3183 J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. 11 April 2026 PEMBERDAYAAN PETANI HORTIKULTURA MELALUI PENINGKATAN PRODUKTIVITAS DENGAN PENERAPAN IPTEK MEKANISASI ALAT PENGGEMBUR TANAH SEBAGAI TEKNOLOGI TEPAT GUNA PADA KELOMPOK HIDRO PONTI DI KECAMATAN PONTIANAK SELATAN. KOTA PONTIANAK Oleh Widodo PS1. Irawan Suharto2. Linda Suherma3. Dede Irwan4. Topan Prihantoro5. Alban Naufal6. Daryono7. Nurmala8. Dovian Iswanda9 1,2,3,4,5,6,7,8,9Politeknik Negeri Pontianak E-mail: 6albannaufal@gmail. Article History: Received: 01-02-2026 Revised: 22-02-2026 Accepted: 02-03-2026 Keywords: Cultivator. Pengabdian Masyarakat. Penggembur Tanah. Pemberdayaan Petani. Mekanisasi Pertanian Abstract: Pertanian hortikultura di Kecamatan Pontianak Selatan menghadapi isu rendahnya produktivitas akibat pengolahan tanah manual yang memakan waktu dan tenaga besar, khususnya pada Kelompok Tani Hidro Ponti. Fokus pengabdian ini adalah penerapan IPTEK mekanisasi alat penggembur tanah . sebagai teknologi tepat guna untuk meningkatkan efisiensi dan hasil panen. Tujuan utama meliputi pemberdayaan petani melalui desain, implementasi, pelatihan operasi, dan perawatan alat berbasis mesin rumput. Metode pendekatan mencakup survei lapangan, observasi masalah, perancangan prototipe cultivator . omponen: rangka, shaft, roda, dll. serta pendampingan teknis di lokasi mitra. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan efisiensi pengolahan lahan secara signifikan, dengan umpan balik positif dari mitra yang merasakan pengurangan waktu kerja dan kemudahan perawatan, sehingga mendukung transformasi usaha tani berkelanjutan. PENDAHULUAN Pertanian hortikultura, khususnya budidaya sayur-sayuran, merupakan salah satu sektor penting dalam mendukung ketahanan pangan dan perekonomian masyarakat di Kecamatan Pontianak Selatan. Namun, proses awal dalam budidaya hortikultura, seperti pengolahan tanah, sering kali menjadi tantangan utama bagi petani. Tantangan ini meliputi kebutuhan tenaga kerja yang besar, waktu pengerjaan yang panjang, serta keterbatasan alat dan teknologi yang efisien. Hal ini berdampak pada rendahnya produktivitas dan efisiensi usaha tani hortikultura. Kelompok tani "Hidro Ponti" di Kecamatan Pontianak Selatan menghadapi permasalahan serupa. Berdasarkan penelitian sebelumnya, peran kelompok tani sangat signifikan dalam meningkatkan produktivitas usahatani melalui pembelajaran dan kerjasama antar anggota kelompok. Namun, untuk mencapai produktivitas optimal, diperlukan dukungan teknologi tepat guna yang mampu mengatasi kendala tenaga kerja dan efisiensi waktu dalam pengolahan lahan. http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. April 2026 Salah satu solusi inovatif adalah penerapan mekanisasi berupa mesin penggembur tanah. Teknologi ini terbukti mampu meningkatkan efisiensi kerja petani dengan mengurangi waktu dan tenaga yang dibutuhkan dalam proses pengolahan tanah. Selain itu, penerapan mesin penggembur tanah juga dapat meningkatkan kualitas pengolahan lahan, sehingga mendukung pertumbuhan tanaman yang lebih baik dan hasil panen yang optimal. Melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini, diharapkan petani anggota kelompok tani "Hidro Ponti" dapat diberdayakan untuk mengadopsi teknologi mekanisasi ini. Tidak hanya membantu meningkatkan produktivitas mereka, tetapi juga memperkuat daya saing mereka di pasar hortikultura lokal maupun regional. Dengan pendekatan berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK), kegiatan ini akan mencakup pelatihan penggunaan