Pendampingan Penyusunan Kartu Persediaan Bahan Baku Usaha UMKM Pabrik Tempe Bapak Ahmad Ramadhans Menggunakan Metode FIFO Perpetual Neri Susanti . Nora Putri Fadila . Desi Ismawati . Eli Novita Sari . Ramadan Subhi . 1,2,3,4,. Faculty Of Economic Universitas Dehasen Bengkulu Email: 1 nearrysanti@gmail. 2 norafadila380@gmail. 3 desismaa7@gmail. 4 enovitasari691@gmail. ramadan@unived. ARTICLE HISTORY Received . December 2. Revised . Januari 2. Accepted . Januari 2. KEYWORDS pelatihan. Penyusunan Laporan Keuangan,Usaha Tempe Bapak Ahmad Ramadhas This is an open access article under the CCAeBYSA license ABSTRAK Penyusunan Laporan keuangan merupakan salah satu hal yang penting bagi suatu usaha terutama usaha UMKM. Tetapi saat ini masih banyak sekali usaha UMKM yang belum mampu membuat laporan keuangan dengan baik dan benar. Ada beberapa faktor penyebab usaha UMKM ini tidak membuat laporan keuangan dengan baik dan benar, salah satu diantaranya yaitu ketidaktahuan mereka terhadap ilmu akuntansi dan mereka tidak tahu memulai dari mana untuk membuat laporan keuangan yang baik dan benar ini. Pabrik Tempe Bapak Ahmad Ramadhans merupakan satu usaha UMKM pabrik tempe rumahan dengan memproduksi setiap Pabrik tempe bapak ahmad berada di kota Bengkulu, tetapi belum membuat laporan keuangan dengan baik dan benar. Oleh karena itu, kami Tim Pengabdian Dosen dan mahasiswa akuntansi Unived memberikan pelatihan pembuatan laporan keuangan sederhana terutama untuk mencatat pendapatan dan pengeluaran yang akan menghasilkan laporan laba rugi bagi pabrik tempe Bapak Ahmad Ramadhans Menggunakan Metode FIFO Perpetual dimana metode ini sesuai dengan produksi tempe bapak ahmad yang setiap hari memproduksi dan langsung dijual. Hasil pengabdian ini sangat membatu sekali bagi pemilik Pabrik tempe Bapak Ahmad Ramadhans dalam mencatat kas masuk dan kas keluar dan mengetahui laba rugi dengan baik dan benar. ABSTRACT Preparation of financial reports is one of the important things for a business especially UMKM business. But at the moment there are still lots of UMKM businesses that haven't been able to make financial reports properly and correctly. There are several factors that cause these MSME businesses to not make financial reports properly and correctly, one of which is their ignorance of accounting knowledge and they don't know where to start to make this good and correct financial report. Mr. Ahmad Ramadhans' Tempe factory is a business. UMKM factory, home-made tempeh by producing every Mr. Ahmad's tempeh factory is in the city of Bengkulu, but hasn't made financial reports properly and correctly. Therefore, we The Lecturer Service Team and Unived student accounting team provide training on making simple financial reports especially to record income and expenses which will produce a profit and loss report for the tempe factory Mr. Ahmad Ramadhans uses the FIFO Perpetual method where this method is in accordance with the tempe production of Mr. Ahmad, who produce and sell directly every day. The results of this service are very helpful for the owner of the tempe factory. Mr. Ahmad Ramadhans, in recording incoming and outgoing cash and knowing profit and loss properly and correctly. PENDAHULUAN UMKM Adalah singkatan dari Usaha Mikro Kecil dan Menengah. Pengertian UMKM ini bahkan telah ditetapkan oleh pemerintah dalam UU Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah. Menurut Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang UMKM dijelaskan bahwa AuSebuah perusahaan yang digolongkan sebagai UMKM adalah perusahaan kecil yang dimiliki dan dikelola oleh seseorang atau dimiliki oleh sekelompok kecil orang dengan jumlah kekayaan dan pendapatan tertentu. Ay Pabrik Tempe Bapak Ahmad Ramadhans merupakan salah satu usaha UMKM yang ada di Kota Bengkulu yang bergerak dibidang penjualan tempe. Tetapi saat ini. usaha bapak ahmad belum