Konstruksi: Publikasi Ilmu Teknik. Perencanaan Tata Ruang dan Teknik Sipil Volume. Nomor. 4 Oktober 2025 E-ISSN: 3031-4089. P-ISSN: 3031-5069. Hal 309-323 DOI: https://doi. org/10. 61132/konstruksi. Tersedia: https://journal. id/index. php/Konstruksi Evaluasi Pemeliharaan Lanskap pada Kawasan Taman Candi Kabupaten Ngawi. Jawa Timur Caesar Tegar Prihanggo1*. I Made Sukewijaya2 Universitas Udayana. Indonesia Email: caesartegarp12345@gmail. com1*, imadesukewijaya@unud. Penulis korespondensi: caesartegarp12345@gmail. Abstract. The Taman Candi is included in the category of active green open space (GOS). Based on this, it is necessary to carry out good maintenance aimed at maintaining the quality of facilities, both softscape and hardscape in the park. Maintenance in Taman Candi Ngawi Regency refers to the park maintenance standards by Arifin and Arifin . Data processing was carried out using a quantitative method, namely using a work capacity calculation formula, aimed at measuring the suitability of work and worker effectiveness from the maintenance of the Taman Candi Ngawi Regency. The management of the Taman Candi in Ngawi Regency does not have a written maintenance schedule, so maintenance activities are carried out flexibly or according to the conditions in the field, and there are several activities that have not been carried out, the results show that there is still work that is not ideal from the work capacity and exceeds the ideal value in accordance with the standard of maintenance work capacity of Arifin and Arifin . This is due to the lack of knowledge of workers about good and correct maintenance activities, the absence of a written schedule from the manager, and the lack of availability of tools. Keywords: Garden Maintenance. Ngawi Regency. Open Space. Softscape Hardscape. Working Capacity Abstrak. Taman Candi termasuk dalam kategori Ruang Terbuka Hijau (RTH) aktif. Berdasarkan hal tersebut, perlu dilakukan pemeliharaan yang baik yang bertujuan untuk menjaga kualitas fasilitas, baik softscape maupun hardscape yang ada di taman. Pemeliharaan di Taman Candi Kabupaten Ngawi mengacu pada standar pemeliharaan taman oleh Arifin dan Arifin . Pengolahan data dilakukan dengan metode kuantitatif, yaitu menggunakan rumus perhitungan kapasitas kerja, yang bertujuan untuk mengukur kesesuaian pekerjaan dan efektivitas pekerja dari pemeliharaan Taman Candi Kabupaten Ngawi. Pengelolaan Taman Candi di Kabupaten Ngawi belum memiliki jadwal pemeliharaan tertulis, sehingga kegiatan pemeliharaan dilakukan secara fleksibel atau sesuai dengan kondisi di lapangan, dan ada beberapa kegiatan yang belum dilaksanakan, hasilnya menunjukkan masih ada pekerjaan yang belum ideal dari kapasitas kerja dan melebihi nilai ideal sesuai dengan standar kapasitas kerja pemeliharaan Arifin dan Arifin . Hal ini disebabkan oleh kurangnya pengetahuan pekerja tentang kegiatan pemeliharaan yang baik dan benar, tidak adanya jadwal tertulis dari pengelola, dan kurangnya ketersediaan alat. Kata kunci: Kabupaten Ngawi. Kapasitas Kerja. Pemeliharaan Taman. Ruang Terbuka. Softscape Hardscape LATAR BELAKANG Ruang publik merupakan suatu ruang yang dapat mewadahi kepentingan maupun kebutuhan seluruh kalangan masyarakat umum untuk melakukan aktivitas didalamnya (Darmawan, 2. Ruang publik menjadi peran penting sebagai Kualitas