WIKSA: PROSIDING PENDIDIKAN SEJARAH UNIVERSITAS INDRAPRASTA PGRI TAWURAN PELAJAR SEKOLAH MENENGAH ATAS SEDERAJAT DI JAKARTA 1968 Ai 1987 Hendi Irawan. Efraim Syailendra Mozrapa Pendidikan Sejarah Universitas Indrapasta PGRI Email: hendi. irawan@unindra. id, efraimsyailendra92@gmail. Abstract In this article, the writing team attempts to explain the phenomenon of student brawls in Jakarta from 1968 to 1987. By looking at the changes in student brawls that occurred in Jakarta, the team aims to understand how the development of student brawls that occurred in Jakarta from 1968 to 1987 The writing of this scientific article uses historical research methods, starting from heuristics, verification, interpretation, and From this study, it was found that student brawls have occurred at least since 1968, and from 1968 to 1987 student brawls that occurred in Jakarta experienced a development that can be seen through two benchmarks, namely the use of sharp weapons in a student brawl and the emergence of Barisan Siswa or Basis in Jakarta. from 1968 through 1987, student brawls in Jakarta underwent two changes: the first widespread use of sharp weapons in student brawls, which began in 1980, to the second change, namely the emergence of Barisan Siswa or Basis which increasingly led to student brawls in Jakarta. Keywords: barisan siswa, basis, brawls, student, sharp weapon Abstrak Pada artikel ini tim penulis berusaha untuk memaparkan fenomena tawuran pelajar di Jakarta dalam rentang waktu 1968 hingga tahun 1987. Dengan melihat perubahan tawuran pelajar yang terjadi di Jakarta tim penulis bertujuan untuk bisa memahami bagaimana perkembangan tawuran pelajar yang terjadi di Jakarta dari rentang tahun 1968 hingga 1987. Penulisan artikel ilmiah ini menggunakan metode penelitian sejarah, mulai dari heuritik, verifikasi, intrepretasi dan historiografi. Dari penelitian ini ditemukan bahwa tawuran pelajar sudah terjadi setidaknya sejak tahun 1968, dan selama tahun 1968 hingga 1987 tawuran pelajar yang terjadi di Jakarta mengalami suatu perkembangan yang bisa diketahui melalui dua tolak ukur yaitu penggunaan senjata tajam dalam suatu aksi tawuran pelajar dan kemunculan barisan siswa atau basis di Jakarta. Sehingga pada rentang tahun 1968 hingga 1987 tawuran pelajar di Jakarta mengalami dua kali perubahan, yaitu pertama maraknya penggunaan senjata tajam pada tawuran pelajar yang sejak tahun 1980, hingga ke perubahan kedua yaitu munculnya Barisan Siswa atau Basis yang semakin marak menimbulkan tawuran pelajar di Jakarta. Kata Kunci: barisan siswa, basis, pelajar, senjata tajam, tawuran PENDAHULUAN banyak permasalahan mulai dari Jakarta sebagai kota besar isu politik Ae ekonomi, pendidikan, yang menjadi tujuan banyak orang kesehatan dan isu Ae isu sosial di Indonesia, tentunya mengalami salah satunya adalah kekerasan. WIKSA: PROSIDING PENDIDIKAN SEJARAH UNIVERSITAS INDRAPRASTA PGRI Berbagai tindakan kriminal yang tersebut berbeda dengan tawuran berujung pada tindakan kekerasan terjadi di Jakarta, tawuran pecah di penghilangan nyawa seseorang, bukan merupakan hal yang baru lemparan batu yang mengenai Jakarta. Tindakan- tindakan kriminal yang terjadi di bangunan atau fasilitas umum Jakarta memang sering terjadi, seperti halte, lampu jalan dan baik yang dilakukan oleh individu trotoar jalan . ering kali batu trotoar dicongkel untuk digunakan pencurian dan penodongan, mau sebagai senjata pada tawura. , belum lagi korban luka dan yang kelompok