ISSN-p: 2442-3416 ISSN-e: 2714-6049 Journal Ilmiah Rinjani (JIR) Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 13 No. 1 Tahun 2025 PERAN BAZNAS DALAM PENDISTRIBUSIAN ZAKAT KONSUMTIF UNTUK PEMENUHAN KEBUTUHAN DASAR MUSTAHIK (STUDI PADA BAZNAS KABUPATEN SUMBAWA BARAT) Tabrani1. Amie Amelia2 Intitut Teknologi Dan Bisnis Ahmad Dahlan Jakarta *Corresponding author: tabranims75@gmail. ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis mekanisme distribusi zakat konsumtif pada Baznas Kabupaten Sumbawa Barat dan bagaimana pengaruh distribusi zakat konsumtif terhadap pemenuhan kebutuhan dasar mustahik. distribusi zakat konsumtif berjalan dengan baik atau tidak dan untuk mengetahui pendistribusian zakat konsumtif yang diberikan dipergunakan untuk membeli kebutuhan sandang pangan mustahik. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menentukan jumlah sampling strata atau klaster, pentingnya studi ini dilakukan sehingga kita mengetahui berapa sampel yang akan kita jadikan bahan penelitian sehingga dengan sample ini kita bisa mengetahui hasil yang dicapai dalam penelitian dilaksananakan untuk mengtahui mekanisme pendistribusian zakat serta dampak zakat terhadap pemenuhan kebutuhan dasar mustahik, dengan adanya distribusi zakat konsumtif berpengaruh terhadap angka kemiskinan yang ada di Kabupaten Sumbawa Barat, sehingga baznas berperan dalam usaha pengentasan dan penanggulangan kemiskinan sesuai dengan tugas dan fungsi baznas. serta kesulitan apa yang akan didapat dalam penelitian ini dan jenis data yang akan disajikan dalam penelitian dan apabila penelitian ini berhasil dilakukan maka dapak yang diharapkan adalah bahwa dengan mekanisme, peran dan tata cara yang baik dalam mendistribusikan zakat akan berpengaruh pada pemenuhan kebutuhan dasar mustahik dan angka kemiskinan dapat diturunkan melalui pendistribusian zakat konsumtif pada Baznas Kabupaten Sumbawa Barat. Katakunci: mekanisme, peran, zakat konsumtif, kebutuhan dasar. ABSTRACT The purpose of this study is to analyze the mechanism of distribution of consumptive zakat at Baznas of West Sumbawa Regency and how the distribution of consumptive zakat affects the fulfillment of basic needs of mustahik. distribution of consumptive zakat is running well or not and to find out the distribution of consumptive zakat given is used to buy clothing and food needs of mustahik. The research method used in this study uses a qualitative method by determining the number of strata or cluster sampling, the importance of this study is carried out so that we know how many samples we will use as research material so that with this sample we can find out the results achieved in the study carried out to find out the mechanism of zakat distribution and the impact of zakat on the fulfillment of basic needs of mustahik, with the distribution of consumptive zakat affecting the poverty rate in West Sumbawa Regency, so that baznas plays a role in efforts to alleviate and overcome poverty in accordance with the duties and functions of baznas. and what difficulties will be encountered in this study and the type of data that will be presented in the study and if this study is successful, the expected impact is that with a good mechanism, role and procedure in distributing zakat will affect the fulfillment of basic needs of mustahik and poverty rates can be reduced through the distribution of consumptive zakat at Baznas West Sumbawa Regency. Keywords: mechanism, role, consumptive zakat, basic needs. ISSN-p: 2442-3416 ISSN-e: 2714-6049 Journal Ilmiah Rinjani (JIR) Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 13 No. 1 Tahun 2025 PENDAHULUAN Masalah kemiskinan yang terjadi di Kabupaten Sumbawa Barat menjadi persoalan yang cukup rumit walaupun pembangunan dalam sektor produksi dan