berbeda dengan keadaannya saat ini. Hal ini terlihat dari beberapa ayat yang membicarakan Namun timbul permasalahan, jika eksitensi mereka sama antara zaman dahulu dan saat ini kenapa nabi dalam beberapa kisahnya selalu berbuat baik kepada mereka? Apalagi jika membaca firman Allah TaAoala : aA n aOao a I a e aca a a U acaa a aA A ea aa aOaa a e a auA aAU a aO U acaa a aA A a O o aaoa caE a IA a a Aao a I A a A A a a a aA aa a e uaa A a aO a eeaa Ua aOa a e a a eo a euea aOIA c a e a e A Artinya: Sesungguhnya kamu dapati orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik. Dan sesungguhnya kamu dapati yang paling dekat persabahatannya dengan orang-orang yang beriman ialah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya kami ini orang Nasrani". Yang demikian itu disebabkan karena di antara mereka itu . rang-orang Nasran. terdapat pendetapendeta dan rahib-rahib, . karena sesungguhnya mereka tidak menyombongkan diri. QS. Al-Maidah : 82 METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan dengan upaya pencarian referensi kepustakaan yang berkaitan dengan pokok bahasan yang dibahas secara deskriptif. Studi konsep atau literatur dilakukan dengan cara mengkaji secara kritis dan cermat literatur yang relevan dengan pokok bahasan yang akan dipelajari dan dianalisis. Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptifinterpretatif. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan. Data yang diperoleh adalah deskriptif naratif tentang Ahlul Kitab Dalam Perspektif Islam. JIQTA: Jurnal Ilmu Al-QurAoan dan Tafsir | Vol. 1 | Nomor 2 | Juli - Desember 2022 | 111 JIQTA: Jurnal Ilmu Al-QurAoan dan Tafsir Vol. 1 | Nomor 2 | Juli - Desember 2022 E-ISSN : 2828-7339 DOI : https://doi. org/10. 36769/jiqta. Sebagai penelitian kepustakaan, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, dengan mengambil data dari berbagai literatur yang relevan. PEMBAHASAN Diskursus Ahli Kitab Ahli Kitab secara etimologi berasal dari dua suku kata yaitu kata Ahli yang merupakan serapan dari bahasa Arab dan kitab. Kata ahl adalah bentuk kata benda . dari kata kerja (FiAoi. yaitu kata ahila-yaAohalu-ahlan. Al-Ahl yang bermakna juga famili, keluarga, kerabat. Ahl ar-rajul artinya adalah istrinya, ahl ad-dyr artinya penduduk kampung, ahl al-'amr artinya penguasa, ahl al-madzhab artinya orang-orang yang beragama dengan mazhab tersebut, ahl alwabar artinya penghuni kemah . , ahl al-madar atau ahl al-hadhar artinya orang yang sudah tinggal menetap 1. Adapun kata Kitab atau Al-Kitab maka sudah masyhur di Indonesia yaitu bermakna buku, dalam makna yang lebih khusus yaitu kitab suci. Dari pengertian di atas, kata ahl jika disambung dengan al-kityb, tampaknya yang paling sesuai pengertiannya secara bahasa, adalah orang-orang yang beragama sesuai dengan alKitab. Dengan ungkapan lain, mereka adalah para penganut atau pengikut al-Kitab. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia disebutkan bahwa ahlul kitab adalah ahli yaitu orang-orang yang berpegang kepada kitab suci selain Al-QurAoan 2. Sedangkan Ahli Kitab menurut terminology adalah AuPemilik Kitab SuciAy, yakni para umat nabi yang diturunkan kepada mereka kitab suci . ahyu Alla. Di antara mereka adalah Kaum Yahudi dan Nasrani. Dinamakan ahlu kitab karena telah diberikan kepada mereka kitab suci oleh Allah TaAoala. Dari pengertian secara etimologi maupun terminology dapat dipahami bahwa ahli kitab atau ahlu kitab adalah kaum Yahudi dan Nasrani. Hal ini sebagaimana disebutkan oleh Imam al Baidhawi ketika menafsirkan QS. Al-Maidah: 5, beliau mengatakan bahwa ahli kitab mencakup orang-orang yang diberikan kepada mereka al Kitab yaitu orang-orang Yahudi dan Nasrani 4. Ibnu Al-Mandzur. Lisaan Al-Arab Kamus Besar bahasa Indonesia, kata Ahlul Kitab Imam SyafiAoi. Arisalah Al-Baidowi Tafsir al Baidhawi juz II hal 48 JIQTA: Jurnal Ilmu Al-QurAoan dan Tafsir | Vol. 1 | Nomor 2 | Juli - Desember 2022 | 112 JIQTA: Jurnal Ilmu Al-QurAoan dan Tafsir E-ISSN : 2828-7339 DOI : https://doi. org/10. 