Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: xxxx-xxxx Vol. 1 No. 1, Oktober 2023 EVALUASI KINERJA RUAS JALAN PANGLIMA POLIM KABUPATEN BOJONEGORO Orlando Fristian Putra1, Yulis Widhiastuti2, Sujiat3 1,2,3 Universitas Bojonegoro, Jl. Lettu Suyitno no.2 Bojonegoro ando36445@gmail.com ABSTRAK Kawasan Jalan Panglima Polim merupakan daerah yang mencakup pendidikan dan pedagang kaki lima serta berfungsi sebagai jalur penghubung antara kawasan pendidikan dan pusat kota. Meskipun memiliki aktivitas pedagang kaki lima dan perdagangan, kawasan ini kekurangan area parkir untuk pembeli, sehingga pembeli harus memarkirkan kendaraan di badan jalan. Hal ni mengakibatkan penyempitan jalan dan sering menyebabkan kemacetan. Dilakukan analisis dalam dua kondisi. Kondisi pertama adalah tanpa parkir di badan jalan, sedangkan kondisi kedua melibatkan parkir di badan jalan. Kedua kondisi ini dianalisis menggunakan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2014. Selain itu, nilai derajat kejenuhan dan tingkat pelayanan juga dibandingkan dalam kedua kondisi. Hasil analisis menunjukkan bahwa pada kondisi pertama, volume lalu lintas pada jam puncak adalah 1.289,50 skr/jam, sementara kapasitasnya adalah 2.371,62 skr/jam. Derajat kejenuhan pada kondisi ini adalah 0,54 dan kecepatan rata-rata kendaraan adalah 38,30 km/jam. Namun, pada kondisi kedua dengan adanya parkir di badan jalan, volume lalu lintas meningkat menjadi 1.314,50 skr/jam, tetapi kapasitasnya justru menurun menjadi 1.526,56 skr/jam. Derajat kejenuhan meningkat menjadi 0,86 dan kecepatan rata-rata kendaraan menjadi 18,45 km/jam. Praktik parkir di badan jalan mengakibatkan penurunan kinerja jalan, terlihat dari nilai derajat kejenuhan yang meningkat dari 0,54 menjadi 0,86, dan tingkat pelayanan yang turun dari kategori C menjadi kategori D. Selain itu, kecepatan rata-rata kendaraan juga menurun drastis dari 38,30 km/jam menjadi 18,45 km/jam. Kata kunci: Kinerja Lalu Lintas, Kecepatan Rata – Rata, Tingkat Pelayanan Jalan. ABSTRACT Panglima Polim area is an area that includes education and street vendors and serves as a connecting route between the education area and the city center. Even though it has street vendors and trading activities, this area lacks parking areas for shoppers, so shoppers have to park their vehicles on the road. This results in the narrowing of the road and often causes traffic jams. Two conditions were analyzed. The first condition is no onstreet parking, while the second condition involves on-street parking. Both conditions were analyzed using the 2014 Indonesian Road Capacity Guidelines (PKJI). In addition, the degree of saturation and the level of service values were also compared in the two conditions. The analysis results show that in the first condition, the peak hour traffic volume is 1,289.50 cur/hour, while the capacity is 2,371.62 cur/hour. The degree of saturation in this condition is 0.54 and the average vehicle speed is 38.30 km/hour. However, in the second condition with onstreet parking, the traffic volume increased to 1,314.50 cur/hour, but the capacity decreased to 1,526.56 cur/hour. The degree of saturation increases to 0.86 and the average vehicle speed becomes 18.45 km/hour. The practice of parking on the road resulted in a decrease in road performance, as seen from the degree of saturation which increased from 0.54 to 0.86, and the level of service which dropped from category C to category D. In addition, the average vehicle speed also decreased drastically from 38.30 km/hour to 18.45 km/hour. Keywords: Traffic Performance, Average Speed, Road Service Level. 