Jurnal MediLab Mandala Waluya Vol 8 No 1. Juli 2024 Website : http//:analiskesehatan-mandalawaluya. id/ index. php/JMMedila. DOI : https://doi. org/10. 36566/medilab. v5i1 juli. p-ISSN : 2580-4073 e-ISSN: 2685-1113 ANALISIS KADAR KETON URINE PADA WANITA LANSIA PENDERITA DIABETES MELITUS BERDASARKAN LAMA MENDERITA DI DESA POLA, KECAMATAN PASIR PUTIH. KABUPATEN MUNA Sri Anggarini Rasyid1 ,Nining Sri Salwa Yanti2,La Ode Ali Hanafi,3 D-IV Teknologi Laboratorium Medis Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Mandala Waluya Email: niningnining423@gmail. ABSTRAK Diabetes melitus meluas pada suatu kumpulan aspek gejala yang timbul pada seseorang yang disebabkan oleh adanya peningkatan kadar gula darah . Pada pasien Diabetes Melitus yang tidak terkontrol akan terjadi keadaan dimana tubuh tidak mampu mengelolah glukosa menjadi energi sehingga sebagai gantinya tubuh menggunakan lemak sebagai sumber energi. Hasil pemecahan lemak yaitu badan keton yang apabila berlebihan dapat terdeteksi dalam urine yang disebut dengan ketonuria. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar keton urine pada wanita lansia penderita Diabetes Melitus berdasarkan lama menderita di Desa Pola. Kecamatan Pasir Putih. Kabupaten Muna. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah 32 orang dengan jumlah sampel 24 orang. Berdasarkan hasil penelitian dari 24 sampel yang menderita O5 tahun dan >5 tahun dengan menggunakan metode carik celup yaitu, pasien yang menderita O5 tahun terdapat 19 orang dengan hasil pemeriksaan 10 orang . %) negatif keton, 7 orang . ,2% ) positif dan 2 orang . ,3 %. ) positif . Sedangkan yang menderita >5 tahun terdapat 5 orang dengan hasil pemeriksaan 2 orang . ,3%) positif , 3 orang . ,5% ) positif dan tidak ditemukan negatif keton urine. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa keton urine tidak hanya ditemukan pada pasien yang menderita >5 tahun, tetapi ditemukan juga pada pasien yang menderita O5 tahun dengan kadar glukosa tidak normal. Diharapkan kepada peneliti selanjutnya untuk melakukan penelitian mengenai perbandingan hasil pemeriksaan kadar keton urine pada penderita Diabetes Melitus dengan menggunakan metode carik celup dan metode urine analyzer. Kata Kunci : Penderita Diabetes Melitus, wanita lansia, lama menderita, keton urine. Jurnal MediLab Mandala Waluya Vol 8 No 1. Juli 2024 Website : http//:analiskesehatan-mandalawaluya. id/ index. php/JMMedila. DOI : https://doi. org/10. 36566/medilab. v5i1 juli. p-ISSN : 2580-4073 e-ISSN: 2685-1113 tahun setiap tahunnya. Pada tahun 2035. PENDAHULUAN Penyakit tertua di dunia ada Diabetes terkait dengan bagaimana diperkirakan akan ada tambahan 600 juta orang (Safitri et al. , 2. kadar glukosa darah dimetabolisme. Menurut Menurut data dari International definisi medis, diabetes mellitus mencakup Diabetes Federation (IDF). Indonesia berkembang pada seseorang sebagai akibat Diabetes Melitus tertinggi ketujuh di dari hiperglikemia, atau peningkatan kadar Asia Tenggara, dengan 10,7 juta kasus (International Diabetes Federation, ketidakmampuan untuk memproduksi insulin DM merupakan salah satu