seperti perkelahian antar korban jiwa. kelompok atau tawuran. Tidak Di Jakarta sendiri tawuran bisa terjadi kapanpun, dimanapun kriminalitas yang dilakukan oleh individu, tindakan kriminal yang Tawuran yang terjadi memerlukan tindakan kelompok atau yang teroganisir acap kali Jakarta hanya karena masalah kecil seperti setidaknya dampak fisik yang lebih saling ejek atau kesalahpahaman Pencopetan yang dilakukan di antara penduduk kampung yang oleh seorang individu tentunya terlibat tawuran, seringkali terjadi hanya menyasar seseorang dalam satu ruang yang terbatas yang antara organisasi masyarakat juga Jakarta. Kemudian sering menghiasi keseharian di Hal Jakarta, seperti tawuran antara TAWURAN PELAJAR SEKOLAH MENENGAH ATAS SEDERAJAT DI JAKARTA 1968 Ai 1. WIKSA: PROSIDING PENDIDIKAN SEJARAH UNIVERSITAS INDRAPRASTA PGRI anggota Forum Betawi Rempug (FBR) dengan Pemuda Pancasila. Sekolah Menengah Atas Sederajat Apa yang cukup menarik dan seperti SMA/SMK atau dari jenjang Sekolah Menengah Pertama terjadinya tawuran yang dilakukan (SMP) namun juga dilakukan oleh oleh para pelajar yang bersekolah di Jakarta. Tawuran pelajar di Jakarta sebagaimana yang terjadi di kotakota Indonesia. Sekolah Dasar (Kompas. Priharseno. Desember 2. Bukan dilakukan oleh para remaja yang pemahaman yang memaklumkan korban jiwa pada suatu peristiwa sekolah yang ada di Jakarta, yang tawuran pelajar, namun adanya korban jiwa yang merupakan ekses . elinquent dari tawuran pelajar itu sendiri. Sebagaimana biasanya akan terasa menjadi konsekuensi terjadi tawuran pelajarAiterlebih logis bila melihat senjata yang yang terjadi di JakartaAiacap kali menimbulkan korban mulai dari Jakarta dalam melakukan tawuran. Bukan hanya kayu atau tongkat diantara para pelajar Jakarta yang serta batu, namun juga berbagai senjata tajam seperti arit, celurit, tawuran pelajar ini memunculkan golok, juga pedang panjang seperti korban dari orang yang sama katana . edang jepan. sering sekali tidak terlibat dengan suatu ditemukan menjadi senjata yang tawuran pelajar yang terjadi. Apa digunakan oleh para pelajar dalam melakukan aksi tawuran. pelajar yang terjadi di Jakarta Memang sudah bukan hal bukan hanya dilakukan oleh para yang mengherankan lagi bahwa 127 | Wiksa Tahun 2022 WIKSA: PROSIDING PENDIDIKAN SEJARAH UNIVERSITAS INDRAPRASTA PGRI tawuran pelajar memang sering kemunculan barisan siswa atau terjadi di Jakarta. Tawuran antar sesama pelajar ini bisa terjadi Senjata dijadikan tolok ukur tanpa suatu alasan yang jelas, pertama, karena dengan melihat hanya perlu berbeda sekolah dan senjata yang digunakan oleh para bertemu di suatu tempat, maka pelajar untuk melakukan tawuran, tawuran pelajar bisa terjadi saat itu Seakan sudah menyimpan pelajar yang terjadi di Jakarta dari sehingga sudah tahu bahwa saling tahun ke tahun. Seperti tawuran melukai tidak akan bisa dihindari. pelajar di Jakarta yang terjadi pada Semua periode 1970-an, tawuran-tawuran pelajar yang terjadi lebih banyak bagaimana bisa tawuran pelajar di Jakarta bisa terjadi dengan brutal dan dengan tanpa ada alasan serta bermacam AutongkatAy (Tadie, 2009: apakah memang benar tidak ada 1990-an Sementara pelajar ini? Dalam menanggapi hal ini maka melihat perkembangan digunakan pada dari tawuran pelajar itu sendiri suatu aksi tawuran antar pelajar. Bahkan dalam beberapa kasus Tim Penulis sendiri yakin tawuran pelajar yang terjadi pada penting untuk melihat bagaimana perkembangan tawuran pelajar di Jakarta yang bertumpu pada dua rakitan yang menembakkan paku hal yaitu, senjata yang digunakan atau yang biasa disebut sebagai AudorlopAy (Saleh, 1993: . 