Adiguna: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat http://jurnal. id/index. php/adiguna PELATIHAN PENYUSUNAN PERANGKAT PEMBELAJARAN TEMATIK BERBASIS KURIKULUM MERDEKA PADA GURU SD IT PELITA KHAIRUL UMMAH BANDAR LAMPUNG Fitriana Rahmawati1. Aty Nurdiana2. Ristika3. Rahayu Mega Utami4. Mayeiske Andini5 STKIP PGRI Bandar Lampung fitrianamath@gmail. com, 2aty_nurdiana@stkippgribl. ristika_efendi@yahoo. id, 4rahayumegautami@gmail. mayeiskeandini@gmail. Abstrak: Tuntutan kurikulum merdeka agar guru memiliki keleluasaan untuk memilih berbagai perangkat ajar sehingga pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan belajar dan minat peserta didik, tentu membutuhkan kreativitas dan kompetensi yang baik dari guru. Berbagai tuntutan yang ada, menimbulkan permasalahan terkait kompetensi dan kesiapan pendidik itu sendiri. Alasan inilah yang melatarbelakangi kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk menambah pengetahuan guru SD IT Khairul Ummah Bandar Lampung terakit penyusunan perangkat pembelajaran tematik berbasis kurikulum merdeka. Karakteristik pembelajaran tematik mendukung implementasi kurikulum merdeka, sehingga guru SD IT Khairul Ummah Bandar Lampung merasa perlu untuk mengkolaborasikan pembelajaran tematik dengan kurikulum merdeka. Kegiatan pengabdian dilaksanakan pada tanggal 8 Oktober 2022 yang diikuti oleh 20 peserta dengan metode pelatihan. Kegiatan ini mampu menambah pengetahuan peserta kegiatan dalam menyusun perangkat pembelajaran tematik berbasis kurikulum merdeka. Hasil ini juga solusi dari permasalahan pada mitra. Kata kunci: Perangkat pembelajaran, basis kurikulum merdeka Abstract: The demands for an independent curriculum so that teachers have the flexibility to choose various teaching tools so that learning can be adapted to the learning needs and interests of students, of course requires good creativity and competence from the teacher. Various demands that exist, raises problems related to the competence and readiness of educators themselves. This reason is the background for community service activities which aim to increase the knowledge of SD IT Khairul Ummah Bandar Lampung teachers regarding the preparation of independent curriculum-based thematic learning tools. The characteristics of thematic learning support the implementation of the independent curriculum, so that SD IT Khairul Ummah Bandar Lampung teachers feel the need to collaborate thematic learning with the independent curriculum. The service activity was carried out on October 8, 2022 which was attended by 20 participants using the training method. This activity is able to increase the knowledge of activity participants in compiling thematic learning tools based on the independent curriculum. This result is also a solution to the partner's Keywords: learning tools, independent curriculum base Pelatihan Penyusunan Perangkat Pembelajaran Tematik Berbasis Kurikulum Merdeka Pada Guru SD IT Khairul Ummah Bandar Lampung PENDAHULUAN Kurikulum merdeka menawarkan pembelajaran dengan intrakurikuler yang beragam dimana konten akan lebih optimal agar peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi. Guru memiliki keleluasaan untuk memilih berbagai perangkat ajar sehingga pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan belajar dan minat peserta didik. Projek pencapaian profil pelajar Pancasila dikembangkan berdasarkan tema tertentu yang ditetapkan oleh pemerintah. Projek tersebut tidak diarahkan untuk mencapai target capaian pembelajaran