PTM yang cukup. Mekanisme alami pengendalian yang menjadi salah satu penyebab utama gula dan diabetes mellitus sangat berkaitan informasi dari Analisis Beban Penyakit memproduksi hormon insulin sebagai akibat Nasional dan Sub-Nasional Indonesia dari peningkatan kadar gula darah. Kondisi tahun 2017, yang dirilis pada tahun 2018 Kelenjar . Badan Indonesia. Penelitian mengarah ke penyakit lain adalah diabetes Pengembangan Kesehatan (Litbangke. Menurut Pangaribuan . hal ini Kementerian Kesehatan RI. Berdasarkan terkait dengan kadar gula darah yang tinggi diagnosis dokter pada usia 15 tahun ke secara konsisten. Menurut Organisasi Riskesdas Kesehatan Dunia (WHO), penyakit tidak Indonesia sebesar 2%, lebih tinggi dari menular menyumbang 71% dari semua prevalensi 1,5% pada hasil Riskesdas kematian di seluruh dunia pada tahun 2018. Berbeda dengan prevalensi pada Selain itu, menurut WHO, saat ini terdapat perempuan . ,7%) dan laki-laki . ,4%) 422 juta orang di seluruh dunia yang pada data Riskesdas 2013, prevalensi mengidap diabetes melitus (DM), meningkat DM lebih besar pada perempuan . ,78%) 8,5% dari populasi orang dewasa secara dibandingkan laki-laki . ,21%) pada hasil Riskesdas 2018. Menurut temuan negara-negara Menurut Riskesdas, prevalensi meningkat pada perkiraan, diabetes melitus menyebabkan 2,2 (Kementerian juta kematian pada orang di bawah usia 70 Republik Indonesia, 2. Kesehatan Jurnal MediLab Mandala Waluya Vol 8 No 1. Juli 2024 Website : http//:analiskesehatan-mandalawaluya. id/ index. php/JMMedila. DOI : https://doi. org/10. 36566/medilab. v5i1 juli. Berdasarkan data yang diperoleh dari p-ISSN : 2580-4073 e-ISSN: 2685-1113 intoleransi glukosa yang mana terjadinya Puskesmas Pasir Putih menunjukkan bahwa kasus Diabetes Mellitus berada di posisi ke berkurangnya produksi insulin oleh sel delapan dari 10 besar penyakit di Puskesmas beta pankreas (Kurdi, 2. Pasir Putih, pada tahun 2020 terdapat 5 kasus. Wanita tahun 2021 terdapat 5 kasus dan tahun 2022 terkena diabetes karena secara fisik terjadi peningkatan yang cukup signifikan, yaitu terdapat 32 kasus (Profil Puskesmas mengalami peningkatan indeks masa Pasir Putih, 2. tubuh yang berisiko obesitas. Orang yang Dari 32 kasus tersebut, kebanyakan mengalami obesitas mempunyai masukan penderitanya dialami oleh wanita lansia. Dari kalori yang lebih besar, sehingga sel beta pankreas akan mengalami kelelahan dan menderita baru satu tahun, pasien yang tidak mampu untuk memproduksi insulin menderita sudah tiga tahun, pasien yang menderita empat tahun bahkan ada pasien pemasukan kalori dalam tubuh, sehingga yang menderita sudah lebih dari lima tahun kadar glukosa dalam darah meningkat (Profil Puskesmas Pasir Putih, 2. Terjadinya (Chairani, 2. Diabetes Melitus penyebabnya antara lain Seseorang Diabetes Melitus usia, obesitas dan kurangnya aktivitas fisik. Diabetes Melitus semakin lama maka Penambahan resistensi pada insulin yang berakibat tidak stabilnya kadar gula darah sehingga lanjut maupun komplikasi kronis. Semakin usia dapat menimbulkan kejadian DM karena lama mengidap diabetes, semakin tinggi penambahan usia yang