36769/jiqta. Vol. 1 | Nomor 2 | Juli - Desember 2022 Imam Al-SyafiAoi memberikan definisi yang lebih sempit lagi yaitu bahwa yang termasuk Ahli Kitab hanyalah pengikut Yahudi dan Nasrani dari Bani Israil saja 5. Ini berarti siapa saja yang mauk ke dalam agama Yahudi dan Nasrani yang berasal dari Bani Israil maka tidak bisa disebut sebagai ahli kitab. Pendapat seperti ini juga dikemukakan oleh Al-ThabaAothabaAoi ketika menafsirkan QS. Al-Ankabut ayat 46, ia mencatat bahwa ahli kitab ialah umat Yahudi dan Nasrani 6. Sebab Yahudi dan Nasrani disebut sebagai Ahli Kitab karena Allah mengutus di tengahtengah mereka nabi-nabi mereka yang membawa kitab suci masing-masing walaupun mereka sendiri kemudian yang merubah isinya. Allah menurunkan Kitab Taurat kepada Nabi Musa 'Alaihi As-Salam dan pengikut beliau yang merubah isi Taurat setelahnya dikenal sebagai Yahudi. Kemudian Allah menurunkan Kitab Injil kepada Nabi Isa 'Alaihi As-Salam dan pengikut beliau yang merubah isi Injil disebut Nasrani. Mereka disebut Ahli Kitab karena kitabkitab suci mereka sebelum mereka rubah isinya adalah turun dari Allah seperti Al-Qur'an. Maka agama-agama Yahudi Nasrani Hindu. Buddha. Majusi/Zoroastrianisme. Kong Hu Chu. Taoisme dan Shinto mereka tidak bisa disebut sebagai ahli kitab walaupun mereka memiliki kitab suci masing-masing. Hal ini dikarenakan kitab suci mereka bukan diturunkan oleh Allah akan tetapi mereka membuat sendiri yang disesuaikan dengan adat, tata krama dan filosofi masyarakat pada masa itu. Inilah yang menjadi pendapat Imam syafiAoi 7. Ayat-ayat Tentang Ahli Kitab dalam Al-QurAoan Term Ahlul Kitab disebutkan secara langsung di dalam Al-QurAoan sebanyak 31 kali dan tersebar pada 9 surat yang berbeda. Kesembilan surat tersebut adalah Al-Baqarah. Ali AoImran. Al-NisaAo. Al-Maidah. Al-Ankabut. Al-Ahzab. Al-Hadid. Al-Hasyr, dan Al-Bayyinah. Dari kesembilan surat tersebut hanya Al-Ankabut-lah satu-satunya yang termasuk dalam surat Makkiyah dan selebihnya termasuk dalam surat-surat Madaniyah. Dalam ayat-ayat tersebut dijelaskan bahwa umat Islam dilarang berdebat dengan Ahlul Kitab kecuali dengan cara yang lebih baik. Ini adalah tuntunan agar umat Islam melakukan Muhammad ibn Idris al-SyafiAoi. Al-Umm, jil. 6, diedit oleh RifAoat Fauzi AoAbd al-Mathlab, (T. Tmpt : Dar alWafaAo, cet. I, 2001 Muhammad Husayn al-ThabathabaAoi, al-Mizan fi Tafsir al-QurAoan, juz. 16, (Beirut: MuAoassasah al-AoAlami alMathbuAoah, 1983. Al-Umm : Vol. V, hlm. JIQTA: Jurnal Ilmu Al-QurAoan dan Tafsir | Vol. 1 | Nomor 2 | Juli - Desember 2022 | 113 JIQTA: Jurnal Ilmu Al-QurAoan dan Tafsir Vol. 1 | Nomor 2 | Juli - Desember 2022 E-ISSN : 2828-7339 DOI : https://doi. org/10. 36769/jiqta. interaksi sosial dengan Ahlul Kitab dengan cara yang baik. Artinya, perbedaan pandangan dan keyakinan antara umat Islam dan Ahli Kitab tidak menjadi penghalang untuk saling membantu dan bersosialisasi. Menurut Yusuf Qaradhawi, hal ini dikarenakan Islam sangat menghormati semua manusia apapun agama, ras dan sukunya 8. Istilah Ahlul Kitab sendiri ditemukan lebih bervariasi pada ayat-ayat Madaniyah. Meski demikian, semuanya tetap ditujukan kepada Yahudi dan Nasrani atau salah satu dari mereka. Senada dengan itu. Abdul MunAoim al-Hafni juga membatasi bahwa yang dimaksud Ahli Kitab adalah Yahudi dan Nasrani 9. Berikut ini adalah tema-tema utama di dalam Al-QurAoan yang berkaitan dengan ahli kitab Yahudi dan Nasrani : Orang-orang yang beriman di antara Ahli Kitab dan kebaikan-kebaikan mereka e Aauo a e a ae a si a e a aA a a auaIA a Aa aE e a aOIa ac ec a eU aA a An aA a a AU a e a au a aOaIe aaIa acc a aOa e a aa a e a e au oA a aAOA aO a e a eIA a Ue a o a c e a a e aIe aaIa aO a euu a a a a e ia aoaIA AoKamu . mat Isla. adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, . arena kam. yang maAoruf, dan mencegah kemungkaran, dan beriman kepada Allah. Apabila para Ahli Kitab beriman, maka itu akan lebih baik bagi mereka. Beberapa dari mereka ada yang beriman . Ao (QS. Ali AoImran: . AA aAn a a e a e a aO a e a e aaOIA a a a iU aaeUa a iU aoeaIa a A a Aa eA a a A ae U a c e a e a e au oA a AA AoMereka itu tidak . Ada di antara Ahli Kitab yang jujur, mereka membaca ayat-ayat Allah pada malam hari, dan mereka . Ao(QS. Ali AoImran: . e AaIe aaIa cac a aO ea e aIA aA a aA a A aUaIa ea e a aeA a A a aOaE e a aOIa ca ec a eU aA a AE aA A aO a O aUaoa aa A a aAOA aOa e a eIA a aAU a e a au a aOA AoMereka beriman kepada Allah dan hari akhir, menyuruh . yang makruf, dan mencegah kemunkaran, dan bersegera . berbagai kebajikan. Mereka adalah di antara orang-orang yang saleh. Ao QS. Ali AoImran: 114. aO aa a eiUaA aAU a U ca ec ao oaA a aA a e a se eaa a euia aONa aOA 'Dan kebajikan apa pun yang mereka kerjakan, tidak ada yang mengingkarinya. Dan Allah Maha Mengetahui orang-orang yang bertakwa. Ao (QS. Ali AoImran. Yusuf Qaradhawi. Mauqif al-Islam al-AoAqady min Kufr al-Yahud wa al-Nashara, (Kairo: Maktabah Wahbiyah. Abdul MunAoim al-Hafni. MausuAoah al-Harakat wal Mazahib al-Islamiyah fil AoAlam, dalam Muhtarom . Ensiklopedia Golongan. Kelompok. Aliran. Mazhab. Partai, dan Gerakan Islam, (Jakarta: Grafindo Khazanah Ilmu, cet. I, 2. JIQTA: Jurnal Ilmu Al-QurAoan dan Tafsir | Vol. 1 | Nomor 2 | Juli - Desember 2022 | 114 JIQTA: Jurnal Ilmu Al-QurAoan dan Tafsir Vol. 1 | Nomor 2 | Juli - Desember 2022 E-ISSN : 2828-7339 DOI : https://doi. org/10. 