JURNAL KEPEMIMPINAN & PENGURUSAN SEKOLAH Homepage : https://ejurnal. stkip-pessel. id/index. php/jp Email : jkps. stkippessel@gmail. p-ISSN : 2502-6445 . e-ISSN : 2502-6437 Vol. No. September 2025 Page 950-956 A Author Jurnal Kepemimpinan & Pengurusan Sekolah PENGAWASAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU (STUDI KASUS DI KELOMPOK BERMAIN AQILA MANDITA KABUPATEN SUBANG) Sahilan1. Devi Megawati2. Marlina Rahayu3 1 UNMA Majalengka. Indonesia 2,3 Riyadul Jannah Subang. Indonesia Email: iyansahal@gmail. DOI: https://doi. org/10. 34125/jkps. Sections Info Article history: Submitted: 23 July 2025 Final Revised: 11 August 2025 Accepted: 16 August 2025 Published: 24 September 2025 Keywords: Principal Supervision Teacher Professionalism Education ABSTRACT Principal supervision plays a crucial role in ensuring the quality of education in a As the leader of the institution, the principal is responsible for ensuring that the entire learning process meets established standards. Through effective supervision, the principal can monitor teacher performance, student discipline, and the overall implementation of the curriculum. Furthermore, effective supervision helps create a conducive learning environment, foster a professional work culture, and encourage improvements in educational quality. Without proper supervision, various administrative and academic issues can be overlooked, ultimately negatively impacting student development. Therefore, principal supervision is a crucial aspect in creating a superior and competitive school. The purpose of this study was to determine how principal supervision at the Aqila Mandita Playgroup in Subang Regency improves teacher professionalism. The research method used was a qualitative approach, case studies, data collection, and observation. In this case, there are still teachers who have not been able to adapt to current developments. ABSTRAK Pengawasan kepala sekolah memiliki peran yang sangat penting dalam menjamin kualitas pendidikan di suatu sekolah. Sebagai pemimpin institusi, kepala sekolah bertanggung jawab untuk memastikan seluruh proses pembelajaran berjalan sesuai dengan standar yang telah Melalui pengawasan yang efektif, kepala sekolah dapat memantau kinerja guru, kedisiplinan siswa, serta pelaksanaan kurikulum secara menyeluruh. Selain itu, pengawasan yang baik membantu menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, menumbuhkan budaya kerja profesional, dan mendorong peningkatan mutu pendidikan. Tanpa pengawasan yang tepat, berbagai masalah administratif dan akademik dapat terabaikan, yang pada akhirnya berdampak negatif pada perkembangan peserta didik. Oleh karena itu, pengawasan kepala sekolah merupakan aspek krusial dalam upaya menciptakan sekolah yang unggul dan berdaya Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengawasan kepala sekolah di Kelompok Bermain Aqila Mandita Kabupaten subang dalam meningkatkan kompetensi peningkatan Profesioanlisme Guru. Metode dalam penelitian ini adalah dengen pendekatan Kualitatif. Studi kasus, pengumpuan data dan observasi. Dalam hal ini masih terdapat guru yang belum bisa menyesuaikan dengan kondisi perkembangan zaman. Kata Kunci: Supervisi Kepala Sekolah. Profesionelisme Guru. Pendidikan Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah: https://ejurnal. stkip-pessel. id/index. php/kp Pengawasan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kompetensi Profesional Guru (Studi Kasus Di Kelompok Bermain Aqila Mandita Kabupaten Suban. PENDAHULUAN Pengawasan kepala sekolah merupakan aspek penting dalam manajemen pendidikan yang berperan langsung dalam peningkatan mutu proses belajar mengajar di sekolah. Sebagai pemimpin tertinggi di lingkungan sekolah, kepala sekolah memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa seluruh kegiatan akademik dan non-akademik berjalan sesuai dengan visi, misi, serta standar yang telah ditetapkan. Pengawasan yang dilakukan kepala sekolah mencakup evaluasi terhadap kinerja guru, pelaksanaan kurikulum, pengelolaan sarana prasarana, serta disiplin dan budaya kerja seluruh warga sekolah. Pentingnya pengawasan kepala sekolah juga terlihat dari fungsinya dalam memberikan bimbingan, pembinaan, dan umpan balik yang konstruktif kepada guru dan