JURNAL SOEROPATI JurnalPenelitian&PengabdianKepadaMasyarakat ISSN : 2621-0762 (Onlin. ISSN : 2620-8113 (Prin. Universitas Yudharta Pasuruan Desy Cahyaning Utami )( 11 http://jurnal. id/v2/index. php/soeropati Volume 1 Nomor 1 November 2018 PEMBERDAYAAN PEREMPUAN PESISIR MELALUI PENGEMBANGAN DAN PENGUATAN PEREKONOMIAN BERBASIS KOMODITAS LOKAL Desy Cahyaning Utami Universitas Yudharta Pasuruan Email. desiutami@yudharta. Abstract: Coastal life is always characterized by poor people with a less stable economy. This is inversely proportional to marine resources that are filled with the wealth of fish and other biota. In addition to this, women's participation is still very minimal in managing existing The existing reality shows that the ability, quality and productivity of women in the management of economic commodities keep the population around the coast still poor and underdeveloped. Local wisdom as an existing capital can provide an alternative alternative empowerment to be more targeted, so it needs to get more Jarangan Village is one of the suppliers and producers of milkfish in Pasuruan, but unfortunately it is still constrained by the processing of milkfish itself. During this time milkfish are only sold in fresh form even though there are those that sell in the form of processed and made into crackers but are still constrained in production and marketing that cannot be continuous because they only produce when there are orders. It is expected that by providing training on various processed products from milkfish, one of them is the practice of making sticks and ice cream from milkfish can provide additional income for the people on Pasuruan's coast, especially for mothers in the village of Jarangan itself. The expected impact itself can help their household economy with productive businesses. Keyword: Productive Economy. Women's Empowerment. Milkfish. PENDAHULUAN Fenomena kehidupan pesisir selalu dicirikan oleh masyarakat yang miskin dengan keadaan perekonomian yang kurang stabil. Hal ini berbanding terbalik dengan sumberdaya laut yang dipenuhi oleh kekayaan ikan dan biota lainnya. Selain hal tersebut, peran serta perempuan juga masih sangat minim sekali dalam pengelolaan sumber daya yang ada. Realitas yang ada menunjukkan masih rendahnya kemampuan, kualitas serta produktivitas perempuan dalam pengelolaan komoditas perekonomian menjadikan penduduk sekitar pantai tetap miskin dan Volume 1. Number 1. November 2018 12 )( Pemberdayaan Perempuan Pesisir Melalui Pengembangan tidak berkembang. Kearifan lokal sebagai modal yang ada dapat memberikan inspirasi alternatif pemberdayaan agar lebih tepat sasaran, sehingga perlu mendapatkan perhatian yang lebih. Sebagian besar perempuan pesisir adalah kelompok wanita pada usia produktif yang menjadi bagian dari masyarakat pesisir, yang berdomisili di pesisir pantai kepulauan Indonesia atau di pulau-pulau terluar, dengan ciri desa-desa pantai yang relatif tradisional, serta memiliki kehidupan sosial ekonomi yang sangat tergantung pada sumberdaya kelautan. Kehidupan dan perekonomian yang diusahakan perempuan pesisir tidak terlepas dari tradisi komunitas yang Masyarakat pesisir secara umum memiliki profesi sebagai nelayan, pembudidaya ikan, udang, pengolah dan pedagang hasil laut, mengusahakan pertanian dan pengolahan hasil pertanian dengan jenis tanaman pantai. Peluang