36769/jiqta. U An a u a a Ua a aA a aA aE uaa e a e a aUaa a a a a eo aaOIa acAa A aA a O aUaoA a a AaO au I a e a e a e au oA a a A aE aua e au e aO aa e A a a Aa a a aIe a a acc a aO aa e A AA a a a A a aO e aA a a a e ae aa e aUa a acc a e ua I A AoDan sesungguhnya di antara Ahli Kitab ada yang beriman kepada Allah dan kepada apa yang telah diturunkan kepadamu dan yang diturunkan kepada mereka, karena mereka orang-orang yang berendah hati kepada Allah, dan mereka tidak memperjualbelikan ayatayat Allah dengan harga yang murah. Mereka mendapatkan pahala di sisi Tuhan mereka. Sungguh Allah sangat cepat perhitungannya-Nya. Ao (QS. Ali AoImran. a a a ee a a a ca a aIe aaIA a a a a a e a a a e au oA AoOrang-orang yang telah Kami berikan kepada mereka Al-Kitab sebelum AlQurAoan, mereka beriman . kepadanya (Al-Qur'a. Ao (QS. Al-Qhashas: . aAUa e a e a e a aa ac a e aua e a n a accaa e aua aua a a ee aa a e a aA a AaO aua aoea A AoKetika dibacakan (Al-QurAoa. kepada mereka, mereka berkata, "Kami beriman kepadanya, sesungguhnya (Al-QurAoa. itu adalah suatu kebenaran dari Tuhan kita. Sungguh, sebelumnya kami adalah orang muslimAy. Ao(QS. Al-Qhashas: . Mereka bersuka cita atas al-Qur'an dan tidak ada ketakutan bagi mereka yang beriman A aOaa a au I aa a aA e A aea a e a aa acc a aO ea e aIA A a Ua eaa a e ae aa e aUa a acc a eA a AE aA A a O aO A a A a aOA a AaO aOA a AU a aA aAUa e a e aO a a e ae a aIA U AaO a eaA a a AoSesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani, dan orang-orang Sabiin, siapa saja . i antara merek. yang beriman kepada Allah dan hari akhir dan melakukan kebajikan, akan ada pahala bagi mereka di sisi Tuhan mereka, tidak ada rasa takut pada mereka, dan mereka tidak bersedih hati. Ao(QS. Al-Baqarah: . A aOaa a au I aa a aA e A a O a e a aa acc a aO ea e aIA AUa e a e aO a a eA a AE aA AaO aO A U A a Ua ea a eaA a a a A a aOA a AU a aA a A aeAIa aOA ae a aIA AoSesungguhnya orang Ae orang yang beriman dan orang-orang Yahudi dan Sabiin dan Nasrani, barangsiapa beriman kepada Allah, hari akhir dan berbuat kebajikan, maka tidak ada rasa khawatir padanya dan mereka tidak bersedih hati. Ao (QS. Al-MaAoidah: . a aoeaaua a n a a aOa a e a O aUaoa aIe aaIa ac a aO a a euia e ac a eaE a O aUaoa a a e a aaOIA a a a a a e a a a e au oA AoOrang-orang yang telah Kami berikan Kitab, mereka membacanya sebagaimana mestinya, mereka itulah yang beriman kepadanya. Ao (QS. Al-Baqarah: . U A a aA U A a a Ua a c e a ea a aOe aua a a aO a a ae A AA a eAaO a e aA a A aa iUa aO aa a uac ae aA a Aa aOea aO aia uac ae aA JIQTA: Jurnal Ilmu Al-QurAoan dan Tafsir | Vol. 1 | Nomor 2 | Juli - Desember 2022 | 115 JIQTA: Jurnal Ilmu Al-QurAoan dan Tafsir Vol. 1 | Nomor 2 | Juli - Desember 2022 E-ISSN : 2828-7339 DOI : https://doi. org/10. 36769/jiqta. AoDan siapakah yang lebih baik agamanya daripada orang yang dengan ikhlas berserah diri sepenuhnya kepada Allah, sedang dia mengerjakan kebaikan, dan mengikuti agama Ibrahim yang lurus? Dan Allah telah memilih Ibrahim menjadi kesayanganNya. (QS. An-NisaAo: . Aa a o aO e aIe aIa A a A au A a A aE a a eeaoa o aO e a aoA Aa A A au a A a a A aE uaa eoa aO aa e A a a A a aIa ea e aU e a a e a e aO e aIe aaIa aIe aaIa ca aa e A e AaO e aIe aaIa cac a aO ea e aIA AU aO UaA a AE aA a AaIe a a e ae UA a aA a a O aUaoA AoTetapi orang-orang yang ilmunya mendalam di antara mereka, dan orang-orang yang beriman, mereka beriman kepada (Al-QurAoa. yang telah diturunkan kepadamu (Muhamma. , dan kepada . itab - kita. yang diturunkan sebelummu, begitu pula mereka yang melaksanakan shalat dan menunaikan zakat, dan beriman kepada Allah dan hari Kepada mereka akan Kami berikan pahala yang besar. Ao (Q. An-Nisa ', . Makanan ahli kitab merupakan makanan yang halal bagi umat Islam a AUaa aI aa aOA Aea e aI a a a au a A a Aa a au e aOA a AE ac eana n aOA aA anA a aA ana aa e aIe a A a a A e au oA a eAn aO e aA a eAUaa a au e a a e n aO e aA a a aa aOA a a AI aO a a euia eA a eA a aA a a A e au oA a Aa ae aA a Aa a a ee a au e uaae a a eo a a a a aA s aO a eA e A ai aa aO a ao aA a aAc a a eaoa e aeA e AU aaua aO a a eaA aA aa aa e a a a AE aA a ACA a e aAcA AoPada hari ini dihalalkan bagimu segala yang baik-baik. Makanlah . Ahli