pendapatan skala nasional maupun daerah telah sukses dilaksanakan dibeberapa Kabupaten Sumbawa Barat merupakan daerah yang bisa dikatakan suatu daerah yang baru dan tentunya masalah yang menyangkut kemiskinan menjadi sesuatu yang butuh perhatian lebih dari pihak-pihak terkait sejauh ini sudah banyak program kegiatan yang dimiliki pemerintah untuk dilaksanakan dalam menangani masalah kemiskinan yang terjadi. (Quispe, 2022, pp. Ada dua strategi yang harus dilakukan dalam upaya menangani kemiskinan, pertama kebutuhan pokok mereka dari berbagai bidang agar lebih terjamin kehidupannya dalam waktu sesaat Kemudian yang selanjutnya yaitu, mengadakan pelatihan. (Agustin, 2. Ini bertujuan untuk mengasah dan memberikan pelatihan kepada mereka baik laki-laki dan perempuan berupa kemampuan dan keterampilan untuk meningkatkan taraf perekonomian agar tidak terus menerus masuk di dalam lingkaran . ther, 2021, pp. Dana zakat yang tersedia di Rencana Kerja Anggaran Tahunan Baznas Kabupaten Sumbawa Barat tahun 2022 sebesar 7. untuk dana zakat konsumtif fakir miskin yang diberikan oleh Baznas Sumbawa Barat kepada penerima dana zakat konsumtif berpengaruh terhadap pemenuhan kebutuhan dasar makanan mustahik serta kebutuhan dasar makanan keluarga mustahik. Sumber data RKAT Baznas Kabupaten Sumbawa Barat tahun 2022 . aznas, 2. Sebanyak 1485 kepala keluarga termasuk dalam kategori kemiskinan ekstrem di Kabupaten Sumbawa Barat, menurut data asesmen yang dirilis oleh Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa Barat pada Baznas Kabupaten Sumbawa Barat menawarkan dana konsumtif kepada keluarga miskin untuk dapat memenuhi kebutuhan dasar (Barat, 2. Kemiskinan ketidakmampuan dari sisi ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar selain makanan, yang diukur dari sisi pengeluaran. Oleh karena itu, orang yang memiliki pengeluaran perkapita rata-rata per bulan di bawah garis kemiskinan dianggap miskin. Sumber data utama yang dipakai adalah data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susena. (KSB and 2022 n. Filosofi garis kemiskinan adalah cara untuk membedakan garis kemiskinan makanan dan non-makanan, menurut Badan Pusat Statistik Kabupaten Sumbawa Barat. Orang-orang dianggap miskin jika pengeluaran bulanannya di bawah 600 ribu rupiah. Garis kemiskinan makanan adalah jumlah uang yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan seseorang selama Zakat merupakan dana potensial yang dimanfaatkan untuk memajukan kesejahteraan umum bagi seluruh masyarakat zakat merupakan salah satu rukun yang bercorak sosial- ekonomi dari lima rukun Islam. Dengan zakat, di samping ikrar tauhid dan shalat, seseorang barulah sah masuk ke dalam barisan umat Islam dan diakui keislamannya. Di dalam zakat terdapat dua dimensi peribadatan, yaitu dimensi vertikal yang hubungannya antara kaum muslim dengan Allah SWT dan dimensi horizontal dimana seorang muslim itu akan selalu berhubungan dengan muslim yang lain zakat sebagai institusi ekonomi umat dapat dikelola dan didistribusikan secara lebih baik dalam bentuk Dana zakat yang disalurkan ke masyarakat atau tepatnya kepada mustahik lebih banyak digunakan untuk kepentingan konsumtif, artinya zakat yang bersumber dari para muzakki yang menunaikan zakatnya digunakan hanya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, dimana kebutuhan itu akan habis setelah pemakaian atau pemanfaatannya, sehingga tidak bisa digunakan kembali untuk waktu berikutnya (Herry, 2020, pp. Kemiskinan ketimpangan distribusi pendapatan, tidak meratanya distribusi pendapatan akan memicu terjadinya ketimpangan pendapatan yang merupakan awal dari munculnya masalah kemiskinan (Creswell, 2016, 36-. Keberhasilan lembaga pengelola zakat bukan hanya terletak pada kemampuannya dalam mengumpulkan dana zakat, tetapi juga pada kemampuan mendistribusikan dana tersebut. Oleh sebab itu, lembaga pengelola zakat dituntut untuk dapat merumuskan cara yang efektif untuk dapat menghimpun dan mendistribusikan zakat melalui ISSN-p: 2442-3416 ISSN-e: 2714-6049 Journal Ilmiah Rinjani (JIR) Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 13 No. 1 Tahun 2025 program-program yang dapat diterima oleh (Akbar, 2020, pp. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa zakat memiliki potensi untuk membantu pemulihan ekonomi dan sosial (Yan et al. , . Ascarya, . Nik Azman et al. , . Namun, penelitian tersebut masih terbatas pada pemetaan mustahik yang menjadi sebuah kebutuhan esensial karena hal ini memungkinkan pendistribusian zakat kunsumtif secara lebih tepat dan efektif. (Bintang aulia Lutfi. Menurut penelitian sebelumnya, garis kemiskinan dianggap memiliki beberapa kelemahan. Satu: Karena garis kemiskinan tidak bergantung pada bahan makanan, tetapi hanya pada kebutuhan Garis kemiskinan menjadi lebih pendek karena beberapa jenis makanan yang mahal dan tinggi kalori . eperti bera. dapat memenuhi kebutuhan kalori (Khalifah Muhammad Ali, 2. Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat bekerja sama dengan Baznas Kabupaten Sumbawa Barat mencari apa peran yang terbaik untuk melakukan pendistribusian zakat konsumtif solusi terbaik untuk membantu masyarakat miskin agar dapat memenuhi kebutuhan dasar makanan mereka dengan memberikan dana zakat konsumtif kepada mereka yang berada di bawah garis kemiskinan yang dikenal sebagai fakir miskin dalam waktu tertentu (Statistik, 2. Motivasi serta urgensi yang mendorong dilakukan penelitian ini adalah untuk melihat sejauhmana peran yang dilakukan Baznas Kabupaten Sumbawa Barat dalam pendistribusian dana zakat konsumtif. METODE PENELITIAN Menurut Moleong . 8: . penelitian kualitatif adalah penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian misalnya perilaku, persepsi, motivasi, tindakan, secara holistic, dan dengan cara deskripsi dalam bentuk kata-kata dan bahasa, pada suatu konteks khusus yang alamiah dan dengan memanfaatkan berbagai metode alamiah. (Bogdan. Menurut Bogdan dan Tylor . 1: . sebagai prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata kata tertulis atau lisan dari orang - orang dan perilaku yang dapat diamati. Menurut Creswell . 9: . penelitian kualitatif adalah suatu proses penelitian untuk memahami masalah manusia atau sosial dengan menciptakan gambaran menyeluruh dan kompleks yang disajikan dengan kata kata, melaporkan pandangan terinci yang diperoleh dari para sumber informasi, serta dilakukan dalam latar . yang Menurut Kirk dan Miller . 0: . penelitian kualitatif adalah tradisi tertentu dalam ilmu pengetahuan sosial yang secara fundamental bergantung pada pengamatan pada manusia dalam kaitannya sendiri dan berhubungan dengan orangorang tersebut dalam bahasanya dan dalam peristiIahannya. Penelitian kualitatif memiliki ciri atau karakteristik yang membedakan dengan penelitian jenis lainnya. Pendekatan penelitian kualitatif artinya bahwa pendekatan kualitatif merupakan pendekatan untuk membangun pernyataan pengetahuan berdasarkan perspektif - konstruktif . isalnya, makna-makna yang bersumber dari pengalaman individu, nilai sosial dan sejarah dengan tujuan untuk membangun teori atau pola pengetahuan tertentu penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bertujuan untuk memahami gejala gejala yang tidak memerlukan kuantifikasi. (Murdiyanto, 2. Menurut Sugiyono . metode penelitian kualitatif adalah metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat yang digunakan untuk meneliti pada kondisi ilmiah . dimana peneliti sebagai instrumen, teknik pengumpulan data dan di analisis yang bersifat kualitatif lebih menekan pada makna. Metodologi penelitian kualitatif bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan fenomena atau obyek penelitian melalui aktivitas sosial, sikap dan persepsi orang secara individu atau Peneliti kualitatif, mereka yang terlibat dalam bentuk penyelidikan ini memiliki asumsi tentang pengujian teori secara deduktif, membangun terhadap bias, mengendalikan alternatif atau penjelasan kontrafaktual, dan mampu (Augustinus, 2. Strategi Penelitian Menurut Sugiono . 