JURNAL PUSTAKA KOMUNIKASI. Vol. No. September 2025, 465-478 Manajemen Event Olahraga dalam Penyelenggaraan Jakarta Football Expo Bambang Setyo Utomo*. Fairuzzabadi. Mohammad Luthfi Universitas Darussalam Gontor. Ponorogo. Indonesia bambang@unida. Abstract This study aims to analyze the event management process applied by the committee in organizing the Jakarta Football Expo 2024 tournament using a qualitative descriptive method. Data were collected through in-depth interviews and documentation. The findings show that the committee has implemented event management systematically across five stages: research, design, planning, coordination, and evaluation. In the research stage, the committee analyzed soccer community needs and reviewed previous competition systems. The design stage developed the theme 'Jakarta Kota Bola. Kami Rindu Juara' to promote youth talent development. Planning involved organizing the event structure and task division. Coordination was carried out through online and offline platforms to engage all stakeholders. Evaluation assessed audience participation, match management, finance, and promotion. The study concludes that the Jakarta Football Expo 2024 applied event management effectively, but improvements are needed in promotion, sponsorship, and legal endorsement. This research contributes to the study of sports event management in Indonesia and offers practical insights for organizers. Keywords: Event Management. Football Tournament. Jakarta Football Expo. Sports Event. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses manajemen event yang diterapkan panitia dalam penyelenggaraan turnamen Jakarta Football Expo 2024 dengan metode kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa panitia telah menerapkan manajemen event secara sistematis pada lima tahapan: riset, desain, perencanaan, koordinasi, dan evaluasi. Pada tahap riset, panitia menganalisis kebutuhan komunitas sepak bola dan mengevaluasi sistem kompetisi Tahap desain menghasilkan tema 'Jakarta Kota Bola. Kami Rindu Juara' yang menekankan pengembangan bakat pemain muda. Perencanaan dilakukan dengan penyusunan struktur organisasi dan pembagian tugas yang jelas. Koordinasi dilaksanakan melalui platform daring dan luring untuk menjaga keterlibatan pemangku kepentingan. Evaluasi menilai partisipasi peserta, efektivitas pertandingan, aspek finansial, dan promosi. Kesimpulan penelitian menunjukkan manajemen event telah berjalan efektif, meskipun perlu perbaikan pada promosi, sponsorship, dan legalitas resmi. Penelitian ini berkontribusi pada kajian manajemen event olahraga di Indonesia dan memberi wawasan praktis bagi penyelenggara. Kata Kunci: Event Olahraga. Jakarta Football Expo. Manajemen Event. Turnamen Sepak Bola. PENDAHULUAN Olahraga pada dasarnya merupakan kebutuhan bagi setiap individu dalam menjaga kesehatan fisik dan mental. Agar kesehatan tetap terjaga dengan baik, diperlukan upaya dan tindakan yang Upaya kesehatan ini melibatkan berbagai pendekatan yang dirancang untuk mencapai kondisi kesehatan secara optimal bagi masyarakat. Pendekatan tersebut disertai dengan adanya beberapa aspek, yaitu: pemeliharaan, peningkatan kesehatan . , pencegahan penyakit . , penyembuhan penyakit . , dan pemulihan kesehatan. Semua upaya kesehatan ini harus dilaksanakan secara terintegrasi dan berkesinambungan dengan tujuan untuk mencapai derajat kesehatan yang setinggi mungkin (Prasetyo, 2. Melalui olahraga, setiap individu tidak hanya berinteraksi dengan orang lain, tetapi juga dengan lingkungan di sekitarnya yang memperkaya pengalaman sosial dan emosional. Fungsi olahraga melampaui aspek fisik semata, karena turut berperan dalam memperkuat interaksi sosial, membina persahabatan yang erat, serta mendukung perkembangan nilai-nilai sosial seperti kerja sama dan rasa saling menghargai. Selain itu, olahraga juga berkontribusi pada peningkatan rasa percaya diri. Submitted: January 2025. Accepted: July 2025. Published: September 2025 ISSN: 2614-8498 . DOI: https://doi. org/10. 32509/pustakom. JURNAL PUSTAKA KOMUNIKASI. Vol. No. September 2025, 465-478 penghargaan terhadap diri sendiri, serta membantu mengurangi tingkat stres dan kecemasan yang pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan mental dan emosional (Agus, 2. Partisipasi masyarakat dalam aktivitas olahraga meningkat secara signifikan seiring dengan kemajuan teknologi dan pesatnya perkembangan zaman. Kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan dan kebugaran fisik mendorong semakin banyaknya orang melakukan berbagai jenis Sejalan dengan itu, banyak pihak juga yang semakin aktif menyelenggarakan aneka event Event tersebut diadakan pada waktu tertentu dengan beragam tujuan, mulai dari mempromosikan gaya hidup sehat, mempererat solidaritas komunitas, hingga meningkatkan potensi ekonomi, dan pariwisata melalui daya tarik olahraga, tak terkecuali berperan strategis dalam pengembangan kota (Nurcahyadi, 2. Event olahraga adalah kegiatan yang berfokus pada aktivitas fisik dan kompetisi. Di antaranya: pertandingan sepak bola, futsal, bulu tangkis, bola voli, bola basket, lari maraton, tenis meja, dan Event olahraga tidak hanya menarik minat para audiens atau peserta, tetapi juga penonton yang mendukung tim atau klub dan atlet favorit mereka (Groovy Indonesia, 2. Dari beberapa jenis event yang telah disebutkan, menurut survei Jakpat sepak bola menjadi event olahraga yang paling banyak ditonton oleh masyarakat Indonesia. Berikut datanya: (Nur Aini Rasyid, 2. Gambar 1. Data Acara Olahraga yang paling banyak ditonton menurut (Sumber: Hasil Survei Jakpat, 2. Survei yang dilakukan oleh Jakpat ini melibatkan 2. 