Kitab itu halal bagi kamu dan makananmu juga halal bagi mereka. Dan . ihalalkan bagimu menikah. perempuan-perempuan yang menjaga kehormatan di antara perempuanperempuan yang beriman dan perempuan-perempan yang menjaga kehormatan di antara orang yang diberi kitab sebelum kamu, apabila kamu membayar maskawin mereka untuk menikahinya, tidak dengan maksud berzina dan bukan untuk menjadikan perempuan Barangsiapa kafir setelah beriman maka sungguh, sia-sia amal mereka dan di akhirat dia termasuk orang-orang yang rugi. Ao (QS. Al-Maidah: . Percaya kepada Nabi Ibrahim a. merupakan kepatuhan orang hanif A A a aA aO e a eeA a aAI aOua e a aU a aOua e ana aOa eUoA a A aO aUA a A aA a a A aE uaa eaa aO aa e A a a a e a aa cac a aO aa e A a A aE uaa e uac ae aNA a a aO aa e OA aA aeIa a acc a e a aia a c aC caea a a s a c e a e aOae a aua a e a aIA a AaO aa e O aA Katakanlah . ai orang-orang mukmi. : "Kami beriman kepada Allah dan apa yang diturunkan kepada kami, dan apa yang diturunkan kepada Ibrahim. Isma'il. Ishaq. Ya'qub dan anak cucunya, dan apa yang diberikan kepada Musa dan Isa serta apa yang diberikan kepada nabi-nabi dari Tuhannya. Kami tidak membeda-bedakan seorangpun di antara mereka dan kami hanya tunduk patuh kepada-Nya". Ao (QS. Al-Baqarah: . JIQTA: Jurnal Ilmu Al-QurAoan dan Tafsir | Vol. 1 | Nomor 2 | Juli - Desember 2022 | 116 JIQTA: Jurnal Ilmu Al-QurAoan dan Tafsir Vol. 1 | Nomor 2 | Juli - Desember 2022 E-ISSN : 2828-7339 DOI : https://doi. org/10. 36769/jiqta. aA ac aue a aa e a aoa ac a eaoa a eoaA aAeaOa eI a aA A a aO eUa a aA Aa eu ai au a a a o aO a a A a aAC n eA s AO n O auI a a e eaOa aa a e ea aoa Maka jika mereka beriman kepada apa yang kamu telah beriman kepadanya, sungguh mereka telah mendapat petunjuk. dan jika mereka berpaling, sesungguhnya mereka berada dalam permusuhan . engan kam. Maka Allah akan memelihara kamu dari mereka. Dan Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (QS. Al-Baqarah: . Dakwah Islam kepada Ahli Kitab a a ecaa cUaA a A ae s ca ea aOca ea au e a a eUeaa ua a aO a a e aEa ca aA U a ca eUA a A eAa aO a ao aa ca eUA a a Aa e eaE a e a e au oA a Aa aUa e uaa au a a siA A e aA aOI a o eaOaI aa e eaoaA aO caEaa a e a aIA a Aa c A AoKatakanlah: "Hai Ahli Kitab, marilah . kepada suatu kalimat . yang tidak ada perselisihan antara kami dan kamu, bahwa tidak kita sembah kecuali Allah dan tidak kita persekutukan Dia dengan sesuatupun dan tidak . sebagian kita menjadikan sebagian yang lain sebagai Tuhan selain Allah. " Jika mereka berpaling maka katakanlah kepada mereka: AuSaksikanlah, bahwa kami adalah orang-orang yang berserah diri . epada Alla. Ay. Ao (QS. Ali Imran: . aA aOaa a aA aA e aIe a a Aua I a eOa A A aOa aO a A A a eaUaNa aO aa ea A a Aa caOac ae aA AoSesungguhnya orang yang paling dekat kepada Ibrahim ialah orang-orang yang mengikutinya dan Nabi ini (Muhamma. , beserta orang-orang yang beriman . epada Muhamma. , dan Allah adalah Pelindung semua orang-orang yang beriman. Ao (QS. Ali Imran: . a Aea a acacoa ca ec a eu a ai aO e a e aUA Aea a a n aO a aA a A eA a A A a A a o ua I acoa a a a eUa a ca aA a AUA a A uaa A a eA aA a AO ai e aA a Aa ai n aO a ea a cacoa aA aA a eUa a ca ec a eoa AoSerulah . kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk. Ao (QS. An-Nahl: . aA n aOao a I a e aca a a U acaa a aA A ea aa aOaa a e a auA aAU a aO U acaa a aA o A a OA a a Aao a I A a A A a a a aA aa a e uaa A a aO a eeaa Ua aOa a e a a eo a eu ae aOIA c aoa acE a I a e a e A AoSesungguhnya kamu dapati orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik. Dan sesungguhnya kamu dapati yang paling dekat persahabatannya dengan orang-orang yang beriman ialah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya kami ini orang Nasrani. " Yang JIQTA: Jurnal Ilmu Al-QurAoan dan Tafsir | Vol. 1 | Nomor 2 | Juli - Desember 2022 | 117 JIQTA: Jurnal Ilmu Al-QurAoan dan Tafsir Vol. 1 | Nomor 2 | Juli - Desember 2022 E-ISSN : 2828-7339 DOI : https://doi. org/10. 