BULLETIN OF COMPUTER SCIENCE RESEARCH ISSN 2774-3659 (Media Onlin. Vol 5. No 5. August 2025 | Hal 1076-1088 https://hostjournals. com/bulletincsr DOI: 10. 47065/bulletincsr. Implementasi Metode Analitycal Hierarchy Process dan Multi-Objective Optimization by Ratio Analysis Untuk Rekomendasi Laptop Ricalvin Darwin1. Irwan Irwan 1,*. Yenny Desnelita1. Muhammad Siddik2. Gustientiedina Gustientiedina2 1 Fakultas Ilmu Komputer. Program Studi Sistem Informasi. Institut Bisnis dan Teknologi Pelita Indonesia. Pekanbaru. Indonesia Fakultas Ilmu Komputer. Program Studi Teknik Informatika. Institut Bisnis dan Teknologi Pelita Indonesia. Pekanbaru. Indonesia Email: 1ricalvindarwin119@gmail. com, 2,*irwan@lecturer. id, 3 yenny. desnelita@lecturer. 4siddik@lecturer. id, 5gustientiedina@lecturer. Email Penulis Korespondensi: irwan@lecturer. AbstrakOeLaptop telah menjadi kebutuhan dalam dunia kerja, sekolah, dan masyarakat. Dengan laptop, pekerjaan menjadi lebih mudah, seperti membuat laporan, mengirim data, untuk belajar, bahkan untuk hiburan. Namun, banyaknya jenis laptop yang beredar didalam masyarakat dengan spesifikasi yang berbeda-beda dapat membuat masyarakat menjadi bingung untuk memilih laptop yang cocok dan sesuai dengan profesi dan status mereka. Kebingungan ini sering mengakibatkan pemborosan waktu maupun risiko memilih laptop yang tidak sesuai dengan kebutuhan. Oleh karena itu dibutuhkan sistem penunjang keputusan (SPK) yang dapat memberikan rekomendasi laptop sesuai dengan kriteria yang diinginkan. Pada penelitian ini, metode yang digunakan kolaborasi Analitycal Hierarchy Process dan Multi-Objective Optimization By Ratio Analysis. AHP digunakan untuk menghitung bobot kriteria laptop sesuai dengan kriteria yang diinginkan, sedangkan MOORA digunakan untuk membuat perankingan nilai rekomendasi laptop yang sesuai untuk digunakan. Hasil dari implementasi metode AHP dan MOORA dalam penelitian ini didapatkan hasil rekomendasi laptop sesuai dengan kriteria dan spesifikasi yang diinginkan oleh masyarakat. Berdasarkan perhitungan manual pada kasus dalam penelitian ini didapatkan rekomendasi laptop dengan ranking pertama adalah alternatif A8, yaitu HP Victus Gaming laptop 15 dengan Yi sebesar 0,424, kemudian ranking kedua yaitu alternatif A2 adalah HP Pavilion Gaming 15 dengan Yi sebesar 0,382. Penelitian ini dianggap berhasil karena antara hasil perhitungan secara manual dan hasil perhitungan dari sistem yang dibangun sudah sesuai, sehingga implementasi metode AHP dan MOORA kedalam sistem berbasis web dapat digunakan untuk rekomendasi laptopbstrak merupakan ringkasan singkat dari naskah untuk membantu pembaca cepat memastikan masalah utama penelitian, metode yang digunakan sebagai solusi dari penyelesaian masalah yang ditemui, tujuan penelitian serta hasil sementara penelitian yang bisa berupa angka/persentase sesuai dengan kebutuhan penelitian. Kata Kunci: SPK. Rekomendasi. Laptop. Kolaborasi AHP-MOORA. Berbasis Web AbstractOeLaptops have become essential in the world of work, education, and society. With a laptop, tasks such as creating reports, sending data, learning, and even entertainment become easier. However, the variety of laptops available with different specifications can confuse people when choosing one that suits their profession and status. This confusion often leads to wasted time and the risk of choosing a laptop that does not meet their needs. Therefore, a decision support system (DSS) is needed to provide laptop recommendations based on desired criteria. In this study, the method used is a collaboration of Analytical Hierarchy Process (AHP) and Multi-Objective Optimization By Ratio Analysis (MOORA). AHP is used to calculate the weight of laptop criteria according to desired criteria, while MOORA is used to rank the recommended laptop values suitable for use. The implementation of the AHP and MOORA methods in this study resulted in laptop recommendations that meet the desired criteria and specifications of the community. Based on manual calculations in this study, the top-ranked laptop recommendation is alternative A8, the HP Victus Gaming Laptop 15 with a Yi of 0. 