Jurnal Abdimas Transjaya (JAT) Vol. 3 No. 1, Halaman: 40 – 46, Bulan Mei, 2025 Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan ISSN xxxx-xxxx (Cetak) ISSN xxxx-xxxx (Online) Evaluasi Efektivitas Kegiatan Ramp Check dalam Peningkatan Keselamatan Transportasi Umum: Studi Kasus di Terminal Ir. Soekarno, Klaten Angga Ardiansyah1, Arum Puput Amalia2, Chandra Maulana Zulfikar3, Dhito Pandu Dewanata4, Afiah Octaviani5, Astri Lestari6, Siti Shofiah7 1,2,3,4,5,6,7 Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan, Jl. Perintis Kemerdekaan No.17, Slerok, Kec. Tegal Tim., Kota Tegal, Jawa Tengah 52125, Indonesia e-mail: 122031035@student.pktj.ac.id, 222031037@student.pktj.ac.id, 322031040@student.pktj.ac.id, 4 22031041@student.pktj.ac.id, 6astrilestari1133@gmail.com, 7sitishofiah@pktj.ac.id Received 8 Oktober 2024; Reviewed 19 Mei 2025; Accepted 31 Mei 2025 Journal Homepage: http://ktj.pktj.ac.id/index.php/jat DOI: 10.46447/jat.v3i1.631 Abstract Passenger transport safety is a top priority in reducing accident risks and increasing public confidence in public transportation modes. One of the preventive measures implemented to ensure that vehicles and drivers are in safe condition is ramp check , which involves random technical and administrative inspections of vehicles at terminals or operational points. This study aims to evaluate the effectiveness of ramp check implementation at Ir. Soekarno Terminal in Klaten, particularly during the 2024 Mudik Magang period. Data were collected from the inspection of 513 public buses, including document verification, vehicle component checks, and driver health screenings. The results showed that 461 buses (89.86%) were declared roadworthy, while 52 buses (10.14%) failed to meet the required standards due to various administrative and technical violations, such as invalid documents, expired KIR certificates, and braking system failures. Additionally, driver health examinations proved to be a crucial aspect in mitigating accident risks, with several drivers found to have high blood pressure or inadequate physical conditions for long-distance driving. Based on these findings, it is recommended to increase the frequency of ramp check activities, implement digital systems for recording and monitoring inspection results, and provide continuous training for officers to enhance the quality and effectiveness of the ramp check program as a key instrument for public transport safety control. Keywords: Transportation safety, ramp check, Ir. Soekarno Terminal Ir. Soekarno Klaten , public vehicles, drivers, safety evaluation Abstrak Keselamatan transportasi penumpang merupakan prioritas utama dalam upaya mengurangi risiko kecelakaan serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi umum. Salah satu upaya preventif yang dilakukan untuk memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan aman adalah melalui kegiatan ramp check , yaitu inspeksi teknis dan administratif kendaraan secara acak di terminal atau titik operasional. Angga Ardiansyah1, Arum Puput Amalia2, Chandra Maulana Zulfikar3, Dhito Pandu Dewanata4, Afiah Octaviani5, Astri Lestari6, Siti Shofiah7 40 Jurnal Abdimas Transjaya (JAT) Vol. 3 No. 1, Halaman: 40 – 46, Bulan Mei, 2025 Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan ISSN xxxx-xxxx (Cetak) ISSN xxxx-xxxx (Online) Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pelaksanaan ramp check di Terminal Ir. Soekarno, Klaten, khususnya selama periode arus mudik Magang tahun 2024. Data diperoleh dari hasil pemeriksaan terhadap 513 unit bus angkutan umum, yang mencakup uji kesesuaian dokumen, pemeriksaan komponen teknis kendaraan, serta skrining kesehatan awak kendaraan. Hasil menunjukkan bahwa sebanyak 461 bus (89,86%) dinyatakan laik jalan, sementara 52 bus (10,14%) tidak memenuhi persyaratan kelayakan karena berbagai pelanggaran, baik administratif maupun teknis, seperti ketidakvalidan dokumen, masa berlaku KIR yang telah