1. PENDAHULUAN Kepadatan lalu lintas yang sering terjadi di wilayah perkotaan menyebabkan kemacetan menjadi isu umum. Jika volume arus kendaraan mendekati atau melebihi kapasitas jalan, dampaknya adalah kemacetan yang mengakibatkan ketidaknyamanan dalam perjalanan. l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l 143 Received: 25 September 2023, Accepted: 13 Oktober 2023 Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: xxxx-xxxx Vol. 1 No. 1, Oktober 2023 Berbagai faktor bisa menjadi penyebab kemacetan tersebut, sehingga penelitian mengenai kemacetan lalu lintas menjadi penting guna mencari solusi yang efektif. Salah satu contohnya terjadi di ruas jalan Panglima Polim, Bojonegoro. Ruas jalan Panglima Polim merupakan jalur padat lalu lintas serta merupakan jalan menuju gedung perkantoran milik pemerintah seperti Dinas Pendidikan, Dinas Perhubungan, Kantor Kementrian Agama dan tempat pendidikan seperti SMKN 2 Bojonegoro, SMKN 3 Bojonegoro, SMKN 1 Bojonegoro, SMPN 6 Bojonegoro, dan SMK PGRI 2 Bojonegoro. Namun, jalan Panglima Polim juga menghadapi tantangan dalam bentuk kemacetan yang disebabkan oleh aktivitas lalu lintas, perdagangan, serta parkir di tepi jalan. Selain itu, kegiatan seperti pergi bekerja, pergi ke sekolah, dan kegiatan lainnya yang umumnya terjadi pada pagi, siang, dan sore hari juga dapat berkontribusi pada kemacetan. Oleh karena itu, perlu adanya studi yang mendalam untuk memahami akar penyebab kemacetan dan mencari solusi yang tepat guna mengurangi dampak negatif dari masalah tersebut. l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l Ketertarikan terhadap fenomena kemacetan menjadi alasan penting untuk dilakukan penelitian lebih mendalam, seperti yang terjadi pada kemacetan yang dipicu oleh pengaruh aktivitas perdagangan terhadap arus lalu lintas di sepanjang ruas jalan Panglima Polim. Situasi ini menunjukkan bahwa adanya berbagai hambatan samping yang secara signifikan memengaruhi performa jalan dan menyebabkan terjadinya kemacetan lalu lintas. Di antara hambatan samping yang paling umum diidentifikasi dalam konteks jalan ini adalah praktik parkir yang dilakukan di badan jalan (On Street Parking). Tujuan ini bertujuan untuk melngidelntifikasi kinelrja ruas jalan delngan selrta tanpa aktivitas parkir di badan jalan Panglima Pollim, dan untuk melmbelrikan relkolmelndasi atau sollusi altelrnatif untuk melngatasi pelnurunan kinelrja ruas jalan yang timbul akibat adanya parkir di badan jalan, serta untuk melngeltahui pelrbandingan kelcelpatan rata-rata kelndaraan antara situasi delngan adanya parkir dan tanpa parkir di ruas Jalan Panglima Pollim. l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l 2. Metode Penelitian Prolsels melnyellelsaikan masalah jalan di lolkasi pelnellitian melmelrlukan analisis yang celrmat telrhadap data yang dikumpulkan dari seltiap parameltelr yang akan digunakan dalam melrumuskan sollusi untuk masalah telrselbut. Pelnghadiran data yang kolmprelhelnsif dan kelrangka telolritis yang melmadai akan melnghasilkan pelrelncanaan yang elfelktif. Belrbagai meltoldel dapat digunakan dalam pelngumpulan data untuk pelnyusunan tugas akhir, telrmasuk selpelrti Studi pustaka (litelraturel relvielw), yaitu pelndelkatan dalam melngumpulkan data delngan melngkaji buku-buku dan litelratur yang rellelvan dan Olbselrvasi, yaitu meltoldel pelngumpulan data delngan mellakukan pelninjauan langsung di lapangan . 144 Received: 25 September 2023, Accepted: 13 Oktober 2023 Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: xxxx-xxxx Vol. 1 No. 1, Oktober 2023 3. Hasil dan Pembahasan Gambar 1. Lay Olut Jalan Panglima Pollim (Sumbelr: Pelnulis 2023) Dari hasil observasi volume lalu lintas melrujuk pada toltal jumlah kelndaraan yang mellintasi titik telrtelntu dalam selgmeln jalan dalam pelrioldel waktu telrtelntu. Jelnis vollumel yang diukur adalah vollumel jam puncak. Vollumel jam puncak melnggambarkan jumlah kelndaraan yang mellintasi titik telrtelntu di jalan sellama satu jam keltika lalu lintas melncapai tingkat telrtinggi dalam satu hari. Melnurut Peldolman Kapasitas Jalan Indolnelsia (PKJI) tahun 2014, selmua data arus lalu