1990-an TAWURAN PELAJAR SEKOLAH MENENGAH ATAS SEDERAJAT DI JAKARTA 1968 Ai 1. WIKSA: PROSIDING PENDIDIKAN SEJARAH UNIVERSITAS INDRAPRASTA PGRI Tolok ukur kedua adalah pendidikan yang beragam seperti Barisan Siswa atau Basis. Barisan SD dan SMP, maka dalam artikel Siswa merupakan kelompok siswa ini pembahasan akan difokuskan pada sekolah yang sama yang pada tawuran pelajar yang terjadi menaiki bus kota dengan nomor di Jakarta dan dilakukan oleh para pelajar dari jenjang pendidikan berangkat ke sekolah dan pulang Sekolah Menengah Atas Sederajat Basis SMA/SMK/STM. Lalu organisasi formal yang dibentuk penelitian ini akan dimulai dari oleh sekolah. Basis merupakan tahun 1968, dikarenakan tawuran kelompok yang dibuat oleh para pelajar di Jakarta yang pertama siswa yang kemudian menjadi dicatat oleh koran ada di tahun tradisi pada setiap sekolah yang 1968, tepatnya pada 29 Juni 1968 sering terlibat tawuran pelajar. yang dimuat dalam koran Kompas Pada suatu sekolah Basisnya bisa dengan judul berita AuBentrokan beragam, tergantung adakah siswa Peladjar BerdarahAy. Lalu tahun yang berangkat ke sekolah dan 1987 ditetapkan sebagai batasan akhir penelitian, dikarenakan pada menggunakan bus kota yang sama tahun inilah tepatnya pada 25 (Catatan pengamatan tim penuli. September 1987, aliansi pelajar Sebelum membahas tawuran yang ada di Jalan Budi Utomo, pelajar Jakarta lebih jauh, akan Jakarta Pusat, mereka membentuk diberikan batasan terlebih dahulu Basis pertama, yaitu basis Boedoet agar pembahasan yang diuraikan METODE PENELITIAN subtansial dan tidak ter melebar Metode sehingga bisa tetap subtansial. Mengingat pelaku tawuran pelajar penelitian sejarah. Di mulai dari di Jakarta bisa datang dari jenjang 129 | Wiksa Tahun 2022 WIKSA: PROSIDING PENDIDIKAN SEJARAH UNIVERSITAS INDRAPRASTA PGRI sumber-sumber HASIL DAN PEMBAHASAN sumber tertulis, sumber lisan dan Tawuran sumber kebendaan yang berkaitan perkelahian yang dilakukan secara dengan pembahasan pada artikel beramai-ramai antara dua kelompok Lalu Verifikasi yang mana yang berbeda. Ada pun Muttaqin, sumber-sumber dkk . menyatakan definisi yang dikumpulkan dan diklasifikan pada adalah perkelahian yang melibatkan banyak orang dalam satu geng. Lalu Ausumber benar-benar sejarahAy kelompok pelajar . iswa sekola. (Susanto. Dwi, 2009: . dari suatu sekolah dengan kelompok Langkah pelajar dari sekolah lain, umumnya penafsiran yang mana pada tahap ini dilakukan suatu usaha untuk delinquency juvenille (Kartono, 2017: kemudian fakta tersebut dikaitkan Pengkategorian dengan fakta-fakta lain yang juga pelajar sebagai kenakalan remaja memiliki arti bahwa tawuran pelajar (Kumalasari, 2014: . Terakhir adalah historiografi yang dalam tindakan kenakalan yang dilakukan oleh remaja . elajar/siswa sekola. potongan-potongan Sampai di sini perlu diakui bahwa dilakukan oleh pelajar di suatu masa TAWURAN PELAJAR SEKOLAH MENENGAH ATAS SEDERAJAT DI JAKARTA 1968 Ai 1. WIKSA: PROSIDING PENDIDIKAN SEJARAH UNIVERSITAS INDRAPRASTA PGRI bisa dibandingkan dengan terjadinya tawuran pelajar di depan Rumah Sakit Universitas Kristen Indonesia, dalam catatan tersebut tawuran terjadi antara siswa SMA (Sekolah Menengah Ata. dengan Setidaknya sebelum terbitnya siswa dari STN (Sekolah Tehnik koran kompas edisi 29 Juni 1968 Neger. (Kompas, 29 Juni 1. Tidak terjadinya tawuran pelajar di Jakarta, namun