JURNAL SOEROPATI JurnalPenelitian&PengabdianKepadaMasyarakat ISSN : 2621-0762 (Onlin. ISSN : 2620-8113 (Prin. Universitas Yudharta Pasuruan Muhammad Nizar. Mukhid Mashuri )( 41 http://jurnal. id/v2/index. php/soeropati Volume 1 Nomor 1 November 2018 PENGEMBANGAN POTENSI LOKAL MELALUI PEMBERDAYAAN LINGKUNGAN DAN UMKM PADA MASYARAKAT PESISIR Muhammad Nizar. Mukhid Mashuri Universitas Yudharta Pasuruan muhammadnizar@yudharta. id, mukhidmashuri9@gmail. Abstrac: Changes in the behavior of housewives before training and some mentoring are the emergence of awareness of housewives, who are members of the PKK organization, in increasing family profits, before training and mentoring, mothers still do not understand in making shrimp nuggets, where most of the results, shrimp are only sold conventionally, at low prices. But after the implementation of training and mentoring, can produce nuggets that are better and better, because they already understand about good nuggets making techniques. addition, it increases awareness of the importance of the role of housewives in helping family income income which is no longer the responsibility of the husband alone. Training and counseling in the manufacture of shrimp nuggets in the future can be followed up to continue mentoring, so that from home products can be an extraordinary home industry. Home industry can be in the sense that it can be managed individually or as a group of mothers from Tambak Lekok residents. If home industry, especially individually and carried out mentoring continues, it is possible to submit the legalization of the Certificate of Household Industry Food Products (SPP-IRT), namely by utilizing the results of Technology owned by the University of Yudharta Pasuruan in the context of Keyword: Development. Local Potential. Empowerment of the Environment. And Umkm. Coastal Communities PENDAHULUAN Indonesia sebagai negara kepulauan, secara tidak langsung dihadapkan pada problem abrasi atau erosi pantai. Abrasi pantai merupakan fenomena yang terus menerus terjadi disekitar wilayah maritim, termasuk wilayah maritim di daerah Kabupaten Pasuruan yang terdiri dari Kecamatan Raci. Bangil. Rejoso. Lekok. Nguling, merupakan salah satu wilayah maritim di daerah Pasuruan yang perlu adanya reboisasi untuk mengatasi masalah abrasi atau pergeseran garis pantai. Pada Januari 2016. Dinas Perikanan Provinsi Jawa Timur melakukan reboisasi disekitar Volume 1. Number 1. November 2018 42 )( Pengembangan Potensi Lokal Melalui Pemberdayaan Lingkungan dan UMKM Dusun Porangan dengan menanam pohon mangrove sejumlah 28. 700 bibit. Hutan mangrove merupakan sumberdaya alam yang penting dilingkungan pesisir, memiliki tiga fungsi utama yaitu fungsi fisik, biologis dan ekonomis. Fungsi fisik adalah sebagai penahan angin, penyaring bahan pencemar, penahan ombak, pengendali banjir dan pencegah intrusi air laut kedaratan. Fungsi biologis adalah sebagai daerah pemijahan . pawning groun. , daerah asuhan . ursery groun. , dan sebagai daerah mancari makan . eeding groun. bagi ikan dan biota laut lainnya. Fungsi ekonomis adalah sebagai penghasil kayu untuk bahan baku dan bahan bangunan, bahan makanan dan obat-obatan. Purwanto menyatakan bahwa fungsi fisik hutan