Alphabet Jurnal Wawasan Agama Risalah Islamiah. Teknologi dan Sosial (Al-Waarit. Vol. 1 No. 1 Oktober 2021 p-ISSN:e-ISSN - Peran Teknologi Dalam Pendidikan Agama Islam Pada Globalisasi Untuk Kaum Milenial (Pelaja. Mardiana1 Euis Siti Nur Aisyah2 Marvioila Hardini3 Bagus Riadi4 Universitas Raharja Jl. Jendral Sudirman No. 40 Modernland. Cikokol. Tangerang. Indonesia E-mail: mardiana@raharja. euis@raharja. marviola@raharja. riadi@raharja. ABSTRAK Teknologi merupakan suatu sarana yang dapat dimanfaatkan dalam mengenalkan pendidikan agama islam dengan modern kepada kaum milenial. Karena perkembangan teknologi yang sering digunakan sebagai media informasi dan komunikasi yang dapat dinikmati oleh semua kalangan tanpa terkecuali. Dimana dapat dilihat kaum milenial menganggap bahwa pendidikan agama islam sangat sulit untuk dapat dipelajari dan media yang digunakan hanya dapat diakses secara manual dan monoton. Oleh sebab itu penelitian ini bertujuan ingin mengetahui peran apa saja yang dapat dilakukan teknologi dalam mengenalkan agama islam pada globalisasi terhadap kaum milenial. Pada melakukan penelitian menggunakan metode studi pustaka dengan mereview paper-paper sebelumnya. Seiring berjalannya penelitian tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap kaum milenial dalam menggunakan teknologi dengan baik dan mengenalkan media berupa aplikasi untuk dapat diakses dengan mudah dan proses pembelajaran lebih kekinian serta sesuai dengan perkembangan zaman yang sangat cepat berubah-ubah. Peran orang tua dalam memahami teknologi untuk dapat menggunakan media yang baik dalam memberikan edukasi kepada anak dalam mengajarkan agama menjadi mudah dan tidak ada kata biaya mahal serta akses yang dituju jauh. Hasil dari penelitian tersebut dapat dilihat bahwa kaum milenial yang dapat memanfaatkan teknologi dengan baik membawa dirinya lebih baik dengan mengetahui larangan-larangan yang harus dijauhi, mendapatkan pahala dan menambah relasi baru dalam menambah pengetahuan. Kata Kunci: Teknologi. Pendidikan Agama Islam. Globalisasi ABSTRACT Abstract Technology is a tool that can be used to introduce modern Islamic religious education to millennials. Due to the development of technology that is often used as a medium of information and communication that can be enjoyed by all without the possibility. Where it can be seen that millennials think that Islamic religious education is very difficult to learn and the media used can only be accessed manually and monotonously. Therefore, this study aims to find out what role technology can play in introducing Islam to globalization to millennials. conducting research using the literature study method by reviewing previous papers. As the research progresses, it can have a positive impact on millennials in using technology well and introducing media in the form of applications to be easily accessed and the learning process is Alphabet Jurnal Wawasan Agama Risalah Islamiah. Teknologi dan Sosial (Al-Waarit. Vol. 1 No. 1 Oktober 2021 p-ISSN:e-ISSN - more up-to-date and in accordance with the rapidly changing times. The role of parents in understanding technology to be able to use good media in providing education to children in religious learning is made easy and there is no expensive cost and remote access. The results of this study can be seen that millennials who can use technology well bring themselves to be better by knowing the prohibitions that must be avoided, getting rewards and adding new relationships in knowledge. Keywords: Technology. Islamic Religious Education. Globalization PENDAHULUAN Kata teknologi tidak asing terdengar di telinga masyarakat di kota besar maupun kota kecil, karena penggunaan teknologi sudah menjadi kebutuhan dalam keseharian seluruh masyarakat tanpa mengenal waktu dan dimanapun pada zaman ini. Tidak hanya itu penggunaan teknologi banyak diaplikasikan dalam berbagai bidang untuk mendapatkan suatu informasi dan berkomunikasi secara langsung maupun tidak langsung. Bidang