catatan tentang korban akibat sangat sulit ditemukan. Firman Lubis tawuran tersebut ada delapan orang. Jakarta Setelah tahun 1968 catatan tentang Jakarta mulai muncul di koran. kenakalan remaja di Jakarta. Dalam Seperti pada 28 September 1969 pembahasan singkat tersebut. Lubis menyatakan bahwa tawuran pelajar berhasil dicegahnya tawuran pelajar atau perkelahian yang dilakukan yang akan terjadi di daerah Pasar berama-ramai oleh pelajar belum Rebo Lalu pada tahun 1970 dimuat Ai (Kompas, bersekolah di jenjang SMP hingga SMA . 6 Ai 1. September SMA i Teladan Sejauh pencarian tim penulis dengan siswa dari PSKD II yang ada tentang catatan tawuran pelajar di di Jalan Slamet Riyadi (Kompas, 28 Jakarta, maka catatan terlama yang Februari 1. mencatat tentang terjadinya tawuran Sampai pelajar di Jakarta adalah koran dipaparkan laporan-laporan relevan Kompas edisi 29 Juni 1968. Isi yang bisa dipertanggungjawabkan laporan pada koran tersebut adalah oleh tim penulis tentang kemunculan 131 | Wiksa Tahun 2022 WIKSA: PROSIDING PENDIDIKAN SEJARAH UNIVERSITAS INDRAPRASTA PGRI tawuran pelajar di Jakarta. Dalam (Kompa. pada tahun 1968 Ae 1970, laporan-laporan yang masing-masing hanya memuat hal-hal satu laporan saja tentang tawuran tentang kasus tawuran pelajar yang pelajar ditiap tahunnya. dilaporkan, sehingga informasi yang Tidak berhenti di tahun 1971, didapat tidak begitu lengkap. Hal ini catatan tentang tawuran pelajar bisa jauh berbeda memasuki tahun 1971. ditemukan kembali di tahun-tahun Laporan Seperti di tahun 1972 dalam koran mulai menyoroti motif terdapat artikel pada koran Kompas yang berjudul Kerojokan Ae antar Jakarta Pelajar. Kemudian artikel berjudul sejalan dengan mulai bertambahnya Perkelahian SMA I Budi Utomo laporan tentang tawuran pelajar yang Dengan STM V terbit tahun 1973 dimuat pada koran. (Kompas, 16 Juli 1. atau Catatan Tawuran Pelajar 1971 Ai 1979 tentang terjadinya tawuran pelajar Sejak tahun 1971 laporan- Lapangan Banteng (Kompas, 3 Juni 1. pelajar Jakarta yang dimuat dalam Catatan tentang tawuran pelajar koran harian dapat lebih banyak mulai bisa ditemukan lebih banyak. Pada Berkaitan Jakarta, tawuran pelajar Jakarta yang dimuat Perancis bernama Jerome Tadie dalam koran harian Kompas: 18 Februari, 10 Maret, 21 Mei dan 2 Juni kekerasan yang terjadi di Jakarta. Tentunya keempat laporan ini setidaknya sejak tahun 1975 Ae 1979 Jakarta dari koran harian yang sama ada sekitar 146 kasus tawuran pelajar yang terjadi di Jakarta. TAWURAN PELAJAR SEKOLAH MENENGAH ATAS SEDERAJAT DI JAKARTA 1968 Ai 1. WIKSA: PROSIDING PENDIDIKAN SEJARAH UNIVERSITAS INDRAPRASTA PGRI Dari laporan-laporan koran SMA XVi. Pemicu tawuran ini dikarenakan salah satu rentang waktu 1971 hingga 1980 pelajar STM Dwikora tidak senang temannya yang mana keduanya yang merupakan sesama pelajar di langsung diketahui. Seperti tawuran SMA Negeri XVi. Dengan alasan pelajar yang terjadi pada 1 Maret tersulut emosi dan ingin memberikan 1976 di mana pelajar STM Yanmor masalah dengan saudaranya, pelajar besaran ke sekolah SMA Negeri yang bersekolah di STM Dwikora ini XXIV yang mengakibatkan kaca- mengajak teman-teman sekolahnya kaca gedung sekolah SMA Negeri XXIV penyerangan terhadap SMA Negeri pecah-pecah, tersebut terjadi karena para pelajar Terakhir kepada SMA Negeri XXIV yang XVi (Kompas, 29 April 1. STM Yanmor membalas dendam sub-bab pelajar dari STM Yanmor (Kompas, 1 ditemukannya kasus tawuran pelajar Maret 1. Tidak jauh berbeda yang menggunakan senjata