JPMTT (Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Terbaruka. Volume: 06. Nomor:01. Tahun: 2026. halaman: 48-54 E-ISSN : 2776-2858 | P-ISSN : 2797-3158 APLIKASI WEB PENGELOLAAN IURAN RT UNTUK MENINGKATKAN PARTISIPASI MASYARAKAT DI PERUMAHAAN METLAND CILEUNGSI Arizza Noor M A1. Wawan Kurniawan2 Universitas Dian Nusantara. Teknik Informatika. Jakarta. Indonesia email . 192139@mahasiswa. id, wawan. kurniawan@undira. Abstrak: Pengelolaan iuran warga pada tingkat Rukun Tetangga sering masih dilakukan secara manual sehingga menimbulkan berbagai permasalahan seperti kesalahan pencatatan, keterlambatan pembayaran, serta rendahnya transparansi laporan keuangan. Kondisi tersebut juga terjadi di RT 03 RW 10 Perumahan Metland Cileungsi sehingga mempengaruhi tingkat partisipasi masyarakat dalam pembayaran iuran. Kegiatan pengabdian ini bertujuan menerapkan aplikasi berbasis web sebagai inovasi untuk meningkatkan efisiensi administrasi serta mendorong partisipasi warga dalam pengelolaan iuran RT. Metode yang digunakan menggabungkan pendekatan Participatory Action Research (PAR) dan User-Centered Design (UCD) dengan tahapan identifikasi masalah, analisis kebutuhan, pengembangan sistem, uji coba, serta sosialisasi dan pelatihan kepada warga. Pengembangan aplikasi dilakukan menggunakan model waterfall dengan implementasi teknologi PHP dan MySQL. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan evaluasi penggunaan sistem oleh pengurus serta warga. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa aplikasi mampu meningkatkan ketepatan pembayaran iuran dari 62% menjadi 84% serta mempercepat proses penyusunan laporan keuangan dari tiga hari menjadi kurang dari satu hari. Selain itu, sistem memberikan akses informasi yang lebih transparan dan mudah dipantau oleh warga. Dengan demikian, peneyarakat di lingkungan RT. Kata Kunci: Aplikasi web, iuran RT, partisipasi masyarakat, pengabdian masyarakat Abstract: Contribution management at the neighborhood association level is often conducted manually, which causes several problems such as inaccurate records, delayed payments, and limited financial This condition also occurs in RT 03 RW 10 Metland Cileungsi Housing, affecting the level of community participation in paying neighborhood contributions. This community service activity aims to implement a web-based application as an innovation to improve administrative efficiency and encourage residents' participation in managing neighborhood contributions. The method combines the Participatory Action Research (PAR) approach and User-Centered Design (UCD), including stages of problem identification, requirement analysis, system development, testing, and community training. The system was developed using the waterfall model and implemented with PHP and MySQL technologies. Data were collected through observation, interviews, and evaluation of system usage by administrators and residents. The results indicate that the application increased timely payment participation from 62% to 84% and reduced the time required for preparing financial reports from three days to less than one day. In addition, the system provides transparent and accessible financial information for residents. Therefore, the implementation of a web-based application effectively improves administrative efficiency and community participation in neighborhood contribution management Keywords: web application, community contribution, participation, community service Mitra dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pengurus RT 03 RW 10 Perumahan Metland Cileungsi yang berlokasi di Kecamatan Cileungsi. Kabupaten Bogor. Jawa Barat. Mitra merupakan organisasi masyarakat tingkat lingkungan yang bergerak dalam pengelolaan administrasi warga dan pelayanan sosial kemasyarakatan. Struktur pengelola terdiri dari Ketua RT, sekretaris, bendahara, dan beberapa pengurus bidang dengan total sekitar 5 orang pengurus aktif. Lingkungan RT ini memiliki sekitar 50 kepala keluarga sebagai anggota Kegiatan