lingkungan kota yang nyaman dipengaruhi dengan adanya RTH . uang terbuka hija. Menurut imansari . Ruang terbuka hijau (RTH) yang berada di kawasan perkotaan berfungsi penting tidak hanya dimanfaatkan sebagai tempat bersantai tetapi juga berfungsi penting terkait dengan aspek ekologi, sosial budaya, dan bertujuan untuk menambah estetika ruang kota. Untuk dapat mewujudkan fungsi Ruang Terbuka Hijau yang optimal sesuai dengan aspek-aspek yang sudah Naskah Masuk: 21 Oktober 2025. Revisi: 25 November 2025. Diterima: 20 Desember 2025. Terbit: 23 Desember 2025 Evaluasi Pemeliharaan Lanskap pada Kawasan Taman Candi Kabupaten Ngawi. Jawa Timur ada maka dibutuhkannya pemeliharaan yang ideal sehingga dapat memberikan rasa aman, nyaman bagi pengguna pada suatu Ruang Terbuka Hijau. Pemeliharaan ruang terbuka hijau Pada Kawasan Taman Candi. Kabupaten Ngawi harus diperhatikan, di mana Taman Candi merupakan salah satu ruang terbuka hijau (RTH) publik yang menjadi salah satu kebutuhan masyarakat kota khususnya di wilayah perkotaan, menjadi paru-paru kota, dan juga meningkatkan kualitas kota. Taman Candi ini masuk kedalam kategori ruang terbuka hijau (RTH) aktif. Berdasarkan hal tersebut perlu dilakukan pemeliharaan yang baik bertujuan untuk menjaga kualitas fasilitas, baik softscape maupun hardscape yang ada pada taman. Namun. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara yang dilakukan, ditemukan beberapa elemen yang kurang terawat dan juga kegiatan pemeliharaan yang dilakukan kurang maksimal. Berdasarkan hal tersebut perlu dilakukan evaluasi pemeliharaan taman dengan melakukan penghitungan kapasitas kerja (KK) dan penghitungan hari orang kerja (HOK) pada kegiatan pemeliharaan Taman Candi dengan acuan teori Arifin dan Arifin . Melalui penelitian ini diharapkan dapat memberikan suatu gambaran dan rekomendasi tentang pengelolaan pemeliharaan taman yang baik. METODE PENELITIAN Waktu dan Tempat Penelitian Penelitian ini dilaksanakan selama 12 bulan terhitung mulai bulan Juli 2023 sampai juli Lokasi penelitian ini dilaksanakan di Taman Candi yang beralamat di Jalan Taman Candi. RT. 01/ RW. Ketanggi. Kartoharjo. Kecamatan Ngawi. Kabupaten Ngawi. Jawa Timur dengan luas sekitar 4,59 ha sesuai dengan Sertifikat Hak Pakai No. 19 Tahun 2016 Badan Pertanahan Kabupaten Ngawi. Lokasi penelitian dapat dilihat pada Gambar 1. Gambar 1. Lokasi Penelitian: A. Provinsi Jawa Timur. Kabupaten Ngawi. Taman Candi Kabupaten Ngawi. Sumber: Google Earth Pro dan Google Maps, 2023. KONTRUKSI - VOLUME. NOMOR. 4 OKTOBER 2025 E-ISSN: 3031-4089. P-ISSN: 3031-5069. Hal 309-323 Alat dan Bahan Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah GPS, pita ukur/meteran, kamera, alat tulis dan kertas, smartphone, dan komputer dengan software seperti Microsoft Word. Microsoft Excel. Google Earth Pro, photoshop CS6, dan Autocad. Sedangkan bahan penelitian ini adalah ruang terbuka hijau (RTH) Taman Candi Kabupaten Ngawi. Jawa Timur, dan peta wilayah. Metode Penelitian Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan metode survey. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah teknik observasi lapangan, studi pustaka, dan wawancara. Teknik Pengumpulan Data Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu: Observasi Observasi adalah Suatu pengamatan studi kasus atau suatu pembelajaran yang dilakukan dengan sengaja, urut, terarah dan sesuai dengan tujuan dengan hasil observasi yang dijelaskan secara rinci, tepat, akurat, teliti, objektif, dan memiliki manfaat. Wawancara Menurut Sugiyono . , wawancara adalah Teknik pengumpulan data yang bertujuan untuk mendapatkan informasi dari responden secara lisan maupun secara langsung. Wawancara yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu kepada pihak pengelola yaitu Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Ngawi dan pengawas kegiatan pemeliharaan Taman Candi Kabupaten Ngawi. Studi Pustaka Kegiatan mempelajari berbagai buku referensi serta hasil penelitian sebelumnya yang sejenis, yang berguna untuk mendapatkan landasan teori mengenai masalah yang akan diteliti (Jonathan, at al. , 2. Analisis data Penelitian deskriptif merupakan penelitian dengan tujuan untuk memberikan solusi Data yang telah dikumpulkan kemudian dikaji mengenai aspek Tujuan dari analisis deskriptif yaitu membuat deskripsi, penyajian informasi dari hasil observasi dan wawancara, gambaran yang akurat, dan studi pustaka terkait dengan lokasi Pemeliharaan pada Taman Candi Kabupaten Ngawi mengacu pada standar pemeliharaan taman oleh Arifin dan Arifin . Pengolahan data observasi dilakukan dengan Evaluasi Pemeliharaan Lanskap pada Kawasan Taman Candi Kabupaten Ngawi. Jawa Timur menggunakan metode kuantitatif yaitu menggunakan rumus perhitungan kapasitas kerja ditujukan untuk mengukur kesesuaian efektifitas pekerjaan dan pekerja dari pemeliharaan Taman Candi Kabupaten Ngawi menurut Humanika . Berikut merupakan rumus perhitungan kapasitas kerja sebagai berikut: Kapasitas Kerja (KK) = Luas Lahan Waktu x Jumlah pekerja Setelah mendapatkan hasil dari setiap jenis pemeliharaan selanjutnya dikonversikan ke dalam bentuk persen (%) sehingga menghasilkan nilai persentase dari efektivitas kerja pemeliharaan. Berikut rumus perhitungan efektivitas kerja: Nilai perhitungan kapasitas Kerja Efektivitas kerja/jam = Nilai Standar Arifin dan Arifin . Selain rumus kapasitas kerja, digunakan juga rumus perhitungan kebutuhan tenaga kerja dalam satu tahun Rumus perhitungan kebutuhan pekerja didapatkan dari rumus kebutuhan HOK . ari orang kerj. pemeliharaan taman dalam satu tahunnya . istem uni. Rumus perhitungan Kebutuhan tenaga kerja sebagai berikut: Waktu yang dibutuhkan untuk mengerjakan suatu pekerjaan (Ja. Jumlah luas area atau pohon Kapasitas kerja Hari orang kerja . am/har. Waktu yang dibutuhkan . Ketentuan kerja per hari HOK setahun . am/tahu. = Hari Orang Kerja (HOK) X Frekuensi Kerja Pertahun Jam kerja per minggu . am/mingg. HOK 1 tahun x Frekuensi kerja per tahun Jam kerja produktif per minggu KONTRUKSI - VOLUME. NOMOR. 4 OKTOBER 2025 E-ISSN: 3031-4089. P-ISSN: 3031-5069. Hal 309-323 Kebutuhan Tenaga Kerja . Jam efektif kerja per minggu Jam kerja produktif per minggu Efektifitas kerja optimum Efektifitas kerja lapangan Batasan Penelitian Ruang lingkup penelitian ini mencangkup tentang pemeliharaan Taman Candi Kabupaten Ngawi yang dilakukan oleh pengelola Taman Candi, dengan hasil akhir penelitian ini berupa rekomendasi mengenai permasalah pemeliharaan yang kurang sesuai dengan standar pemeliharaan taman oleh Arifin dan Arifin . Batasan penelitian ini adalah kegiatan pemeliharaan yang dilakukan di Taman Candi Kabupaten Ngawi. Jawa Timur. HASIL DAN PEMBAHASAN Kondisi umum Gambaran