kerja dan pengembangan di sektor perekonomian bagi perempuan pesisir sesungguhnya terbuka luas. Kelebihan dan kekayaan alam pesisir yang memiliki daya tarik wisata juga memberikan ruang yang lebar bagi perempuan untuk membuka usaha ekonomi produktif. Akan tetapi daya serap tenaga kerja wanita selama ini masih belum dapat menempatkan perempuan pada posisi strategis. Tenaga kerja perempuan sebagai unsur yang perlu mendapat perhatian. Perempuan merupakan tenaga kerja yang dapat dikembangkan dan memiliki sifat inheren yang memungkinkan untuk mendukung berlangsungnya suatu usaha ekonomi produktif. Dengan dikembangkannya tenaga kerja perempuan, sangat memungkinkan bagi tumbuhnya sektor usaha ekonomi produktif yang lebih mengakar. Di samping usaha tersebut menjadi penyumbang wadah baru bagi angkatan kerja, juga dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan pendapatan per daerah yang akan berdampak kepada berkurangnya konsentrasi kemiskinan di daerah tersebut. Usaha ekonomi produktif sangat cocok sekali diusahakan oleh perempuan, karena dalam hal ini tidak mengharuskan perempuan meninggalkan 100% dari tugas domestik dalam perawatan anak dan pekerjaan rumah tangga. Usaha ekonomi poduktif dapat dilakukan dalam lingkungan rumah, seperti home industri Volume 1. Number 1. November 2018 Desy Cahyaning Utami )( 13 merupakan bentuk usaha ekonomi poduktif yang relevan. Perempuan pada dasarnya mempunyai potensi yang sangat penting dalam usaha ekonomi produktif Hal ini seperti terlihat dari hasil penelitian yang telah dilakukan oleh Setyawati . Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan memiliki peran yang tidak sedikit dalam pemenuhan kebutuhan ekonomi keluarga. Konsentrasi tenaga kerja perempuan pesisir memperlihatkan kecenderungan pada sektor usaha produktif yang memanfaatkan potensi lokal. Kondisi tersebut juga nampak pada tenaga kerja perempuan pesisir di Desa Jarangan yang pada hakikatnya banyak terserap dalam tenaga kerja rumah tangga dan usaha ekonomi produktif. Usaha ekonomi produktif yang didukung oleh tenaga kerja perempuan perlu memperoleh porsi perhatian yang penting. Apalagi letak Desa Jarangan yang dekat dengan BLK (Balai Latihan Kerj. menjadikan desa ini sering mendapat pelatihan khususnya untuk Ibu-Ibu PKK sangat mendukung sekali perempuan di desa ini untuk mengusahakan ekonomi produktif. Salah satu binaan yang sudah terwujud adalah home industri terasi, pembuatan sirup mangrove dan berbagai hasil olahan rumput Selain sudah didukung oleh kemampuan serta keterampilan Ibu-Ibu PKK sendiri, tetapi sangat disayangkan sekali masih banyak potensi sumber daya alam yang belum dioptimalkan. Salah satunya adalah pengolahan bandeng, selama ini ikan bandeng masih dijual dalam bentuk segar dan ada yang sudah diolah menjadi kerupuk tetapi pemasaran masih sebatas bila ada pesanan saja. Pengolahan hasil olahan ikan bandeng yang masih sangat terbatas ini sangat disayangkan sekali, padahal Desa Jarangan termasuk salah satu penghasil dan pemasok ikan bandengdi wilayah Pasuruan sendiri. Seharusnya dengan banyaknya diversifikasi pengolahan ikan bandeng dapat memberikan nilai tambah bagi pendapatan masyarakat di Desa Jarangan khususnya untuk perempuan atau Ibu-ibu sendiri. Oleh karena hal tersebut diatas, maka sangat diperlukan sekali edukasi untuk pelatihan mengenai olahan dari ikan bandeng sendiri. Salah