utama mitra meliputi pengelolaan data warga, pengumpulan iuran lingkungan, serta penyelenggaraan kegiatan sosial dan administrasi warga. Keywords aplikasi web, pengelolaan iuran RT, sistem informasi masyarakat, partisipasi warga, transparansi keuangan, digitalisasi administrasi Submitted: 2026-03-29 Ai Accepted: 2026-04-01 Ai Published: 2026-04-02 JPMTT (Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Terbaruka. Volume: 06. Nomor:01. Tahun: 2026. halaman: 48-54 E-ISSN : 2776-2858 | P-ISSN : 2797-3158 Pendahuluan Perkembangan teknologi informasi telah mendorong perubahan signifikan dalam berbagai aspek pelayanan administrasi masyarakat (Hilimudin & Noprisson, 2025. Juniarso & Noprisson, 2025. Pangrepti & Ayumi, 2. Digitalisasi sistem informasi tidak hanya diterapkan pada lembaga pemerintahan atau organisasi besar, tetapi juga mulai diterapkan pada tingkat komunitas lokal seperti lingkungan rukun tetangga atau RT (Sjafrizal & Muhamad, 2. Pemanfaatan teknologi berbasis web dalam pengelolaan administrasi masyarakat mampu meningkatkan efisiensi kerja, mempercepat proses pelayanan, serta meningkatkan transparansi dalam pengelolaan data dan keuangan lingkungan (Sutrisno et al. , 2025. Wahyuanto et al. Namun pada praktiknya, banyak lingkungan RT di Indonesia masih menggunakan sistem administrasi manual, khususnya dalam pengelolaan iuran warga (Kristina et al. , 2025. Miten et al. , 2. Proses pencatatan pembayaran, rekapitulasi laporan keuangan, serta penyampaian informasi kepada warga masih dilakukan menggunakan buku kas atau komunikasi informal (Afandi et al. , 2025. Peryanto et al. , 2. Kondisi ini berpotensi menimbulkan berbagai permasalahan, seperti kesalahan pencatatan, keterlambatan pembayaran, keterbatasan akses informasi, serta rendahnya transparansi laporan keuangan kepada Permasalahan tersebut juga ditemukan di lingkungan RT. 03 RW. 10 Perumahan Metland Cileungsi, di mana proses pengelolaan iuran masih dilakukan secara manual sehingga mempengaruhi efektivitas administrasi dan partisipasi warga dalam pembayaran iuran. Beberapa penelitian sebelumnya telah mengkaji pemanfaatan sistem informasi dalam pengelolaan administrasi masyarakat. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa sistem informasi berbasis web dapat membantu pengurus RT dalam mengelola data warga serta dokumentasi kegiatan secara lebih terstruktur (Soleh et al. , 2. Penelitian lainnya menunjukkan bahwa penerapan aplikasi iuran berbasis teknologi digital mampu meningkatkan efisiensi pengeloelaan keuangan serta mempermudah proses pembayaran iuran oleh warga (Rahmadi & Kurniawan, 2. Selain itu, kegiatan pelatihan penggunaan digitaliasi iuran yang dilakukan membuktikan bahwa penerapan teknologi digital di lingkungan RT dapat meningkatkan efektivitas pelayanan administrasi serta memberikan respon positif dari Masyarakat (Putra, 2. Meskipun demikian, sebagian besar penelitian tersebut masih berfokus pada pengembangan sistem atau implementasi teknologi secara umum dan belum banyak mengintegrasikan pendekatan partisipatif masyarakat dalam proses pengembangan sistem. Padahal keterlibatan masyarakat sebagai pengguna akhir sangat penting agar sistem yang dikembangkan sesuai dengan kebutuhan nyata di lapangan (Fitriani & Alfarisi, 2025. Yudhanto et al. , 2. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara pengembangan teknologi dan partisipasi pengguna dalam implementasi sistem informasi pada tingkat komunitas lokal. Berdasarkan kesenjangan tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang dipadukan dengan prinsip User-Centered Design (UCD). Pendekatan ini memungkinkan masyarakat dan pengurus RT terlibat secara aktif dalam proses identifikasi masalah, perancangan sistem, hingga evaluasi penggunaan aplikasi. Dengan demikian, sistem yang dikembangkan tidak hanya berfungsi sebagai solusi teknologi, tetapi juga sebagai sarana peningkatan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan administrasi lingkungan. Berdasarkan latar belakang dan kajian literatur