e-ISSN: 2721-6632 p-ISSN: 2721-6624 Vol 5. No 2. Oktober 2024 . http://sttmwc. id/e-journal/index. php/haggadah Keutamaan Kristus: Prainkarnasi. Inkarnasi. Kemanusiaan, dan Keilahian Kristus Tutur PT Panjaitan STT Misi William Carey tuturptpanjaitan@gmail. ABSTRACT The struggle to put Jesus in his rightful place occurred not only in New Testament times, but also in the centuries that followed, even now. There is an understanding that puts emphasis on the human aspect of Jesus, and ignores the aspect of His divinity. On the other hand, there are also those who place emphasis on the divinity of Jesus, and ignore his humanity. The purpose of this research is to defend the doctrine of the primacy of Christ by explaining the preincarnation, incarnation, humanity, and divinity of Christ. The author uses a descriptive qualitative method, raising the issue of Christian theology, namely Christology. The research design seeks to provide statements about the doctrine of the Christian faith that are logically At the end of the research, it was concluded that the Bible preached that Christ existed before He became man. He is the eternal God. The eternal Christ took upon Himself an additional nature, man, through the birth of a virgin. Christ is a true man, born of a woman, as is the case with other human beings, who subsequently undergoes physical development as is the case with all human beings. Jesus Christ is the true God. Keywords: Primacy. Preincarnation. Incarnation. Humanity. Divinity of Christ ABSTRAK Pergumulan untuk menempatkan Yesus pada tempat yang sebenarnya, bukan hanya terjadi pada zaman Perjanjian Baru, melainkan juga pada abad-abad sesudahnya, bahkan hingga Ada paham yang meletakkan tekanan pada segi kemanusiaan Yesus, dan mengabaikan segi keilahian-Nya. Sebaliknya ada juga yang meletakkan tekanan pada segi keilahian Yesus, dan mengabaikan segi kemanusiaan-Nya. Tujuan riset ini adalah untuk mempertahankan doktrin keutamaan Kristus dengan menerangkan prainkarnasi, inkarnasi, kemanusiaan, dan keilahian Kristus. Penulis menggunakan metode kualitatif deskriptif, mengangkat isu teologi Kristen yaitu Kristologi. Rancangan penelitian diupayakan memberikan pernyataan-pernyataan tentang doktrin iman Kristen yang berkaitan secara logis. Di akhir riset disimpulkan bahwa Alkitab memberitakan bahwa Kristus ada sebelum Dia menjadi manusia. Dialah Allah yang kekal. Kristus yang kekal mengambil bagi diri-Nya natur tambahan, manusia, melalui kelahiran dari seorang anak dara. Kristus adalah manusia sejati, yang lahir dari seorang perempuan, seperti halnya dengan manusia yang lain, yang selanjutnya mengalami perkembangan jasmani seperti halnya dengan semua manusia. Yesus Kristus adalah Allah yang sejati. Kata-kata kunci: Keutamaan. Prainkarnasi. Inkarnasi. Kemanusiaan. Keilahian Kristus CopyrightA2024. HAGGADAH (Jurnal Teologi dan Pendidikan Kriste. | 59 PENDAHULUAN Pergumulan untuk menempatkan Yesus pada tempat yang sebenarnya, bukan hanya terjadi pada zaman Perjanjian Baru, melainkan juga pada abad-abad sesudahnya, bahkan hingga 1 Gereja pada masa para rasul harus melawan ajaran sesat, yang hanya meletakkan tekanan pada satu segi saja dari