secara degenerative risikonya untuk komplikasi terhadap penyakit lain. Setelah bertahun-tahun (Adyas, dkk 2. Usia menderita diabetes, semakin lama kadar gula darah tidak terkendali, maka darah penurunan yang cepat pada fungsi fisiologis dalam tubuh semakin resisten terhadap tubuh, sehingga hal ini dapat mempengaruhi peningkatan kadar gula dalam darah kerja endokrin untuk menghasilkan insulin. (Lintang, 2. Pada lansia memiliki risiko diabetes mellitus (DM), dimana akan terjadi peningkatan Penyakit diabetes melitus dapat Jurnal MediLab Mandala Waluya Vol 8 No 1. Juli 2024 Website : http//:analiskesehatan-mandalawaluya. id/ index. php/JMMedila. DOI : https://doi. org/10. 36566/medilab. v5i1 juli. Peningkatan terjadinya metabolisme p-ISSN : 2580-4073 e-ISSN: 2685-1113 ditemukannya badan keton pada urin lemak akan menghasilkan produksi sisa penderita diabetes mellitus dapat di berupa badan keton yang mucul dalam darah dan akibatnya dikeluarkan melalui urine. mellitus selalu mengontrol gula darahnya Keberadaan keton dalam urine tidaklah Keton hanya akan dibentuk saat Keadaan ini juga dapat terjadi pada dan tidak penderita yang baru terdeteksi Diabetes dibentuknya energi dari glukosa. Keton Melitus (DM din. , sehingga sel tubuh kemudian akan beredar dalam darah dan masih bekerja dengan baik dan masih diedarkan ke seluruh tubuh melalui pembuluh mempunyai cadangan glukosa . likogen darah menuju organ-organ penting seperti di hat. (Mardiana, 2. otak dan otot dimana keton dibutuhkan Walaupun tidak ditemukannya sebagai energi pengganti. Keton bersifat badan keton pada urine, pemeriksaan asam, sehingga tubuh akan menghasilkan laboratorium tetaplah sangat di perlukan basa sebagai buffer untuk mempertahankan karena pemeriksaan laboratorium ini keseimbangan asam-basa tubuh. Bila tubuh terus-menerus menggunakan keton sebagai perkembangan kesehatan dari pasien dan energi, suatu saat cadangan basa tubuh akan untuk menentukan salah satu diagnosa habis dan hal ini akan menimbulkan keadaan penyakit (Siregar, 2. mengancam nyawa (Chairani, 2. Berdasarkan Metode yang digunakan untuk memperoleh hasil pemeriksaan keton bermacam-macam dilakukan oleh Erlan dan Tiara . Rothera, uji Gerhardt, carik celup dan terhadap penderita Diabetes Melitus yang metode automatik . rine analyze. Uji dirawat inap di RSUP. Adam Malik Rothera Medan terhadap 20 sampel maka hasil yang Natrium Nitroprusid diperoleh adalah 18 sampel pasien negatif dan 2 sampel pasien positif atau ditemukan adanya badan keton dalam urine. terbentuknya cincin ungu jika keton urin Hal ini kemungkinan pada pasien Jika keton urin negatif maka akan diabetes melitus belum terjadi pemecahan berwarna coklat muda. Namun untuk lemak yang berlebihan sehingga belum mendapatkan hasil diperlukan waktu terjadi peningkatan benda keton. Tidak yang agak lama karena masih perlu Jurnal MediLab Mandala Waluya Vol 8 No 1. Juli 2024 Website : http//:analiskesehatan-mandalawaluya. id/ index. php/JMMedila. DOI : https://doi. org/10. 