JURNAL MANAJEMEN AKUNTANSI DAN ILMU EKONOMI Volume 1. Nomor 2 (Oktober, 2. Page: 85-90 Homepage : https://jurnal. com/index. php/jumali ANALISIS SISTEM PENGENDALIAN INTERN PENJUALAN GUNA MENGHINDARI KECURANGAN DI PT. METRO MAKMUR NUSANTARA Malesa Anan* Universitas Dharmawangsa malesaanan@dharmawangsa. Listya Devi Junaidi Universitas Dharmawangsa Listyadevi@dharmawangsa. Zulkifli Thaib Universitas Dharmawangsa zulkiflitaib55@gmail. *Malesa Anan Received: 29 Juli 2024 Revised: 15 Agustus 2024 Published: 31 Oktober 2024 Abstract The company has implemented a simple internal sales control system, so that fraud regarding product sales still occurs in the company. One of the frauds that occurs in companies is pricing errors because the price listed on the stand does not match the price at the time of payment at the cashier. Another fraud is that the goods sent to the supermarket do not match the goods in the warehouse, which are counted per unit, while the goods in Mtero Supermarket are counted per fruit. The research method used is descriptive research. The data collection techniques used were interviews and literature. The internal control system implemented by the company is still very simple because the sales recording system is manual which causes internal auditors to experience difficulties in carrying out inspections. The inspection that must be carried out by the internal auditor goes directly to the supermarket to obtain sales data. Keywords: internal control system. Abstrak Perusahaan telah menerapkan system pengendalian intern penjualan yang masih sederhana, sehingga kecurangan atas penjualan produk masih terjadi di perusahaan. Salah satu kecurangan yang terjadi di dalam perusahaan adalah kesalahan harga karena harga tertera di stand tidak sesuai dengan harga pada saat pembayaran di kasa. Kecurangan lain adalah barang dikirim ke supermarket tidak sesuai dengan barang di Gudang dihitung perdus sedangkan barang di Mtero Supermarket dihitung perbuah. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara dan kepustakaan. System pengendalian intern yang dilakukan perusahaan masih sangat sederhana dikarenakan system pencatatan penjualan bersifat manual yang menyebabkan internal auditor mengalami kkesulitan untuk melakukan pemeriksaan. Pemeriksaan yang harus dilakukan internal auditor terjun langsung ke swalayan untuk memperoleh data penjualan. Kata kunci: system pengendalian intern. Analisis Sistem Pengendalian Intern Penjualan Guna Menghindari Kecurangan Di PT. Metro Makmur Nusantar. JURNAL MANAJEMEN AKUNTANSI DAN ILMU EKONOMI PENDAHULUAN Kegiatan utama perusahaan adalah penjualan namun tingkat penjualan selalu menghadapi persaingan dikarenakan dunia bisnis selalu timbul perusahaan Mashun . menyatakan bahwa Penjualan adalah proses sosial dan manajerial dimana individu dan kelompok mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan menciptakan, menawarkan dan mempertukarkan produk yang bernilai dengan pihak lain. Kegiatan penjualan perusahaan bertujuan untuk menghasilkan pendapatan. Penjualan yang dilakukan perusahaan adalah penjualan eceran dengan sistem penjualan tunai. Kegiatan penjualan mencakup tiga peristiwa, yaitu proses pemesanan barang, pengiriman barang, dan penerimaan kas hasil penjualan. Ketiga kegiatan penjualan perusahaan selalu dilakukan perusahaan dagang namun kegiatan penjualan di swalayan berbeda dengan perusahaan dagang. Kegiatan penjualan di swalayan dimulai pemilihan produk dilakukan konsumen, pembelian produk konsumen hingga pembayaran uang oleh konsumen. Salah satu perusahaan yang bergerak di bidang swalayan adalah PT Metro Makmur Nusantara. Penjualan yang dilakukan perusahaan adalah penjualan tunai dan konsumen melayani dirinya sendiri untuk memilih Perusahaan memiliki sistem pengendalian intern penjualan tersendiri yaitu intenal auditor yang akan melakukan pemeriksaan setelah kasa perusahaan melakukan pengambilan data penjualan produk sesuai dengan nomor barcode yang tertera diproduk yang dijual. System pengendalian internal adalah suatu system yang terdiri dari berbagai unsur dan tidak terbatas pada metode pengendalian yang dianut oleh bagian akuntansi dan keuangan, tetapi meliputi pengendalian anggaran, biaya standar, program pelatihan pegawai dan staf pemeriksa internernal (Arnas, 2. Pemasukan penjualan produk sesuai dengan nomor barcode bertujuan untuk menghindari kesalahan harga jual. Pihak manajemen perusahaan merupakan pihak yang paling bertanggungjawab untuk melindungi harta perusahaan, mencegah dan menemukan kesalahan-kesalahan atau kecurangankecurangan, serta mengamankan hasil penjualan. Untuk membantu pihak manajemen atau pimpinan dalam mengatasi masalah-masalah inilah, maka perlu adanya sistem pengendalian intern yang baik terhadap kegiatan penjualan, karena suatu perusahaan tilak dapat berjalan dengan baik,tanpa adanya sistem pengendalian intem yang baik. Sistem pengendalian terhadap produk perusahaan dilakukan oleh intermal auditor. Sistem pengendalian interm yang, efektif akan dapat melindungi perusahaan dari penyelewengan-penyelewengan dan juga dapat memperoleh data akuntansi yang tepat dan dapat dipercaya, serta dapat meningkatkan efisiensi usaha dan mendorong akan kepatuhan terhadap kebijakan pimpinan. 86 | Analisis Sistem Pengendalian Intern Penjualan Guna Menghindari Kecurangan Di PT. Metro Makmur Nusantara Volume 1. Nomor 2 (Oktober, 2. | pp. Penulis ingin mengevaluasi penerapan sistem pengendalian intem penjualan, sehingga dapat membantu pimpinan dalam mengamaikan hasil Perusahaan akan menghadapi permasalahan kecurangan dalam penjualan barang. Kecurangan penjualan terjadi dikarenakan sistem pengendalian intem penjualan masih sederhana ataupun belum berjalan dengan baik, sehingga pihak manajemen perusahaan perlu menerapkan sistem pengendalian intem penjualan yang lebih efektif. Kecurangan yang terjadi di perusahaan adalah kesalahan harga pada produk yang sama tetapi mereknya lain dikarenakan pemberian harga pada produk tidak ditempelkan ke produk melainkan di rak tokonya saja. Kecurangan ini menyebabkan konsumen sering kecewa karena harga yang tertera di rak toko tidak sama dengan harga pada saat Penelitian ini merupakan modifikasi dari penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Alwing . yang berjudul AuAnalisis Efektivitas Penerapan Sistem Pengendalian Internal Penjualan Produk Dalam Pencegahan Kecurangan (Frau. PT Japfa MakassarAy. Berdasarkan uraian di atas,maka penulis tertarik untuk meneliti lebih mendalam dengan judul AuAnalisis Sistem Pengendalian Interm Penjualan Guna Menghindari Kecurangan PT. Metro Makmur NusantaraAy. METODE PENELITIAN Penulis menggunakan data primer dan data sekunder untuk memperoleh data penelitian. Data primer yang diperoleh penulis adalah gambaran umum perusahaan dan sistem pengendalian inten penjualan. D ata sekunder yang diperoleh penulis adalah data pendukung penelitian yang diperoleh dari literatur dan tinjauan pustaka. Populasi penelitian adalah laporan penjualan dan sistem pencatatan penjualan perusahaan. Sampel penelitian adalah sistem pengendalian intern penjualan di tahun 2023. Metode pengumpulan data yang digunakan oleh penulis adalah dengan melakukan wawancara secara langsung dengan pihak perusaraan khususnya bagian penjualan berhubungan dengan penelitian. Teknik perpustakaan yang dilakukan dengan mengumpulkan data mengenai teori-teori tentang sistem pengendalian intern penjualan. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Penelitian Perusahaan bergerak dalam bidang swalayan sehingga pengendalian data yang dilakukan perusahaan ada dua kali pencatatan karena data di kasir tidak terhubung dengan data bagian akuntansi, keuangan dan Perusahaan masih menerapkan sistem pengendalian intern penjualan yang masih sederhana, yaitu sistem manual di mana sistem pencatatan penjualan produk dari perusahaan langsung ke konsumen tanpa melalui perantara. Konsuen datang ke perusahaan mengadakan pembelian Analisis Sistem Pengendalian Intern Penjualan Guna Menghindari Kecurangan Di PT. Metro Makmur Nusantara | 87 JURNAL MANAJEMEN AKUNTANSI DAN ILMU EKONOMI produk yang diinginkan, dan pembayaran yang dilakukan konsumen secara tunai atau kontan. Produk ataupun barang yang telah dipilih atau diambil konsumen dibayarkan langsung ke kasir yang tersedia di perusahaan. Barang atau produk yang telah dibeli oleh konsumen tidak dapat dikembalikan keperusahaan. Pembayaran produk yang telah dibeli konsumen tercatat dalam struk pembayaran produk. Produk yang dibeli konsumen akan diambil datanya oleh kasir ke mesin yang tersedia