36769/jiqta. demikian itu disebabkan karena di antara mereka itu . rang-orang Nasran. terdapat pendeta-pendeta rahib-rahib, . menyombongkan diri. Ao (QS. Al-Ma'idah: . Bagaimana mereka mengenali Rasulullah aA a e ea a e a aIe aaIA a a a a a e a a a e au oA a a a eU aeaaua au aa a eU aeaIa a ecaa e a a a o aa a aa eO aiA AuOrang-orang yang telah Kami berikan kitab kepadanya, mereka mengenalnya (Muhamma. seperti mereka mengenal anak-anaknya sendiri. Orang-orang yang merugikan dirinya, mereka itu tidak beriman . epada Alla. Ao (QS. Al-AnAoam: . Berakhlak baik kepada Ahli Kitab a Aa aOa e ea a a au a c a a a au e aI aea O a e aO a eo aA AE e aua e a e o au I a a a a aA a e a au a A a cAU a aa a e a oaoaa au e ea A aEA a Ae a eoA AuAllah tidak melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena agama dan tidak . mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil. Ao (QS. Al-Mumtahanah: . Tafsir Ahkam tentang Ahli Kitab Dalam pembahasan sebelumnya kita ketahui bahwa ayat-ayat yang berkenaan dengan ahli kitab jumlahnya sangat banyak. Sehingga pada makalah ini tidak seluruh ayat dibahas, hal ini agar pembahasan dalam riset ini lebih fokus dan tidak melebar kami membatasi pada tiga tema utama mengenai Ahli Kitab yaitu: Kekafiran Ahli Kitab. Yahudi dan Nasrani. Dakwah Islam kepada Ahli Kitab dan Toleransi Islam kepada Ahli Kitab. Berikut adalah tafsir ahkam mengenai ayat-ayat tentang ahli kitab terebut: Kekafiran Ahli Kitab : Yahudi dan Nasrani Kafirnya Ahli Kitab yaitu Yahudi dan Nasrani telah menjadi ijmaAo kaum muslimin. adalah pendapat dari para ulama baik salaf maupun khalaf, hal ini didasarkan kepada beberapa firman Allah taAoala, di antaranya adalah : QS. Al-Bayyinah: 1 Aa e a au a aa auia aA a aO e a e auaa aia cuaa ao aE e aa a a eea acaiA a a AO a e a e a e au oA JIQTA: Jurnal Ilmu Al-QurAoan dan Tafsir | Vol. 1 | Nomor 2 | Juli - Desember 2022 | 118 JIQTA: Jurnal Ilmu Al-QurAoan dan Tafsir Vol. 1 | Nomor 2 | Juli - Desember 2022 E-ISSN : 2828-7339 DOI : https://doi. org/10. 36769/jiqta. Orang-orang kafir yakni ahli kitab dan orang-orang musyrik . engatakan bahwa merek. tidak akan meninggalkan . sebelum datang kepada mereka bukti yang nyata. (QS. Al-Bayyinah: . Imam Ibnu Katsir menafsirkan ayat ini dengan menyatakan : A U O UAUAUea a OuaI OIA a :A OuIAUA OaOA:Aa uoa eA Adapun ahli kitab mereka adalah Yahudi dan Nasrani, sedangkan musyrikun yaitu mereka yang menyembah berhala dari kalangan arab dan juga Aoajam. elain ara. Ahli Kitab dalam ayat ini diapahami sebagai yahudi dan Nasrani, pendapat ini sebagaimana disebutkan oleh Imam Al-Qurthubi yang menyebutkan bahwa ahlu kitab yang dimaksud adalah orang-orang Yahudi dan Nasrani 11. " A )Ou( e O UEia U " uoaA. A ) uoa( U OaOA:A UaA A A:A OuIA. A O Oi OA Oc oaAUA ua cuA:" AaE c Uea " uoaA A aU UAUA )iu( O o U uiA. A O u AUA Oi O aAUAua cui OaA Dalam tafsir Jalalain disebutkan bahwa : { A} a e a au a auia aOe a e { eaI } a e a uoa OuA Orang-orang kafir yang dimaksud adalah ahli kitab dan orang-orang musyrik 12. Dari sini tersirat bahwa seluruh ulama sepakat bahwa ahli kitab yang terdiri dari Yahudi dan Nasrani adalah kafir. Kekafian mereka disebabkan keyakinan mereka yang menganggap bahwa Tuhan itu memilik anak. Sebagaimana firman Allah taAoala : AA aAIa a e aE aa auia aA AOA a aAUa Ue c ae a aOa a aOa a aAn ea aA a An A a aA aO e aa a c ae a n aaoa a ea a caE a ee a a a e n A a a ee a o aoaa a a a o a aIe ea auIA Orang-orang Yahudi berkata: "Uzair itu putra Allah" dan orang Nasrani berkata: "Al Masih itu putra Allah". Demikian itulah ucapan mereka dengan mulut mereka, mereka meniru perkataan orang-orang kafir yang terdahulu. Dilaknati Allah-lah bagaimana mereka sampai berpaling? (QS. At-Taubah: . Dalam pandangan Islam, status Ahlul Kitab jelas termasuk kategori kufur. Menurut Imam Al-Ghazali . 505 H) kufur berarti pendustaan terhadap Rasulullah saw dan ajaran yang Tafsir Ibnu Katsir Tafsir Al-Qhurthubi Jalaludin As-Suyuti. Tafsir Jalalain JIQTA: Jurnal Ilmu Al-QurAoan dan Tafsir | Vol. 1 | Nomor 2 | Juli - Desember 2022 | 119 JIQTA: Jurnal Ilmu Al-QurAoan dan Tafsir Vol. 1 | Nomor 2 | Juli - Desember 2022 E-ISSN : 2828-7339 DOI : https://doi. org/10. 36769/jiqta. Abu Zahrah mengatakan bahwa mengingkari . Muhammad berarti mengingkari syariat Allah secara keseluruhan. Ini karena, syariat yang dibawa Nabi Muhammad merupakan pelengkap dan penutup syariat Allah 14. Inilah yang dimaksud oleh al-Thabary sebagai ukuran keimanan bagi Ahli Kitab (Yahudi dan Nasran. Yakni, pembenaran mereka terhadap kenabian Muhammad saw dan ajaran yang dibawanya 15. Bahkan Ibn Katsir lebih menekankan bahwa kedua kelompok tersebut jika tidak mengikuti Muhammad saw, dan tidak meninggalkan sunnah Nabi Isa dan Kitab Injil, maka akan binasa. Lebih jauh dikatakan Ibn Katsir: Au(Ukura. keimanan orang-orang Yahudi adalah jika mereka berpegang kepada Taurat dan sunnah Nabi Musa hingga datang periode Nabi Isa. Pada periode Nabi Isa, orang-orang yang berpegang pada Taurat dan sunnah Nabi Musa dan tak mengikuti Nabi Isa, maka mereka akan binasa. Sementara . keimanan