umum Berdasarkan hasil wawancara dengan Kepala Bidang Tata Lingkungan DLH Kabupaten Ngawi. Yosef Dani Kurniawan S. Pi. Eng. , menjelaskan bahwa Taman Candi diresmikan pada tanggal 28 November 2017 oleh bupati Ngawi yaitu Ir. Budi Sulistyono. Taman candi difungsikan sebagai ruang terbuka hijau yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat umum untuk melakukan kegiatan sosial dan budaya seperti rekreasi bagi anak dalam membentuk Pendidikan karakter, melakukan aktivitas olahraga, mengadakan pentas budaya, dan dapat dimanfaatkan untuk kegiatan event pemerintahan maupun swasta. Inventarisasi Data Jenis Tanah Jenis tanah di Kecamatan Ngawi terdiri dari 4 jenis tanah yang berbeda yaitu aluvian, grumusol, mediteran, dan regosol. Jenis tanah pada kawasan Taman Candi Kabupaten Ngawi memiliki jenis tanah aluvial, dimana Taman Candi terletak di bantaran aliran sungai Bengawan Solo yang telah mengalami erosi karena relifnya yang berkelok (SLDH Kabupaten Ngawi, . Sumber Air Sumber air yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan pemeliharaan Taman Candi Kabupaten Ngawi, pihak pengelola Taman Candi Kabupaten Ngawi menggunakan air tanah . umur bo. Iklim dan curah hujan Evaluasi Pemeliharaan Lanskap pada Kawasan Taman Candi Kabupaten Ngawi. Jawa Timur Taman Candi Kabupaten Ngawi yang terletak di dekat pusat kota Kabupaten Ngawi yang beriklim tropis dengan dua musim yaitu musim kemarau dan musim hujan, sehingga dapat mempengaruhi pemilihan dan pemeliharaan jenis tanaman yang ada di Taman Candi Kabupaten Ngawi. Jawa Timur. Berdasarkan BMKG (Badan Meteorologi. Klimatologi, dan Geofisik. , suhu udara di Kabupaten Ngawi rata-rata berkisar antara 28o-32o C dengan tingkat kelembaban 79%. Suhu tersebut menjadikan lokasi Taman Candi Kabupaten Ngawi memiliki intensitas hujan sedang. Tanaman Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan terdapat beberapa jenis tanaman yang ada di area Taman Candi Kabupaten Ngawi. Jenis tanaman yang ada di Taman Candi Kabupaten Ngawi terbagi menjadi tiga strata yaitu strata pohon, semak, dan ground cover. Dengan jumlah jenis tanaman yaitu sebanyak 16 jenis pohon, 15 jenis semak, dan 1 jenis ground cover. Pemeliharaan Taman Pemeliharaan taman merupakan proses yang berkelanjutan dan beragam, yang bertujuan untuk menjaga keindahan, kesehatan, dan fungsi ekologis dari area taman. Pemeliharaan melibatkan serangkaian tindakan seperti perawatan tanaman, pemangkasan, penyiraman, pemupukan, pengendalian hama dan penyakit, serta pemeliharaan infrastruktur taman. Pemeliharaan taman meliputi pemeliharaan fisik dan pemeliharaan ideal. Struktur Organisasi dan Tenaga Kerja Berdasarkan hasil wawancara. Taman Candi Kabupaten Ngawi dikelola oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Ngawi. Jawa Timur pada sub Bidang Tata Lingkungan yang dikepalai oleh Yosef Dani Kurniawan S. Pi. Eng. Struktur Organisasi Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Ngawi dapat dilihat pada Gambar 2. KEPALA DINAS SEKRETARIAT SUB BAGIAN KEUANGAN BIDANG TATA LINGLINGKUNGAN KELOMPOK JABATAN FUNGSIONAL BIDANG PENGELILAAN SAMPAH DAN LIMBAH BERBAHAYA DAN BERACUN BIDANG PENGENDALIAN PENCEMARAN DAN KERUSAKAN LUNGKUNGAN HIDUP SUB BAGIAN UMUM BIDANG TATA PENINGKATAN KAPASITAS LINGKUNGAN HIDUP Gambar 2. Struktur Organisasi Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Ngawi. Sumber: Dokumen Dinas Lingkungan Hidup Kab. Ngawi. berdasarkan hasil wawancara, pekerja pemeliharaan Taman Candi Kabupaten Ngawi berjumlah 15 orang pekerja, dari salah satu pekerja merangkap menjadi pengawas lapangan. Masing-masing pekerja dibagi berdasarkan 5 zona atau area pemeliharaan, jam kerja KONTRUKSI - VOLUME. NOMOR. 