https://dinastirev.org/JIHHP, Vol. 3, No. 3, Mei. 2023 P-ISSN: 2747-1993, P-ISSN: 2747-2000 DOI: https://doi.org/10.38035/jihhp.v3i3 Received: 15 Maret 2023, Revised: 20 April 2023, Publish: 5 Mei 2023 https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/ Strategi Pemerintah Daerah dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah dari Sektor Pariwisata pada Pemerintah Daerah Kabupaten Pesisir Selatan Yuda Hose Pranando1, Annisa Fitri2 1. 2. Universitas Ekasakti, Padang, Indonesia, yudahose99@gmail.com Universitas Ekasakti, Padang, Indonesia, fitriannisa@unespadang.ac.id Corresponding Author: yudahose99@gmail.com Abstract: This study aims to describe the strategy of the South Coastal District Government in increasing local revenue from the tourism sector. This research uses a qualitative approach, using institutional analysis units. The results of the study show that in this case the Pesisir Selatan Regency Government in the development stage has succeeded in optimizing the development of Carocok beach tourism, by developing strategies with related agencies, development strategies in terms of improving the quality of facilities and infrastructure, supporting facilities, human resources, and programs offered to attract tourists to visit Carocok beach tourism. Alternative strategies for developing beach tourism at Cerocok Painan Beach consist of three priorities, namely: first, optimal utilization of natural and environmental resource potential, development of tourist activities and attractions, and improving the quality of area accessibility supported by road facilities and infrastructure that integrate the three tourist areas in one area, this is an attraction for tourists, to visit Carocok Beach tourism. Keyword: Strategy, Tourism Development, Tourists. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan dalam meningkatkan pendapatan asli daerah dari sektor pariwisata. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan menggunakan unit analisis kelembagaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan dalam tahap pengembangan telah berhasil mengoptimalkan pengembangan wisata pantai Carocok, dengan menyusun strategi bersama dinas terkait, strategi pengembangan dalam hal peningkatan kualitas sarana dan prasarana, fasilitas pendukung, sumber daya manusia, dan program yang ditawarkan untuk menarik wisatawan berkunjung ke wisata pantai Carocok. Alternatif strategi pengembangan wisata pantai di Pantai Cerocok Painan terdiri dari tiga prioritas yaitu: pertama, pemanfaatan potensi sumber daya alam dan lingkungan secara optimal, pengembangan kegiatan dan atraksi wisata, dan peningkatan kualitas aksesibilitas kawasan yang didukung oleh sarana dan prasarana jalan yang terintegrasi. ketiga kawasan 93 | P a g e https://dinastirev.org/JIHHP, Vol. 3, No. 3, Mei. 2023 wisata dalam satu kawasan inilah yang menjadi daya tarik wisatawan untuk mengunjungi wisata Pantai Carocok. Kata Kunci: Strategi, Pengembangan Pariwisata, Wisatawan. PENDAHULUAN Berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014, maka terdapat Kewenangan Pemerintah Daerah yang terdapat dalam pasal 1 ayat 2 yang berisikan dalam menyelenggarakan urusan Pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah sebagaimana yang dimaksud ayat (1), Pemerintah Daerah menjalankan otonomi yang seluas-luasnya untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan, berdasarkan asas Otonomi dan tugas pembantuan. Dan juga untuk memenuhi ketentuan pasal 236 ayat (1) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, tentang Pemerintahan Daerah, Gubernur menyatakan hasil evaluasi Rancangan Peraturan Bupati tentang kewenangan Peraturan Daerah sudah sesuai dengan kepentingan umum dan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi. Bupati menetapkan rancangan dimaksud seperti dasar kewenangan Kabupaten Pesisir Selatan dan kewenangan di pengelolaan aset daerah dalam pengembangan objek wisata pantai carocok tersebut. Seperti Peraturan Daerah Kabupaten Pesisir Selatan No. 08 tahun 2010 tentang Rencana Pembangunan Jangka panjang Daerah (RPJPD) tahun 