PENGGUNAAN NAVIGASI BINTANG DI ALAM BEBAS PADA MALAM HARI DALAM PENENTUAN ARAH KIBLAT Samsudin. Ubaidillah. Masriah Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam Institut Agama Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon Jl. Perjuangan By Pass Sunyaragi Cirebon Email: Masriah969@gmail. Abstrak Dalam kondisi di alam bebas kita sering kesulitan dalam menentukan arah, apalagi jika kita tidak membawa alat bantu penunjuk arah seperti kompas, oleh sebab itu posisi benda-benda langit dapat diandalkan. Keberadaan benda-benda langit dapat menjadi instrument navigasi yang menjadi acuan dalam menentukan arah kiblat dengan mengamati posisi bintang, penelitian ini dilakukan untuk membuktikan apakah posisi bintang dapat dijadikan sebuah alat alamiyah selain matahari dalam menentukan arah kiblat. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab dari pertanyaan yang menjadi rumusan masalah: AuBagaimana penggunaan navigasi bintang dalam menentukan arah kiblat di alam bebas serta meliputi hasil akurasi dari perhitungan dan pengamatan tersebutAy. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, data yang dikumpulkan dengan cara interview . , observasi, dokumentasi kemudian dianalisis dengan metode deskriptif analisis. Adapun hasil dari penelitian ini: metode penentuan arah kiblat dengan melihat arah bintang di bulan dan waktu tertentu dapat menjadi acuan untuk menghadap ke arah kiblat dengan akurat. Untuk mendapatkan hasil tersebut dapat menggunakan bintang regulus dalam rasi bintang leo pada bulan April sampai Mei dengan perhitungan dengan menggunakan WK = (X/. o 32A 59. Ae . o 03A 56. 55Ay x tangga. ) KWD . ntuk bulan Apri. WK = (X/. o 34A 42. Ae . o 03A 56. 55Ay x tangga. ) KWD . ntuk bulan Me. Selain menggunakan rumus diatas mendapatkan hasil yang akurat digunakan pula pengamatan uji coba menggunakan alat bantu kompas yang khusus untuk menentukan arah Dalam hal ini pada saat bulan April sampai Mei lokasi alam bebas menjadi tempat yang strategis untuk menentukan arah kiblat menggunakan bintang regulus pada waktu Agar dimanapun berada tak ada alasan untuk sholat tidak menghadap ke arah Kata Kunci: Arah Kiblat. Navigasi Bintang dan Bintang Regulus Mahkamah: Jurnal Kajian Hukum Islam Vol. No. Juni 2019 E-ISSN: 2502-6593 Mahkamah. Vol. No. Juni 2019 Abstract In conditions in the wild we often have difficulty in determining the direction, especially if we do not carry a pointing device such as a compass, therefore the position of heavenly bodies can be relied upon. The existence of celestial objects can be a navigation instrument that becomes a reference in determining the direction of the Qibla by observing the position of the star, this study was conducted to prove whether the position of a star can be used as a natural tool other than the sun in determining the Qibla direction. This study aims to answer the questions that formulate the problem: "How to use star navigation in determining the direction of Qibla in the wild and includes the results of the accuracy of the calculations and observations". This study uses qualitative research, data collected by means of interviews . , observation, documentation and then analyzed by descriptive analysis method. The results of this study: the method of determining the direction of the Qibla by looking at the direction of the star in a particular month and time can be a reference to facing the Qibla direction accurately. To get these results, you can use regulus stars in the Leo constellation in April to May with calculations using the formula: WK = (X / . o 32 '59. 