lintas diubah kel dalam satuan kelndaraan ringan (skr) delngan melnggunakan elkivaleln kelndaraan ringan (elkr). Kemudian kelcelpatan kelndaraanl antara jarak yang dijalani dan waktu yang dibutuhkan untuk mellintasi jarak telrtelntu, diukur dalam satuan kilolmeltelr pelr jam. Yang bisa mengakibatkan berkurangnya kapasitas jalan akan menyebabkan penurunan tingkat pelayanan jalan atau level of service. Kapasitas tersebut merujuk pada kondisi "ideal" lalu lintas, yang mencakup: l l l l l l l l l l l l l l l l a. Jalan selebar 3,6 meter per lajur. b. Bahu jalan memiliki lebar minimal 1,8 meter. c. 100% kendaraan yang melintas adalah kendaraan penumpang. d. 100% pengemudi adalah commuter driver. l l l l l l l l l l l l l l l l l l Melnurut Peldolman Kapasitas Jalan Indolnelsia (PKJI 2014) Elkr untuk kelndaraan ringan adalah 1,00 dan Elkr untuk kelndaraan belrat dan selpelda moltolr diteltapkan selsuai delngan yang ditunjukkan pada tabell 1., dan Tabell 2. selbagai belrikut : Tabel 1. Elkivaleln Kelndaraan Ringan untuk Tipel Jalan 2/2TT Tipe Jalan Arus Lalu Lintas TotalDua Arah (Kend/jam) ekr KB 2/2TT > 3700 ≥ 1800 1,3 1,2 SM Lebar Jalur Lalu Lintas, LJalur ≤6m >6m 0,5 0,40 0,35 0,25 Sumbelr : PKJI, 2014 145 Received: 25 September 2023, Accepted: 13 Oktober 2023 Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: xxxx-xxxx Vol. 1 No. 1, Oktober 2023 Tabel 2. Elkivaleln Kelndaraan Ringan untuk Jalan Telrbagi dan Satu Arah Tipe Jalan 2/1, dan 4/2T 3/1, dan 6/2T Arus Lalu Lintas Perlajur (Kend/jam) < 1050 ≥ 1050 < 1100 ≥ 1100 ekr KB 1,3 1,2 1,3 1,2 SM 0,40 0,25 0,40 0,25 Sumbelr : PKJI, 2014 Kelcelpatan kelndaraan dalam lalu lintas diartikan selbagai pelrbandingan antara jarak yang dicapai delngan waktu yang dipelrlukan untuk melncapai jarak telrselbut (Holbbs, 2015). Delngan melngacu pada katelgolri waktu telmpuh, kelcelpatan dapat diklasifikasikan selbagai belrikut: a. Kelcelpatan seltelmpat adalah kelcelpatan kelndaraan pada saat telrtelntu yang diukur dari lolkasi yang tellah ditelntukan. b. Kelcelpatan belrgelrak adalah pelrbandingan antara toltal jarak yang dilalui delngan intelrval waktu keltika kelndaraan dalam pelrgelrakan. c. Kelcelpatan pelrjalanan adalah pelrbandingan antara jarak toltal yang ditelmpuh delngan waktu yang dibutuhkan untuk melnelmpuh jarak telrselbut sellama pelrjalanan. Kelcelpatan dinyatakan selbagai pelrbandingan antara jarak yang ditelmpuh ollelh suatu olbjelk dan waktu yang dipelrlukan untuk mellakukan pelrjalanan telrselbut. Keltelrkaitan yang ada adalah : 𝐕 = 𝑳/𝒕 (1) Dimana : V = Kelcelpatan pelrjalanan (km/jam) L = Jarak Pelrjalanan (km) t = Waktu Pelrjalanan (jam) Jika nilai t teltap atau dalam kolndisi kolnstan, maka jarak akan melngalami pelrubahan selsuai delngan variasi kelcelpatan. Hal yang sama belrlaku keltika nilai V (kelcelpatan) teltap, di mana faktolr lain akan belrubah. Melnurut PKJI 2014, kapasitas ruas jalan dapat dihitung belrdasarkan pelrsamaan belrikut ini. C = C0 xFCLJ x FCPA x FCHS x FCUK (2) Keltelrangan : C = Kapasitas (skr/jam) C0 = Kapasitas dasar (skr/jam) FCLJ = Faktolr pelnyelsuaian lelbar lajur atau jalur lalu lintas FCPA = Faktolr pelnyelsuaian pelmisah arah (hanya pada jalan tak telrbagi) FCHS = Faktolr pelnyelsuaian hambatan samping dan bahu jalan /kelrb FCUK = Faktolr pelnyelsuaian ukuran kolta 146 Received: 25 September 2023, Accepted: 13 Oktober 2023 Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: xxxx-xxxx Vol. 1 No. 1, Oktober 2023 Tabel 3. Kapasitas Dasar Jalan Pelrkoltaan Tipe jalan Elmpat lajur telrbagi (4/2T) / jalan satu arah Dua lajur tak telrbagi (2/2 TT) Kapasitas dasar (skr/jam) 1650 Catatan Pelr lajur (satu arah) 2900 Pelr lajur (dua arah) Sumbelr : PKJI. 2014 Melnurut PKJI 2014, faktolr pelnyelsuaian lelbar jalur (FCLJ) ditelntukan belrdasarkan lelbar jalur lalu lintas elfelktif (WC). Tabel 4. Faktolr Pelnyelsuaian Lelbar Jalur Tipe jalan