36566/medilab. v5i1 juli. mencampur reagen sendiri. Laboratorium p-ISSN : 2580-4073 e-ISSN: 2685-1113 METODE PENELITIAN sekarang banyak yang menggunakan metode Jenis carik celup. Metode ini sering dipakai karena relatif lebih cepat, lebih praktis dan hasil adalah deskriptif kuantitatif dengan melakukan analisis kadar keton urine melihat perubahan warna yang terjadi (Sufia, dkk 2. Diabetes Melitus berdasarkan lama Pemeriksaan urine dengan metode automatik mendapatkan hasil yang tidak signifikan dengan menggunakan metode carik penderita Diabetes Melitus. HASIL sama-sama Telah dilakukan penelitian menggunakan secarik plastik kaku yang pada di Puskesmas Pasir Putih mengenai sebelah sisinya dilekati dengan satu sampai Analisis Kadar Keton Urine Pada sembilan kertas isap atau bahan penyerap lain Wanita Lansia Penderita Diabetes yang masing-masing mengandung reagen- Melitus reagen spesifik terhadap salah satu zat yang Menderita di Desa Pola. Kecamatan mungkin ada di dalam urin. Penentuan keton Pasir Putih. Kabupaten Muna. urin telah menggunakan metode dipstick Karakteristik responden Uji selama 15 detik, reaksi dalam pemeriksaan keton adalah asam asetoasetat pada suasana basa akan bereaksi dengan soidum nitrofusid Lama Usia Tabel 1. Distribusi frekuensi dilakukan dengan cara mencelupkan strip reagen/dipstick pada urin dan ditunggu Berdasarkan pasien berdasarkan usia Usia (Tahu. Total Frekuensi Persen (%) menandakan positif. Sebaliknya jika tidak Pada tabel 5. 1 menunjukkan terjadi perubahan warna pada strip maka hasil ketonuria negatif (Mukminah, 2. rentang usia 50-60 tahun, yaitu berjumlah 13 orang . ,2%). Jurnal MediLab Mandala Waluya Vol 8 No 1. Juli 2024 Website : http//:analiskesehatan-mandalawaluya. id/ index. php/JMMedila. DOI : https://doi. org/10. 36566/medilab. v5i1 juli. tahun sebanyak 2 orang . ,70%) dan 6069 tahun sebanyak 2 orang . ,70%). Lama Menderita Tabel 2. Distribusi frekuensi pasien berdasarkan lama menderita Lama Menderita (Tahu. O5 Total Frekuensi p-ISSN : 2580-4073 e-ISSN: 2685-1113 Tabel 4. Hasil pemeriksaan kadar keton urine pada wanita lansia penderita Diabetes Melitus berdasarkan lama (Tahu Persen (%) Kadar Keton Urine g/dL) (-) A ( ) ( ) O Total ada tabel 2 menunjukkan bahwa menderita O5 tahun, yaitu berjumlah 19 Persen Pada tabel 4 menunjukkan bahwa dari 24 orang pasien yang menderita O5 tahun sebanyak 19 orang . ,2%) dengan orang . ,2%). Hasil pemeriksaan gula darah sewaktu (GDS) Tabel 3. Distribusi frekuensi pasien berdasarkan hasil pemeriksaan gula darah sewaktu (GDS) Gula darah Frekuen Persen (%) g/dL) Abnormal (>. Normal (O. Total keton urine 10 orang negatif keton, 7 orang positif dan 2 orang positif . Sedangkan yang menderita >5 tahun terdapat 5 orang dengan kadar keton urine 2 orang positif , 3 orang positif dan tidak terdapat negatif keton. PEMBAHASAN Penelitian yang telah dilakukan mengenai Analisis Kadar Keton Urine Pada Wanita Lansia Penderita Diabetes bahwa pasien lebih banyak memiliki Melitus Berdasarkan Lama Menderita di (>200 Desa Pola. Kecamatan Pasir Putih, mg/dL) Kabupaten Pada mengetahui kadar keton urine pada . ,3%). Pemeriksaan Muna menggunakan carik celup wanita lansia penderita Diabetes Melitus Dasar pemilihan sampel yaitu pasien wanita lansia, dimana pasien tersebut merupakan Jurnal MediLab Mandala Waluya Vol 8 No 1. Juli 2024 Website : http//:analiskesehatan-mandalawaluya. id/ index. php/JMMedila. DOI : https://doi. org/10. 