melakukan pencatatan transaksi keuangan dengan baik dan benar. Untuk itu kami dari tim pengabdian akan berusaha memberikan pelatihan pendampingan kepada Pabrik Tempe Bapak Ahmad Ramadhans dalam membuat dan penyusunan kartu persediaan bahan baku menggunakan metode Fifo Perpetual yang baik dan benar. Jurnal Dehasen Untuk Negeri. Vol. 3 No. 1 Januari 2024 page: 87Ae 92 | 87 Kartu persediaan sangat penting bagi UMKM untuk memperoleh laba dengan maksimal dapat dilakukan dengan manajemen persediaan yaitu dengan mengelolah persediaan produk mulai dari proses penerimaan,penyimpanan hingga pemanfaatan. Kartu persediaan merupakan sekumpulan laporan atau pembukuan yang berisi mengenai pengeluaran dan pemasukan stok barang,biasanya dicatat di kertas aplikasi,Di penjualan,pemasuakan,pengembalian dan pemesanan barang hingga bisa terlihat pergerakan persediaan dengan sisa saldo akhir barang. Persediaan adalah barang tersedia untuk dijual dalam kegiatan usaha biasa. Dalam proses produksi untuk penjualan tersebut. Dalam bentuk bahan atau perlengkapan untuk digunakan proses produksi atau pemberian jasa. (Sasongko, dkk, 2016:. Persediaan adalah aset lancar dalam bentuk barang atau perlengkapan yang dimaksudkan untuk mendukung kegiatan operasional pemerintah, dan barang-barang yang dimaksudkan untuk dijual dan /atau diserahkan dalam rangka pelayanan kepada masyarakat (SAK, 2. Sujarweni . 5:27-. mengemukakan bahwa Aubahan baku sendiri mempunyai definisi bahanbahan yang merupakan komponen utama yang membentuk keseluruhan dari produk jadiAy. Jadi dapat disimpulkan bahwa bahan baku adalah bahan dasar yang diolah untuk membentuk produk Persediaan bahan baku (Raw Material Stoc. Persediaan dari barang-barang berwujud yang digunakan dalam proses produksi, barang mana dapat diperoleh dari sumber-sumber alam ataupun dibeli dari supplier atau perusahaan yang menghasilkan bahan baku bagi perusahaan pabrik yang Metode First In First Out (FIFO) mengasumsikan bahwa barang yang dijual terlebih dulu adalah barang yang dibeli pertama kali (Kieso dkk, 2017:. Menurut Riswan dan Fasa . Metode First In First Out (FIFO) adalah metode yang menganggap barang yang dibeli lebih dulu maka akan dijual lebih dulu, sehingga harga perolehan barang yang dibeli pertama akan dibebankan lebih dulu sebagai harga pokok penjualan. METODE Pelaksanaan pengabdian ini dilakukan dengan cara memberikan edukasi tentang pelatihan dan pemanfaatan dalam pembuatan dan penyusunan kartu persediaan pada usaha UMKM Pabrik Tempe Bapak Ahmad Ramadhans menggunakan metode Fifo Perpetual Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini terdiri menjadi tiga tahap yaitu metode pendampingan langsung ,praktek dan Evaluasi dalam pencatatan keuangan yang dimulai dari pencatatan transaksi, penjurnalan, dan pembuatan kartu persediaan bahan baku Sampai laba Bruto. Pendampingan langsung ialah dimana kami ingin pengetahuan pelaku usaha UMKM tentang pengelolaan keuangan selama ini dilakukan dan apakah pernah membuat laporan keuangan sederhana sebelumnya Praktik ialah dimana kami melakukan praktik secara langsung mengenai penyusunan kartu persediaan bahan baku menggunakan metode Fifo Perpetual dalam pengelolaan keuangan. Evaluasi ini digunakan untuk mengetahui sejauh mana pelaku usaha UMKM ini menyerapkan ilmu atau materi yang diberikan. Gambar 1. Metode Pengabdian kepada Masyarakat Tujuan Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan Pendampingan langsung SDM dalam mengenalkan laporan Praktik Pembimbingan Penyusunan laporan Keuangan Menggunakan Metode FIFO Perpetual Evaluasi hasil dari laporan Keuangan untuk mengetahui sejauh mana pelaku UMKM menyerap ilmu yang diberikan 88 | Neri Susanti. Nora Putri Fadila. Desi Ismawati. Eli Novita Sari. Ramadan Subhi . Pendampingan Penyusunan Kartu Persediaan Bahan BakuA HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Aktivitas Pada tahap