103 responden selama periode 16-23 Januari 2024. Penonton sepak bola didominasi oleh laki-laki dengan persentase mencapai 83%, sedangkan penonton perempuan berjumlah 63%. Hal ini sejalan dengan survei DataIndonesia. id yang menunjukkan bahwa sepak bola dan futsal merupakan olahraga yang paling disukai masyarakat Indonesia, dengan data sebagai berikut: (Monavia Ayu Rizaty, 2. Gambar 2. Data 8 Olahraga yang paling disukai Masyarakat Indonesia (Sumber: Hasil Survei DataIndonesia. id, 2. Salah satu daerah yang aktif dalam menyelenggarakan event sepak bola, yaitu DKI (Daerah Khusus Ibukot. Jakarta. Event terbaru dan pertama kalinya diadakan adalah event turnamen AoJFXAo (Jakarta Football Exp. 2024 yang digagas oleh PT. Jakarta Raya League bekerja sama dengan PT. Mitra Manajemen Event Olahraga dalam Penyelenggaraan Jakarta Football Expo 2024 (Bambang Setyo Utomo. Fairuzzabadi. Mohammad Luthf. JURNAL PUSTAKA KOMUNIKASI. Vol. No. September 2025, 465-478 Kreasi Garmen (Mill. PT. Anugerah Bisabola Indonesia (Bisabola. , dan PT. Jakarta Propertindo (Jakpr. , serta dukungan sponsor dari Pemprov. (Pemerintah Provins. DKI Jakarta. PSSI (Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesi. Bank DKI Jakarta sebagai sponsor utama. Tribun Network sebagai media partner, dan Difa Sportex sebagai konveksi pembuatan jersey dan apparel. Event ini diselenggarakan pada tanggal 19-23 Juni 2024 guna memeriahkan perayaan HUT (Hari Ulang Tahu. DKI Jakarta ke-497 dan mempromosikan kota Jakarta kepada publik (Aminah, 2. Event turnamen JFX (Jakarta Football Exp. 2024 menjadi semakin menarik dan dinamis berkat tingginya partisipasi masyarakat serta berbagai elemen pendukung yang terlibat dalam event ini. Tercatat sudah 40 tim yang berpartisipasi dengan kategori usia beragam, mulai dari U-9. U-11. U-13. U-15, hingga U-17. Lebih dari sekedar ajang kompetisi bagi pemain muda untuk menunjukkan kemampuan mereka, event turnamen Jakarta Football Expo 2024 juga menghadirkan pengalaman lebih lengkap melalui berbagai tenant yang meramaikan event. Tenant-tenant tersebut menawarkan produk dan jasa yang terkait erat dengan dunia sepak bola, mulai dari informasi tentang SSB (Sekolah Sepak Bol. , layanan tour & travel untuk tim atau klub olahraga, hingga penjualan jersey dan apparel, serta teknologi terbaru dalam olahraga. Hal ini menjadikan event Jakarta Football Expo 2024 tidak hanya sekadar turnamen, tetapi juga wadah untuk memperkenalkan inovasi dan memperluas jaringan di industri sepak bola (Rizki, 2. Kesuksesan sebuah event tidak terlepas dari beberapa proses yang mencakup tahapan penting sejak pertama hingga akhir pelaksanaannya. Proses ini dimulai dari riset awal, penyusunan kerangka konsep event, perencanaan yang detail, hingga pelaksanaan, serta koordinasi secara efektif untuk memastikan kelancaran event sampai dengan kegiatan berakhir. Hal tersebut dilakukan agar event yang akan diselenggarakan berjalan dengan baik, sesuai tujuan, mengantisipasi dan meminimalkan risiko yang mungkin terjadi selama pelaksanaan event. Selain itu, perancangan konsep yang jelas juga berfungsi sebagai panduan utama dalam menyiapkan segala kebutuhan yang diperlukan sebelum event berlangsung serta sebagai tolak ukur keberhasilan event (Thomas & Harley Ikhsan, 2. Pelaksanaan sebuah event yang efektif memerlukan manajemen event yang baik agar tujuan yang telah ditetapkan dapat tercapai secara optimal. Manajemen event merupakan proses yang mencakup perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi suatu acara atau kegiatan yang dirancang untuk mencapai tujuan tertentu (Shobri Khusnul Fatimah, 2. Dalam prosesnya, manajemen event melibatkan berbagai tahapan penting, termasuk perencanaan logistik, pengelolaan anggaran, koordinasi antar tim dan panitia atau penyelenggara, strategi pemasaran, serta manajemen risiko (Wijaya dkk. , 2. Manajemen event juga berperan sebagai alat strategis dalam komunikasi, khususnya dalam bidang PR (Public Relation. atau yang lebih dikenal sebagai Humas (Hubungan Masyaraka. Dalam konteks PR, event tidak hanya dipandang sebagai sekadar acara atau kegiatan, tetapi juga sebagai kesempatan strategis untuk membangun, memperkuat, dan mempertahankan hubungan antara organisasi dengan publik, audiens atau peserta yang lebih luas (Dewi & Runyke. Penerapan manajemen event yang baik, terbukti dapat meningkatkan citra positif dan loyalitas audiens atau peserta serta mempererat komunikasi antara organisasi dengan publiknya (Ilham Septianto, 2. Hal ini didukung oleh beberapa penelitian terdahulu yang menunjukkan dampak positif dari penerapan manajemen event yang efektif. Pertama, penelitian yang dilakukan oleh Satwika Rosyida Wijayaningrum pada tahun 2018 menunjukkan bahwa manajemen event Gumelem Ethnic Carnival mampu meningkatkan citra positif Desa Gumelem, sehingga memberikan manfaat bagi perkembangan dan daya tarik daerah tersebut (Wijayaningrum, 2. Kedua, penelitian oleh Rizki Kurnia Lahardi dan Nur Aini Shofiya AsyAoari pada tahun 2023 menemukan bahwa manajemen event Pagelaran Seni Akbar Panggung Gembira 696 di Pondok Modern Darussalam Gontor berkontribusi terhadap peningkatan loyalitas audiens atau peserta. Hal ini dicapai melalui berbagai penampilan yang menarik, bernilai positif, dan bernuansa Islami, serta memberikan pengalaman mendalam bagi para penonton (Lahardi & AsyAoari, 2. Ketiga, penelitian oleh Erta. Ramadhan Maruta Pradana, dkk. , pada tahun 2023 mengungkapkan bahwa strategi manajemen event dalam pertandingan olahraga yang Manajemen Event Olahraga dalam Penyelenggaraan Jakarta Football Expo 2024 (Bambang Setyo Utomo. Fairuzzabadi. Mohammad Luthf. JURNAL PUSTAKA KOMUNIKASI. Vol. No. September 2025, 465-478 diterapkan oleh pengurus KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesi. Provinsi Jawa Timur berhasil meningkatkan minat masyarakat untuk berolahraga selama masa pandemi Covid-19. Selain itu event ini juga mempererat komunikasi antara pengurus KONI dengan warga di Provinsi Jawa Timur (Maruta , 2. Beberapa penelitian terdahulu yang telah dilakukan oleh para peneliti sebelumnya memberikan bermanfaat yang besar bagi peneliti dalam mengkaji manajemen event. Namun, masih terdapat sedikit penelitian yang spesifik membahas manajemen event dalam konteks event olahraga, terutama pada penyelenggaraan turnamen sepak bola. Oleh karena itu, penelitian ini akan mengkaji manajemen event olahraga dalam penyelenggaraan event turnamen Jakarta Football Expo 2024 dengan menggunakan teori manajemen event yang dikemukakan oleh Joe Goldblatt. Menurut Goldblatt, terdapat lima tahapan utama yang perlu diperhatikan untuk menciptakan event yang efektif dan efisien. Kelima tahapan tersebut meliputi: research . , design . onsep even. , planning . , coordination . dan evaluation . (Sukoco dkk. , 2. Dengan demikian tujuan dari penelitaian ini adalah untuk menganalisis tahapan manajemen event yang dilakukan oleh panitia penyelenggara event turnamen Jakarta Football Expo 2024 berdasarkan teori yang dikembangkan oleh Joe Goldblatt. Selain itu hasil penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi baik secara teoritis khususnya manajemen event olahraga serta dapat memberikan rekomendasi praktis bagi para penyelenggara event serupa. METODOLOGI PENELITIAN Menurut Sugiyono . , tipe penelitian adalah klasifikasi metode atau pendekatan yang digunakan dalam proses penelitian untuk mengumpulkan, menganalisis, dan menginterpretasi data. Tipe penelitian ditentukan berdasarkan tujuan, pendekatan, dan sifat dari masalah yang ingin diteliti. Dalam penelitian ini menggunakan tipe penelitian deskriptif kualitatif yang berfokus pada menggambarkan fenomena dari event turnamen Jakarta Football Expo 2024. Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk menjelaskan fenomena dengan sedalam-dalamnya melalui pengumpulan data yang sejelas-jelasnya (Sugiyono, 2009:. Peneliti memilih metode kualitatif dalam penelitian ini karena memandang event turnamen Jakarta Football Expo 2024 sebagai pendekatan yang mendalam untuk menjelajahi dan memahami fenomena tersebut secara kompleks, dengan fokus pada deskripsi dan interpretasi. Metode ini memungkinkan peneliti untuk menangkap konteks serta makna yang mendasari perilaku, opini, dan pengalaman subjek penelitian. Kelebihan metode kualitatif terletak pada kemampuannya yang menyediakan wawasan dengan kaya dan nuansa terhadap berbagai aspek sosial, budaya, dan psikologis (Moleong, 2. Obyek pada penelitian ini adalah manajemen event turnamen Jakarta Football Expo 2024 dan subjek penelitiannya adalah orang-orang yang terlibat dalam kepanitiaan event turnamen Jakarta Football Expo 2024, yaitu: 1. ) Taufik Jursal Effendi. Sc. , selaku ketua pelaksana event, 2. ) Nanda Pratama. Kom. , selaku pihak panitia atau penyelenggara bidang pendataan klub dan pemain, 3. Muhammad Siradjudin, selaku pihak panitia atau penyelenggara bidang general operasional. Penelitian ini menggunakan beberapa teknik pengumpulan data dalam riset kualitatif, yaitu wawancara dan dokumentasi. Wawancara yang digunakan adalah wawancara semi-terstruktur, di mana dalam pelaksanaannya lebih bebas bila dibandingkan dengan wawancara terstruktur. Jenis wawancara ini bertujuan untuk menemukan permasalahan secara lebih terbuka, pihak yang diajak wawancara dimintai pendapat dan ide-idenya (Sugiyono, 2009:115-. Hasil penelitian dari wawancara, akan lebih kredibel atau dapat dipercaya dengan adanya dokumentasi (Kriyantono, 2020:. Peneliti telah mencari dan melengkapi dokumentasi dengan berbagai dokumen pendukung yang dapat membantu kelengkapan data. Dalam penelitian ini, teknik dokumentasi yang peneliti butuhkan untuk mendukung hasil wawancara adalah proposal dan laporan kegiatan event beserta catatan dari panitia atau penyelenggara event turnamen Jakarta Football Expo 2024 berupa berita dan Manajemen Event Olahraga dalam Penyelenggaraan Jakarta Football Expo 2024 (Bambang Setyo Utomo. Fairuzzabadi. Mohammad Luthf. JURNAL PUSTAKA KOMUNIKASI. Vol. No. September 2025, 465-478 artikel yang sudah ter publish di website atau blog-blog yang ada di internet serta foto dan video saat event berlangsung. Pada penelitian kualitatif, analisis data bertujuan untuk menjawab pertanyaan yang disajikan, bersifat dinamis, dan menyebabkan proses analisis data terjadi sebelum, selama, serta setelah penelitian terjun ke lapangan (Kriyantono, 2020:. Studi ini mengeksplorasi penerapan manajemen event dalam penyelenggaraan event turnamen Jakarta Football Expo 2024. Miles dan Huberman . mengemukakan bahwa aktivitas dalam analisis data kualitatif dilakukan secara interaktif dan berlangsung sampai tuntas, yaitu data reduction . eduksi dat. , data display . enyajian dat. , serta conclusion drawing/verification . enarikan kesimpulan dan verifikas. Sumber data pada penelitian ini menggunakan sumber data primer dengan wawancara, yaitu jawaban atau informasi yang diberikan oleh narasumber atau informan langsung kepada peneliti dan sumber data sekunder dengan dokumentasi, yaitu proposal kegiatan event, laporan kegiatan event, artikel jurnal terkait event, dan dokumen resmi lainnya. HASIL DAN PEMBAHASAN Terdapat lima langkah untuk menghasilkan event yang efektif dan efesien, yakni tahapan research . , design . onsep even. , planning . , coordination . , dan evaluation . (Goldblatt, 2010:. Hal ini dilakukan untuk meminimalkan bahaya yang tidak diinginkan, mungkin timbul selama event berlangsung dan untuk memastikannya berjalan sesuai Penelitian ini menyajikan temuan data dalam bentuk narasi dengan analisis secara mendalam berdasarkan teori manajemen event yang dikemukakan oleh Joe Goldblatt. Teori ini digunakan sebagai kerangka analisis untuk memahami bagaimana panitia atau penyelenggara menerapkan prinsipprinsip manajemen event dalam menyelenggarakan event tersebut. Setiap indikator akan dibahas secara sistematis untuk memberikan gambaran secara ringkas mengenai penerapan manajemen event dalam event turnamen Jakarta Football Expo 2024. Research (Rise. Tahap pertama dalam manajemen event adalah melakukan riset atau penelitian yang bertujuan untuk memahami kebutuhan, harapan, dan karakteristik dari berbagai pihak yang terlibat seperti audiens atau peserta, sponsor, serta pemangku kepentingan lainnya. Riset ini mencakup pengumpulan data untuk mendukung proses perencanaan event, termasuk analisis terhadap sumber daya yang tersedia, pemahaman pasar, serta risiko yang mungkin dihadapi selama penyelenggaraan (Goldblatt, 2010:. Pengumpulan Informasi Salah satu langkah penting dalam perencanaan suatu event adalah pengumpulan informasi. Goldblatt . mengidentifikasi bahwa pengumpulan informasi mencakup kegiatan untuk mengumpulkan data yang relevan terkait dengan kebutuhan, harapan, dan karakteristik audiens atau Panitia atau penyelenggara event turnamen Jakarta Football Expo 2024 melakukan pengumpulan informasi didasarkan pada sistem evaluasi yang telah diterapkan dalam komunitas sepak bola, khususnya di berbagai tim atau klub Akademi dan SSB (Sekolah Sepak Bol. Evaluasi ini mencakup tiga aspek utama yang saling berkaitan. Pertama, evaluasi hasil latihan bertujuan untuk menilai perkembangan kemampuan dan performa para pemain dalam berbagai aspek teknis dan fisik. Kedua, evaluasi dari pelatih berfokus pada efektivitas metode latihan yang diterapkan serta strategi permainan yang digunakan dalam membentuk tim yang kompetitif. Ketiga, evaluasi dari manajemen akademi mencakup peninjauan terhadap program pembinaan pemain serta sistem pengelolaan tim atau klub guna memastikan keberlanjutan dan peningkatan kualitas akademi. Hasil temuan penelitian ini memperkuat dengan temuan Muhammad Arfa, dkk. , . yang menekankan pentingnya pengumpulan informasi dalam merancang sebuah