pemberitaan para rasul. Ada yang meletakkan tekanan pada segi kemanusiaan Yesus, dan mengabaikan segi keilahian-Nya. Sebaliknya ada juga yang meletakkan tekanan pada segi keilahian Yesus, dan mengabaikan segi kemanusiaan-Nya. Pada masa gereja awal, muncul ajaran sesat di Kolose yang menggabungkan unsurunsur Yahudi dan Hellenis. Unsur Yahudi tampak pada ketaatan pada peraturan-peraturan makanan dan hari Sabat, upacara penyunatan, kepercayaan pada fungsi para malaikat (Kol. 2:11, 16, . Unsur Hellenis tampak pada penekanan hikmat, pengetahuan, kekuatan alam, dan penilaian rendah terhadap tubuh (Kol. 2:3, 8, . 2 Maka salah satu tujuan Paulus menulis surat Kolose adalah untuk memberantas ajaran palsu yang mencoba menggantikan keunggulan Kristus dengan tradisi dan filsafat di luar Kristus (Kol. 3 Dengan gigih Paulus mempertahankan ajaran injil yang benar, dan menolak injil-injil lain (Gal. 1:6. 1Tim. 1:3. Kaum Ebionit menyangkal keilahian Kristus. Mereka menganggap-Nya sebagai manusia biasa, anak Yusuf dan Maria, yang memperoleh kualitas-Nya setelah dibaptiskan menjadi Mesias, oleh karena Roh Kudus yang turun ke atas-Nya. Paham ini umumnya sama dengan paham Monarkhi Dinamis dan paham Alogi yang menolak tulisan Yohanes tentang Logos. 4 Adalah Paulus dari Samosata yang menjadi tokoh utama ajaran yang membedakan antara Yesus dan Logos. Awal Abad IV. Arius muncul dengan pernyataan bahwa Yesus memiliki sifat keilahian, namun bukan Allah. hanya Bapa yang abadi adanya. Putra-Nya itu merupakan manusia yang diciptakan. Ia seperti Bapa, tetapi bukan Allah. 5 Para apologet Kristen seperti Ignatius dan Athenagoras tampil mempertahankan doktrin keilahian Kristus. Demikianlah gereja dalam sejarah perkembangannya terus menghadapi serangan terhadap pokok-pokok ajarannya. Pada Abad XIX, studi kristologi mempelajari Kristus yang historis dan membuat perbedaan dengan Kristus yang teologis . , yang dianggap merupakan buah imajinasi para teolog Kristen. Schleiermacher disebut sebagai tokoh yang mempelopori pemikiran ini, ia memandang Kristus sebagai ciptaan baru, yang di dalamnya natur manusia sedemikian ditinggikan sampai mencapai kesempurnaan ideal. 7 Peristiwa-peristiwa dari Alkitab seperti kelahiran, kematian, dan kebangkitan Kristus diistilahkan geschichte . untuk mengkontraskannya dengan sejarah. 8 Penekanan ajaran lain yang menentang doktrin keutamaan Kristus adalah menurunkan derajat keilahian Yesus Kristus. Maka sebagaimana para apologet Kristen pada abad mula-mula berjuang mempertahankan doktrin keilahian dan kemanusiaan Kristus, demikianlah para apologet Kristen masa kini harus memperjuangkan doktrin yang sama. Tujuan riset ini adalah untuk mempertahankan doktrin keutamaan Kristus dengan menerangkan prainkarnasi, inkarnasi, kemanusiaan, dan keilahian Kristus. Harun Hadiwijono. Iman Kristen (Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2. , 309. Charles F dan Everett F Harrison Pfeiffer. The Wycliffe Bible Commentary: Tafsiran Alkitab Wycliffe, 3rd ed. (Malang: Gandum Mas, 2. , 794. Donald C. Stamps. Alkitab Penuntun: Hidup Berkelimpahan, ed. Donald C. Stamps. Bahasa Ind. (Malang: Gandum Mas, 2. , 1990. Louis Berkhof. Teologi Sistematika 