pendidikan suatu lembaga yang memiliki struktur teratur di dalamnya pada mata pelajaran dengan contoh pendidikan agama islam yang diampu sejak dini dalam lingkungan keluarga, masyarakat dan sekolah dalam mengatur tingkah laku manusia untuk melakukan hal apa saja yang boleh dan tidak boleh tanpa perlu melanggar aturan. Kesiapan hal yang dibutuhkan dalam globalisasi, karena banyak perubahan-perubahan yang terjadi secara besar-besaran. Tanpa menunggu kapan siapnya manusia dalam menerimanya, oleh karena itu peran teknologi dalam sistem pendidikan agama islam menjadi acuan terhadap kaum milenial dalam menerimanya. Banyak dampak positif maupun negatif yang akan diterima kaum milenial dalam globalisasi akibat dengan mudahnya melihat gaya hidup atau budaya dari negara lain dengan anggapan keren, kekinian dan modern untuk diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari seperti gaya bicara. , berpakaian dan makan tanpa peduli gaya hidup mereka tidak sesuai dengan ajaran yang sudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan menganggap ketinggalan akan kebudayaan sendiri tanpa harus menghujat teknologi tersebut karena menganggap globalisasi akan berdampak buruk dalam pendidikan islam seperti kaum milenial lebih suka akan bermain game daripada mengaji, kaum milenial lebih suka mendengar berita gosip daripada datang ke pengajian dan gaya pakain yang dinilai terbuka akibat melihat budaya luar menganggap itu keren. Dibalik itu semua dampak positif yang diberikan dengan adanya teknologi tersebut dalam pendidikan islam yaitu sudah banyak media yang melakukan pendekatan sehingga perilaku akan aturan agama islam tidak tergerus oleh globalisasi. Walaupun globalisasi melakukan perubahan besar dalam lingkungan masyarakat yang membawa perubahan besar dalam penerapan teknologi di bidang pendidikan seperti pendidikan islam, membawa pengaruh akan kualitas kinerja dan sumber daya masyarakat menjadi meningkat. Karena sudah berani untuk dapat keluar dari zona nyaman akan perubahan metode pembelajaran baru dalam mengenalkan pendidikan islam dalam pedoman hidup terhadap kaum milenial tanpa mengurangi nilainya. Alphabet Jurnal Wawasan Agama Risalah Islamiah. Teknologi dan Sosial (Al-Waarit. Vol. 1 No. 1 Oktober 2021 p-ISSN:e-ISSN - Aplikasi salah satu sarana maupun prasarana yang tepat bagi kaum milenial saat ini dalam memberikan pelajaran melalui metode yang lebih menyenangkan. Dimana agama islam merupakan agama yang dapat menyesuaikan diri pada globalisasi dengan alasan bahwa pendidikan islam relevan . dan teladan bagi umatnya. Oleh sebab itu dibutuhkan suatu konsep yang dapat memadai keadaan saat ini. Seperti sudahnya banyaknya teknologi membuat aplikasi yang berbau pendidikan agama islam di appstore maupun playstore dengan mudah didapatkan hanya cara mengunduhnya. METODOLOGI PENELITIAN Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan memaparkan tujuh paper sebelumnya dengan tema yang sama pada penelitian tersebut untuk dapat diselesaikan dengan baik dan sesuai pada paper penelitian ini dalam mempermudah proses penyelesaianya. Dapat dilihat tujuh paper penelitian berikut sebagai berikut: Gambar 1. Paper Penelitian Makalah penelitian bertema AuParadigma Pendidikan Demokrasi Dan Pendidikan Islam Dalam Menghadapi Tantangan Globalisasi Di IndonesiaAy mengemukakan buah pikirannya bahwa adanya globalisasi membawa tantangan tersendiri pada dunia pendidikan mengenai agama islam, oleh karena itu dibutuhkan inovasi. dengan tema AuInisiasi Strategi Manajemen Lembaga Pendidikan Islam Dalam Meningkatkan Mutu Sumber Daya Manusia Islami Di Indonesia Dalam Menghadapi Era GlobalisasiAy juga mengungkapkan pada makalah penelitian ini bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia dalam pendidikan islami dapat didukung dengan prasarana dan sarana dalam meningkatkan kualitas pendidikan tersebut lebih Alphabet Jurnal Wawasan Agama Risalah Islamiah. Teknologi dan Sosial (Al-Waarit. Vol. 1 No. 1 Oktober 2021 p-ISSN:e-ISSN - modern. Dengan