GAMBARAN PERILAKU PROSOSIAL ONLINE DI MEDIA SOSIAL PADA MAHASISWA FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 SAMARINDA Teresa Okta Vinsensiana Miang1. Diana imawati2 ,Yoga Achmad Ramadhan3 Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda teresokta10@gmail. ABSTRAK Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui tingkat perilaku prososial online pada mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda. Penelitian ini melibatkan sebanyak 92 mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda. Penetapan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan skala perilaku prososial online yang sebelumnya dikembangkan oleh Maria . Data penelitian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dengan bantuan program SPSS versi 23. 0 for Windows. Berdasarkan hasil analisis ditemukan bahwa perilaku prososial online pada mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas 17 Agustus Samarinda berada pada tingkat sedang. Kata Kunci: perilaku prososial online, media sosial ABSTRACT This research was conducted in order to find out online prosocial behavior level among students at Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda. 72 students were recruited using purposive sampling method. Online prosocial behavior scale developed by Maria . was used as the scale for this research. The result showed that most of the students at Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda exhibited online prosocial behavior at medium level. Keywords: online prosocial behavior, social media PENDAHULUAN Sejak lahir manusia selalu berinteraksi dengan orang lain hal ini menunjukkan bahwa manusia adalah makhluk sosial yang tidak dapat hidup sendiri tanpa pertolongan orang lain dalam menjalani kehidupan. Manusia sebagai makhluk individu memerlukan orang lain dalam kehidupannya, karena individu memiliki keterbatasan dalam menjalankan setiap aktivitasnya maka individu memerlukan orang lain untuk bergantung dan memenuhi kehidupannya. Manusia baik secara sadar maupun tidak sadar, sering membuat orang lain merasa bermanfaat bagi orang-orang disekitarnya. Dengan membantu orang-orang disekitarnya untuk meringankan masalah yang dihadapinya. Baik secara langsung maupun tidak langsung. Pada saat ini banyak orang yang menggunakan sosial media sebagai penunjang gaya hidup mereka, baik itu untuk hiburan, pengetahuan, informasi sampai ke bisnis. Menurut data yang di kutip dari kumparan. com riset yang dirilis pada akhir januari 2020 itu menyebutkan jumlah pengguna internet di indonesia sudah mencapai 175,4 juta orang, sementara total jumlah peduduk indonesia sekitar 272,1 Dengan begitu, penetrasi penggunaan media sosial di indonesia sudah mencapai 59% dari total jumlah penduduk. Media sosial dinilai sebagai media yang memiliki pengaruh besar. Hal ini diperkuat oleh data yang menyebutkan bahwa 40% dari populasi di dunia aktif menggunakan media sosial (Brown, 2. Dilansir dari merdeka. com, media sosial yang paling banyak digunakan di indonesia diantaranya adalah Youtobe. Whatsapp. Facebook. Instagram. Tiktok. Line. Twitter. Reddit. Pinterest. Tumblr. Aktivitas di media sosial sangat beragam, saat ini media sosial banyak dimanfaatkan oleh pengguna jasa internet sebagai sarana dalam melakukan aktivitas prososial online. Hal ini diperkuat juga dengan adanya penelitian terdahulu yang telah dilakukan oleh Sproull dkk . , yakni tentang perilaku prososial online di internet, disebutkan bahwa faktor perkembangan teknologi khususnya internet membawa fenomena baru yaitu perilaku prososial online. METODE Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Menurut Ndraha . Penelitian deskriptif memiliki tujuan untuk meneliti serta menemukan informasi seluas-luasnya tentang variabel yang Teknik sampling yang di gunakan dalam penelitian ini adalah non-probability yang menggunakan sampling insidental. menurut sugiyono . sampling insidental adalah teknik penentuan sampel berdasarkan kebetulan, yaitu siapa saja yang secara kebetulan/isidental bertemu dengan peneliti dapat digunakan sebagai sampel, bila dipandang orang yang kebetulan ditemui itu cocok sebagai sumber data. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda yang terdiri dari semester 3-13 yang sebanyak 92 mahasiswa. pengumpulan data yang dilakukan menggunakan data instrumen yang berupa pilihan ganda ataupun checklist yakni berisi pernyataan AusetujuAy atau Autidak setujuAy Skala yang akan di gunakan dalam penelitian adalah skala Guttman. Menurut Sugiyono . penelitian menggunakan skala Guttman dilakukan bila ingin mendapatkan jawaban yang tegas terhadap suatu permasalahan yang ditanyakan. Penelitian ini menggunakan adaptasi dari skala perilaku prososial online yang diadaptasi dari penelitian skripsi (Andrianto, 2. yang berjudul Perilaku Prososial online Di Media Sosial Pada Generasi Milenial. HASIL DAN PEMBAHASAN Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hipotesis penelitian ditolak. Pada penelitian ini melibatkan 92 responden, ditemukan hasil bahwa pada komponen berbagi informasi dan klik untuk informasi berada pada tingkat sedang, sedangkan komponen berdonasi online berada pada tingkat yang tinggi. Untuk menjawab hipotesis dalam penelitian ini, mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda memiliki perilaku prososial online yang sedang. Hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda mampu untuk menunjukkan perilaku prososial secara online, namun masih perlu untuk ditingkatkan Pada penelitian ini ditemukan bahwa perilaku prososial online pada mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas 17 Agustus Samarinda berada pada tingkat yang sedang. Perilaku prososial online dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti altruisme dan resiprositas (Wang & Wang, 2. Altruisme menunjukkan tujuan individu adalah untuk meningkatkan kesejahteraan orang lain, sedangkan resiprositas merujuk pada keinginan inividu untuk mendapatkan bantuan dari orang lain yang pernah dibantunya. Teori pertukaran sosial menunjukkan bahwa individu membantu orang lain dengan ekspektasi untuk mendapatkan umpan balik atau hadiah. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat sedang perilaku prososial online pada mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas 17 Agustus 1945 dapat dipengaruhi oleh beberapa hal seperti altruisme, mindfulness, empati, juga kesamaan demografis. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa komponen berdonasi online berada pada taraf yang tinggi, yang sesuai dengan pernyataan dalam wawancara studi pendahuluan yang dilakukan dengan subjek RM dan AM yang pernah dan sering melakukan donasi secara Selain itu, ketiga responden studi pendahuluan juga menunjukkan bahwa mereka memenuhi komponen berbagi untuk informasi dan komponen klik untuk informasi. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa untuk komponen berbagi informasi dan klik untuk informasi pada mahasiswa Fakultas Psikologi berada pada kategori sedang. Data berdasarkan kategori skor skala pada komponen berbagi informasi dan klik untuk informasi menunjukkan bahwa sebanyak sepertiga dari total jumlah responden berada pada kategori yang rendah . erbagi informasi sebanyak 23 orang dan klik untuk informasi sebanyak 31 oran. Penyebab rendahnya perilaku prososial online di media sosial pada beberapa mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda dapat disebabkan oleh motivasi penggunaan media sosial yang mereka miliki sendiri. Ghifari, dkk . menemukan bahwa salah satu alasan utama mahasiswa menggunakan media sosial adalah untuk memenuhi fungsi sosial seperti memperbarui status, membaca status teman, dan mengunggah foto. Selain fungsi sosial, mahasiswa juga menggunakan media sosial untuk memenuhi fungsi informasi seperti mengunggah tulisan, berbagi artikel atau tulisan, dan membaca berita. Dari penelitian yang dilakukan oleh Ghifari, dkk . juga menemukan hal yang sama dengan penelitian ini, bahwa hanya sebagian kecil saja mahasiswa yang berbagi informasi . eperti tulisan dan artike. dan mengunggah artikel. Hal ini menunjukkan bahwa memang hanya sebagian kecil saja mahasiswa yang mau untuk mengunggah dan berbagi informasi dalam menggunakan media sosial, termasuk salah satunya adalah dalam konteks perilaku prososial online. DAFTAR PUSTAKA