mangrove diantaranya sebagai pengendali naiknya batas antara permukaan air tanah dengan permukaan air laut kearah dataran . , sebagai kawasan penyangga, menginduksi perluasan lahan dan melindungi garis pantai dari Selain fungsi-fungsi tersebut, hutan mangrove merupakan produsen primer yang mampu mendukung dan menstabilkan ekosistem laut maupun daratan. Kawasan hutan mangrove di Kabupaten Pasuruan tersebar di wilayah yang memiliki pantai yaitu 5 kecamatan: Bangil. Kraton. Rejoso. Lekok dan Nguling. Jenis pohon mangrove didominasi Tipe C jenis tinjang, lalu tipe A jenis Api-api dan palig sedikit tipe B jenis Bogem. Luas total hutan mangrove di Kabupaten Pasuruan mecapai 5. 111 mA. Dari total luas hutan mangrove diKabupaten Pasuruan tidak ada yang kondisinya rusak berat. Perinciannya: 503,5 Ha kondisinya baik, 57,2 Ha kondisinya rusak ringan dan 41,3 Ha kondisinya sudah Adapun kerapatan pohon mangrove yaitu 6. 000 pohon per Ha dan persentase tutupan 70-90%. Mengingat pentingnya fungsi hutan mangrove baik bagi kelestarian lingkungan maupun kelangsungan ekosistem laut, melalui program pengabdian ini, dengan berpedoman terhadap prinsip keterpaduan aspek Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi aspek pendidikan, pengajaran dan pengabdian kepada masyarakat yang berbasis pengabdian, menjadi landasan dalam perencanaan, pelaksanaan, dan tolak ukur evaluasi kegiatan. Keterlibatan Bapak Nur Habibi Volume 1. Number 1. November 2018 Muhammad Nizar. Mukhid Mashuri )( 43 selaku tokoh masyarakat yang sadar akan pentingya kelestarian lingkungan, melalui pengalaman menjadi pembimbing lapang dan menjalin hubungan yang baik dengan Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Timur. Bapak Nur Habibi berhasil mencairkan dana setiap tiga bulan sekali untuk bersih pantai. Tujuan pengajuan dana bersih pantai ini dilakukan tidak lain untuk melindungi ekosistem yang hidup dilaut. Mengingat masalah pencemaran laut yang banyak disadari oleh berbagai pihak, termasuk Mentri Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia yang terbukti berjuang mengurangi sampah plastik di daerah pesisir dengan target 70% pada tahun 2015 yang diungkapkan pada UN Conference bulan Juni 2017. Hal yang sama juga diungkapkan oleh Presiden Joko Widodo dalam KTT IORA di Jakarta dan pertemuan Tingkat Tinggi G-20 di Hamburg-Jerman. Agenda bersih pantai ini masih berkelanjutan setiap tiga bulan sekali yang dilakukan pada setiap tanggal 25, terakir bersih pantai dilakukan pada tanggal 25 Juli 2018. Desa Tambak Lekok terletak pada wilayah dataran rendah dengan titik koordinat antara 2 Meter dari dataran tinggi, dengan luas 609. 09 ha, yang di dalamnya mempunyai segudang potensi untuk mencukupi kebutuhan ekonomi. Mulai dari sektor pertanian, perternakan, perikanan, pariwisata, kerajinan tangan serta Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang belum maksimal dimanfaatkan oleh kebanyakan warga. Sesuai dengan tema pengabdian Pengembangan Potensi Dan Transformasi Sosial Kawasan Maritim, kami mengambil 2 sektor yang ada di Desa Tambak Lekok untuk mengembangkan potensi yang ada yaitu sektor perikanan dan UMKM. Potensi perikanan laut dan wilayah pesisir Kabupaten Pasuruan kurang lebih sesuai dengan garis pantai yaitu sepanjang 48 km. Produksi perikanan tangkap tahun 2016 mencapai 9. 