tertentu, sehingga tidak terikat pada konten mata Pada kurikulum 2013 untuk tingkat Sekolah Dasar (SD), sangat khas dengan pembelajaran tematik yang merupakan pembelajaran pada beberapa mata pelajaran menjadi satu kesatuan yang dikemas dalam satu tema. Pada kurikulum merdeka, pendekatan tematik tetap digunakan, namun tidak menjadi suatu Satuan pendidikan boleh menggunakan pendekatan lainnya sesuai dengan kondisi dan kebutuhannya. Artinya pendekatan tematik masih digunakan tetapi tidak diwajibkan oleh guru di jenjang PAUD dan SD, sehingga guru boleh saja menggunakan pendekatan lainnya jika dirasa sesuai kebutuhan seperti pendekatan pembelajaran parsial dimana menggunakan pembelajaran yang berdasarkan pada mata pelajaran masingmasing seperti saat penerapan KTSP Pendekatan tematik ini lebih dilaksanakan pada kelas rendah yaitu kelas I. II, dan i di sekolah dasar, karena di kelas rendah pola belajar dan pola pikir anak di usia SD pada umumnya masih bersumber pada segala sesuatu yang bersifat konkrit, dan dalam memakai segala sesuatu masih bersifat holistik (Arsyad, 2. Guru lebih dominan melakukan pembelajaran pada mata (Ananda Fadhilaturrahmi, 2. Konsep inilah sebagai salah satu alasan pembelajaran tematik, tetap dapat digunakan meskipun bukan keharusan. Adanya kebijakan kampus merdeka dan kelebihan yang dimiliki oleh pembelajaran tematik untuk SD kelas rendah, dapat dimanfaatkan dalam SD. Perangkat pembelajaran tematik SD pada kurikulum merdeka ini merupakan berbagai bahan ajar Informatika yang dapat digunakan oleh pendidik dalam upaya mencapai profil pelajar pancasila dan capaian pembelajaran pada Kurikulum Merdeka. Perangkat pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka dapat meliputi buku teks pelajaran, modul ajar, modul projek penguatan profil pelajar Pancasila, video pembelajaran, serta bentuk lainnya. Pendidik dapat menggunakan beragam perangkat pembelajaran dari berbagai Perangkat pembelajaran dapat langsung digunakan pendidik untuk mengajar ataupun sebagai referensi atau inspirasi dalam merancang pembelajaran. Melalui perangkat pembelajarn, guru diharapkan dapat menyelenggarakan proses pembelajaran yang semakin bermakna, selaras dengan prinsip yang mengedepankan pembelajaran sesuai tahapan dan kebutuhan peserta didik pada kurikulum merdeka. Pemanfaatan pembelajaran tematik yang dikemas dalam perangkat pembelajaran kurikulum merdeka tentu memudahkan dan lebih mengarahkan pembelajaran yang sesuai Menurut Wahyuni. Setyosari, dan Kuswandi . 6: . pembelajaran tematik merupakan pembelajaran yang didasarkan dari sebuah tema yang digunakan untuk mengaitkan beberapa konsep mata pelajaran, sehingga anak akan lebih mudah memahami sebuah konsep, karena hanya berdasarkan dari Fitriana Rahmawati. Aty Nurdiana. Ristika. Rahayu Mega Utami. Mayeiske Andini Adiguna: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat. Vol. No. satu tema untuk beberapa pelajaran yang Pembelajaran tematik terpadu menempatkan satu tema dikaji dari sejumlah pelajaran. Pembelajaran tematik adalah pembelajaran yang menggunakan tema dalam mengaitkan beberapa mata pelajaran sehingga dapat memberikan pengalaman bermakna kepada siswa (Effendi, 2009: 129, dalam Wahyuni. Setyosari, dan Kuswandi, 2016: . Trianto . 0: . dalam Wahyuni. Setyosari, dan Kuswandi . 