tajam dengan tawuran pelajar yang terjadi pada 17 April 1976 antara pelajar hingga kematian dalam suatu aksi STM Dwikora dengan pelajar SMA Pada catatan ini tim penulis Negeri XVi. Tawuran ini juga cukup harus menyampaikan bahwa sejauh mencengangkan karena pelajar STM Dwikora yang datang menyerang penelitian dan menemukan sumber- sekolah SMA Negeri XVi merusak bangunan sekolah dan memukuli bukan hanya siswa namun juga guru 133 | Wiksa Tahun 2022 WIKSA: PROSIDING PENDIDIKAN SEJARAH UNIVERSITAS INDRAPRASTA PGRI tawuran pelajar yang dalam aksi Jakarta sejak tahun 1980 Ai 1968 tersebut digunakan senjata tajam. 015, tidak lupa Tadie Hal ini akhirnya diperkuat catatan dari Jerome Tadie bahwa tersebut bisa menjadi lebih besar. pada periode 1970-an, tawuran- Hal tawuran pelajar yang terjadi lebih sumber tercatat tentang tawuran kosong, serta senjata tumpul dari Sebagai bermacam AutongkatAy yang tentunya menunjukkan bahwa pada tahun sangat berbeda dengan tawuran 1981 dirinya mencatat bahwa ada pada periode 1980-an terlebih 1990- an (Tadie, 2009: . Jakarta, yang mana dari angka Tawuran Pelajar 1980 Ai 1986 tersebut merupakan tawuran pelajar Memasuki Jakarta 1980-an Jakarta. Tadie yang terjadi pada bulan Maret hingga September 1981 saja (Tadie, 2009: Kemudian terkait kebrutalan yang sangat drastis serta menjadi lebih brutal dibandingkan periode tahun sebelumnya. Para Jakarta catatan tentang korban serta menggunakan senjata tajam. Alhasil menjelaskan bagaimana perkelahian tawuran-tawuran pelajar yang terjadi massal antara sesama pelajar di di Jakarta dan tentunya yang tercatat Jakarta ini bisa begitu brutal. Seperti menjadi lebih sering melaporkan pada tahun 1980 dua sekolah, yaitu jatuhnya korban dari suatu tawuran SMA 9 dan SMA 11 Jakarta yang pelajar yang terjadi. Jerome Tadie bahwa tawuran pelajar yang terjadi di Ternyata kedua sekolah ini sering TAWURAN PELAJAR SEKOLAH MENENGAH ATAS SEDERAJAT DI JAKARTA 1968 Ai 1. WIKSA: PROSIDING PENDIDIKAN SEJARAH UNIVERSITAS INDRAPRASTA PGRI sekolah ini sudah 29 kali terlibat pada tahun 1985 hingga 1986 ada tawuran sepanjang tahun 1980 dan tujuh orang pelajar yang mengalami tidak jarang membuat kedua sekolah luka berat dan 15 kendaraan yang itu libur untuk sementara waktu dilaporkan rusak akibat (Kompas, pelajar (Tadie, 2009: . November Kemudian misalnya tawuran pelajar Sejak yang terjadi di Jalan Panglima Polim, pengguanaan senjata tajam pertama Kebayoran pada tahun 1982, yang dalam aksi tawuran pelajar pada 10 mana tawuran ini melibatkan cukup November banyak pelajar, tidak ada catatan tentang korban luka dari tawuran ini, tawuran pelajar di Jakarta menjadi lebih sering ditemukan. Kemudian yang menjadi pertanyaan adalah lemparan kayu hingga batu besar, mengapa para pelajar begitu berani jalanan macet dan mobil-mobil yang menggunakan senjata tajam dalam ada di tempat tawuran tidak luput dari hujanan batu para pelajar yang Dalam terlibat tawuran (Kompas, 03 Januari tersebut, maka perlu diperhatikan toko-toko Lalu bahwa tawuran yang dilakukan oleh Rudi para pelajar hanya terjadi selama Efendy tewas dalam tawuran yang beberapa menit saja, paling lama dirinya ikuti. Tawuran tersebut terjadi tawuran pelajar memang bisa terjadi di daerah Pasar Minggu. Jakarta dalam hitungan jam. Sementara itu Selatan, korban meninggal akibat pihak mana yang menang atau luka di bagian kepala, temannya bahkan kalah dalam suatu tawuran yang bernama Wawan Setiawan ditentukan secara pasti. Para pelajar (Kompas. Februari