Elmpat lajur telrbagi (4/2T) / jalan satu arah Dua lajur tak telrbagi (2/2 TT) Lebar jalur efektif (Wc) (m) Lelbar Pelr lajur 3,00 3,25 3,50 3,75 4,00 Lelbar Jalur 2 Arah 5,00 6,00 7,00 8,00 9,00 10,00 11,00 FCLJ 0,92 0,96 1,00 1,04 1,08 0,56 0,87 1,00 1,14 1,25 1,29 1,34 Sumbelr: PKJI, 2014 Faktolr pelnyelsuaian pelmisah arah (FCPA) hanya untuk jalan tak telrbagi. PKJI 2014 melmbelrikan faktolr pelnyelsuaian pelmisah arah untuk jalan dua lajur dua arah (2/2) dan elmpat lajur dua arah (4/2) tak telrbagi. Tabel 5. Faktolr Pelnyelsuaian Kapasitas Untuk Pelmisahan Arah Pemisah arah (PA) % - % Dua lajur tak terbagi (2/2TT) FCPA Sumbelr: PKJI, 2014 50-50 55-45 60-40 65-35 70-30 1,00 0,97 0,94 0,91 0,88 Keltelrangan : Untuk jalan telrbagi dan jalan satu arah, faktolr pelnyelsuaian kapasitas tidak dapat ditelrapkan dan nilai nya 1,0 147 Received: 25 September 2023, Accepted: 13 Oktober 2023 Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: xxxx-xxxx Vol. 1 No. 1, Oktober 2023 Tabel 6. Faktolr Pelnyelsuaian Kapasitas Akibat Hambatan Samping dan Jarak Type Jalan Kelas Hambatan Samping Lebar bahu efektif rata-rata Ws (m) ≤ 0,5 1,0 1,5 ≥ 2,0 SR 0,95 0,97 0,99 1,01 R 0,94 0,96 0,98 1,00 S 0,91 0,93 0,95 0,98 T 0,86 0,89 0,92 0,95 ST 0,81 0,85 0,88 0,92 2/2T atau SR 0,93 0,95 0,97 0,99 jalan R 0,90 0,92 0,95 0,97 satu arah S 0,86 0,88 0,91 0,94 T 0,78 0,81 0,84 0,88 ST 0,68 0,72 0,77 0,82 4/2T Sumbelr:PKJI, 2014 Tabel 7. Faktolr Pelnyelsuaian Kapasitas Untuk Ukuran Kolta (FCUK) Ukuran kota (Juta Penduduk) < 0,1 0,1-0,5 0,5-1,0 1,0-3,0 >3,0 Faktor Penyesuaian untuk ukuran kota 0,86 0,90 0,94 1,00 1,04 Sumbelr: PKJI, 2014 Derajat kejenuhan adalah perbandingan antara arus lalu lintas yang terjadi dan kapasitas jalan. Ini sering digunakan sebagai faktor kunci dalam menganalisis bagaimana arus lalu lintas berperilaku di segmen jalan atau simpang tertentu. Dari nilai derajat kejenuhan ini, kita dapat menilai apakah segmen jalan tersebut memiliki kapasitas yang cukup atau tidak. Sesuai dengan PKJI 2014, persamaan untuk menghitung derajat kejenuhan adalah sebagai berikut: l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l 𝐐 𝐃𝐉 = 𝐂 Keterangan : l (3) l DJ = derajat kejenuhan Q = volume kendaraan (skr/jam) C = kapasitas jalan (skr/jam) l l l l l l 148 Received: 25 September 2023, Accepted: 13 Oktober 2023 Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: xxxx-xxxx Vol. 1 No. 1, Oktober 2023 Apabila nilai DJ < 0,85, maka kondisi jalan masih dianggap memadai, sedangkan bila DJ > 0,85, langkah-langkah perlu diambil untuk mengatasi kepadatan atau kemacetan di jalan tersebut. Kemacetan lalu lintas pada suatu bagian jalan timbul saat volume lalu lintas melebihi kapasitas yang ada. Tindakan yang dapat diambil meliputi peningkatan kapasitas atau pengurangan volume lalu lintas. Peningkatan kapasitas umumnya dapat dicapai dengan mengurangi faktor-faktor gangguan, seperti memindahkan lokasi parkir, mengatur pejalan kaki, mengalihkan lalu lintas ke jalur alternatif, atau bahkan menerapkan sistem jalur satu arah. l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l l Data gelolmeltrik jalan selsuai delngan hasil pelngamatan visual , adapun kolndisi gelolmeltrik jalan di bawah ini: Tabel 8. Simpang belrsinyal Untung Surolpati – Panglima Pollim Arah Simpang Ruas Jalan Sellatan Jl. Panglima Pollim Utara Jl. Dr. Soleltolmol Timur Jl. Untung Surolpati Barat Jl. Untung Surolpati Sumbelr : Pelnulis 2023 Median Lebar Satuan 50 - 50 50 - 50 50 - 50 50 - 50 6,50 5,00 12,00 12,00 m m m m Tabel 9. Simpang tak belrsinyal Panglima Pollim - Pattimura Arah Simpang Sellatan Utara Barat Sumbelr : Pelnulis 2023 Ruas Jalan Median Lebar Satuan Jl. Panglima Pollim Jl. Panglima Pollim Jl. Pattimura 50 - 50 50 - 50 50 - 50 6,50 6,50 7,20 m m m Analisa Lalu Lintas Vollumel lalu lintas yang diamati melmiliki dampak yang signifikan telrhadap pelrfolrma jalan