424, followed by alternative A2, the HP Pavilion Gaming 15 with a Yi of 0. This study is considered successful because the results of manual calculations and those of the system built are consistent. Thus, the implementation of AHP and MOORA methods in a web-based system can be used for laptop recommendations. Keywords: DSS. Recommendation. Laptop. Collaboration of AHP-MOORA. Web Based PENDAHULUAN Pada saat ini, banyak orang yang membutuhkan laptop, baik untuk bekerja, sekolah, maupun untuk hiburan. Laptop pada zaman ini sudah lebih canggih dari pada yang sebelumnya, baik dari segi ram, ukuran, ketersediaan kamera, penyimpanan, dan masih banyak lagi fitur-fitur baru yang diberikan. Namun, dikarenakan laptop yang sudah ada pada saat ini memiliki banyak sekali karakteristik-karakteristik atau kriteria yang berbeda membuat penjual akan menjadi lebih sulit dalam memberikan rekomendasi yang cocok untuk pelanggannya. Dalam proses perekomendasian laptop juga harus mempunyai informasi-informasi yang harus dipertimbangkan dan ketepatan dalam memberikan rekomendasi. Dengan dilakukan secara manual, dapat terjadi kesalahan dalam rekomendasi ataupun informasi yang diberikan. Oleh karena itu, perlu dibuatkan sebuah sistem penunjang keputusan agar bisa mengambil keputusan sesuai dengan kondisi yang ada. Sistem penunjang keputusan adalah sistem yang menyediakan informasi maupun data agar bisa digunakan untuk mengambil keputusan pada situasi yang semi-struktur maupun tidak terstruktur . Dengan sistem tersebut, dapat juga mengurangi beban penjual dalam memahami setiap informasi mendalam dari berbagai laptop yang ada. Dimana data dari id, dimana 77,48% masyarakat Indonesia tidak menggunakan laptop dan 22,52% masyarakat Indonesia yang menggunakan laptop. Penduduk di Indonesia berdasarkan data indonesia. id, yaitu sebanyak 278,8 juta jiwa pada tahun 2023. Maka berdasarkan data tersebut, dapat disimpulkan masih banyak masyarakat Indonesia yang masih belum menggunakan laptop, dan mungkin akan menggunakan atau membutuhkan laptop dikarenakan perkembangan zaman ini. Dalam penyelesaian masalah yang ada, akan dilakukan dengan cara membangun sebuah sistem yang akan menyimpan data-data ataupun informasi laptop dan akan menghasilkan sebuah rekomendasi sesuai dengan kriteria yang dimiliki. Untuk Copyright A 2025 The Author. Page 1076 This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License BULLETIN OF COMPUTER SCIENCE RESEARCH ISSN 2774-3659 (Media Onlin. Vol 5. No 5. August 2025 | Hal 1076-1088 https://hostjournals. com/bulletincsr DOI: 10. 47065/bulletincsr. menghasilkan rekomendasi dalam pemilihan laptop akan digunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Multi-Objective Optimization by Ratio Analysis (MOORA) agar bisa menghasilkan rekomendasi laptop yang sesuai dengan keinginan pemakai. Dengan penggabungan metode AHP dan MOORA dapat menyelesaikan masalah pemilihan Analitycal Hierarchy Process (AHP) Adalah metode yang digunakan dalam mengambil keputusan dengan masalah-masalah yang memiliki banyak objektif dan juga metode ini dapat memecahkan masalah kompleks dengan menyederhanakannya menjadi bagian-bangiannya . Sedangkan Multi-Objective Optimization By Ratio Analysis (MOORA) adalah metode yang memiliki multi-tujuan yang mengoptimalkan dua atau lebih atribut yang bertentangan secara bersamaan. Metode ini digunakan untuk menyelesaikan masalah atau kasus dengan perhitungan matematis yang kompleks . Metode AHP dalam penelitian ini akan digunakan untuk menentukan bobot, sedangkan penggunaan metode MOORA untuk menentukan perangkingan. Pembobotan pada AHP dengan membandingkan setiap variabel mana yang lebih penting diantara variabel yang digunakan untuk mendapatkan pembobotan akhir, sedangkan metode MOORA pada perangkingannya dapat melakukan perhitungan berdasarkan kriteria yang bertentangan. Penggabungan kedua metode ini dilakukan agar bisa memberikan rekomendasi yang lebih tepat. Penelitian yang menggabungkan metode AHP dan MOORA dapat menentukan penerima beasiswa terbukti lebih objektif menurut . , sedangkan peneliti lainnya . implementasi metode AHP mampu menganalisa bobot kriteria yang