habis, serta kerusakan pada sistem pengereman. Selain itu, pemeriksaan kesehatan pengemudi juga menjadi aspek penting dalam mitigasi risiko kecelakaan, di mana sejumlah sopir ditemukan memiliki tekanan darah tinggi atau kondisi fisik yang tidak memadai untuk berkendara jarak jauh. Berdasarkan temuan tersebut, disarankan perlunya peningkatan frekuensi pelaksanaan ramp check , penerapan sistem digitalisasi dalam pencatatan dan monitoring hasil pemeriksaan, serta pelatihan berkelanjutan bagi petugas guna meningkatkan kualitas dan efektivitas program ramp check sebagai instrumen pengawasan keselamatan transportasi umum. Kata Kunci: Keselamatan transportasi, ramp check, Terminal Ir. Soekarno Klaten, kendaraan umum, pengemudi, evaluasi keselamatan PENDAHULUAN Keselamatan transportasi penumpang merupakan salah satu prioritas utama dalam upaya mengurangi angka kecelakaan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi umum. Di Indonesia, khususnya menjelang arus mudik seperti Lebaran, kegiatan ramp check menjadi sangat penting untuk memastikan bahwa kendaraan umum memenuhi standar keselamatan yang ditetapkan (Sahara et al. 2021). Ramp check dilakukan untuk memeriksa kelayakan kendaraan dan kesehatan pengemudi, sehingga dapat menjamin keselamatan penumpang selama perjalanan (Adiyanto, Kurniawan, and Wahyuni 2021; Bagoes Prasetya, Kurniawan, and Wahyuni 2016; Kurniasih, Machfutra, and Nantabah 2022). Meskipun ramp check memiliki tujuan yang jelas, terdapat beberapa masalah yang sering dihadapi dalam pelaksanaannya. Pertama, banyak kendaraan yang tidak memenuhi syarat teknis dan administratif, seperti kondisi rem, ban, dan perlengkapan keselamatan. Pada ramp check terbaru di Terminal Ir Soekarno Klaten, ditemukan 21 bus yang tidak layak jalan (Solopos, 2019). Kedua, kesehatan pengemudi juga menjadi perhatian (Adiyanto et al. 2021; Bagoes Prasetya et al. 2016). Pengemudi harus bebas dari pengaruh zat terlarang dan memiliki kondisi kesehatan yang baik untuk mengemudikan kendaraan dengan aman (Putro et al. 2022). Ketiga, beberapa operator bus mungkin kurang menyadari pentingnya pemeriksaan rutin ini, yang dapat berakibat pada resistensi terhadap proses pemeriksaan (Hidayatullah, Tawakal 2020). Tujuan dari kegiatan ramp check di Terminal Ir. Soekarno Klaten adalah untuk meningkatkan keselamatan penumpang dengan memastikan bahwa semua kendaraan dalam kondisi baik dan pengemudi sehat, sehingga risiko kecelakaan dapat diminimalkan. Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk mematuhi regulasi yang ditetapkan oleh Kementerian Perhubungan dan mendorong operator bus untuk lebih Angga Ardiansyah1, Arum Puput Amalia2, Chandra Maulana Zulfikar3, Dhito Pandu Dewanata4, Afiah Octaviani5, Astri Lestari6, Siti Shofiah7 41 Jurnal Abdimas Transjaya (JAT) Vol. 3 No. 1, Halaman: 40 – 46, Bulan Mei, 2025 Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan ISSN xxxx-xxxx (Cetak) ISSN xxxx-xxxx (Online) patuh terhadap standar keselamatan dan kelayakan kendaraan. Manfaat dari pelaksanaan ramp check di Terminal Ir. Soekarno Klaten mencakup pengurangan angka kecelakaan, di mana kendaraan yang layak jalan dan pengemudi yang sehat diharapkan dapat menurunkan insiden kecelakaan secara signifikan. Selain itu, masyarakat akan merasa lebih aman menggunakan transportasi umum jika mereka tahu bahwa ada pemeriksaan rutin yang dilakukan, serta peningkatan kualitas layanan yang diberikan oleh operator bus yang mematuhi standar keselamatan (Alfa 2024; Febrian 2024; Nursetyo 2016; Vipriyanti and Meirinawati 2021). Dengan demikian, kegiatan ramp check di Terminal Ir. Soekarno Klaten merupakan langkah strategis dalam menciptakan sistem transportasi publik yang lebih aman dan terpercaya bagi seluruh pengguna jasa transportasi. Ramp check adalah pemeriksaan rutin yang dilakukan untuk memastikan kendaraan, terutama dalam moda transportasi umum, memenuhi standar keselamatan dan kelayakan jalan (Sahara et al. 2021). Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengurangi risiko kecelakaan dan menjamin keselamatan penumpang serta pengemudi (Khusnul et al. 2021). Tujuan utama dari ramp check adalah memastikan bahwa kendaraan mematuhi regulasi keselamatan transportasi yang berlaku, seperti yang tercantum dalam Instruksi Menteri Perhubungan No. 1 tahun 2015 tentang Keselamatan Penumpang. Proses pemeriksaan ramp check melibatkan tiga aspek utama: administratif, teknis, dan pengemudi. Pemeriksaan administratif mencakup pengecekan dokumen kendaraan, seperti Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), Sertifikat Uji Berkala (KIR), dan Kartu Pengawasan Izin Operasional. Pemeriksaan teknis dilakukan pada komponen kendaraan, seperti sistem penerangan, pengereman, kaca depan, ban, sabuk keselamatan, spion, wiper, serta perlengkapan tanggap darurat. Selain itu, pemeriksaan kesehatan pengemudi juga menjadi fokus, memastikan bahwa pengemudi bebas dari pengaruh narkoba atau alkohol dan tidak memiliki masalah kesehatan seperti hipertensi atau gangguan gula darah(Adiyanto et al. 2021; Bagoes Prasetya et al. 2016). Komponen yang diperiksa dalam ramp check termasuk dokumen kendaraan, kondisi teknis kendaraan, dan kesehatan pengemudi. Pemeriksaan dilakukan secara rutin dan berkala, baik pada saat arus mudik atau libur panjang, maupun di luar musim tersebut, untuk memastikan keamanan yang berkelanjutan. Kementerian Perhubungan serta dinas-dinas terkait bertugas mengawasi pelaksanaan ramp check dan menindak kendaraan yang tidak memenuhi standar keselamatan. Dengan demikian, ramp check merupakan salah satu upaya penting untuk memastikan bahwa kendaraan umum beroperasi sesuai dengan standar keselamatan yang ditetapkan, sehingga dapat meningkatkan keamanan transportasi umum di Indonesia. METODE Metodologi penelitian yang sesuai untuk mengevaluasi efektivitas kegiatan ramp check bus di Terminal Ir. Soekarno Klaten dapat menggunakan kombinasi pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data primer dilakukan melalui observasi langsung terhadap Angga Ardiansyah1, Arum Puput Amalia2, Chandra Maulana Zulfikar3, Dhito Pandu Dewanata4, Afiah Octaviani5, Astri Lestari6, Siti Shofiah7 42 Jurnal Abdimas Transjaya (JAT) Vol. 3 No. 1, Halaman: 40 – 46, Bulan Mei, 2025 Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan ISSN xxxx-xxxx (Cetak) ISSN xxxx-xxxx (Online) kegiatan ramp check, yang memungkinkan peneliti untuk mencatat proses pemeriksaan dan hasil temuan di lapangan secara detail. Selain itu, studi dokumentasi juga dilakukan dengan menganalisis laporan resmi dari terminal, data statistik terkait kecelakaan bus, serta regulasi keselamatan transportasi yang berlaku. Analisis statistik deskriptif digunakan untuk menggambarkan tren dan pola data yang diperoleh, sehingga dapat memberikan gambaran umum mengenai efektivitas ramp check. Penelitian lanjutan dapat mencakup pengembangan teknologi, seperti aplikasi mobile untuk mempermudah input data dan pemantauan status kendaraan secara real-time. HASIL DAN PEMBAHASAN Kegiatan ramp check di Terminal Ir. Soekarno Klaten pada periode 1-30 September 2024 menghasilkan data penting terkait keselamatan transportasi umum. Dari total 513 kendaraan bus yang diperiksa, 461 bus (89,86%) dinyatakan laik jalan, sementara 52 bus (10,14%) tidak memenuhi syarat kelayakan (Gambar 1). Gambar 1. Hasil Kegiatan Ramp Check Bulan September 2024 Tingkat kepatuhan yang tinggi ini menunjukkan efektivitas program ramp check serta kesadaran operator bus terhadap standar keselamatan. Meskipun demikian, adanya 10,14% kendaraan yang tidak laik jalan menandakan perlunya upaya lebih lanjut dalam pengawasan dan perawatan kendaraan (Gambar 2). (a) (b) Gambar 2. Kegiatan Ramp Check Terminal Ir. Soekarno Klaten Dari segi pelanggaran, ditemukan dua kategori utama: pelanggaran administratif dan pelanggaran teknis (Gambar 3). Pelanggaran administratif mencakup ketidakvalidan dokumen seperti STNK dan