36566/medilab. v5i1 juli. pasien yang didiagnosa menderita penyakit p-ISSN : 2580-4073 e-ISSN: 2685-1113 keton urine positif ( ). Diabetes Melitus. Pada penelitian ini, jumlah Usia responden pada penelitian sampel yang diteliti sebanyak 24 sampel. ini adalah dimulai dari 50 tahun sampai Pada pasien Diabetes Melitus yang dengan 90 tahun. Lansia dalam perspektif tidak terkontrol akan terjadi keadaan dimana kesehatan dimulai saat masa lansia awal tubuh tidak mampu mengelolah glukosa yaitu usia 46-55 tahun. Ini adalah masa menjadi energi sehingga sebagai gantinya peralihan menjadi tubuh menggunakan lemak sebagai sumber dengan penurunan fungsi organ dan Hasil pemecahan lemak yaitu badan jumlah hormon pada tubuh. Setelah itu, memasuki masa lansia akhir yaitu usia terdeteksi dalam urine yang disebut dengan 56-65 tahun. Kemudian, memasuki masa Asam asetoasetat akan menumpuk manula yaitu usia >65 tahun (Hakim, di dalam tubuh akibat akumulasi asam lemak. Pada tabel 5. 1 responden yang Aseton dapat dibuat dari asam asetoasetat, paling banyak menderita DM yaitu pada dan asam beta hidroksibutirat dapat dibuat rentang usia 50-60 tahun, yaitu berjumlah dari karbon dioksida. Ketiga zat tersebut 13 orang . ,2%). disebut sebagai badan keton (Martini, 2. Menurut yang diikuti World Health Dari 24 orang pasien yang menderita Organization (WHO) jika setiap kenaikan 1 tahun ada 7 orang, 6 orang memiliki keton satu dekade usia pada seseorang yang urin negatif dan 1 orang kadar keton urine telah melewati usia 30 tahun maka kadar positif ( ). Penderita 2 tahun ada 2 orang, 1 glukosa darah akan naik sekitar 1-2 orang memiliki keton urin negatif dan 1 mg/dL. Semakin tua usia maka resiko orang kadar keton urine positif ( ). Penderita peningkatan kadar glukosa darah dan 3 tahun ada 6 orang, 2 orang negatif keton gangguan toleransi glukosa akan semakin urine, 3 orang positif ( ) dan 1 orang positif Ini disebabkan oleh menurunnya ( ). Penderita 4 tahun ada 2 orang, 1 orang semua fungsi organ tubuh termasuk sel negatif keton urine dan 1 orang positif ( ). pankreas yang berfungsi menghasilkan Penderita 5 tahun ada 2 orang, 1 orang positif ( ) dan 1 orang positif ( ). Penderita 6 Wanita lebih beresiko terkena tahun ada 3 orang, 1 orang positif ( ) dan 2 Diabetes Melitus, hal ini didukung oleh orang positif ( ). Penderita 7 tahun ada 1 orang dengan kadar keton urine positif ( ). Penderita 8 tahun ada 1 orang dengan kadar Nova Rita. Diabetes Jurnal MediLab Mandala Waluya Vol 8 No 1. Juli 2024 Website : http//:analiskesehatan-mandalawaluya. id/ index. php/JMMedila. DOI : https://doi. org/10. 36566/medilab. v5i1 juli. Melitus karena gaya hidup wanita banyak p-ISSN : 2580-4073 e-ISSN: 2685-1113 dari 24 orang pasien Diabetes Melitus yang tidak sehat dibanding laki-laki. Laki- yang menderita O5 tahun dan >5 tahun menunjukkan hasil pemeriksaan keton dibanding wanita. Ketika beraktivitas fisik, urine negatif . 