3: Doktrin Kristus (Surabaya: Momentum, 2. , 9. Kenneth Curtis. Stephen Lang. Randy Petersen, 100 Peristiwa Penting Dalam Sejarah Kristen, ed. Eko YAF. Rika Uli Napitupulu (Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2. , 21. Paul Enns. The Moody Handbook of Theology: Buku Pegangan Teologi . (Malang: Literatur SAAT, 2. , 26 & 31. Berkhof. Teologi Sistematika 3: Doktrin Kristus, 16Ae17. Enns. The Moody Handbook of Theology: Buku Pegangan Teologi . , 94. CopyrightA2024. HAGGADAH (Jurnal Teologi dan Pendidikan Kriste. | 60 Epan dan Santo dalam penelitiannya tahun 2022 menyatakan bahwa nilai keutamaan Kristus dalam Kitab Ibrani yaitu: Anak Allah. Pengantara Allah dengan manusia. Kurban yang sempurna. Ia memahami kelemahan manusia. Ia adalah pusat segala sesuatu. 9 Di tahun yang sama. Hardianus Bela mengatakan bahwa di Surat Kolose ditampilkan potret Yesus yang tak tertandingi: semua bagian keselamatan hanya dapat ditemukan dalam Kristus. Dia adalah kegenapan segala sesuatu, lebih tinggi dari segala sesuatu, jawaban dari segala sesuatu, di dalam Dia berdiam segala kepenuhan Allah. 10 Tahun 2023. Pranoto menyatakan dengan tegas bahwa doktrin inkarnasi merupakan pengajaran fundamental iman Kristen yang diperkuat melalui landasan biblika dan teologi historis. 11 Kebaruan riset ini terletak pada tujuannya untuk mempertahankan doktrin keutamaan Kristus dengan menerangkan pokokpokok doktrinal yaitu prainkarnasi, inkarnasi, kemanusiaan, dan keilahian Kristus. METODE PENELITIAN Penulis menggunakan metode kualitatif deskriptif, mengangkat isu teologi Kristen yaitu Kristologi. Pokok utamanya adalah mempertahankan pandangan penulis dengan dasar-dasar Alkitab, sejarah, dan konsep teologi yang disertai bukti-bukti yang bertanggung jawab. Penulis melakukan studi literatur atas beberapa sumber pustaka terkait topik keutamaan Kristus. Rancangan penelitian diupayakan memberikan pernyataan-pernyataan tentang doktrin iman Kristen yang berkaitan secara logis, didasarkan pada bagian-bagian Alkitab, dinyatakan dengan ungkapan-ungkapan masa kini. 13 Ada empat bagian pokok doktrinal yaitu prainkarnasi, inkarnasi, kemanusiaan, dan keilahian Kristus. PEMBAHASAN Jan S Aritonang menyebutkan ada lima butir dasar iman Kristen yang fundamental, yaitu: . Pengilhaman dan kemutlakan Alkitab, sehingga tidak bisa salah dan keliru. Keilahian Kristus dan kelahiran-Nya dari anak dara. Kematian Kristus sebagai ganti dan penebus . Kebangkitan-Nya secara jasmani. Kedatangan-Nya kedua kali. 14 Topik keutamaan Kristus yang menjadi pokok utama dalam riset ini adalah mempertahankan butir kedua, keilahian dan kemanusiaan Kristus, yang akan dibagi dalam empat pembahasan: prainkarnasi, inkarnasi, kemanusiaan, dan keilahian Kristus. Prainkarnasi Kristus Topik prainkarnasi berhubungan langsung dengan kekekalan dan keilahian Kristus. Prainkarnasi Kristus maksudnya Kristus ada sebelum Dia menjadi manusia. Artinya Dia Pribadi yang kekal. Pernah ada suatu masa di mana tidak ada siapapun atau apapun, kecuali Allah. Tidak ada masa di mana belum ada Allah. Kristus adalah Allah yang kekal. Istilah ini hanya dipakai untuk Kristus, tidak berlaku bagi manusia lain. Kristus tidak pernah tidak ada. Dia ada, selalu ada, selama-lamanya ada. Sebagian orang Kristen menggunakan istilah praeksistensi, termasuk dalam buku Pauls Enns dan French L. Arrington, dengan maksud yang sama, yaitu bahwa Kristus. Anak Allah itu kekal, tidak berawal. 