tenaga kependidikan. Hal ini dapat mendorong peningkatan profesionalisme guru dan menciptakan iklim kerja yang sehat dan produktif. Selain itu, pengawasan yang konsisten dan berkelanjutan membantu mengidentifikasi permasalahan sejak dini dan memungkinkan adanya tindakan perbaikan yang tepat dan cepat. Dari hasil pengawasan kepala sekolah, ada beberapa guru yang dalam mengajar siswa kurang semangat, kurang bisa memberikan motivasi kepada siswa, dan ada juga yang belum bisa menggunakan metode pembelajaran secara baik terhaap siswa yang belum bisa mengikuti pembelajaran dengan baik. Di Kelompok Bermain (KOBER) Aqila Mandita Kabupaten Subang perlu pengwasan kepala sekolah untun meningkatkan kompetensi profesionalisme guru dalam pembelajaran agar kualitas Pendidikan semakin meningkat. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Pendekatan kualitatif dipilih karena penelitian ini bertujuan untuk memahami dan menggambarkan secara mendalam proses pengawasan yang dilakukan oleh kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi profesional guru di lingkungan Kelompok Bermain Aqila Mandita Kabupaten Subang. Melalui pendekatan ini, peneliti berupaya menggali makna, persepsi, dan pengalaman subjek penelitian dalam konteks alamiah, tanpa manipulasi Fokus utama penelitian adalah pada proses, makna, dan pemahaman, bukan sekadar pada hasil atau angka statistik. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Berdasarkan hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi, diperoleh temuan sebagai Pelaksanaan Pengawasan Kepala Sekolah Pelaksanaan pengawasan dilakukan secara terencana dan berkelanjutan oleh kepala sekolah. Pengawasan tidak hanya bersifat formal melalui supervisi kelas, tetapi juga informal melalui pendekatan dialogis dan komunikasi rutin. Bentuk pengawasan yang dilakukan meliputi: Supervisi Kelas: Kepala sekolah melakukan observasi langsung terhadap proses pembelajaran minimal dua kali dalam satu semester. Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah: https://ejurnal. stkip-pessel. id/index. php/kp Pengawasan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kompetensi Profesional Guru (Studi Kasus Di Kelompok Bermain Aqila Mandita Kabupaten Suban. Pembinaan Rutin: Diadakan rapat bulanan dan diskusi reflektif setelah kegiatan belajar Monitoring RPPH: Kepala sekolah memeriksa perencanaan harian (RPPH) dan memberikan umpan balik. Dari observasi, terlihat bahwa kepala sekolah melibatkan guru dalam menyusun rencana tindak lanjut hasil supervisi, sehingga pengawasan tidak bersifat menilai semata, tetapi lebih ke arah pembinaan. Pembahasan Temuan penelitian ini sejalan dengan teori Sahertian . yang menyatakan bahwa pengawasan pendidikan yang bersifat membimbing akan mampu meningkatkan kualitas profesional guru. Kepala sekolah di KB Aqila Mandita tidak hanya bertindak sebagai evaluator, tetapi juga sebagai pembina dan fasilitator dalam proses peningkatan kompetensi Selain itu, pendekatan persuasif yang diterapkan kepala sekolah terbukti mampu menciptakan suasana kerja yang harmonis dan mendorong guru untuk lebih aktif dalam mengembangkan diri, sebagaimana diungkapkan dalam teori kepemimpinan KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa: Pelaksanaan pengawasan kepala sekolah di KB Aqila Mandita dilaksanakan secara terencana, berkelanjutan, dan bersifat pembinaan. Supervisi dilakukan baik secara langsung melalui observasi kelas maupun secara tidak langsung melalui pembinaan rutin dan evaluasi perencanaan pembelajaran. Strategi yang digunakan kepala sekolah dalam pengawasan meliputi pendekatan persuasif, pemberian keteladanan, serta pelibatan guru senior. Strategi ini menciptakan suasana kerja yang kondusif dan mendukung peningkatan kompetensi guru secara bertahap. Kendala utama dalam pelaksanaan pengawasan adalah keterbatasan waktu, sarana, dan perbedaan latar belakang guru. Namun, kepala sekolah mampu mengatasi kendala tersebut dengan penjadwalan yang fleksibel dan pendekatan personal. Pengawasan yang dilakukan berdampak positif terhadap peningkatan kompetensi profesional guru. Guru menjadi lebih mampu dalam merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran dengan baik serta menunjukkan sikap reflektif dan keinginan untuk terus berkembang. REFERENSI