4 OKTOBER 2025 E-ISSN: 3031-4089. P-ISSN: 3031-5069. Hal 309-323 pemeliharaan dilakukan selama 7 jam kerja dari pukul 06. 00 WIB sampai 14. 00 WIB dengan satu jam istirahat pada pukul 12. 00 WIB sampai 13. 00 WIB. Para pekerja dibebaskan untuk melakukan kegiatan menyesuaikan kondisi yang ada di lapangan karena belum adanya jadwal tetap atau rencana kegiatan yang dilakukan. Konsep dan Sistem Pemeliharaan Taman Candi Menurut Arifin dan Arifin . , pemeliharaan taman merupakan suatu kunci keberhasilan dalam menjaga keindahan taman. Pemeliharaan taman dibagi menjadi dua yaitu pemeliharaan fisik dan pemeliharaan ideal. Kegiatan pemeliharaan yang dilakukan di Taman Candi Kabupaten Ngawi yaitu hanya pemeliharaan fisik. Pemeliharaan fisik yang dilakukan di Taman Candi Kabupaten Ngawi memiliki tujuan untuk menjaga estetika dan kebersihan sehingga dapat memberikan rasa nyaman terhadap pengunjung taman. Pemeliharaan fisik yang dilakukan secara rutin yaitu penyapuan, pengangkutan sampah, serta kegiatan yang dilakukan secara berkala, seperti pemangkasan rumput, pemangkasan semak, dan penyiraman. Kegiatan pemeliharaan yang dilakukan secara rutin di Taman Candi Kabupaten Ngawi adalah pembersihan, penyapuan, dan pengangkutan sampah. Berdasarkan hasil observasi lapangan, sistem pemeliharaan yang dilakukan pada area Taman Candi Kabupaten Ngawi yaitu dengan sistem pembagian zona yang terbagi menjadi 5 Zona, yaitu zona 1 mencangkup area taman tepi danau, zona 2 pada area family park, zona 3 meliputi area area hutan jati dan lapangan voli, zona 4 meliputi area mushola dan area pengomposan, dan zona 5 meliputi area taman tengah, area permainan flying fox dan taman labirin. Denah pembagian zona tersebut dapat dilihat pada Gambar 5. Gambar 3. Denah Pembagian Zona atau Area Pemeliharaan Taman Candi Kabupaten Ngawi. Sumber: Observasi Lapangan, 2023. Pelaksanaan Pemeliharaan Taman Penyapuan Kegiatan penyapuan di Taman Candi Kabupaten Ngawi dilakukan setiap hari secara rutin untuk menjaga kebersihan area taman dari sampah organik seperti daun yang berguguran. Evaluasi Pemeliharaan Lanskap pada Kawasan Taman Candi Kabupaten Ngawi. Jawa Timur ranting tanaman, hingga sampah sisa pemangkasan tanaman, atau sampah plastik yang dihasilkan dari aktivitas pengunjung. Penyapuan merupakan kegiatan yang rutin dilakukan setiap hari di awal kegiatan pada pemeliharaan Taman Candi Kabupaten Ngawi. Kegiatan penyapuan dilakukan menggunakan sistem manual dengan menggunakan alat di antaranya sapu lidi bertangkai, serok, karung dan gerobak sampah sebagai wadah sampah yang Sesuai dengan hasil observasi lapangan kegiatan penyapuan dilakukan oleh seluruh pekerja atau 15 orang sesuai dengan pembagian zona yang sudah ditentukan oleh pengawas Kegiatan penyapuan yang dilakukan pada area kawasan Taman Candi yaitu penyapuan rumput dan penyapuan perkerasan. Kegiatan penyapuan dapat dilihat pada Gambar Gambar 4. Kegiatan penyapuan: . Penyapuan Perkerasan, . Penyapuan Rumput. Sumber: Observasi Lapangan, 2023. Penyiraman