Abdibaraya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Pelatihan Strategi Penulisan Artikel Ilmiah untuk Publikasi di Jurnal Internasional Bereputasi Tinggi bagi Periset BRIN Vol. 1 No. E-ISSN: 2964-9072 Universitas MaAoarif Nahdlatul Ulama Kebumen Pelatihan Strategi Penulisan Artikel Ilmiah untuk Publikasi di Jurnal Internasional Bereputasi Tinggi bagi Periset BRIN Onok Yayang Pamungkas Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Indonesia onokyayangpamungkas@gmail. Abstrak Permasalahan yang mendasari kegiatan PkM ini adalah masih kurang optimalnya kompetensi periset BRIN dalam melakukan penulisan artikel ilmiah untuk publikasi di jurnal internasioanal bereputasi. Uttuk itu kegiatan PkM ini bertujuan untuk memberikan pelatihan tentang strategi penulisan artikel ilmiah untuk publikasi di jurnal internasional bereputasi. Metode yang digunakan berupa pelatihan dan pendampingan kepada para periset BRIN. Pelatihan dilaksanakan dalam jaringan . melalui aplikasi zoom, sedangkan diskusi dan konsultasi . juga dilaksanakan daring melalui aplikasi Whatsapp. Kegiatan ini dilaksanakan melaui empat tahap, meliputi. tahap persiapan, tahap pelaksanaan, tahap diskusi dan konsultasi, dan tahap evaluasi. Berdasarkan hasil dan pembahasan menunjukkan bahwa peserta pelatihan masih mengalami kendala dalam melakukan publikasi artikel ilmiah. Berdasarkan diskusi dan konsultasi, peserta memiliki semangat yang tinggi untuk dapat melaksanakan riset yang berkualitas dan melakukan publikasi di jurnal internasional Melalui kegiatan PkM ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas periset BRIN dalam menulis artikel ilmiah yang berkualitas untuk publikasi internasional. Kata kunci: strategi publikasi, artikel ilmiah, pengabdian kepada masyarakat Abstract The problem that underlies this PkM activity is the lack of optimal competence of BRIN researchers in writing scientific articles for publication in reputable international journals. For this reason, this PkM activity aims to provide training on strategies for writing scientific articles for publication in reputable international journals. The method used is in the form of training and mentoring for BRIN researchers. The training is carried out online . through the zoom application, while discussions and consultations . are also carried out online through the Whatsapp application. This activity is carried out in four stages, including. preparation stage, implementation stage, discussion and consultation stage, and evaluation stage. Based on the results and discussion, it is shown that the trainees still experience problems in publishing scientific articles. Based on discussions and consultations, participants have high enthusiasm to be able to carry out quality research and publish in reputable international journals. Through this PkM activity, it is hoped that it will increase the capacity of BRIN researchers in writing quality scientific articles for international publications. Keywords: publication strategy, scientific articles, community service Abdibaraya: Jurnal Pengabdian Masyarakat | 45 Abdibaraya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Pelatihan Strategi Penulisan Artikel Ilmiah untuk Publikasi di Jurnal Internasional Bereputasi Tinggi bagi Periset BRIN Vol. 1 No. E-ISSN: 2964-9072 Universitas MaAoarif Nahdlatul Ulama Kebumen Pendahuluan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) adalah lembaga pemerintah nonkementerian yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden Indonesia melalui menteri yang membidangi urusan pemerintahan di bidang riset dan teknologi (Widodo, 2. Lembaga ini pertama kali dibentuk oleh Presiden Joko Widodo melalui Peraturan Presiden Nomor 74 Tahun 2019 yang melekat kepada Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenriste. sehingga Menteri Riset dan Teknologi juga bertindak sebagai Kepala BRIN. Saat ini. BRIN memiliki Ketua Dewan Pengarah dari BPIP yaitu Megawati Soekarnoputri. Pada 28 April 2021, berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 33 Tahun 2021 tentang Badan Riset dan Inovasi Nasional. BRIN menjadi lembaga yang berdiri sendiri dengan mengintegrasikan Kementerian Riset dan Teknologi dan 4 . lembaga pemerintaha non kementerian (LPNK) yakni Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN). Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Peraturan Presiden Nomor 33 Tahun 2021 tentang Badan Riset dan Inovasi Nasional kemudian dicabut dan digantikan oleh Peraturan Presiden Nomor 78 Tahun 2021 tentang Badan Riset dan Inovasi Nasional (Wikipedia, 2. Proses pengalihan periset dari kementerian dan lembaga ke Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) telah memasuki tahap akhir. Berdasarkan info resmi BRIN, per 18 Juni 2022, sudah bergabung 3. 621 periset dari berbagai kementerian dan lembaga. Tenggat penyelesaian pengalihan tersebut sesuai Peraturan Presiden (Perpre. Nomor 78/2021 tentang BRIN, yakni pada 24 Agustus 2022. Saat ini, proses pengalihan tinggal untuk beberapa peneliti utama di kementerian dan lembaga yang ditargetkan pada Juli 2022 sudah selesai. Untuk hal ini, bila mengacu kepada Pasal 65 Perpres 78/2021, proses pengintegrasian itu tidak hanya terkait dengan periset, tetapi juga mencakup perlengkapan, pembiayaan, dan aset. Terkait perlengkapan dan aset, sepertinya masih memerlukan waktu proses pengalihannya. Pengalihan periset tanpa aset dan perlengkapan merupakan tantangan awal yang dihadapi BRIN dalam membangun ekosistem riset yang baru (Tumangguang, 2. Bahkan. BRIN sendiri mengalami kendala besar karena periset yang merupakan pengalihan dari personal kementerian secara kompetensi memang masih banyak yang terkendala kompetensi riset dan penulisan karya ilmiah. Padahal, karya ilmiah yang dibebankan sebagai seorang periset BRIN tidak hanya benrstandar nasional, tetapi karya ilmiah yang berstandar internasional. Menindaklanjuti permasalahan tersebut, berbagai upaya telah dilakukan oleh BRIN untuk meningkatkan kapasitas mereka. Upaya yang dilakukan adalah dengan mengolaborasikan peneliti dari kementerian dengan peneliti asli dari BRIN. Harapannya, melalui kolaborasi tersebut akan menumbuhkan iklim riset yang baik, sekaligus membimbing periset yang bukan asli BRIN untuk dapat melakukan publikasi yang baik. Selain itu. BRIN juga telah berupaya membangun kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi untuk saling bekerja sama membangun iklim riset yang baik untuk kedua belah pihak (Tumangguang, 2. Selain itu. BRIN juga membuka kerja sama kepada para doktor yang baru lulus untuk melakukan riset kolaboratif dalam bentuk program Postdoctoral dan Visiting Researcher sebagai upaya optimalisasi iklim dan publikasi hasil riset. Namun, upaya untuk meningkatkan kapasitas periset BRIN yang merupakan peralihan dari personal kementerian memang tidak cukup hanya dengan Abdibaraya: Jurnal Pengabdian Masyarakat | 46 Abdibaraya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Pelatihan Strategi Penulisan Artikel Ilmiah untuk Publikasi di Jurnal Internasional Bereputasi Tinggi bagi Periset BRIN Vol. 1 No. E-ISSN: 2964-9072 Universitas MaAoarif Nahdlatul Ulama Kebumen program-program tersebut. Program kolaborasi memang telah banyak meningkatkan kapasitas riset mereka. Namun, sebagai upaya optimalisasi kapasitas periset, mereka juga perlu dibekali kemampuan menulis dan mempublikasikan hasil riset ke dalam bentuk karya ilmiah berstandar internasional yang baik. Sebab, untuk publikasi internasional, tidak hanya dibutuhkan skil meriset saja, tetapi perlu juga pemahaman tentang teknik penulisan