6: . memaknai pembelajaran tematik sebagai pembelajaran yang dirancang berdasarkan tema-tema pembahasannya tema itu ditinjau dari berbagai mata pelajaran. Landasan pembelajaran tematik terutama berkaitan dengan psikologi perkembangan peserta didik dan psikologi belajar. Psikologi perkembangan diperlukan terutama dalam menentukan isi/materi pembelajaran tematik yang diberikan kepada siswa agar tingkat keluasan dan kedalamannya sesuai dengan tahap perkembangan peserta Psikologi belajar memberikan kontribusi dalam hal bagaimana isi/materi (Muklis. Pembelajaran tematik dapat dikatakan mendukung hakikat merdeka belajar dalam hal memberikan keleluasan dan kedalaman materi sesuai perkembangan peserta didik. Menurut Nugraha . 2: . Kurikulum Merdeka, mengedepankan konsep AuMerdeka BelajarAy bagi siswa pemulihan krisis pembelajaran yang terjadi akibat adanya pandemi COVID19. Penggunaan teknologi dan kebutuhan kompetensi di era sekarang ini, menjadi salah satu dasar dikembangkannya Kurikulum Merdeka (Marisa, 2. Pemanfaatan teknologi yang semakin direncanakan oleh pemerintah seperti Sekolah Penggerak. Guru Penggerak. SMK Pusat Keunggulan (SMK-PK), dan sebagainya menjadi salah satu upaya yang dilakukan oleh pemerintah dalam pelaksanaan Kurikulum Merdeka untuk pemulihan krisis pembelajaran. Tuntutan yang ada pada kurikulum merdeka dengan kelebihan yang dimiliki kurikulum merdeka, menjadi salah satu pengabdian masyarakat STKIP PGRI Bandar Lampung, yaitu SD IT Khairul Ummah Bandar Lampung. Kegiatan pengabdian masyarakat pada guru SD IT Khairul Ummah Bandar Lampung ini dilaksanakan secara sesuai kebutuhan pada mitra. Analisis situasi yang dilakukan pada permasalahan pada sasaran kegiatan kemampuan guru dalam menyusun bahan ajar tematik pada kurikulum merdeka. Keunggulan pada pembelajaran tematik ingin digunakan guru SD IT Khairul Ummah dalam mendukung pelaksanaan pembelajaran dengan kurikulum merdeka. Pelatihan pembelajaran tematik pada kurikulum merdeka belajar juga belum pernah Dengan berbagai permasalahan yang terjadi pada mitra pengabdian masyarakat yaitu pada SD IT Khairul Ummah Bandar Lampung, yang menjadi alasan dilaksanakannya kegiatan pelatihan penyusunan perangkat pembelajaran tematik pada kurikulum merdeka, oleh tim pengabdi dari program studi Pendidikan Matematika serta Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP PGRI Bandar Lampung. METODE Metode kegiatan pengabdian kepada masyarakat pada SD IT Khiarul Ummah Bandar Lampung dilaksanakan dengan Pelatihan Penyusunan Perangkat Pembelajaran Tematik Berbasis Kurikulum Merdeka Pada Guru SD IT Khairul Ummah Bandar Lampung pembelajaran sesuai kebutuhan mitra. Peserta pelatihan sebanyak 20 peserta . Semuanya adalah guru kelas di SD IT Khairul Ummah Bandar Lampung. Pelatihan dilaksanakan pada tanggal 8 Oktober 2022 pukul 08. 00 WIB Ae 16. WIB bertempat di ruang pertemuan SD IT Khairul Ummah Bandar Lampung. Kegiatan pelatihan dilaksanakan dalam beberapa sesi, mulai dari pemaparan materi oleh tim pengabdi hingga kegiatan pendampingan dalam penyusunan perangkat pembelajaran tematik pada kurikulum merdeka hasil Melalui pelatihan ini, diharapkan adanya tambahan pengetahuan guru SD IT Khairul Ummah Bandar Lampung dalam menyusun perangkat pembelajaran dalam mendukung pelaksanaan kurikulum merdeka di seluruh tingkatan kelas di SD IT Kahirul Ummah nantinya. Paparan kegiatan yang dilaksanakan dalam pelatihan ini adalah: . analisis situasi, yang dilakukan dengan mengobservasi permasalahan dan kebutuhan pada mitra, . perencanaan kegiatan, yang dilakukan dengan merencanakan pelatihan yang dilaksanakan sesuai permasalahan pada mitra, . pelaksanaan pelatihan, yang memberikan pelatihan dalam beberapa sesi guna menambahkan kompetensi