1: . menuliskan bahwa penelitian kualitatif cocok diterapkan antara lain : Bila masalah penelitian belum jelas,masih remang remang, atau bahkan masih gelap. Metode kualitatif sangat cocok diterapkan pada kondisi semacam ini karena peneliti akan ISSN-p: 2442-3416 ISSN-e: 2714-6049 Journal Ilmiah Rinjani (JIR) Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 13 No. 1 Tahun 2025 langsung masuk ke lapangan sehingga masalah akan dapat ditemukan dengan jelas. Metode kualitatif sangat cocok untuk memahami interaksi sosial. Interaksi sosial yang kompleks hanya dapat diurai jika peneliti menggunakan metode kualitatif antara lain dengan cara observasi terlibat dan wawancara mendalam terhadap kelompok sosial yang Metode kualitatif sangat cocok untuk mengembangkan teori, khususnya teori yang dibangun berdasarkan data yang diperoleh dari Metode kualitatif sangat cocok untuk memastikan kebenaran data sosial. Data sosial sering sulit dipastikan kebenarannya. Dengan metode kualitatif, melalui teknik pengumpulan data secara gabungan, kepastian data akan lebih terjamin karena dalam teknik gabungan jika teknik pengumpulan data tertentu belum menemukan apa yang dituju, akan diganti dengan teknik lain. Model analisis faktor untuk penelitian terdiri dari tiga pase. Dalam penelitian ini, aspek teori perilaku lembaga digunakan untuk melihat kinerja komitmen kelembagaan dan karakteristiknya. Tanggung jawab lembaga didefinisikan sebagai sikap dan perilaku, sementara kinerja didefinisikan sebagai perilaku. Menurut para peneliti, sikap dapat mendorong perilaku, dan perilaku dapat mendorong perilaku lain. reswell, 2. Dalam studi sebelumnya, karakteristik yang mempengaruhi komitmen kelembagaan terbukti dapat mempengaruhi kemampuan kerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk menunjukkan aspek orang, lembaga, dan sosial ketika karakteristik tersebut termasuk faktor intlektual kontrak, pengawasan, lingkungan, kenyamanan kerja, tantangan kerja, dan adaptasi. (Adawiyah, 2. Data Primer Basis data penelitian terdiri dari wawancara, yang diambil dari buku Penelitian Bisnis . yang ditulis oleh Asep Hermawan. Wawancara adalah wacana yang dilakukan antara dua atau lebih individu dalam jangka waktu tertentu dengan tujuan untuk mengumpulkan informasi untuk penelitian. (Simanjuntak, 2. Data Sekunder Sugiyono . 9: . mengatakan bahwa data sekunder adalah informasi yang telah dikumpulkan sebelumnya, seperti laporan dan data Baznas Kabupaten Sumbawa Barat yang digunakan sebagai data dalam penelitian. (Koessiantara, 2. Menurut (Sugiyono, 2. , terdapat empat teknik dalam pengumpulan data kualitatif yaitu: Obsevasi Observasi adalah pengamatan dan pencatatan yang dilakukan secara sistematis terhadap gejala yang tampak pada objek penelitian (Zuriah. Wawancara Wawancara adalah kegiatan tanya jawab yang dilakukan oleh dua orang untuk bertukar informasi, sehingga dapat dikonstruksikan dalam sebuah makna yang mengacu pada suatu topik tertentu. Sedangkan menurut (Zuriah, 2. , wawancara merupakan alat pengumpul informasi dengan cara mengajukan sejumlah pertanyaan untuk ditanyakan dan dijawab secara Dokumentasi Dokumentasi merupakan cara mengumpulkan informasi baik secara visual, verbal maupun Menurut (Zuriah, 2. bahwa dokumentasi merupakan cara mengumpulkan data melalui peninggalan tertulus seperti arsip. Triangulasi Triangulasi dapat