orang-orang Nasrani adalah jika berpegang kepada Injil dan syariAoat Nabi Isa. Keimanan orang tersebut dapat diterima hingga datang periode Nabi Muhammad saw. Pada periode Nabi Muhammad saw ini, orang yang tidak mengikutinya dan tidak meninggalkan sunnah Nabi Isa dan Kitab Injil, maka binasa 16. Abu al-Hasan al-Nadwy menggambarkan bahwa keadaan dunia ini sebelum datangnya Muhammad ibarat gedung yang nyaris runtuh oleh gempa amat dahsyat. Para penguasa menjadikan bumi Allah sebagai panggung sandiwara kesenangan, hamba-hamba Allah diperbudak para rahib dan pendeta menjadi tuhan-tuhan selain Allah, manusia-manusia merampas hak milik orang lain dengan dengan cara yang tidak benar dan menghalangi orang dari perjuangan di jalan Allah 17. Ini menunjukkan bahwa memang keadaan manusia pada waktu itu, baik dari segi sosialnya bahkan akidahnya, benar-benar mengkhawatirkan. Masyarakat Musyrik AoArab, golongan Yahudi dan Nasrani menjadikan patung-patung, para rahib dan pendeta sebagai tuhan-tuhan. Maka, amat sangat perlu diutus seorang Rasul untuk memurnikan akidah mereka, yakni Muhammad SAW. Dan mereka wajib mempercayainya dan ajaran yang dibawanya. Abu Hamid al-Ghazali. Fayshol al-Tafriqoh Baina al-Islam wa al-Zindiqoh, (Tanpa tempat dan penerbit, cet. I, 1992 14 Muhammad Abu Zahrah. Zuhrotu al-Tafasir, jil. II. Kairo: Daar al-Fikr al-AoAraby, t. Ibn Jarir al-Thabary. Tafsir al-Thabari. Juz. 16 Ibn Katsir. Tafsir al-QurAoan al-AoAdzim, jil. 17 Abu al-Hasan al-Nadwy. Madza Khasira al-AoAlam bi Inkhitat al-Muslimin, (Kairo: Maktabah al-Iman. JIQTA: Jurnal Ilmu Al-QurAoan dan Tafsir | Vol. 1 | Nomor 2 | Juli - Desember 2022 | 120 JIQTA: Jurnal Ilmu Al-QurAoan dan Tafsir Vol. 1 | Nomor 2 | Juli - Desember 2022 E-ISSN : 2828-7339 DOI : https://doi. org/10. 36769/jiqta. Ini menunjukkan relevansi pernyataan kedua ulama (Al-Thabary dan Ibn Katsi. sebelumnya, bahwa ukuran keimanan Yahudi dan Nasrani adalah dengan memeluk Islam. Perintah ini sejatinya sudah dikabarkan oleh Kitab Suci mereka sendiri. Namun seakan mereka tidak mendengar dan malah menyembunyikan kabar tersebut. Al-QurAoan mengabarkan pembangkangan mereka dalam surat Ali AoImran: 71: AuHai Ahli Kitab, mengapa kamu mencampur-adukkan yang haq dengan yang bathil, dan menyembunyikan kebenaran, padahal kamu mengetahuinya?Ay Menanggapi ayat tersebut, para Mufassir menjelaskan bahwa Ahli Kitab menyembunyikan kabar tentang kenabian Muhammad di dalam Kitab Suci mereka. Taurat dan Injil 18. Menyembunyikan kenabian Muhammad berarti menyembunyikan datangnya agama Islam. Menurut Al-Thabary, inilah yang menyebabkan mereka disebut kafir. Secara eksplisit. Ahli Kitab diidentifikasi sebagai orang-orang kafir sebagaimana halnya orang-orang musyrik. Dalam surat Al-Bayyinah: 1 Allah berfirman. AuOrang-orang kafir dari golongan Ahli Kitab dan orang-orang musyrik . engatakan bahwa merek. tidak akan meninggalkan . sebelum datang kepada mereka bukti yang nyata. Ay Istilah kufur dalam ayat tersebut, menurut Ibn AoAsyur, ialah orang-orang yang menentang dan menolak kerasulan Muhammad 19. Kekafiran Ahli Kitab dalam ayat ini sangat jelas, sama halnya dengan kekafiran orang musyrik, yakni sama-sama menentang dan menolak ajaran yang dibawa Nabi Muhammad saw. Walaupun seluruh umat Islam sepakat tentang kafirnya kaum Yahudi dan Nasrani, namun ada beberapa kelompok yang menyatakan bahwa tidak ada dalam Al-QurAoan ayat yang secara tegas menyebutkan bahwa mereka itu kafir. Mereka berdalil dengan firman Allah TaAoala: A aOaa a au I aa a aA e A a O a e a aa acc a aO ea e aIA AUa e a e aO a a eA a AE aA AaO aO A U A a Ua ea a eaA a a a A a aOA a AU a aA a A aeAIa aOA ae a aIA Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan orang-orang Yahudi dan Sabiin dan Nasrani, barang siapa beriman kepada Allah, hari akhir dan berbuat kebajikan, maka tidak ada rasa khawatir padanya dan mereka tidak bersedih hati. Ao (QS. Al-MaAoidah: . 18 Al-Thabary. Tafsir al-Thabari. Jil. Ibn Katsir. Tafsir al-QurAoan al-AoAdzim. Jil. Ibn AoAthiyyah, al- Muharrar al-Wajiz fi Tafsir al-Kitab al-AoAziz, jil. I, (Beirut: Daar al-Kutub al-AoIlmiyah, cet. 1, 2. 19 Ibn AoAsyur. Tafsir al-Tahrir wa al-Tanwir, jil. x JIQTA: Jurnal Ilmu Al-QurAoan dan Tafsir | Vol. 1 | Nomor 2 | Juli - Desember 2022 | 121 JIQTA: Jurnal Ilmu Al-QurAoan dan Tafsir Vol. 1 | Nomor 2 | Juli - Desember 2022 E-ISSN : 2828-7339 DOI : https://doi. org/10. 