2005-2025. Peraturan Daerah Kabupaten Pesisir Selatan No. 07 tahun 2011, tentang perencanaan tata ruang wilayah Kabupaten Pesisir Selatan (2010-2030) adalah "mewujudkan keterpaduan ruang yang memberikan kesejahteraan masyarakat, Kabupaten Pesisir Selatan sampai tahun 2030 melalui konservasi, pengembangan ekonomi berbasis pangan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pariwisata dan mitigasi bencana secara berkelanjutan", yang terdiri dari Pengembangan pelabuhan, yaitu peningkatan dan perluasan fungsi pelabuhan Panasahan Corocok Painan menjadi pelabuhan. Rencana pengembangan kawasan pariwisata sebagaimana dimaksud pada Pasal 37 huruf i, memperhatikan kawasan dan jenis wisata yang dikembangkan di Kabupaten terdiri dari Kawasan Wisata Bahari berupa Wisata Pantai Teluk Kasai, Kawasan Mandeh, Sumedang, Pasir Putih, Sambungo dan Wisata Pantai Carocok Painan. Peraturan Daerah Kabupaten Peisisir Selatan No. 05 tahun 2012 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah daerah (RPJMD) tahun 2010-2015. Tujuan RPJMD Tahun 2010-2015 adalah sebagai berikut yaitu Pedoman bagi pemerintah daerah, dan DPRD dalam menentukan program prioritas dan kegiatan pembangunan yang akan dibiayai oleh APBD Kabupaten Pesisir Selatan setiap tahunnya, gambaran umum tentang kondisi daerah pada tahun perencanaan dan yang diinginkan dalam 5 tahun mendatang dan Pedoman Penyusunan Rencana Strategis (Renstra) SKPD dan RKPD. Kabupaten Pesisir Selatan sebagai bagian dari Provinsi Sumatera Barat tentunya memerlukan dana yang cukup besar dalam menyelenggarakan kegiatan, pembangunan daerah di berbagai sektor. Dana pembangunan tersebut diusahakan sepenuhnya oleh pemerintah daerah dan bersumber dari penerimaan pemerintah daerah Kabupaten Pesisir Selatan sendiri. Sumber pembiayaan kebutuhan pemerintah yang mana biasa dikenal dengan Pendapatan Asli Daerah ( PAD ) berasal dari pengolahan sumber daya yang dimiliki daerah di samping penerimaan dari pemerintah propinsi, pemerintah pusat serta penerimaan daerah lainnya. Sejalan dengan upaya untuk meningkatkan serta menggali sumber-sumber penerimaan daerah, maka Pemerintah Daerah Kabupaten Pesisir Selatan berusaha secara aktif untuk meningkatkan serta menggali sumber-sumber penerimaan daerah terutama penerimaan yang berasal dari daerah sendiri. 94 | P a g e https://dinastirev.org/JIHHP, Vol. 3, No. 3, Mei. 2023 Pendapatan asli daerah merupakan usaha daerah guna memperkecil ketergantungan dalam mendapatkan dana dari pemerintah tingkat atas (subsidi). Menurut Pasal 285 UU No. 23 Tahun 2014, sumber pendapatan daerah terdiri atas :Pendapatan asli daerah yang selanjutnya disebut PAD yaitu : a.Hasil pajak daerah b. Hasil retribusi daerah c. Hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan d. Dana perimbangan. Lain-lain pendapatan daerah yang sah. Semua jenis pendapatan asli daerah tersebut, merupakan sumber penerimaan yang murni bagi daerah artinya pendapatan tersebut berasal dari potensi daerahnya sendiri, sehingga wajar dan selayaknya apabila peran pendapatan asli daerah dalam keuangan merupakan salah satu tolak ukur, dalam melaksanakan otonomi daerah yang luas, nyata dan bertanggung jawab. Sebagaimana yang telah diketahui salah satu tulang punggung penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada era otonomi daerah adalah sektor kepariwisataan, mengingat sektor inilah yang sangat potensial menghasilkan pendapatan yang besar. dengan berkembangnya sektor kepariwisataan akan mendukung pendapatan dari berbagai sisi mulai dari retribusi masuk objek wisata, pajak hotel dan restoran, perijinan usaha pariwisata, di samping juga menyerap tenaga kerja baik dari sektor formal maupun informal. Mengingat demikian strategisnya posisi pengembangan sektor pariwisata maka perencanaan pembangunannya penting untuk dipikirkan. Melalui otonomi daerah tersebut, yang dilihat dari kepariwisitaan dalam pembangunan ekonomi, maka Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan berinisiatif Untuk meningkatkan pendapat asli daerahnya (PAD) dengan cara mengembangkan objek wisata pantai carocok. Seperti hal-nya