Panglima Pollim, telrutama sellama pelrioldel Jam Sibuk. Sellama Jam Sibuk, jumlah pelngguna jalan melningkat, yang pada gilirannya melmpelngaruhi elfisielnsi layanan di pelrsimpangan. Faktolr lain yang melmainkan pelran adalah keltelrseldiaan telmpat parkir di telpi jalan, yang juga belrkolntribusi telrhadap kelpadatan lalu lintas di ruas jalan Panglima Pollim. Tabel 10. Vollumel Lalu Lintas Ruas Jalan Panglima Pollim Selnin, 08 Meli 2023 Pelrioldel 06:00 06:15 06:30 06:45 07:00 07:15 07:30 07:45 06:15 06:30 06:45 07:00 07:15 07:30 07:45 08:00 KR 33 41 37 40 53 52 84 43 Jelnis Kelndaraan KB SM KTB 655 35 1.078 73 1.442 44 1.190 17 764 20 722 19 728 17 661 21 Pelrioldel 08:00 08:15 08:30 08:45 09:00 09:15 09:30 09:45 08:15 08:30 08:45 09:00 09:15 09:30 09:45 10:00 dst KR 62 60 69 64 67 66 65 30 Jelnis Kelndaraan KB SM KTB 594 22 599 16 526 11 602 15 514 15 621 16 622 10 452 15 Sumbelr : Pelnulis 2023 149 Received: 25 September 2023, Accepted: 13 Oktober 2023 Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: xxxx-xxxx Vol. 1 No. 1, Oktober 2023 Tabel 11. Vollumel Lalu Lintas Ruas Jalan Panglima Pollim Rabu, 10 Meli 2023 Pelrioldel 06:00 06:15 06:30 06:45 07:00 07:15 07:30 07:45 KR 23 32 38 38 35 53 62 53 06:15 06:30 06:45 07:00 07:15 07:30 07:45 08:00 Jelnis Kelndaraan KB SM KTB 506 40 919 67 1.314 49 1.195 22 783 17 696 23 731 20 641 18 Pelrioldel 08:00 08:15 08:30 08:45 09:00 09:15 09:30 09:45 08:15 08:30 08:45 09:00 09:15 09:30 09:45 10:00 dst KR 61 58 58 40 41 53 50 48 Jelnis Kelndaraan KB SM KTB 617 17 579 21 545 15 549 22 675 22 496 22 430 21 564 11 Sumbelr : Pelnulis 2023 Tabel 12. Vollumel Lalu Lintas Ruas Jalan Panglima Pollim Sabtu, 13 Meli 2023 Pelrioldel 06:00 06:15 06:30 06:45 07:00 07:15 07:30 07:45 06:15 06:30 06:45 07:00 07:15 07:30 07:45 08:00 Jelnis Kelndaraan KR KB SM KTB 36 289 44 28 470 39 36 764 62 33 664 14 54 573 19 50 623 26 48 559 26 60 539 16 Pelrioldel 08:00 08:15 08:30 08:45 09:00 09:15 09:30 09:45 08:15 08:30 08:45 09:00 09:15 09:30 09:45 10:00 dst Jelnis Kelndaraan KR KB SM KTB 59 516 19 86 551 27 77 496 11 82 546 16 74 553 12 61 482 12 75 532 15 62 557 13 Sumbelr : Pelnulis 2023 Analisa Volume Jam Puncak Data vollumel jam puncak yang digunakan selbagai input utama belrasal dari surveli lapangan. Infolrmasi lelngkap melngelnai kolndisi vollumel jam puncak dan grafik jumlah kelndaraan pelr jam di lolkasi pelnellitian dapat ditelmukan di bawah ini. Untuk mellakukan analisis vollumel jam puncak, langkah pelrtama yang dilakukan adalah melngklasifikasikan kelndaraan melnjadi belbelrapa katelgolri selsuai delngan peldolman PKJI tahun 2014. Klasifikasi ini melliputi vollumel kelndaraan selpelda moltolr (SM), vollumel kelndaraan ringan (KR), dan vollumel kelndaraan belrat (KB) yang mellelwati wilayah surveli dalam pelrioldel telrtelntu. Seltellah vollumel kelndaraan telrklasifikasi, langkah sellanjutnya adalah melngkalibrasi data vollumel kelndaraan delngan melnggunakan elkivaleln kelndaraan ringan (elkr). 150 Received: 25 September 2023, Accepted: 13 Oktober 2023 Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: xxxx-xxxx Vol. 1 No. 1, Oktober 2023 Kendaraan Ringan Kendaraan Berat Sepeda Motor 17.00-18.00 16.30-17.30 15.45-16.45 15.15-16.15 14.45-15.45 13.45-14.45 13.00-14.00 12.30-13.30 12.15-13.15 12.00-13.00 11.30-12.30 11.15-12.15 10.30-11.30 09.30-10.30 09.00-10.00 07.45-08.45 07.30-08.30 07.15-08.15 07.00-… 06.45-07.45 06.30-07.30 06.15-07.15 5000 4000 3000 2000 1000 0 06.00-… Volume Lalu Lintas Jl. Panglima Polim hari Senin 08 Mei 2023 Kendaraan Tak Bermotor Gambar 3. Grafik Vollumel Kelndaraan pada Jl. Panglima Pollim Hari Selnin Sumbelr : Pelnulis 2023 Dari grafik pada gambar 4.4 diatas, dapat dilihat bahwa vollumel kelndaraan di Jalan Panglima Pollim pada hari Selnin, 08 Meli 2023, melnunjukkan polla telrtelntu. Puncak vollumel pada pagi hari telrjadi pada relntang waktu 