tersebut, tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk merancang, mengimplementasikan, dan mengevaluasi penerapan aplikasi pengelolaan iuran RT berbasis web di RT 03 RW 10 Perumahan Metland Cileungsi. Selain itu, kegiatan ini bertujuan meningkatkan efisiensi pengelolaan administrasi, transparansi laporan keuangan, serta partisipasi masyarakat dalam pembayaran iuran melalui pemanfaatan teknologi informasi berbasis web. JPMTT (Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Terbaruka. Volume: 06. Nomor:01. Tahun: 2026. halaman: 48-54 E-ISSN : 2776-2858 | P-ISSN : 2797-3158 Metode Metode yang digunakan dalam program pengabdian kepada masyarakat ini adalah Participatory Action Research (PAR). Metode ini dipilih karena menekankan keterlibatan aktif masyarakat dalam setiap tahapan kegiatan, mulai dari identifikasi masalah, perencanaan tindakan, pelaksanaan program, hingga evaluasi hasil kegiatan. Pendekatan PAR memungkinkan masyarakat tidak hanya menjadi objek kegiatan, tetapi juga berperan sebagai mitra yang terlibat langsung dalam proses pemecahan masalah yang terjadi di lingkungan mereka. Dalam konteks kegiatan ini, metode PAR digunakan untuk mengatasi permasalahan rendahnya efektivitas pengelolaan administrasi dan pencatatan iuran warga di lingkungan RT 03 RW 10 Perumahan Metland Cileungsi. Melalui pendekatan partisipatif, pengurus RT dan warga dilibatkan secara langsung dalam proses perancangan, pengenalan, serta penggunaan aplikasi pengelolaan iuran RT berbasis web sehingga solusi yang diterapkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Bagan 1. Tahapan Kegiatan Subjek yang menjadi sasaran dalam program pengabdian ini adalah pengurus RT serta warga RT 03 RW 10 Perumahan Metland Cileungsi. Data yang digunakan dalam kegiatan ini diperoleh melalui beberapa teknik pengumpulan data, yaitu observasi lapangan, wawancara dengan pengurus RT, serta dokumentasi JPMTT (Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Terbaruka. Volume: 06. Nomor:01. Tahun: 2026. halaman: 48-54 E-ISSN : 2776-2858 | P-ISSN : 2797-3158 terkait proses pengelolaan iuran yang selama ini dilakukan secara manual. Observasi dilakukan untuk memahami kondisi administrasi iuran yang berjalan di lingkungan masyarakat. Wawancara dilakukan untuk menggali informasi mengenai kendala yang dihadapi dalam pencatatan dan pelaporan iuran warga. Selain itu, dokumentasi digunakan untuk memperoleh data pendukung yang berkaitan dengan jumlah warga, sistem pembayaran iuran, serta mekanisme pelaporan keuangan RT. Data yang telah diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif untuk mengidentifikasi permasalahan utama serta menentukan solusi yang tepat melalui penerapan sistem digital. Pelaksanaan metode PAR dalam kegiatan ini dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu tahap identifikasi masalah, tahap perencanaan program, tahap implementasi solusi, serta tahap evaluasi dan Pada tahap identifikasi masalah, tim pengabdian melakukan pengamatan dan diskusi dengan pengurus RT untuk mengetahui permasalahan yang terjadi dalam pengelolaan iuran warga. Tahap perencanaan dilakukan dengan merancang sistem pengelolaan iuran RT berbasis web yang dapat membantu proses pencatatan dan pelaporan keuangan secara lebih terstruktur. Selanjutnya, pada tahap implementasi, tim melakukan sosialisasi, pelatihan penggunaan sistem, serta pendampingan kepada warga dan pengurus RT dalam menggunakan aplikasi tersebut. Tahap terakhir adalah evaluasi, yaitu menilai tingkat efektivitas penggunaan sistem melalui umpan balik dari pengguna serta melihat peningkatan partisipasi warga dalam pembayaran iuran. Alur metode pengabdian ini juga dapat digambarkan dalam bentuk bagan atau diagram alur yang menunjukkan tahapan kegiatan secara sistematis mulai dari identifikasi masalah hingga evaluasi Dengan menggunakan metode PAR, program pengabdian ini diharapkan mampu memberikan solusi yang berkelanjutan serta meningkatkan transparansi dan efektivitas pengelolaan iuran di lingkungan Hasil