perencanaan yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Pesisir Selatan, dalam pengembangan objek wisata pantai carocok supaya akan lebih banyak datang pengunjung kedepan nantinya. Pengembangan Pantai Carocok tersebut telah direncanakan dibiayai pemerintah pusat melalui Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tahun 2012 lalu senilai kurang lebih Rp. 145 miliar, yang mana luas lahan yangdilakukan dengan cara penimbunan pantai tersebut menjadi 20 hektar. Maka dari itu itu Pemerintah Kabupaten setempat menjadikan Pengembangan Objek Wisata tersebut sebagai skala prioritas pembangunan kabupaten Pesisir Selatan untuk lebih meningkatkan PAD nya tersebut. Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, mencatat realisasi pendapatan asli daerah (PAD) tahun 2013 mencapai Rp 47. 643 miliar atau 102,08 persen dari target. Berdasarkan data dari Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Pesisir Selatan, setelah perubahan anggaran tahun 2013, target PAD naik menjadi Rp 46.674 miliar. Dari target tersebut hingga sekarang tercatat pencapaian sebanyak Rp47.643 miliar yang diperoleh dari berbagai jenis pajak. Realisasi pajak daerah yang berasal dari perhotelan persentasenya 291,7 persen, pajak restoran 116,3 persen, pajak hiburan 68,1 persen, pajak reklame 102,3 persen, pajak penerangan jalan 127,9 persen. Selanjutnya pajak mineral bukan logam dan batuan mencapai 80,8 persen, pajak perolehan hak atas tanah dan bangunan sebanyak 101,2 persen, pajak air bawah tanah 100,0 persen. KAJIAN PUSTAKA Konsep pariwisata Pariwisata adalah kegiatan dinamis yang melibatkan banyak manusia serta menghidupkan berbagai bidang usaha. Pada bab ini dipaparkan konsep dan definisi pariwisata yang menjadi acuan pada pembahasan di bab-bab berikutnya. Beberapa istilah kepariwisataan akan dijabarkan. 95 | P a g e https://dinastirev.org/JIHHP, Vol. 3, No. 3, Mei. 2023 Konsep dan definisi tentang pariwisata, wisatawan serta klasifikasinya perlu ditetapkan dikarenakan sifatnya yang dinamis.Dalam kepariwisataan, menurut Leiper dalam Cooper et.al (1998:5) terdapat tiga elemen utama yang menjadikan kegiatan tersebut bisa terjadi. Strategi pengembangan pariwisata Berbeda dengan aktivitas ekonomi lain di mana sumber daya yang ada telah menjadi milik dari pelaku usahanya, sumber daya pariwisata adalah bagian dari wilayah publik dan struktur sosial komunitas lokal. Ini yang menyebabkan pemikiran bahwa pengembangan pariwisata, harus dapat diperlakukan secara arif untuk sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat lokal, sebagai pemilik sumberdaya tersebut. Hal ini mendasari dibangunnya konsep pembangunan pariwisata berbasis pada komunitas. Pandangan ini bukan diartikan dan dilihat sebagai cara untuk menghalangi ataupun membatasi investasi dari luar, namun konsep ini dapat dilakukan dalam bentuk saling membutuhkan dan bersifat win-win solution. Pengembangan pariwisata juga harus berdimensi jangka panjang, karena pengembangan pariwisata yang tidak terencana justru dapat mengakibatkan kerusakan lingkungan dan sosial masyarakat lokal, yang akan menghancurkan kehidupan jangka panjang bagi masyarakat dan keberlangsungan usaha dari pelaku usaha itu sendiri. Misalnya, persoalan yang timbul dari konsep wisata masal (mass tourism) yang tidak terencana sering berakibat pada persoalanpersoalan lokal yang sangat banyak, diantaranya adalah pada kemacetan lalu lintas, degrasi lingkungan, polusi, dan lain sebagainya. Peningkatan Pendapatan Asli Daerah Dalam rangka meningkatkan kembali Pendapatan Asli Daerah, maka pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan melalui koordinasi Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Pesisir Selatan terus menerus melakukan upaya melalui intesifikasi maupun ekstensifikasi pemungutan baik terhadap sumber-sumber penerimaan baru yang potensial untuk dipungut. Adapun upaya yang dilakukan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah di Kabupaten Pesisir Selatan baik melalui intensifikasi maupun ekstensifikasi. METODE Dalam penelitian ini pendekatan yang dipakai adalah penelitian kualitatif. Alasan