persiapan, tim pengabdian akan menggali seberapa besar pengetahuan manajemen pabrik tempe Bapak Ahmad Ramadhans terhadap penelolahan laporan keuangan menggunakan kartu persediaan bahan baku dengan metode FIFO Perpetual. Pada tahap ini juga, tim pengabdian akan memberikan informasi lengkap secara efektif bagaimana memulai pencatatan transaksi keuangan yang benar sampai dengan penyusunan laporan keuangannya. Dalam tahap pelaksanaan, tim akan meminta catatan keuangan perusahaan selama 1 Minggu dan bersama dengan tim pengabdian akan dibimbing membuat laporan keuangan yang dimulai dari pencatatan transaksi sampai dengan terbentuknya laporan Selanjutnya, pada tahap terakhir, yaitu tahap evaluasi,tim pengabdian akan melihat hasil laporan keuangan yang telah dibuat oleh Bapak Ahmad Ramadhans untuk diperiksa dan dievaluasi sebagai bahan pembelajaran selanjutnya. Aktivitas pengabdian ini telah memberikan manfaat yang besar bagi Pabrik Tempe Bapak Ahmad Ramadhans,diantaranya sebagai berikut: Manajemen Pabrik Tempe Bapak Ahmad Ramadhans sekarang sudah memiliki pencatatan keuangan sederhana yang baik dan benar. Pengabdian ini telah meningkatkan pengetahuan mengenai laporan keuangan untuk Memanajemen Pabrik Tempe Bapak Ahmad Ramadhans. Manajemen Pabrik Tempe Bapak Ahmad Ramadhans telah mampu menyusun laporan keuangan menggunakan kartu persediaan bahan baku dengan( metode FIFO Perpetual ) dengan baik dan benar. Penyelesaian Masalah Pabrik tempe pak Ahmad Rahmadans merupakan salah satu usaha UMKM yang ada di kota Bengkulu yang berlokasi di(Jl Merapi Ujung No. Panoram. Usaha Pabrik tempe ini belum mengunakan Laporan Keuangan, sehingga kesulitan untuk mengetahui pemasukan dan pengeluaran setiap minggu atau bulannya. Karena Keuangan sangat sensitif dan memiliki dampak yang besar jika salah dalam mengelolanya. keuangan yang baik dalam suatu usaha adalah keuangan yang dilakukan secara teratur untuk membantu dalam menciptakan keuntungan yang optimal. Berdasarkan permasalahan diatas, kami memiliki tujuan untuk membantu pemilik usaha dengan cara memberikan pelatihan dan pembimbingan dalam pengelolaan keuangan. setelah kami melakukan pelatihan dan pembimbingan bapak Ahmad Rahmadans lebih memahami laporan keuangan yang berbentuk kartu kas ( Metode Fifo dengan pencatatan Perpetua. yang memudahkan bapak Ahmad Ramadhans dalam pengelolaan keuangan. Metode yang digunakan dalam pelatihan dan pembimbingan ini yaitu : Metode pendampingan langsung ,praktek dan Evaluasi. Pendampingan langsung ialah dimana kami mendampingi pelaku usaha UMKM Pabrik Tempe tentang pengelolaan keuangan, dengan cara wawancara kepada pemilik usaha UMKM Pabrik Tempe tersebut. Pada Tahap ini bertujuan untuk mengetahui apa yang menjadi masalah pada UMKM Pabrik Tempe Pak Ahmad Ramadhans, dan melalui pendampingan inilah kami membantu memberikan solusi yang selama ini kesulitan untuk mengetahui pemasukan dan pengeluaran tiap minggu atau bulannya karena selama ini belum menggunakan Laporan Keuangan dalam usaha UMKMnya. Praktek ialah dimana kami memberikan cara-cara dalam pengelolahan laporan keuangan kepada pelaku usaha UMKM Pabrik Tempe Bapak Ahmad Ramadhans, dalam hal ini yang perlu kami persiapkan seperti Kolom pada Kartu persediaan bahan baku untuk mencatat semua pemasukan dan pengeluaran serta kami pun menerangkan manfaat laporangan keuangan dalam pengelolaan keuangan. Tahap praktek ini bertujuan untuk dapat mempermudah pemilik memahami apa yang dijelaskan. Kami memberikan praktek berupa cara memasukan pemasukan dan pengeluaran yang ada di usaha UMKM Pabrik Tempe kedalam Kolom yang sudah dipersiapkan pada Kartu persediaan bahan baku , setelah itu pemilik dapat juga mengetahui Saldo Akhir dan Laba Bruto Pada Usaha UMKM Pabrik Tampe Bapak Ahmad Ramadhans. akhirnya Bapak Ahmad Ramadhans berhasil mengunakan laporan keuangan sederhana dengan menggunakan Kartu persediaan bahan