Menurut Arifin dan Arifin . , kegiatan penyiraman tanaman sangat penting dilakukan dengan tujuan untuk memudahkan perakaran tanaman menyerap unsur hara yang tersedia dalam tanah dengan frekuensi penyiraman setiap hari. Penyiraman dapat meningkatkan kelembaban tanah untuk mencegah kelayuan pada tanaman akibat proses Oleh karena itu, jumlah air siraman tergantung pada besarnya penguapan yang terjadi di dalam taman. Berdasarkan hasil observasi Kegiatan penyiraman tanaman di Taman Candi dilakukan setiap hari pada saat hari tanpa hujan. Pemangkasan Kegiatan pemangkasan yang dilakukan pada Kawasan Taman Candi Kabupaten Ngawi dilakukan setiap 1 bulan sekali untuk tanaman semak, perdu, dan ground cover, sedangkan pemangkasan pohon dilakukan secara insidental apabila kondisi pohon tersebut sudah membahayakan aktivitas pengguna. Jumlah pekerja pada kegiatan pemangkasan yang dilakukan di Taman Candi menyesuaikan dengan jumlah alat yang ada. KONTRUKSI - VOLUME. NOMOR. 4 OKTOBER 2025 E-ISSN: 3031-4089. P-ISSN: 3031-5069. Hal 309-323 Gambar 5. Kegiatan Pemangkasan: . Kegiatan Pemangkasan Rumput, . Alat Pemangkasan. Sumber: Dokumentasi Lapangan, 2023. Pemupukan Berdasarkan wawancara, kegiatan pemupukan tanaman yang dilakukan dilakukan tidak terjadwal atau secara insidental dengan melihat kondisi kesuburan tanaman. Pupuk yang digunakan pada Taman Candi terdapat dua jenis pupuk yaitu pupuk NPK dan pupuk organik yang dihasilkan dari pengolahan sampah di Taman Candi Kabupaten Ngawi. Pendangiran dan penyiangan gulma Pendangiran merupakan kegiatan penggemburan tanah di sekitar area titik tanaman. Kegiatan pendangiran dilakukan memiliki tujuan untuk memberikan aerasi atau mempermudah penyerapan air dan oksigen ke dalam tanah sekaligus membersihkan tanaman liar maupun gulma yang ada disekitar tanaman. Gulma yang ada di Kawasan Taman Candi yaitu jenis tanaman alang-alang (Imperata cylindric. , putri malu (Mimosa pudic. , dan rumput teki (Cyperus rotundu. Kegiatan pendangiran dan kegiatan penyiangan gulma yang dilakukan di area taman belum dilakukan secara maksimal dan hanya dilakukan dengan kegiatan pemangkasan rumput menggunakan mesin gendong (Gambar . Gambar 6. Kegiatan pemangkasan gulma. Sumber: Dokumentasi Lapangan, 2023. Pengendalian hama dan penyakit hasil wawancara, kegiatan pengendalian hama dan penyakit tanaman pada kawasan Taman Candi tidak dilakukan secara rutin karena ketersediaan alat dan bahan yang digunakan, biasanya tanaman yang terserang dengan hama dan penyakit hanya dilakukan pemotongan atau menyulam tanaman yang baru, selain itu keterbatasan pengetahuan pekerja tentang metode Evaluasi Pemeliharaan Lanskap pada Kawasan Taman Candi Kabupaten Ngawi. Jawa Timur bagaimana pengendalian hama dan penyakit tanaman yang baik dan benar. Pengangkutan sampah Sampah yang dihasilkan dari kegiatan pemeliharaan di Taman Candi, pekerja melakukan pemilahan sampah berdasarkan sampah organik dan anorganik. Hasil dari pemilihan sampah yang sudah dikelompokkan sesuai dengan kategori organik seperti daun kering. Daun hasil dari pemangkasan selanjutnya diolah dan dijadikan pupuk organik. Hasil dari pengolahan sampah tersebut dimanfaatkan untuk mensuplai kebutuhan pupuk yang ada di Taman Candi Kabupaten Ngawi. Sedangkan sampah anorganik yang dihasilkan seperti bungkus makanan, botol plastik dan sampah yang tidak