dan Pembahasan Hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat menunjukkan bahwa penerapan aplikasi pengelolaan iuran RT berbasis web di RT 03 RW 10 Perumahan Metland Cileungsi memberikan dampak positif terhadap efisiensi administrasi dan tingkat partisipasi masyarakat. Sebelum implementasi sistem, proses pengelolaan iuran masih dilakukan secara manual melalui pencatatan pada buku kas dan komunikasi personal antara pengurus RT dan warga. Kondisi ini menyebabkan beberapa permasalahan, seperti keterlambatan pembayaran, kesalahan pencatatan data, serta keterbatasan akses informasi bagi warga terkait laporan keuangan lingkungan. Berdasarkan hasil observasi awal, dari total 50 kepala keluarga yang tercatat sebagai warga RT 03 RW 10, hanya sekitar 62% warga yang melakukan pembayaran iuran secara tepat Selain itu, proses penyusunan laporan keuangan bulanan membutuhkan waktu rata rata sekitar tiga hari karena pengurus harus melakukan rekapitulasi data pembayaran secara manual. Setelah penerapan aplikasi berbasis web, terjadi peningkatan signifikan pada beberapa indikator kinerja pengelolaan iuran. Data hasil implementasi menunjukkan bahwa tingkat ketepatan waktu pembayaran iuran meningkat dari 62% menjadi 84% dalam kurun waktu tiga bulan setelah sistem digunakan. Jika dihitung berdasarkan jumlah kepala keluarga, jumlah warga yang membayar iuran tepat waktu meningkat dari sekitar 31 kepala keluarga menjadi 42 kepala keluarga. Peningkatan ini menunjukkan bahwa sistem informasi yang menyediakan akses pembayaran dan informasi secara digital mampu mendorong kesadaran warga dalam memenuhi kewajiban iuran secara lebih teratur. Selain itu, waktu yang dibutuhkan pengurus RT dalam menyusun laporan keuangan bulanan juga mengalami penurunan signifikan dari rata rata tiga hari menjadi kurang dari satu hari karena proses rekapitulasi data telah dilakukan secara otomatis oleh sistem. Hasil ini menunjukkan bahwa digitalisasi proses administrasi mampu meningkatkan efisiensi kerja pengurus sekaligus mengurangi potensi kesalahan pencatatan data yang terlihat pada Tabel 1. JPMTT (Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Terbaruka. Volume: 06. Nomor:01. Tahun: 2026. halaman: 48-54 E-ISSN : 2776-2858 | P-ISSN : 2797-3158 Tabel 1. Perbandingan Kondisi Sebelum dan Sesudah Implementasi Aplikasi Sebelum Sesudah Indikator Evaluasi Perubahan Impementasi Implementasi Jumlah Kepala Keluarga 50 KK 50 KK Tetap Warga membayar iuran tepat 31 KK . %) 42 KK . %) Naik 22% Waktu pembuatan laporan A 3 hari < 1 hari Lebih cepat Manual . uku ka. Digital berbasis Sistem pencatatan Lebih terstruktur Terbatas saat rapat Dapat diakses Akses laporan keuangan Lebih transparan Berdasarkan data pada tabel di atas, penerapan aplikasi pengelolaan iuran RT berbasis web memberikan peningkatan signifikan pada beberapa indikator pengelolaan administrasi. Tingkat partisipasi pembayaran iuran tepat waktu meningkat dari 62% atau 31 kepala keluarga menjadi 84% atau 42 kepala keluarga dari total 50 kepala keluarga yang terdaftar. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan sebesar 22% setelah sistem diterapkan. Selain itu, efisiensi administrasi juga meningkat secara signifikan. Sebelum implementasi aplikasi, pengurus RT membutuhkan waktu rata rata tiga hari untuk menyusun laporan keuangan bulanan karena proses pencatatan masih dilakukan secara manual. Setelah sistem berbasis web digunakan, laporan keuangan dapat dihasilkan secara otomatis sehingga waktu penyusunan laporan berkurang menjadi kurang dari satu hari. Perubahan ini menunjukkan bahwa digitalisasi administrasi mampu meningkatkan efisiensi kerja pengurus sekaligus mengurangi potensi kesalahan pencatatan data dengan tampilan aplikasi seperti pada Gambar 1. Gambar 1. Fitur Report Keuangan Kegiatan pada gambar tersebut menunjukkan tahap pelaksanaan program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang dilakukan di lingkungan RT 03 RW 10 Perumahan Metland Cileungsi. Pada tahap JPMTT (Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Terbaruka. Volume: 06. Nomor:01. Tahun: 2026. halaman: 48-54 E-ISSN : 2776-2858 | P-ISSN : 2797-3158 ini, mahasiswa pelaksana melakukan sosialisasi dan pendampingan kepada warga terkait penerapan aplikasi pengelolaan iuran RT berbasis web. Kegiatan ini merupakan bagian dari metode Participatory Action Research (PAR) yang menekankan keterlibatan langsung masyarakat dalam proses implementasi solusi Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa berinteraksi langsung dengan warga dan pengurus RT untuk memperkenalkan sistem yang telah dikembangkan serta menjelaskan manfaat penggunaan aplikasi dalam pengelolaan administrasi iuran secara lebih efektif dan transparan. Selanjutnya, kegiatan ini juga menerapkan pendekatan User-Centered Design (UCD) yang berfokus pada kebutuhan dan kenyamanan pengguna. Pada tahap ini, warga diberikan penjelasan mengenai cara mengakses aplikasi, memahami fitur utama seperti data warga, pencatatan iuran, serta laporan keuangan. Pendekatan ini memungkinkan warga untuk memberikan tanggapan langsung terkait kemudahan penggunaan sistem yang telah dikembangkan. Melalui proses diskusi dan demonstrasi aplikasi, mahasiswa memperoleh masukan dari masyarakat untuk memastikan bahwa sistem yang digunakan sesuai dengan kondisi dan kemampuan pengguna di lingkungan RT. Gambar 1. Foto Bersama Ketua RT 03 RW 10 dan Warga RT. 03 RW. Selain sebagai kegiatan sosialisasi, kegiatan ini juga menjadi bagian dari tahap evaluasi awal dalam metode PAR. Interaksi langsung dengan warga memungkinkan peneliti untuk melihat tingkat penerimaan masyarakat terhadap teknologi yang diperkenalkan. Antusiasme warga yang terlihat pada kegiatan tersebut menunjukkan bahwa masyarakat mulai memahami manfaat aplikasi dalam meningkatkan transparansi dan efisiensi pengelolaan iuran RT. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih aktif berpartisipasi dalam penggunaan sistem digital sehingga tujuan program pengabdian untuk meningkatkan partisipasi warga dalam pengelolaan iuran dapat tercapai secara optimal. Kesimpulan Program pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan melalui penerapan aplikasi pengelolaan iuran RT berbasis web memberikan hasil yang positif terhadap sistem administrasi dan partisipasi masyarakat. Implementasi aplikasi mampu membantu pengurus RT dalam mengelola data warga, mencatat pembayaran iuran, serta menyusun laporan keuangan secara lebih sistematis dan transparan. Penerapan sistem berbasis web juga mempermudah masyarakat dalam memantau status pembayaran iuran sehingga meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan warga dalam memenuhi kewajiban pembayaran. Berdasarkan hasil evaluasi program, terjadi peningkatan jumlah warga yang melakukan pembayaran iuran tepat waktu setelah penggunaan aplikasi dibandingkan dengan sistem pencatatan manual sebelumnya. Selain meningkatkan efisiensi pengelolaan administrasi, program ini juga mendorong terbentuknya sistem pengelolaan keuangan JPMTT (Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Terbaruka. Volume: 06. Nomor:01. Tahun: 2026. halaman: 48-54 E-ISSN : 2776-2858 | P-ISSN : 2797-3158 RT yang lebih transparan dan akuntabel. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini berhasil mencapai tujuan yang telah ditetapkan, yaitu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan iuran RT melalui pemanfaatan teknologi informasi berbasis web. Ucapan Terima Kasih Penulis menyampaikan ucapan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah memberikan dukungan dalam pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat ini. Ucapan terima kasih disampaikan kepada Ketua RT dan pengurus RT 03 RW 10 Perumahan Metland Cileungsi yang telah memberikan izin, dukungan, serta kesempatan kepada penulis untuk melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Dukungan tersebut sangat membantu dalam proses pengumpulan data, pelaksanaan kegiatan sosialisasi, serta implementasi aplikasi pengelolaan iuran RT berbasis web. Referensi