menjadi pondasi utama pemilihan dan metode MOORA dapat memberikan penilaian alternatif yang lebih baik untuk melakukan proses perangkingan yang mudah dan Penelitian Elika Thea Kirana et al. , . , melakukan penelitian pemilihan laptop menggunakan metode AHP dengan menggunakan kriteria prioritas terpenting yaitu harga, processor dan RAM, sedangkan kriteria lain yang mendukung pemilihan laptop oleh Wiwien Hadikurniawati et al. , . menggunakan Metode Hybrid SAW-TOPSIS dengan 5 kriteria yaitu: RAM. Prosesor. Harga. Sistem Operasi. HDD. Penelitian lainnya . dalam pemilihan laptop menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW) mampu membantu dalam pemilihan laptop secara detail dengan kriteria yaitu harga laptop, processor, kapasitas RAM, tipe Harddisk, dan kapasitas Harddisk untuk memberi peringkat dari urutan tertinggi ke terendah yang diimplementasikan ke aplikasi berbasis web. Tujuan penelitian ini adalah menggabungkan metode AHP dan MOORA untuk rekomendasi pemilihan laptop dengan kriteria harga, processor. RAM. Sitem Operasi dan HDD. Metode AHP dan MOORA akan diuji coba dengan membuat Sistem Penunjang Keputusan untuk mempermudah dalam perekomendasian laptop. Penelitian sebelumnya belum ada yang menggabungkan metode AHP dan MOORA dalam perekomendasian laptop, sehingga penelitian ini akan mengisi celah dengan menggabungkan AHP dan MOORA dalam pemilihan atau rekomendasi laptop, yang diimplementasikan dalam sistem berbasis web. METODOLOGI PENELITIAN 1 Tahapan Penelitian Berikut ini merupakan Gambar 1 yang menunjukkan kerangka dari penelitian ini : Identifikasi Masalah Pengumpulan Data Studi Pustaka Penerapan Metode AHP Dan MOORA Gambar 1. Tahapan Penelitian Penjelasan dari tahapan penelitian Gambar 1, sebagai berikut : Identifikasi Masalah Pada tahap ini, dicari masalah dan diidentifikasi masalah yang ada, yaitu dengan adanya kategori dan kriteria laptop yang beragam, akan membuat penjual atau orang-orang kesulitan dalam memilih dan merekomendasikan laptop yang diinginkan sesuai dengan kriterianya, oleh karena itu dibutuhkan sistem penunjang keputusan untuk merekomendasikan laptop ini. Pengumpulan Data Pada tahap ini, penulis akan mengumpulkan data-data yang akan digunakan dalam menyusun penelitian ini, mulai dari data-data laptop, dan lain sebagainya. Studi Pustaka Tahap ini dilakukan untuk mengumpulkan informasi dari berbagai sumber bacaan atau tertulis seperti artikel, jurnal, dan skripsi untuk dijadikan sebagai referensi. Penerapan Metode AHP Dan MOORA Pada tahap ini, penulis akan menerapkan metode AHP dan juga MOORA, yang dimana metode AHP akan digunakan untuk perhitungan bobot kriteria, sedangkan metode MOORA akan digunakan untuk perhitungan ranking. Implementasi Sistem Copyright A 2025 The Author. Page 1077 This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License BULLETIN OF COMPUTER SCIENCE RESEARCH ISSN 2774-3659 (Media Onlin. Vol 5. No 5. August 2025 | Hal 1076-1088 https://hostjournals. com/bulletincsr DOI: 10. 47065/bulletincsr. Pada tahap ini, akan dilakukan pengembangan atau pembangunan sistem dengan berbasis web untuk rekomendasi laptop dengan menerapkan atau mengimplementasikan metode AHP dan juga MOORA kedalam sistem tersebut. 2 Sistem Penunjang Keputusan Sistem Penunjang Keputusan adalah sistem komputer yang terdiri dari komponen yang saling berinteraksi seperti sistem bahasa, sistem pengetahuan, dan sistem pemrosesan masalah yang membantu pengambilan keputusan dengan memberikan informasi dari data yang diolah dengan lebih cepat dan akurat . , dan sistem komputer yang mengubah data menjadi informasi untuk pengambilan keputusan dari suatu masalah . Konsep Sistem Pendukung Keputusan yaitu sistem komputer yang membantu pengambilan keputusan dengan mengolah data dan model untuk menyelesaikan suatu masalah yang tidak terstruktur. SPK dirancang untuk mendukung setiap tahap pengambilan keputusan mulai dari identifikasi masalah sampai dengan mengevaluasi pemilihan . Dimana sistem penunjang keputusan, yaitu membantu penyelesaian masalah yang terbentuk secara semi-struktural, mendukung aktivitas pimpinan dalam mengambil keputusan, dan juga meningkatkan efektivitas dalam pengambilan keputusan . 