CEMERLANG :Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis Vol. No. 3 Agustus 2023 e-ISSN: 2962-4797. p-ISSN: 2962-3596. Hal 167-178 DOI: https://doi. org/10. 55606/cemerlang. PENGARUH KOMUNIKASI ORGANISASI TERHADAP KINERJA STAF KANTOR DESA MULYASARI Aam Widiawati Universitas Buana Perjuangan Karawang Puji Isyanto Universitas Buana Perjuangan Karawang Dini Yani Universitas Buana Perjuangan Karawang Alamat: Jalan Ronggo Waluyo Sirnabaya. Puseurjaya . Karawang. Jawa Barat Korespondensi penulis: mn20. aamwidiawati@mhs. id puji. isyanto@ubpkarawang. diniyani@ubpkarawang. Abstract. This study aims to find out how organizational communication influences performance in the Mulyasari Village office. Organizational communication is the activity of exchanging messages in a network of relationships to overcome problems in organizations that are uncertain or that are always changing and involve messages, people are also influenced by external and internal factors. performance is about doing work with work results and work behavior that has been achieved in completing tasks and responsibilities based on requirements called work standards in a certain period. Mulyasari Village office staff is the object of this study. The method used in this research is associative quantitative method, and for the data collection method it is done through library research as well as field studies by means of observation and distributing The total population used in this study was 10 people, namely the staff of the Mulyasari village office itself where the entire population was sampled. The scale in the questionnaire uses a Likert scale, and for the feasibility of the data in this study it is tested using validity and reliability. Keywords: Organizational Communication, performance, staff Abstrak. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh komunikasi organisasi terhadap kinerja di kantor Desa Mulyasari. komunikasi organisasi adalah kegiatan saling bertukar pesan dalam satu jaringan hubungan untuk mengatasi masalah-masalah dalam organisasi yang tidak pasti atau yang selalu berubah-ubah dan melibatkan pesan, orang-orang juga dipengaruhi oleh faktor eksternal dan internal. kinerja adalah tentang melakukan pekerjaan dengan hasil kerja dan perilaku kerja yang telah dicapai dalam menyelesaikan tugas-tugas dan tanggung jawab berdasarkan persyaratan yang disebut dengan standar kerja dalam suatu priode tertentu. Staf kantor Desa Mulyasari merupakan objek dari penelitian ini. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah dengan metode kuantitatif asosiatif, dan untuk metode pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan juga studi lapangan dengan cara observasi dan Received April 30, 2023. Revised Mei 17, 2023. Accepted Juni 14, 2023 Aam Widiawati, mn20. aamwidiawati@mhs. e-ISSN: 2962-4797. p-ISSN: 2962-3596. Hal 167-178 penyebaran kuesioner. Jumlah populasi yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 10 orang yaitu staf kantor desa Mulyasari itu sendiri dimana seluruh populasi dijadikan Skala dalam kuesioner menggunakan skala likert, dan untuk kelayakan data pada penelitian ini diuji menggunakan validitas dan realibilitas. Kata kunci : Komunikasi Organisasi, kinerja, staf LATAR BELAKANG Komunikasi organisasi merupakan fondasi yang tidak tergantikan dalam kesuksesan sebuah organisasi. Dalam dunia yang semakin kompleks dan dinamis, kemampuan untuk mengirimkan dan memahami pesan dengan jelas dan efektif antar anggota organisasi menjadi kunci penting dalam mencapai tujuan bersama. Menurut Pace & Faules dalam Riinawati . komunikasi organisasi adalah pengiriman dan penafsiran pesan di antara unit-unit komunikasi dalam hubungan-hubungan hierarkis antara satu dengan lainnya dalam suatu organisasi. Proses saling bertukar pesan dalam satu jaringan hubungan yang saling berhubungan satu sama lain agar mampu mengatasi perubahan lingkungan yang tidak pasti, pengertian komunikasi organisasi menurut Goldhaber . alam Rahayu et al. , 2. kinerja merupakan hasil pekerjan yang dicapai seseorang berdasarkan persyaratan pekerjaan yang disebut dengan standar kerja