06:15 WIB hingga 07:15 WIB, delngan jumlah toltal kelndaraan melncapai 4.799. Pelrioldel ini biasanya adalah saat banyak olrang belrangkat kel selkollah dan belkelrja, melngingat Jalan Panglima Pollim melnghubungkan arela pelndidikan dan pelrkantolran pelmelrintah. Vollumel kelndaraan juga melngalami puncak pada siang hari, telpatnya pada pukul 11:30 WIB hingga 12:30 WIB, delngan toltal 2.445 kelndaraan. Pada pelrioldel ini, biasanya telrjadi aktivitas pulang selkollah dan aktivitas jual belli di arela pelrtolkolan selkitar. Sellain itu, puncak vollumel solrel hari telrjadi pada jam 14:45 WIB hingga 15:45 WIB, delngan toltal 3.567 kelndaraan. Pada waktu ini, banyak olrang seldang pulang selkollah maupun pulang kelrja. Hambatan Samping Hambatan samping adalah kegiatan samping jalan yang mempengaruhi kinerja jalan. Bobot dan kelas hambatan samping ditetapkan menggunakan PKJI 2014. Tabel 13. Tipe Kejadian Hambatan Samping pada Jam Puncak. Tipe kejadian HS Simbol Bobot Frekwensi Bobot (skr/jam) Pejalan kaki Parkir, kendaraan berhenti Kendaraan masuk + keluar Kendaraan lambat Total: Sumbelr : Pelnulis 2023 PED PSV EEV SMV 0,5 1,0 0,7 0,4 123,00 25,00 494,00 154,00 61,50 25,00 345,80 61,60 493,90 151 Received: 25 September 2023, Accepted: 13 Oktober 2023 Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: xxxx-xxxx Vol. 1 No. 1, Oktober 2023 Tabel 14. Kelas Hambatan Samping. Frekwensi berbobot kejadian < 100 100 - 299 300 - 499 500 - 899 > 900 Kondisi khusus Kelas Hambatan Samping Permukiman, hampir tidak ada kegiatan Permukiman, beberapa angkutan umum, dll. Daerah industri dengan toko-toko di sisi jalan Daerah niaga dengan aktivitas sisi jalan yang tinggi Daerah niaga dan aktivitas pasar sisi jalan yang sangat tinggi Sangat rendah Rendah Sedang Tinggi Sangat tinggi SR R S T ST Sumbelr : Pelnulis 2023 Kapasitas ❖ Kapasitas Jalan Panglima Polim tanpa adanya hambatan samping: C = C0 x FCLJ x FCPA x FCHS x FCUK Tabel 3.4 C0 = 2900 skr/jam Tabel 3.5 FCLJ = 0,87 Tabel 3.6 FCPA = 1,00 Tabel 3.7 FCHS = 0,94 Tabel 3.8 FCUK = 1,00 C = 2900 x 0,87 x 1,00 x 0,94 x 1,00 C = 2.371,62 skr/jam l l l l l l ❖ Kapasitas Jalan Panglima Polim akibat hambatan samping: C = C0 x FCLJ x FCPA x FCHS x FCUK Tabel 3.4 C0 = 2900 skr/jam Tabel 3.5 FCLJ = 0,56 Tabel 3.6 FCPA = 1,00 Tabel 3.7 FCHS = 0,94 Tabel 3.8 FCUK = 1,00 C = 2900 x 0,56 x 1,00 x 0,94 x 1,00 C = 1.526,56 skr/jam l l l l l l Derajat Kejenuhan Tabel 15. Kinelrja Lalu Lintas Jalan Panglima Pollim Pada Jam Puncak Tanpa Kelndaraan Parkir Waktu Selnin, 8 Meli 2023 (06.15 – 07.15) Rabu, 10 Meli 2023 (06.15 – 07.15) Sabtu, 13 Meli 2023 (06.30 – 07.30) Sumbelr : Pelnulis 2023 Arus Lalu Lintas (skr/jam) Kapasitas (skr/jam) LOS 2.371,62 Delrajat Keljelnuhan (DJ) 0,54 1.289,50 1.195,75 2.371,62 0,50 C 829,00 2.371,62 0,35 B C 152 Received: 25 September 2023, Accepted: 13 Oktober 2023 Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: xxxx-xxxx Vol. 1 No. 1, Oktober 2023 Tabel 16. Kinelrja Lalu Lintas Jalan Panglima Pollim Pada Jam Puncak Pagi Delngan Kelndaraan Parkir Waktu Selnin, 8 Meli 2023 (06.15 – 07.15) Rabu, 10 Meli 2023 (06.15 – 07.15) Sabtu, 13 Meli 2023 (06.30 – 07.30) Sumbelr : Pelnulis 2023 Arus Lalu Lintas (skr/jam) Kapasitas (skr/jam) LOS 1.526,56 Delrajat Keljelnuhan (DJ) 0,86 1.314,50 1.221,75 1.526,56 0,80 D 855,00 1.526,56 0,56 C D Kecepatan Rata-Rata Ruas Kelcelpatan rata-rata ruang (spacel melan speleld) melngacu pada jarak yang ditelmpuh ollelh belbelrapa kelndaraan dalam jarak telrtelntu. 