Tadie sendiri mencatat bahwa 135 | Wiksa Tahun 2022 WIKSA: PROSIDING PENDIDIKAN SEJARAH UNIVERSITAS INDRAPRASTA PGRI mundur kelompok pelajar lawannya hingga tidak melawan balik, lebih- musuh kehilangan semangat untuk lebih bila bisa melukai pelajar yang melanjutkan tawuran (Tadie, 2009: menjadi musuhnya. Berkaitan dengan hal di atas maka motif penggunaan senjata Kemunculan Barisan Siswa Pertama dalam tawuran pelajar yang terjadi di Jakarta Pada rentang tahun 1968 tawuranAetawuran Senjata pelajar yang terjadi di Jakarta bisa dijelaskan dengan mudah, dalam artian motifnya bisa dengan cepat Begitu juga dengan lokasi Di sini maka penggunaan tempat terjadinya suatu aksi tawuran senjata bisa dilihat sebagai cara pelajar di Jakarta sebelum tahun pelajar yang menggunakan senjata 1987, yang bisa dijelaskan dengan Hal ini berbeda dengan tawuran-tawuran pelajar yang terjadi harapannya senjata tajam mampu setelah tahun 1987. untuk membuat kelompok pelajar Memasuki lain menjadi enggan . untuk terlebih pada tahun 1990-an tawuran melawan dan lebih memilih untuk menunjukkan pola baru, yang mana Selain hal itu, senjata tajam para pelajar seakan sudah saling juga digunakan oleh para pelajar membuat janji karena melakukan aksi tawuran di jalan-jalan umum Jakarta mengalahkan pelajar yang menjadi lawannya, dalam hal ini senjata tersebut seperti yang diungkapkan memberikan luka yang membuat oleh Jerome Tadie bahwa tawuran Hal TAWURAN PELAJAR SEKOLAH MENENGAH ATAS SEDERAJAT DI JAKARTA 1968 Ai 1. WIKSA: PROSIDING PENDIDIKAN SEJARAH UNIVERSITAS INDRAPRASTA PGRI pelajar menyebar di seluruh kota dan bergerak di antara tempat tinggal dan sekolah (Tadie, 2009: . Lebih jelasnya lagi adalah Barisan siswa pertama kali bahwa tawuran pelajar terjadi di dipelopori oleh kelompok siswa dari daerah-daerah yang dilalui oleh para beberapa sekolah yang ada di Jl. pelajar untuk berangkat ke sekolah Budi Utomo. Jakarta Pusat. Sekolah- sekolah tersebut adalah STM Negeri Terjadinya perubahan tersebut ada 1. STM Negeri 5. STM PGRI 4 dan setelah adanya kemunculan Barisan STM PGRI 5,kelompok pelajar ini Siswa atau yang sering dikenal dengan nama Basis yang akan sebagai kelompok pelajar Boedoet. menjadi fokus dalam pembahasan. Melalui suatu wawancara dengan Basis merupakan kelompok Forum Komunikasi (FOKAT) Dino siswa dari suatu sekolah atau siswa Silahturahmi dari suatu aliansi beberapa sekolah. Hermanus, diketahui bahwa barisan siswa pertama adalah basis Boedoet menggunakan bus kota yang sama untuk pergi berangkat ke sekolah dan pulang dari sekolah, formed by tergabung dalam aliansi pelajar STM students who travel together on the Negeri 1. STM Negeri 5. STM PGRI same bus (Mansoer, 2012: . 4 dan STM PGRI 5. Para pelajar Basis tidak diciptakan secara resmi yang menjadi anggota basis Boedoet oleh sekolah. Tidak ada instruksi, 806 ini merupakan pelajar yang perintah khusus atau bahkan aturan menaiki bus kota dengan nomor dari sekolah agar para siswanya trayek 806 dengan rute Lapangan Banteng Ai Pasar Minggu. Basis ini Para pelajar sendirilah yang sendiri dibentuk pada tanggal 25 137 | Wiksa Tahun 2022 WIKSA: PROSIDING PENDIDIKAN SEJARAH UNIVERSITAS INDRAPRASTA PGRI September 1987 atas inisiatif salah Sehingga pelajar dari suatu seorang pelajar bernama Jujum yang Basis menjadi pelajar Boedoet pada tahun sebagai pelajar dari sekolah lain, 1984 Ae 1987. Sewaktu membentuk basis Jujum yang biasanya disapa Sehingga dalam hal ini Basis Bang Jujum merupakan seorang