event. Namun, berbeda dengan temuan mereka yang berfokus pada event pameran budaya serta pentingnya nilai budaya Manajemen Event Olahraga dalam Penyelenggaraan Jakarta Football Expo 2024 (Bambang Setyo Utomo. Fairuzzabadi. Mohammad Luthf. JURNAL PUSTAKA KOMUNIKASI. Vol. No. September 2025, 465-478 dalam merancang model pameran inovatif, hasil penelitian ini menyoroti konteks olahraga yang memerlukan analisis yang lebih mendalam dan spesifik. Temuan penelitian ini juga mengindikasikan bahwa riset event olahraga mempunyai kompleksitas yang lebih tingg dibandingkan dengan event seni atau budaya. Analisis Sumber Daya Analisis sumber daya dalam suatu event berfokus pada identifikasi dan penilaian terhadap berbagai aset yang mendukung pelaksanaan event. Analisis ini mencakup berbagai aspek, seperti sumber daya manusia, material, keuangan, waktu, dan informasi yang masing-masing berperan penting dalam menunjang efektivitas serta keberhasilan event. (Goldblatt, 2010:. Riset dalam analisis sumber daya yang matang merupakan faktor krusial dalam keberhasilan suatu event. Persiapan yang dilakukan selama enam bulan sebelum pelaksanaan, memungkinkan panitia atau penyelenggara event turnamen Jakarta Football Expo 2024 untuk mengantisipasi berbagai tantangan yang mungkin muncul, termasuk kendala eksternal seperti agenda Nasional Pemilu (Pemilihan Umu. Selain itu, keberhasilan dalam mengatasi hambatan selama proses analisis sumber daya menunjukkan bahwa koordinasi tim yang solid, komitmen tinggi, serta strategi manajemen yang baik berperan penting dalam memastikan kesiapan event. Hasil penelitian ini memperkuat dengan temuan Lise Asnur dan Yuliana . di mana dalam penyelenggaraan event di AuKriyad Hotel Bumiminang PadangAy panitia atau penyelenggara event juga melakukan analisis sumber daya, namun masih terdapat kendala dalam pengelolaan dan pengawasan sumber daya yang perlu diperbaiki. Dengan demikian, manajemen sumber daya menjadi aspek penting untuk meningkatkan kualitas serta keberlanjutan event di masa mendatang. Pemahaman Pasar Dalam meriset suatu event, pemahaman terhadap pasar merupakan salah satu indikator kunci Dengan memahami pasar secara mendalam, panitia atau penyelenggara dapat merancang strategi yang tepat untuk menarik partisipan, sponsor, serta audiens atau peserta yang sesuai dengan target event (Goldblatt, 2010:. Analisis pasar terhadap penyelenggaraan event turnamen Jakarta Football Expo 2024 menunjukkan bahwa turnamen ini memiliki potensi besar untuk menjadi ikon baru dalam dunia sepak bola Nasional. Target utama audiens atau peserta berasal dari komunitas sepak bola, khususnya Akademi dan SSB (Sekolah Sepak Bol. di wilayah Jakarta. Namun, antusiasme terhadap event ini tidak terbatas pada Jakarta saja, melainkan berbagai daerah di Indonesia juga menunjukkan minat tinggi untuk berpartisipasi. Fakta ini mengindikasikan bahwa event turnamen Jakarta Football Expo 2024 lahir dari kebutuhan nyata yang dirasakan oleh komunitas sepak bola, baik di tingkat Lokal maupun Nasional. Hasil penelitian ini memperkuat dengan temuan Muhammad Arfa, dkk. , . dalam studi mereka tentang manajemen event Pameran AuSense of Basokie AbdullahAy di Museum Nusa Tenggara Barat. Penelitian tersebut menyoroti pentingnya riset pemahaman pasar, meskipun dengan pendekatan yang berbeda. Pada studi tersebut pemahaman terhadap preferensi budaya masyarakat setempat menjadi dasar dalam memahami pasar untuk merancang model pameran yang lebih relevan. Hal ini menunjukkan bahwa pemahaman pasar yang komprehensif berperan penting dalam meningkatkan keterlibatan audiens atau peserta serta memastikan event berjalan efektif dan mencapai tujuan yang diharapkan. Risiko selama Event Risiko selama event merujuk pada berbagai potensi hambatan atau masalah yang dapat memengaruhi kelancaran, keberhasilan, serta keselamatan penyelenggaraan suatu event (Goldblatt, 2010:. Salah satu tantangan paling krusial yang dihadapi dalam event turnamen Jakarta Football Expo 2024 adalah terkait perizinan. Namun, perizinan yang menjadi kendala di sini bukanlah yang berkaitan dengan kepolisian, pemerintah daerah atau penyewaan lapangan, melainkan persetujuan Manajemen Event Olahraga dalam Penyelenggaraan Jakarta Football Expo 2024 (Bambang Setyo Utomo. Fairuzzabadi. Mohammad Luthf. JURNAL PUSTAKA KOMUNIKASI. Vol. No. September 2025, 465-478 dari federasi sepak bola. Federasi harus melihat event ini sebagai sebuah peluang . yang dapat dimanfaatkan untuk kepentingan mereka, sehingga perizinan dari ASKOT PSSI (Asosiasi Kota Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesi. Kota Jakarta. ASPROV PSSI (Asosiasi Provinsi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesi. DKI Jakarta, hingga PSSI Pusat sendiri menjadi bagian penting dalam proses penyelenggaraan turnamen ini. Dalam menghadapi hambatan atau masalah yang muncul, panitia atau penyelenggara telah mengambil beberapa langkah strategis dengan melakukan pendekatan langsung kepada DISPORA (Dinas Kepemudaan dan Olahrag. DKI Jakarta dan berhasil mendapatkan dukungan penuh dari pihak Hal ini menjadi salah satu faktor penting dalam kelancaran penyelenggaraan event. Goldblatt . menegaskan bahwa pengelolaan risiko selama event merupakan aspek krusial yang dapat mempengaruhi keberhasilan suatu event. Risiko dalam konteks ini mencakup berbagai potensi masalah atau hambatan yang dapat terjadi selama event berlangsung. Identifikasi dan manajemen risiko yang efektif memungkinkan panitia atau penyelenggara untuk meminimalkan dampak negatif dan memastikan kelancaran event. Hasil penelitian ini memperkuat dengan temuan Annisa Wardhani . yang menyoroti pentingnya analisis risiko selama event dalam penyelenggaraan festival budaya. Penelitian tersebut menekankan bahwa identifikasi dan manajemen risiko yang tepat dapat membantu mengantisipasi serta mengatasi berbagai kendala yang mungkin muncul selama event berlangsung. Dengan demikian, pemahaman dan pengelolaan risiko yang efektif menjadi faktor kunci dalam memastikan kelancaran dan keberhasilan event sesuai dengan tujuan yang ditentukan. Design (Konsep Even. Tahap selanjutnya dalam manajemen event adalah merancang konsep event yang mencakup pengembangan tema, suasana, elemen visual, serta program yang akan ditampilkan selama event Konsep event memiliki peran penting karena tidak hanya menentukan identitas dan karakter event, tetapi juga menciptakan pengalaman yang unik bagi audiens atau peserta serta membedakannya