36769/jiqta. A aOaa a au I aa a aA e A aea a e a aa acc a aO ea e aIA A a Ua eaa a e ae aa e aUa a acc a eA a AE aA A a O aO A a A a aOA a AaO aOA a AU a aA aAUa e a e aO a a e ae a aIA U AaO a eaA a a Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orangorang Shabiin, siapa saja di antara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal saleh, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka, dan tidak . mereka bersedih hati. (QS. Al-Baqarah : Menurut orang-orang yang mengaggap bahwa kaum Yahudi dan Nasrani tidak kafir ayat ini jelas-jelas menunjukan bahwa ketika mereka berbuat baik juga akan mendapatkan pahala dari sisi Allah taAoala dan mereka tidak bersedih hati. Padahal para mufasirin menyebutkan bahwa ayat ini berbicara tentang ahli kitab sebelum kedatangan nabi di mana mereka mengamalkan semua yang ada di dalam taurat dan Injil ketika belum banyak terjadi perubahan. AeAa ua eI a aa aI a eaoa e aa a cea a ea a aO a ua aO aA a Aoa e auia a aa a e ua I a a a e aa a c ae a ea a o a e ea a a e aoa aa aA a a AUa au acA a aA aO aa ca ea a aa o a ea an aa A a A a aA A a a UUa aO a a a eoa A U A e s aA a A aO e a eA a Aea e a eA a a e a o aOA Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah itu ialah Al Masih putra Maryam". Katakanlah: "Maka siapakah . yang dapat menghalanghalangi kehendak Allah, jika Dia hendak membinasakan Al Masih putra Maryam itu beserta ibunya dan seluruh orang-orang yang berada di bumi semuanya?" Kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi dan apa yang di antara keduanya. Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. (QS. Al-Maidah: . Aaoa e auia a aa a e au I a a a e aa a c ae a ea a n aOaa aE e aa a aeaa au eae a a eUeaA AaO a acac aO ac au e n auua a a e a eEA Aa n aO aa a A a a AUa e a e aia aO aE e aO a A a acc a eaoa e a aI A s AA a AO a aa a e aA Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah adalah Al Masih putra Maryam", padahal Al Masih . berkata: "Hai Bani Israel, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu" Sesungguhnya orang yang mempersekutukan . esuatu denga. Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang lalim itu seorang penolong pun. (QS. Al-Maidah: . Ibnu katsir menafsirkan ayat ini dengan menyatakan bahwa Allah taAoala telah menghukumi mengenai kafirnya kaum Nasrani dari golongan YaAoqubiyyah dan Nasturiyyah. A UaAUA aE cEI AUA ui OUoci OEiAUAoE Ua aua coui eC aOA AueA U AUA U A U ON OoA JIQTA: Jurnal Ilmu Al-QurAoan dan Tafsir | Vol. 1 | Nomor 2 | Juli - Desember 2022 | 122 JIQTA: Jurnal Ilmu Al-QurAoan dan Tafsir Vol. 1 | Nomor 2 | Juli - Desember 2022 E-ISSN : 2828-7339 DOI : https://doi. org/10. 36769/jiqta. Ayat ini menjelaskan kepada kita mengenai kafirnya orang-orang yang mendakwahkan diri bahwa Isa adalah putra Tuhan. Walaupun sebab turunnya ayat berkenaan dengan golongan YaAoqubiyyah dan Nasturiiyah namun keyakinan ahli kitab saat ini memang demikian, yaitu meyakini bahwa Isa adalah putra tuhan. Atau dikatakan doktrin trinitas. Dakwah Islam kepada Ahli Kitab Perbedaan mendasar antara Islam dan Ahli Kitab adalah berkenaan dengan prinsip tauhid yaitu tentang keesaan Allah taAoala. Walaupun pada dasarnya mereka meyakini adanya satu Tuhan, namun pada Yahudi dan Nasrani mereka meyakini bahwa nabi mereka adalah putra Beberapa ayat dalam Al-QurAoan mengenai ahli kitab berkenaan dengan prinsip-prinsip daar Islam dalam mendakwahi ahlu kitab diantaranya adalah : Al-QurAoan Surat Ali Imran: 64 a a ecaa cUa a cA a A ae s ca ea aOca ea au e a a eUeaa ua a aO a a e aEa ca aA U a ca eUA a A eAa aO a ao aa ca eUA a a Aa e eaE a e a e au oA a Aa aUa e uaa au a a siA A e aA aOI a o eaOaI aa e eaoaA aO caEaa a e a aIA a AA AuKatakanlah: "Hai Ahli Kitab, marilah . kepada suatu kalimat . yang tidak ada perselisihan antara kami dan kamu, bahwa tidak kita sembah kecuali Allah dan tidak kita persekutukan Dia dengan sesuatupun dan tidak . sebagian kita menjadikan sebagian yang lain sebagai Tuhan selain Allah. " Jika mereka berpaling maka katakanlah kepada mereka: AuSaksikanlah, bahwa kami adalah orang-orang yang berserah diri . epada Alla. Ay. Ao (QS. Al Imran: . Penjelasan Ayat : Asbab An-Nuzul (Sebab turunny. ayat ini berkenaan dengan A O I a aA:A Uaa e u ui UE On oI ca UUaA:A uoa OaOA-Aa EA- AA A Ou O O a O aa O a oAUA O o O o UAUA ON caUeaA Katakanlah wahai Rasul- kepada Ahli Kitab dari Yahudi dan Nasrani: marilah berpegang kepada kalimat yang adil dan benar, yang semestinya kita bersama-sama memegang eratnya, yaitu mengkhususkan Allah satu-satunya dalam ibadah, dan tidak mengambil sekutu apapun bersamaNya, baik berupa berhala, patung, salib, atau thaghut, atau selain itu 20. 