dipandang sebagai salah satu teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti untuk menguji apakah data yang dihasilkan merupakan data yang kredibel. Dengan kata lain, triangulasi merupakan usaha untuk mengecek kebenaran data atau informasi yang diperoleh dari berbagai sudut pandang yang berbeda. (Fiantika, 2. HASIL DAN PEMBAHASAN Indikator merupakan alat ukur perhitungan potensi zakat suatu wilayah yang mencakup seluruh obyek zakat yang terdiri dari beberapa komponen utama. Yaitu zakat pertanian, zakat profesi, zakat perorangan, zakat perusahaan, zakat fitrah dan hewan kurban. Kajian indikatot pemetaan potensi zakat bertujuan untuk membentuk komponen-komponen utama perhitungan potensi zakat agar memudahkan baznas ISSN-p: 2442-3416 ISSN-e: 2714-6049 Journal Ilmiah Rinjani (JIR) Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 13 No. 1 Tahun 2025 ksb untuk memetakan potensi zakat diwilayah pengumpulan zakat. Sumbawa Barat agar pemetaan potensi zakat ini bisa Berdasarkan hasil perhitungan komponen zakat jumlah potensi zakat adalah sebagai berikut: Potensi Zakat di Kabupten Sumbawa Barat Objek Zakat Zakat Fitrah Profesi Perorangan Zakat pertanian Hewan kurban Perusahaan Total Potensi Zakat Muzaki Nilai zakat Potensi Zakat Berdasarkan tabel diatas potensi zakat fitrah sebesar Rp. 000 milyar dengan cakupan jumlah muzaki sebanyak 138. 759 dengan nilai zakat yang dibayarkan Rp. 000 per orang. Potensi zakat profesi Rp. 000 miylar dengan cakupan jumlah muzaki 5000 dengan nilai zakat Rp. Potensi zakat perorangan dengan jumlah muzaki 1000 maka potensi zakat Rp. demikian juga dengan zakat pertanian jika muzaki 43534 . ata sensus BPS) dengan nilai zakat Rp. 000 potensi zakat yang didapat dari hasil pertanian Rp. dan salah satu potensi Dana Sosial Keagamaan Lainya adalah hewan kurban jika jumlah muzaki yang ada di Sumbawa barat 13. 000 dan rata rata satu muzaki berkorban dengan nilai Rp. arga satu ekor sap. maka nili DSKL yang didapatkan oleh Baznas KSB sebasar Rp. 000 juta. Potensi zakat lainya adalah Perusahan rekanan pemerintah daerah dengan jumlah rekanan sebanyak 500 maka jika masing masing rekanan membayar zakat ke Baznas KSB Rp. 000 per bulan maka akan baznas akan mendapatkan dana zakat dari perusahaan rekanan sebanyak Rp. juta pertahun. Apabila semua mayarakat KSB dan perusahaan yang ada wilayah ditambang membanyar zakat melalui Baznas KSB maka pendapatan baznas semakin meningkat dan dengan sendirinya pendistribusian semakin meningkat sehingga kesejahteraan masyarakat semakin ditingkatkan melalui zakat pemberdayaan dan tingkat kemiskinan akan bisa teratasi dengan baik dikabupaten Sumbawa barat. Target dan Realisasi pengumpulan, pendistribusian ZIS periode 2019 sampai 2023 14,000,000,000 12,000,000,000 10,000,000,000 8,000,000,000 6,000,000,000 4,000,000,000 1 M5. 3 M 5. 2,000,000,000 Target Pengumpalan Realisasi Pengumpulan Pendistribusian ISSN-p: 2442-3416 ISSN-e: 2714-6049 Journal Ilmiah Rinjani (JIR) Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 13 No. 1 Tahun 2025 Dari diagram batang yang disajikan maka kita bisa melihat bahwa dari target pengumpulan, realisasi mengalami peningkatan setiap tahunnya semakin banyak pengumpulan maka semakin banyak dana zakat yang akan didistribusikan kepada mustahik dengan banyak nya distribusi maka semakin maka meningkat sehingga angka kemiskinan akan mengalami penurunan di Kabupaten Sumbawa Barat. Program Baznas Kabupaten Sumbawa Barat Pendidikan Beasiswa Pendidikan Dasar dan Beasiswa Pendidikan menenga Beasiswa pendidikan tinggi S1. S2. S3. Dalan Negeri dan Luar Negri Beasiswa tahfidz beasiswa ini ditujukan kepada siswa pondok pesantren yang sedang menepuh Pendidikan tahfidz untuk semua jenjang pendidikan baik dalam dan luar negri (Renstra, 2. Ekonomi Program Dana