tema penelitian AuKedudukan Manajemen Sumber Daya Manusia Pendidikan Islam di Era GlobalisasiAy berpendapat pada makalahnya lembaga pendidikan islam menjadi ruang lingkup untuk dapat membawa perubahan pada lingkungan masyarakat secara langsung ataupun tidak dapat membina, mengubah dan menciptakan kemampuan sumber daya manusia. Dan penelitian yang dilakukan dengan tema makalah yang diusung AuTantangan Pendidikan Islam di Indonesia pada Era GlobalisasiAy bertujuan adanya penelitian ini untuk dapat membawa manusia bersikap baik dalam melakukan pemeliharaan pembangunan yang ada tanpa merusak karena menghargai dengan baik sehingga karakter tersebut dapat terbentuk. Selain itu penelitian bertema AuPeran Pendidikan Islam Dengan Membangun Worldview Muslim Di Tengah Arus GlobalisasiAy terlihat pandangan islam ditengah masyarakat dalam bentuk penyampain terkesan kaku sehingga terciptanya instrumen yang dapat menciptakan terbentuknya pendidikan dari islam. Penelitian AuKajian Riset Mengenai Pendidikan Islam yang Berorientasi pada Isu-Isu Sosial sebagai Dampak GlobalisasiAy , dimana dapat membawa isu sosial yang terjadi di remaja akibat pengaruh globalisasi ke arah kenakalan, untuk itu dibutuhkan pendidikan agama islam sebagai solusi dalam mengatur perilaku Remaja. Tidak hanya itu terdapat paper paper penelitian dengan judul AuUrgensitas Manajemen Pendidikan Islam pada Era GlobalisasiAy, terkemuka banyak hal yang ditimbulkan globalisasi pada pendidikan islam seperti pengelolaan yang dilakukan dapat berubah supaya pendidikan tersebut berjalan sukses. HASIL DAN PEMBAHASAN Teknologi tidak terlepas dengan perkembangan baru berupa produk-produk yang dapat menyesuaikan pasar akan kebutuhan masyarakat dengan memberikan kemudahan dan biaya yang dikeluarkan sedikit. Perubahan yang dapat dirasakan berbagai masyarakat mengenai informasi yang dapat diakses oleh siapapun tanpa batas waktu dan melakukan komunikasi tanpa mengenal jarak serta tempat. Dimana Teknologi membawa perubahan besar yang dapat mendominasi kaum milenial . akan kebudayaan luar seperti gaya pakaian, bicara dan Dapat membawa ke arah positif atau negatif karena tidak ada batasan dalam mengexplore dunia luar tanpa harus menjelajah langsung . ergi secara langsun. cukup hanya menjelajahi melalui internet. Dinamika masyarakat sering terjadi karena didalamnya terdapat interaksi antar makhluk hidup saat melakukan komunikasi menyebabkan perubahan secara psikologis dalam melakukan keseharian. Karena pada dasarnya makhluk hidup adalah makhluk sosial yang akan sering berkomunikasi antar individu lain terhadap individu sekitar menggunakan media Untuk itu dibutuhkan suatu acuan yang dapat menyesuaikan perubahan zaman terhadap manusia tanpa menggerus nilai sosial yang ada, berupa pendidikan agama islam yang didapatkan dari keluarga. masyarakat dan sekolah, di balik itu semuanya dibutuhkan metode baru dalam penerapannya. Apalagi kaum milenial lebih mendominan pada zaman ini dibutuhkan penyampain baru, tanpa mengurangi nilai pendidikan. Dibalik itu semuanya terdapat tantangan yang dihadapi dalam mengenalkan pendidikan islam ditengah masyarakat tepatnya pada kaum milenial, karena terdapat faktor-faktor yang membuat mereka untuk tidak mau mengenal lebih dalam disebabkan arah dalam media yang diberikan terlalu kaku, metode yang digunakan masih tradisional, penyampain dalam memberikan pelajaran terlalu serius, akses dalam menempuh tempat belajar tergolong jauh dan mahal. Dari faktor tersebutlah banyak yang membuat kaum milenial malas dan merasa pendidikan islam itu sulit dan merepotkan karena media yang digunakan terlalu jadul tidak sesuai dengan kondisi saat ini. Terdapat solusi yang dilakukan oleh pihak-pihak yang berkaitan dalam dunia pendidikan bagaimana cara mereka dapat menggunakan teknologi saat ini untuk dapat terapkan dalam media yang lebih sesuai dan modern untuk dapat diterima masyarakat Alphabet Jurnal Wawasan Agama Risalah Islamiah. Teknologi dan Sosial (Al-Waarit. Vol. 1 No. 1 