24 ") - . o 03' 56. 55" x dat. ) KWD . or Apri. WK = (X / . o 34 '42. 56 ") - . o 03' 56. 55" x dat. ) KWD . or Ma. In addition to using the above formula, getting accurate results is used as well as trial observations using a special compass tool to determine the Qibla direction. In this case, from April to May the location of the wild becomes a strategic place to determine the direction of the Qibla using regulus stars at a certain time. So wherever there is no reason for prayer not facing the Qibla direction. Keywords: Qibla Direction. Star Navigation and Star Regulus Mahkamah. Vol. No. Juni 2019 arah utara di tanah Arab adalah PENDAHULUAN Salah satu syarat sahnya sholat bintang Qubi / Polaris . intang adalah menghadap kiblat. Kecuali utar. , yakni satu-satunya bintang dibeberapa keadaan yakni dalam yang menunjuk tepat kearah utara Arah menghubungkan antara tubuh rasi ketika dalam keadaan bepergian ursa mayor dan ujung ekor dari rasi keadaan yang selanjutnya ursa minor. Berdasarkan bintang ini. Pada kendaraan boleh tidak mengahadap kiblat tetapi hanya untuk sholat- Baitullah. Pada sholat sunnah. Jika kita melacak sejarah, selanjutnya muncul berbagai metode pada awal perkembangan Islam tidak ada masalah tentang penentuan memanfaatkan waktu ketika posisi arah kiblat, karena Nabi Muhammad matahari diatas KaAbah atau yang selalu ada bersama-sama sahabat Yaumu Radul Metode ini disebut juga menunjukkan arah ke kiblat apabila bayang-bayang matahari. Bayangan berada diluar kota Mekah. Namun ketika Rasulullah saw tidak lagi setiap benda yang berdiri tegak lurus bersama para sahabat dan mereka dipermukaan bumi berimpit dengan mulai mengembara ke luar kota Mekah tentunya terjadi pada siang hari. Islam. Hal karena bayangan yang dimaksud adalah bayangan matahari yang Mereka berijtihad dengan merujuk bintang-bintang yang dapat memberi petunjuk arah Bintang dijadikan pedoman dalam penentuan Kementrian Agama Republik Indonesia. Kajian terhadap Metode-metode Penentuan Arah Kiblat dan Akurasinya, 6 Achmad Jaelani, dkk. Hisab Rukyat menghadap Kiblat, 28 Samsudin. Ubaidillah. Masriah terhalang oleh benda bersangkutan. untuk ditentukan arah kiblatnya dan secara umum Radul qiblah hanya juga harus mengetahui bujur tempat menggunakan tongkat atau benda daerah selain itu harus diketahui yang sejenis pula lintang dan bujur kota makkah . Arah Makkah adalah 21o25A21. 17Ay LU dan Bujur Makkah 39o49A34. 