pemilihan metode kualitatif ini karena peneliti berasumsi dengan memakai pendekatan ini dapat mendeskripsikan permasalahan yang akan diteliti secara mendalam dan menyeluruh. Penelitian yang dilakukan adalah untuk mendekripsikan dan mengindentifikasi kondisi yang terjadi saat penelitian dan berupaya pula menemukan data-data berupa fakta-fakta tersebut secara utuh dan semaksimal mungkin.Dengan metode ini dapat menjawab tujuan penelitian yaitu untuk mendeskripsikan strategi apa sajakah dalam perencanaanyang di lakukan Pemerintah Daerah Kabupaten Pesisir Selatan dalam mengembangkan Objek Wisata Pantai Carocok tersebut. Analisis data adalah proses penyederhanaan data kedalam bentuk yang lebih mudah dibaca dan di-interpretasikan guna mencari makna dan implikasi yang lebih luas dari hasilhasil penelitian. Analisa data menunjuk. pada kegiatan mengorganisasikan data kedalam susunan-susunan didalam rangka peng- interpretasian data. HASIL DAN PEMBAHASAN Strategi Pemerintah Daerah Kabupaten Pesisir Selatan dalam pengembangan objek wisata pantai carocok. Sebelum dijadikan kawasan wisata, Carocok merupakan daerah pemukiman penduduk. Sektor pariwisata di Pantai Carocok ini berkembang cukup pesat. Adanya wisatawan yang datang ke kawasan Pantai Carocok ini mendorong berkembangnya sektor ekonomi dan secara 96 | P a g e https://dinastirev.org/JIHHP, Vol. 3, No. 3, Mei. 2023 langsung dapat menambah pendapatan bagi perusahaan ataupun penduduk lokal yang bergerak pada sektor pariwisata dan dapat memberikan pekerjaan serta peluang usaha baru. Burn and Holden (1995) juga menyebutkan bahwa pariwisata memberikan keuntungan sosial-ekonomi pada satu sisi, tetapi sisi lain membawa ketergantungan dan ketimpangan sosial, atau memperparah ketimpangan yang telah ada. Pariwisata sangat penting bagi kehidupan masyrakat, sebagai penunjang kehidupan yang lebih baik serta penunjang untuk peningkatan PAD suatu daerah. Akan tetapi untuk meningkatakan perekonomian masyarakat, perlu dilakukannya pengembangan pada sektorsektor tertentu, agar memberikan keuntungan sosial dan ekonomi yang lebih baik, termasuk penelitian yang dikaji mengenai pengembangan pantai carocok yang dimana penelitian membahas tentang apa saja pengaruh dari pengembangan pantai carocok itu sendiri terhadap masyarakat serta intinya terhadap PAD Kabupaten Pesisir Selatan itu sendiri. Sumber daya Pantai Carocok Painan sesuai untuk kawasan ekowisata. Pantai Carocok merupakan tempat rekreasi pantai dengan laut yang indah yang dilatar belakangi oleh teluk Painan, sangat cocok untuk kegiatan wisata keluarga. Kegiatan wisata pantai yang dapat direkomendasikan di kawasan ini adalah berenang, memancing, berperahu, duduk-duduk, piknik keluarga dan olahraga air (banana boat dan jetsky). Daya dukung kawasan Pantai Carocok Painan adalah 234 orang per hari. Parameter kawasan rekreasi meliputi fisik, sosial, pengelolaan dengan sub parameter yang berbeda. Nilai pengelolaan parameter fisik merupakan nilai yang paling tinggi pada penilaian wisata Pantai Carocok Painan. Pantai Carocok Painan merupakan salah satu aset wisata di Kabupaten Pesisir Selatan. Pantai ini memiliki sumber daya alam yang sangat indah sehingga dapat dijadikan sebagai objek wisata potensial yang menarik wisatawan untuk berkunjung. Mengingat begitu tingginya potensi wisata yang dimiliki oleh Kabupaten Pesisir Selatan khususnya Pantai Carocok, hal ini menarik Wisatawan Domestik dan Mancanegara untuk datang berwisata kepantai carocok, Jumlah kunjungan wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara ke Kabupaten Pesisir Selatan hingga tahun 2013 mencapai 588.158 wisatawan, melebihi target yang diperkirakan sampai tahun 2015. Adanya destinasi pariwisata di suatu daerah dapat memberikan peluang kepada daerah tersebut, untuk menjadi media pemenuhan kepuasan psikis dan fisik yang dibutuhkan setiap manusia. Selain itu banyak keuntungan yang bisa diraih oleh suatu daerah yang menjadi tujuan destinasi pariwisata, salah satunya adalah terbukanya lapangan pekerjaan yang akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar destinasi pariwisata