3 Analytical Hierarchy Process (AHP) Analytical Hierarchy Process (AHP) adalah metode SPK yang menggunakan model matematika. AHP membantu mengurutkan tingkat kepentingan beberapa kriteria dengan melakukan analisis komparatif berpasangan dari setiap kriteria . Metode AHP menjabarkan masalah multi kriteria yang bersifat kompleks menjadi bentuk hirarki. Tingkatan pertamanya adalah tujuan, kemudian tingkatan kriteria, sub kriteria, dan hingga tingkatan terakhir dari tingkatan alternatif. Suatu permasalahan yang bersifat kompleks dapat dijabarkan dan akan diubah menjadi bentuk hirarki sehingga masalah menjadi lebih terstruktur dan sistematis . Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) adalah sebagai berikut: Menentukan masalah dan solusinya. Membuat struktur hirarki dengan awalan tujuan utama. Mendefinisikan Perbandingan berpasangan. Membuat matriks perbandingan berpasangan yang menampilkan pengaruh setiap elemen terhadap kriteria. Melakukan normalisasi data. = ycaycnyc / Ocycuycnyc = ycaycnyc Menghitung nilai vektor eigen. ycOycn = Ocycuycn=1 ycaycnyc /ycu . 4 Multi-Objective Optimization by Ratio Analysis (MOORA) Metode MOORA merupakan sistem multi-objektif yang mempunyai dua atau lebih atribut yang saling bertentangan. MOORA melakukan optimalisasi terhadap atribut - atribut tersebut dengan melakukan perhitungan matematika yang kompleks, sehingga mendapatkan solusi dari masalah tersebut . Kriteria dalam MOORA dapat bernilai menguntungkan . atau yang tidak menguntungkan . Pendekatan yang dilakukan MOORA didefinisikan dengan proses mengoptimalkan dua atau lebih kriteria yang saling bertentangan pada beberapa masalah. Berikut ini adalah langkah dari penyelesaian masalah dengan menggunakan metode MOORA . Langkah 1 : Membuat matriks Keputusan ycu11 ycu12 . ycu1ycu ycu2ycu | ycu = | ycu. 21 ycu22 ycuyco1 ycuyco2 . Langkah 2 : Normalisasi Matriks ycUycnycO = ycuycnyc ocyco ycOe1 ycuycnyc Keterangan : i = nomor urutan alternatif. j = nomor urutan kriteria. xij = matriks alternatif i pada kriteria j. Langkah 3 : Optimasi Nilai Atribut (Y. ycycn = OcycOe1 ycyc ycuycnyc Oe Ocycuyc=yci 1 ycyc ycuycnyc yi merupakan nilai yang akan dibandingkan dalam perangkingan, yang dimana nilai tertinggi akan berperingkat satu dan terendah akan berperingkat terakhir. yi didapatkan dengan total dari nilai bobot atribut benefit pada alternatif dikurangi dengan total nilai bobot atribut cost pada alternatif. Copyright A 2025 The Author. Page 1078 This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License BULLETIN OF COMPUTER SCIENCE RESEARCH ISSN 2774-3659 (Media Onlin. Vol 5. No 5. August 2025 | Hal 1076-1088 https://hostjournals. com/bulletincsr DOI: 10. 47065/bulletincsr. HASIL DAN PEMBAHASAN 1 Perhitungan AHP Dan MOORA Penelitian ini akan menggabungkan dua metode, yaitu AHP dan MOORA, sehingga tidak membandingkan kedua metode Metode AHP digunakan untuk melakukan perhitungan bobot, sedangkan metode MOORA digunakan untuk melakukan perhitungan ranking. Tahap awal dari implementasi metode AHP dan MOORA adalah melakukan perhitungan AHP untuk mendapatkan nilai bobot kriterianya dengan mengacu pada Tabel 1 tingkat kepentingan. Berikut ini merupakan kriteria dan alternatif yang digunakan: Kriteria yang digunakan pada kasus ini adalah : C1 : Harga Laptop (Cos. C2 : RAM (Benefi. C3 : Kapasitas Penyimpanan (Benefi. C4 : Baterai (Benefi. C5 : Processor (Benefi. C6 : Berat Laptop (Cos. C7 : Kegunaan Alternatifnya terdiri dari : A1 : Dell Gaming G15 A2 : HP Pavilion Gaming 15 A3 : HP Notebook 240 G8 A4 : Lenovo K14 Gen 1 A5 : Xiaomi RedmiBook 15 A6 : Axioo Slimbook 14 S1 A7 : MSI GF63 Thin 11SC A8 : HP Victus Gaming laptop 15 Tabel 1. Tingkat Kepentingan Nilai Kebalikan Keterangan Kriteria/Alternatif A sama penting dengan kriteria/alternatif B A mendekati sedikit lebih penting dari B A sedikit lebih penting dari B A mendekati lebih penting dari B A lebih penting dari B A mendekati sangat penting dari B A sangat penting dari B A mendekati mutlak sangat penting dari B A mutlak sangat penting dari B Jika alternatif 1 dibandingkan dengan alternatif 2 nilainya 