dari event lain yang serupa (Goldblatt, 2010:. Perancangan Konsep Event Perancangan konsep event merupakan aspek krusial dalam memastikan keberhasilan suatu Konsep ini mencakup pengembangan tema, suasana, elemen-elemen visual, serta program yang akan ditampilkan selama event berlangsung (Goldblatt, 2010:. Dalam event turnamen Jakarta Football Expo 2024, perancangan konsep event memiliki tujuan utama untuk menciptakan program pemanduan bakat bagi para pemain muda berbakat. Salah satu elemen penting dalam konsep event ini adalah program pemanduan bakat yang dirancang dengan sistem pemantauan jangka panjang. Program ini berlangsung selama 4-5 hari dan bertujuan untuk mengidentifikasi serta memilih pemain yang memiliki potensi besar di dunia sepak bola. Lebih dari sekadar turnamen, event ini juga berfungsi sebagai wadah untuk membangun database pemain muda yang nantinya dapat menjadi patokan dalam pembinaan pesepakbola masa depan. Temuan riset ini memperkuat hasil penelitian Hafifah Irliani dan Anisa Diniati . yang menyoroti bahwa rancangan konsep Telkom University Virtual Run 2020 berorientasi pada penguatan identitas budaya local pada event tersebut. Akan tetapi, berbeda dari studi tersebut, hasil penelitian ini menekankan bahwa pagelaran event olahraga, khususnya sepak bola, memerlukan perancangan konsep yang tidak hanya bernilai estetis, melainkan juga strategis untuk mengembangkan talenta serta pemantauan atlet muda secara terus menerus. Oleh karena itu, penelitian ini memberikan pandangan baru dalam kajian manajemen event dengan menegaskan pentingnya desain event olahraga sebagai instrumen pembinaan dan regenerasi atlet, bukan sekadar pengalaman kultural ataupun sarana Manajemen Event Olahraga dalam Penyelenggaraan Jakarta Football Expo 2024 (Bambang Setyo Utomo. Fairuzzabadi. Mohammad Luthf. JURNAL PUSTAKA KOMUNIKASI. Vol. No. September 2025, 465-478 Aspek Estetika Event Aspek estetika dalam sebuah event mencakup konsep tata letak dan dekorasi yang merupakan bagian dari indikator design dalam manajemen event. Konsep ini berfokus pada pengaturan ruang, estetika dan elemen visual yang bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang nyaman, menarik serta sesuai dengan tema event (Goldblatt, 2010:. Dalam event turnamen Jakarta Football Expo 2024, aspek tata letak dan dekorasi telah dikelola oleh tim khusus yang bertanggung jawab dalam perancangan elemen visual dan estetika event. Salah satu elemen penting dalam dekorasi event ini adalah backdrop berukuran besar yang memiliki beberapa fungsi utama: 1. ) Menjadi ikon program event, sehingga audiens atau peserta dapat dengan mudah mengenali event yang sedang ) Sebagai area Photobooth yang memungkinkan audiens atau peserta mengabadikan momen dalam event. ) Digunakan dalam sesi penghargaan . , seperti pemberian hadiah kepada para pemenang turnamen dan bentuk apresiasi lainnya. Dalam penelitian ini memperkuat temuan yang dilakukan oleh Pelliyezer Karo Karo dan Athirah Nur . , hasil temuannya mengungkap bahwa aspek estetika event mencakup tata letak dan dekorasi berpengaruh signifikan terhadap kepuasan audiens atau peserta event. Penelitian ini menegaskan bahwa segala aspek yang berkaitan dengan estetika event dan dirancang dengan baik dapat menciptakan atmosfer yang nyaman, menarik serta meningkatkan pengalaman audiens atau Planning (Perencanaa. Setelah meriset dan merancang konsep event, tahap berikutnya dalam manajemen event adalah merencanakan sebuah event yang mencakup detail operasional dari event, seperti anggaran, lokasi, perizinan, jadwal event, logistik, sponsor dan penyedia layanan atau vendor (Goldblatt, 2010:. Merencanakan Event Merencanakan event merupakan salah satu aspek utama dalam indikator planning yang mencakup proses perencanaan strategis guna memastikan keberhasilan suatu event (Goldblatt, 2010:. Pada event turnamen Jakarta Football Expo 2024, panitia atau penyelenggara telah menyusun perencanaan secara matang dengan tujuan utama untuk melakukan evaluasi terhadap Akademi dan SSB (Sekolah Sepak Bol. Selain itu, event ini juga memberikan kesempatan bagi Federasi sepak bola untuk melakukan penilaian menyeluruh, sehingga dapat digunakan sebagai dasar dalam penyusunan database dari evaluasi setiap enam bulan yang mencakup aspek pemain, pelatih dan Perencanaan event idealnya dilakukan dalam jangka waktu yang cukup panjang untuk memastikan setiap aspek tersusun dengan baik. Panitia atau penyelenggara event telah merencanakan event ini sejak enam bulan sebelum pelaksanaan. Dalam rentang waktu tersebut, berbagai aspek telah dipersiapkan dengan cermat, termasuk manajemen waktu dan pengelolaan keuangan, di mana panitia atau penyelenggara telah melakukan pencarian sponsor sejak awal agar pendanaan event dapat berjalan optimal. Riset ini konsisten dengan studi yang dilakukan oleh Marta, dkk. , . dengan judul Manajemen Event dalam Penguatan Branding Kota Wisata dan Budaya Kota Sawahlunto. Hasil mereka menekankan pentingnya persiapan terencana dan komprehensif dalam penyelenggaraan event pariwisita dan budaya di Sawahlunto. Berbeda dengan riset tersebut, hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa ajang olahraga menuntut tata kelola yang lebih sistematis, mencakup upaya penggalangan sponsor sejak awal, penyusunan basis data pemain, serta sinergi erat dengan federasi sepak bola. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa rancangan event olahraga tidak semata diarahkan tidak hanya bertujuan sebagai media promosi daerah, tetapi juga sebagai alat keberlanjutan pembinaan olahraga dan legitimasi turnamen Manajemen Event Olahraga dalam Penyelenggaraan Jakarta Football Expo 2024 (Bambang Setyo Utomo. Fairuzzabadi. Mohammad Luthf. JURNAL PUSTAKA KOMUNIKASI. Vol. No. September 2025, 465-478 Identifikasi Tim Panitia atau Penyelenggara Identifikasi tim panitia atau penyelenggara merupakan aspek penting dalam tahap perencanaan yang bertujuan untuk membentuk struktur organisasi event yang efektif serta memastikan bahwa setiap individu dalam tim memiliki peran dan tanggung jawab yang jelas. Proses ini mencakup pembagian tugas berdasarkan kompetensi, koordinasi tim serta pemilihan metode komunikasi yang efisien untuk memastikan kelancaran pelaksanaan event (Goldblatt, 2010:. Dalam penyelenggaraan event turnamen Jakarta Football Expo 2024, penentuan tim panitia atau penyelenggara telah dilakukan sejak awal oleh Bapak Taufik Jursal Effendi selaku Ketua Pelaksana serta