Accounting Research Journal of Sutaatmadja (ACCRUALS) Volume 09 Nomor 01 Tahun 2025 (Hal : 129-. DOI : 10. 35310/accruals. https://ojs. id/index. php/accruals/index ISSN 2614-5286 (Prin. ISSN 2615-0409 (Onlin. THE EFFECT OF ECONOMIC VALUE ADDED (EVA). MARKET VALUE ADDED (MVA). LIQUIDITY. AND LEVERAGE ON STOCK PRICES Trisandi Eka Putri1. Nolis Putri Indriyani2 1, 2 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Sutaatmadja. Indonesia trisandiekaputri@stiesa. INFO ARTIKEL ABSTRACT Histori Artikel : Tgl. Masuk : 11-01-2025 Tgl. Diterima : 13-03-2025 Tersedia Online : 31-03-2025 Keywords: Stock prices are prices that occur on the exchange at a certain time. Stock prices can change up or down in a matter of time so quickly. This is possible because it depends on demand and supply between stock buyers and stock sellers. The purpose of this study is to determine the effect of Economic Value Added (EVA). Market Value Added (MVA). Liquidity, and Leverage on Stock Price. The population in this study is. Companies in the sub-sector of the material, component and equipment industry listed on Bursa Malaysia and the Indonesia Stock Exchange for the period 2019 Ae 2022. This type of research is quantitative research. With the purposive sampling Data analysis techniques in this study use descriptive analysis, classical assumption tests, multiple regression analysis, and hypothesis tests. The results of this study show that Economic Value Added (EVA), liquidity, and leverage has a significant positive effect on stock prices, while Market Value Added (MVA) do not affect stock prices. Economic Value Added (EVA). Market Value Added (MVA), liquidity, leverage, and stock PENDAHULUAN Sektor komponen dan peralatan merupakan salah satu sektor yang sangat penting dalam perekonomian indonesia. Sektor terbesar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia, yaitu sekitar 50%. Pertumbuhan industri material, komponen dan peralatan cukup stabil. Pada tahun 2021, pertumbuhan sektor industri material, komponen dan peralatan Indonesia sebesar 4,3%. Sektor industri material, komponen dan peralatan meningkatkan nilai investasi dan ekspor sehingga menjadi sektor andalan untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi Namun, sektor industri material, komponen dan peralatan di indonesia masih terkendala oleh beberapa faktor, seperti infrastruktur yang kurang baik dan keterbatasan sumber daya manusia. Bagaimana dengan kehidupan industri permasalahanya seperti itu, maka industri material, komponen dan peralatan harus bisa menyesuaikan dari setiap perubahan yang terjadi. Jika tida maka sektor industri material, komponen dan peralatan akan terdepak dari pasar modal. Menurut (Fahmi, 2. Pasar modal merupakan tempat dimana berbagai pihak khususnya perusahaan menjual saham . dan obligasi . dengan tujuan dari hasil penjualan Volume 09. No. 01 Ae Maret tersebut nantinya akan dipergunakan sebagai tambahan dana atau untuk memperkuat modal perusahaan. Pasar modal di suatu negara telah dapat dijadikan sebagai salah satu ukuran untuk melihat maju mundurnya dinamika bisnis yang terjadi di negara tersebut. Dari pasar modal investor dapat mengetahui bagai mana harga saham suatu perusahaan apakah naik atau turun. Harga saham merupakan harga yang terjadi di bursa pada waktu tertentu. Harga saham bisa berubah naik ataupun turun dalam hitungan waktu yang begitu cepat ia dapat berubah dalam hitungan menit bahkan hitungan detik. Hal tersebut dimungkinkan karena tergantung dengan permintaan dan penawaran antara pembeli saham dengan penjual saham (Fakhrudin, 2. Berikut kondisi tingkat harga saham PT Kedawung Setia Industri Tbk (KDSI) dan EITA Resources Berhard pada tahun 2019-2022. Tingkat Harga Saham 2,881 1,1701,965 KDSI 2,838 1,095 2,543 1,150 EITA Gambar 1 Grafik Harga Saham KDSI & EITA Sumber : Investing. id, . Dari gambar di atas dapat dilihat bahwa harga saham PT Kedawung Setia Industri Tbk (KDSI) pada tahun 2020 mengalami penurunan dari tahun 2019 170 menjadi sebesar 825, kemudian mengalami peningkatan pada tahun 2021 sebesar 1. 095, kemudian meningkat kembali pada tahun 2022 Sedangkan harga saham EITA Resources Berhard pada tahun 2020 mengalami peningkatan dari tahun 2019 sebesar 1. 965 menjadi 2. kemudian mengalami penurunanan pada tahun 2021 menjadi sebesar 2. kemudian mengalami penurunan kembali pada tahun 2022 menjadi sebesar 2. Dari fenomena tersebut bisa dilihat bahwa harga saham perusahan PT Kedawung Setia Industri Tbk dan perusahaan EITA Resources Berhard mengalami fluktuasi. Fluktuasi pada harga saham itu diduga dipengaruhi oleh beberapa factor, diantaranya yaitu Economic Value Added (EVA). Market Value Added (MVA). Likuiditas, dan Solvabilitas. Faktor yang pertama diduga mempengaruhi harga saham yaitu Economic Value Added. Menurut (Housten, 2. nilai tambah ekonomi (Economic Value Added/ EVA) merupakan estimasi laba ekonomi usaha yang sebenarnya untuk tahun tertentu, dan sangat jauh berbeda dari laba bersih akuntansi dimana laba akuntansi tidak sementara dalam perhitungan EVA biaya ini akan dikeluarkan. EVA mampu menggambarkan pengembalian atas berinvestasi oleh perusahaan sehingga EVA mampu menjadi patokan dalam pengambilan keputusan oleh investor dari modal yang dimiliki. Jika nilai EVA meningkat maka perusahaan dapat menciptakan nilai tambah ekonomi kepada para pemegang saham sehingga dapat meningkatkan harga saham. Sebaliknya jika nilai EVA menurun sehingga perusahaan tidak mampu menciptakan nilai tambah ekonomi kepada para pemegang saham dan dapat menyebabkan penurunan harga saham. Faktor yang kedua diduga mempengaruhi harga saham yaitu Market Value Added. Menurut (Housten, 2. Nilai tambah pasar (Market Value Added/MVA) merupakan perbedaan antara nilai pasar ekuitas suatu perusahaan dengan nilai buku seperti harga saham dengan jumlah saham yang Penggunaan MVA dalam penelitian ini karena manfaat MVA yang dapat diaplikasikan pada perusahaan sebagai alat pengukur nilai tambah guna pemegang saham, serta metode MVA Accounting Research Journal of Sutaatmadja (ACCRUALS) bagi investor juga dapat digunakan untuk tindakan antisipasi terkait keputusan Jika MVA bernilai positif maka menciptakan nilai tambah bagi pemilik modal, di karenakan perusahaan mampu menghasilkan tingkat pengembalian melebihi tingkat biaya modal dan diikuti dengan meningkatnya harga saham. Sebaliknya jika MVA negatif maka perusahaan dikatakan gagal dalam menciptakan nilai tambah bagi pemiliki modal, dikarenakan nilai perusahaan menurun dan diikuti dengan harga saham yang menurun. Faktor ke tiga yang diduga mempengaruhi harga saham