56Ay Metode BT. pengukuran arah kiblat yang paling Istilah praktis dan mudah diantara teknik pengukuran arah kiblat lainnya, penerbangan karena gambaran permukaan fisik bumi, selain itu ketepatan akurasinya pun menggunakan peralatan pedoman penentuannya langsung dari alam. Selain metode Pada seanjutnya kata navigasi tidak hanya ada pula metode untuk menentukan diperuntukkan lagi dalam dunia arah kiblat menggunakan teori sudut atau biasa disebut dengan azimuth digunakan dalam perjalanan darat Azimuth kiblat adalah arah . avigasi dara. dan udara . avigasi atau garis yang menunjuk ke kiblat Penambahan kata darat pada . Untuk mengetahui arah kiblat dengan metode ini maka harus terlebih dahulu mengetahui Lintang lembah, rawa, dan sebagainya. daerah yang dikehendaki Sebelum Muhyidin Khazin. Ilmu Falak dalam Teori dan Praktik, (Yogyakarta: Buana Pustaka, 2. , 67 Ahmad Jamil. Aumetode penentuan arah kiblat dengan posisi matahariAy, dalam Jurnal Hukum. Vol. 12 (November 2. , 16 Ahmad Izzuddin. Ilmu Falak Praktis, (Semarang: Pustaka Rizki Putra, 2. 30 Kementrian Agama Republik Indonesia. Kajian Terhadap Metode-metode Penentuan Arah Kiblat dan Akurasinya, 113 Mahkamah. Vol. No. Juni 2019 sampai lima jam yakni bisa sampai konvensional sudah ditandai dengan berhari-hari,waktu yang digunakan adanya pengetahuan manusia dalam untuk mendaki tersebut jika masuk menggunakan benda-benda angkasa alamiah, yaitu bulan, bintang, dan diwajibkannya mereka untuk sholat, matahari untuk mengetahui waktu, dalam kondisi di alam bebas banyak kepentingan navigasi, pertanian, dan kendala dalam menentukan arah juga kepentingan yang berkaitan apalagi dalam menentukan arah juga dengan agama dan sistem kiblat untuk mereka menghadap, kepercayaan yang masyarakat dulu jika dalam waktu malam kesulitan untuk menentukan arah kiblat maka Sebagai mahasiswa, banyak kegiatan-kegiatan yang dilakukan bukan hanya didalam ruang kelas Oleh tapi juga diluar ruang sampai ada pecinta alam IAIN Syekh Nurjati Cirebon dengan alam, contohnya mahasiswa menentukan arah kiblat dengan pecinta alam, sebagai mahasiswa menggunakan navigasi bintang agar mempermudah dan memantapkan waktu, telah disampaikan pula diatas bahwa salah satu syarat sahnya untuk para mahasiswa pecinta alam dilakukan diluar ruangan atau bisa disebut juga di alam bebas,dimana kegiatan-kegiatan tersebut tidak bisa selesai hanya dengan waktu satu untuk menjalankan ibadahnya. PEMBAHASAN DASAR HUKUM MENGHADAP KIBLAT Banyak ayat al-QurAan yang menjelaskan mengenai dasar hukum menghadap kiblat, antara lain: Firman Allah SWT dalam QS. al-Baqarah . ayat 144: Samsudin. Ubaidillah. Masriah A EaEaOC a CeEaE AAEaAEa AACya ACeACsAAe ECOAAu aEa EOAuaE A aEOECsAA AuaEAEaAu AACAoAACOEaEAoaE Firman Allah SWT dalam QS. al-Baqarah . ayat 150: ACsEEuAC aEa EOAuaE AAsEAACsAA EAyECUAA EAEaACa aC EAyECOa A EaAcAACsAAEa EaCOEOAECAAOEa ACsEEuAC EAaEAIAoEA aC EAyECOa A EaAcAACsAAEa EaCOEOAECAAOEa CAEa A CEAACsEEuAC EAaEaEAEA aCaE EAaEAIAoEA aEAACE CAACuEaA CEAACsEEuAC EAaEaEAEA aCaE CcaEa EACAeAA aEAOAAEEAACUAA AACAANEIAEa aEAAEA AeaAuCa CoeaAuCa CAEaA EACAEA EAaEAECUaE EECACAoAEaA aEaOEEACE ACAOAE AA EaECAEEaA Ca aCa A EAaEaAEac AEaAC CeEaAiEAACEa EAaEAEAACECEAAC CAAE EAaEuAEAyEaAC aEAOaE ENEOEsEsEO Artinya :Au Sungguh Kami . menengadah ke langit,7 maka sungguh Kami akan memalingkan kamu ke Kiblat yang kamu sukai. Palingkanlah