206,10 ton, meningkat jika dibandingkan dengan target tahun 2016 dan capaian tahun 2015 sebesar 8. 633,87 ton terjadi peningkatan hasil produksi sebesar 572,23 ton atau 6,63%. Jenis ikan yang ditangkap antara lain: Peperek. Tembang. Teri. Tongkol. Kembung. Rajungan. Cumi-cumi. Kerang. Volume 1. Number 1. November 2018 44 )( Pengembangan Potensi Lokal Melalui Pemberdayaan Lingkungan dan UMKM Belanak dan lainnya. Sementara itu, budidaya udang Vannamei (Litopenaeus vanname. menjadi komoditi yang banyak dikembangkan dalam budidaya air payau di Kabupaten Pasuruan. udang Vannamei menjadi komoditi alternatif disaat budidaya udang jenis Windu (Penaeus monodo. banyak menemui kendala kematian akibat penyakit dan menurunnya, daya dukung lingkungan tambak. Kabupaten Pasuruan udang Vannamei dan udang Windu dibudidayakan di 4 kecamatan yaitu Bangil. Kraton. Rejoso dan Lekok dengan potensi lahan seluas 966,9 Ha. Menggunakan teknologi budidaya tradisional dan tradisional plus dengan sistem budidaya polyculture udang-bandeng. Dalam budidaya polyculture udang Windu-Bandeng atau VannameiBandeng, petambak menyesuaikan dengan kondisi tambak, musim dan lingkungan. Budidaya udang tetap jadi pilihan utama pembudidaya tambak di kabupaten Pasuruan dibanding hanya membudidayakan bandeng. Hal ini dikarenakan harga jual udang yang tinggi dan pasar yang pasti meski dari sisi jumlah produksi . tidak terlalu besar. Produksi udang Windu di Kabupaten Pasuruan mencapai 261, 77 ton sedangkan udang Vannamei 17,5 ton. Pada sektor perikanan kami berupaya mengembangkan potensi udang yang merupakan icon utama dari Desa Tambak Lekok. Kebanyakan nelayan menjual udang mentah begitu saja tanpa adanya pengolahan terlebih dahulu, dari sini potensi olahan udang sangat besar sehingga kami mengadakan Pelatihan Ekonomi Kreatif yang meliputi pelatihan produk olahan nugget udang, packaging, serta analisis usaha nugget udang pada masyarakat dan ibu-ibu Pembina Kesejahteraan Keluarga (PKK). Pada sektor ekonomi atau Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), banyak industri rumah tangga yang bisnisnya tumbuh dan memiliki produk yang Diantaranya pembuatan Kerupuk Ikan. Petis dan Terasi yang memanfaatkan hasil tangkapan ikan/budidaya tambak yang ada. Selama ini, bisnis tersebut hanya di distribusikan ke daerah sekitar dan warung-warung kecil saja. Padahal bisnis-bisnis tersebut berpotensi untuk lebih berkembang dan meningkat Volume 1. Number 1. November 2018 Muhammad Nizar. Mukhid Mashuri )( 45 kuantitas penjualannya ke pasar yang lebih luas dan modern. Tentunya, guna menembus pasar yang lebih luas dan modern aspek legalitasnya juga harus Dalam hal ini kami mendampingi pengajuan izin edar produk UMKM warga ke Dinas Kesehatan untuk mendapatkan kode Pangan Industri Rumah Tangga (P-IRT) guna menembus pasar yang lebih luas. Keterkaitan ekonomi dengan sumberdaya manusia (SDM) tentunya sangat Hal ini tampak pada keadaan SDM di Desa Tambak Lekok, kebanyakan pelajar putus sekolah dikarenakan faktor ekonomi, malas sekolah akibat salah pergaulan, dan mempunyai pikiran yang paham salah mengenai pentingnya pendidikan. Pendidikan tanpa diiringi dengan keagamaan