3, maka alternatif 2 dibandingkan dengan alternatif 1 nilainya1/3 Tabel 1 menunjukkan nilai-nilai bobot kriteria yang digunakan dalam pengisian Tingkat kepentingan antar kriteria. Tahap kedua dari metode AHP, yaitu menentukan matriks pairwise pada Tabel 2. Tabel 2. Pairwise Kriteria Harga RAM Penyimpanan Baterai Processor Berat Harga RAM Penyimpanan Baterai Processor Berat Tabel 2 merupakan tabel pairwise atau perbandingan antar kriteria. Nilai-nilai tersebut akan didapatkan dari wawancara antara customer service atau user dengan pelanggannya. Untuk perbandingan kriteria yang sama akan bernilai 1 karena nilai 1 berarti sederajat atau memiliki tingkat kepentingan yang sama, yang dimana jika kriteria tersebut itu sama maka akan memiliki tingkat kepentingan yang sama pula. Untuk perbandingan kriteria yang berbeda akan dinilai seperti perbandingan antara RAM dan juga harga yang dimana pada penelitian ini RAM itu lebih penting dibandingkan dengan harga senilai 5, yang berarti RAM lebih penting dari harga, atau perbandingan antara RAM dengan berat dengan RAM yang lebih penting dari berat senilai 7, yang berarti RAM sangat lebih penting dibandingkan dengan berat. Nilai-nilai tersebut dapat diperoleh dari pelanggan dan diisi oleh user berdasarkan Tabel 1 tingkat kepentingan. Copyright A 2025 The Author. Page 1079 This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License BULLETIN OF COMPUTER SCIENCE RESEARCH ISSN 2774-3659 (Media Onlin. Vol 5. No 5. August 2025 | Hal 1076-1088 https://hostjournals. com/bulletincsr DOI: 10. 47065/bulletincsr. Tabel 3. Perhitungan Pairwise Kriteria Harga RAM Penyimpanan Baterai Processor Berat Total Harga 0,33 0,20 14,53 RAM 0,20 0,33 0,20 0,14 3,88 Penyimpanan 0,33 0,33 0,20 8,87 Baterai 0,33 17,33 Processor 0,20 0,50 0,25 0,20 0,14 2,29 Berat 28,00 Pada Tabel 3, dilakukan perbandingan antar kriteria, yang dimana nilainya di ambil dari tabel pairwise dan dijadikan bilangan desimal bagi angka pecahan. Tahap selanjutnya pada Tabel 4, yaitu dilakukan normalisasi dan bobot kriteria yang hasilnya akan digunakan pada metode MOORA. Tabel 4. Normalisasi Dan Bobot Kriteria Harga RAM Penyimpanan Baterai Processor Berat Harga 0,07 0,34 0,21 0,02 0,34 0,01 RAM 0,05 0,26 0,09 0,05 0,52 0,04 Penyimpanan 0,04 0,34 0,11 0,04 0,45 0,02 Baterai 0,17 0,29 0,17 0,06 0,29 0,02 Processor 0,09 0,22 0,11 0,09 0,44 0,06 Berat 0,18 0,25 0,18 0,11 0,25 0,04 Vektor 0,60 1,70 0,87 0,36 2,29 0,19 Bobot 0,10 0,28 0,14 0,06 0,38 0,03 Pada Tabel 4 dilakukan normalisasi terhadap nilai-nilai kriteria dengan cara membagi nilai dari field kriteria tersebut dengan total nilai dari kolom tersebut, contohnya pada harga dibanding harga memiliki nilai 1 dan total nilai dari kolom tersebut adalah 14,53, sehingga 1/14,53 = 0,07. Setelah itu akan dicari nilai P. Vektor dengan cara menambahkan nilai dari baris. Terakhir, dilakukan pencarian bobot dengan membagi nilai P. Vektor dengan n matriks, yang dimana matriks disini adalah 6x6 maka n matriks adalah 6, contoh P. Vektor Harga adalah 0,60 sehingga 0,60/6 = 0,10. Maka bobot untuk kriteria harga adalah 0,10. Untuk nilai bobot itu, total keseluruhannya haruslah bernilai 1, jika tidak bernilai satu maka ada kesalahan yang terjadi, dan dapat diulang kembali langkah-langkah perhitungannya. Jika sudah didapatkan bobot-bobot kriterianya, kemudian nilai bobot-bobot kriteria tersebut akan digunakan kembali pada metode MOORA. Tabel 5 merupakan tahap selanjutnya setelah dilakukan perhitungan dengan metode AHP, yaitu perhitungan dengan metode MOORA. Tabel 5. Laptop Gaming Alternatif Dell Gaming G15 HP Pavilion Gaming 15 MSI GF63 Thin 11SC HP Victus Gaming Laptop 15 Harga Rp. RAM 8 GB Penyimpanan 256 GB Baterai 56 WHrs Processor AMD Ryzen 5 Berat 2,45 kg Pengguna Gaming Rp. 16 GB 512 GB 52,5 WHrs AMD Ryzen 5 1,98 kg Gaming Rp. 8 GB 512 GB 52,4 WHrs Intel Core i7 1,86 kg Gaming Rp. 16 GB 512 GB 70 WHrs AMD Ryzen 5 2,29 kg Gaming Sumber : bhinneka. Pada Tabel 5 menunjukkan 5 . alternatif laptop gaming beserta spesifikasinya yang digunakan dalam penelitian ini. Sedangkan Tabel 6 merupakan alternatif Laptop Bisnis yang terdiri dari 2 alternatif Tabel 