satunya adalah dengan pembuatan es krim dan stik dari ikan bandeng. Selain mengedukasi mengenai cara pengolahan, kita Volume 1. Number 1. November 2018 14 )( Pemberdayaan Perempuan Pesisir Melalui Pengembangan juga mengajarkan cara pengelolaan usaha karena hal tersebut sangat penting sekali bagi keberlangsungan usaha yang akan mereka jalani. Tidak berkembangnya usaha ekonomi produktif yang dilakukan oleh perempuan seringkali disebabkan oleh keterbatasan kemampuan organisasi dan manajemen yang dimiliki. Adanya pengorganisasian serta manajemen yang tidak teratur dapat menyebabkan sistem pencatatan, pelaporan dan evaluasi yang tidak tertib. Dengan demikian akan berdampak terhadap pengelolaan yang tidak dapat termonitor secara pasti. samping itu sistem manajemen yang kadang-kadang masih tercampur dengan manajemen keluarga menjadikan rumah tangga usaha produktif seringkali dimanfaatkan untuk menutup kepentingan keluarga. Oleh karena perempuan sebagai pengelola usaha ekonomi repoduktif, maka edukasi dan pemberdayaan kemampuan pengorganisasian serta manajemen usaha sangat dibutuhkan sekali. METODE PELAKSANAAN KEGIATAN Pelaksanaan Kegiatan Adapun dalam pelaksanaannya kegiatan ini meliputi: penyuluhan, pelatihan, praktek langsung, pendampingan, dan evaluasi untuk melihat efektivitas program. Tahapan-tahapan pelaksanaan ini dijelaskan sebagai Penyuluhan yaitu dengan cara mengumpulkan mitra yang terdiri kelompok ibu-ibu PKK disuatu tempat untuk memberikan penjelasan materi kegiatan serta transfer ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan kelompok usaha kedua mitra. Penyuluhan dalam kegiatan terdiri dari penyuluhan manfaat dan nilai gizi ikan bandeng, penyuluhan manajemen produksi, pemasaran dan keuangan. Pelatihan yaitu pelatihan terhadap penerapan teknologi dan manajemen disertai dengan praktek langsung. Kegiatan pelatihan ini didahului dengan kegiatan persiapan beberapa bahan dan alat yang akan digunakan dalam Volume 1. Number 1. November 2018 Desy Cahyaning Utami )( 15 pelatihan dan praktek. Kegiatan persiapan ini melibatkan kelompok mitra sebagai peserta pelatihan. Praktek langsung melalui kegiatan demontrasi yaitu pembuatan es krim dan stik dari ikan bandeng, cara pengemasan serta praktek pembukuan Pendampingan dalam kegiatan praktek dan pendampingan dalam penerapan iptek yang sudah diberikan dalam usaha. Pendampingan dilakukan pada saat praktek adalah dengan mengawal kegiatan praktek sampai selesai disertai adanya diskusi. Pendampingan penerapan iptek dalam jalannya usaha meliputi kegiatan konsultasi, diskusi dan mencarikan jalan keluar dari permasalahan yang dihadapi kelompok mitra dalam penerapan iptek. Evaluasi melalui pemantauan setiap saat dilapangan untuk mengetahui keberhasilan program meliputi, . evaluasi pra kegiatan, . evaluasi selama kegiatan, . evaluasi pasca kegiatan. Prosedur pelaksanaan kerja yang akan dilakukan untuk mewujudkan program ipteks bagi masyarakat tersaji dalam gambar 1 berikut ini. Volume 1. Number 1. November 2018 16 )( Pemberdayaan Perempuan Pesisir Melalui Pengembangan Penyuluhan manfaat dan nilai gizi ikan bandeng Kegiatan Penyuluhan Penyuluhan manajemen produksi Penyuluhan pemasaran dan keuangan Persiapan alat dan bahan pembuatan stik Kegiatan Persiapan Persiapan alat dan bahan pembuatan es krim Persiapan alat dan bahan pembuatan pembukuan Pemisahan ikan