artikel ilmiah dan berbagai strategi lainnya supaya artikel dapat berhasil publikasi di jurnal internasional bereputasi (Arsyad et al. , 2. Karena itu, pelatihan AuStrategi Penulisan Artikel Ilmiah untuk Publikasi di Jurnal Internasional Bereputasi Tinggi bagi Periset BRINAy sangat penting untuk dilakukan. Metodologi Penelitian Metode kegiatan ini berupa pelatihan dan pendampingan kepada para periset BRIN. Pelatihan dilaksanakan dalam jaringan . melalui aplikasi zoom, sedangkan diskusi dan konsultasi . juga dilaksanakan daring melalui aplikasi Whatsapp. Kegiatan ini dilaksanakan melaui empat tahap, meliputi. tahap persiapan, tahap pelaksanaan, tahap diskusi dan konsultasi, dan tahap evaluasi. Tahap persiapan dilakukan adalah dengan menyampaikan sosialisasi dalam bentuk poster tentang rencana acara pada peserta pelatihan di lingkungan periset BRIN. Selanjutnya, tahap kedua adalah pelaksanaan, yaitu pemateri melaksanakan kegiatan PkM berupa pelatihan AuStrategi Penulisan Artikel Ilmiah untuk Publikasi di Jurnal Internasional Bereputasi Tinggi bagi Periset BRINAy. Setelah tahap pelaksanaan, dilanjutkan dengan tahap diskusi dan konsultasi. Pada tahap diskusi dan konsultasi, pemateri membuka ruang diskusi tentang berbagai problematika yang dialami peserta tentang publikasi ilmiah. Tahap terakhir adalah tahap evaluasi berupa umpan balik dari peserta pelatihan. Evaluasi dari kegiatan pengabdian ini akan dilaksanakan melalui refleksi dan motivasi untuk menghasilkan riset berkualitas untuk mencapai keberhasilan publikasi di jurnal internasional bereputasi. Hasil dan Pembahasan Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 7 September 2022. Kegiatan dilaksanakan secara daring. Adapun paparan kegiatan yang dilaksanakan setiap tahapan adalah sebagai berikut: Tahap persiapan Tahap pertama yang dilakukan adalah dengan menyampaikan sosialisasi rencana acara pada peserta pelatihan di lingkungan periset BRIN. Dalam teknis pelaksanaan, acara direncakana akan dilakukan pembukaan resmi oleh pimpinan BRIN, yang diwakili oleh kepala Pusat Riset Pendidikan, yakni Dr. Trina Fizzanty. Kemudian, acara juga disencanakan dimoderatori oleh periset dari BRIN, yakni Dr. Hastangkas. Fil. Phil. Adapun teknis sosialisasi dilakukan dalam bentuk pembuatan poster. Adapun desain poster untuk sosialisasi ditampilkan pada gambar 1 berikut. Abdibaraya: Jurnal Pengabdian Masyarakat | 47 Abdibaraya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Pelatihan Strategi Penulisan Artikel Ilmiah untuk Publikasi di Jurnal Internasional Bereputasi Tinggi bagi Periset BRIN Vol. 1 No. E-ISSN: 2964-9072 Universitas MaAoarif Nahdlatul Ulama Kebumen Gambar 1. Poster sosialisasi acara. Tahap Pelaksanaan Tahap pelaksanaan dilaksanakan sesuai jadwal yang telah ditentukan. Teknis pelaksanaan menggunakan media aplikasi daring Zoom Cloud Meeting. Sesuai rencana, acara dibuka oleh kepala Pusat Riset Pendidikan, yakni Dr. Trina Fizzanty. Kemudian, acara juga dimoderatori oleh periset dari BRIN, yakni Dr. Hastangkas. Fil. Phil. Setelah itu, acara dilanjut oleh pemateri, yakni Dr. Onok Yayang Pamungkas. Pd. Gambaran tentang acara pembukaan divisualisasikan pada gambar 2 berikut. Gambar 2. Acara materi inti. Materi yang telah diberikan meliputi: . persiapan sebelum menulis artikel ilmiah. hakikat karya tulis/ artikel ilmiah. anatomi artikel ilmiah. teknik dan strategi menulis artikel ilmiah. penggunaan aplikasi reference manager. Materi tersebut disampaikan secara santai dan bersahabat oleh pemateri. Dalam proses penyampaian materi, peserta langsung Abdibaraya: Jurnal Pengabdian Masyarakat | 48 Abdibaraya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Pelatihan Strategi Penulisan Artikel Ilmiah untuk Publikasi di Jurnal Internasional Bereputasi Tinggi bagi Periset BRIN Vol. 1 