mukamu ke arah Masjidil Haram. Dan di mana saja Palingkanlah Dan sesungguhnya orang-orang (Yahudi dan Nasran. yang diberi al-Kitab (Taurat Inji. mengetahui, bahwa berpaling ke Masjidil Haram itu adalah benar dan Tuhannya. dan Allah sekali-kali tidak lengah dari apa yang mereka kerjakan8(QS. al-Baqarah . : . Maksudnya ialah nabi Muhammad SAW, sering melihat ke langit berdoAa dan menunggu-nunggu turunnya wahyu yang memerintahkan beliau menghadap ke Baitullah. Departemen Agama Republik Indonesia. Al-QurAan dan Terjemahnya. Kumudasmoro Grafindo. Semarang: 1994. Berdasarkan asbabun nuzul ayat tentang arah Kiblat di atas disertai dengan hadits-hadits Rasulullah SAW, para fuqaha bersepakat menempatkan menghadap kaAbah sebagai kiblat merupakan syarat sah bagi seseorang yang hendak melakukan shalat, aECOAANEa EAaEACAAEa EAEAECUaE eOAUAAOeaAe CAaEaia ENEOEaEOEO Artinya :Au Dan dari mana saja kamu keluar . maka palingkanlah wajahmu ke arah Masjidil Haram, dan di mana saja kamu semau berada maka palingkanlah wajahmu ke arahnya, agar tidak ada hujjah bagi manusia atas kamu, kecuali orang-orang yang zalim di antara mereka. Maka janganlah kamu takut kepada mereka, dan takutlah kepada Ku. Dan agar Ku-sempurnakan nikmatartinya bahwa apabila shalat dilakukan tanpa menghadap kiblat/mengarah ke KaAbah, dengan beberapa pengecualian, disini dipergunakan dalam beberapa hal, di antaranya ketika shalat dalam ketakutan, keadaan terpaksa, keadaan sakit berat (QS. al-Baqarah . dan ketika melakukan shalat sunnah di atas kendaraan (QS. al-Baqarah . , maka shalatnya juga dinyatakan tidak sah. Oleh sebab itu, sebelum seseorang menunaikan shalat, diantaranya harus yakin dan sadar bahwa ia melakukan shalat tepat menghadap arah kiblat. Ibnu Rusyd al-Qurtubi. Bidayatul Mujtahid wa Nihayatul Muqtashid, juz. II, Beirut: Darul Kutubi al-AIlmiyyah, 115 Mahkamah. Vol. No. Juni 2019 Ku atas kamu, dan supaya kamu dapat petunjukAy (QS. al-Baqarah . Ayat-ayat menjelaskan tentang arah kiblat Muhammad membicarakan tentang kiblat antara munasabatul11 ayat. Sehingga dalam Dasar Hukum Hadits Sebagaimana yang terdapat dipisahkan antara ayat yang satu Muslim . perintah berkiblat ke masjidil haram sebagaimana yang tersebut pada ayat ini diulang sampai tiga kali. Kalau perintah itu dipatuhi dengan baik, ada tiga manfaat yang dapat diraih oleh kaum muslimin, sebagai berikut: kaum pembangkang (Yahudi dan Nasrani serta kaum musyri. tidak ada alasan untuk membantahnya, sebab mereka tahu bahwa itu adalah perintah Tuhan. Dan mereka tahu pula bahwa Muhammad adalah turunan Nabi Ismail yang berkiblat ke KaAbah. Maka adalah wajar kalau Muhammad mengikuti jejak Nabi Ismail. Kaum Muslimin telah mempunyai kiblat tersendiri pada Rumah Allah (Masjidil Hara. yang dibangun oleh Nabi Ibrahim, nenek moyang beliau sendiri. Jika dlaam peristiwa ini dapat perumpamaan, maka kaum muslimin tak ubahnya dengan orang yang telah mempunyai rumah sendiri setelah bertahun-tahun lamanya tinggal di rumah mendapat petunjuk Allah, karena telah berdiri di atas jalan benar. Sebaliknya bila perintah ini diabaikan oleh kaum mempunyai alasan untuk