bergulir tanpak bunga program ini ditujukan kepada masyarakat yang membutuhkan modal usaha untuk membatu usaha keluarga, terutama keluarga yang fakir miskin dan terjerat Program bantuan usaha pemula ditujukan kepada masarakat yang membuka usaha Bantuan usaha mikro kecil yang memerlukan tambahan modal usaha agar dapat berkembang, (Baznas. Rencana Kerja Anggaran, 2. Kesehatan Bakesos bantuan kesehatan orang susah program pendamping keluarga pasien yang sedang berobat lanjut atau rawat iniap dirumah sakit rujukan maupun non Program rumah singgah program ini ditujukan kepada pasien dan keluarga yang sedang berobat atau dirawat diluar daerah asal dan disediakan tempat tinggal untuk pasien dan keluarga selama menjalani perawatan dirumah Program ODGJ dalam perawatan program ini ditujukan untuk pasien ODGJ yang sedang dirawat dirumah sakit jiwa dan membutuhkan biaya. (Kesehatan, 2. Program rehablitasi obat terlarang program ini ditujukan kepada pemakai obat terlarang dan mereka mau berhenti dan akan dikirim kelembaga rehabilitasi LIDO bogor. Kemanusian Bantuan fakir miskin 3. 32 program ini ditujukan kepada fakir miskin yang ekstrim dan mendapat bantuan dana konsumtif untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan mustahik dan keluarga (Baznas. SOP Pendistribusian dan pendayagunaan, 2. Kebutuhan dasar keluarga rentan masalah sosial program ini ditujukan kepada keluarga yang rentan masalah sosial ekonomi dan rumah tangga terutama masalah pangan Bantuan Rumah Layak Huni (Mahyan. program ini ditujukan kepada keluarga yang fakir miskin yang rumahnya sudah tidak layak huni dan harus segera Bantuan kepada narapidana yang baru menyelsaikan masa tahananan di Lembaga membutuhkan biaya hidup untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga. Bantuan korban bencana alam angin putting beliung dan bantuan korban bencana kebakaran. Advokasi dan Dakwa Program insentif hukum masjid dan guru ngaji program ini diberikan kepada seluruh pengurus / hukum masjid Kabupaten. Kecamatan. Kelurahan dan masjid lingkungan serta guru ngaji mandiri dan guru ngaji TPQ yang berada di wilayah Program bebas riba program ini ditujukan kepada masyarakat dan bekerjasama dengan seluruh daAoI yang ada di Kabupaten Sumbawa Barat dengan mendakwa anti ISSN-p: 2442-3416 ISSN-e: 2714-6049 Journal Ilmiah Rinjani (JIR) Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 13 No. 1 Tahun 2025 Program mualap senter program ini dijujukan kepada seluruh mualap yang sedang dibukakan hatinya untuk selalu diberi pendampingan dan kelas dakwa. Program pengajian umum Tuntas Baca AlAoquran program ini melaksanakan pengajian bersama dengan kelompok tuntas baca alquran. TANGGAPAN PENELITI TERHADAP PENELITIAN SEBELUMNYA Sodiman. Mustafa P. Muhammad Hadi. Ahmadi dan La Hadisi . dalam Jurnal AuPotensi dan Efektivitas Pengelolaan Zakat di Kabupaten Konawe SelatanAy. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, maka dapat ditarik kesimpulan, yaitu efektivitas pengelolaan zakat fitrah dan zakat mall di Kabupaten Konawe Selatan belum efektif. Sistem manajemennya masih bersifat konvensional, belum menggunakan suatu sistem yang terorganisir secara baik (Nur, 2. Menurut hasil penelitian yang dilakukan di Baznas Kabupaten Sumbawa Barat bahwa potensi dan efektifitas pengelolaan zakat fitrah dan zakat profesi, zakat mall, zakat rekanan bahwa pengelolaan zakat tesebut sudah berjalan dengan baik semua sisten yang digunakan adalah sistem digitalisasi yang baik dan propesional sehingga tidak terjadi kebocoran atau penyalagunaan dana zakat dari muzaki, kemudian masuk kerekning pengumpulan Baznas KSB dan pendistribusian langsung kepada mustahik sehingga sistem manajemen keuangan dan pelaporan sudah menggunakan psak 109 sehingga sangat efektif dan (Tabrani 2. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa zakat memiliki potensi untuk membantu pemulihan ekonomi dan sosial (Yan et al. , . Ascarya, . Nik Azman et al. , . Namun, penelitian tersebut masih terbatas pada pemetaan mustahik yang menjadi sebuah kebutuhan esensial karena hal ini memungkinkan pendistribusian zakat kunsumtif secara lebih tepat dan efektif. (Bintang aulia Lutfi, 2. Menurut penelitian yang silaksanakan di Baznas Kabupaten Sumbawa Barat bahwa zakat memberikan konstribusi yang sangat besar kepada pemerintah daerah karena sebagian tugas pemerintah daerah dikerjakan oleh baznas terutama yang meberhubungan dengan kebutuhan dasar masyarakat seperti sandang, pangan, papan, pendidikan dan kesehatan, sosial kemanusiaan pun menjadi tanggung jawab baznas menurut hasil penelitian yang peneliti lakukan di Baznas Kabupaten Sumbawa Barat, dengan demikian Baznas Sumbawa Barat memiliki peran dan konstribusi besar dalam membangun masyarakat Sumbawa Barat terutama dalam meningkatkan kesejahteraan umat dan dalam penanggulangan Menurut penelitian sebelumnya, garis Satu: Karena garis kemiskinan tidak bergantung pada bahan makanan, tetapi hanya pada kebutuhan kalori. Garis kemiskinan menjadi lebih pendek karena beberapa jenis makanan yang mahal dan tinggi kalori . eperti bera. dapat memenuhi kebutuhan kalori (Khalifah Muhammad Ali, 2. Dari penelitian yang peneliti lakukan di baznas Kabupaten Sumbawa Barat bahwa kemiskinan itu sesuatu yang lemah namun harus segera dilakukan penanganannya dalam usaha memberantas kemiskinan. Baznas Sumbawa Barat melakukan peranya sebagai lembaga zakat yang mensejahterakan umat dengan memberikan bantuan zakat konsumtif permasalahan yang terjadi akibat masyarakat tidak terpenuhuinya kalori dan gizi dalam mengkonsumsi makanan tapi dengan berperannya baznas masalah pemenuhan kebutuhan dasar mustahik bisa teratasi dengan baik sehingga kebutuhan dasar makanan mustahik dapat Terpenuhi. Beberapa Penelitian Yang Berhubungan Dengan Penelitian Yang Dilakukan Peneliti Antara Lain: Penelitian Yang Ditulis Oleh Huda Et Al. Yang Berjudul AuManajemen Pengelolaan Zakat Bagi Pengurus MasjidAy. Hasil Dari Penelitian Ini Mengungkapkan Bahwa Proses Pengumpulan Dan Pembagian Zakat Di Desa Prambatan Dilakukan Melalui Masjid Baiturrahman Pada Akhir Bulan Ramadhan. Sistem Pembagian Zakat Fitrah Dan Zakat Mall Diatur Dalam Struktur Yang Melibatkan Masjid Baiturrahman. Serta Ada Muzakki Yang Secara Langsung Membayar Zakat Kepada Mustahiq Tanpa Melalui Perantara Amil (Saputra, 2. Hasil Penelitian Yang Dilakukan Di Baznas Kabupaten Sumbawa Barat Melalui Unit Kerja Baznas Yaitu Upz Masjid Bani Al Saleh yang berada lingkungan Tiang Enam Kelurahan Kuang ISSN-p: 2442-3416 ISSN-e: 2714-6049 Journal Ilmiah Rinjani (JIR) Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 13 No. 1 Tahun 2025 Kecamatan Taliwang bahwa Baznas KSB memberikan kewenangan sepenuhnya kepada UPZ masjid untuk mengelolah dana zakat, infak dan sadakah, semua dana zakat yang diberikan oleh muzaki baik itu zakat fitra ataupun zakat mall UPZ mengelola dan mendistribusikanya sendiri, begitu juga dengan hak amil dari setiap zakat tersebut diberikan kepada UPZ masjid sehingga Baznas KSB hanya menerima laporan hasil pendistribusia zakat yang sudah dilaksanakan oleh UPZ masjid sehingga, sehingga semua UPZ masjid. UPZ Desa se Kabupaten Sumbawa Barat diberikan kewenangan oleh Baznas KSB untuk mengelolah dana zakat, infak, sedekah secara mandiri. Baznas KSB hanya menerima laopran dari semua UPZ yang ada dikabupaten Sumbawa Barat. ANALISIS HASIL PENELITIAN Analisis data adalah suatu proses mencari dan menyusun secara sistematis atas data yang diperoleh melalui observasi, wawancara, catatan lapangan, dan dokumentasi untuk menemukan informasi penting yang mendukung topik pembahasan