bisa diolah selanjutnya akan dibawa ke tempat pembuangan akhir (TPA) Selopuro Ngawi dengan menggunakan truk sampah. Penyulaman Penyulaman tanaman merupakan kegiatan pergantian tanaman mati atau tanaman yang hidupnya bersifat musiman atau tahunan, yang diganti dengan tanaman baru. Kegiatan penyulaman tanaman. Menurut Arifin dan Arifin . , kegiatan penyulaman tanaman sangat penting dilakukan untuk menjaga taman tetap indah melalui perpaduan warna bunga atau daun Kegiatan penyulaman pada area Taman Candi Kabupaten Ngawi dilakukan secara insidental atau tidak terjadwal secara teratur dengan melihat kondisi tanaman itu sendiri. Pemeliharaan hardscape Menurut Arifin dan Arifin . bangunan taman yang dimaksud adalah semua elemen taman yang bersifat keras . , berbeda dengan tanaman yang bersifat alami dan merupakan elemen lunak . Bangunan taman termasuk dalam unsur buatan manusia yang keberadaannya memiliki fungsi dan nilai estetika tertentu. Berdasarkan hasil observasi di lapangan serta wawancara kepada pihak pengelola. Pemeliharaan Hardscape di Taman Candi Kabupaten Ngawi pekerja yang ahli di bidangnya. Namun nyatanya pemeliharaan belum berjalan secara maksimal karena masih terdapat beberapa fasilitas yang rusak dan tidak mendapat pemeliharaan yang layak, sehingga dapat membahayakan dan mengganggu kenyaman pengunjung. Kapasitas dan efektivitas kerja Pemeliharaan Kapasitas kerja menurut Arifin dan Arifin . merupakan kemampuan tenaga kerja dalam melakukan suatu pekerjaan dengan kurun waktu satu jam. Kapasitas kerja di pengaruhi oleh pembagian zona wilayah kerja, jenis pekerjaan, kelengkapan peralatan, dan pengawasan di lapangan. Perhitungan kapasitas kerja serta efektivitas kerja pada pemeliharaan Taman Candi Kabupaten Ngawi yang didapat dari observasi lapangan, untuk nilai yang sudah didapat pada kapasitas kerja pekerja taman dibandingkan dengan nilai kapasitas kerja pemeliharaan KONTRUKSI - VOLUME. NOMOR. 4 OKTOBER 2025 E-ISSN: 3031-4089. P-ISSN: 3031-5069. Hal 309-323 menurut Arifin dan Arifin . dapat dilihat pada Tabel 1. Tabel 1. Kapasitas kerja Pemeliharaan Taman Candi Kabupaten Ngawi. Keterangan: Jenis kegiatan Kapasitas kerja per jam Satuan . Efektivitas . Rata-rata kerja per jam (%) Pembersihan dan 321,19 320,16 300,09 422,09 290,70 330,85 82,71 552,21 515,99 504,80 679,83 681,23 586,81 73,53 206,54 264,40 286,31 204,13 182,80 228,84 91,53 6,83 9,84 10,20 7,84 10,69 9,08 90,81 397,83 343,92 271,95 322,65 451,94 357,66 71,53 Penyapuan Pemangkasan Pemangkasan Penyiraman rata-rata 81,99 . Kapasitas Kerja Menurut Arifin dan Arifin . Kapasitas kerja wawancara dan observasi lapangan Berdasarkan perhitungan efektivitas kerja per jam kegiatan pemeliharaan yang dilakukan di Taman Candi Kabupaten Ngawi, efektivitas yang dihasilkan rata-rata masih dibawah nilai 100% atau pemeliharaan yang dilakukan belum mencapai nilai ideal dari standar kapasitas kerja yang digunakan oleh Arifin dan Arifin . Hal ini dikarenakan kegiatan pemeliharaan yang dilakukan belum memiliki standar pemeliharaan serta para pekerja belum memahami tentang kegiatan pemeliharaan yang baik dan benar. HOK Kegiatan Pemeliharaan Tenaga kerja menjadi salah satu faktor penting dalam kegiatan pemeliharaan tanaman, pekerjaan yang dapat berpengaruh terhadap waktu dari pekerjaan tersebut menjadi terlambat. Sebaliknya jika tenaga kerja