mematahkan alasan kaum muslimin. Misalnya mereka berkata: Auhangat-hangat tahi ayam,Ay maksudnya sekali dua kali dipatuhi, sesudah itu tidak. Dan tidak mustahil orang-orang munafik akan ikut latah pula mencela kaum muslimin. Bachtiar Surin. Az-Zikra terjemah dan tafsir Al-QurAan dalam huruf arab fan latin juz 1-5. Angkasa Bandung. Bandung: Cet ke-10, 2004, 96-97. Munasabatul ayat adalah antara satu ayat dengan ayat yang lain saling berkaitan. Kementrian Agama Republik Indonesia. Kajian terhadap Metode-metode Nabi SAW lain adalah: dengan yang lainnya. hadits-hadits Hadits Riwayat Imam AI OEI O IA AAI I I I EI IA A I I I OE NEE AEOA ANEE EOO OEI EI OAEO IO OA AEIC AIE " C IO CEA AONE AO EI AEIOEOIE CEA AN AOE ONE EIA AEI " AI E II IO EIA AOOI EO AO AE EA OCA AAEO E AIO E I ECE CA AOE AIEO EIOI IO ECEA Penentuan Arah Kiblat dan Akuransinya. Jakarta: Cet: Ke-1, 2012, 32 Samsudin. Ubaidillah. Masriah Artinya: AuBercerita Abu Bakar bi Abi Saibah, bercerita AAffan, bercerita Hammad bin Salamah, dari Tsabit dari Anas: AuBahwa sesungguhnya Rasulullah SAW . ada suatu har. sedang Shalat dengan menghadap Baitul Maqdis, kemudian turunlah ayat AuSesungguhnya Aku mukamu sering menengadah ke langit, maka sungguh Kami palingkan mukamu ke Kiblat yang kamu kehendaki. Palingkanlah mukamu kea rah Masjidil HaramAy. Kemudian ada seseorang dari bani Salamah bepergian, menjumpai sekelompok sahabat sedang rukuA pada shalat fajar. Lalu ia menyeru Ausesungguhnya Kiblat berubahAy. Lalu mereka berpaling seperti kelompok Nabi, yakni ke arah KiblatAy(HR. Musli. Hadis Imam Bukhari: ACE o O NEE EO IOA A CE OE NEE AEO NEE EOOA: ACEA A (ONA. A CE ECE OEA: AOEIA AuDari A OO I O EO I IIA: ACEA : AI EII I CEA ACE OE NEE AEO NEE EOO OEIA AOAEO EO EO O ONA AAu EAO IE ACEA )A (ON EOA. AECEA Artinya:AuBercerita Muslim, bercerita Hisyam, bercerita Yahya bin Abi Katsir dari Muhammad bin Abdurrahman dari Jabir berkata: Ketika Rasulullah SAW shalat di atas kendaraan . sekehendak tunggangannya, dan ketika beliau hendak melakukan shalat fardlu beliau turun kemudian menghadap Kiblat. Ay(HR. Bukhar. )AEOA Artinya: A I OIA: AI IEI CEA METODE ARAH MAHASISWA PECINTA Abi Hurairah r. a berkata: Rasulullah KELESTARIAN SYEKH MENGGUNAKAN lalu takbirAy (HR. Bukhar. BINTANG Hadis Imam Bukhari: Pada ALAM NURJATI SAW bersabda: Aumenghadap kiblat PENENTUAN CIREBON NAVIGASI zaman pra IAIN benda langit dan fenomena langit. Mahkamah. Vol. No. Juni 2019 Karena ukuran lensa mata relatif kecil maka benda langit yang bisa memakai peta bintang. diamati dengan detail hanya bintang terang dan planit terang pada malam BINTANG hari ditambah Bulan yang bisa MENETUKAN ARAH KIBLAT PENGGUNAAN NAVIGASI DALAM tampak pada siang maupun malam Untuk menentukan arah kiblat dan Matahari pada siang hari. Selain dengan menggunaka bintang regulus Bulan dan Matahari yang mudah dikenali manusia, nama planit yang terlebih dahulu, karena memang bintang yang mudah untuk diteliti Merkurius. Venus. Mars. Jupiter dan menggunakan mata telanjang adalah Saturnus manusia sejak dulu kala. di awal bahwa bintang pada zaman menentukn arah, dalam hal ini kita dari bumi. Sumber