guru dalam menyusun perangkat pembelajaran tematik dalam kurikulum merdeka belajar, . evaluasi, dilakukan untuk melihat keberhasilan kegiatan yang telah dilakukan dalam kebermanfaatanya bagi guru SD IT Khairul Ummah Bandar Lampung. Indicator keberhasilan kegiatan pengabdian masyarakat ini dilihat dari dua aspek, yaitu . keterlibatan dan kehadiran peserta minimal 75% dari keseluruhan peserta, dan . output Luaran kemampuan guru dalam menyusun perangkat pembelajaran tematik pada kurikulum merdeka. HASIL DAN PEMBAHASAN Kegiatan pelatihan penyusunan perangkat pembelajaran tematik berbasis kurikulum merdeka belajar dilakukan pada ruang pertemuan SD IT Khairul Ummah Bandar Lampung yang diikuti oleh 20 peserta. Kegiatan pelatihan diawali dengan pemberian materi oleh tim pembelajaran pada kurikulum merdeka dan pembelajaran tematik pada kurikulum merdeka yang dilanjutkan dengan praktik tematik berbasis kurikulum merdeka pada materi yang diusulkan oleh peserta. Pemaparan materi bertujuan untuk melatih kompetensi peserta secara komperhensif agar peserta pelatihan lebih pembelajaran pada kurikulum merdeka belajar dan peran tematik pada pembelajaran sekolah dasar. Dari pemaparan Materi yang telah diberikan, masih terdapat beberapa peserta yang mengalami kebingungan dan bagaimana perangkat pembelajaran di SD. Oleh memberikan contoh implementasi dalam menyusun perangkat pembelajaran di SD menggunakan pembelajaran tematik. Peserta pelatihan dibimbing dalam membuat perangkat pembelajaran tematik berbasis kurikulum merdeka belajar oleh tiga orang narasumber yang mendampingi pada kegiatan pelatihan ini. Terdapat beberapa kesulitan yang dialami peserta pembelajaran, namun terus didampingi hingga proses penyusunan perangkat sesuai yang direncanakan. Perangkat pembelajaran yang disusun sebagai hasil diimplementasikan dalam kurikulum Integrasi pembelajaran tematik dan kurikulum merdeka dalam perangkat pembelajaran yang disusun khususnya pada LKPD dalam bentuk kegiatan Fitriana Rahmawati. Aty Nurdiana. Ristika. Rahayu Mega Utami. Mayeiske Andini Adiguna: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat. Vol. No. project mempertimbangkan fleksibilitas kegiatan yang dapat dilakukan siswa ketika pembelajaran berlangsung serta LKPD memberikan kebebasan sesuai hakikat kurikulum merdeka. Hasil yang disusun guru SD IT Khairul Ummah Bandar Lampung, selaku peserta kegiatan berhasil memadukan antara prinsip pembelajaran tematik yang memberikan pembelajaran dengan konsep yang lebih mudah dipahami serta memberikan kesempatan siswa untuk berkembang sesuai potensinya. Praktik pembuatan/penyusunan perangkat pembelajaran tematik berbasis kurikulum merdeka pada kegiatan ini diakhiri dengan presentasi oleh salah satu Peserta mempresentasikan perangkat RPP dan LKPD yang telah disusun untuk dapat diberikan feedback oleh narasumber dan peserta lainnya. Berbekal materi yang disampaikan pada pelatihan sesi pertama dan masukan terhadap perangkat yang telah disusun sebelumnya, peserta penyusunan RPP. LKPD, dan assessment sesuai arahan narasumber. Selama kegiatan pelatihan, peserta juga banyak bertanya dan mengalami masalah. Hal ini sangat wajar jika melihat mitra yang pelatihan/workshop pembuatan perangkat pembelajaran tematik berbasis kurikulum merdela sebelumnya. Kondisi ini, sebagai indikasi antusiasnya peserta untuk mengikuti kegiatan pelatihan ini. Penyusunan pembelajaran tematik berbasis kurikulum merdeka dilakukan melalui tiga tahapan. Tahap pertama yaitu pemberian materi oleh tim