15 Dalam artikel ini, penulis memilih untuk menggunakan istilah prainkarnasi, dari kata Latin Auin carneAy . Tim. Yovianus Epan and Joseph Christ Santo. AuDoktrin Keutamaan Kristus Dalam Surat Ibrani Bagi Dedikasi Iman Orang Percaya,Ay Angelion: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen 3, no. : 219. Hardianus Bela. AuParadoks Keutamaan Kristus Menurut Kolose 1:15-19 Dan Peran Leluhur Memberi Berkah Dalam Konteks Budaya Toraja,Ay EPIGRAPHE: Jurnal Teologi dan Pelayanan Kristiani 6, no. : 249. Minggus Minarto Pranoto. AuPerkembangan Doktrin Inkarnasi Kristus: Misteri Iman Dan Dasar Keselamatan Manusia,Ay Abdiel: Khazanah Pemikiran Teologi. Pendidikan Agama Kristen dan Musik Gereja 7, 2 . : 202. Sonny Eli Zaluchu et al. Strategi Menulis Jurnal (Semarang: Golden Gate Publishing Semarang, 2. , 87. Andreas B. Subagyo. Pengantar Riset Kuantitatif & Kualitatif (Bandung: Kalam Hidup, 2. , 149. Jan S. Aritonang. Berbagai Aliran Di Dalam Dan Di Sekitar Gereja (Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2. French L. Arrington. Doktrin Kristen: Perspektif Pentakosta (Yogyakarta: Andi, 2. , 162. CopyrightA2024. HAGGADAH (Jurnal Teologi dan Pendidikan Kriste. | 61 Ada banyak ayat di Alkitab yang secara eksplisit . menyatakan prainkarnasi, sekaligus menegaskan kekekalan Kristus. Dalam Injil Yohanes 1:1. Rasul Yohanes mengindikasikan bahwa sejauh ke belakang mana pun. Firman terus ada. 16 Dalam Yohanes 8:58. Yesus mengatakan bahwa sebelum Abraham lahir. Dia ada. Padahal Abraham hidup 2000 tahun sebelum inkarnasi Kristus. Dalam surat Ibrani 1:8, dituliskan bahwa takhta-Nya kekal untuk selama-lamanya. Paulus menulis dalam surat Kolose 1:17. Ia ada terlebih dahulu dari segala sesuatu. Nabi Perjanjian Lama dalam Mikha 5:2, menyebutkan bahwa Yesus telah ada sejak dahulu kala. Bahkan dalam Yesaya 9:6. Yesus disebut Bapa yang kekal. Ayat-ayat di Alkitab juga secara implisit . menyatakan kekekalan Kristus. Dalam Yohanes 3:13. Rasul Yohanes menyebut Dia turun dari surga. Di ayat 3 disebutkan Dia menciptakan segala sesuatu. Dalam tulisannya di Wahyu 22:13. Yohanes menyebut Dia yang Awal dan yang Akhir. Dalam analisis Filipi 2:6. Veri. Sahari dan Selan mengatakan bahwa Yesus Kristus adalah gambar . Allah yang ilahi, dan sepenuhnya Ia adalah Pribadi Allah Tritunggal yang setara dengan Allah Bapa, menegaskan prainkarnasi Kristus. Banyaknya ayat Alkitab tentang prainkarnasi Kristus menunjukkan bahwa doktrin ini sangat Charles C Ryrie mengatakan pentingnya prainkarnasi adalah untuk mempertahankan doktrin kekekalan Kristus: . Jika Yesus baru ada ketika dilahirkan, maka tidak ada Tritunggal yang kekal. Jika Yesus tidak pernah ada sebelumnya, maka Ia bukanlah Allah sebab terbukti Ia tidak kekal. Jika Yesus tidak pernah ada sebelumnya, maka Ia berbohong sebab Ia telah mengaku demikian. 