sebagai upaya pengentasan kemiskinan Potensi pariwisata yang dimiliki Kabupaten Pesisir Selatan telah memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat, sekaligus memberikan pemasukan bagi daerah. PAD Pesisir Selatan selama libur Lebaran lalu mencapai angka satu miliar lebih.62 Dari uraian diatas, maka diperoleh sebuah asumsi bahwa Potensi wisata di Kota Painan, khusunya pantai carocok semenjak dilakukan pengembangan menarik minat wisatawan untuk berkunjung, pesona yang dimiliki Pesisir Selatan telah menjadikannya sebagai daya tarik bagi pengunjung baik lokal maupun luar seperti Pantai Carocok, Pulau Cingkuak, Bukit Langkisau, Pantai Salido, Jembatan Akar dan lainnya. Terkait hal diatas Peneliti memberikan pertanyaan kepada Kepala Dinas Pariwisata, H. Gunawan, sebagai berikut : Pariwisata kita jadikan sebuah industri, industri pariwisata bagi kepala daerah, industri ini menjadi icon nantinya dalam peningkatan ekonomi, program pemerintah untuk sementara, pengembangan yang berada dikawasan carocok painan dan langkisau, kita kan punya target kawasan ataupun kawasan carocok ini menjadi, sebuah destinasi unggulan yang ada diSumatera Barat nantinya dalam bidang wisata bahari, kemudian pemerintah daerah sudah melakukan pengembangan yang membangun sarana dan 97 | P a g e https://dinastirev.org/JIHHP, Vol. 3, No. 3, Mei. 2023 prasarana, infrastruktur baik dalam lingkar langkisau sampai kesalido, tapi masih dalam tahap pembangunan. Pernyataan diatas terlihat bahwa Dinas Pariwisata dan ekonomi kreatif, pemuda dan olahraga Kabupaten Pesisir Selatan melakukan pengembangan wisata pantai carocok, sekaligus menjadikannya sebagai industri wisata, dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan akan terus melakukan peningkatan, dan pembenahan pada setiap objek wisata baik sarana dan prasarana, infrastruktur serta keamanan. Semua pengembangan tersebut masih dalam tahap pembangunan, dan diharapkan dengan adanya pengembangan terebut menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke pantai carocok. Hal yang sama juga disampaikan oleh Kepala BAPPEDA, Zefnihan, yang menjelaskan sebagai berikut : Kawasan kita ini berkembang cukup jauh, kalau carocok ini kawasan carocok ini, kawasan bergerak dari sago, keair nipah, sampai ketimbulun, air terjun sampai nanti puncak langkisau, dan ini nanti jadi paket wisata, paket wisata yang kita harapkan mereka lama tinggal disini, nah bagaimana membuat agar mereka tidak bosen tinggal disini, kalau hanya melihat puncak langkisau hanya butuh waktu setengah jam, berdiri dipuncak langkisau, Kan selesai, mereka balik, kalau hanya bermain atraksi di pulau cingkuak, mereka hanya butuh waktu setengah hari, habis itu mereka balik, iya kan, kalau mereka mau mandi nah itu bisa sebenarnya mereka lakukan satu hari tetapi apa yang mereka tidak dapat diluar itu ya wisata keluarga. Dalam wawancara dengan Kepala BAPPEDA, Zefnihan dijelaskan bahwa Konsep Pariwisata pantai carocok ini dengan kekayaan alam yang dimiliki, terintregasi dengan wilayah wisata alam yang lain, sehingga bisa dijadikan sebuah paket wisata, yang membuat wisatawan bisa menghabiskan waktu berhari-hari dikawasan Carocok, Painan. Dalam hal ini BAPPEDA sebagai Badan Perencanaan Pembangunan Daerah membuah sebuah konsep wisata keluarga, yang tidak dimiliki di kawasan wisata daerah lain, diluar provinsi Sumatera Barat. Dalam hal ini konsep wisata keluarga merupakan salah satu strategi penegembangan kawasaan pantai carocok. Berdasarkan temuan umum strategi pengembangan wisata pantai carocok yang dilakukan oleh pemerintah kabupaten Pesisir selatan, guna meningkatkan PAD sesuai dengan Konsep strategi yang disampaikan Stephanie K. Marrus mengatakan pengertian strategi adalah suatu proses penentuan rencana para pemimpin puncak yang berfokus pada tujuan jangka panjang organisasi, disertai penyusunan suatu cara atau upaya bagaimana agar tujuan tersebut dapat dicapai. Jadi dapat disimpulkan bahwa dalam melakukan perencanaan, pengelolaan dan pelaksanaan beberapa objek wisata yang ada di Kabupaten Pesisir Selatan tentunya Dinas Pariwisata Kabupaten