pengbdi, selanjutnya membuat perangkat pembelajaran secara mandiri oleh peserta pelatihan, dan diakhiri dengan evaluasi oleh tim pengabd selaku Pada tahap penyusunan perangkat jika terdapat kesulitan dan permasalahan, maka peserta langsung bertanya saat pelatihan ataupun melalui whatssapp group saat peserta mencoba mengeksplor lebih jauh penyusunan saat kegiatan selesai. Setelah perangkat pembelajaran telah selesai disusun, maka tahap selanjutnya adalah penyerahan perangkat pembelajaran tematik berbasis kurikulum merdeka kepada tim pelaksana Tim pelaksana mengecek dan menyempurnakan perangkat pembelajaran yang telah disusun. Beberapa kesalahan yang terjadi pembelajaran oleh peserta kemudian diberikan masukan oleh pelaksana dikembalikan lagi ke peserta untuk Tahap terakhir dalam pembelajaran yang dibuat dengan mempertimbangkan masukan dari tim Peserta memperbaiki perangkat pembelajaran yang dibuat berdsarkan masukan yang diberikan dan kemudian bersiap untuk mengimplementasikannya di kelas. Kegiatan implementasi perangkat pembelajaran dilakukan setelah kegiatan selesai dan terlihat hasilnya dari kegiatan monitoring dan evaluasi yang dilakukan tim pengbdi. Peserta menggunakan perangkat pembelajaran yang telah disusun saat pelatihan untuk dapat memberikan kebebasan siswa memilih dan mengembangkan potensi secara Evaluasi keberhasilan kegiatan dilakukan menggunakan lembar observasi dan angket. Lembar observasi digunakan oleh tim pengabdi untuk menilai keterampilan peserta kegiatan . uru SD IT Khairul Umma. dalam membuat perangkat pembelajaran Hasil penilaian keterampilan peserta dalam membuat perangkat pembelajaran menunjukkan bahwa koterampilan siswa meningkat Pelatihan Penyusunan Perangkat Pembelajaran Tematik Berbasis Kurikulum Merdeka Pada Guru SD IT Khairul Ummah Bandar Lampung Hal ini ditunjukkan dengan adanya perangkat pembelajaran yang disusun oleh seluruh peserta dan dalam basis kurikulum merdeka. Artinya berdasarkan hasil pelatihan, sudah sesuai dengan hakikat kurikulum merdeka dan sesuai kebutuhan mitra pengabdian. Temuan ini sesuai dengan hasil kegiatan pelatihan ini. Guru-guru SD It Khairul Ummah sangat antusias mengikuti kegiatan dengan tanggapan dan pertanyaan apabila terdapat permasalahan. Peserta pelatihan sangat bersemangat untuk mempelajari integrasi kurikulum merdeka ke dalam perangkat pembelajaran. Beberapa peserta perangkat yang dibuat ke dalam kelasnya. Respon peserta pelatihan terhadap kegiatan ini juga dikategorikan sangat Hal ini dapat dibuktikan oleh angket yang diisi peserta di akhir kegiatan menunjukkan respon yang positif. Ratarata skor angket yang diisi oleh peserta pelatihan adalah berada pada kategori Peserta memperoleh manfaat yang besar dari kegiatan pelatihan yang dilakukan. Berdasarkan hasil diskusi dengan peserta pelatihan, peserta kegiatan sepakat untuk menularkan ilmu dalam pembuatan perangkat pembelajaran yang diperoleh selama kegiatan pelatihan kepada rekan lainnya di luar peserta kegiatan dan akan menyusun perangkat secara lebih kreatif diperoleh dari pelatihan ini. Dari kegiatan pelatihan yang dilakukan menunjukkan pengetauan peserta kegiatan . uru SD IT Kahirul Ummah Bandar Lampun. meningkat dalam menyusun perangkat pembelajaran sesuai kebutuhan dan tuntutan kurikulum merdeka. Hasil perangkat pembelajaran tematik berbasis kurikulum merdeka yang diperoleh dari kegiatan ini juga menunjukkan bahwa implementasi kurikulum merdeka belajar menjadi lebih efektif, yang ditunjukkan dengan hasil belajar siswa meningkat