5 mg/dL) sebanyak 10 tubuh menggunakan glukosa untuk diubah orang dengan lama menderita <5 tahun . menjadi energi. Semakin rendah aktivitas orang penderita 1 tahun, 1 orang fisik yang dilakukan oleh lansia maka akan penderita 2 tahun, 2 orang penderita 3 semakin tinggi resiko terjadinya kenaikan tahun dan 1 orang penderita 4 tahu. kadar gula darah. Tidak ditemukannya keton urine pada Pada Tabel 5. 2 menunjukkan bahwa O5 tahun Diabetes Melitus Diabetes dibandingkan dengan penderita >5 tahun. Melitus belum terjadi pemecahan lemak Jumlah Melitus yang berlebihan sehingga belum terjadi mengalami kenaikan dikarenakan perubahan peningkatan benda keton dan sel tubuh gaya hidup masyarakat yang kurang sehat. masih mempunyai cadangan glukosa Hal ini sesuai dengan pernyataan Azizah, . likogen dihat. dengan demikian tubuh 2022 menyatakan bahwa salah satu faktor menghasilkan energi (Chairani, 2. Diabetes penyandang Diabetes di Indonesia adalah mengakses makanan dan minuman manis. Tabel Pasien yang memiliki keton urine negatif adalah pasien yang menderita <5 tahun, tetapi pada penderita <5 tahun ada yang memiliki kadar keton urine positif ( ) . mg/dL) dan positif ( ) . mg/dL). Kemunculan keton urine memiliki kadar glukosa tinggi lebih banyak pada penderita Diabetes Melitus salah satunya disebabkan oleh kadar glukosa Kadar glukosa tinggi terdapat 20 orang, 15 orang penderitannya O5 tahun dan 5 pemeriksaan, pasien yang memiliki keton orang >5 tahun. Sedangkan yang memiliki kadar glukosa normal terdapat 4 orang dan glukosanya tinggi. Selain karena kadar penderitanya <5 tahun . orang penderita 1 glukosa yang tinggi, hasil keton positif tahun dan 1 orang penderita 2 tahu. juga dapat disebabkan pola makan yang Pada tabel 5. 4 menunjukkan bahwa Pada Jurnal MediLab Mandala Waluya Vol 8 No 1. Juli 2024 Website : http//:analiskesehatan-mandalawaluya. id/ index. php/JMMedila. DOI : https://doi. org/10. 36566/medilab. v5i1 juli. p-ISSN : 2580-4073 e-ISSN: 2685-1113 yang menderita O5 tahun dengan kadar (Martini, 2. Dari hasil penelitian pasien yang glukosa melebihi batas normal. Hal ini memiliki keton urine negatif, ada sebagian sesuai dengan penelitian (Aritonang, pasien kadar glukosanya tinggi. Tetapi, 2. menyatakan bahwa ditemukannya informasi dari petugas Puskesmas mereka ini keton urine pada penderita Diabetes sering melakukan kontrol medis yang teratur Melitus disebabkan karena tingkat gula bahkan ada juga pasien yang memiliki alat darah yang tidak terkontrol sehingga glukometer, sehingga bisa memantau kadar terjadi pemecahan lemak. glukosa secara mandiri. Keton tinggi dengan gula darah Hasil penelitian ini juga menunjukkan normal dapat timbul karena Ketoasidosis kadar keton urine positif 1 . mg/dL) Diabetik sebanyak 9 orang dengan lama menderita Ketoasidosis Diabetik Euglikemik adalah O5 tahun dan >5 tahun. Penderita O5 tahun sindrom klinis yang terjadi pada pasien sebanyak 7 orang . orang penderita 1 tahun. Diabetes Melitus yang ditandai dengan 1 orang penderita 2 tahun, 3 orang penderita euglikemia . lukosa darah kurang dari 3 tahun, 1 orang penderita 4 tahun dan 1 250 mg/dL). Ada