senior, dirinya sudah berada di konflik atau tawuran pelajar. Being tingkat pendidikan akhir STM. members of the Basis could attrach Barisan siswa sendiri lahir conflicts when they have contacts dari suatu tradisi untuk berangkat with student crowds from enemy dan pulang menggunakan bus kota schools (Mansoer, 2012: . yang sama. Begitu juga dari basis Penjelasan atas pernyataan Boedoet 806 ini, sebelum istilah di atas adalah sebagai berikut: basis tercipta, kebiasan para pelajar motivasi untuk bisa aman selama untuk secara bersama-sama menaiki bus kota yang sama sudah ada sekolah dan sebaliknya pulang ke Rasa rumah, mengindikasikan bahwa para pelajar yang membentuk kelompok pelajar untuk berangkat dan pulang Basis, perlu untuk mengamankan secara bersama-sama. jalur bus kota yang mereka gunakan. Mengamankan berarti, memastikan barisan siswa atau basis ini bisa bahwa tidak ada pelajar dari sekolah lain yang ada di bus mereka atau di pelajar di Jakarta? Sampai di sini jalur bus yang mereka gunakan, saat penting untuk dicatat bahwa, ini berarti identitas sekolah dari suatu Pendapat Jerome Tadie tentang bus Basis tetap saling terhubung. Pelajar yang dari suatu Basis tetap juga Lalu TAWURAN PELAJAR SEKOLAH MENENGAH ATAS SEDERAJAT DI JAKARTA 1968 Ai 1. WIKSA: PROSIDING PENDIDIKAN SEJARAH UNIVERSITAS INDRAPRASTA PGRI Menguasai bus kota terlebih rute bus yang membentuk Basis dari sekolah kota yang digunakan oleh Basis dari yang berbeda. suatu sekolah adalah hal yang dirasa Dari Basis. Sehingga Basis dari suatu tawuran pelajar di Jakarta bisa terjadi sekolah, perlu untuk memberikan tanpa suatu alasan yang jelas, hanya perlu berbeda sekolah, bergerombol . pada bus kota atau di sekitar dalam suatu bus dan berpapasan di jalan yang dilalui bus kota yang Jalan, tawuran pun akhirnya bisa menjadi Basis, hal ini berperan Hal ini seperti yang dituliskan sebagai markah kepemilikan dan memoar ciptaannya yang berjudul Arif Rahman siswa rival bahwa mereka memasuki Catatan Seorang Pelajar mereka berkeras mengambil bus di Tidak ada rumus khusus jalur itu (Tadie, 2009: . Sama seperti motivasi ingin kepala kami dan musuh ibarat mesin, sudah terpatri bahwa kami harus membentuk Basis, para pelajar di saling serang. Jika tidak maka akan Jakarta juga memiliki pemahaman diserang (Rahman, 2013: 16 Ae . yang serupa untuk saling mengklaim Tidak berhenti sampai di situ, kepemilikan atas bus kota beserta Basis juga menjadi fenomena yang trayek yang dilalui oleh masing- sangat unik sampai saat ini. Seperti masing Basis dari sekolah yang Disinilah Basis tawuran pelajar dengan kemunculan menggunakan bus-bus yang ada di Basis kota Jakarta. Namun yang menjadi persaingan atas klaim kepemilikan menarik adalah, walau pun bus-bus bus kota berserta trayek bus kota, kota yang menjadi nama Basis secara sepihak diantara para pelajar sudah hilang . idak beroperas. dan 139 | Wiksa Tahun 2022 WIKSA: PROSIDING PENDIDIKAN SEJARAH UNIVERSITAS INDRAPRASTA PGRI rute-rute bus kota baru di Jakarta sudah berubah. Namun nama-nama Basis dari suatu sekolah tetap ada, beradaptasi sesuai lingkungannya. bahkan menyesuaikan pergantian Beberapa sekolah di Kota Bekasi, menunjukkan Basis tidak terafiliasi bus-bus Basis Jakarta Bus kota 806 sudah tidak beroperasi sejak tahun 1994, namun anggotanya, tapi keanggotaan Basis Basis 806 di SMKN 1 (Boedoe. tetap ada, sekali pun mereka para pelajar tempat mereka berkumpul bersama . sebelum dan sesudah, menggunakan bus kota lain. Ada (Wawancara. Fathurrohman