perangkat tematik berbasis kurikulum Pembelajaran yang terjadi menjadi lebih menyenangkan sesuai karakteristik dan potensi masing-masing Projek yang terdapat dalam menguatkan pencapaian profil pelajar Pancasila dengan tema tertentu yang ditetapkan oleh pemerintah. Projek tersebut tidak terikat pada konten mata pelajaran serta memberikan keleluasaan. Perangkat disusun peserta memiliki karakteristik pembelajaran tematik yaitu: . Berpusat pada siswa. Memberikan pengalaman . Pemisahan matapelajaran tidak begitu jelas. Menyajikan konsep dari berbagai mata pelajaran. Bersifat . Hasil pembelajaran sesuai dengan minat dan kebutuhan siswa. Menggunakan prinsip belajar sambil bermain dan menyenangkan. Tentu karakteristik ini sejalan dengan hakikat kurikulum merdeka. Ada pembelajaran tematik, terutama pada guru, siswa, sarana prasarana, sumber belajar dan media, pengaturan ruang kelas, dan pemilihan metode. Implikasi pada guru, terutama berkenaan dengan permasalahan bahwa guru harus kreatif kegiatan/pengalaman belajar bagi anak, juga dalam memilih kompetensi dari berbagai mata pelajaran dan mengaturnya bermakna, menarik, menyenangkan dan utuh, sedangkan implikasi pembelajaran tematik pada siswa adalah siswa harus siap mengikuti kegiatan pembelajaran dimungkinkan untuk bekerja baik secara individual, pasangan, kelompok kecil ataupun klasikal. Selain itu, siswa harus siap mengikuti kegiatan pembelajaran yang bervariasi secara aktif misalnya Fitriana Rahmawati. Aty Nurdiana. Ristika. Rahayu Mega Utami. Mayeiske Andini Adiguna: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat. Vol. No. mengadakan penelitian sederhana, dan pemecahan masalah. Implikasi ini juga diperoleh dalam pembelajaran yang menggunakan perangkat sebagai hasil kegiatan pengabdian yang dilakukan. Hasil kegiatan ini didukung oleh Mahgiyanto menjadikan pembelajaran lebih baik dibadingkan yang tidak menggunakan perangkat tematik. Itulah mengapa diajdikan alternatif dalam implementasi kurikulum merdeka di sekolah dasar. SIMPULAN Kegiatan pelatihan penyususnan perangkat pembelajaran tematik berbasis kurikulum merdeka di SD IT Khairul Ummah Bandar Lampung dapat dikatakan terlaksana dengan baik dengan rincian sebagai berikut: Kegiatan pelatihan menambah menyusun perangkat pembelajaran tematik yang menggunakan basis kurikulum merdeka mulai drai RPP. LKPD. Modul, dan bentuk perangkat lainnya. Kegiatan pelatihan memberikan pengalaman kepada peserta sesuai kebutuhan dalam mendukung implementasi kurikulum merdeka di sekolah dasar. Kegiatan terlaksana dengan baik dan dapat mengatasi permasalahan pada mitra yaitu SD IT Khairul Ummah Bandar Lampung. Adanya perangkat pembelajaran merdeka yang dihasilkan peserta . uru SD It Khairul Ummah Bandar Lampun. pada tingkatan kelas yang berbeda. Pembelajaran yang terjadi pada kelas-kelas peserta pasca kegiatan juga menjadi lebih efektif dibandingkan sebelum pelatihan . elas yang dalam pembelajaran kurikulum merdek. Seluruh hasil kegiatan pelatihan penyusunan perangkat pembelajaran tematik berbasis kurikulum merdeka ini, diperoleh dari hasil monitoring dan evaluasi kegiatan yang dilakukan tim pengabdi dari STKIP PGRI Bandar Lampung. Hasil kegiatan di atas, menjadi solusi dari permasalahan pada mitra dan dapat mejadi salah satu wujud kerjasama antara STKIP PGRI Bandar Lampung dengan SD IT Khairul Ummah Bandar Lampung. Selain itu, diharapkan juga hasil kegiatan ini sebagai dukungan dalam menyukseskan implementasi kurikulum merdeka pada tingkat sekolah dasar. DAFTAR PUSTAKA