menurut Bangun dalam Ajimat . Kinerja juga merupakan hasil- hasil fungsi pekerjaan seseorang atau kelompok dalam kegiatan organisasi yang dipengaruhi oleh berbagai faktor guna mencapai tujuan organisasi dalam periode tertentu. Tercapainya tujuan organisasi bergantung pada kinerja yang dihasilkan para pegawainya. Kantor Desa Mulyasari adalah lembaga pemerintahan di tingkat desa yang bertanggung jawab dalam menyelenggarakan pelayanan publik kepada masyarakat desa Mulyasari. Seperti halnya organisasi lainnya, kantor desa Mulyasari juga memerlukan komunikasi yang baik antara staf dan pimpinan untuk memastikan kinerja organisasi yang efektif dan efisien. Misunderstanding . esalahan preseps. adalah sebuah fenomena yang terjadi dalam komunikasi organisasi, masalah terbesar terhadap suatu organisasi disebabkan oleh salah pengertian dan kekurangan informasi. PENGARUH KOMUNIKASI ORGANISASI TERHADAP KINERJA STAF KANTOR DESA MULYASARI Hasil penelitian terdahulu yang sudah dilaksanakan oleh Dian Azwina dan Shahnaz Yusuf 2020 dengan judul Pengaruh Komunikasi Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Gapa Citramandiri terdapat pengaruh positif cukup kuat dan signifikan antara komunikasi organisasi terhadap kinerja karyawan pada PT. Gapa Citramandiri. Dari temuan dan analisis tersebut maka calon peneliti menarik kesimpulan untuk melaksanakan penelitian dengan judul Pengaruh Komunikasi Organisasi Terhadap Kinerja Staf Kantor Desa Mulyasari. KAJIAN TEORITIS Komunikasi Organisasi Komunikasi organisasi memiliki peran sentral yang tidak tergantikan dalam mencapai tujuan secara bersama-sama, dengan memfasilitasi pengiriman dan pemahaman pesan yang jelas dan efektif antara anggota organisasi. Komunikasi yang efektif diketahui dengan saling memahami yang dapat mempengaruhi sikap dan meningkatkan hubungan social agar menimbulkan suatu tidakan (Oktafien & Yunarsih, 2. Menurut Pace & Faules dalam Riinawati . komunikasi organisasi adalah pengiriman dan penafsiran pesan di antara unit-unit komunikasi dalam hubungan-hubungan hierarkis antara satu dengan lainnya dalam suatu organisasi. Sedangkan menurut Goldhaber . alam Rahayu et al. , 2. komunikasi organisasi adalah proses saling bertukar pesan dalam satu jaringan hubungan yang saling berhubungan satu sama lain agar mampu mengatasi perubahan lingkungan yang tidak pasti. Berdasarkan beberapa definisi tersebut dapat disimpulkan bahwa komunikasi organisasi adalah pengiriman dan penafsiran atau proses saling bertukar pesan dalam satu jaringan hubungan yang saling berhubungan satu sama lain dalam suatu organisasi agar mampu mengatasi perubahan lingkungan yang tidak pasti. Menurut Suranto AW . terdapat beberapa indikator yang digunakan untuk mengukur komunikasi organisasi yaitu. Pemahaman Ialah kemampuan memahami pesan secara cermat sebagaimana dimaksudkan oleh komunikator. CEMERLANG : Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis - Vol. No. 3 Agustus 2023 e-ISSN: 2962-4797. p-ISSN: 2962-3596. Hal 167-178 Kesenangan Yakni apabila proses komunikasi itu selain berhasil menyampaikan informasi, juga dapat berlangsung dalam suasana yang menyenangkan ke dua belah Pengaruh pada sikap Tujuan berkomunikasi adalah untuk mempengaruhi sikap. Jika dengan berkomunikasi dengan orang lain, kemudian terjadi perubahan pada perilakunya, maka komunikasi yang terjadi adalah efektif, dan jika tidak ada perubahan pada sikap seseorang, maka komunikasi tersebut tidaklah efektif. Hubungan yang baik Bahwa dalam proses komunikasi yang efektif secara tidak sengaja meningkatkan kadar hubungan interpersonal. Tindakan Komunikasi akan efektif jika kedua belah pihak setelah berkomunikasi terdapat adanya sebuah tindakan. Kinerja Kinerja umumnya didefinisikan sebagai perilaku yang ditunjukkan oleh seseorang saat melakukan tugas tertentu. Kinerja merujuk pada hasil yang dihasilkan oleh individu atau tim dalam mencapai tujuan organisasi, mencakup evaluasi efektivitas dan efisiensi dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang ditugaskan. Kasmir . menyatakan bahwa kinerja adalah hasil kerja dan prilaku kerja yang telah dicapai dalam menyelesaikan