juga dapat menjerumuskan generasi yang sama, sehingga melalui program Rumah Pintar dan pendidikan Madrasah Al-QurAoan diharapkan dapat membantu memperbaiki SDM yang berpegang teguh dengan nilai-nilai keagamaan serta tidak paham salah akan pentingnya pendidikan. Dunia pendidikan sebagai wadah dalam pengkaderan SDM juga mempunyai peranan yang sangat penting dalam mewujudkan desa yang lebih Karena melalui lembaga pendidikan dapat mendidik, mendampingi serta dapat mengubah pola pikir generasi yang lebih baik sehingga tidak paham salah. Rendahnya SDM yang ada menimbulkan pola kebiasaan yang buruk pada Kebiasaan buruk tersebut tercermin pada sikap warga dalam mengolah sampah yang ada. Hampir semua warga Desa Tambak Lekok membuang sampah sembarangan terutama ke sungai yang dapat menimbulkan pencemaran air. Tak hanya itu, sebagian warga yang lain juga membakar sampah di lahan kosong pada sekitar pemukiman penduduk yang dapat mengakibatkan pencemaran udara, dan menipisnya lapisan ozon. Melalui program sosialisasi pemilahan sampah dan pelatihan daur ulang sampah diharapkan kedepannya Desa Tambak Lekok menjadi desa yang bersih dan sehat. Melihat fakta problematika Desa Tambak Lekok Kecamatan Lekok Kabupaten Pasuruan di atas, melahirkan sebuah ide pengabdian yang berjudul AuPengembangan Potensi Lokal Berbasis Pemberdayaan Lingkungan dan UMKM Volume 1. Number 1. November 2018 46 )( Pengembangan Potensi Lokal Melalui Pemberdayaan Lingkungan dan UMKM Pada Masyarakat PesisirAy. METODE Kegiatan pengabdian kepada masyarakat Desa Tambak Lekok Kecamatan Lekok Kabupaten Pasuruan menggunakan metode community development atau pengembangan masyarakat. Strategi pengembangan ini di diberikan khususnya kepada ibu-ibu rumah tangga istri nelayan setempat dengan kearifan lokal yang Langkah-langkah yang dilakukan dalam strategi pengembangan masyarakat Mengacu pada solusi atas permasalahan di atas maka langkah-langkah ditempuh dalam pelaksanaan solusi yang ditawarkan adalah: Melakukan pendekatan khususnya pada kelompok ibu-ibu . elompok arisan atau pengajia. untuk memberi pemahaman tentang peningkatan kesejahteraan Kesejahteraan keluarga sangat dipengaruhi oleh peran ibu-ibu dalam membantu memperoleh pendapatan dengan menangkap peluang usaha untuk membuat olahan bari bahan dasar lokal. Dilakukan pelatihan pembuatan ekonomi kreatif produk olahan nugget udang di Balai desa Tambak Lekok Kecamatan Lekok Kabupaten Pasuruan pada hari Rabu tanggal 8 Agustus 2018 dan dimulai pukul 10. 00 sampai dengan selesai, melibatkan Kepala desa Tambak Lekok Kecamatan Lekok Kabupaten Pasuruan Bapak Muhammad Ali, ketua PKK ibu Ali dan ibu-ibu rumah tangga. Peserta pelatihan dari ibu-ibu rumah tangga berjumlah 30. Setelah pelatihan dilakukan pendampingan 2 kali. Pendampingan dilaksanakan kepada seluruh peserta saat pelatihan. Pendampingan 1 dilakukan hari Selasa tanggal 9 Agustus 2018 jam 10. 30 WIB. Pendampingan 2 dilakukan sabtu tanggal 15 Agustus 2018 pukul 10. 