baku (Metode Fifo Dengan Pencatatan Perpetua. Evaluasi ini digunakan untuk mengetahui seberapa jauh pelaku usaha UMKM ini mengerti dan memahamii materi yang diberikan dalam mengelola keuangan pada Usaha UMKMnya. Dan ternyata dari hasil pelatihan dan pembimbingan yang kami berikan, pemilik sudah mampu memasukan pemasukan dan pengeluaran kedalam kolom kartu persediaan bahan baku yang Jurnal Dehasen Untuk Negeri. Vol. 3 No. 1 Januari 2024 page: 87Ae 92 | 89 sudah kami berikan, serta sudah bisa mengetahui saldo akhir dan laba beruto pada usah UMKMnya. Gambar 2. Foto bersama pemilik Pabrik tempe Bapak Ahmad Ramadhans Gambar 3. Foto dalam pelatihan membuat kartu persediaan Bahan baku Pabrik Tempe merupakan salah satu contoh usaha UMKM yang bergerak didalam industri rumahan jenis usaha Mikro. Kami telah melakukan penelitian di salah satu pabrik tempe yang ada di Bengkulu, di Jll Merapi Ujung No. Panorama Kota Bengkulu milik Bapak Ahmad Ramadhans yang dikelolah perorangan. Setelah melakukan penelitian selama 1 minggu, didapat transaksi sebagai berikut : Tanggal 18 November persediaan bahan baku 25 unit @11. Tanggal 19 November dijual 20 unit @ 11. Tanggal 20 November dibeli bahan baku 20 unit @ 11. Tanggal 21 November dijual 22unit @11. Tangaal 22 November dibeli bahan baku 20 unit @11. Tanggal 23 November dijual 20 unit@ 11. Tanggal 24 November dibeli bahan baku 20 unit @ 14. Maka metode yang di gunakan adalah metode( FIFO) dengan pencatatan perpetual. Sehingga didapat kartu persedian bahan bakunya sebagai berikut : 90 | Neri Susanti. Nora Putri Fadila. Desi Ismawati. Eli Novita Sari. Ramadan Subhi . Pendampingan Penyusunan Kartu Persediaan Bahan BakuA Cara Mencari Persediaan: 19-Nov Nilai jual Kas Penjualan Nilai persediaan HPP Persediaan Nilai persediaan akhir HPP Laba kotor 21-Nov nilai jual Kas Penjualan Nilai HPP Persediaan 23-Nov nilai jual Kas Penjualan Nilai persediaan HPP Persediaan :323. : 220. : 689. : 224. : 694. : 694. 400 Ae 689. : 5. Jika dilihat dari nilai persediaan akhir laporan keuangan bapak ahmad selama 1Minggu dengan metode FIFO Perpetual sebesar Rp 323. 6000,- dan didapat HPP sebesar Rp. 400,-. Sehingga didapat Laba Kotor sebesar Rp. KESIMPULAN DAN SARAN Pengabdian kepada masyarakat melalui pelatihan penyusunan laporan keuangan menggunakan kartu persediaan bakan baku dengan metode FIFO Perpetual Pada Usaha UMKM Pabrik Bapak Ahmad Ramadhans Bengkulu berjalan dengan baik dan lancar. Pelatihan ini sesuai dengan yang telah direncanakan oleh tim pengabdian yaitu membantu pabrik tempe Bapak Ahmad Ramadhans agar mampu menyusun laporan keuangan usahanya . Pelatihan ini bisa berhasil karena selain tim memberikan teori dengan metode pelatihan pembuatan laporan keuangan sederhana terutama untuk mencatat pendapatan dan pengeluaran yang akan menghasilkan laporan laba rugi bagi pabrik tempe Bapak Ahmad Ramadhans Menggunakan Metode FIFO Perpetual untuk menyusun laporan keuangan usahanya dengan baik dan benar. Saran kedepannya, manajemen pabrik tempe Bapak Ahmad Ramadhans terus menyusun laporan keuangan usahanya sesuai dengan standar yang telah ditetapkan, selalu mengupdate ilmu akuntansinya dan secara perlahan-lahan mulai beralih menggunakan teknologi aplikasi keuangan untuk menyusun laporan keuangannya agar lebih mudah dan bisa menjadi usaha yang maju. Jurnal Dehasen Untuk Negeri. Vol. 3 No. 1 Januari 2024 page: 87Ae 92 | 91 UCAPAN TERIMA KASIH Pengabdian kepada masyarakat ini bisa berjalan dengan baik dan lancar berkat bantuan dan dukungan dari berbagai pihak. Untuk itu penulis ucapkan rasa terima kasih yang sebesarbesarnya kepada: Universitas Dehasen Bengkulu. Dekan dan Wakil Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Dehasen Bengkulu. Kepala Prodi Akuntansi Universitas Dehasen Bengkulu. Mahasiswa yang ikut terlibat dalam pengabdian ini. Pemilik Pabrik Tempe Bapak Ahmad Ramadhans. DAFTAR PUSTAKA