tugas-tugas dan tanggung jawab yang diberikan dalam suatu priode Sedangkan menurut Bangun dalam Ajimat . Kinerja merupakan hasil dari pekerjaan yang dicapai Kasmir . menyatakan bahwa kinerja adalah hasil kerja dan prilaku kerja yang telah dicapai dalam menyelesaikan tugas-tugas dan tanggung jawab yang diberikan dalam suatu priode tertentu. Dari beberapa definisi diatas dapat disimpulkan bahwa kinerja adalah tentang melakukan pekerjaan dengan hasil kerja dan perilaku kerja yang telah dicapai dalam menyelesaikan tugas-tugas dan tanggung jawab berdasarkan persyaratan yang disebut dengan standar kerja dalam suatu priode tertentu. PENGARUH KOMUNIKASI ORGANISASI TERHADAP KINERJA STAF KANTOR DESA MULYASARI Terdapat beberapa indikator yang dapat digunakan mengukur kinerja dalam penelitian salah satu yang penulis ambil adalah menurut Sedamayanti . , yaitu: Kualitas kerja Ketepatan waktu Inisiatif Kemampuan komunikasiseseorang berdasarkan persyaratan yang disebut dengan standar kerja. Kerangka Pikir Penelitian komunikasi organisasi adalah proses saling bertukar pesan dalam satu jaringan hubungan yang saling berhubungan sama lain agar mampu mengatasi perubahan lingkungan yang tidak pasti (Goldhaber dalam Rahayu etal. , 2. Dalam penelitian ini terdapat satu variabel yaitu komunikasi organisasi, kerangka pemikiran penelitian ini dapat digambarkan sebagai berikut: Pengaruh Komunikasi Organisasi Terhadap Kinerja Staf Kantor Desa Mulyasari Komunikasi Organisasi (X) Kinerja (Y) Pemahaman Kualitas Kerja Kesenangan Ketetapan Waktu Pengaruh pada sikap Inisiatif Hubungan yang baik Kemampuan Komunikasi Suranto AW . Sedarmayanti . Hipotesis Hipotesis untuk penelitian ini adalah: Ho : A = 0 . idak terdapat pengaruh yakni antara komunikasi organisasi terhadap kinerja staf kantor Desa Mulyasar. Ha : A O 0 . erdapat pengaruh yakni antara komunikasi organisasi terhadap kinerja staf kantor Desa Mulyasar. CEMERLANG : Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis - Vol. No. 3 Agustus 2023 e-ISSN: 2962-4797. p-ISSN: 2962-3596. Hal 167-178 METODE PENELITIAN Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif asosiatif yaitu penelitian yang dilandasi pada asumsi bahwa suatu gejala dapat diklasifikasikan, dan hubungan gejala besifat sebab akibat menurut Sugiyono . Penelitian kuantitatif menurut Sugiono . merupakan penelitian yang menggunakan angka-angka Penelitian asosiatif menurut Sugiono . adalah untuk mengetahui pengaruh ataupun juga hubungan antara dua variabel yang terikat atau lebih terhadap variabel bebas. Adapun variabel yang digunakan dalam penelitian yaitu komunikasi organisasi sebagain variabel independent sedangkan kinerja sebagai variabel dependen. Data yang diambil dalam penelitian ini adalah dengan data primer yakni data yang diambil dari sumber data pertama dilokasi penelitian atau objek penelitian. Tempat yang dijadikan lokasi atau objek penelitian adalah kantor Desa Mulyasari pada bulan April Populasi dalam penelitian ini adalah staf kantor Desa Mulyasari yang berjumlah 10 HASIL DAN PEMBAHASAN Dua data yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini yaitu data primer dan Hasil Data Primer Wawancara Wawancara dilakukan dengan Ibu Rosa Dwi Nanda. selaku bagian kasi pelayanan umum kantor Desa Mulyasari. Kuesioner Dalam hal ini kuesioner diajukan kepada staf kantor Desa Mulyasari. Cara penilaian hasil jawaban kuesioner dengan menggunakan Skala Likert, karena sekala ini berhubungan dengan pernyataan tentang sikap sesorang terhadap PENGARUH KOMUNIKASI ORGANISASI TERHADAP KINERJA STAF KANTOR DESA MULYASARI Tabel Skala Likert Alternatif Jawaban Bobot Nilai Positif Negatif (SB) Sangat Baik (B) Baik (CB) Cukup Baik (TB) Tidak Baik (STB) Sangat Tidak Baik Skala ini mudah dipakai untuk peneiltian yang terfokus pada responden dan Jadi peneliti dapat mepelajari bagaimana respon yang berbeda dari tiaptiap responden. Hasil Data Sekunder Dalam penelitian ini penulis mengambil data sekunder yaitu data jumlah staf kantor Desa Mulyasari. Hasil Uji Validitas Data Validitas Instrumen Variabel (X) Yaitu Komunikasi Organisasi Dihitung dengan rumus product moment maka