yaitu Likuiditas. Menurut (Kasmir, 2. rasio likuiditas atau sering disebut juga dengan rasio modal kerja merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur seberapa likuidnya suatu perusahaan. Caranya komponen yang ada di neraca, yaitu total aktiva lancar dengan total pasiva lancar . tang jangka pende. Indikator Rasio Likuiditas : Rasio lancar atau Current Ratio, merupakan rasio untuk mengukur kemampuan perusahaan membayar kewajiban jangka pendek atau utang yang segera jatuh tempo pada saat ditagih secara keseluruhan. Alasan penggunaan rasio likuiditas dalam penelitian ini dikarenakan rasio ini dapat dihitung melalui sumber informasi tentang modal kerja yaitu pos-pos aktiva lancar dan hutang lancar. Jika tingkat likuiditas tinggi maka perusahaan dinyatakan mampu membayar kewajibannya sehingga dapat meningkatkan harga saham. Sebaliknya jika likuiditas turun dan perusahaan tidak mampu memenuhi kewajibannya maka dapat menyebabkan turunnya harga Faktor ke empat yang diduga mempengaruhi harga saham yaitu Solvabilitas. Menurut (Kasmir, 2. rasio merupakan rasio yang digunakan untuk perusahaan dibiayai dengan utang. Indikator Rasio Solvabilitas : Debt to Assets Ratio atau Debt Ratio, merupakan rasio utang yang digunakan untuk mengukur perbandingan antara total utang dengan total aktiva. Dengan Rasio solvabilitas investor mampu melihat berapa besar beban utang yang ditanggung perusahaan dibandingkan dengan aktivanya sehingga investor dapat mempertimbangkan keputusannya untuk berinvestasi. Jika tingkat Leverage tinggi maka beban perusahaan lebih dibandingkan dengan aktivanya sehingga dapat menyebebkan penurunan harga Sebaliknya jika tingkat Leverage turun maka beban perusahaan lebih besar di tanggung oleh aktivanya sehingga dapat meningkatkan harga Penelitian mengenai harga saham sudah banyak dilakukan diantaranya adalah hasil penelitian (Yahya, 2. yg menunjukkan bahwa EVA berpengaruh positif terhadap harga saham. Sedangkan penelitian (Dana, 2. menunjukan EVA terhadap harga saham. Penelitian (Habibie, 2. menunjukan bahwa MVA berpengaruh positif terhadap harga Sedangkan menurut penelitian (Nurcahya, 2. Market Value Added (MVA) berpengaruh negatif signifikan terhadap harga saham. Penelitian (Dana, 2. menunjukan likuditas berpengaruh positif terhadap harga saham. Penelitian (Nurcahya, 2. menunjukan bahwa Likuiditas berpengaruh negatif terhadap harga saham. Penelitian (Natsir, 2. Leverage berpengaruh positif terhadap harga Adanya beberapa perbedaan hasil penelitian terdahulu, maka dari itu peneliti akan meneliti kembali pengaruh EVA. MVA. Likuiditas, dan solvabilitas terhadap harga saham. Perbedaan penelitian ini dengan penelitian Yahya . yaitu peneliti menambahkan variable likuiditas dan solvabilitas, penelitian ini dilakukan pada perusahaan sub sektor industri material, komponen dan peralatan yang terdaftar di Bursa Malaysia dan Indonesia, dan periode penelitian tahun 2019 sampai dengan tahun 2022. Berdasarkan latar belakang diatas Volume 09. No. 01 Ae Maret penelitian mengenai masalah tersebut dengan judul : AuPengaruh Evonomic Value Added. Market Value Added. Likuiditas, dan Solabilitas terhadap Harga Saham (Studi Kasus Pada Perusahaan Sub Sektor Industri Material. Komponen, dan Peralatan yang terdaftar di Bursa Malaysia dan Indonesia tahun 20192. Ay Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Economic Value Added (EVA). Market Value Added (MVA). Likuiditas, dan Solvabilitas terhadap Harga Saham pada perusahaan sub sektor industri Material. Komponen dan Peralatan yang terdaftar di Bursa Malaysia dan Indonesia Tahun 20192022. Pasar Modal Pasar modal merupakan tempat dimana berbagai pihak khususnya perusahaan menjual saham . dan obligasi . dengan tujuan dari hasil penjualan tersebut nantinya akan dipergunakan sebagai tambahan dana Pasar modal di suatu negara telah dapat dijadikan sebagai salah satu ukuran untuk melihat maju mundurnya dinamika bisnis yang terjadi di negara Dan pemerintah memiliki peran mendorong suatu pasar modal yang menjadi pengharapan berbagai pihak (Fahmi, 2. Saham KERANGKA TEORITIS DAN PENGEMBANGAN HIPOTESIS) Signaling Theoory Menurut (Fahmi, 2. Signaling theory . eori sinya. merupakan teori yang membahas tentang naik turunnya harga di pasar seperti harga saham, obligasi dan sebagainya, sehingga akan memberi pengaruh kepada investor. Signaling Theory memberikan sinyal kepada pengguna laporan keuangan. sinyal ini berupa informasi tentang apa yang telah dilakukan manajemen untuk mewujudkan keinginan pemilik. Manajer berupa informasi mengenai laporan keuangan perusahaan. Melalui sinyal tersebut investor dapat mengetahui perusahaan, dan mengetahui bagaimana tingkat harga saham perusahaan apakah naik atau tidak, sehingga investor mampu mempertimbangkan apakah layak jika modalnya ditanamkan di perusahaan Menurut (Fahmi, 2. saham merupakan tanda bukti kepemilikan modal/ dana pada suatu perusahaan berupa kertas yang tercantum dengan jelas nilai nominal, nama perusahaan dan diikuti dengan hak dan kewajiban yang dijelaskan kepada setiap pemegangnya. Dalam pasar modal ada dua jenis saham yang paling umum dikenal oleh publik yaitu saham biasa . ommon stoc. dan saham istimewa . referrence stoc. Dimana kedua saham ini memiliki arti dan aturannya masing Ae masing. Saham biasa . ommon stoc. merupakan suatu surat berharga yang dijual oleh suatu perusahaan yang menjelaskan nilai nominal . upiah, dolar, yen, dan sebagainy. dimana pemegangnya diberi hak untuk mengikuti RUPS (Rapat Umum Pemegang Saha. dan RUPSLB (Rapat Umum Pemegang Saham Luar Bias. serta berhak untuk menentukan membeli right issue . enjualan saham terbata. atau tidak, yang selanjutnya diakhir tahun akan memperoleh keuntugan dalam bentuk deviden. Saham istimewa . referred stoc. merupakan suatu suarat berharga yang dijual oleh suatu perusahaan yang menjelaskan nilai nominal Accounting Research Journal of Sutaatmadja (ACCRUALS) . upiah, dolar, yen, dan sebagainy. memperoleh pendapatan tetap dalam bentuk deviden yang akan diterima setiap kuartal . iga bulana. Harga Saham Harga saham merupakan harga yang terjadi di bursa pada waktu tertentu. Harga saham bisa berubah naik ataupun turun dalam hitungan waktu yang begitu cepat ia dapat berubah dalam hitungan menit bahkan hitungan detik. Hal tersebut dimungkinkan karena tergantung dengan permintaan dan penawaran antara pembeli saham dengan penjual saham (Fakhrudin, 2. Menurut (Jogiyanto, 2. harga saham ialah nilai yang terjadi pada saham di bursa efek dalam kondisi tertentu yang di tentukan oleh pelaku saham seperti halnya penawaran & permintaan untuk saham di pasar