Pesisir Selatan harus memiliki strategi-strategi agar bisa terwujud lebih baik kedepannya. Selain itu dalam melakukan strategi pengembangan wisata tersebut, dalam kepariwisataan, menurut Leiper dalam Cooper et.al (1998:5) terdapat tiga elemen utama yang menjadikan kegiatan tersebut bisa terjadi, yaitu wisatawan, elemen geografi ( Daerah asal wisatawan, daerah Transit, Daerah tujuan wisata ) dan industri pariwisata, ketiga elemen tersebut terdapat dalam peningkatan wisata pantai carocok, dimana banyaknya jumlah wisatawan yang datang semenjak pengembangan pantai carocok, dan wisatawan tersebut ada yang berasal dari daerah asal yakninya Masyarakat painan, ada yang menjadikan wisata pantai carocok sebagai daerah transit untuk berwisata, dan ada yang menjadikannya sebagai daerah tujuan wisata. Berdasarkan konsep yang dijelaskan dalam penelitian ini, maka Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan serta Dinas Pariwisata Pesisir Selatan membentuk kelompok masyarakat sadar wisata agar lebih paham bahwasanya pariwisata ini sangat penting untuk kesejahteraan hidup mereka. dan dari kelompok sadar wisata ini lah yang akan membantu menjelaskan ke masyarakat lainnya tentang betapa pentingnya kepariwisataan tersebut bagi kehidupan 98 | P a g e https://dinastirev.org/JIHHP, Vol. 3, No. 3, Mei. 2023 mereka sehingga ingin juga berpatisipasi dalam berkegiatan dan ber-usaha di kepariwisataan tersebut. kegiatannya itu seperti membuka usaha rumah makan, membuka home stay, membuat cinderamata, menyewakan wahana dan memberikan pelayanan yang baik untuk pengunjung yang datang. Pengaruh Pelaksanaan Pengembangan Objek Wisata Pantai Carocok terhadap Peningkatan Pendapatan Asli daerah Kabupaten Pesisir Selatan. Potensi pariwisata yang dimiliki Kabupaten Pesisir Selatan telah memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat, sekaligus memberikan pemasukan bagi daerah. Untuk itu Pemerintah Daerah Kabupaten Pesisir Selatan melaksanakan pengembangan dikawasan objek wisata pantai carocok, dimana objek wisata pantai carocok dijadikan sebagai destinasi utama wisata di Kota Painan. Terkait dengan pelaksanaan pengembangan tersebut Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan memprioritaskan peningkatan pembangunan sarana dan prasarana penunjang objek wisata Pantai Carocok Painan pada tahun 2015. Dari pelaksanaan pengembangan tersebut Kontribusi yang didapat dari pendapatan asli . daerah, dari sektor destinasi wisata Pantai Carocok, Pesisir Selatan, mencapai Rp1,6 miliar, Pendapatan sektor ini meningkat sangat tajam. Semula PAD diproyeksikan cuma Rp40 juta Dengan peningkatan yang cukup signifikan ini, memacu optimisme Pemerintah Pesisir Selatan untuk lebih membenahi infrastruktur destinasi wisata dan elemen pendukung lainnya. Terkait dengan pengaruh pengembangan objek wisata pantai carocok terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Pesisir Selatan, Peneliti mempunyai data mengenai Rincian keseluruhan pendapatan asli daerah kabupaten Pesisir Selatan dari hasil pajak dan retribusi, yang diambil dari pendapatan asli daerah dari tahun 2011-2104. Untuk menguatkan data tersebut, Peneliti melakukan Wawancara dengan Kepala Dinas Pariwisata dan ekonomi kreatif , Pemuda dan olahraga Kabupaten Pesisir Selatan, Kantor Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pesisir Selatan, Gunawan sebagai berikut : Pada 2015 Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan menargetkan PAD dari sektor pariwisata sebesar Rp2 miliar. Capaian terbanyak berasal dari tiket masuk ke Objek Wisata Pantai Carocok Painan. untuk mencapai target PAD dari sektor itu, sampai sekarang masih mengandalkan pendapatan dari objek wisata Pantai Carocok Painan. Agar pendapatannya banyak, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan mengoptimalkan pelayanan bagi pengunjung yang datang, pelayanan tersebut dari sarana dan prasarana, maka dari itu harus dilakukan pengembangan, agar lebih baik, dan lebih membuat pengunjung merasa aman dan nyaman. Dari hasil wawancara diatas, dijelaskan bahwa ditahun 2015 Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan memiliki target PAD diambil dari sektor pariwisata, dan yang terbanyak dihasilkan dari penjualan tiket masuk pada objek wisata pantai carocok, dalam mencapai target tersebut Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan masih mengandalkan dari objek wisata pantai carocok, dalam hal ini untuk mengoptimalkan pendapatan asli daerah, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan memberikan pelayanan terbaik kepada pengunjung yang datang. Selain itu Gunawan, S.Sos, M.Si sebagai Kepala Dinas Pariwisata dan ekonomi kreatif , Pemuda dan olahraga Kabupaten Pesisir Selatan juga menjelaskan terkait dengan pembagian hasil Retribusi dari Pendapatan yang diperoleh dari Sewa Kapal, Wahana air, dan karcis masuk, sebagai berikut : ada peningkatan dari 2013 sampai sekarang, untuk ongkos transportasi langsung dikelola oleh kelompok tadi, yang ada dibatu kereta dan dipulau cingkuak, pembagian itu ada disore hari, misalnya satu hari diluar hari sabtu minggu kapal yang beroperasi ditentukan jumlah kapal ada 100, 20 kapal menyebrang dan 20 kapal kembali ,dana yang dapat terhadap 20 kapal dibagi rata, misalnya dapatnya mungkin 2 juta, berarti 100 ribu perkapal satu hari, kalau pada hari lebaran segala macam tadi , saat kapal itu 80 pendapatan satu hari selama tujuh hari satu kapal itu bias mendapatkan 2 juta, kapal satu ahri dalam masa2 libur panjang lebaran, akhir tahun sampai tahun baru. 99 | P a g e https://dinastirev.org/JIHHP, Vol. 3, No. 3, Mei. 2023 Dari hasil wawancara diatas, terlihat bahwa Pendapatan Asli Daerah dari 2013, sampai saat ini ada peningkatan, dimana untuk biaya transportasi dikelola oleh kelompok sadar wisata, dan terkait dengan pembagian hasil penyewaan kapal, dibagi rata sesuai dengan jumlah kapal yang beroperasi, dan uang yang didapat dibagi perhari, yang satu hari bias mencapai dua juta rupiah, kalau dibagi masing-masing mendapatkan seratus ribu rupiah. Terkait dengan peningkatan Pendapatan Asli daerah semenjak dilakukannya pengembangan objek wisata pantai carocok bias dilihat dari hasil wawancara dengan Kepala Dinas Pariwisata dan ekonomi kreatif, Pemuda dan olahraga Kabupaten Pesisir Selatan sebagai berikut : Sejak tiga tahun terakhir, salah satu fokus Pemerintah kabupaten Pesisir Selatan adalah membangun objek wisata Pantai Carocok, karena dinilai mampu memberikan kontribusi tinggi terhadap peningkatan PAD, dengan dilakukan pengembangan mampu Meningkatkan kunjungan wisatawan ke daerah kita secara tidak langsung telah membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat setempat sehingga dapat mendukung peningkatan perekonomian, dan berbagai macam usaha dapat dilakukan di kawasan objek wisata tersebut, seperti usaha makanan (kuliner), penyedia mainan anak-anak, home stay (rumah singgah). Dari hasil wawancara tersebut, diuraikan bahwa Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan fokus terhadap pengembangan objek wisata pantai carocok, dikarenakan mampu memberikan kontribusi tinggi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah, dan semenjak dilakukan pengembangan pengaruhnya mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, selain itu juga membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat setempat, mendukung peningkatan perekonomian, seperti membangun usaha kuliner, rumah makan, restoran, homestay, menyediakan mainan anak-anak. Dari penjelesan hasil wawancara diatas dengan Kepala Dinas Pariwisata dan ekonomi kreatif , Pemuda dan olahraga Kabupaten Pesisir Selatan, terlihat bahwa dalam melakukan pengembangan objek wisata pantai carocok, memberikan pengaruh sangat besar dalam Peningkatan Pendapatan Asli Daerah Pesisir Selatan, dikarenakan Upaya pengembangan tersebut, dalam hal meningkatkan pelayanan yang baik kepada pengunjung serta meningkatkan pembangunan sarana dan prasarana objek wisata sehingga jumlah kunjungan wisata terus meningkat. Pemerintah kabupaten Pesisir Selatan juga terus melakukan perbaikan sarana dan prasarana pariwisata agar pengunjung merasa puas dan nyaman berada di objek wisata yang dituju. Sepanjang Januari hingga 25 Mei 2015 