00 WIB. HASIL DAN DISKUSI Kegiatan yang berhubungan dengan kemaritiman, sudah ada sejak zaman dahulu, dan itupun sudah menjadi mata pencaharian para penduduk pesisir dalam Volume 1. Number 1. November 2018 Muhammad Nizar. Mukhid Mashuri )( 47 memperoleh pendapatan, bahkan pemerintah telah mengintruksikan untuk gemar makan ikan, yang diperingati pada 21 November setiap tahun, karena di dalam ikan kaya akan protein hewani yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Desa Tambak Lekokter letak di Kecamatan Lekok Kabupaten Pasuruan, tepatnya dipinggir pantai Lekok. Wilayah Desa Tambak Lekok terletak pada wilayah dataran rendah dengan titik kordinat antara 2 Meter dari dataran Tinggi, dengan luas 609. 09 ha. Sementara itu dari segi geografisnya Desa Tambak Lekok terletak pada satu wilayah dengan batasan-batasan sebelah Utara Selat Madura, sebelah Timur Desa Jatirejo Kecamatan Lekok, sebelah Selatan Desa Segoro Puro Kecamatan Rejoso. Sebelah Barat Desa Patuguran Kecamatan Rejoso. Pusat pemerintahan Desa Tambak Lekok terletak di Dusun Batu Ampar RT 001 / RW 001 dengan menempati areal lahan seluas 1. 250 M. Dengan jumlah penduduk sebanyak 6133 jiwa terdiri dari laki-laki 2990 jiwa dan perempuan 3143jiwa yang tersebar di 10 dusun. Adapun nama dusun-dusunnya meliputi Dsn. Krajan. Dsn. Kampung Baru Barat. Dsn. Kampung Baru Timur. Dsn. Batu Ampar. Dsn. Pasirian. Dsn. Bong Tengah. Dsn. Sanggaran. Dsn. Porangan. Dari masing-masing dusun mempunyai potensi dan problematika dalam pelaksanaan pembangunan Berikut merupakan beberapa potensi dan problematika Desa Tambak Lekok: Potensi Desa Luas Desa Tambak Lekok yang terbentang 609. 09 ha mempunyai berbagai macam potensi untuk mewujudkan desa yang mandiri dan sejahtera. Potensi tersebut terbagi pada beberapa sektor, antara lain: Pertanian, lokasinya terletak di Dusun Kampung Baru Barat dan Kampung Baru Timur dimana dusun ini merupakan penghasil padi, jagung, kacang hijau dan berbagai macam komoditi pertanian lainnya. Perikanan . ahan tamba. , area ini terletak di Dusun Sanggaran. Porangan dan Kampung Baru Barat dimana spesies yang dibudidayakan adalah Udang Vannamei, dan Ikan Bandeng. Perikanan . angkapan lau. , hampir semua warga Desa Tambak Lekok berprofesi sebagai Sementara itu spesies Ikan yang ditangkap bermacam-macam Volume 1. Number 1. November 2018 48 )( Pengembangan Potensi Lokal Melalui Pemberdayaan Lingkungan dan UMKM diantaranya : Ikan Terasak. Ikan Jenggalak. Ikan Medai (Asa. Kerang Hijau. Tebalan. Cumi-cumi dan masih banyak spesies lainnya. Peternakan, sebagian besar terdapat di Dusun Krajan dan Bong Tengah. Adapun hewan yang diternakkan yaitu Kambing dan Bebek. Pariwisata. Desa Tambak Lekok memiliki potensi pariwisata berupa adanya tradisi dan lahan wisata Sky Lot yang ramai dikunjungi warga setiap perayaan Hari Lebaran Ketupat yang terletak di Dusun Kampung Baru Barat. Sementara itu, lahan penanaman mangrove yang terletak di Dusun Sanggaran cukup luas juga berpotensi menuju desa pariwisata. Pada sektor kerajinan tangan, lokasinya terletak di Dusun Pasirian yang kebanyakan warganya mempunyai keahlian pengrajin perahu. Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), hampir semua Dusun di Desa Tambak Lekok mempunyai UMKM sangat berpotensi untuk menjadikan desa yang mandiri dan sejahtera. Adapun produk olahan yang diproduksi antara lain: Nugget udang jenggalak. Nugget udang gabus. Terasi udang. Petis ikan tongkol, dan Ikan asin terasak. Problematika desa Permasalahan yang terjadi di Desa Tambak Lekok pada umumnya hampir sama dengan permasalahan yang terjadi di desa lainnya, antara lain: Problematika yang paling sulit ditangani di Desa Tambak Lekok adalah Sampah yang dihasilkan bukan hanya dari sampah rumah tangga warga Desa Tambak Lekok saja, melainkan sampah kirman dari desa tetangga seperti Desa Balung Anyar, dan Patuguran. Pencemaran air dan udara yang disebabkan oleh sampah kering dan sampah basah yang menumpuk jadi satu beserta sampah hewani yang didapat dari desa sebelah melalui aliran sungai. Hama sawah yang sering dijumpai petani Desa Tambak Lekok seperti pada umumnya para petani lainnya yaitu hama tikus, wereng, keong, walang, burung dan hama lain sebagainya yang dapat menyebabkan petani gagal Volume 1. Number 1. November 2018 Muhammad Nizar. Mukhid Mashuri )( 49 Akses transportasi yang sebagian rusak diakibatkan oleh beberapa faktor diantaranya seperti kualitas bangunan yang jelek, struktur tanah yang lembek membuat sebagian masyarakat Desa Tambak Lekok kesulitan dalam memasarkan hasil tangkapan laut, tambak dan produk olahan UMKM mereka. PELAKSANAAN PELATIHAN Pelaksanaan kegiatan ini, penyuluhan dan pengabdian Pada Masyarakat di dilakukan di Balai desa Tambak Lekok Kecamatan Lekok Kabupaten Pasuruan pada hari Rabu tanggal 8 Agustus 2018. Kegiatan dilakukan dimulai pukul 10. sampai dengan selesai. Harapan baik pak Lurah, ketua PKK dan warga yaitu agar warga mempunyai ketrampilan dalam membuat olahan nugget udang. Ketrampilan pembuatan olahan nugget diharapkan bisa dikembangkan dan diperdagangkan sehingga dapat membantu pendapatan keluarga. Cara yang dilakukan dalam pelaksanaan pelatihan yaitu pertama dengan memberikan penyuluhan atau ceramah serta dilanjutkan dengan Tanya jawab. Kedua yaitu dengan praktek atau pelatihan dan pendampingan. Tahapan Pelatihan dan pelatihan yang dilakukan tim pengabdian masyarakat adalah sebagai berikut: Para peserta pelatihan menandatangani kehadiran Gambar 1 menunjukkan para peserta yang datang dan menandatangani presensi kehadirannya. Berdasarkan undangan yang disebar sebanyak 30, yang datang dan melakukan presensi juga sebanyak 30 peserta. Hal tersebut menunjukkan antusias peserta dalam mengikuti penyuluhan dan pelatihan. Presensi diketahui dan ditandatangani Kepala Desa bapak Muhammad Ali dan Ketua PKK Ibu Ali. Sebelum dilakukan pelatihan terlebih dahulu dilakukan penyuluhan atau Penyuluhan atau ceramah diberikan untuk memberikan motivasi kepada ibu-ibu dalam meningkatkan pendapatan keluarga. Cara meningkatkan Volume 1. Number 1. November 2018 50 )( Pengembangan Potensi Lokal Melalui Pemberdayaan Lingkungan dan UMKM pendapatan keluarga disamping membantu suami yang bekerja sebagai nelayan, tapi bisa memanfaatkan hasil tangkapan ikan untuk dibuat nugget yang nantinya bisa diperjual belikan. Bukti peserta saat dilakukan penyuluhan disajikan dalam gambar berikut ini: Gambar 1: Pelatihan Ekonomi Kreatif Produk Olahan Nugget Pelatihan dan penyuluhan dilakukan oleh tim penyuluh dengan menjelaskan bagaimana peran ibu rumah tangga sangat penting dalam sebuah rumah tangga. Ibu-ibu harus berperan aktif dengan memperdayakan kearifan lokal yang dimiliki oleh desa. Desa Tambak Lekok Pasuruan merupakan pesisir yang penghasil utama