modal yang bersangkutan. Menurut (Widoatmodjo, 2. ada beberapa harga saham diantaranya yaitu: Harga Nominal Harga nominal merupakan harga yang tertera dalam surat saham ditentukan oleh penerbit guna menilai Tingkat harga nominal penting untuk tindakan karena ditetapkan pada nilai nominal. Harga Perdana Harga perdana atau opening price merupakan harga saham yang tercatat di bursa efek. Harga saham dipasar perdana biasanya ditetapkan oleh penjamin emisi . dan Berdasarkan hal tersebut, dapat diketahui berapa harga saham emiten yang akan dijual ke publik untuk menentukan harga perdana. Harga Pasar Harga pasar jika harga awal ialah harga jual kontrak untuk dijual kepada investor, harga pasar adalah harga jual dari investor ke investor yang lainnya. Nilai ini terjadi setelah saham tersebut tercatat di bursa. Harga Pembukaan Harga pembukaan adalah harga yang diminta oleh penjual atau pembeli saat pembukuan bursa. Ada kemungkinan bahwa pada awal perdagangan, perdagangan telah terjadi pada suatu saham dan harganya sesuai dengan permintaan penjual dan pembeli. Harga Penutupan Harga penutupan adalah harga yang diminta penjual atau pembeli di akhir hari perdagangan di bursa. Dalam keadaan demikian, kesepakatan antara penjual dan pembeli dapat mengakibatkan perdagangan saham secara tiba Ae tiba pada hari Harga Tertinggi Harga tertinggi suatu saham adalah harga yang paling tertinggi yang terjadi pada hari bursa. Tingkat harga memperdagangkan saham lebih dari satu kali pada harga yang sama. Harga Terendah Harga terendah suatu saham adalah harga yang paling terendah yang terjadi pada hari bursa pada hari Harga ini dapat terjadi diperdagangkan beberapa kali pada harga yang sama. Dengan kata lain, harga terendah lawan dari harga Harga Rata Ae rata Harga rata Ae rata merupakan nilai tengah dari harga tertinggi dan Economic Value Added (EVA) Menurut (Rudianto, 2. EVA keuangan untuk mengukur laba ekonomi kesejahteraan hanya dapat tercipta jika perusahaan mampu memenuhi semua biaya operasi . perating cos. dan biaya modal . ost of capita. Sedangkan menurut (Sartono, 2. Economic Value Added mampu memberikan ukuran yang dapat dipercaya dari perusahaan pada Volume 09. No. 01 Ae Maret pemegang sahamnya berupa nilai tambah ekonomi. Nilai tambah ekonomi (Economic Value Added/EVA) merupakan estimasi laba ekonomi usaha yang sebenarnya untuk tahun tertentu,dan sangat jauh berbeda dari laba bersih akuntansi dimana laba akuntansi tidak dikurangi dengan biaya ekuitas sementara dalam perhitungan EVA biaya ini akan dikeluarkan (Housten, 2. tindakan antisipasi terkait keputusan Menurut (Housten, 2. Nilai tambah pasar (Market Value Added/MVA) merupakan perbedaan antara nilai pasar ekuitas suatu perusahaan dengan nilai buku seperti harga saham dengan jumlah saham yang beredar. Pada penelitian ini MVA diukur dengan menggunakan indikator MVA berdasarkan (Housten. Market Value Added (MVA) Rasio Likuiditas Menurut ((Young, 2. dalam Dian Ratna, 2. Nilai pasar adalah nilai perusahaan yakni jumlah nilai pasar dari perusahaan oleh pasar modal pada Modal diinvestasikan adalah jumlah modal yang disediakan penyedia dana pada tanggal yang sama. MVA merefleksikan seberapa besar pertambahan nilai yang dapat dikapitalisasi dan memaksimalkan nilai modal yang dipakai dalam suatu perusahaan, selain itu MVA juga merefleksikan seberapa pintar pihak manajemen dalam menciptakan atau meningkatkan kemakmuran terhadap modal pemilik atau pemegang saham. Oleh karena itu MVA dikatakan sebagai hasil akumulasi dari berbagai investasi yang dilakukan perusahaan yang menunjukkan penilaian dalam pasar Menurut (Gulo 2001, dalam Nurcahya 2. MVA merupakan ukuran menunjukkan seberapa besar nilai tambah terhadap modal yang ditanamkan investor selama perusahaan berdiri atau secara jelas MVA merupakan selisih antara nilai pasar ekuitas . arket value of equit. dan nilai buku ekuitas . ook value of equit. Penggunaan MVA dalam penelitian ini karena manfaat MVA yang dapat diaplikasikan pada perusahaan sebagai alat pengukur nilai tambah guna pemegang saham, serta metode MVA bagi investor juga dapat digunakan untuk Menurut (Kasmir, 2. rasio likuiditas atau sering disebut juga dengan rasio modal kerja merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur seberapa likuidnya suatu perusahaan. Caranya komponen yang ada di neraca, yaitu total aktiva lancar dengan total pasiva lancar . tang jangka pende. Penilaian dapat dilakukan untuk beberapa periode sehingga terlihat perkembangan likuiditas perusahaan dari waktu ke waktu. Terdapat dua hasil penilaian terhadap pengukuran rasio likuiditas, yaitu apabila perusahaan mampu perusahaan tersebut dalam keadaan Sebaliknya apabila perusahaan tidak mampu memenuhi kewajibam tersebut maka perusahaan dikatakan dalam keadaan ilikuid. Perhitungan memberikan cukup banyak manfaat bagi berbagai pihak yang berkepentingan terhadap perusahaan. Pihak yang paling perusahaan dan manajemen perusahaan guna menilai kemampuan mereka sendiri. Kemudian, pihak luar perusahaan juga memiliki kepentingan, seperti kreditor atau penyedia dana bagi perusahaan, atau juga distributor atau supplier yang menyalurkan atau menjual barang yang pembayarannya secara angsuran kepada Indikator Rasio Likuiditas : Rasio lancar atau Current Ratio, merupakan rasio untuk mengukur kemampuan perusahaan membayar kewajiban jangka Accounting Research Journal of Sutaatmadja (ACCRUALS) pendek atau utang yang segera jatuh tempo pada saat ditagih secara Dengan kata lain, seberapa banyak aktiva lancar yang tersedia untuk menutupi kewajiban jangka pendek yang segera jatuh tempo. Rasio Solvabilitas (Leverag. Menurut (Kasmir, 2. rasio merupakan rasio yang digunakan untuk perusahaan dibiayai dengan utang. Artinya, berapa besar beban yang ditanggung perusahaan dibandingkan dengan aktivanya. Dalam arti luas dikatakan bahwa rasio solvabilitas digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan untuk membayar seluruh kewajibannya, baik jangka pendek perusahaan dibubarkan . Manfaat rasio solvabilitas yaitu untuk memilih menggunakan modal sendiri atau modal pinjaman haruslah menggunakan beberapa perhitungan. Seperti diketahui bahwa penggunaan modal sendiri atau dari modal pinjaman akan memberikan dampak tertentu bagi Pihak manajemen harus pandai mengatur rasio kedua modal Pengaturan rasio yang baik akan memberikan banyak manfaat bagi perusahaan guna menghadapi segala kemungkinan yang akan terjadi. Namun semua kebijakan ini tergantung dari tujuan perusahaan secara keseluruhan. Dengan analisis rasio solvabilitas, perusahaan akan mengetahui beberapa hal berkaitan dengan penggunaan