20 Tafsir Al Muyassar. Hal. JIQTA: Jurnal Ilmu Al-QurAoan dan Tafsir | Vol. 1 | Nomor 2 | Juli - Desember 2022 | 123 JIQTA: Jurnal Ilmu Al-QurAoan dan Tafsir Vol. 1 | Nomor 2 | Juli - Desember 2022 E-ISSN : 2828-7339 DOI : https://doi. org/10. 36769/jiqta. Mengomentari ayat di atas. Ibnu Jariir Ath-Thabariy rahimahullah berkata : c :AoE uaNA A uoaA:A OuaI a oEA. AO a a OaOA- AOuI aUiiU O uoaA AuAllah yang Maha Agung dan Terpuji berfirman : AoDan sesungguhnya golongan yang telah diberikan Al-KitaabAo Ae mereka adalah Yahudi dan Nashrani. Mujaahid berkata : AoMereka (Yahudi dan Nashran. adalah Ahlul-KitaabAy [Tafsir Ath-Thabariy, 3/188, tahqiq : Ahmad Syaakir. Muassasah Ar-Risaalah. Cet. 1/1. Ibnu Qudaamah rahimahullah berkata : a AUaA AaUaiao a ae a eA a A ) a eI aoaa ua aa a e a aE e auoA: A aE UaA. A o OAUAO uoa uA a a A ee a e O a e a OaA a A O Oeo e AUA O aOAUA eE o OaA. (Aa ee a AuDan yang dimaksud dengan Ahlul-Kitab adalah ahlut-taurah dan ahlul-injiil. Allah taAoala berfirman : Ao(Kami turunkan Al Qur'an it. agar kamu . mengatakan: Bahwa kitab itu hanya diturunkan kepada dua golongan saja sebelum kamiAo (QS. Al-AnAoaam: Maka, ahlut-taurah adalah Yahudi dan Saamirah, sedangkan ahlul-injiil adalah Nashaara dan yang berkesesuaian dengan pokok agama mereka, seperti kelompok Ifrij. Arman, dan yang lainnya 21. Quraish Shihab dalam tafsirnya menyebutkan bahwa ajakan kepada Ahl al-Kitab dalam ayat tersebut, merupakan ajakan kepada sesuatu yang sangat mulia, kepada suatu Karena lafadz taAoalau dipahami sebagai kata yang berasal dari lafadz Aoala, yang artinya tinggi. Al-ThabathabaAoi dalam tafsirnya, ali-Mizan mengatakan bahwa memang baik AlQurAoan. Taurat maupun Injil sepakat . dalam dakwahnya untuk mengajak pada kalimat . etetapan/peganga. yang sama, yaitu tauhid. Demikian juga komentar Ahmad Musthafa al-Maraghi dalam tarsirnya, al-Maraghi, lebih kurang sama dengan pernyataan dalam al-Mizan itu. Ahmad Musthafa al-Maraghi menulis sebagai berikut: bahwa kalimatin sawain adalah suatu maqalah yang adil, tiada perselisihan yang telah disepakati oleh para rasul dan kitab-kitab yang diturunkan kerpada Maka, sungguh Taurat. Injil dan Al-QurAoan memerintahkan untuk bertauhid. Toleransi Islam kepada Ahli Kitab Al-Mugniy, 9/546, tahqiq : Dr. AoAbdullah bin AoAbdul-Muhsin At-Turkiy & Dr. AoAbdul-Fattaah bin Muhammad Al-Huluw. Daar AoAalamil-Kutub, 3/1417. JIQTA: Jurnal Ilmu Al-QurAoan dan Tafsir | Vol. 1 | Nomor 2 | Juli - Desember 2022 | 124 JIQTA: Jurnal Ilmu Al-QurAoan dan Tafsir Vol. 1 | Nomor 2 | Juli - Desember 2022 E-ISSN : 2828-7339 DOI : https://doi. org/10. 36769/jiqta. Walaupun Islam memandang bahwa ahli kitab adalah kafir, namun bukan berarti Islam bersikap arogan dalam memusuhi mereka. Beberapa ayat dalam Al-QurAoan menunjukan bagaimana seharusnya umat Islam bermuamalah dengan mereka. Di antara ayat-ayat tersebut a Aa aOa e ea a a au a c a a a au e aI aea O a e aO a eo aA aAE e uaa e a e o au I a a e a eo a aEA a aA a e a au a A a cAU a aa a e a oaoaa au e ea A AuAllah tidak melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena agama dan tidak . mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil. Ao (QS. Al-Mumtahanah: . Ayat ini menjelaskan bagaimana seharusnya setiap mulim bersikap kepada orang-orang yang bersikap baik kepada kita KESIMPULAN Term Ahli Kitab di dalam Al-QurAoan disebutkan dalam beberapa ayat, di antara ayatayat tersebut terdapat beberapa pemahaman yang berbeda mengenai eksistensi mereka. Sementara wacana ke arah dialog antara agama mengarah kepada bentuk pluralisme yang menyejajarkan seluruh agama samawi yang ada, dalam hal ini Islam. Yahudi dan Nasrani. bahwa ahli kitab atau ahlu kitab adalah kaum Yahudi dan Nasrani. Hal ini sebagaimana disebutkan oleh Imam al Baidhawi ketika menafsirkan QS. Al-Maidah: 5, beliau mengatakan bahwa ahli kitab mencakup orang-orang yang diberikan kepada mereka al Kitab yaitu orangorang Yahudi dan Nasrani. Term Ahlul Kitab disebutkan secara langsung di dalam Al-QurAoan sebanyak 31 kali dan tersebar pada 9 surat yang berbeda. Kesembilan surat tersebut adalah AlBaqarah. Ali AoImran. Al-NisaAo. Al-Maidah. Al-Ankabut. Al-Ahzab. Al-Hadid. Al-Hasyr, dan Al-Bayyinah. Dari kesembilan surat tersebut hanya Al-Ankabut-lah satu-satunya yang termasuk dalam surat Makkiyah dan selebihnya termasuk dalam surat-surat Madaniyah. Dalam persfektif al-Quraan ahlul Bait salah satunya adalah meliputi Kekafiran Ahli Kitab. Yahudi dan Nasrani. Dakwah Islam kepada Ahli Kitab dan Toleransi Islam kepada Ahli Kitab. DAFTAR PUSTAKA