Digital Busines Progress (DBP) Volume 01 Nomor. 02 Desember 2022 Hal. DOI : P-ISSN : A. -A. E-ISSN : A. -A. PENGARUH LIFESTYLE DAN BIAYA ONGKOS KIRIM TERHADAP KEPUTUSAN BERBELANJA ONLINE PADA MASYARAKAT DESA FIRDAUS Sri Winda Hardiyanti Damanik,1,* Suci Ananda 2 STIE Bina Karya Tebing Tinggi. Tebing Tinggi,Sumatera Utara *E-mail: Sriwindahardiyantidamanik@stie-binakarya. Naskah Masuk: 06-12-2022. Diterima: 14-12-2022. Terbit: 15-12-2022 ABSTRAK Abstrak - Tujuan penelitian adalah menganalisis bagaimana pengaruh antara lifestyle dan biaya ongkos kirim dengan keputusan Berbelanja Online. Sampel yang diilih adalah masyarakat Desa Firdus yang telah belanja online di Shopee minimal sebnayak 5 kali yang berjumlah 96 orang. Metode analisis dengan regresi dan dilakukan uji parsial dan uji f pda pengujian hipotesis. Data yang terkumpul dari penyebaran kesioner diolah dengan SPSS dan hasil penelitian menyatakan variabel lifestyle tidak signifikan terhadap keputusan belanja online, biaya ongkos kirim signifikan pengaruhnya pada keputusan berbelanja online dan lifestyle dan biaya ongkos kirim berpengaruh secara simultan terhadap keputusan Berbelanja Online pada masyarakat Desa Firdaus. Kata kunci: Lifestyle. Biaya Ongkos Kirim. Keputusan Berbelanja Online ABSTRACT Abstract - The purpose of this research is to analyze how the influence between lifestyle and shipping costs affects online shopping decisions. The sample chosen was the community of Firdus Village who had shopped online at Shopee at least 5 times, totaling 96 people. Methods of analysis with regression and carried out partial tests and F tests on hypothesis The data collected from the distribution of questionnaires was processed with SPSS and the results of the study stated that lifestyle variables were not significant for online shopping decisions, shipping costs had a significant effect on online shopping decisions and lifestyle and shipping costs had a simultaneous effect on online shopping decisions in the people of Firdaus Village. Keywords: Lifestyle. Shipping Cost. Purchase Decision Copyright A 2022 STIE Bina Karya Tebing Tinggi PENDAHULUAN Berkembangnya tren berbelanja online didorong dengan adanya kebutuhan dari konsumen yang mengingkinan sesuatu yang praktis dan efisien, seperti yang kita ketahui sebelum hadirnya E-commerce seperti sekarang konsumen merasa sulit dalam memenuhi kebutuhannya terlebih terhadap produk yang belum tentu ada di daerah tempat tinggalnya. Dengan hadirnya E-commerce konsumen merasa terbantu dalam kemudahan memperoleh untuk produk yang diinginkan hanya bermodalkan smartphone kapan saja dan dimana saja konsumen bisa untuk melakukan transaksi pembelian secara online produk yang diinginkan. Saat ini sudah banyak jenis marketplace yang berdiri di Indonesia salah satunya ialah Shopee yang merupakan objek peneitian. Berdasarkan data, diperoleh keterangan bahwa dari 32 orang responden yang di survey, yang telah menggunakan aplikasi belanja online Shopee, mayoritas responden berbelanja di Shopee karena kebutuhan . yaitu 20 orang menyatakan sangat setuju, 5 orang setuju, 3 orang tidak setuju, 3 orang ragu-ragu dan 1 orang sangat tidak setuju. Berdasarkan data, diperoleh keterangan bahwa dari 32 orang responden yang di survey, yang telah menggunakan aplikasi belanja online Shopee, mayoritas responden berbelanja di Shopee karena biaya DOI : a. Digital Busines Progress (DBP) P-ISSN : A. -A. Volume 01 Nomor. 