𝒕 V=𝒏 (4) Dimana, V = Kelcelpatan rata-rata kelndaraan melngisi suatu ruas jalan pada pelrioldel waktu telrtelntu (Spacel Melan Speleld) (km/jam) t = Waktu telmpuh kelndaraan (deltik) n = jumlah sampell data Colntolh pelrhitungan kelcelpatan kelndaraan diambil data delngan nilai S nya 5,32 deltik dalam jarak 50m. t = 5,32 deltik L = 50 m 𝟓𝟎 V = 𝟓,𝟑𝟐 = 9,39 m/deltik = 9,39 x 3600 : 1000 = 33,80 km/jam Dalam pelnellitian ini, kelcelpatan kelndaraan akan diambil selbagai kelcelpatan rata-rata pada jam puncak, yaitu pada hari Selnin antara pukul 06.15 - 07.15. Pelrhitungan kelcelpatan ratarata kelndaraan dilakukan delngan melnghitung jumlah toltal kelcelpatan kelndaraan dan melmbaginya delngan jumlah sampell kelndaraan. Belrikut adalah langkah-langkah pelrhitungannya. V= 𝟒𝟎,𝟗𝟏 + 𝟑𝟖,𝟏𝟎 + 𝟑𝟕,𝟓𝟎 + 𝟑𝟓,𝟗𝟏 + 𝟒𝟎,𝟗𝟏 + 𝟑𝟗,𝟏𝟓 + 𝟑𝟗,𝟑𝟒 + 𝟑𝟒,𝟔𝟐 𝟖 = 38,30 km/jam Pada saat jalan melngalami kelpadatan dan arela parkir digunakan, data kelcelpatan rata-rata kelndaraan diambil sellama jam puncak siang pada hari Rabu antara pukul 09.45 – 10.45. Pelrhitungan kelcelpatan rata-rata kelndaraan dilakukan delngan melnghitung jumlah toltal kelcelpatan kelndaraan dan melmbaginya delngan jumlah sampell kelndaraan. Belrikut adalah pelrhitungan kelcelpatan rata-rata kelndaraan yang telrpelngaruh ollelh hambatan samping. 𝟏𝟗,𝟑𝟓+ 𝟏𝟖,𝟏𝟖+ 𝟏𝟕,𝟕𝟑+ 𝟏𝟖,𝟒𝟏 + 𝟏𝟗,𝟖𝟑 + 𝟏𝟕,𝟏𝟒 + 𝟏𝟖,𝟐𝟑 + 𝟏𝟖,𝟕𝟎 V= = 18,45 km/jam 𝟖 153 Received: 25 September 2023, Accepted: 13 Oktober 2023 Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: xxxx-xxxx Vol. 1 No. 1, Oktober 2023 Kinerja Lalu Lintas Jalan Evaluasi kinerja lalu lintas menggunakan nilai DJ atau VT pada situasi tertentu di jalan terkait aspek geometrik, arus lalu lintas, dan lingkungan jalan, baik eksisting maupun perancangan. Nilai DJ yang lebih rendah atau nilai VT yang lebih tinggi mengindikasikan kinerja lalu lintas yang lebih baik. Untuk mencapai kinerja lalu lintas yang diinginkan, diperlukan alternatif perbaikan atau modifikasi terhadap jalan, terutama dalam hal geometrik. Penentuan teknis jalan mengindikasikan bahwa pada jalan arteri dan kolektor, jika nilai DJ mencapai 0,85, maka solusi seperti peningkatan kapasitas perlu dipertimbangkan, mungkin dengan menambah jumlah lajur jalan. Sedangkan pada jalan lokal, jika nilai DJ mencapai 0,85, maka pertimbangan untuk melakukan peningkatan kapasitas juga perlu. Tabel 17. Nilai Tingkat Pelayanan Jalan Tingkat Pellayanan A Delrajat Keljelnuhan, DJ 0,00 - 0,20 B 0,21 - 0,44 C 0,45 - 0,75 D 0,76 - 0,84 El 0.85 - 1,00 F ≥ 1,00 Karaktelristik • Arus rellatif belbas delngan selselkali telrhelnti • Kelpadatan lalu lintas sangat relndah • Pelngelmudi dpt melmpelrtahankan kelcelpatan yang diinginkan • Arus stabil delngan vollumel lalu lintas seldang • Kelpadatan lalu lintas relndah, hambatan intelrnal lalu lintas bellum melmpelngaruhi kelcelpatan • Pelngelmudi masih punya cukup kelbelbasan untuk melmilih kelcelpatan dan lajur jalan yang digunakan • Arus stabil delngan tundaan yang masih dapat ditelrima • Kelpadatan lalu lintas seldang karelna hambatan intelrnal lalu lintas melningkat • Pelngelmudi melmiliki keltelrbatasan untuk melmilih kelcelpatan, pindah lajur atau melndahului • Melndelkati arus tidak stabil delngan tundaan yang masih dalam tollelransi • Kelpadatan lalu lintas seldang namun fluktuasi vollumel lalu lintas dapat melnyelbabkan pelnurunan kelcelpatan • Pelngelmudi melmiliki kelbelbasan yang sangat telrbatas dalam melnjalankan kelndaraan, kelnyamanan relndah • Arus tidak stabil • Kelpadatan lalu lintas tinggi karelna hambatan intelrnal lalu lintas tingi • Pelngelmudi mulai melrasakan kelmaceltan-kelmaceltan pelndelk • Arus telrtahan • Kelpadatan lalu lintas sangat tinggi dan vollumel relndah selrta telrjadi kelmaceltan untuk durasi yang cukup lama • Dalam keladaan antrian, kelcelpatan maupun vollumel melnurun sampai 0 (noll) Sumbelr : Pelnulis 2023 154 Received: 25 September 2023, Accepted: 13 Oktober 2023 Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: xxxx-xxxx Vol. 1 No. 1, Oktober 2023 4. KESIMPULAN Dari hasil pelnellitian ini, dapat disimpulkan bahwa Tingkat Pellayanan Jalan yang dipelrollelh mellalui pelrbandingan antara vollumel lalu lintas dan kapasitas jalan melnunjukkan bahwa kolndisi ruas jalan Panglima Pollim I celndelrung melnuju keltidakstabilan arus lalu lintas. Kelcelpatan kelndaraan juga mulai telrpelngaruh ollelh hambatan samping. Telmuan ini dipelrkuat ollelh hasil surveli kelcelpatan kelndaraan yang melnunjukkan pelnurunan kelcelpatan untuk seltiap jelnis kelndaraan yang mellintas di ruas jalan Panglima Pollim, dibandingkan delngan kelcelpatan minimal yang direlkolmelndasikan selbelsar 40 km/jam untuk jalan pelrkoltaan melnurut Peldolman Kapasitas Jalan Indolnelsia 2014 (PKJI 2014). 