No. E-ISSN: 2964-9072 Universitas MaAoarif Nahdlatul Ulama Kebumen diberi contoh artikel yang diterima oleh jurnal-jurnal bereputasi. Pemateri memberikan penjelasan tentang teknik penulisan yang benar dan strategi agar diterima oleh jurnal. Selama pelatihan berlangsung, peserta dikondisikan oleh tim untuk aktif. Rangkaian motivasi dan stimulasi selalu dilakukan oleh pemateri untuk membangun kegairahan peserta aktif dalam pelatihan sehingga ilmu yang disampaikan selama pelatihan, dapat tertransfer dengan baik. Dalam pelatihan ini, strategi yang dipilih adalah strategi kronologis. Strategi ini dilakukan dengan cara memberikan sesuatu secara bertahap, mulai dari yang ringan, hingga pada tahap yang lebih berat. Adapun langkah-langkah penyampaian ilmu penulisan artikel ilmiah yang dilakukan kepada mitra mengikuti teori tentang teknik penulisan ilmiah dan pengalaman-pengalaman penting pemateri selama berkecimpung di dunia penulisan ilmiah. Tahap persiapan menulis artikel ilmiah Dalam tahap ini, pemateri memberi penjelasan tentang hal-hal yang perlu dipersiapkan sebelum menulis artikel ilmiah. Hal tersebut meliputi persiapan aplikasi yang mendukung penulisan artikel, yakni Publish or Perish. Grammarly, dan Mendeley. Aplikasi tersebut sangat penting untuk terinstal di dalam komputer karena akan digunakan secara bersamaan selama proses penulisan artikel. Hal ini dapat dilihat pada visualisasi gambar 3. Gambar 3. Paparan materi tahap persiapan. Tahap memahami tentang hakikat karya tulis ilmiah . rtikel ilmia. Dalam hal ini, pemateri memberikan materi dasar yang mengarah pada pemahaman mitra tentang hakikat karya tulis ilmiah. Materi dasar ini adalah pengantar yang di dalamnya mencakup hakikat karya ilmiah, hakikat artikel ilmiah, dan dan ciri-ciri artikel ilmiah. Hal ini ditampilkan pada gambar 4. Abdibaraya: Jurnal Pengabdian Masyarakat | 49 Abdibaraya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Pelatihan Strategi Penulisan Artikel Ilmiah untuk Publikasi di Jurnal Internasional Bereputasi Tinggi bagi Periset BRIN Vol. 1 No. E-ISSN: 2964-9072 Universitas MaAoarif Nahdlatul Ulama Kebumen Gambar 4. Materi hakikat karya ilmiah. Tahap Memahami Anatomi Artikel ilmiah. Pada tahap ini, mitra diberi penjelasan tentang anatomi artikel. Pemateri memberi penekanan bahwa artikel yang baik adalah artikel yang harus sesuai dengan kaidah-kaidah penulisan sesuai dengan bagian-bagian artikel. Hal yang sangat ditekankan adalah teknik penulisan judul, abstrak, kata kunci, pendahuluan, metode penelitian, hasil dan pembahasan, teknik membuat simpulan, dan teknik menulis referensi dengan aplikasi mendeley. Hal ini divisualisasikan pada gambar 5. Gambar 5. Materi tentang anatomi teks artikel ilmiah . Teknik dan Strategi Menulis Artikel Ilmiah Tahap ini menekankan pada hal-hal teknis sebelum mengirimkan artikel ilmiah kepada Ini adalah penjelasan tentang pemahaman atas aturan jurnal, seperti ketaatan pada pedoman masing-masing jurnal, menyesuaikan scope jurnal, dan menyitasi artikel pada jurnal yang akan dikirim. Ini adalah strategi penting yang perlu dilakukan karena hal tersebut adalah Abdibaraya: Jurnal Pengabdian Masyarakat | 50 Abdibaraya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Pelatihan Strategi Penulisan Artikel Ilmiah untuk Publikasi di Jurnal Internasional Bereputasi Tinggi bagi Periset BRIN Vol. 1 No. E-ISSN: 2964-9072 Universitas MaAoarif Nahdlatul Ulama Kebumen pertimbangan utama editor jurnal sebelum artikel dilanjutkan direview oleh dengan reviewer. Sebagai contoh, pemateri memberikan gambaran teknis untuk masuk ke salah satu jurnal internasional bereputasi (Scopus Q. , yakni HTS Theological Studies. Gambar 6. Simulasi persiapan submit jurnal internasional . Penggunaan aplikasi reference manager. Tahap ini pemateri menjelaskan