Bapak Ardi Putra Baramuli selaku Sekretaris. Setiap anggota tim panitia atau penyelenggara telah dibagi sesuai dengan kebutuhan dan bidang masing-masing, mencakup bagian pendataan klub dan pemain, bagian kompetisi, bagian wasit dan bagian general operasional. Koordinasi tim panitia atau penyelenggara dilakukan melalui berbagai platform komunikasi digital, seperti Zoom Meeting atau Google Meet, untuk mengadakan rapat secara virtual. Selain itu, komunikasi internal juga diperkuat melalui grup WhatsApp khusus panitia atau penyelenggara yang digunakan sebagai sarana diskusi, penyampaian informasi serta koordinasi teknis terkait penyelenggaraan event. Seperti halnya dalam temuan penelitian yang dilakukan oleh Friqkia Inka Syahputri dan Rah Utami Nugrahani . dengan judul Implementasi Tahapan Event Management pada Event Hybrid 'ITDRI ConFes 2023' PT Telekomunikasi Indonesia Tbk" hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa identifikasi tim panitia atau penyelenggara melibatkan pembentukan struktur organisasi secara sistematis dengan mempertimbangkan kompetensi, pengalaman dan peran yang sesuai dengan kebutuhan event. Hal tersebut dilakukan dengan tujuan untuk memastikan setiap anggota memiliki tanggung jawab yang jelas dan dapat bekerja secara efektif sesuai dengan bidangnya masing-masing. Coordination (Koordinas. Tahap keempat dalam manajemen event adalah koordinasi, hal ini mencakup seluruh elemen event yang dikelola dan diatur agar bekerja sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan, mulai dari koordinasi antara tim pelaksana, pihak sponsor, penyedia layanan dan seluruh pihak-pihak terkait untuk memastikan event berjalan tanpa hambatan. Komunikasi yang efektif dan pemecahan masalah yang cepat dibutuhkan untuk mengatasi perubahan atau kendala yang mungkin terjadi (Goldblatt, 2010:. Koordinasi selama Event Koordinasi selama event merupakan salah satu faktor kunci yang menentukan keberhasilan sebuah acara. Proses ini mencakup berbagai upaya panitia atau penyelenggara dalam mengatur, mengawasi dan memastikan kelancaran pelaksanaan event sesuai dengan perencanaan yang telah dibuat (Goldblatt, 2010:. Dalam penyelenggaraan event turnamen Jakarta Football Expo 2024, koordinasi selama event dilakukan secara sistematis dengan menggunakan garis waktu atau timeline sebagai panduan utama dalam pelaksanaan acara. Timeline ini disusun dan disampaikan kepada seluruh pihak yang terlibat dalam event, mencakup tahapan-tahapan krusial seperti: 1. ) Pendaftaran . tim atau klub yang mengikuti turnamen. ) Pengecekan berkas pemain guna memastikan kelayakan dan validitas data audiens atau peserta. ) TM (Technical Meetin. yang berfungsi untuk menyamakan pemahaman antara panitia atau penyelenggara dan audiens atau peserta terkait aturan, jadwal serta teknis pertandingan. ) Penyusunan dan pengumuman jadwal pertandingan yang menjadi pedoman bagi seluruh audiens atau peserta dalam mengikuti turnamen. Sejalan dengan studi Resdia Dewidianto dkk. yang menyoroti pentingnya kerja sama dalam acara musik di Palembang, penelitian ini memperluas fokus dengan melihat koordinasi multiaktor dalam penyelenggaraan olahraga. Pada turnamen sepak bola, koordinasi mencakup komunikasi berjenjang antara panitia, klub, pelatih, pemain, sponsor, dan federasi sepak bola, ditambah penggunaan platform digital untuk menghadapi perubahan yang dinamis. Temuan ini menegaskan Manajemen Event Olahraga dalam Penyelenggaraan Jakarta Football Expo 2024 (Bambang Setyo Utomo. Fairuzzabadi. Mohammad Luthf. JURNAL PUSTAKA KOMUNIKASI. Vol. No. September 2025, 465-478 bahwa koordinasi event olahraga lebih rumit dibandingkan event seni atau hiburan, sebab berkaitan dengan regulasi kompetisi dan kepatuhan terhadap aturan federasi. Komunikasi Efektif Komunikasi efektif dalam penyelenggaraan event merujuk pada proses pertukaran informasi yang jelas, terstruktur dan tepat waktu antara seluruh pihak yang terlibat. Komunikasi yang baik memastikan bahwa panitia atau penyelenggara, audiens atau peserta, sponsor dan pemangku kepentingan lainnya memahami peran, tanggung jawab serta alur kerja selama event berlangsung (Goldblatt, 2010:. Dalam event turnamen Jakarta Football Expo 2024, panitia atau penyelenggara mengoptimalkan berbagai platform komunikasi, seperti media sosial Instagram dan WhatsApp untuk menyebarkan informasi kepada audiens atau peserta dan publik. Selain itu, panitia atau penyelenggara juga menggunakan website resmi sebagai sarana komunikasi formal guna memberikan informasi terperinci terkait jadwal, regulasi, dan perkembangan turnamen. Untuk koordinasi internal, panitia atau penyelenggara memanfaatkan Zoom Meeting dan Google Meet sebagai media diskusi dan evaluasi, memastikan setiap aspek persiapan berjalan sesuai rencana. Dalam penelitian ini memperkuat hasil temuan oleh Ridma Meltareza, dkk. , . yang menunjukkan bahwa penerapan komunikasi efektif oleh panitia atau penyelenggara event, baik secara internal maupun eksternal berperan penting dalam menentukan kelancaran dan kesuksesan suatu Penelitian ini menegaskan komunikasi yang terstruktur dan sistematis sangat diperlukan dalam setiap tahap perencanaan, koordinasi dan pelaksanaan event. Tanpa komunikasi yang baik, hambatan dalam pelaksanaan event dapat menjadi lebih kompleks dan sulit diatasi. Oleh karena itu, penggunaan teknologi pendukung, koordinasi yang rutin serta alur komunikasi yang jelas menjadi faktor utama dalam menjamin keberhasilan event. Pemecahan Masalah Pemecahan masalah dalam penyelenggaraan event merujuk pada kemampuan panitia atau penyelenggara dalam mengidentifikasi, menganalisis serta menyelesaikan berbagai tantangan yang muncul selama tahap perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi sebuah event (Goldblatt, 2010:. Dalam event turnamen Jakarta Football Expo 2024, panitia atau penyelenggara menfokuskan pada beberapa aspek utama dalam pemecahan masalah. Pertama, memastikan bahwa setiap tim atau klub memiliki konsistensi waktu dalam mengikuti jadwal yang telah ditentukan. Kedua, menilai kesiapan tim atau klub dalam menghadapi event besar seperti turnamen Jakarta Football Expo 2024. Untuk mengatasi kendala ini, panitia atau penyelenggara secara aktif melakukan koordinasi dengan pemilik klub, manajer, pelatih serta official tim guna memastikan kelancaran partisipasi mereka dalam Dalam penelitian ini memperkuat hasil temuan oleh Intan Ayu Sekarsari . yang menunjukkan bahwa Perhumas Muda Yogyakarta