6. Laptop Bisnis Alternatif HP Notebook 240 G8 Lenovo K14 Gen 1 Harga Rp. Rp. RAM Penyimpanan Baterai 8 GB 512 GB 41 WHrs 8 GB 512 GB 45 WHrs Sumber : bhinneka. Processor Intel Core i5 Intel Core i5 Berat 1,47 kg 1,5 kg Pengguna Bisnis Bisnis Tabel 6 merupakan data alternatif laptop bisnis beserta spesifikasinya yang digunakan dalam penelitian ini. Tabel 7. Laptop Mahasiswa Alternatif Xiaomi RedmiBook 15 Harga Rp. RAM 8 GB Penyimpanan 256 GB Baterai 46 WHrs Processor Intel Core i3 Berat 1,8 kg Pengguna Mahasiswa Copyright A 2025 The Author. Page 1080 This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License BULLETIN OF COMPUTER SCIENCE RESEARCH ISSN 2774-3659 (Media Onlin. Vol 5. No 5. August 2025 | Hal 1076-1088 https://hostjournals. com/bulletincsr DOI: 10. 47065/bulletincsr. Alternatif Axioo Slimbook 14 S1 Harga Rp. RAM 8 GB Penyimpanan 256 GB Baterai 41 WHrs Processor AMD Ryzen 5 Berat 1,62 kg Pengguna Mahasiswa Sumber : carisinyal. Tabel 7 merupakan tabel yang menunjukkan alternatif laptop mahasiswa beserta spesifikasinya yang digunakan dalam penelitian ini. Tabel 8. Sub Kriteria Harga Kriteria Harga Sub Kriteria Rp. Nilai Tabel 8 merupakan tabel yang menunjukkan nilai kriteria dari alternatif laptop pada kriteria harga. Tabel 9. Sub Kriteria RAM Kriteria RAM Sub Kriteria <=4 GB 6 GB 8 GB 16 GB >16 GB Nilai Tabel 9 merupakan tabel yang menunjukkan nilai kriteria dari alternatif laptop pada kriteria RAM. Tabel 10. Sub Kriteria Kapasitas Penyimpanan Kriteria Kapasitas Penyimpanan Sub Kriteria 128 Gb 256 Gb 512 Gb 1 Tb > 1 Tb Nilai Tabel 10 merupakan tabel yang menunjukkan nilai kriteria dari alternatif laptop pada kriteria kapasitas Tabel 11. Sub Kriteria Baterai Kriteria Baterai Sub Kriteria < 40 Wh 40 Ae 59 Wh 60 Ae 79 Wh 80 Ae 99 Wh >= 100 Wh Nilai Tabel 11 merupakan tabel yang menunjukkan nilai kriteria dari alternatif laptop pada kriteria baterai. Tabel 12. Sub Kriteria Processor Kriteria Processor Sub Kriteria Intel Celeron Intel Pentium Intel Core i3/ AMD Ryzen 3 Intel Core i5/ AMD Ryzen 5 >= Intel Core i7/ AMD Ryzen 7 Nilai Tabel 12 merupakan tabel yang menunjukkan nilai kriteria dari alternatif laptop pada kriteria processor. Tabel 13. Sub Kriteria Berat Laptop Kriteria Berat Laptop Sub Kriteria < 1 kg 1 Ae 1,2 kg Nilai Copyright A 2025 The Author. Page 1081 This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License BULLETIN OF COMPUTER SCIENCE RESEARCH ISSN 2774-3659 (Media Onlin. Vol 5. No 5. August 2025 | Hal 1076-1088 https://hostjournals. com/bulletincsr DOI: 10. 47065/bulletincsr. Kriteria Sub Kriteria 1,3 Ae 1,5 kg 1,6 -2 kg > 2 kg Nilai Tabel 13 merupakan tabel yang menunjukkan nilai kriteria dari alternatif laptop pada kriteria berat laptop. Tabel 14. Sub Kriteria Kegunaan Kriteria Kegunaan Sub Kriteria Gaming Pendidikan Bisnis Programming Desain Tabel 14 merupakan tabel yang menunjukkan kriteria-kriteria kegunaan yang bisa digunakan dalam sistem, dan bisa juga ditambahkan lebih banyak lagi. Tahap pertama dari metode MOORA, yaitu dengan membuat matriks keputusan, yang didapatkan dengan melihat nilai bobot alternatifnya. Tabel 15. Alternatif Alternatif Harga RAM Penyimpanan Baterai Processor Berat Kegunaan Gaming Gaming Bisnis Bisnis Pendidikan Pendidikan Gaming Gaming Tabel 15 merupakan tabel yang menunjukkan nilai kriteria dari alternatif yang ada, yang dimana nilai-nilainya dikonversikan menggunakan tabel sub kriteria. Pada kasus ini, kriteria kegunaan yang dipilih adalah gaming, sehingga hanya alternatif dengan kegunaan gaming yang akan masuk dalam perhitungannya. Tabel 16. Alternatif Yang difilter Alternatif Harga RAM Penyimpanan Baterai Processor Berat Kegunaan Gaming Gaming Gaming Gaming Tabel 16 menunjukkan alternatif-alternatif laptop gaming, karena kegunaan yang dipilih merupakan gaming sehingga akan ditampilkan alternatif sesuai dengan kegunaan tersebut. Konversi Tabel 16 menjadi matrix : Tahap selanjutnya setelah membuat matriks keputusannya, dilakukan normalisasi dari nilai matriks keputusan Kriteria C1 : Oo52 42 42 52 = 9,055 A11= 5/9,055 =0,552 A21= 4/9,055 =0,442 A31= 4/9,055 =0,442 A41= 5/9,055 =0,552 Kriteria C2 : Oo32 42 32 42 =7,071 A12 = 3/7,071 =0,424 Copyright A 2025 The Author. Page 1082 This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License BULLETIN OF COMPUTER SCIENCE RESEARCH ISSN 2774-3659 (Media Onlin. Vol 5. No 5. August 2025 | Hal 1076-1088 https://hostjournals. com/bulletincsr DOI: 10. 