mesin penggembur tanah, pendampingan teknis, serta evaluasi dampak penerapannya terhadap produktivitas usaha tani hortikultura. METODE Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dilaksanakan di lokasi Kelompok Tani Hidro Ponti dengan meberikan solusi berupa peralatan yang dapat membantu mempersingkat waktu Penggemburan tanah. Adapun peralatan yang ditawarkan adalah mesin penggembur tanah atau Penahan engine Stang Cover cultivator Tangki Roda Mesin rumput Cover Rangka Sahft mesin Mur Cultivator Sahft roda Gambar 1. Desain alat cultivator Kegiatan awal Tim pelaksana PKM adalah melakukan survey dan observasi ke Kelompok Tani Hidro Ponti untuk mendapatkan permasalahan dan data PKM sesuai dengan yang dibutuhkan. Setelah Tim PKM merumuskan masalah maka tim membandingkan data yang diperoleh dengan referensi yang ada. Setelah didapat solusi, selanjutnya Tim PKM merencanakan kebutuhan peralatan pendukung. Pada implementasi kegiatan PKM ini direncanakan juga memberikan pelatihan pengoperasian dan perawatan mesin pennggembur tanah kepada Kelompok Tani Hidro Ponti. Kelompok Tani Hidro Ponti sebagai Mitra berperan dalam memastikan kesiapan tempat untuk pelaksanaan Implementasi Kegiatan PKM, dengan Menyiapkan lahan yang ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. 11 April 2026 akan digunakan guna menguji coba alat yang akan diberikan pada saat Implementasi kegiatan PKM. Politeknik Negeri Pontianak adalah sebagai perguruan tinggi pelaksana Tri Dharma Perguruan Tinggi untuk melaksanakan kegiatan PKM melalui Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat dengan menugaskan kepada dosen sebagai Tim Pelaksana untuk melaksanakan kegiatan PKM. HASIL Berisi deskripsi tentang hasil dari proses pengabdian masyarakat, yaitu penjelasan tentang dinamika proses pendampingan . agam kegiatan yang dilaksanakan, bentuk-bentuk aksi yang bersifat teknis atau aksi program untuk memecahkan masalah komunita. Juga menjelaskan munculnya perubahan sosial yang diharapkan, misalnya munculnya pranata baru, perubahan perilaku, munculnya pemimpin lokal . ocal leade. , dan terciptanya kesadaran baru menuju transformasi sosial, dan sebagainya. (Cambria, size 12. Spacing: before 0 pt. after 0 pt. Line spacing: . Tim PKM telah melaksanakan implementasi PKM pada Kelompok Tani Hidro Ponti di Jl. Purnama. Kec Pontianak Selatan. Kota Pontianak. Provinsi Kalimantan Barat peralatan yang akan diberikan juga telah diberikan kepada mitra PKM berupa alat cultivator atau penggembur tanah. Gambar 2. Penjelasan alat cultivator oleh tim PKM Dengan kegiatan pengabdian yang telah dilakukan ini. Kelompok Tani Hidro Ponti melalui perwakilannya pak Hidayat Akbar Kurniawan menyampaikan bahwa peralatan yang diberikan oleh tim PKM dari Politeknik Negeri Pontianak akan sangat membantu mereka dalam pengolahan lahan mereka sehingga waktu yang diperlukan dalam proses pengolahan lahan akan lebih efisien dengan menggunakan cultivator. http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. April 2026 Gambar 2. Penyerahan alat cultivator oleh tim PKM Mitra juga diberikan pelatihan singkat untuk penggunaan alat hand traktor dan mesin Selain itu untuk dapat menjaga performa peralatan yang diberikan, tim PKM juga menyampaikan bagaimana cara perawatan yang baik terhadap hand traktor dan mesin tebas yang diberikan. Sehingga Kelompok Tani Hidro Ponti dapat memahami bagaimana cara penggunaan perlakuan yang baik dalam menggunakan peralatan tidak hanya sebatas menggunakan tanpa mengetahui prosedur yang baik dan benar. DISKUSI