diperoleh hasil rhitung = 0,386. Hal ini menunjukan bahwa nilai rhitung . > rtabel . yang berarti instumen penelitian untuk mengukur variabel komunikasi organisasi valid. Validitas Instumen Variabel (Y) Yaitu Kinerja Dihitung menggunakan rumus product moment diperoleh hasil rhitung = 0,553. Hal ini menunjukan bahwa nilai rhitung . > rtabel . yang berarti penelitian untuk mengukur variabel kinerja dinyatakan valid. Hasil Uji Reliabilitas Uji Reliabilitas Variabel (X) Yaitu Komunikasi Organisasi Dari perhitungan telah didapat nilai relialibilitas menggunakan metode cronbach alpha sebesar r11 = 0,699. Dengan demikian r11 . > rtabel . sehingga instrument penelitian valiabel (X) yaitu komunikasi organisasi dikatakan reliabel. CEMERLANG : Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis - Vol. No. 3 Agustus 2023 e-ISSN: 2962-4797. p-ISSN: 2962-3596. Hal 167-178 Uji Reliabilitas Variabel (Y) Yaitu Kinerja Dari perhitungan telah didapat nilai reliabilitas menggunakan metode cronbach alpa sebesar r11= 0,611. Dengan demikian r11 . > rtabel . sehingga instrument penelitian variabel (Y) yaitu kinerja dapat dikatakan reliabel. Hasil Teknik Analisis Data Hasil Teknik Analisis Statistik Deskriptif Tabel Distribusi Frekuensi Dan Tabulasi Silang Data Skor Kinerja Staff Desa Mulyasari Rata-rata Median Modus Deviasi Resp Skor Terendah 0 dan Skor Tertinggi 100 Jumlah Staff : 10 PENGARUH KOMUNIKASI ORGANISASI TERHADAP KINERJA STAF KANTOR DESA MULYASARI DISTRIBUSI FREKUENSI KELAS INTERVAL INTERVAL KELAS FREKUENSI NILAI TENGAH PERSENTASE JUMLAH Skor Kinerja Staff Desa Mulyasari SKOR KINERJA STAFF DESA MULYASARI ANALISIS RENTANG SKALA FREKUENSI NILAI TENGAH . Skor Skala Ttl Skor Terendah Tertinggi 20 % Sedangkan untuk mementukan rentang skala menggunakan rumus : Rentang Skala (RS) = (Jumlah Skor Tertinggi - Jumlah Skor Terenda. / Skala Tertinggi Maka akan menjadi : RS = 10 . Ae . / 5 = 8 Sehingga akan terbentuk tabel kelas sebagai berikut Keterangan Skor Rentang Skala Sangat Tidak Setuju 10 Sampai 18 Tidak Setuju 18 Sampai 26 Cukup Setuju 26 Sampai 34 Setuju 34 Sampai 42 Sangat Setuju 42 Sampai 50 CEMERLANG : Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis - Vol. No. 3 Agustus 2023 e-ISSN: 2962-4797. p-ISSN: 2962-3596. Hal 167-178 VARIABEL X KOMUNIKASI Indikator Rekrutmen Responden Total Indikator Jumlah Skor Keterangan Sangat Baik Baik Baik Baik Baik Baik Sangat Baik Sangat Baik Baik X10 PENGARUH KOMUNIKASI ORGANISASI TERHADAP KINERJA STAF KANTOR DESA MULYASARI Grafik Komunikasi Indikator Hasil Uji Regresi Linier Sederhana Untuk hasl perumusan regresi sedehana Y = a bX Y = 26,185 0,399X Nilai konstanta . sebesar 26,185 menyatakan bahwa jika X = 0, maka nilai Y = 26,185. Nilai koefisien regresi variabel (X) yaitu komunikasi organisasi terhadap variable (Y) yaitu kinerja sebesar 0,399. Hal ini memiliki arti bahwa jika komunikasi organisasi naik 1 satuan maka akan meningkatkan kinerja sebesar 0,399. Uji Hipotesis Bedasarkan uji signifikasi dengan uji-t, diperoleh hasil thitung sebesar 3,584 dan ttabel 2,021 sehingga thitung . > ttabel . Dengan demikian Ho ditolak dan Ha dterima yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara komunikasi organisasi terhadap kinerja staf kantor Desa Mulyasari. CEMERLANG : Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis - Vol. No. 3 Agustus 2023 e-ISSN: 2962-4797. p-ISSN: 2962-3596. Hal 167-178 KESIMPULAN Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian dan perhitungan data tentang pengaruh komunikasi organisasi terhadap kinerja staf kantor desa Mulyasari dapat ditarik kesimpulan yaitu sebagai berikut : Komunikasi organisasi oleh staf kantor Desa Mulyasari sudah baik, hal ini dapat diambil dari nilai hasil kuesioner variabel komunikasi organisasi dengan memeperoleh nilai rata-rata 39,5. Kinerja staf kantor Desa Mulyasari sudah baik, hal ini didapat nilai rata-rata hasil kuesioner variabel kinerja sebesar 39,5. Terdapat pengeruh positif dan signifikan antara komunikasi organisasi terhadap kinerja staf kantor desa Mulyasari. Hal ini dapat dilihat dari nilai regresi linier sederhana yaitu Y = 26,185 0,399X. SARAN