Oktober 2021 p-ISSN:e-ISSN - terutama kaum milenial. Upaya yang dilakukan dalam memperkenalkan pendidikan islam juga dibutuhkan tenaga kerja yang cakap dalam memanfaatkan teknologi agar sumber daya yang ada dapat dikelola dengan baik. Oleh karena itu pendidik dapat lebih kreatif dan berinovatif dalam melakukan metode baru saat memberikan pelajaran mengenai pendidikan islam. Seperti konsep dalam menyampaikan pembelajaran lebih dapat dikemas dengan modern, menyenangkan dan tidak membosankan seperti dalam bentuk permainan dan juga media yang digunakan juga dapat dengan mudah digunakan tanpa memerlukan biaya lebih. Diluar semua itu penanaman nilai dalam pendidikan islam dibutuhkan strategi dalam pendidikan islam seperti memberikan contoh bagaimana berperilaku baik dalam melakukan interaksi terhadap lingkungan masyarakat, keluarga dan sekolah. Kebiasaan, dengan arti dalam melakukan tindakan apa aja harus memikirkan terlebih dahulu tanpa melanggar aturan agama islam dan memberikan nasihat atas perbuatan yang dilakukan tidak benar dan memberi pengertian bahwa apa yang dilakukan tidak sesuai dengan ajaran islam, dapat membawa keadaan buruk atas tindakan yang dilakukan karena dapat mencelakai orang lain maupun diri sendiri baik dalam bentuk lisan maupun secara langsung . Dapat terlihat bagaimana pemerintah selalu mendukung pendidikan agama islam menjadi terdepan bagi pelajar, apalagi saat di era pandemi ini, dibutuhkan suatu media yang dapat digunakan pada saat ini dan metode baru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran dapat dilakukan secara tidak langsung seperti daring. Secara tidak sadar bahwa teknologi yang berkembang saat ini dapat merubah pola pikir manusia menjadi lebih maju dan berkembang tentunya, seperti dapat memanfaatkan sumber daya yang sudah ada dalam menghasilkan produk baru sehingga dapat dinikmati oleh oleh Seperti penggunaan teknologi kian berkembang di dunia informasi dan komunikasi di mana di setiap bidang memakai teknologi ini dengan baik. Hal yang tak pernah disangka bahwa setiap kalangan dapat menikmatinya tanpa mengenal tempat tinggal di kota besar atau kecil. Karena penggunaan teknologi sangat populer bahkan sudah menjadi kebutuhan dalam melakukan aktivitas terutama bidang pendidikan. Terdapat beberapa media atau aplikasi yang diterapkan pada pendidikan islam, hal tersebut terlihat bahwa peran teknologi dalam bidang pendidikan islam sudah berkembang dan dapat menyeimbangi era globalisasi saat ini berbentuk aplikasi sehingga tidak ketinggalan zaman . karena media tersebut menjadi modern. Alphabet Jurnal Wawasan Agama Risalah Islamiah. Teknologi dan Sosial (Al-Waarit. Vol. 1 No. 1 Oktober 2021 p-ISSN:e-ISSN - Berikut beberapa peran yang diberikan teknologi terhadap pendidikan islam dalam aplikasi dan media sosial yang dapat digunakan kaum milenial dengan mudah dan kekinian: Penerapan teknologi pada Al quran berbentuk digital dapat dilihat pada gambar Gambar. 2 Al Quran Indonesia Dari gambar 2 diatas dapat terlihat pengeinplementasian teknologi Alquran yang biasa ditemukan berbentuk buku dapat dinikmati secara digital, sehingga alquran tersebut mempermudah kegiatan manusia dalam mendalamkan agama dengan mudah karena tidak ada kata ketinggalan dalam membaca alquran dimana dan kapan saja. Dari sini sudah terlihat kan bagaimana arus globalisasi membawa pola pikir manusia memanfaatkan peluang ada, dari hal yang tidak terpikirkan bahwa Alquran dapat dinikmati dengan mudah tanpa batas waktu dan penggunaan yang diberikan sangat menarik karena kita hanya perlu mendownload aplikasi tersebut pada playstore. Tidak hanya itu saja banyak hal yang terdapat pada aplikasi Al Quran Indonesia seperti alarm waktu sholat, penunjuk kiblat, kalender hijriah dan lainnya serta dapat dinikmati bentuk offline. Tampilan yang dimuat juga dapat menarik mata akan betah untuk berkunjung di dalam aplikasi tersebut karena fitur yang ditampilkan bersahabat dan tidak Alphabet Jurnal Wawasan Agama Risalah Islamiah. Teknologi