penelitian yang dikaji. Adapun Analisis data yang dilakukan oleh peneliti meliputi: (Firman, 2. Penyajian Laporan Bidang Pendistribusian dan pendayagunaan yang dibuat oleh Baznas KSB. Berdasarkan penelitian mengenai penyajian akuntabilitas laporan bidang pendistribusian dan pendayagunaan terbagi atas beberapa indikator Penyiapan Laporan Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan secara cepat dan tepat penyiapan laporan bidang pendistribusian dan pendayagunaan adalah hal yang penting dilakukan untuk menyusun laporan keuangan secara keseluruhan yang ada di Baznak KSB. Laporan keuangan pendistribusian secara cepat dan tepat diharapkan untuk mengetahui sebarapa banyak anggaran yang sudah disalurkan kepada mustahik dan dapat memberikan rasa trust lembaga kepada masyarakat atau stakeholder. Koordinasi Program Kerja Bidang Pendistribusian Akuntabilitas tidak hanya dilihat pada penyajian laporan keuangan akan tetapi akuntabilitas juga dapat dilihat dari program kerja lembaga. Koordinasi program kerja yang baik diharapkan dapat memberikan Koordinasi program kerja dilakukan dengan sangat baik penerapan program kerja berjalan dengan baik. Monitoring program kerja/kegiatan Dalam rangka meningkatkan mutu program kerja Baznas KSB, monitoring dilakukan untuk melihat realisasi perencanaan yang telah Monitoring bertujuan meningkatkan efektifitas dan efisiensi dari sebuah program kerja yang telah direncanakan. Hasil penelitian Baznas KSB melakukan monitoring terhadap pelaksanaan program kerja dilakukan setiap bulan membuat laporan serta pengawasan Ketua dan wakil ketua serta amil pelaksana turut hadir dalam monitoring kegiatan Baznas serta evaluasi kegiatan. (Gersik, 2. Pembinaan dan Pengawasan Pembinaan dan Pengawasan yang dilakukan oleh Baznas KSB kepada Amil maupun mustahik selama berjalan dengan baik seiring dilakukannya kelas pembinaan amil melakukan koordinasi rutin dan monitoring terhadap semua kegiatan pendistribusian dan kegiatan lainya agar semua program yang sudah direncanakan tersebut berjalan dengan baik. (Kusti, 2. KESIMPULAN Pada dasarnya zakat, infak dan sadakah merupakan kewajiban sebagai seorang muslim yang memiliki kelebihan rezki yang sudah mencukupi haul dan nisabnya dalam hitungan satu tahun hijriyah, sehingga setiap muslim wajib mengeluarkan zakatnya, sedangkan infak dan sadakah merupakan harta yang diberikan oleh setiap muslim di luar zakat yang memiliki kelebihan dan tidak ditentukan jumlahnya dan diberikan kepada orang yang berhak menerimanya yang dipergunakan untuk kemaslahatan umat. Pendistribusian yang dilaksanaka oleh Baznas Kabupaten Sumbawa Barat sudah dilaksanakan sesuai dengan mekanisme pendistribusian dan pendayagunaan perinsip keterbukaan dalam penyaluran zakat hendaknya dilakukan secara terbuka agar diketahui oleh masyarakat umum. Baznas sebagai lembaga pengelola zakat dapat ISSN-p: 2442-3416 ISSN-e: 2714-6049 Journal Ilmiah Rinjani (JIR) Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 13 No. 1 Tahun 2025 dipercaya oleh umat. Baznas sebagai lembaga amil zakat hendaknya senantiasa melakuka pengumpulan zakat berdasar pada prinsip sukarela, zakat yang disalurkan kepada mustahik agar diberikan kepada orang yang berhak menerimnya sesuai dengan asas keadilan dan Baznas lembaga amil zakat sebagai organisasi yang pada awalnya berasal dari masyarakat dalam menjalankan tugas dan fungsinya mesti dilakukan secara terpadu diantara komponenkomponennya dengan melakukan tugas dan fungsinya secara terbuka dan berusaha terhindar dari konflik kepentingan dengan adanya hambatan dan tantangan dalam mengumpulkan dan mendistribusikan zakat Baznas Sumbawa Barat tetap kuat dan istikomah dalam melaksanakan pengumpulan dan pendistribusian demi meningkatkan kesejahteraan umat dan penanggulangan kemiskinan.