47065/bulletincsr. A22 = 4/7,071 =0,566 A32 = 3/7,071 =0,424 A42 = 4/7,071 =0,566 Kriteria C3 : Oo22 32 32 32 = 5,568 A13 = 2/5,568 = 0,359 A23 = 3/5,568 = 0,539 A33 = 3/5,568 = 0,539 A43 = 3/5,568 = 0,539 Kriteria C4 : Oo22 22 22 32 = 4,583 A14 = 2/4,583 = 0,436 A24 = 2/4,583 = 0,436 A34 = 2/4,583 = 0,436 A44 = 3/4,583 = 0,655 Kriteria C5 : Oo42 42 42 52 =8,544 A15 = 4/8,544 =0,468 A25 = 4/8,544 =0,468 A35 = 4/8,544 =0,468 A45 = 5/8,544 =0,585 Kriteria C6 : Oo52 42 42 52 =9,055 A16 = 5/9,055 =0,552 A26 = 4/9,055 =0,442 A36 = 4/9,055 =0,442 A46 = 5/9,055 =0,5 Hasil Normalisasi : 0,552 0,442 ycu=[ 0,442 0,552 0,424 0,566 0,424 0,566 0,359 0,539 0,539 0,539 0,436 0,468 0,552 0,436 0,468 0,442 0,436 0,468 0,442 0,655 0,585 0,552 Mengoptimalisasi Nilai Atribut : 0,552 0,442 ycuycnyc = [ 0,442 0,552 0,424 0,566 0,424 0,566 0,359 0,539 0,539 0,539 0,436 0,436 0,436 0,655 0,468 0,468 0,468 0,585 0,552 0,442 ] ycu ycOyc 0,442 0,552 0,055 ,044 0,044 0,055 0,119 0,159 0,119 0,159 0,050 0,076 0,076 0,076 0,026 0,026 0,026 0,039 0,178 0,178 0,178 0,222 0,017 0,013 0,013 0,017 Tahap selanjutnya, yaitu dilakukan optimalisasi atribut dan menghitung Yi untuk didapatkan nilai rekomendasinya pada Tabel 17. Tabel 17. Perhitungan Yi Alternatif Benefit(C2 C3 C4 C. 0,373 0,439 0,399 0,496 Cost(C1 C. 0,072 0,057 0,057 0,072 Yi (Max-Mi. 0,301 0,382 0,342 0,424 Tabel 17 menunjukkan perhitungan Yi dari hasil yang telah didapatkan, yang dimana hasil Yi dari perhitungan tersebut akan digunakan untuk perangkingan. Tabel 18. Perangkingan Ranking Alternatif 0,424 Copyright A 2025 The Author. Page 1083 This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License BULLETIN OF COMPUTER SCIENCE RESEARCH ISSN 2774-3659 (Media Onlin. Vol 5. No 5. August 2025 | Hal 1076-1088 https://hostjournals. com/bulletincsr DOI: 10. 47065/bulletincsr. Ranking Alternatif 0,382 0,342 0,301 Tabel 18 menunjukkan hasil perangkingan dari Yi yang didapatkan dari perhitungan yang telah dilakukan Jadi, rekomendasi laptop yang sesuai dengan kriterianya adalah alternatif A8, yaitu HP Victus Gaming laptop 15 dengan Yi sebesar 0,424, dilanjut dengan ranking 2 yaitu alternatif A2 adalah HP Pavilion Gaming 15 dengan Yi sebesar 0,382, dan ranking 3 adalah alternatif A7, yaitu MSI GF63 Thin 11SC dengan Yi sebesar 0,342. 2 Implementasi Sistem 1 Halaman Awal Gambar 2 merupakan gambar halaman awal dari sistem yang telah dibangun yang dimana halaman ini terdapat tombol login yang digunakan admin untuk login kedalam halaman awal. Gambar 2. Halaman Awal Pada Gambar 2 ini juga terdapat form yang dapat diisi untuk mendapatkan rekomendasi dengan menekan tombol submit setelah mengisi form tersebut. Pada halaman tersebut juga ada tombol clear yang digunakan untuk mengosongkan form yang telah diisi. Untuk kriteria kegunaan akan bertambah secara otomatis sesuai dengan penambahan alternatif yang dilakukan oleh admin. 2 Halaman Login Gambar 3 merupakan halaman login yang digunakan untuk melakukan validasi agar hanya orang yang berwenang yang dapat memasuki halaman home. Gambar 3. Halaman Login Copyright A 2025 The Author. Page 1084 This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License BULLETIN OF COMPUTER SCIENCE RESEARCH ISSN 2774-3659 (Media Onlin. Vol 5. No 5. August 2025 | Hal 1076-1088 https://hostjournals. com/bulletincsr DOI: 10. 