5. DAFTAR PUSTAKA Wiwi Safitri, Muhammad Idham, (2021), Elvaluasi Kinelrja Ruas Jalan Di Kolta Dumai Delngan Melnggunakan Meltoldel PKJI Tahun 2014 dan Aplikasi PTV Visum 22, Pollitelknik Nelgelri Belngkalis, Riau. Calvin Ellyana Chan, Imma Widyawati Agustin, Budi Sugiartol Waloleljol, (2022), Elvaluasi Kinelrja Jalan Prolbollinggol – Lumajang, di Kabupateln Prolbollinggol dan Kabupateln Lumajang, Univelrsitas Brawijaya, Malang. Heltty Fadriani, Nolvalita, Andrelw Ghela Mahardika, dkk, (2021) Elvaluasi Kinelrja Jalan Artelri Primelr Akibat Aktivitas Telrminal Bayangan. Selkollah Tinggi Telknollolgi Mandala, Bandung. __________________________, 2015. Kelputusan Melntelri Nolmolr 96 Tahun 2015 Telntang Manajelmeln dan Relkayasa Lalu Lintas. Direlktolrat Jelndelral Bina Marga Delpartelmeln Pelkelrjaan Umum. 2014. Peldolman Kapasitas Jalan Indolnelsia (PKJI). Jakarta : Kelmelntelrian Pelkelrjaan Umum. Tamin, Ol.Z. (2000). “Pelrelncanaan dan Pelrmoldellan Transpolrtasi”. Institut Telknollolgi Bandung, Bandung. Eltty Solelsilolwati, (2008), Dampak Pelrtumbuhan Elkolnolmi Kolta Selmarang Telrhadap Kelmaceltan Lalu Lintas di Wilayah Pinggiran dan Kelbijakan yang di Telmpuhnya, Univelrsitas Nelgelri Selmarang. Selmarang. Highway Capacity Manual (2000), Meltric Units, Transpolrtatioln Relselarch Bolard (TRB), Natiolnal Relselarch Coluncil. Washingtoln D.C. Holbbs, F.D, (1995). Pelrelncanaan dan Telknik Lalu Lintas I, Yolgyakarta Gadjah Mada Univelrsity Prelss. Yolgyakarta. Olglelsby, C.H. dan Hick, R.g, 1999. Telknik Jalan Raya, Pelnelrbit Grameldia, Jakarta. Charlels Tri Ardianata, (2017), Analisis Kinelrja Ruas Jalan Blauran-Bubutan Akibat Pelngolpelrasian Trelm Kolta Surabaya – Prolpinsi Jawa Timur, Institut Telknollolgi Selpuluh Nolpelmbelr, Surabaya. Budi D. Sinulingga. (1999) Pelmbangunan Kolta : tinjauan relgiolnal dan lolcal, Jakarta : Pustaka Sinar. Santolsol, Idwan. 1997. Manajelmeln Lalulintas Pelrkoltaan. Bandung: Institut Telknollolgi Bandung Rana Nur Syifa, (2022), Elvaluasi Kinelrja Ruas Jalan Akibat Adanya Parkir di Badan Jalan Pada Jl. Pelrsatuan Yolgyakarta, Univelrsitas Islam Indolnelsia, Yolgyakarta. Rusdiantol Holrman Lalelnolh Thelol K. Selndolw, Frelddy Janseln, (2015), Analisa Kapasitas Ruas Jalan Sam Ratulangi Delngan Meltoldel MKJI 1997 dan PKJI 2014, Univelrsitas 155 Received: 25 September 2023, Accepted: 13 Oktober 2023 Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: xxxx-xxxx Vol. 1 No. 1, Oktober 2023 Sam Ratulangi, Manadol. Ramadhani, Yudha Saputra. 2021. Elvaluasi Parkir Telpi Jalan Telrhadap Kinelrja Ruas Jalan Di Jalan Keldunggolrol Kolta Surabaya. Prolsiding Selminar Telknollolgi Pelrelncanaan, Pelrancangan, Lingkungan dan Infastruktur di ITATS. Surabaya. Badan Pusat Statistik Kolta Boljolnelgolrol, (2023) Jumlah Pelnduduk Boljolnelgolrol Melnurut Kelcamatan di Kabupateln Boljolnelgolrol Tahun 2022 Dyasti. N, (2020, hal 17), “Analisis Kinelrja Ruas Jalan Pada Kawasan Karanglol, Malang, Jawa Timur” Univelrsitas Muhammadiyah Malang Ratna Dwi Nurmaya (2020), Analisis Kinelrja Jalan Mayjeln Sungkolnol Surabaya Delngan Meltoldel PKJI 2014, Univelrsitas 17 Agustus 1945 Surabaya, Surabaya. Iqbal Kharis Hanafi, Hary Moleltriolnol (2022), Analisis Kinelrja Ruas Jalan Raya Melnganti Melnggunakan Meltoldel PKJI 2014, Univelrsitas 17 Agustus 1945 Surabaya, Surabaya. 156 Received: 25 September 2023, Accepted: 13 Oktober 2023