di perusahaan, dengan menggunakan kode yang telah diberikan oleh manajemen perusahaan. Kode barang diberikan manajemen perusahaan bertujuan untuk menghindari terjadinya salah pengambilan data pada barang ke mesin pembayaran,yang tersedia di masing-masing kasir secara terhubung Sistem online yang dimiliki perusahaan hanya sistem online swalayan yang melakukan pencatatan penjualan, sedangkan kantor pusat tidak dapat menarik data penjualan. Untuk menghindari kecurangan yang bakal terjadi di perusahaan swalayan khusus penjualan akan diperiksa oleh intermal auditor. Sistem pencatatan penjualan yangdilakukan pihak manajemen perusahaan dapat dianalisis kembali. Faktor-faktor yang menjadi perbedaan harga pada PT. Mtero Mkamur Nusantara Perbedaan harga antara yang tertera di rak dan di kasir di swalayan bisa disebabkan oleh beberapa faktor: Kesalahan Pencatatan Terkadang harga di rak tidak diperbarui secara berkala. Jika ada perubahan harga, tetapi label di rak tidak diganti, ini dapat menyebabkan Kesalahan Sistem Terdapat kemungkinan adanya kesalahan dalam sistem kasir atau pemindai Jika data harga di sistem kasir tidak sinkron dengan harga yang tertera di rak, ini bisa menimbulkan perbedaan. Promosi atau Diskon Terkadang, ada promo atau diskon yang berlaku di kasir yang belum dipasang atau diperbarui di rak. Ini bisa menyebabkan harga yang dibayarkan berbeda dari yang terlihat di rak. Kesalahan Manusia Kesalahan saat mengatur barang atau memasang label harga juga bisa Misalnya, label harga mungkin salah ditempel pada produk yang Pencurian atau Kerusakan Dalam beberapa kasus, barang bisa hilang atau rusak, dan produk yang tidak sesuai dengan harga aslinya bisa ditempatkan di tempat yang salah. Peran Pengendalian Intern guna menghindari kecurangan pada PT. Metro Makmur Nusantara 88 | Analisis Sistem Pengendalian Intern Penjualan Guna Menghindari Kecurangan Di PT. Metro Makmur Nusantara Volume 1. Nomor 2 (Oktober, 2. | pp. Pengendalian intern memiliki peran yang sangat penting dalam mencegah kecurangan di toko. Berikut adalah beberapa peran utama pengendalian intern: Pemisahan Tugas Memisahkan tanggung jawab antara berbagai fungsi, seperti penjualan, pencatatan, dan pengelolaan kas. Mengurangi risiko penyalahgunaan, karena tidak ada satu individu pun yang memiliki kontrol penuh atas seluruh Otorisasi Transaksi Setiap transaksi harus melalui proses otorisasi yang jelas sebelum dilakukan. Menghindari transaksi yang tidak sah dan memastikan bahwa semua kegiatan penjualan tercatat dengan benar. Pengawasan dan Audit Melakukan audit internal dan pengawasan rutin terhadap aktivitas toko. Membantu mendeteksi penyimpangan atau kecurangan lebih awal, serta memberikan rekomendasi untuk perbaikan. Sistem Pencatatan yang Akurat Menggunakan sistem informasi untuk mencatat semua transaksi penjualan secara real-time. Memastikan bahwa semua data dapat ditelusuri dan diverifikasi, sehingga mengurangi peluang untuk manipulasi data. Pelatihan Karyawan Memberikan pelatihan mengenai kebijakan dan prosedur pengendalian Meningkatkan kesadaran karyawan tentang pentingnya integritas dan etika dalam menjalankan tugas mereka. Penerapan Teknologi Menggunakan teknologi, seperti kamera CCTV, sistem kasir yang terintegrasi, dan perangkat lunak manajemen inventaris. Mempermudah pemantauan transaksi dan aktivitas di toko, serta mendeteksi kecurangan secara lebih efektif. Laporan dan Umpan Balik Menerapkan sistem pelaporan untuk mendokumentasikan dan melaporkan setiap anomali atau kecurangan. Memastikan bahwa masalah yang terdeteksi segera ditangani dan memberikan kesempatan untuk perbaikan KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian. PT. Metro Makmur Nusantara masih menerapkan system pengendalian intern yang masih sederhana sehingga masih rentan akan terjadinya kecurangan. Maka dari itu. Dengan menerapkan pengendalian intern yang efektif, toko dapat meminimalkan risiko kecurangan, meningkatkan akurasi pencatatan, dan menciptakan lingkungan yang transparan dan etis. Hal ini tidak hanya melindungi aset toko, tetapi juga membangun kepercayaan antara pemilik toko dan pelanggan. Analisis Sistem Pengendalian Intern Penjualan Guna Menghindari Kecurangan Di PT. Metro Makmur Nusantara | 89 JURNAL MANAJEMEN AKUNTANSI DAN ILMU EKONOMI DAFTAR PUSTAKA