18 Kristus adalah Allah dari kekal, ketika menjadi manusia Dia tidak pernah berhenti jadi Allah, atau berproses . elum menjad. Allah. Dia juga tidak pernah kehilangan keilahian-Nya, ketika di bumi Dia hanya menambah sifat kemanusiaanNya. Dengan tegas Charles C Ryrie menyebutkan bahwa penolakan pengakuan terhadap prainkarnasi akan terkait dengan penolakan akan kekekalan dan keilahian-Nya. 19 Hanya orang yang percaya Yesus adalah Allah, yang pasti menerima ajaran prainkarnasi Kristus. Inkarnasi Kristus Istilah inkarnasi tidak ada dalam Alkitab terjemahan Bahasa Indonesia. Istilah itu serapan dari kata Latin Auin carneAy, padanan kata Yunani evn sarki . n sark. yang artinya Audalam rupa manusiaAy dari 1 Timotius 3:16. Kata inkarnasi berarti di dalam daging, menunjuk pada tindakan di mana Kristus yang kekal mengambil bagi diri-Nya natur tambahan, manusia, melalui kelahiran dari seorang anak dara (Yoh. 1:1. Mat. 1:23. Yes. 7:14. Luk. 1:34-. Arrington menyebut bahwa inkarnasi berarti Anak Allah menyelubungi diri-Nya dengan daging agar Dia bisa membuka selubung diri-Nya sebagai Allah. 20 Niftrik dan Boland mengatakan. Firman Allah telah menjadi daging, yakni Allah telah menjadi manusia, di dalam Yesus orang Nazaret. Bukan hanya kelihatannya saja seperti manusia, layaknya konsep agama-agama lain tentang ilah-ilah yang menampakkan diri ke bumi. 21 Jadi orang Kristen jangan salah mengira bahwa istilah inkarnasi bukan istilah kekristenan, sekalipun istilah itu memang tidak terdapat secara eksplisit dalam Alkitab terjemahan bahasa Indonesia seperti Indonesia Terjemahan Baru (ITB). Ada beberapa istilah doktrinal yang menjelaskan inkarnasi: Pertama, kesatuan hipostatik: Pribadi Kedua dari Tritunggal (Kristu. datang dan mengambil natur manusia tanpa kehilangan natur Ilahi-Nya. Pada inkarnasi, seorang Pribadi yang datang, bukan hanya sebuah natur. Kemudian Pribadi itu mengambil natur tambahan, yaitu natur manusia. Ia tidak sekadar tinggal dalam diri seorang manusia. Enns menjelaskan bajwa kedua natur itu (Allah Paul Enns. The Moody Handbook of Theology . Revised. (Malang: Literatur SAAT, 2. , 243. Esap Veri. Gunar Sahari, and Yunus Selan. AuBukti Keilahian Yesus Kristus Berdasarkan Filipi 2:6 Sebuah Jawaban Teologis Terhadap Kristologi Ebionisme. Arianisme Dan Saksi Yehuwa,Ay Luxnos 7, no. Charles C. Ryrie. Teologi Dasar 1, ed. Parwanto, 17th ed. (Yogyakarta: Andi, 2. , 352. Ibid. Arrington. Doktrin Kristen: Perspektif Pentakosta, 165. van Niftrik and B. Boland. Dogmatika Masa Kini (Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2. , 226. CopyrightA2024. HAGGADAH (Jurnal Teologi dan Pendidikan Kriste. | 62 dan manusi. merupakan kesatuan yang tidak terpisahkan, tanpa percampuran identitas, ataupun kehilangan identitas masing-masing. Ia tetap selamanya Allah-manusia. Allah sejati dan manusia sejati, dua natur yang berbeda dalam satu Pribadi untuk selamanya. 