bandeng dari daging dan duri Pembuatan stik ikan bandeng Pembuatan stik ikan bandeng Pengemasan dan labelling Kegiatan Praktek Pembuatan es krim ikan Pemisahan ikan bandeng dari daging dan duri dan pembuatan es krim ikan bandeng Pengemasan dan labelling Pembuatan Pendampingan dan evaluasi pembuatan stik dan es krim ikan bandeng sampai pemasaran dan pembukuan Diversifikasi olahan pangan berbasis ikan bandeng yang bernilai ekonomis tinggi dan layak untuk dijual. Gambar 1. Prosedur Pelaksanaan Kerja Volume 1. Number 1. November 2018 Desy Cahyaning Utami )( 17 HASIL DAN DISKUSI Dalam Desa Jarangan,masyarakat Desa Jarangan harus memiliki kemandirian dalam menopang dan meningkatkan pendapatan mereka, tentunya hal tersebut dapat diwujudkan melalui pemberdayaan masyarakat khususnya melalui pemberdayaan perempuan. Pemberdayaan masyarakat merupakan salah satu pilar dalam penguatan ekonomi daerah secara spesifik, dalam hal ini haruslah dimulai dari lingkungan terkecil dari komunitas masyarakat di desa sendiri. Peran pemerintah dan seluruh stakeholders termasuk perguruan tinggi yang menjadi motor penggerak pemberdayaan masyarakat yang merupakan bagian dari tri dharma perguruan tinggi juga sangat Banyak sekali potensi yang ada di Desa Jarangan sendiri, tetapi sebagian masyarakat masih banyak yang belum bisa memanfaatkan potensi yang Salah satunya adalah pengolahan ikan bandeng, masih terbatas dijual dalam bentuk segar walaupun ada sebagian yang sudah diolah menjadi kerupuk tetapi dari segi pemasaran masih sangat terbatas dan hanya menjual bila ada pesanan saja. Ikan bandeng sendiri memiliki nilai gizi yang bagus, tetapi memang kebanyakan orang jarang sekali suka makan ikan bandeng karena terkenal dengan durinya yang sangat banyak. Tujuan dari diversifikasi olahan ikan bandeng sendiri diharapkan dapat menarik minat konsumen khususnya yang tidak terlalu gemar makan ikan, bisa merasakan manfaat dari makan ikan sendiri tetapi disajikan dalam bentuk olahan yang menarik dan salah satunya dijadikan dalam bentuk stik dan es krim. Olahan es krim dari ikan bandeng sendiri diharapkan dapat menarik minat anakanak yang memang kebanyakan kurang suka makan ikan menjadi gemar makan ikan dan tentunya sangat baik sekali untuk perkembangan otak mereka. Ikan bandeng memiliki nilai gizi yang tinggi, kendala yang sering dijumpai dalam mengkonsumsi ikan bandeng adalah jumlah duri yang sangat banyak. Jumlah duri bagian dorsal . irip belakan. sekitar 86-88, lateral . 40-44, ventral . irip peru. 44-48, dan tulang rusuk 26-28 . Tujuan dari diversifikasi olahan ikan bandeng sendiri diharapkan dapat Volume 1. Number 1. November 2018 18 )( Pemberdayaan Perempuan Pesisir Melalui Pengembangan menarik minat konsumen khususnya yang tidak terlalu gemar makan ikan, bisa merasakan manfaat dari makan ikan sendiri tetapi disajikan dalam bentuk olahan yang menarik dan salah satunya dijadikan dalam bentuk stik dan es krim. Olahan es krim dari ikan bandeng sendiri diharapkan dapat menarik minat anak-anak yang memang kebanyakan kurang suka makan ikan menjadi gemar makan ikan dan tentunya sangat baik sekali untuk perkembangan otak mereka. Gambar 2. Proses Pemanenan Ikan Bandeng Kegiatan penyuluhan dilakukan dengan metode ceramah dan demonstrasi. Metode ceramah dilakukan untuk menyampaikan berbagai informasi umum mengenai kandungan gizi dan manfaat ikan bandeng