sebagai panitia atau penyelenggara event AuJogja Public Relations DayAy 2022 telah menghadapi berbagai tantangan dalam penyelenggaraan event Melalui penerapan langkah-langkah proaktif dalam mengidentifikasi, menganalisis dan menyelesaikan masalah, panitia atau penyelenggara berhasil mengatasi kendala yang muncul selama perencanaan dan pelaksanaan event. Penelitian ini menegaskan strategi pemecahan masalah yang efektif merupakan elemen penting dalam koordinasi event, yang memungkinkan panitia atau penyelenggara untuk merespons hambatan secara cepat dan efisien guna menjamin kesuksesan event. Evaluation (Evaluas. Tahap terakhir dalam manajemen event adalah mengevaluasi setelah pelaksanaannya. Tahapan ini dilakukan untuk menilai keberhasilan event berdasarkan tujuan dan rencana yang telah ditetapkan dengan mencakup pengumpulan umpan balik . dari audiens atau peserta, tim atau klub dan seluruh pihak terkait lainnya untuk memahami kelebihan dan kekurangan event (Goldblatt, 2010:. Manajemen Event Olahraga dalam Penyelenggaraan Jakarta Football Expo 2024 (Bambang Setyo Utomo. Fairuzzabadi. Mohammad Luthf. JURNAL PUSTAKA KOMUNIKASI. Vol. No. September 2025, 465-478 Evaluasi Keberhasilan Event Evaluasi keberhasilan event merupakan proses sistematis yang dilakukan untuk mengukur efektivitas dan dampak sebuah event berdasarkan tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya. Proses ini mencakup pengumpulan umpan balik . dari berbagai pihak, termasuk audiens atau peserta, tim atau klub serta pemangku kepentingan lainnya guna memahami kelebihan dan kekurangan event yang telah dilaksanakan (Goldblatt, 2010:. Dalam event turnamen Jakarta Football Expo 2024, panitia atau penyelenggara melakukan evaluasi keberhasilan dengan meninjau tiga aspek utama: 1. ) Evaluasi dari sisi audiens atau peserta: Event ini dianggap sukses karena jumlah audiens atau peserta yang melebihi target awal. Awalnya, event dirancang untuk diikuti oleh 28 tim atau klub, namun pada akhirnya terdapat 40 tim atau klub yang berpartisipasi, menunjukkan tingginya antusiasme terhadap event ini. ) Evaluasi dari manajemen pertandingan turnamen: Secara keseluruhan, pertandingan berlangsung dengan lancar, meskipun masih terdapat beberapa keluhan dari audiens atau peserta terkait hadiah dan piala yang dinilai kurang memuaskan. Namun, panitia atau penyelenggara menilai bahwa keluhan tersebut merupakan hal yang wajar, terutama mengingat bahwa event ini baru pertama kali diselenggarakan. ) Evaluasi dari segi anggaran dan finansial: Dalam aspek ini, keberhasilan event diukur dari segi keberlanjutan anggaran dan finansial. Panitia atau penyelenggara menilai bahwa untuk event besar yang baru pertama kali digelar, kondisi keuangan yang stabil tanpa mengalami kerugian sudah merupakan pencapaian yang baik. Temuan riset ini sejalan dengan studi Yudhistira & Diniati . yang menegaskan urgensi evaluasi berbasis masukan peserta dalam kegiatan kemahasiswaan. Akan tetapi, penelitian ini memperluas lingkup dengan menilai keberhasilan event olahraga dari beragam indikator, mencakup pencapaian jumlah peserta melampaui target, kestabilan finansial, serta hambatan dalam aspek promosi dan legalitas penyelenggara. Perbedaan tersebut menegaskan bahwa evaluasi event olahraga memiliki cakupan yang lebih kompleks karena harus mempertimbangkan kepuasan berbagai pemangku kepentingan . eserta, pelatih, sponsor, federasi, dan pemerintah daera. Dengan demikian, penelitian ini menyumbangkan kontribusi teoretis berupa pengayaan model evaluasi event sekaligus kontribusi praktis melalui rekomendasi strategis bagi penyelenggara olahraga di Indonesia. Identifikasi Aspek Event Identifikasi aspek event merupakan proses pengkajian dan analisis terhadap berbagai elemen yang membentuk suatu event. Proses ini bertujuan untuk memahami sejauh mana event telah mencapai tujuannya serta mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi terhadap keberhasilan maupun kendala yang dihadapi selama penyelenggaraannya. Melalui identifikasi ini, panitia atau penyelenggara dapat menentukan aspek mana yang perlu diperbaiki, apa yang telah berjalan dengan baik serta elemen yang harus dipertahankan agar event mendatang semakin optimal (Goldblatt, 2010:. Dalam penyelenggaraan event turnamen Jakarta Football Expo 2024, terdapat beberapa aspek yang perlu diperbaiki, salah satunya adalah terkait sistem komunikasi dan koordinasi dengan sponsor, pemerintah daerah serta federasi sepak bola. Diperlukan strategi komunikasi yang lebih efektif untuk menjalin kemitraan yang lebih kuat dengan pihak-pihak tersebut guna memastikan kelancaran dukungan bagi event di masa mendatang. Sementara itu, aspek yang sudah berjalan baik adalah kelancaran jalannya pertandingan, di mana turnamen berlangsung dengan lancar tanpa kendala berarti. Adapun aspek yang perlu dipertahankan mencakup bidang perwasitan, pengelolaan anggaran dan aspek finansial yang dinilai telah sesuai dengan standar yang diharapkan. Hasil penelitian ini memperkuat temuan yang dilakukan oleh Hamidi dan Sekar De Putri . , mengenai Event Nesta Festival di SMK Negeri 1 Kota Tangerang. Dalam penelitian tersebut, panitia atau penyelenggara pentas seni melakukan identifikasi aspek event melalui analisis berbagai elemen yang mempengaruhi keberhasilan event. Evaluasi ini memungkinkan panitia atau penyelenggara untuk menilai efektivitas event sebagai media komunikasi identitas sekolah serta mengidentifikasi area yang memerlukan perbaikan agar penyelenggaraan event di masa mendatang dapat lebih optimal. Manajemen Event Olahraga dalam Penyelenggaraan Jakarta Football Expo 2024 (Bambang Setyo Utomo. Fairuzzabadi. Mohammad Luthf. JURNAL PUSTAKA KOMUNIKASI. Vol. No. September 2025, 465-478 Wawasan Peningkatan Event Wawasan peningkatan event merujuk pada pemahaman yang diperoleh dari proses evaluasi sebuah event yang kemudian digunakan sebagai dasar dalam merancang dan melaksanakan event dengan lebih baik di masa depan (Goldblatt, 2010:. Dalam penyelenggaraan event turnamen Jakarta Football Expo 2024, panitia atau penyelenggara telah mengidentifikasi beberapa aspek penting yang perlu ditingkatkan guna memastikan event mendatang berjalan lebih optimal dan memiliki dampak yang lebih besar. Salah satu wawasan utama yang diperoleh dari event ini adalah pentingnya memperkuat promosi dan mendapatkan legalitas resmi dari Pemda (Pemerintah Daera. DKI Jakarta. Dukungan dari Pemda akan memberikan keuntungan yang signifikan