dan Sosial (Al-Waarit. Vol. 1 No. 1 Oktober 2021 p-ISSN:e-ISSN - Penerapan melalui media sosial Gambar 3. Tiktok Melihat gambar 3 diatas pasti kita tidak asing dengan aplikasi ini, dimana aplikasi tersebut salah satu media sosial yang terdapat di handphone setiap orang. Semua orang sangat senang akan aplikasi ini, bahkan aplikasi tiktok ini membuat orang berselancar di handphone setiap saat dan kapanpun, namun terdapat hal negatif yang didapatkan dari media tersebut karena dalam menggunakan kebanyakan pengguna lupa waktu. Oleh sebab itu banyak pendidik yang memanfaatkan media tersebut untuk mengenalkan pendidikan islam terhadap kaum milenial. Seperti memberikan konten-konten ajaran agama yang tidak kaku dan santai, sehingga timbulnya keterkaitan akan konten yang ditampilkan karena dalam konten tersebut dalam memberikan pelajaran agama islam sangat menyenangkan dan durasi waktu yang ditampilkan tidak lama sehingga penonton merasakan manfaat yang diberikan bahwa dengan video yang singkat kita dapat mengenal agama islam mengenai ajaran nya. Aplikasi Zoom Gambar 4. Zoom Aplikasi zoom seperti gambar 4 diatas menjadi aplikasi trending saat ini karena pengguna nya tidak hanya di indonesia tapi di negara lain. Apalagi di masa pandemi saat ini Alphabet Jurnal Wawasan Agama Risalah Islamiah. Teknologi dan Sosial (Al-Waarit. Vol. 1 No. 1 Oktober 2021 p-ISSN:e-ISSN - aplikasi zoom menjadi trending dimana saja dan penggunaanya juga dimanfaatkan oleh berbagai bidang seperti bidang pendidikan. Karena biaya yang dikeluarkan cukup murah dan penggunaan sangat mudah. Dimana dalam aplikasi zoom tersebut dapat menampung peserta dengan jumlah yang cukup banyak dan saat melakukan pembelajaran jiga efektif, karena dalam aplikasi zoom peserta dapat membagikan hal berupa video, presentasi dan Sehingga pendidik tidak merasa kewalahan saat memberikan pendidikan agama islam walaupun terhalang tempat karena tidak bertemu secara langsung tapi dapat berinteraksi melalui media yang dapat dilakukan dalam menukar informasi dan menjalin komunikasi. Dari sini terlihat kan bahwa zoom merupakan aplikasi yang tepat pada kaum milenial karena penggunaan yang sangat mudah. Digital Pen Al Quran Gambar 5. Digital Pen Al Quran Tidak hanya bentuk aplikasi tapi Alquran dapat dinikmati dengan mudah melalui pulpen. Ko bisa? karena transformasi teknologi membuat pulpen tersebut dapat mengenal huruf di Al Quran, dengan cara kerja huruf yang kita tunjuk melalui pen tersebut terbaca dengan jelas, karena pulpen dan al quran sudah terhubung. Selain itu digital tersebut dapat melakukan sholawat. Daya yang dibutuhkan dalam pengisian juga tidak perlu memakai baterai hanya mengisi daya ke listrik. Dapat dilihat dalam belajar alquran dapat dilakukan dengan sendiri. KESIMPULAN Teknologi yang berkembang dengan cepat dapat mengimbangi globalisasi dalam kehidupan sehari-hari untuk digunakan dalam komunikasi dan memberikan informasi. Oleh sebab itu manusia dapat mengembangkan pola pikir yang ada dalam merubah media tradisional dalam pembelajaran pendidikan islam dapat dilakukan secara online tidak hanya offline dengan media yang kaku. Sehingga kaum milenial dapat menikmati aplikasi seperti Al Quran Indonesia. Tiktok dan Zoom dalam mengenal islam dengan baik dan tanpa melanggar larangannya dalam budaya seperti mengenakan pakaian, bahasa dan makanan yang sesuai dengan aturan ada. Karena dalam penyampaian nya terlihat modern tanpa mengurangi nilai agama tersebut dan media yang digunakan juga sangat efektif. Dari sini dapat kita lihat penggunaan teknologi dengan baik dalam pendidikan agama islam banyak membawa positif bagi kaum milenial. Penelitian ini diharapkan membawa peneliti selanjutnya untuk lebih dapat mengenalkan teknologi terhadap pendidikan islam pada kaum milenial dengan metode baru dan lebih sesuai akan perkembangan zaman dari arus globalisasi. Alphabet Jurnal Wawasan Agama Risalah Islamiah. Teknologi dan Sosial (Al-Waarit. Vol. 1 No. 1 Oktober 2021 p-ISSN:e-ISSN - DAFTAR PUSTAKA