Dalam menentukan arah kiblat menggunakan bintang regulus maka data yang dibutuhkan adalah: telanjang, seperti dipaparkan diatas Lintang untuk menentukan bintang mana yang menjadi titik tolok ukur untuk melihat bintang walau dengan mata cahayanya agar dapat terlihat jelas Seperti yang telah dijelaskan . eograpich Latitud. dilambangkan dengan P = a. Bujur . eograpich membutuhkan sebuah alat yang dengan C = a mana dengan alat tersebut kita dapat KWD . oreksi waktu daera. mengetahui nama bintang beserta untuk WIB rumusnya . Ae C) rasi bintangnya dan juga dimana / 15 = a. letaknya, karena memang setiap berganti-ganti. Tanggal dan bulan miladiyah Dengan Samsudin. Ubaidillah. Masriah . Menghitung azimuth . Bujur tempat (C) = 107Ae 32A 59Ay (A. dari kota AA . F = . an 21Ae 25A x cos P) / sin (C39Ae 50A) . oreksi untuk Cirebon . G = F Ae . in P x . /tan (C 39Ae50A) = -0Ae 10A 11Ay . Tanggal dan bulan miladiyah disesuaikan tanggal dan bulan . Az = tan-1 . /G) inilah azimuth qiblat yang dimaksud . KWD Menghitung . Perhitungan menggunakan bintang Regulus di bulan April sampai Mei Menghitung menunjukkan arah kiblat Azimut . Y = tan-1 . / . in P x tan A. ) (A. dari kota Cirebon . X = Y . os-1 . os Y x tan . F = . an 21Ae 25A x cos P ) / sin (C- 11Ae58A02. 00Ay x . / tan P))) . WK = (X / . Ae 32A59. 24Ay Ae . Ae 03A 56. 55Ay x tangga. ) . G = F Ae . in P xx . /tan (C - 39Ae 50A))) = 0Ae 28A 08. 81Ay . Az = tan-1 . /G) (Azimut kiblat KWD . ntuk bulan apri. WK = (X / . Ae 34A 42. 56Ay Ae . Ae 03A 56. 55Ay x tangga. ) KWD . ntuk bulan me. 39Ae 50A. = 0Ae25A 15. 41Ay = 64Ae 52A dari kota Cirebon 93Ay Menghitung WK adalah waktu kiblat yakni . menunjukkan Arah kiblat. Contoh di bintang regulus menunjukkan ke arah kiblat. Menghitung regulus mengarahkan ke kibat dari Tanggal 15 April Y = . an-1 . / tan . in P x tan A. ) tanggal 31 Mei, dilihat dari Cirebon, 56A 02. 46Ay . Lintang (P) = -6Ae 44A 59Ay tanggal 15 April dan 15 Mei 2018 tanggal 1 April sampai dengan data yang dibutuhkan: -75Ae X = Y Ae ( cos-1 . os Y x tan 11Ae 58A 02. 00Ay x . / tan P) = 39Ae 51A 97Ay Data di peroleh dari Drs. Qotrun Nada, tanggal 11 April 2018, 21:16 Mahkamah. Vol. No. Juni 2019 Karena bulan April maka = . Ae 51A 59. 97Ay / . Ae 34A 56Ay Ae . Ae 03A 56. 55Ay x . ) (-0Ae 10A 11A. WK = (X / . Ae 32A59. 24Ay = 2o 39A 28Ay . o 34A 42. 56Ay - 0o Ae . Ae 03A 56. 55Ay x tangga. ) 59A 8. (-0o 10A 11A. =2o39A 28Ay 18o 35A 34. 31Ay (-0o KWD = . Ae 51A 59. 97Ay / . Ae 10A 11A. 32A59. 24Ay Ae . Ae 03A 56. 55Ay x . ) = 21o 4A 51. 31Ay (-0Ae 10A 11A. Jadi, posisi bintang regulus = 2Ae 39A 28Ay . Ae 32A 59. 24Ay - 0Ae akan mengarah ke arah kiblat pada 21j 4m 51. 59A 8. (-0Ae 10A 11A. = 2Ae 39A 28Ay 20Ae 33A 50. 99Ay 0Ae 10A 11Ay Jadi, posisi bintang regulus akan mengarah ke arah kiblat pada23j 3m 7. -75Ae 56A 02. 46Ay yang akurat. Hasil penelitian yang mengumpulkan data yang dapat X = Y Ae ( cos-1 . os Y x tan 11Ae 58A 02. 00Ay x . / tan P) = 39Ae 51A 97Ay Karena dilakukan agar mendapatkan hasil . / tan . in P x tan A. ) bintang, penulis melakukan uji coba Tanggal 15 Mei yang akurat dalam penentuan arah = 23Ae 3A 7. 