melebihi, maka akan membuat pemborosan alat dan bahan sehingga hasil pekerjaan yang dilakukan kurang optimal. Perhitungan jumlah tenaga kerja dibutuhkan untuk mengetahui jumlah kebutuhan tenaga kerja yang ideal. Perhitungan jumlah tenaga kerja ideal didapatkan dari perhitungan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan berdasarkan luas wilayah, jenis pekerjaan, dan frekuensi pekerjaan. Tenaga kerja pemeliharaan pada Taman Candi Kabupaten Ngawi terbilang kurang dari hasil perhitungan kebutuhan tenaga kerja, jumlah tenaga kerja pada Taman Candi Kabupaten Ngawi saat ini berjumlah 15 Orang. Evaluasi Pemeliharaan Lanskap pada Kawasan Taman Candi Kabupaten Ngawi. Jawa Timur sedangkan jumlah pekerja yang didapat dari hasil perhitungan HOK . ari orang kerj. yaitu berjumlah 17 orang pekerja. Perhitungan kebutuhan tenaga kerja dilihat pada Tabel 2. Tabel 2. Perhitungan HOK Pemeliharaan Taman Candi kabupaten Ngawi. an dan an dan an rumput an semak Penyirama n tanaman . 2 Luas . HOK Kegiat . si per HOK per HOK KTK 2653,27 9,44 453,87 64,84 1,61 139,57 19,94 0,50 259,31 37,04 0,92 39,11 5,59 1240,45 Jumlah 4746,47 4,41 16,88= Keterangan: KK (Kapasitas Kerj. HOK (Hari Orang Kerj. KTK (Kebutuhan Tenaga Kerj. Alat dan Bahan Pemeliharaan Efektivitas dan efisiensi pemeliharaan taman dapat dipengaruhi oleh kapasitas tenaga kerja yang mampu menguasai teknik pemeliharaan yang baik dan peralatan yang memadai Alat-alat yang digunakan dalam pekerjaan pemeliharaan taman Candi kabupaten Ngawi dinilai sudah baik dan masih dipergunakan, walaupun adanya kekurangan pada ketersediaan alat yang alat yang secara efektif dapat digunakan meliputi mesin pemotong rumput gendong. Mesin semprot/sprayer, serta alat yang tidak tahan lama seperti sapu lidi, sapu ijuk, dan gerobak sampah yang digunakan setiap hari. Masa efektif dan ketersediaan alat kerja pemeliharaan Taman Candi Kabupaten Ngawi dapat dilihat pada Tabel 3. KONTRUKSI - VOLUME. NOMOR. 4 OKTOBER 2025 E-ISSN: 3031-4089. P-ISSN: 3031-5069. Hal 309-323 Tabel 3. Masa Efektif Alat Kerja Pemeliharaan Taman Candi. Masa efektif Alat Kerja . Sapu ijuk Baik 1 bulan 1 bulan Sapu lidi Baik 1 bulan 1,5 bulan Selang air Baik 6 bulan Mesin Pemotong rumput 3 tahun Cangkul Baik 6 bulan Gunting pangkas tanaman 6 bulan Baik Gerobak sampah 1 tahun Baik Mesin semprot/sprayer 3 tahun Baik Golok, srit, dan parang untuk Baik 6 bulan Pengki 1 bulan Sumber: . Wulandari . dalam Arifin dan Arifin . Observasi Lapangan Sintesis Berdasarkan hasil penelitian yang telah didapat melalui wawancara dan observasi lapangan ditemukan berbagai permasalahan yang ada. Permasalahan pemeliharaan Taman Candi Kabupaten Ngawi seperti berikut: kegiatan pemeliharaan di kawasan Taman Candi belum memiliki jadwal pemeliharaan tetap sehingga para pekerja tidak terstruktur dalam mengambil pekerjaan. Berdasarkan hasil perhitungan kapasitas kerja pemeliharaan di Taman Candi terdapat beberapa kegiatan pemeliharaan yang belum efektif menurut Arifin dan Arifin . dan masih banyak kegiatan yang belum dilakukan oleh para pekerja karena tidak adanya jadwal, kekurangan alat, waktu yang tidak dimanfaatkan secara efektif dan kurangnya pemahaman para pekerja mengenai kegiatan pemeliharaan, jumlah pekerja yang melebihi standar, dan gaji yang rendah dapat mempengaruhi hasil pekerjaan yang kurang maksimal. Rekomendasi