adalah ikan dan hasil tambak, seperti udang. Maka ibuibu harus bisa membuat produk dari makanan yang berasal dari udang, karena selama ini udang hanya di jual secara konvensional. Salah satu produk yang mudah dibuat oleh ibu-ibu rumah tangga adalah nugget dengan bahan utama adalah udang yang dihasilkan di desa tersebut. Ketrampilan membuat nugget nantinya didapat bisa dikembangkan untuk bisa diperjualbelikan. Yang selanjutnya bisa digunakan sebagai bagian dari mata pencaharian selain Ibu-ibu bisa membantu suami dan keluarga dalam meningkatkan pendapatan keluarga. Jika pendapatan keluarga meningkat maka secara langsung akan meningkatkan kesejahteraan keluarga. Hal inilah perlu pemahaman dan pengertian bagi ibu-ibu rumah tangga murni, disamping sebagai ibu rumah tangga bisa mendapatkan pendapatan tanpa meninggalkan pekerjaan rumah tangga. Volume 1. Number 1. November 2018 Muhammad Nizar. Mukhid Mashuri )( 51 Pelatihan pembuatan nugget udang Pelatihan ini dilaksanakan secara serentak dengan jumlah peserta 2. Gambar berikut menunjukkan saat dilakukan pelatihan. Gambar 2: Peserta mulai membuat Nugget sesuai dengan resep yang di berikan Sesi diskusi pembuatan nugget udang Selama menunggu adonan dikukus matang maka dilakukan tanya Ibu-ibu peserta sangat antusian dalam pembuatan nugget. Besarnya minat pelatihan karena adanya keinginan dalam peningkatan pendapatan Kesadaran akan peningkatan pendapatan keluarga karena akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan keluarga. Gambar tersebut menunjukkan hasil pelatihan pembuatan nugget udang yang sudah jadi. Pendampingan pertama . Setelah pelatihan dilakukan pendampingan 2 kali. Pendampingan dilaksanakan kepada seluruh peserta saat pelatihan. Pendampingan 1 dilakukan hari Selasa tanggal 8 Agustus 2018 jam 10. 30 WIB. Pendampingan 2 dilakukan sabtu tanggal 15 Agustus 2018 pukul 10. 00 WIB. Volume 1. Number 1. November 2018 52 )( Pengembangan Potensi Lokal Melalui Pemberdayaan Lingkungan dan UMKM Gambar 3: Pendampingan pertama, dengan tujuan setiap individu dapat membuat nugget udang yang enak Gambar saat pendampingan pertama sebagai berikut: Berdasarkan gambar 7 bahwa pendampingan pertama untuk melakukan evaluasi dari kemajuan dalam pembuatan nugget saat pelatihan tanggal 9 Agustus 2018 dan melihat sejauh mana kendala yang dihadapi dalam membuat nugget udang. Ternyata dalam pembuatan saat penyuluhan dan pelatihan tanggal 8 Agustus 2018, hasilnya kurang memuaskan. Karena waktu nugget di masak hasilnya kurang bagus dan rasanya kurang sedap. Karena saat pelatihan tersebut dalam mencampur adonan menggunakan bahan yang terlalu banyak, sehingga peserta kurang memperhatikan instruktur. Pendampingan kedua Pendampingan kedua dilakukan di rumah ketua PKK desa Tambak Lekok. Pelaksanaannya dilakukan pada tanggal 15 Agustus 2018 jam 10. 