99Ay Y = . an Untuk Mei keefektifan, efiseinsi dan menentukan arah kiblat Dalam WK = (X / . Ae 34A 42. 56Ay mengkorelasikan metode hisab dan Ae . Ae 03A 56. 55Ay x tangga. ) rukyat dalam penentuan arah kiblat KWD dengan menggunakan arah bintang Samsudin. Ubaidillah. Masriah dalam hisab . etode perhitungan Lintang . eograpich dengan rumu. dan rukyat . etode Latitud. dilambangkan dengan melihat secara langsun. Dalam hal P = a. metode rukyat untuk mendapatkan Bujur . eograpich hasil yang tepat maka dalam metode rukyat ini digunakan juga titik dengan C = a koordinat kaAbah dari Cirebon dan / 15 = a. Dalam hal ini metode perhitungan KWD . oreksi waktu daera. untuk WIB rumusnya . Ae C) bantu kompas untuk Tanggal dan bulan miladiyah yang disajikan dalam sebuah data April Mei dengan metode penelitian lapangan bintang regulus pada bulan April sampai Mei tepat menghadap ke arah kiblat sesuai dengan hasil perhitungan diatas. penggunaan navigasi bintang dalam menentukan arah kiblat dengan arah bintang regulus, yaitu: Dalam bintang regulus pada bulan april-mei membutuhkan metode perhitungan dengan data dan rumus sebagai . Menghitung azimuth kblat (A. dari kota AA . F = . an 21Ae 25A x cos P) / sin (C-39Ae 50A . G = F Ae . in P x . /tan (C . Az = tan-1 . /G) inilah azimuth analisi penulis, terdapat beberapa Dengan 39Ae50A))) KESIMPULAN Dari qiblat yang dimaksud . Menghitung jam betapa . bintang regulus menunjukkan arah . Y = tan-1 . / . in P x tan A. ) . X = Y . os-1 . os Y x tan 11Ae58A02. 00Ay x . / tan P))) . WK = (X / . Ae 32A59. 24Ay Ae . Ae 03A 56. 55Ay x tangga. ) KWD . ntuk bulan . WK = (X / . Ae 34A 56Ay Ae . Ae 03A 56. 55Ay x Mahkamah. Vol. No. Juni 2019 tangga. ) KWD . ntuk bulan Agar dalam rangka penelitian WK adalah waktu kiblat yakni bintang regulus menunjukkan ke arah kiblat. Bagi peneliti yang akan datang Dalam bintang hendaklah mengamati bintang dalam menentukan arah dengan cermat dan seksama, dan akan lebih baik jika penelitian dilakukan dilokasi penelitian secara langsung dengan yang strategis yang memiliki dibantu juga cuaca yang cerah. menggunakan alat Peneliti yang akan datang diharapkan mampu melakukan bintang regulus dalam rasi bintang leo hasil akurasinya tepat. Sehingga dengan melihat bintang regulus dalam menentukan arah kiblat dalam rasi bintang leo pada bulan dialam bebas. April sampai Mei dengan waktu Cirebon regulus akan tepat menghadap ke Bagi IAIN Syekh Nurjati Diharapkan arah kiblat, dalam hal ini penelitian peningkatan mutu dan kualitas yang dilakukan telah berhasil. SARAN dengan menambah fasilitas- Saran-saran pemahaman masyarakat dan demi fasilitas yang menunjang bagi pemikiran mahasiswa. Meningkatkan kemajuan dan keberhasilan proses mahasiswa dalam penerapan Tri Dharma perguruan tinggi. meningkatkan mutu pendidikan di Bagi pembaca lingkungan perguruan tinggi, maka Pembaca mampu menangkap penulis memberi saran-saran sebagai Samsudin. Ubaidillah. Masriah tersebut serta dapat bermanfaat bagi penelitian berikutnya yang ingin mengkaji terhadap hasil dari tulisan penulis. Kritik dibutuhkan dari pembaca demi sempurnanya penelitian ini. DAFTAR PUSTAKA