Nadih dan Muhammad Fachrurrozi, 9 Juli Basis Sementara di Bogor, tepatnya di Kecamatan Jonggol, fenomena Basis hampir sama dengan yang ada fenomena Basis juga dibentuk oleh di Jakarta. Pelajar di Kecamatan pelajar-pelajar dari kota-kota yang Jonggol ada di sekitar Jakarta seperti Depok, keanggotaan Basis dengan daerah Tangerang, tempat tinggal (Wawancara. Joko Hal Bogor. Bekasi Cikarang. Namun tidak seperti di Susilo. Jakarta Basis yang ada di kota-kota dikarenakan tidak banyak terdapat sekitar Jakarta memiliki keunikannya angkutan umum khususnya bus kota sendiri yang berbeda dengan Basis Jakarta, yang ada di Jakarta. Kecamatan Jonggol Tidak seperti Jakarta, yang Juli Namun Basis mereka dengan berdasarkan dipenuhi oleh bus kota. Kota-kota sekitar Jakarta tidak banyak memiliki anggotanya: di sekolah saya MAN 3 trayek bus dalam kota. Sehingga Bogor. Basis itu sesuai dengan TAWURAN PELAJAR SEKOLAH MENENGAH ATAS SEDERAJAT DI JAKARTA 1968 Ai 1. WIKSA: PROSIDING PENDIDIKAN SEJARAH UNIVERSITAS INDRAPRASTA PGRI masing-masing. Perubahan pertama terjadi Berangkat bareng pulang bareng. senjata tajam dalam tawuran pelajar Menggunakan yang terjadi di Jakarta. Perubahan (Wawancara, kedua pada tawuran pelajar di Muhammad Farhan, 12 Juni 2. Jakarta dimulai dengan kemunculan Pembahasan yang menarik, namun Barisan Siswa atau Basis yang sesuai dengan batasan penelitian diciptakan pada 25 September 1987 Maka, oleh gabungan pelajar STM Negeri 1. STM Negeri 5. STM PGRI 4 dan bertahannya Barisan Siswa sampai STM PGRI 5 yang dikenal dengan nama STM Boedoet. menyebarnya pembentukan Barisan Penggunaan senjata tajam Siswa oleh para pelajar di kota-kota dalam tawuran pelajar yang terjadi di Jakarta mengindikasikan semakin Jakarta. Tentunya keluar dari batasan penelitian ini, sehingga dua hal tersebut tidak akan Jakarta. dibahas lebih jauh lagi. senjata tajam dalam tawuran pelajar KESIMPULAN di Jakarta semakin memperlihatkan Kesimpulan pembahasan penelitian ini adalah, di Jakarta tawuran pelajar bukanlah sesuatu yang baru terjadi, namun sudah terjadi cukup lama, yang berdasarkan pada bukti tertulis, tawuran pelajar di Jakarta sudah terjadi sejak tahun 1968. Tawuran pelajar di Jakarta mengalami dua kali perubahan sejak tahun 1968 Ae 141 | Wiksa Tahun 2022 Jakarta . elinquency juvenill. Sementara Barisan Siswa, membuat tawuran pelajar semakin masif terjadi di Jakarta. Hal tersebut dikarenakan, setelah tahun 1987 Barisan Siswa atau Basis pertama WIKSA: PROSIDING PENDIDIKAN SEJARAH UNIVERSITAS INDRAPRASTA PGRI yaitu Basis Boedoet 806 MOM, pembentukan Basis kemudian diikuti oleh banyak sekolah di Jakarta. Pembentukan Basis yang dilakukan oleh pelajar dari sekolah-sekolah yang ada di Jakarta menjadi salah satu faktor meningkatnya tawuran pelajar di Jakarta, karena dengan adanya Basis maka tawuran pelajar Jakarta persaingan atas klaim kepemilikan bus kota berserta trayek bus kota, secara sepihak diantara para pelajar yang membentuk Basis dari sekolah Kompas. SMA Ksatrya Diserbu Siswa STM. Jakarta, 18 Februari 1971. Kompas. Gara2 Bola Basket Terjadi Perkelahian Pelajar. Jakarta, 21 Mei 1971. Kompas. 14 Peladjar STM Tubun Dikerojok. Jakarta, 10 Maret Kompas. Kerojokan Antar-Peladjar. Jakarta, 25 Februari 1972. Kompas. Perkelahian SMA I Budi Utomo Dengan STM V. Jakarta, 16 Juli 1973. Kompas. Penjelasan Perkelahian Massal. Jakarta, 3 Juni 1974. Kompas. 21 Pelajar yang Menyerbu SMA XXIV Ditahan. Jakarta, 1 Maret 1976. yang berbeda. DAFTAR PUSTAKA