tentang teknik penggunaan aplikasi reference manager Mendeley. Dalam hal ini, mitra diberi penjelasan bahwa pada saat ini, jurnal-jurnal bereputasi tidak akan mau menerima artikel-artikel yang masih menggunakan penulisan daftar pustaka secara manual. Hal ini dikarenakan sering terjadi ketidaksinkronan antara sumber kutipan di tubuh teks dengan daftar referensi yang ada di akhir artikel (Djamaris, 2. Oleh karena itu, sebagai antisipasi, maka perlu digunakan aplikasi reference manager agar teknis sitasi benarbenar valid. Dalam hal ini. Mendeley merupakan salah satu contoh aplikasi reference Peserta dibebaskan untuk menggunakan aplikasi lainnya, seperti Zotero. Endnote. Refwork, dll. Gambar 7. Materi tentang Mendeley Abdibaraya: Jurnal Pengabdian Masyarakat | 51 Abdibaraya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Pelatihan Strategi Penulisan Artikel Ilmiah untuk Publikasi di Jurnal Internasional Bereputasi Tinggi bagi Periset BRIN Vol. 1 No. E-ISSN: 2964-9072 Universitas MaAoarif Nahdlatul Ulama Kebumen . Tahap Diskusi dan Konsultasi Kegiatan yang dilakukan pada tahap ini adalah diskusi dan konsultasi antara pemateri dan peserta tentang masalah-masalah yang sering muncul dalam proses penulisan dan publikasi artikel ilmiah. Peserta mengajukan pertanyaan tentang berbagai masalah yang mereka alami. Kemudian, pemateri memberi solusi permasalahan berdasarkan pengalaman yang dimiliki selama bergelut di perjurnalan. Bahkan, setelah acara selesai, beberapa peserta mengajukan konsultasi tentang artikel yang telah ditulis untuk mendapat review dan arahan teknis dari pemateri. Tahap Evaluasi Pada akhir kegiatan pelatihan, pemateri memberikan penguatan tentang motivasi untuk menghasilkan riset yang berkualitas untuk menghasilkan publikasi di jurnal internasional Sebab, hal itu merupakan tanggung jawab seorang periset. Bahkan, ketika artikel berhasil di jurnal internasional bereputasi, maka eksistensi dan daya saing periset akan semakin meningkat dalam konteks kontribusi keilmual secara global. Setelah sesi pelatihan berakhir, pemateri juga membuka kesempatan kepada peserta pelatihan untuk dapat mendiskusikan berbagai masalah publikasi karya ilmiah melalui Whatsapp. Kesimpulan Dalam mengatasi masalah rendahnya kemampuan menulis karya ilmiah pada periset BRIN untuk publikasi di jurnal bereputasi adalah dengan mengadakan kegiatan pelatihan mengenai teknik dan strategi penulisan karya ilmiah agar mereka memahami dan dapat mempraktikkan kegiatan tersebut dengan baik dan percaya diri. Dengan demikian, mereka memiliki bekal secara teori dan praktik tentang teknik dan strategi penulisan karya ilmiah yang baik. Adanya peningkatan kompetensi penulisan karya ilmiah secara cerdas, benar, dan berkualitas terhadap periset BRIN menunjukan keberhasilan dari kegiatan pelatihan ini. Menulis karya ilmiah merupakan salah satu ketrampilan aktif dalam berbahasa. Selain peserta memahami kemampuan menulis secara teoritis yang didapatkan dari pelatihan ini, mereka diharapkan untuk sering berlatih dan mempraktikannya. Program dan bentuk kegiatan dalam kegiatan ini adalah pelatihan penulisan karya ilmiah pada jurnal bereputasi bagi periset BRIN. Pada pelatihan yang telah dilaksanakan, peserta telah diberi materi oleh para narasumber yang profesional dalam hal penulisan karya ilmiah. Dengan demikian peserta diharapkan lebih menguasai teknik-teknik dasar dan teori dalam melakukan penulisan karya ilmiah sehingga peserta segera siap untuk dapat mempraktikkan menulis karya ilmiah secara mandiri. Selanjutnya, rencana keberlanjutan pada pelatihan ini adalah pelaksanaan kegiatan yang terintegrasi dengan kegiatan penulisan karya ilmiah bagi periset BRIN. Kegiatan dapat dilaksanakan dengan program riset kolaboratif antara periset BRIN dan dosen secara Daftar Pustaka