47065/bulletincsr. Pada gambar 3 ini juga terdapat tombol login beserta kolom username dan password. Pada halaman ini juga terdapat tombol back untuk kembali ke halaman awal. 3 Halaman Home Gambar 4 merupakan halaman home yang berfungsi untuk menampilkan total alternatif dan kriteria yang ada pada sistem Gambar 4. Halaman Home Gambar 4 memiliki topbar yang terdapat menu alternatif dan kriteria yang dapat digunakan untuk menuju ke halaman alternatif atau kriteria. Pada topbar tersebut juga terdapat menu logout yang dapat digunakan untuk keluar dari halaman tersebut dan kembali ke halaman awal. 4 Halaman Kriteria Gambar 5 menunjukkan halaman kriteria yang dimana halaman tersebut berfungsi untuk menampilkan kriteria-kriteria yang digunakan dalam sistem ini. Gambar 5. Halaman Kriteria Gambar 5 ini terdapat topbar yang memiliki fungsi yang sama seperti pada halaman home, yaitu untuk menuju ke halaman alternatif, halaman home, maupun halaman awal. 5 Halaman Alternatif Gambar 6 merupakan halaman alternatif yang digunakan untuk menampilkan alternatif-alternatif yang telah dimasukkan Gambar 6. Halaman Alternatif Copyright A 2025 The Author. Page 1085 This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License BULLETIN OF COMPUTER SCIENCE RESEARCH ISSN 2774-3659 (Media Onlin. Vol 5. No 5. August 2025 | Hal 1076-1088 https://hostjournals. com/bulletincsr DOI: 10. 47065/bulletincsr. Pada gambar 6 ini juga terdapat tombol add yang berfungsi untuk pergi ke halaman tambah alternatif untuk menambahkan alternatif. Pada halaman ini juga terdapat tombol edit dan delete yang dapat digunakan untuk mengubah dan juga menghapus alternatif yang telah ada sebelumnya. 6 Halaman Tambah Alternatif Gambar 7 merupakan halaman tambah alternatif yang dimana halaman ini digunakan untuk melakukan pengisian form untuk menambahkan alternatif yang diinginkan. Gambar 7. Halaman Tambah Alternatif Pada gambar 7 ini juga terdapat tombol back yang dapat digunakan untuk kembali ke halaman alternatif. 7 Halaman Edit Alternatif Gambar 8 merupakan halaman edit alternatif yang dimana halaman ini digunakan untuk mengubah isi dari alternatif yang telah ada sebelumnya. Gambar 8. Halaman Edit Alternatif Copyright A 2025 The Author. Page 1086 This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License BULLETIN OF COMPUTER SCIENCE RESEARCH ISSN 2774-3659 (Media Onlin. Vol 5. No 5. August 2025 | Hal 1076-1088 https://hostjournals. com/bulletincsr DOI: 10. 47065/bulletincsr. Gambar 8 ini juga terdapat kolom-kolom pengisiannya yang akan secara otomatis terisi sesuai dengan data yang dipilih atau yang ingin diubah. Pada halaman ini juga terdapat tombol Update Laptop untuk melakukan konfirmasi pengubahan data, ataupun tombol back untuk kembali ke halaman alternatif. 8 Halaman Rekomendasi Gambar 9 menunjukkan halaman rekomendasi yang dimana halaman tersebut melakukan perhitungan dari nilai-nilai yang diinputkan pada halaman awal sehingga dapat menampilkan hasil rekomendasi alternatif sesuai dengan kriteria yang ada. Gambar 9. Halaman Rekomendasi Pada Gambar 9 ini juga terdapat tombol back yang dapat digunakan untuk kembali ke halaman awal. KESIMPULAN Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan ini,peneliti berhasil untuk mengimplementasikan metode AHP dan juga MOORA kedalam sistem penunjang keputusan berbasis web untuk rekomendasi laptop, sehingga menghasilkan sebuah sistem untuk memberikan rekomendasi tersebut, dan juga dengan dibangunnya sistem penunjang keputusan untuk rekomendasi laptop berbasis web memudahkan pengguna dalam mendapatkan informasi dan rekomendasi laptop yang dibutuhkan, dan juga pengimplementasian metode AHP dan MOORA kedalam sistem rekomendasi laptop berbasis web dapat memberikan rekomendasi laptop sesuai dengan kriteria yang diinginkan pengguna, yang dimana AHP digunakan untuk perhitungan bobot kriterianya, dan MOORA digunakan untuk perhitungan rankingnya. Hasil dari perhitungan AHP dan MOORA mendapatkan rekomendasi laptop yang sesuai dengan kriterianya adalah alternatif A8, yaitu HP Victus Gaming laptop 15 dengan Yi sebesar 0,424, dilanjut dengan ranking 2 yaitu alternatif A2 adalah HP Pavilion Gaming 15 dengan Yi sebesar 0,382, dan ranking 3 adalah alternatif A7, yaitu MSI GF63 Thin 11SC dengan Yi sebesar 0,342. Dengan hasil seperti itu maka dapat disimpulkan bahwa laptop HP Victus Gaming Laptop 15 adalah laptop atau alternatif yang paling sesuai dengan kriteria yang dimiliki oleh pelanggan atau pengguna. Dari penelitian yang telah dilakukan ini, dapat disimpulkan bahwa metode AHP dan MOORA dapat digabungkan atau dikombinasikan menjadi satu untuk merekomendasikan laptop sesuai dengan kriterianya. REFERENCES