00 WIB. Peserta pendampingan kedua masih sama dengan peserta pendampingan pertama. Gambar dari kegiatan pendampingan kedua adalah sebagai berikut: Volume 1. Number 1. November 2018 Muhammad Nizar. Mukhid Mashuri )( 53 Gambar 4: Pendampingan kedua Berdasarkan gambar 8 menunjukkan Pendampingan kedua adalah tindak lanjut dari pendampingan pertama. Pendampingan kedua bertujuan melakukan evaluasi sampai sejauh mana tingkat ketrampilan setelah dilakukan koreksi dari pendampingan pertama. Setiap peserta mendapatkan 1 resep dalam membuat adonan. Pembuatan nugget kali ini tim menggunakan air matang dalam membuat adonan nugget udang. Setelah melalui proses pembuatan adonan dan kemudian dikukus kurang lebih 45 sampai 1 jam maka adonan di angkat dan diinginkan. Hasil adonan yang telah dikukus diberikan kepada ketua PKK untuk selanjutnya dilakukan pengepakan. Volume 1. Number 1. November 2018 54 )( Pengembangan Potensi Lokal Melalui Pemberdayaan Lingkungan dan UMKM Hari selasa tanggal 20 Agustus 2018, tim melakukan kunjungan ke ketua PKK untuk melihat hasil dari pendampingan pertama dan kedua. Terjadi Saat pelatihan pertama tanggal 8 Agustus 2018 atau sebelum dilakukan pendampingan 1 dan 2 yaitu hasil nugget udang masih kurang bagus dan hasil tidak begitu bagus. Ternyata setelah dilakukan evaluasi pada pendampingan 1 dan dipraktekan lagi di pendampingan 2 maka salah satu faktor penyebabnya adalah menggunakan air mentah saat melakukan adonan. Kemudian pada pendampingan kedua adonan yang semula menggunakan air mentah diganti dengan menggunakan air matang. Hasil adonan yang menggunakan air matang hasilnya lebih bagus dan lebih enak saat dikukus dibandingkan saat pelatihan tanggal 9 Agustus 2018. Tim pengabdian, ketua PKK dan peserta sangat berharap hasil pelatihan dan pendampingan dapat diwujudkan dalam produk yang bisa diperjualbelikan dan minimal sebagai industri rumahan. Yang terpenting dari Penyuluhan dan pengabdian ini adalah meningkatkan adanya kesadaran masyarakat Tambak Lekok Pasuruan bahwa kearifan lokal yang ada bisa dikembangkan dan di diversifikasikan dalam bentuk nugget yang nantinya bisa meningkatkan pendapatan keluarga. KESIMPULAN Terjadinya perubahan perilaku ibu-ibu rumah tangga sebelum pelatihan dan beberapa pendampingan yaitu munculnya kesadaran ibu-ibu rumah tangga, yang tergabung dalam organisasi PKK, dalam meningkatkan profit keluarga, sebelum adanya pelatihan dan pendampingan, ibu-ibu masih belum paham dalam pembuatan nugget udang, dimana kebanyakan hasilnya udang hanya di jual secara konvensional, dengan harga yang murah. Tetapi setelah pelaksanaan pelatihan dan pendampingan, bisa menghasilkan nugget yang lebih baik dan enak, karena telah paham tentang teknik pembuatan nugget yang baik. Di samping itu meningkatkan Volume 1. Number 1. November 2018 Muhammad Nizar. Mukhid Mashuri )( 55 kesadaran akan pentingnya peran ibu-ibu rumah tangga dalam membantu penghasilan pendapatan keluarga yang bukan lagi tanggung jawab suami semata. Pelatihan dan penyuluhan dalam pembuatan nugger udang kedepannya bisa ditindak lanjuti untuk dilakukan pendampingan secara continue, sehingga dari produk rumahan bisa menjadi home industry yang luar biasa. Home industry bisa dalam arti, bisa dikelola secara perorangan ataupun kelompok ibu-ibu dari warga Tambak Lekok. Apabila home industry khususnya secara individu dan dilakukan pendampingan secara continue memungkinkan untuk bisa diajukan legalisasi Sertifakat Produk Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT), yaitu dengan memanfaatkan hasil Teknologi yang dimiliki oleh Universitas Yudharta Pasuruan dalam rangka hilirisasi. DAFTAR PUSTAKA