bagi keberlangsungan event ini, baik dalam hal kredibilitas, akses fasilitas maupun kemungkinan bantuan pendanaan dan sponsor. Pada penyelenggaraan event turnamen Jakarta Football Expo 2024 ini belum mendapatkan dukungan penuh dari Pemda, melainkan hanya dukungan dalam bentuk sertifikat. Meskipun demikian, panitia atau penyelenggara tetap bersyukur atas pencapaian tersebut dan bertekad untuk menjadikan event ini sebagai bagian dari program resmi Pemda di masa mendatang. Hasil penelitian ini memperkuat temuan yang dilakukan oleh Auliana Ramadhan dan Sudarno . mengenai Event Indonesia Corporate Travel and MICE. Dalam penelitian tersebut, panitia atau penyelenggara dari Kemenparekraf (Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreati. telah melakukan wawasan peningkatan event yang berfokus pada strategi promosi dan awareness, optimalisasi kinerja tim dan koordinasi antar divisi, penyempurnaan konsep dan pelaksanaan event serta evaluasi mendalam terhadap umpan balik audiens atau peserta yang menjadi bahan evaluasi untuk event Evaluasi yang dilakukan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa pemahaman yang mendalam terhadap wawasan peningkatan event dapat menjadi dasar bagi panitia atau penyelenggara dalam menciptakan event yang lebih berkualitas, inovatif serta memberikan dampak yang lebih besar bagi semua pihak yang terlibat. SIMPULAN Penelitian ini menunjukkan bahwa panitia Jakarta Football Expo 2024 berhasil mengimplementasikan manajemen event secara terstruktur melalui lima tahapan Goldblatt, yaitu riset, perancangan, perencanaan, koordinasi, dan evaluasi. Pada tahap riset, panitia mengidentifikasi kebutuhan komunitas sepak bola serta sistem kompetisi yang relevan. tahap perancangan mengusung tema AuJakarta Kota Bola. Kami Rindu JuaraAy untuk menggali potensi pemain muda. tahap perencanaan difokuskan pada penyusunan struktur organisasi dan pengelolaan sponsor. tahap koordinasi dijalankan melalui komunikasi daring dan tatap muka. sedangkan tahap evaluasi menunjukkan pencapaian signifikan, seperti jumlah peserta melebihi target, kelancaran pertandingan, dan kestabilan finansial. Meski demikian, masih terdapat kekurangan pada aspek hadiah, promosi, kemitraan sponsor, serta legalitas penyelenggara. Dari sisi teoretis, penelitian ini memperluas penerapan teori manajemen event Goldblatt dalam ranah olahraga, khususnya turnamen sepak bola yang melibatkan beragam pemangku Temuan ini menambah literatur dengan menegaskan bahwa riset, desain, dan evaluasi pada event olahraga mempunyaii tingkat kompleksitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan event budaya maupun hiburan, karena harus memperhatikan dimensi teknis, mitigasi risiko, serta legitimasi Secara praktis, penelitian ini memberikan panduan strategis bagi penyelenggara event olahraga di Indonesia, terutama terkait dengan penguatan strategi promosi, perluasan jejaring kemitraan sponsor, peningkatan koordinasi dengan berbagai pihak terkait, serta perancangan program yang tidak hanya bersifat kompetitif, tetapi juga edukatif, rekreatif, dan partisipatif. Dukungan formal dari Pemerintah Daerah, baik dalam bentuk legitimasi, fasilitasi, maupun pendanaan, sangat penting agar Jakarta Football Expo berkelanjutan dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun Manajemen Event Olahraga dalam Penyelenggaraan Jakarta Football Expo 2024 (Bambang Setyo Utomo. Fairuzzabadi. Mohammad Luthf. JURNAL PUSTAKA KOMUNIKASI. Vol. No. September 2025, 465-478 Untuk penelitian berikutnya, disarankan memperluas objek kajian dengan melakukan perbandingan terhadap event olahraga lain, melibatkan narasumber yang lebih beragam dari berbagai tingkatan kepanitiaan dan audiens, serta mengombinasikan pendekatan kualitatif dan kuantitatif guna menghasilkan temuan yang lebih komprehensif DAFTAR PUSTAKA Agus. Pentingnya Peran Olahraga dalam Menjaga Kesehatan dan Kebugaran Tubuh. Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang. Aminah. April . Dukung Sepak Bola Indonesia. Jakarta Raya League Gelar Jakarta Football Expo 2024 [Olahrag. https://natmed. id/dukung-sepak-bola-indonesia-jakarta-raya-league-gelarjakarta-football-expo-2024/ Arfa. Gunalan. Haryono. , & Pamungkas. Penerapan Teori Joe Goldblatt pada Pameran Sense of Basokie Abdullah di Museum Nusa Tenggara Barat. JURNAL RUPA, 7. , 99Ae Asnur. , & Yuliana. Analisis Manajemen Event di Kriyad Hotel Bumiminang Padang Ditinjau dari Fungsi Pengawasan. International Journal of Social Science and Business, 4. https://doi. org/10. 23887/ijssb. Dewi. , & Runyke. Peran Public Relations dalam Manajemen Event (Studi Terhadap Peran Public Relations Galeria Mall dan Plaza Ambarrukmo dalam Pengelolaan Event Tahun 2. Jurnal komunikasi, 8. , 79Ae90. Dewidianto. Manalullaili. , & Ayu Ningsih. Peran Komunikasi Organisasi dalam Event Organizer (Studi pada Event Organizer Soundtrack Indonesia Kota Palemban. Jurnal Bisnis dan Komunikasi Digital, 1. , 10. https://doi. org/10. 47134/jbkd. Ghani Nurcahyadi. September . Tak Cuma Sehat. Olahraga Juga Punya Manfaat Sosial [Berit. Media Indonesia. https://mediaindonesia. com/olahraga/260554/tak-cuma-sehatolahraga-juga-punya-manfaat-sosial Goldblatt. Special Events: A New Generation and The Next Frontier (Ke-4. Vol. John Wiley & Sons. Groovy Indonesia. Agustus . Event: Pengertian. Jenis, dan Pentingnya dalam Kehidupan Sehari-hari [Berit. Groovy Event Organizer. https://w. com/post/eventpengertian-jenis-dan-pentingnya-dalam-kehidupan-sehari-hari Hamidi, & De Putri. Event Management Pentas Seni sebagai Media Komunikasi Identitas Sekolah (Studi Kasus Event Nesta Festival di SMK Negeri 1 Kota Tangeran. Ilham Septianto. Juni . Jakarta Football Expo: Membangkitkan Kembali Semangat Sepak Bola Jakarta [Berit. JakartaInside. https://jakartainside. com/jakarta-football-expomembangkitkan-kembali-semangat-sepak-bola-jakarta/ Irliani. , & Diniati. Analisis Manajemen Event Telkom University Virtual Run 2020. eProceedings of Management, 8. Karo. , & Nur. Pengaruh Kualitas Event Terhadap Kepuasan Peserta Pada Authenticity Silverspace Turnamen E-Sports Palembang. Kriyantono. Teknik Praktis Riset Komunikasi Kuantitatif dan Kualitatif. Jakarta: Prenadamedia Group, 30. Lahardi. , & AsyAoari. Manajemen Spesial Event Panggung Gembira 696 Pondok Modern Darussalam Gontor. Sahafa Journal of Islamic Communication, 6. Marta. Hafivi. Diego. , & Trianto. Manajemen Event Dalam Penguatan Branding Kota Wisata Budaya. Jurnal Pustaka