22 Kedua natur penting bagi penebusan: sebagai manusia. Kristus dapat mewakili manusia dan mati bagi manusia. sebagai Allah kematian Kristus memiliki nilai yang tidak terbatas, cukup untuk menyediakan penebusan bagi dosa manusia. Tiga kenyataan penting yang patut diingat: . Kristus memiliki dua natur yang berbeda. Allah dan manusia. Tidak ada percampuran atau ketumpang-tindihan dari kedua natur itu. Meskipun Kristus memiliki dua natur. Dia adalah satu Pribadi. Kedua, kenosis: pengosongan diri. Teks Filipi 2:7 menjadi sasaran kritik penentang Alkitab dengan pertanyaan AuDari apa Kristus mengosongkan diri-Nya? Jawabannya adalah: pengosongan yang dimaksud bukan pengurangan melainkan penambahan. Hal ini diterangkan dalam Filipi 2:7-8, istilah mengambil rupa seorang hamba, menjadi sama dengan manusia, dalam rupa seorang manusia. Dia merendahkan diri-Nya taat sampai mati. Puncak penyataan Allah di dalam sejarah dunia adalah melalui kehadiran-Nya dalam wujud manusia, yaitu Yesus Kristus. 23 Kristus mengambil natur manusia sebagai natur tambahan, tanpa kehilangan natur ilahi-Nya. Kemanusiaan Kristus Bersamaan dengan kelahiran Kristus di Bethlehem, kenyataan besar diungkapkan, yaitu bahwa di satu sisi Kristus adalah benar-benar manusia, di sisi lain Dia adalah Allah. Satu Pribadi dengan dua natur. Banyak ayat Alkitab yang membuktikan bahwa Yesus adalah Allah, banyak juga ayat yang membuktikan bahwa Yesus adalah manusia. Pertama. Yesus bertumbuh sebagai manusia. Yesus dilahirkan oleh seorang perempuan (Luk. 2:6-. , bertumbuh sebagai seorang manusia, bertambah besar dan hikmat-Nya (Luk. Ungkapan yang sama dipakai untuk menunjukkan pertumbuhan Yohanes Pembaptis (Luk. dan Samuel . Sam. Kedua. Yesus memiliki perasaan manusia. Yesus merasa letih dalam perjalanan (Yoh. , merasa lapar setelah berpuasa 40 hari (Mat. merasa haus (Yoh. , menangis (Yoh. 11:35. Luk. Paulus mengatakan bahwa Kristus telah mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia (Flp. Demikian juga penulis surat Ibrani berkata bahwa Yesus dalam segala hal disamakan dengan saudara-saudara-Nya (Ibr. , dan yang telah menderita karena pencobaan seperti manusia (Ibr. Heryson Butar-Butar menyebutkan bahwa dalam kemanusiaan-Nya. Yesus terlihat terbatas karena komitmen-Nya terhadap tugas dan pokok dan fungsinya. 24 Dia tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan (Flp. Dasar perumusan ortodoks mengenai pribadi Kristus, ditetapkan sejak Konsili Chalcedon . Tony Lane menyebut bahwa konsili ini diperlukan dalam menghalau ajaran Nestorius (Kristus adalah dua pribad. dan Eutyches (Kristus adalah sifat tunggal 25 Dikutip dari buku tulisan Bruce Milne, pasal utama konsili ini menegaskan: Kita harus mengakui bahwa Tuhan kita Yesus Kristus adalah Anak tunggal yang sama A sempurna dalam keilahian A sempurna dalam kemanusiaan A sehakikat . dengan Bapa dalam keilahian, sehakikat . dengan kita dalam kemanusiaan A diperkenalkan kepada kita dalam dua kodrat . , tanpa pembauran, tanpa perubahan, tanpa pembagian, tanpa pemisahan A sifat-sifat kedua Enns. The Moody Handbook of Theology . , 256. Pranoto. AuPerkembangan Doktrin Inkarnasi Kristus: Misteri Iman Dan Dasar Keselamatan Manusia,Ay Heryson Butar-Butar. AuKajian Apologetis Terhadap Kontroversi Kemanusiaan Dan Ketidakbersalahan Yesus Kristus,Ay Manna Raflesia 8, no. : 217. Tony Lane. Runtut Pijar: Tokoh Dan Pemikiran Kristen Dari Masa Ke Masa (Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2. , 50. CopyrightA2024. HAGGADAH (Jurnal Teologi dan Pendidikan Kriste. | 63 kodrat tetap terpelihara dan berada sekaligus dalam satu pribadi . dan satu hakikat . Linwood Urban mengatakan, rumusan Chalcedon ini merupakan pernyataan yang diterima gereja, diwakili para uskup yang hadir, dan seharusnya menuntut penghargaan dari semua pihak, termasuk para pengkritik. 