serta cara membuat pembukuan usaha. Pembuatan produk olahan dari ikan bandeng, khususnya menjadi stik dan es krim dari ikan bandeng dilakukan dengan metode demonstrasi. Volume 1. Number 1. November 2018 Desy Cahyaning Utami )( 19 Gambar 3. Penyuluhan dan Praktek Pembuatan Stik dan Es Krim Ikan Bandeng Materi pelatihan meliputi proses pemisahan ikan bandeng dari daging dan durinya, pembuatan stik dan es krim ikan bandeng, cara pengemasan, cara penggunaan alat-alat produksi, cara menghitung keuangan dan penentuan harga serta cara pemasaran lewat on line. Evaluasi dilakukan dalam bentuk pertanyaan kontrol yang bertujuan untuk melihat perhatian dan minat dari peserta pelatihan ini. Hal-hal yang menjadi faktor pendukung dalam kegiatan ini adalah : Menariknya proses pembuatan aneka produk dari ikan bandeng, karena masih merupakan hal baru bagi masyarakat di Desa Jarangan. Keingintahuan yang cukup besar dari para peserta terhadap materi pelatihan yang diberikan. Keingintahuan peserta tentang cara pembukuan usaha yang baik, dan cara pemasaran melalui on line. Sedangkan yang menjadi faktor penghambat dalam kegiatan ini adalah : Kurangnya pengetahuan ibu-ibu PKK mengenai manfaat, diversifikasi produk olahan dari ikan bandeng dan cara pengemasannya. Kurangnya pengetahuan ibu-ibu PKK mengenai cara pembukuan usaha yang Jaringan pemasaran olahan dari ikan bandeng yang masih cukup sulit. Evaluasi produk kegiatan dilakukan untuk mengetahui kualitas stik dan es krim yang dibuat oleh mitra, sehingga kita dapat mengetahui tingkat penyerapan Volume 1. Number 1. November 2018 20 )( Pemberdayaan Perempuan Pesisir Melalui Pengembangan tekonologi oleh mitra. Salah satu cara untuk melakukan evaluasi kegiatan dalam menghasilkan produk, tim melakukan penyebaran kuisioner. Hasil evaluasi kegiatan melalui kuisioner, kemudian dijadikan dasar untuk melakukan peninjauan selanjutnya. Kegiatan ini tidak hanya berhenti pada saat kegiatan pelatihan bersama tim saja. Keberlanjutan kegiatan dan pengawasan terhadap penggunaan alat yang diserahkan kepada warga dalam hal ini kelompok ibu-ibu PKK RT. 5 dan RT. 6 RW. 2 Kelurahan Kidul Dalem Kodya Malang melalui Tim IbM Universitas Yudharta Pasuruan dan ada tidaknya transfer ilmu dalam pembuatan produk yang telah diberikan akan dilakukan secara berkala. Gambar 4. Es Krim Ikan Bandeng Gambar 5. Stik Ikan Bandeng Volume 1. Number 1. November 2018 Desy Cahyaning Utami )( 21 KESIMPULAN Melalui penyuluhan dan pelatihan ini diharapkan mitra . bu-ibu PKK) bisa lebih kreatif lagi dalam mengembangkan potensi lokal yang ada. Program penyuluhan dan pelatihan kewirausahaan yang dilakukan secara intensif dapat menumbuhkan motivasi bagi mitra . bu-ibu PKK) untuk lebih mengembangkan peran dan potensinya dalam pemberdayaan ekonomi keluarga, sehingga bisa memberikan tambahan pemasukan bagi keuangan di keluarga sendiri. Selain itu, rencana tahap berikutnya adalah, sebagai berikut: Evaluasi produk yang dihasilkan Evaluasi produk kegiatan dilakukan untuk mengetahui kualitas produk yang dibuat oleh mitra kegiatan, sehingga kita dapat mengetahui tingkat penyerapan tekonologi oleh mitra kegiatan. Pendampingan berkelanjutan Kegiatan ini dilakukan dengan cara membuka seluas-luasnya apabila mitra ingin berkonsultasi tentang proses pembuatan produk, cara pengemasan permasalahan-permasalahan dalam pemasaran. DAFTAR PUSTAKA