Sertifikat Uji Berkala (KIR), sedangkan pelanggaran teknis terkait dengan sistem pengereman yang tidak berfungsi dengan baik dan kondisi ban yang tidak layak pakai. Hal ini menunjukkan perlunya peningkatan sistem manajemen dokumen oleh operator bus serta perawatan rutin yang lebih baik, Angga Ardiansyah1, Arum Puput Amalia2, Chandra Maulana Zulfikar3, Dhito Pandu Dewanata4, Afiah Octaviani5, Astri Lestari6, Siti Shofiah7 43 Jurnal Abdimas Transjaya (JAT) Vol. 3 No. 1, Halaman: 40 – 46, Bulan Mei, 2025 Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan ISSN xxxx-xxxx (Cetak) ISSN xxxx-xxxx (Online) termasuk pemeriksaan mandiri sebelum kendaraan beroperasi. Tindakan yang diambil terhadap pelanggaran bervariasi, meliputi peringatan, tilang, dan larangan beroperasi bagi kendaraan yang tidak memenuhi syarat keselamatan. Pendekatan bertingkat ini penting untuk mencegah risiko keselamatan yang serius, terutama dengan larangan beroperasi sebagai tindakan tegas. Selain itu, pemeriksaan kesehatan pengemudi yang mencakup pengecekan bebas narkoba dan alkohol serta kondisi kesehatan fisik umum menjadi komponen penting dalam memastikan keselamatan perjalanan. Ini mencerminkan pendekatan holistik dalam ramp check yang tidak hanya fokus pada aspek teknis kendaraan. (a) (b) Gambar 3. Dokumen Administrasi dan Pelanggaran Teknis Ramp Check Dampak positif yang teridentifikasi dari kegiatan ramp check ini termasuk peningkatan kesadaran operator bus akan pentingnya perawatan rutin dan kepatuhan terhadap regulasi keselamatan, yang pada gilirannya berpotensi mengurangi risiko kecelakaan. Namun, masih terdapat beberapa area yang perlu perbaikan, seperti peningkatan frekuensi pemeriksaan, implementasi teknologi untuk efisiensi pencatatan, edukasi lebih lanjut bagi pengemudi dan operator, serta pengembangan sistem pemantauan yang memungkinkan tracking performa keselamatan secara berkala. Berdasarkan data yang diperoleh, proyeksi menunjukkan bahwa jika tren peningkatan kepatuhan berlanjut, dalam 6-12 bulan ke depan, tingkat kepatuhan dapat mencapai 95%. Fokus perbaikan harus diarahkan pada 10,14% kendaraan yang tidak memenuhi syarat, dengan target pengurangan hingga di bawah 5% dalam periode yang sama. Secara keseluruhan, kegiatan ramp check di Terminal Ir. Soekarno Klaten menunjukkan efektivitas signifikan dalam meningkatkan keselamatan transportasi umum. Untuk meningkatkan efektivitas program ini, diperlukan peningkatan frekuensi dan konsistensi pemeriksaan, adopsi teknologi untuk efisiensi proses, penguatan program edukasi dan pelatihan, serta pengembangan sistem monitoring yang lebih canggih. Dengan perbaikan berkelanjutan, ramp check dapat menjadi instrumen yang lebih efektif dalam menjamin keselamatan transportasi umum di wilayah Klaten dan sekitarnya. KESIMPULAN Kegiatan ramp check di Terminal Ir. Soekarno Klaten efektif dalam meningkatkan keselamatan transportasi umum, dengan mayoritas kendaraan memenuhi syarat laik jalan. Namun, 10,14% kendaraan tidak memenuhi standar, Angga Ardiansyah1, Arum Puput Amalia2, Chandra Maulana Zulfikar3, Dhito Pandu Dewanata4, Afiah Octaviani5, Astri Lestari6, Siti Shofiah7 44 Jurnal Abdimas Transjaya (JAT) Vol. 3 No. 1, Halaman: 40 – 46, Bulan Mei, 2025 Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan ISSN xxxx-xxxx (Cetak) ISSN xxxx-xxxx (Online) menunjukkan perlunya perbaikan pengawasan dan perawatan. Pelanggaran yang ditemukan mencakup masalah administratif (dokumen) dan teknis (keselamatan kendaraan). Pemeriksaan kesehatan pengemudi juga penting untuk mengurangi risiko kecelakaan akibat faktor manusia. Untuk meningkatkan efektivitas ramp check, disarankan agar frekuensi pemeriksaan ditingkatkan, teknologi digital diterapkan, petugas mendapatkan pelatihan berkelanjutan, dan sanksi serta insentif diperkuat. UCAPAN TERIMA KASIH Penulis mengucapkan terima kasih kepada Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan dan Terminal Ir. Soekarno Klaten yang telah memberi dukungan terhadap pengabdian ini. DAFTAR PUSTAKA Adiyanto, D., Kurniawan, B. & Wahyuni, I., 2021. Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku safety driving pada pengemudi Bus Rapid Transit Trans Semarang koridor I. Jurnal Kesehatan Masyarakat (E-Journal) , 9(1), pp.96–103. Alfa, N., 2024. Tanggung jawab keterlambatan dalam keberangkatan bus PMTOH terhadap penumpang. Jurnal Hukum , 8(41), pp.184–192. Avendika, B.P., Kurniawan, B. & Wahyuni, I., 2016. Faktor-faktor yang berhubungan dengan safety driving pada pengemudi bus ekonomi trayek Semarang–Surabaya di Terminal Terboyo Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat , 4(3), pp.292–302. Febrian, M.D., 2024. Perlindungan konsumen penumpang bus kelas non-stop trayek Banda Aceh – Medan yang mengalami keterlambatan dalam pengangkutan. Jurnal Ilmu Hukum dan Keadilan , 8(1), pp.31–40. Hidayatullah, T., 2020. Aplikasi inspeksi keselamatan lalu lintas bidang angkutan umum (ramp check ) menggunakan bahasa pemograman PHP. Lentera Dumai , 11, pp.8–15. Insyafia Amalia, K., Alia, C., Muda, K. & Azteria, V., 2021. Faktor–faktor yang berhubungan dengan safety driving pada pengemudi bus AKAP. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat , (1), pp.1–13. Kurniasih, E.D.M. & Nantabah, Z.K., 2022. Faktor yang berhubungan dengan kejadian cedera pada pengendara sepeda motor siswa SMK Negeri 1 Puring Kabupaten Kebumen. Buletin Penelitian Sistem Kesehatan , 25(1), pp.61–70. Available at: https://doi.org/10.22435/hsr.v25i1.4085 [Accessed 10 October 2024]. Nursetyo, G., 2016. Kajian manajemen sirkulasi terminal bus (Studi kasus: Terminal Bus Tirtonadi Surakarta). Jurnal Teknik Sipil Dan Arsitektur , 18(22), pp.1–7. Putro, W.G., Siregar, A.P., Hasan, H.M. & Melizsa, M., 2022. Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku aman berkendara pada pengemudi bus trayek Lebak Bulus/Ciputat-Bandung di PT Primajasa Perdanaraya Utama tahun 2022. Journal Of Health Research Science , 2(1), pp.21–31. Available at: https://doi.org/10.34305/jhrs.v2i1.476 [Accessed 10 October 2024]. Sahara, S., Ladesi, V.K., Hadi, W. & Verawati, K., 2021. Ramp check examination evaluation of public transport business. IOP Conference Series: Materials Science and Engineering , 1098(2), p.022069. Available at: https://doi.org/10.1088/1757Angga Ardiansyah1, Arum Puput Amalia2, Chandra Maulana Zulfikar3, Dhito Pandu Dewanata4, Afiah Octaviani5, Astri Lestari6, Siti Shofiah7 45 Jurnal Abdimas Transjaya (JAT) Vol. 3 No. 1, Halaman: 40 – 46, Bulan Mei, 2025 Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan ISSN xxxx-xxxx (Cetak) ISSN xxxx-xxxx (Online) 899X/1098/2/022069 [Accessed 10 October 2024]. Vipriyanti, S. & Meirinawati, M., 2021. Kualitas pelayanan parkir berlangganan untuk meningkatkan pendapatan retribusi parkir di Dinas Perhubungan Kabupaten Tuban. Publika , 9(2), pp.227–240. Available at: https://doi.org/10.26740/publika.v9n2.p227-240 [Accessed 10 October 2024]. Radar Solo, 2024. 50 bus di Terminal Ir. Soekarno Klaten jadi sasaran ramp check, sopir juga ikut dicek kesehatan – begini hasilnya . [online] Available at: https://radarsolo.jawapos.com/klaten/844665623/50-bus-di-terminal-irsoekarno-klaten-jadi-sasaran-ramp-check-sopir-juga-ikut-dicek-kesehatanbegini-hasilnya [Accessed 10 October 2024]. Kementerian Perhubungan RI, 2023. Untuk keselamatan, ramp check moda transportasi harus dilakukan setiap waktu . [online] Available at: https://www.dephub.go.id/post/read/untuk-keselamatan,-ramp-check-modatransportasi-harus-dilakukan-setiap-waktu [Accessed 10 October 2024]. Solopos, 2024. Petugas ramp check Terminal Klaten temukan 21 bus tak laik jalan . [online] Available at: https://solopos.espos.id/petugas-ramp-check-terminalklaten-temukan-21-bus-tak-laik-jalan-1038654-1038654 [Accessed 10 October 2024]. Angga Ardiansyah1, Arum Puput Amalia2, Chandra Maulana Zulfikar3, Dhito Pandu Dewanata4, Afiah Octaviani5, Astri Lestari6, Siti Shofiah7 46