02 Desember 2022 E-ISSN : A. -A. Hal. DOI : ongkos kirim, yaitu 20 orang menyatakan sangat setuju, 8 orang setuju, 3 orang tidak setuju dan 1 orang sangat tidak setuju. Artinya, responden membenarkan bahwa belanja di Shopee dikarena lifestyle dan biaya ongkir. Dan Tingkat keputusan pembelian shopee berdasarkan hasil prasurve menunjukkan bahwa masih terdapat harapan dari pelanggan yang belum sesuaidengan keinginan mereka, contoh kecilnya produk . yang di kirim ke konsumen tidak sesuai dengan apa yang dicantumkan dan terkadang harga biaya ongkir tidak sesuai dengan yang dicantumkan,sehingga perusahaan Shopee dapat meningkatkan dan memperbaiki kesenjangan antara persepsi dengan harapan. Tujuan penelitian ini adalah: Untuk mengetahui apakah gaya hidup (Lifestyl. berpengaruh terhadap keputusan pembelian online shop pada Shopee oleh masyarakat Desa Firdaus? Untuk mengetahui apakah ongkos kirim berpengaruh terhadap keputusan pembelian online shop pada Shopee oleh masyarakat Desa Firdaus? Untuk mengetahui apakah lifestyle dan ongkos kirim berpengaruh terhadap keputusan pembelian online shop pada Shopee oleh masyarakat Desa Firdaus? KAJIAN PUSTAKA Menurut Kotler & Keller keputusan pembelian merupakan bagian dari Perilaku konsumen tentang bagaimana idividu, kelompok dan oraganisasi memilih, membeli, menggunakan dan bagaimana barang, jasa, ide atau pengalaman untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan mereka. Selanjutnya menurut Menurut (Fahmi, 2. proses pengambilan keputusan merupakan serangkaian tahap yang terdiri dari suatu alternative mengevaluasi keputusan. Sedangkan menurut (Schiffman, 2. menyatakan bahwa sebuah keputusan adalah seleksi terhadap dua pilihan alternative atau lebih, dengan kata lain pilihan alternative harus tersedia bagi seseorang ketika mengambil keputusan. Menurut (Mowen & Minor, 2. mendefinisikan bahwa gaya hidup adalah Aubagaimana orang hidup, bagaimana orang membelanjakan uangnya, dan bagaimana orang mengalokasikan waktu yang Menurut (Himayati, 2. Biaya Ongkos kirim merupakan biaya pengiriman barang atau jasa yang ditarik oleh penjual dari pelanggan saat terjadi proses jual beli dengan biaya pengirimin yang dibebankan kepada pelanggan. Dalam proses jual beli online, penjual akan membedakan biaya pengiriman kepada pembelinya sesuai dengan berat dan dimensi produk yang dibeli. Jadi, pembeli akan mentransfer uang seharga produk dan ditambah biaya kirim. Istilah biaya pengiriman ini biasa disebut dengan ongkos kirim atau ongkir. Menurut (Jurnal. id, 2. dalam proses jual beli online, penjual akan membebankan biaya pengiriman kepada pembelinya sesuai dengan berat dan dimensi produk yang dibeli. Jadi, pembeli akan men-transfer uang seharga produk ditambah biaya kirim. Istilah biaya pengiriman ini lazim disebut ongkos kirim atau ongkir. Kerangka Konsep Model penelitian digambarkan pada kerangka konsep berikut: Life Style(Gaya Hidu. (X. Keputusan Berbelanja Online (Y) Ongkos Kirim (X. Gambar 1. Kerangka Konsep DOI : a. Digital Busines Progress (DBP) P-ISSN : A. -A. Volume 01 Nomor. 02 Desember 2022 E-ISSN : A. -A. Hal. DOI : Gambar tersebut menjelaskan bahwa Gaya hidup dan ongkos kirim berpengaruh secara parsial terhadap keputusan berbelanja online, dapat dilihat gambar panah dari arah X menuju ke Y dan garis lurus melintang menandakan adanya pengaruh simultan antara Gaya hidup dan ongkos kirim terhadap keputusan belanja online. METODE PENELITIAN Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan sifat penelitian yaitu pengembangan. Jumlah populasi tidak diketahui jumlahnya secara pasti, makadalam penetuan jumlah sampel menggunakan rumus sebagai berikut: ycs2 ycyyc yce2 Keterangan: n= Jumlahsampel yang diperlukan z= Tingkat Keyakinan p= peluangbenar 50% q= peluang salah 50% e= margin error 10% Sehingga jumlah sampelnya yaitu: 1,96 2 0,5 0,5 0,1 2 ycu = 96,04 ycu= Kriteria sampel yaitu : Masyarakat Desa Firdaus dan yang