jumlah kunjungan wisata ke berbagai objek yang ada sebanyak 355 ribu orang, Khusus Pantai Carocok Painan dan Puncak Bukit Langkisau sebanyak 298 ribu orang dan realisasi PAD dari sektor tersebut hingga 30 April 2015 sebanyak lima ratus delapan puluh empat juta rupiah. KESIMPULAN Alternatif strategi untuk pengembangan wisata pantai di Pantai Cerocok Painan terdiri dari tiga prioritas yaitu : pertama, pemanfaatkan secara optimal potensi sumberdaya alam dan lingkungan, pengembangan kegiatan dan atraksi wisata, serta meningkatkan kualitas aksesibilitas kawasan didukung oleh sarana dan prasarana jalan yang mengintregasikan tiga daerah wisata dalam satu wilayah, hal ini menjadi daya tarik bagi para wisatawan, untuk berkunjung ke wisata Pantai Carocok. Terkait dengan pengembangan objek wisata pantai carocok tersebut Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Pessel, Gunawan mencatat jumlah wisatawan yang berkunjung ke objek wisata di Pessel melonjak yakni mencapai 115 ribu orang. PAD sektor pariwisata di Pessel melebihi target. Capaian PAD lewat penjualan tiket hingga saat ini telah menembus angka Rp 1,2 miliar, sementara target sebelumnya hanya sekitar Rp 600 juta. Angka itu belum termasuk parkir dan bagi hasil dengan perusahaan yang menyewakan peralatan di objek wisata. 100 | P a g e https://dinastirev.org/JIHHP, Vol. 3, No. 3, Mei. 2023 Namun dalam melakukan Pengembangan tersebut Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan juga menemui kendala-kendala, terkait dengan pembebasan lahan, merubah pola pikir masyarakat, dan Sumber daya manusia. Namun kendala tersebut bisa diatasi, dengan strategi yang digunakan oleh Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, baik dengan melakukan pendekatan dengan tokoh masyarakat, serta meningkatkan pembinaan dan memberikan pengertian kepada masyarakat, agar bisa bersama-sama mengembangkan wisata pantai carocok, menjadi destinasi tujuan wisata di Sumatera Barat. REFERENSI Aulia Zulfokri. 2006.“Strategi Pemerintah Kota Bukit Tinggi dalam meningkatkan asli daerah dari sektor Wisata, Skripsi, Ilmu Politik FISIP UNAND. Tarmizi Ismail. 2002. “Strategi Kabupaten Solok Dalam Rangka Kembali Ke Pemerintahan Nagari Menuju Otonomi Desa Yang Demokratis”, Thesis Program Pasca Sarjana, Program Studi Magister Administrasi Publik UGM, Yogyakarta. Lora Devina Wati. 2011. “Strategi Optimalisasi Aset Daerah Di Sektor Pariwisata Kabupaten Kerinci dalam meningkatkan Pendapatan Daerah”, Skripsi, Ilmu Politik FISIP UNAND. http://RPJMN-2010-2014,html pdf judul : backgroud study dalam rangka penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional tahun 2010-2014 Bidang Pariwisata. http://eprints.uns.ac.id/3078/1/64971606200905461.pdf http://www.pesisirselatankab.go.id/files/2909141623_bappeda-kab.pessel.pdf, http://sumbar.antaranews.com/berita/135395/pesisir-selatan-dapat-dana-pengembanganwisata-pantai. http://www.antarasumbar.com/berita/160757/capaian-pad-pariwisata-hinggaseptemberrp15-miliar. http://www.pengertianahli.com/2013/12/pengertian-strategi-menurut-para-ahli. referensi yang dikutip dari buku Umar, Husein. 2001. Strategic Management in Action. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. http://konsepblackbook.blogspot.com/2013/04/konsep-dasar-pariwisata. https://rokhmindahuri.wordpress.com/2009/02/02/strategi-pengembangan-pariwisata-bahari/ http://www.pesisirselatankab.go.id/profil/5/geografis-dan-topografis.html, http://datin.menlh.go.id/assets/berkas/SLHD_2010/Pesel-buku-SLHD-Laporan.pdf https://yzent.wordpress.com/2010/01/15/kebudayaan-dan-pariwisata-pesisir-selatan-sumatra barat/ http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/62809 http://www.antarasumbar.com/berita/61458/pemkab-pembangunan-pariwisatadiprioritaskan-pada-sarana-penunjang. http://www.news.padek.co/detail/a/3809 http://hariansinggalang.co.id/wisatawan-ke-pessel-meningkat-pantai-carocok-terfavorit/ http://jejakwisata.com/tourism-studies/planning-and-development/120-peran-strategisdaerah-transit-dalam-industri-pariwisata. http://www.news.padek.co/detail/a/3809 www.antaranews.com 101 | P a g e