banyak penyebab orang penderita 5 tahu. dan penderita >5 EDKA yang diketahui pada pasien tahun ada 2 orang, yaitu penderita 6 tahun Diabetes Melitus, dan 8 tahun. Sedangkan yang memiliki kadar keton Euglikemik (EDKA). urin positif ( ) ada 5 orang dengan lama menderita O5 tahun dan >5 tahun. Penderita O5 tahun ada 2 orang, yaitu penderita 3 tahun Pemicu dan 5 tahun. Sedangkan yang menderita >5 termaksud pankreatitis dan gangguan tahun ada 3 orang, yaitu 2 orang penderita 6 penyimpanan glikogen (Jufan, 2. tahun dan 1 orang penderita 7 tahun. Pada EDKA Keton urine positif ( ) . mg/dL) penderita >5 tahun ada 5 orang dan memiliki kadar glukosa melebihi batas normal dengan sedangkan positif ( ) . mg/dL) skadar keton urine positif. Dari Meskipun memiliki jumlah keton yang dilakukan bahwa keton urine tidak hanya ditemukan pada pasien yang menderita >5 menyebabkan penurunan berat badan. tahun, tetapi ditemukan juga pada pasien Keton urine positif ( ) . mg/dL) dan Jurnal MediLab Mandala Waluya Vol 8 No 1. Juli 2024 Website : http//:analiskesehatan-mandalawaluya. id/ index. php/JMMedila. DOI : https://doi. org/10. 36566/medilab. v5i1 juli. positif ( ) . mg/dL) dianggap sebagai p-ISSN : 2580-4073 e-ISSN: 2685-1113 Keton bersifat asam, sehingga tubuh tingkat keton yang tinggi. Kadar keton yang akan menghasilkan basa sebagai buffer tinggi dapat mengindikasikan ketoasidosis. untuk mempertahankan keseimbangan Dalam kasus pasien diabetes, ketoasidosis asam-basa tubuh. Bila tubuh terus- diabetik (DKA) merupakan komplikasi parah menerus menggunakan keton sebagai dari diabetes yang dapat menyebabkan koma energi, suatu saat cadangan basa tubuh atau bahkan kematian (Kinasih, 2. akan habis dan hal ini akan menimbulkan Peningkatan kadar keton didalam urine keadaan darurat yaitu ketoasidosis yang terjadi karena pada penderita diabetes melitus menyebabkan tubuh tidak mampu mengubah glukosa menjadi energi sehingga sebagai (Chairani. KESIMPULAN Berdasarkan penelitian yang telah gantinya tubuh akan memecah lemak sebagai dilakukan dapat di simpulkan bahwa : sumber energi. Pemecahan lemak untuk Kadar keton urine pada wanita lansia Diabetes Melitus terbentuknya asam lemak yang membentuk menderita O5 tahun di Desa Pola, asam beracun yang disebut keton (Chairani. Kecamatan Pasir Putih. Kabupaten Muna terdapat 42% yang negatif Keberadaan keton dalam urine tidaklah Keton hanya akan dibentuk saat dan tidak keton urine, 29,2% positif dan 8,3% positif . Kadar keton urine pada wanita lansia dibentuknya energi dari glukosa. Keton kemudian akan beredar dalam darah dan menderita >5 tahun di Desa Pola, diedarkan ke seluruh tubuh melalui pembuluh Kecamatan Pasir Putih. Kabupaten darah menuju organ-organ penting seperti Muna terdapat 8,3% positif , 12,5 otak dan otot dimana keton dibutuhkan positif dan tidak terdapat negatif sebagai energi pengganti. Peningkatan kadar keton urine. keton dalam darah akan menimbulkan ketosis dan dikeluarkan melalui urine . Peningkatan menghabiskan cadangan basa . issalnya bikarbonat. HCO. dalam tubuh sehingga menyebabkan ketoasidosis (Rinawati, 2. Diabetes Melitus DAFTAR PUSTAKA