telah menggunakan aplikasi Shopee lebih dari 5 kali. Defenisi Operasional variabel pada penelitian ini diuraikan sebagai berikut: Tabel. Defenisi Operasional Variabel Variabel Definisi Indikator Lifestyle Gaya Hidup adalah pola hidup seseorang 1. Aktifitas dalam dunia kehidupan sehari-hari yang 2. Minat dinyatakan dalam kegiatan, minat dan 3. Opini pendapatan yang bersangkutan. (P Kotler, 4. Demografis, (Vinci, 2. Biaya Ongkos Biaya Ongkos Kirim adalah biaya 1. Perhatian Kirim pengiriman barang atau jasa yang ditarik 2. Ketertarikan oleh penjual dari pelanggan saat terjadi 3. Keinginan proses jual beli dengan biaya pengiriman 4. Tindakan kepada (Sari & Nugroho, (Himayati, 2. Keputusan Keputusan pembelian adalah tahap 1. Pengenalan Pembelian dimana pembeli telah menentukan pilihanya dan melakukan pembelian 2. Pencarian (Suharno, 2. Evaluasi Keputusan Pasca pembelian (P Kotler, 2. Skala Ukur Likert Likert Likert Selanjutnya teknik analisis data yang dilakukan yaitu uji instrumen yang meliput: uji validitas dan realibilitas dan dilakukan uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas. Multikolinearitas dan heterokedastisitas. Regresi linear berganda, uji koefisien dterminasi serta uji hipotesis yang dilakukan yaitu uji parsial . dan uji simultan . DOI : a. Digital Busines Progress (DBP) Volume 01 Nomor. 02 Desember 2022 Hal. DOI : P-ISSN : A. -A. E-ISSN : A. -A. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Penelitian Pengujian validitas menggunakan SPSSversi 25dengan hasil penelitian sebagai berikut: Tabel. Deskripsi responden Jenis Kelamin LAKI AeLAKI PEREMPUAN Total Jumlah Persentase % Dari tabel di atas, dapat dilihat bahwa sebagianbesardarirespondenpenelitianini adalah mahasiswa yang berjumlah 46 orang dengan persentase sebesar 47,9 %, responden yang bekerjasebagai wiraswata berjumlah 27 orang dengan persentase sebesar 28,1 %. Pada penelitian ini dapatdiketahui,bahwaperempuanlebihdominandalammenggunakanShopee di Masyarakat Desa Firdauskarena wanita cenderung memiliki sifat yang lebih konsumtif dari pada pria. Hasil Penelitian Hasil Uji Instrumen . Uji Validitas Berdasarkan pengujian yang dilakukan menunjukkan bahwa seluruh pernyataan baik variabel lifestyle , biaya ongkos kirim dan keputusan pbelanja online memiliki nilai r hitung lebih besar dari nilai r table 0,2006 maka disimpulkan yang diperoleh adalah semua pernyataan valid karena semua item r hitung lebih besar dari r table seluruh butir pertanyaan adalah valid. Uji Reliabilitas Dai hasil uji ini diperoleh nilai Cronbach Alpha pada stiap variabel masing-masing yaitu 0,602 untuk lifstyle, 0,737 untuk biaya kirim, dan 0,703 untuk keputusan belanja online maka keseluruhan variabel memiliki nilai Cronbach Alpha lebih besar dari 0,60 maka kesimpulannya adalah seluruh variabel reliabel. Hasil Uji Asumsi Klasik . Uji Normalitas Uji Normalitas bertujuan untuk menguji ada atau tidaknya variabel pengganggu atau residual memiliki distribusi normal pada model regresi. Berikut disajikan hasil pengujiannya. DOI : a. Digital Busines Progress (DBP) Volume 01 Nomor. 02 Desember 2022 Hal. DOI : P-ISSN : A. -A. E-ISSN : A. -A. Hasil Uji Normalitas Berdasarkan gambar tersebut dapat disimpulkan data berdistribusi normal karena data mengikuti garis lurus. P plot dari data mengikuti garis diagonalnya. Hasil uji Multikolinieritas Berdasarkan hasil pengujian diperoleh nilai tolerance dari variabel LIFESTYLE sebesar 0,999, variabel BIAYA ONGKIR sebesar 0,999 di mana semuanya lebih besar dari 0,10 sedangkan nilai VIF dari variabel LIFESTYLE sebesar 1,001, variabel BIAYA ONGKIR sebesar 1,001 di mana semuanya lebih kecil dari 10. Berdasarkan hasil perhitungan di atas