27 Rumusan Chalcedon secara jelas berpegang bahwa prinsip kesatuan itu adalah Pribadi kedua dari Trinitas. Dia adalah Allah sejati sekaligus manusia sejati, bukan Ausesuatu yang bukan Allah ataupun manusia. Ay 28 Doktrin kemanusiaan Kristus setara pentingnya dengan doktrin keilahian Kristus. Yesus menjadi manusia agar dapat mewakili umat manusia yang berdosa. Jika Yesus bukan manusia sejati, maka kematian-Nya di kayu salib adalah ilusi. Doktrin ini menjadi dasar soteriologi, karena jika Kristus tidak seperti pengakuan-Nya, maka penebusan-Nya adalah tidak sempurna, tidak cukup untuk menebus dosa manusia. Keilahian Kristus Kalis Stevanus mengatakan, satu-satunya tolok ukur yang benar untuk menetapkan apakah Yesus adalah Allah yang berinkarnasi menjadi manusia, atau bukan, tidak lain adalah Alkitab. 29 Maka penyelidikan teks Alkitab yang diangkat berikut ini telah menjadi bukti-bukti sah tentang keilahian Kristus. Sebelum kelahiran Yesus, malaikat telah memberitakan bahwa Ia akan menjadi orang besar, yang disebut Anak Allah Yang Mahatinggi (Luk. dan Ia akan menjadi Raja atas keturunan Yakub sampai selama-lamanya, dan bahwa Kerajaan-Nya tidak akan berkesudahan (Luk. Pada saat kelahiran-Nya, di Efrata ada malaikat Tuhan yang memberitakan bahwa pada hari itu telah lahir Juruselamat, yang menjadi kesukaan besar bagi seluruh bangsa (Luk. 2:10,. , dan mendatangkan damai sejahtera (Luk. Pada pelayanan-Nya berkeliling tanah Palestina. Petrus mengakui bahwa Kristus adalah Anak Allah yang hidup (Mat. Ayat-ayat lain yang secara langsung menyatakan bahwa Yesus adalah Allah misalnya Roma 9:5. Ibrani 1:8. Yohanes 1:1. Yoh. 20:28. 2 Petrus 1:1. Enns mengatakan bahwa Kristus secara mutlak setara dengan Bapa dalam Pribadi dan karya-Nya. Kristus adalah ilahi yang tidak dapat dikurangi. 30 Sementara itu Charles C. Ryrie menyebutkan bahwa Kristus memiliki sifat-sifat yang hanya dimiliki oleh Allah,31 seperti: kekekalan (Yoh. 8:58. , mahahadir (Mat. 18:20. , mahatahu (Mat. 16:21. Luk. 6:8. 11:7. Yoh. mahakuasa (Mat. 28:20. Mrk. 5:11-15. Yoh. 11:38-. Ayat-ayat lainnya menerangkan bahwa Kristus melakukan hal-hal yang hanya dapat dilakukan oleh Allah: pengampunan kekal (Mrk. 2:1-. , kehidupan (Yoh. , kebangkitan (Yoh. penghakiman (Yoh. 5:22, . KESIMPULAN Upaya mempertahankan doktrin keutamaan Kristus dapat dilakukan dengan menerangkan pokok-pokok doktrinal yaitu prainkarnasi, inkarnasi, kemanusiaan, dan keilahian Kristus. Alkitab memberitakan bahwa Kristus ada sebelum Dia menjadi manusia. Kristus adalah Allah yang kekal. Kristus yang kekal mengambil bagi diri-Nya natur tambahan, manusia, melalui kelahiran dari seorang anak dara. Kristus adalah manusia sejati, yang lahir dari seorang perempuan, seperti halnya dengan manusia yang lain, yang selanjutnya mengalami perkembangan jasmani seperti halnya dengan semua manusia. Alkitab juga memberitakan, bahwa Yesus Kristus adalah Allah yang sejati. REFERENSI