modal sendiri dan modal pinjaman serta Setelah diketahui, manajer keuangan dapat mengambil kebijakan menyeimbangkan penggunaan modal dari rasio ini kinerja manajemen selama ini akan terlihat apakah sesuai tujuan perusahaan atau tidak. Indikator Rasio Solvabilitas : Debt to Assets Ratio atau Debt Ratio, merupakan rasio utang yang digunakan untuk mengukur perbandingan antara total utang dengan total aktiva. Dengan kata lain, seberapa besar aktiva perusahaan dibiayai oleh utang atau seberapa besar utang perusahaan Kerangka Pemikiran Gambar 2 Kerangka Pemikiran Sumber : Penulis, . Kerangka Hipotesis Pengaruh Economic Value Added (EVA) Terhadap Harga Saham Menurut (Housten, 2. Nilai tambah ekonomi (Economic Value Added/EVA) merupakan estimasi laba ekonomi usaha yang sebenarnya untuk tahun tertentu, dan sangat jauh berbeda dari laba bersih akuntansi dimana laba akuntansi tidak dikurangi dengan biaya ekuitas sementara dalam perhitungan EVA biaya ini akan dikeluarkan. Jika nilai EVA meningkat maka perusahaan dapat menciptakan nilai tambah ekonomi kepada para pemegang saham sehingga dapat meningkatkan harga saham. Penelitian yang dilakukan (Nurcahya, 2. mengungkapkan bahwa Ecomomic Value Added signifikan terhadap harga saham. Maka Volume 09. No. 01 Ae Maret peneliti merumuskan hipotesis sebagai H1 : Economic Value Added (EVA) berpengaruh positif terhadap harga Pengaruh Market Value Added (MVA) Terhadap Harga Saham Menurut (Housten, 2. Nilai tambah pasar (Market Value Added/MPA) merupakan perbedaan antara nilai pasar ekuitas suatu perusahaan dengan nilai buku seperti harga saham dengan jumlah saham yang beredar. Jika nilai MVA meningkat maka akan menarik para investor untuk menanamkan modalnya di menghasilkan tingkat pengembalian melebihi tingkat biaya modal sehingga akan meningkatkan harga saham. Penelitian yang dilakukan (Yahya, 2. mengungkapkan bahwa Market Value Added berpengaruh positif signifikan terhadap harga saham. Maka peneliti merumuskan hipotesis sebagai berikut : H2 : Market Value Added (MVA) berpengaruh positif terhadap harga Pengaruh Likuiditas terhadap harga Menurut (Kasmir, 2. rasio likuiditas atau sering disebut juga dengan rasio modal kerja merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur seberapa likuidnya suatu perusahaan. Caranya komponen yang ada di neraca, yaitu total aktiva lancar dengan total pasiva lancar . tang jangka pende. Indikator Rasio Likuiditas : Rasio lancar atau Current Ratio, merupakan rasio untuk mengukur kemampuan perusahaan membayar kewajiban jangka pendek atau utang yang segera jatuh tempo pada saat ditagih secara Dengan kata lain, seberapa banyak aktiva lancar yang tersedia untuk menutupi kewajiban jangka pendek yang segera jatuh tempo. Jika tingkat likuiditas tinggi maka menunjukan kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya, hal itu dapat mendorong terjadinya perubahan harga saham sehingga harga saham meningkat. Penelitian yang dilakukan (Dana, 2. Likuiditas berpengaruh positif signifikan terhadap harga saham. Maka peneliti merumuskan hipotesis sebagai berikut : H3 : Likuiditas (Current Rati. berpengaruh positif terhadap harga Pengaruh Leverage (Solvabilita. Terhadap Harga Saham Menurut (Kasmir, 2. rasio merupakan rasio yang digunakan untuk perusahaan dibiayai dengan utang. Artinya, berapa besar beban utang yang ditanggung perusahaan dibandingkan dengan aktivanya. Indikator Rasio Solvabilitas : Debt to Assets Ratio atau Debt Ratio, merupakan rasio utang yang digunakan untuk mengukur perbandingan antara total utang dengan total aktiva. Dengan kata lain, seberapa besar aktiva perusahaan dibiayai oleh utang atau seberapa besar utang perusahaan Jika tingkat Leverage tinggi maka ditanggung oleh utang dibandingkan mengakibatkan penurunan harga saham. Sebaliknya jika tingkat Leverage turun maka beban perusahaan lebih kecil dingtanggung oleh utangnya sehingga dapat meningkatkan harga saham. Maka peneliti merumuskan hipotesis sebagai H4 : Leverage (Solvabilita. berpengaruh negatif terhadap harga Pengaruh Economic Value Added (EVA). Market Value Added (MVA). Likuiditas, dan Leverage (Solvabilita. Terhadap Harga Saham Berdasarkan sebelumnya ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi harga saham yaitu Accounting Research Journal of Sutaatmadja (ACCRUALS) Economic Value Added (EVA). Market Value Added (MVA). Likuiditas, dan Solvabilitas. Peneliti memprediksi bahwa faktor tersebut memiliki pengaruh terhadap harga saham. Investor dengan melihat kinerja yang baik seperti perusahaan dapat menghasilkan laba dari aset yang dimilkinya, dan perusahaan dapat memenuhi kewajibannya sehingga investor akan tertarik untuk berinvestasi pada perusahaan tersebut sehingga dapat meningkatkan harga saham. Maka dari itu peneliti merumuskan hipotesis sebagai berikut : H5 : Economic Value Added (EVA). Market Value Added (MVA). Likuiditas. Solvabilitas berrpengaruh terhadap harga Gambar 3 Kerangka Hipotesis Sumber : Penulis, . METODOLOGI PENELITIAN Metode Penelitian Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian deskriptif kuantitatif. Menurut (Arikunto, 2. metode penelitian deskriftif kuantitatif adalah suatu metode yang bertujuan untuk membuat gambar, atau deskriftif tentang suatu keadaan secara objektif yang menggunakan angka, mulai dari pengumpulan data penafsiran terhadap data tersebut serta penampilan dan hasilnya. Jenis. Sumber Dan Teknik Pengumpulan Data Jenis penelitian ini menggunakan mengumpulkan data laporan keuangan perusahaan sub sektor industri material, komponen dan peralatan yang terdaftar di Bursa Malaysia dan Bursa Efek Indonesia periode 2019 sampai 2022. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data Data sekunder adalah data yang diterbitkan atau digunakan oleh organisasi yang bukan pengolahannya (Siregar, 2. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik Dokumentasi dan Studi Kepustakaan. Menurut (Sugiono P. , 2. dokumentasi merupakan teknik yang digunakan untuk memperoleh data dan informasi dalam bentuk buku, arsip, dokumen, tulisan angka dan gambar yang berupa laporan serta keterangan yang dapat mendukung Studi kepustakaan merupakan teknik melakukan penelaahan terhadap buku, literatur, catatan serta berbagai laporan yang berkaitan dengan masalah yang ingin dipecahkan. Populasi dan Sampel Populasi merupakan keseluruhan dari kasus yang membentuk suatu kumpulan kasus . Adapun Populasi dalam penelitian ini yaitu, perusahaan sub sektor industri material, komponen dan peralatan yang terdaftar di Bursa Malaysia dan Bursa Efek Indonesia periode 2019 Ae 2022 sebanyak 22 Sampel merupakan bagian dari populasi yang dianggap dapat mewakili Sampel yang digunakan dalam penelitian ini meliputi, perusahaan yang terdaftar dan mempublikasikan laporan keuangan secara berturut-turut selama tahun 2019 Ae 2022. Volume 09. No. 01 Ae Maret Teknik Pengambilan Sampel Teknik dalam penelitian ini yaitu menggunakan pusposive sampling. Menrut (Sugiono D. purposive sampling merupakan teknik yang dilakukan untuk menentukan sampel penelitian dengan beberapa pertimbangan tertentu yang memiliki maksud untuk memperoleh data lebih Kriteria dalam penelitian ini yaitu : Perusahaan sub sektor industri material, komponen dan peralatan yang terdaftar di Bursa Malaysia dan Bursa Efek Indonesia periode 2019 Ae Perusahaan sub sektor industri material, komponen & peralatan yang periode 2019 Ae 2022. Perusahaan sub sektor industri material, komponen & peralatan yang menerbitkan laporan tahunan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 Ae 31 Desember 2022. variabel yang dipengaruhi atau yang menjadi akibat, karena adanya variabel Variabel digunakan dalam penelitian ini yaitu Harga Saham (Y). Tabel 1 Operasional Variabel Variab Econo Value Added (EVA) (X. Definisi Operasionalisasi Variabel Menurut (Sugiono, operasionalisasi variabel merupakan suatu atribut atau sifat atau nilai dari obyek atau kegiatan yang memiliki variasi tertentu yang telah ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya. Variabel Independen (X) Menurut (Sugiono P. , 2. variabel independen . merupakan variabel yang mempengaruhi atau yang menjadi sebab perubahannya atau timbulnya variabel dependen . Variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Economic Value Added (X. Market Value Added (X. Likuiditas (X. , dan Solvabilitas/ Leverage (X. Variabel Dependen (Y) Menurut (Sugiono P. , 2. variabel dependen . merupakan Market Value Added (MVA) (X. Definisi Nilai (Economic Value Added/EVA) estimasi laba ekonomi usaha tertentu,dan akuntansi tidak dengan biaya EVA biaya ini (Housten. Nilai pasar (Market Value Added/MPA) pasar ekuitas harga saham dengan jumlah (Housten. Indikator Skala Pengukuran EVA = Rasio NOPAT Ae Capital Charges NOPAT Laba(Rug. Usaha Pajak Capital Charges = WACC y Invested Capital WACC [(D x - tax )(E x re )] Menurut (Housten. MVA = (Saham Beredar x Harga Saha. Total Ekuitas Menurut (Housten. Rasio Variab Likuidit as (X. Solvabi (X. Harga Saham (Y) Accounting Research Journal of Sutaatmadja (ACCRUALS) Definisi Indikator Skala Pengukuran Menurut yaycycycyceycuyc ycIycaycycnycu Rasio ycaycycycyceycuyc ycaycycyceycyc (Kasmir, 2. rasio likuiditas ycaycycycyceycuyc ycoycnycaycaycnycoycnycycnyceyc Menurut rasio (Kasmir, 2. likuidnya suatu Caranya adalah yang ada di lancar dengan lancar . tang jangka pende. Menurut Rasio yayceycayc ycycu yaycycyceycyc ycIycaycycnycu ycNycuycycayco yayceycayc (Kasmir, 2. ycNycuycycayco yaycycyceycyc solvabilitas atau leverage ratio. Menurut (Kasmir, 2. dibiayai dengan Artinya, berapa besar Harga saham Harga pasar Nomi yang berdasarkan terjadi di bursa harga waktu penutupan Harga (Clossing bisa Pric. Variab Definisi ataupun turun dalam hitungan begitu cepat ia dapat berubah dalam hitungan menit bahkan hitungan detik. Hal permintaan dan antara pembeli saham dengan penjual saham (Fakhrudin. Indikator Skala Pengukuran Menurut (Darmadji. Analisis data Teknik digunakan dalam penelitian ini yaitu Analisis Deskriftif. Uji Asumsi Klasik. Analisis Regresi Linear Berganda, dan Uji Hipotesis. Analisis Deskriptif Menurut (Arikunto, 2. teknik mengkonfirmasi sebuah asumsi/teori penelitian melalui pengukuran data angka dan juga grafik. Hal ini membuat metode kuantitatif lebih mengedepankan aspek pada studi penelitian. Menurut (Ghozali, 2. Analisis statistik deskriptif memberikan gambaran atau deskripsi suatu data yang dilihat dari nilai rata-rata . , standar deviasi, varian, maksimum, minimum, sum, range, kurtosis, dan skewness . emencengan Uji Asumsi Klasik Uji Normalitas Uji normalitas bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi, variabel pengganggu atau residual Volume 09. No. 01 Ae Maret memiliki distribusi normal. Seperti diketahui bahwa uji t dan uji f mengasumsikan bahwa nilai residual mengikuti distribusi normal. Kalau asumsi ini di langgar maka uji statistik menjadi tidak valid untuk jumlah sampel kecil (Ghozali, 2. Uji Multikolinearitas Uji multikolineritas bertujuan untuk menguji apakah model regresi ditemukan adanya kolerasi antar variabel bebas . Model redresi yang baik seharusnya tidak terjadi korelasi di antara Jika indevenden saling berkolerasi, maka variabel-variabel ini tidak ortogal (Ghozali. Uji hipotesis digunakan untuk menguji kebenaran suatu pernyataan secara statistik dan menarik kesimpulan pernyataan tersebut. Tujuan dari uji hipotesis adalah untuk menetapkan suatu dasar sehingga dapat mengumpulkan bukti yang berupa data-data dalam menentukan keputusan apakah menolak pernyataan keputusan apakah menolak pernyataan atau asumsi yang telah Uji hipotesis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Uji T (Uji Parsia. Uji F (Uji Simulta. , dan Uji Koefisien Determinasi. Uji F Uji Heteroskedestisitas Uji heteroskedasitas bertujuan menguji apakah dalam model regresi terjadi ketidaksamaan variance dari pengamatan yang lain. Jika variance dari pengamatan lain tetap, maka disebut homoskedastisitas dan jika berbeda di (Ghozali. Analisis Regresi Linear Berganda Analisis regresi linier berganda untuk mengetahui besarnya pengaruh variabel bebas (X) terhadap variabel terikat (Y). Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda yang dirumuskan dalam persamaan sebagai berikut: Y = a b1X1 b2X2 b3X3 b4X4 e Keterangan: = Harga Saham = Konstanta b1, b2, b3, b4 = Konstanta regresi = EVA = MVA = Likuiditas = Solvabilitas = Eror Uji Hipotesis Menurut (Ghozali, 2. Uji pengaruh bersama-sama . atau uji pengaruh simultan atau sering di sebut dengan uji f digunakan untuk mengetahui apakah variabel independen secara bersama-sama atau joint mempengaruhi variabel dependen. Uji t Menurut (Ghozali, 2. Uji parsial atau sering disebut dengan uji t digunakan untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel independen terhadap variabel dependen. Uji Koefisien Determinasi Menurut (Ghozali, 2. koefisien kemungkinan model untuk menerapkan variasi variabel terikat dengan nilai antara nol sampai satu . < R2 < . Nilai koefisien determinasi yang rendah artinya independen untuk menunjukan variasi dependen sangat terbatas, angka yang mendekati satu mengungkapkan bahwa variabel - variabel independen hampir menyampaikan seluruh informasi yang diperlukan dalam menilai variasi variabel Accounting Research Journal of Sutaatmadja (ACCRUALS) HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Penelitian Objek yang digunakan sebagai sampel dalam penulisan ini adalah perusahaan sub sektor industri material, komponen dan peralatan yang terdaftar di Bursa Malaysia dan Bursa Efek Indonesia periode 2019 Ae 2022. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode purposive sampling, sehingga perusahaan yang disajikan dalam tabel Tabel 2 Kriteria Sampel Penelitian Kriteria Perusahaan sub sektor industri material, komponen & peralatan yang terdaftar di Bursa Malaysia pada tahun 2019-2022. Perusahaan sub sektor industri material, komponen & peralatan yang tidak menerbitkan laporan keuangan secara berturut-turut periode 2019 - 2022. Perusahaan sub sektor industri material, komponen & peralatan yang tidak menerbitkan laporan tahunan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 Ae 31 Desember 2022 Jumlah memenuhi kriteria Perusahaan sub sektor industri material, komponen & peralatan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 20192022. Perusahaan sub sektor industri material, komponen & peralatan yang tidak menerbitkan laporan keuangan secara berturut-turut periode 2019 - 2022. Jumlah memenuhi kriteria Jumlah memenuhi kriteria Malaysia & Indonesia Periode penelitian Sampai 4 tahun Data yang di outlier Jumlah samel setelah di outlier Sumber :Peneliti, . Jumlah Dari kriteria diatas, penulis memperoleh 22 perusahaan yang memenuhi persyaratan sehingga dapat dijadikan sampel penelitian, dengan periode penelitian selama 4 tahun yaitu tahun 2019 Ae 2022 yang memperoleh data sebanyak 88 data penelitian. Analisis Data Analisis Statistik Deskriptif Menurut (Ghozali, 2. Analisis statistik deskriptif memberikan gambaran atau deskripsi suatu data yang dilihat dari nilai rata-rata . , standar deviasi, varian, maksimum, minimum, sum, range, kurtosis, dan skewness . emencengan Tabel 3 Hasil Uji Statistik Deskriptif EVA MVA DTAR HARGA SAHAM Valid N . Minim ,348 Maxim Mean 303,22 ,88 11,399 2,9205 ,089 3,337 ,47205 50 10983 1101,2 Std. Deviatio 70,060 2,46625 ,375039 1557,84 Sumber : Data yang diolah, . Dari tabel hasil uji statistik deskriptif di atas menunjukan bahwa data yang valid ada 38. Dari data EVA menunjukan bahwa nilai minimum sebesar 4. maksimum sebesar 130. pada MVA menunjukan bahwa nilai minimum sebesar - 726. menunjukan bahwa nilai minimum sebesar 0,348 dengan nilai maksimum sebesar 11,399 pada DTAR menunjukan bahwa nilai minimum sebesar 0,089 dengan nilai maksimum sebesar 3,337 pada Harga Saham menunjukan bahwa Volume 09. No. 01 Ae Maret nilai minimum 50 sebesar dengan nilai maksimum sebesar 10. Uji Asumsi Klasik Uji Normalitas Uji normalitas bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi, variabel pengganggu atau residual memiliki distribusi normal. Seperti diketahui bahwa uji t dan uji f mengasumsikan bahwa nilai residual mengikuti distribusi normal. Kalau asumsi ini di langgar maka uji statistik menjadi tidak valid untuk jumlah sampel kecil (Ghozali, 2. Uji Normalitas Grafik Histogram Gambar 4 Grafik Histogram Sumber : Data yang diolah, . Dari grafik hasil uji normalitas gambar histogram di atas terlihat bahwa sebaran data mempunyai kurva yang dianggap berbenuk lonceng. Oleh karena itu, error dapat dikatakan berdistribusi Uji Normalitas P-Plot Gambar 5 Grafik Normal P-Plot Sumber : Data yang diolah, . Dari gambar hasil uji normalitas PPlot diatas menggambarkan bahwa model data memenuhi asumsi normalitas, dimana titik-titik menyebar disekitar garis diagonal dan mengikuti arah garis Uji Normalitas Kolmogorov Ae Smirnov Tabel 4 Hasil Uji Normalitas One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Unstandardized Residual -429,1952234 Normal Mean Parametersa,b Std. 1135,15742719 Deviation Most Extreme Absolute ,102 Differences Positive ,102 Negative -,057 Test Statistic ,102 Asymp. Sig. ,053c . -taile. Test distribution is Normal. Calculated from data. Lilliefors Significance Correction. Sumber : Data yang diolah, . Dari tabel hasil Uji Normalitas Kolmogorov-Smirnov diatas dapat dilihat bahwa hasil dari Uji Normalitas Kolmogorov-Smirnov nilai Asymp. Sig. -taile. sebesar 0,053 (<0,. yang berdistribusi normal, karena nilai P-Value yang di dapat lebih besar dari 0,05. Uji Multikolineritas Uji multikolineritas bertujuan untuk menguji apakah model regresi ditemukan adanya kolerasi antar variabel bebas . Model regresi yang baik seharusnya tidak terjadi korelasi di antara variabel independen. Jika variabel independen saling berkolerasi, maka variabel-variabel ini tidak ortogal (Ghozali. Accounting Research Journal of Sutaatmadja (ACCRUALS) Tabel 5 Hasil Uji Multikolineritas Coefficientsa Model (Constan. EVA MVA DTAR Collinearity Statistics Tolerance VIF ,919 ,857 ,791 ,923 1,088 1,166 1,264 1,084 Dependent Variable: HARGA SAHAM Sumber : Data yang diolah, . Dari tabel hasi uji multikolineritas di atas dapat di lihat bahwa nilai Toleran EVA mendekati 1 dan VIF disekitar 1, nilai Toleran MVA mendekati 1 dan VIF disekitar 1, nilai Toleran CR mendekati 1 dan VIF disekitar 1 dan nilai Toleran DTAR mendekati 1 dan VIF disekitar 1 yang artinya variabel tersebut bebas Uji Heteroskedastisitas Uji heteroskedasitas bertujuan menguji apakah dalam model regresi terjadi ketidksamaan variance dari pengamatan yang lain. Jika variance dari pengamatan lain tetap, maka disebut homoskedastisitas dan jika berbeda di (Ghozali, bahwa titik-titik menyebar secara acak dan tidak membentuk suatu pola tertentu sehingga tidak terjadi heteroskedastisitas dan persamaan regresi dapat dipakai untuk memprediksi. Analisis Pengujian Hipotesis Analisis Regresi Linear Berganda Analisis regresi linier berganda untuk mengetahui besarnya pengaruh variabel bebas (X) terhadap variabel terikat (Y). Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda yang dirumuskan dalam persamaan sebagai berikut: Y = a b1X1 b2X2 b3X3 b4X4 e Keterangan: = Harga Saham = Konstanta b1, b2, b3, b4 = Konstanta regresi = EVA = MVA = Likuiditas = Solvabilitas = Eror Tabel 6 Hasil Analisis Regresi Linear Berganda Coefficientsa Standa Coeffic Unstandardized Coefficients Mod Std. Error Beta Sig. (Con -620,731 287,57 -2,158 ,034 EVA 5,391E,000 ,209 2,435 ,017 MVA -4,775E,000 -,287 -3,240 ,002 235,697 58,336 ,373 4,040 ,000 DTA 2858,15 355,20 ,688 8,047 ,000 Dependent Variable: HARGA SAHAM Sumber : Data yang diolah, . Gambar 6 Uji Heteroskedastisitas Sumber : Data yang diolah, . Dari heteroskedastisitas di atas dapat dilihat Dari tabel hasil analisis regresi linear berganda di atas didapat persamaan . regresi sebagai berikut : Y = -2,158 2,435X1 3,240X2 040X3 8,047 e Keterangan : Volume 09. No. 01 Ae Maret Konstanta -2,158 independen adalah konstan atau sama dengan nol, maka nilai harga saham akan mencapai -21,58 %. Nilai koefisien X1 diperoleh sebesar 2,435. Artinya jika EVA naik sebesar 1% maka harga saham akan meningkat sebesar 2,435 atau 24,35% dengan asumsi variabel Nilai koefisien X2 diperoleh sebesar Ae 3,240. Artinya jika MVA naik sebesar 1% maka harga saham akan meningkat sebesar Ae 3,240 atau 32,4% dengan asumsi variabel Nilai koefisien X3 diperoleh sebesar 4,040. Artinya jika Likuiditas naik sebesar 1% maka harga saham akan meningkat sebesar 4,040 atau 40,4% dengan asumsi variabel independen lainnya dianggap konstan. Nilai koefisien X4 diperoleh sebesar 8,047. Artinya jika Solvabilitas naik sebesar 1% maka harga saham akan meningkat sebesar 8,047 atau 80,47 Predictors: (Constan. DTAR. EVA. MVA. CR Sumber : Data yang diolah, . Berdasarkan tabel 7 di atas, dengan menggunakan taraf signifikan 5% atau 0,05 dan derajat kebebasan . , yaitu df1 = 4 dan df2 = 69, di peroleh nilai Fhitung sebesar 19,800 dan nilai signifikansi 0,000. Oleh sebab itu. H0 ditolak dan Ha diterima karena Fhitung > Ftabel . ,800 > 2,. dan nilai signifikan lebih kecil dari 0,05 ( 0,000 < 0,. Artinya Economic Value Added (EVA). Market Value Added (MVA). Likuiditas ( Current Rati. , dan solvabilitas (Debt to Asset Rati. berpengaruh secara simultan dan signifikan terhadap harga saham. Uji t Menurut (Ghozali, 2. Uji parsial atau sering disebut dengan uji t digunakan untuk mengetahui pengaruh masingmasing variabel independen terhadap variabel dependen. Pada penelitian ini diketahui n = 74 pada tingkat signifikan 5% atau 0,05 dengan derajat kebebasan . yaitu df = n Ae k Ae 1 . f = 74 Ae 4 Ae 1 = . , sehingga si peroleh nilai t hitung Adapun hasil uji t di sajikan pada tabel berikut : Tabel 8 Hasil Uji t Coefficientsa Uji F Menurut (Ghozali, 2. Uji pengaruh bersama-sama . atau uji pengaruh simultan atau sering di sebut dengan uji t digunakan untuk mengetahui apakah variabel independen secara bersamasama atau joint mempengaruhi variabel Tabel 7 Hasil Uji F ANOVAa Sum of Model Squares Regre 9467677 8,437 Resid 8248485 1,523 Total 1771616 29,959 Mean Square 4,609 ,631 Stan Coeff 1 (Const EVA MVA Sig. 19,8 ,000b Dependent Variable: HARGA SAHAM DTAR Unstandardized Coefficients Std. Error Beta -620,731 287,57 5,391E,000 ,209 -4,775E,000 -,287 235,697 58,336 ,373 2858,15 355,20 ,688 -2,158 Sig. ,034 2,435 ,017 -3,240 ,002 4,040 8,047 ,000 ,000 Dependent Variable: HARGA SAHAM Sumber : Data yang diolah, . Accounting Research Journal of Sutaatmadja (ACCRUALS) Berdasarkan tabel 8 di atas maka dapat dijelaskan sebagai berikut : Hasil dari pengujian Economic Value Added (EVA) terhadap harga saham menunjukan nilai t-hitung sebesar 2,435 dan nilai signifikan sebesar 0,017. Dengan demikian t-hitung > ttabel . ,435 > 1,. dan nilai signifikan lebih kecil dari 0,05 . ,017 < 0,. sehingga H0 ditolak dan H1 diterima yang artinya Economic Value Added (EVA) berpengaruh positif signifikan terhadap harga Hasil dari pengujian Market Value Added (MVA) terhadap harga saham menunjukan nilai t-hitung sebesar 3,240 dan nilai signifikan sebesar 0,002. Dengan demikian t-hitung > ttabel (-3,240 < 1,. dan nilai signifikan lebih kecil dari 0,05 . ,002 < 0,. sehingga H0 diterima dan H1 ditolakyang artinya Market Value Added (MVA) tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Hasil dari pengujian Likuiditas (Current Rati. terhadap harga saham menunjukan nilai t-hitung sebesar 4,040 dan nilai signifikan sebesar 0,000. Dengan demikian thitung > t-tabel . ,040 > 1,. dan nilai signifikan lebih kecil dari 0,05 . ,000 < 0,. sehingga H0 ditolak dan H1 diterima yang artinya Likuiditas (Current Ratio terhadap harga saham. Hasil dari pengujian Solvabilitas (Debt to Asset Rati. terhadap harga saham menunjukan nilai t-hitung sebesar 8,047 dan nilai signifikan sebesar 0,000. Dengan demikian thitung > t-tabel . ,0047 > 1,. dan nilai signifikan lebih besar dari 0,05 . ,000 > 0,. sehingga H0 ditolak dan H1 diterima yang artinya Solvabilitas (Debt to Asset Rati. berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Uji Koefisiensi Determinasi Menurut (Ghozali, 2. koefisien kemungkinan model untuk menerapkan variasi variabel terikat dengan nilai antara nol sampai satu . < R2 < . Nilai koefisien determinasi yang rendah artinya independen untuk menunjukan variasi dependen sangat terbatas, angka yang mendekati satu mengungkapkan bahwa variabel - variabel independen hampir menyampaikan seluruh informasi yang diperlukan dalam menilai variasi variabel Tabel 9 Hasil Uji Koefisien Determinasi Model Summaryb Std. Error of Adjusted Mode Squar Estimat Square ,53 ,507 1093,35 ,534 Predictors: (Constan. DTAR. MVA. EVA. CR Dependent Variable: HARGA SAHAM Sumber : Data yang diolah, . Berdasarkan tabel 9 di atas, menunjukan bahwa Adjusted R Square memiliki nilai sebesar 0,507 yang artinya harga saham dipengaruhi oleh ukuran Economic Value Added (EVA). Market Value Added (MVA). Likuiditas ( Current Rati. , dan solvabilitas (Debt to Asset Rati. sebesar 5,07%. Sementara sisanya 99,49 % dipengaruhi dengan dipertimbangkan pada penelitian ini. Pembahasan Pengaruh Economic Value Added (EVA) Terhadap Harga Saham Dari hasil penelitian yang telah Economic Value Added (EVA) tidak berpengaruh terhadap harga saham pada perusahaan industri material, komponen, dan perlatan yang terdaftar di Bursa Malaysia dan Bursa Efek Indonesia periode 2019 sampai 2022. Hal itu dapat diketahui dari variabel Economic value Volume 09. No. 01 Ae Maret added (EVA) yang di uji menunjukan nilai t-hitung sebesar 2,435 dan nilai signifikan sebesar 0,017. Dengan demikian t-hitung > t-tabel . ,435 > 1,. dan nilai signifikan lebih kecil dari 0,05 . ,017 < 0,. sehingga H0 ditolak dan H1 diterima yang artinya Economic Value Added (EVA) berpengaruh positif signifikan terhadap harga saham. Hal ini berarti manajer mampu menciptakan nilai tambah ekonomi dalam perusahaannya, dan dapat menarik para investor untuk menanamkan modalnya di menghasilkan tingkat pengembalian melebihi tingkat biaya modal sehingga dapat meningkatkan harga saham. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh (Yahya, 2. mengungkapkan bahwa Market Value Added signifikan terhadap harga saham. Pengaruh Market Value Added (MVA) Terhadap Harga Saham Dari hasil penelitian yang telah diuraikan, dapat diketahui bahwa Market Value Added (MVA) berpengaruh terhadap harga saham pada perusahaan industri material, komponen, dan perlatan yang terdaftar di Bursa Malaysia dan Bursa Efek Indonesia periode 2019 Hal itu dapat diketahui dari variabel Market value added (MVA) yang di uji menunjukan nilai t-hitung sebesar 3,240 dan nilai signifikan sebesar 0,002. Dengan demikian t-hitung > t-tabel . ,240 < 1,. dan nilai signifikan lebih kecil dari 0,05 . ,002 < 0,. sehingga H0 diterima dan H1 ditolakyang artinya Market Value Added (MVA) tidak berpengaruh signifikan terhadap harga Hal ini berarati Market Value Added bukan merupakan faktor yang mempengaruhi harga saham. Meskipun tingkat pengembalian melebihi tingkat biaya modal tidak dapat menjadi jaminan terhadap naik turunnya harga saham suatu perusahaan. Pengaruh Likuiditas (Current Rati. Terhadap Harga Saham Dari hasil penelitian yang telah Likuiditas (Current Rati. berpengaruh terhadap harga saham pada perusahaan industri material, komponen, dan perlatan yang terdaftar di Bursa Malaysia dan Bursa Efek Indonesia periode 2019 Hal itu dapat diketahui dari variabel Likuiditas (Current Rati. yang di uji menunjukan nilai t-hitung sebesar 2,541 dan nilai t-hitung sebesar 4,040 dan nilai signifikan sebesar 0,000. Dengan demikian t-hitung > t-tabel . ,040 > 1,. dan nilai signifikan lebih kecil dari 0,05 . ,000 < 0,. sehingga H0 ditolak dan H1 diterima yang artinya Likuiditas (Current Ratio ) berpengaruh positif signifikan terhadap harga saham. Hal ini berarti perusahaan mampu memenuhi kewajiban jangka pendeknya, semakin tinggi tingkat likuiditas semakin tinggi pula kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajibannya maka kinerja yang ditunjukan oleh perusahaan semakin baik dan nilai perusahaan semakin tinggi, sehingga dapat menarik para investor untuk menanamkan dan dapat terjadinya perubahan harga saham sehingga harga saham meningkat. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Nurainun Bangun dan Khairina Natsir . menyatakan bahwa likuiditas (CR) berpengaruh positif terhadap harga Pengaruh Solvabilitas (Debt to Asset Rati. Terhadap Harga Saham Dari hasil penelitian yang telah Solvabilitas (Debt to Asset Rati. tidak berpengaruh terhadap harga saham pada perusahaan industri material, komponen, dan perlatan yang terdaftar di Bursa Malaysia dan Bursa Efek Indonesia periode 2019 sampai 2022. Hal itu dapat diketahui dari variabel Solvabilitas (Debt to Asset Rati. yang di uji menunjukan nilai t-hitung sebesar - 0,149 dan nilai Accounting Research Journal of Sutaatmadja (ACCRUALS) signifikan sebesar 0,883. Dengan demilkia t-hitung < t-tabel (- 0,149 < . dan nilai signifikan lebih besar dari 0,05 . ,883 > 0,. sehingga H0 diterima dan H4 ditolak yang artinya Solvabilitas (Debt to Asset Rati. tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Hal ini berarti tingkat Leverage turun maka beban perusahaan lebih kecil dingtanggung oleh utangnya, sehingga perusahaan tersebut, sehingga dapat meningkatkan harga saham. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Nurainun Bangun dan Khairina Natsir . berpengaruh positif terhadap harga Pengaruh Economic Value Added (EVA). Market Value Added (MVA). Likuiditas, dan Leverage (Solvabilita. terhadap harga saham Berdasarkan determinasi (R. pada tabel 4. 14 dapat diketahui bahwa Adjusted R Square memiliki nilai sebesar 0,507 yang artinya harga saham dipengaruhi oleh ukuran Economic Value Added (EVA). Market Value Added (MVA). Likuiditas ( Current Rati. , dan solvabilitas (Debt to Asset Rati. sebesar 5,07%. Sementara sisanya 99,49 % dipengaruhi dengan dipertimbangkan pada penelitian ini. Selain itu, brdasarkan hasil uji F pada 12 menunjukan bahwa nilai Fhitung sebesar 19,800 dan nilai signifikansi 0,000. Oleh sebab itu. H0 ditolak dan Ha diterima karena Fhitung > Ftabel . ,800 > 2,. dan nilai signifikan lebih kecil dari 0,05 ( 0,000 < 0,. Artinya Economic Value Added (EVA). Market Value Added (MVA). Likuiditas ( Current Rati. , dan solvabilitas (Debt to Asset Rati. berpengaruh secara simultan dan signifikan terhadap harga saham. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan pengaruh Economic Value Added (EVA). Market Value Added (MVA). Likuiditas, dan Solvabilitas terhadap Harga Saham pada perusahaan sub sektor industri Material. Komponen dan Peralatan yang terdaftar di Bursa Malaysia dan Indonesia Tahun 20192022. yang telah diuraikan pada bab sebelumnya, dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: EVA berpengaruh positif terhadap harga saham pada perusahaan sub sektor industri Material. Komponen dan Peralatan yang terdaftar di Bursa Malaysia dan Indonesia Tahun 20192022. MVA tidak berpengaruh terhadap harga saham pada perusahaan sub sektor industri Material. Komponen dan Peralatan yang terdaftar di Bursa Malaysia dan Indonesia Tahun 20192022. Likuiditas perusahaan sub sektor industri Material. Komponen dan Peralatan yang terdaftar di Bursa Malaysia dan Indonesia Tahun 2019-2022. Solvabilitas perusahaan sub sektor industri Material. Komponen dan Peralatan yang terdaftar di Bursa Malaysia dan Indonesia Tahun 2019-2022. Economic Value Added (EVA). Market Value Added (MVA), Likuiditas ( Current Rati. , dan solvabilitas (Debt to Asset Rati. perusahaan sub sektor industri Material. Komponen dan Peralatan yang terdaftar di Bursa Malaysia dan Indonesia Tahun 2019-2022. Volume 09. No. 01 Ae Maret IMPLIKASI DAN KETERBATASAN Penelitian ini telah dimaksudkan dan dilakukan dengan sebaik-baiknya, akan tetapi pada penelitian ini terdapat Adapun keterbatasan penelitian ini yaitu : Dalam penelitian ini, penulis sulit mendapatkan laporan keuangan sektor industri pada tahun 19 dan 2022 karena penelitian ini memakai periode laporan keuangan selama 4 tahun yaitu tahun 2019 sampai 2022. Penelitian ini hanya memakai 4 variabel yaitu Economic Value Added (EVA). Market Value Added (MVA). Likuiditas ( Current Rati. , dan solvabilitas (Debt to Asset Rati. sehingga hanya memiliki nilai koefisien determinasi sebesar 2,11%. SARAN Berdasarkan hasil analisis diatas, maka peneliti memberikan saran sebagai Bagi investor diharapkan untuk memperhatikan faktor Ae faktor yang telah diteliti dalam penelitian ini yaitu Economic Value Added (EVA). Likuiditas (Current Rati. , dan Solvabilitas (Debt to Asset Rati. yang dapat mempengaruhi harga saham sehingga dapat membantu melakukan keputusan investasi yang lebih baik lagi. Bagi melakukan upaya Ae upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kinerja dan menjaga nama baik perusahaan sehingga membuat para investro tertarik untuk melakukan investasi di perusahaan. Untuk diharapkan dapat menggagnti objek penelitian sengan yang paling baru variabel Ae variabel lainnya seperti Retention ratio. REFERENCES