dapat dilihat bahwa nilai tolerance semua variabel bebas lebih besar dari 0,10 dan nilai VIF semua variabel bebas juga lebih kecil dari 10 sehingga tidak terjadi gejala korelasi pada variabel bebas. Uji Heteroskedastisitas Hasil pengujian ini diperoleh nilai signifikan variabel lifestyle (X. sebesar 0,433 dan variabel biaya ongkir (X. sebesar 0,326, dimana seluruhnya lebih besar dari 0,050 sehingga dapat disimpulkan tidak terdapat gejala heteroskedastisitas dalam model penelitian ini. KoefisienDeterminasi (R. Uji ini berguna untuk melihat seberapa besar kontribusi variabel bebas . terhadap variabel terikat. Nilai koefisien determinasi pada penelitian ini disajikan berikut ini : Tabel. Hasil Uji Koefisien Determinasi Model Summaryb Model ,267a R Square ,071 Adjusted R Square ,051 Std. Error of the Estimate 1,263 Sumber : Hasil data olahan SPSS 20 Tahun 2022 Dari hasil pengolahan data diperoleh Adjusted R Square sebesar 0,051, hal ini menunjukkan bahwa persentase sumbangan pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen sebesar 5,1 %. Atau variasi variabel independen yang digunakan dalam model ( Lifestyle dan Biaya Ongki. hanya mampu menjelaskan sebesar 5,1 % variasi variabel dependen (Keputusan Pembelia. Pada Masyarakat Desa Firdaus. Sedangkan sisanya sisanya 94,9 % dipengaruhi atau dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam model penelitian ini. DOI : a. Digital Busines Progress (DBP) Volume 01 Nomor. 02 Desember 2022 Hal. DOI : P-ISSN : A. -A. E-ISSN : A. -A. Uji Hipotesis . Ujii parsial . Tabel 4. Hasil Uji Parsial . Model Sig. (Constan. 5,885 ,000 LIFESTYLE 1,059 ,292 BIAYA 2,485 ,015 ONGKIR Sumber : Hasil data olahan SPSS 20 Tahun 2022 Uji Hipotesis Pengaruh Variabel X1 terhadap Variabel Y Dari tabel 4 diperoleh nilai thitung sebesar 1. 059 Dengan = 5%, ttabel . n-k = 1,98. diperoleh nilai ttabel sebesar 1,98552 Dari uraian tersebut dapat diketahui bahwa thitung . , demikian pula dengan nilai signifikansinya sebesar 0,292 > 0,05, artinya dapat disimpulkan bahwa H1 ditolak yang berarti tidak terdapat pengaruh antara variabel Lifestyle (X. terhadap variabel Keputusan Pembelian (Y). Uji Hipotesis Pengaruh Variabel X2 terhadap Variabel Y Dari tabel 4 diperoleh nilai thitung sebesar 2,485 Dengan = 5%, ttabel . n-k = 1,98. diperoleh nilai ttabel sebesar 1,985 Dari uraian tersebut dapat diketahui bahwa thitung . > ttabel . , dan nilai signifikansinya sebesar 0,015 < 0,05, artinya dapat disimpulkan bahwa H2 diterima yang berarti terdapat pengaruh antara variabel Biaya Ongkir (X. terhadap variabel Keputusan Pembelian (Y). Uji Statistik F Uji F bertujuan untuk mengetahui pengaruh secara bersama Ae sama atau simultan variabel independen terhadap variabel dependen atau terikat. Kriteria yang digunakan: Nilai sign < 0,05 atau nilai F hitung > F tabel, maka terdapat pengaruh variabel X terhadap Variabel Y . egitu juga sebalikny. F tabel = F . n-k-. = F . 96-2-. = t . = 3,09 Tabel 5 Hasil Uji Statistik F ANOVAa Model Sum of Squares Regression 11,393 Residual 148,441 Total 159,833 Sumber : Hasil data olahan SPSS 20 Tahun 2022 Mean Square 5,696 1,596 3,569 Sig. ,032b Berdasarkan Tabel 4. 15, diperoleh nilai Fhitung sebesar 3. 569 Dengan = 5%, dk pembilang : k, 2 dk penyebut : n-k-1=93. diperoleh nilai Ftabel sebesar 3,09 Dari uraian tersebut dapat diketahui bahwa Fhitung . > Ftabel . , dan nilai signifikansi sebesar 0,032< 0,05, artinya dapat disimpulkan bahwa variabel independen atau H3 diterima yang berarti terdapat pengaruh antara variabel independen Lifestyle dan Biaya Ongkir (X1 dan X. secara bersama-sama . terhadap variabel dependen Keputusan Pembelian (Y). DOI : a. Digital Busines Progress (DBP) Volume 01 Nomor. 02 Desember 2022 Hal. DOI : P-ISSN : A. -A. E-ISSN : A. -A. Pembahasan Berdasarkan hasil pengujian hipotesis yang telah dilakukan, maka tahapanselanjutnya adalah penjelasan hubungan antara variabel pada penelitian ini. Penjelasanhasilnyasebagai berikut: Pengaruh Lifestyle terhadap Keputusan Pembelian Berdasarkan hasil analisis terhadap hipotesis1dapat diketahui H1 yang diajukan menyatakan bahwa Lifestyle tidak berpengaruh terhadap Keputusan Pembelian Online Shop Pada Shopee Oleh Masyarakat Desa Firdaus, diperoleh nilai sign 0,292 > 0,05 dan nilai t hitung 1,059 < 1,985 artinya dapat disimpulkan bahwa H1 ditolak yang berarti tidak terdapat pengaruh antara variabel Lifestyle (X. terhadap variabel Keputusan Pembelian (Y). Pada teori dijelaskan salah satu proses Ae proses pengambilan keputusan adalah keputusan pembelian. Menurut (P Kotler, 2. gaya hidup adalah pola hidup seseorang didunia yang diekspresikan dalam aktivitas, minat, dan opininya. Menurut (Mowen & Minor, 2. dan (Ekasari & Hartono, 2. mendefinisikan bahwa gaya hidup adalah bagaimana orang hidup, bagaimana orang membelanjakan uangnya, dan mengubah gaya hidupnya. (Ekasari & Hartono, 2. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa teori tersebut tidak terbukti terhadap konsumen Shopee oleh Masyarakat Desa Firdaus. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa lifestyle tidak berpengaruh terhadap keputusan pembelian Online Shop Pada Shopee Oleh Masyarakat Desa Firdaus. Pengaruh Biaya Ongkos Kirim terhadap Keputusan Pembelian Berdasarkan hasil analisis terhadap hipotesis 2 dapat diketahui H2 yang diajukan menyatakan bahwa Biaya Ongkir berpengaruh terhadap Keputusan Pembelian Online Shop Pada Shopee Oleh Masyarakat Desa Firdaus. Pada teori dijelaskan faktor biaya ongkir yaitu jarak pengiriman, berat produk dan jasa Menurut (Himayati, 2. proses jual beli online, penjual akan membedakan biaya pengiriman kepada pembelinya sesuai dengan berat dan dimensi produk yang dibeli, ini akan sangat berpengaruh terhadap proses keputusan pembelian. Menurut (Jurnal. id, 2. dalam proses jual beli online, penjual akan membebankan biaya pengiriman kepada pembelinya sesuai dengan berat dan dimensi produk yang dibeli. Jadi, pembeli akan men-transfer uang seharga produk ditambah biaya Istilah biaya pengiriman ini lazim disebut ongkos kirim atau ongkir. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa teori tersebut terbukti terhadap konsumen Shopee oleh Masyarakat Desa Firdaus. Pengaruh Lifestyle dan Biaya Ongkos Kirim terhadapKeputusan Pembelian Berdasarkan hasil analisis terhadap hipotesis 3 dapatdiketahui H3 menyatakan Lifestyle dan Biaya Ongkir secara serentak berpengaruh terhadap Keputusan Pembelian Online Shop Pada Shopee Oleh Masyarakat Desa Firdaus, dari tabel 4. 16 diperoleh nilai sign variabel independen sebesar 0,032 < 0,05 dan nilai F hitung 3,569 > 3,09 , artinya dapat disimpulkan bahwa variabel independen atau H3 diterima yang berarti terdapat pengaruh antara variabel independen Lifestyle dan Biaya Ongkir (X1 dan X. terhadap variabel dependen Keputusan Pembelian (Y)Online Shop Pada Shopee Oleh Masyarakat Desa Firdaus. KESIMPULAN Kesimpulan penelitian yaitu Lifestyle tidak berpengauh terhadap Keputusan Pembelian. Biaya Ongkos Kirim berpengauh terhadap Keputusan Pembelian dan menyatakan Lifestyle dan Biaya Ongkir secara serentak berpengaruh terhadap Keputusan Pembelian Online pada masyarakat Desa Firdaus. Ucapan Terimakasih Terimakasih peneliti ucapkan kepada berbagai pihak yang ikut berpartisiasi dan membantu peneliti dalam menyelesikan penelitian ini dengan baik. Terkhusus para responden yang sudah mengisi kuesioner secara REFERENSI