Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 8. No 1 . Januari-Juni darmabakti@utu. Business Model Canvas Berbasis Ekonomi Sirkular untuk Produk Ikan Keumamah Kemasan di Gampong Deah Raya Kota Banda Aceh Nur Izzaty1. Kana Puspita2*. Faradilla Fadlia3. Marzuki Ansari4 1Jurusan Teknik Mesin dan Industri. Universitas Syiah Kuala Email: nur_izzaty@usk. 2* Jurusan Pendidikan Kimia. Universitas Syiah Kuala Email: kanapuspita@usk. 3 Jurusan Ilmu Politik. Universitas Syiah Kuala Email: faradilla_fadlia@usk. 4 Jurusan Manajemen Pendidikan Islam. UIN Ar-Raniry Email: marzuki. ansari@ar-raniry. Submitted: 11-03-2026 Revised: 24-06-2026 Accepted: 30-06-2026 Abstract This community service program aims to provide education and assistance to the keumamah producers in Deah Raya Village. City of Banda Aceh, to develop a sustainable business model that integrates circular economy principles using the approach of Business Model Canvas (BMC). The activities commenced with a preliminary survey involving observations and interviews, followed by educational sessions and focus group discussions (FGD. The next stage consisted of workshops on preparing a business model using the BMC framework, and the final activity was output socialization and dissemination. The results of the program produced a visual BMC canvas consisting of nine building blocks that had integrated circular economy principles. These were reflected, among others, in the inclusion of compost fertilizer as a byproduct derived from production waste processing, which added value to environmentally friendly keumamah products. agropreneurs as one of the market segments. and an additional revenue stream from compost fertilizer sales. The business model is expected to help the business actors of keumamah fish in Deah Raya Village operate their business sustainably, increase the economic value of their products, and reduce negative environmental impacts. Keywords: Business Model Canvas (BMC). Circular Economy. Keumamah Fish Abstrak Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan mendampingi produsen ikan keumamah di Gampong Deah Raya. Kota Banda Aceh, untuk dapat menyusun rencana model bisnis berkelanjutan yang mengintegrasikan prinsip ekonomi sirkular dengan pendekatan Business Model Canvas (BMC). Kegiatan diawali dengan survey awal yaitu observasi dan wawancara, kemudian dilanjutkan dengan edukasi oleh tim pengabdi dan focus group discussion (FGD). Berikutnya, workshop penyusunan model bisnis menggunakan kerangka kerja BMC, dan kegiatan terakhir adalah sosialisasi output. Hasil kegiatan menghasilkan canvas visual BMC, terdiri dari sembilan blok elemen yang telah mengintegrasikan prinsip ekonomi sirkular, di antaranya diindikasikan dengan adanya pupuk kompos sebagai produk samping olahan limbah produksi, yang menambah proposisi nilai dari produk ikan keumamah yang ramah agropreneur sebagai salah satu segmen pasar. serta revenue stream ekstra dari penjualan pupuk kompos. Model bisnis tersebut diharapkan dapat membantu pelaku bisnis ikan keumamah di Gampong Deah Raya untuk menjalankan bisnisnya secara berkelanjutan, menambah nilai ekonomis produk, dan mengurangi dampak buruk terhadap lingkungan. Kata Kunci: Business Model Canvas (BMC). Ekonomi Sirkular. Ikan Keumamah. Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik PENDAHULUAN Banda Aceh merupakan salah satu kota pesisir yang terletak di ujung utara Pulau Sumatera. Dengan potensi perikanan dan komoditas laut yang melimpah (Thirafi et al. , wilayah pesisir dihadapkan pada tantangan tidak hanya dalam berinovasi menghasilkan produk olahan ikan yang diminati oleh pasar namun juga dalam mengelola limbah hasil pengolahan ikan yang Gampong Deah Raya merupakan salah satu desa yang terletak di daerah pesisir tersebut, tepatnya di Kecamatan Syiah Kuala. Kota Banda Aceh. Sebagai penduduk desa memanfaatkan ikan hasil laut sebagai komoditas utama yang dijadikan sumber pendapatan ekonomi keluarga. Ikan tersebut tidak hanya dijual langsung namun ada juga yang diolah terlebih dahulu menjadi produk kuliner. Di antara produk unggulan yang telah lama menjadi warisan kuliner dan sumber keumamah (Puspita et al. , 2. Keumamah merupakan ikan kayu yang telah diolah dengan direbus, dijemur, diiris, dan kemudian dimasak dengan rempah khas Aceh(Amanullah et al. , 2. Dalam proses produksi ikan keumamah tersebut, masih terdapat sisa ikan yang belum diolah secara maksimal seperti kepala, tulang, dan kulit yang kemudian menjadi limbah Vol 8. No 1 . Januari-Juni darmabakti@utu. dan dapat menimbulkan masalah Limbah yang tergolong kepada sampah organik tersebut dapat diolah menjadi pupuk kompos dengan nilai jual yang dapat menjadi revenue stream ekstra bagi bisnis yang Namun, hal tersebut masih jarang dilaksanakan karena masyarakat pesisir (Ilmiah et al. , termasuk di Gampong Deah Raya. Penanganan limbah yang dikelola dengan baik dapat menjadi indikator kualitas hidup masyarakat lingkungan (Ikhsan et al. , 2. Konsep ekonomi sirkular atau circular economy dapat menjadi produk yang ramah lingkungan dengan memberikan nilai tambah bagi produk, memperpanjang siklus produk dan mengurangi limbah dalam proses produksi (Fadhillah & Fahreza, 2023. Kurniawan et al. Susilo et al. , 2023. Yulistika et , 2. Beberapa kajian terkait dengan penerapan ekonomi sirkular yang telah dilakukan sebelumnya yaitu oleh Alfatih, . yang dapat menciptakan unit usaha baru berbasis sampah yaitu melalui produksi kompos secara kolektif. Hal tersebut dapat mendukung kemandirian ekonomi lokal dan juga menyelesaikan masalah lingkungan. Kajian lain oleh (Santoso et al. , 2. menunjukkan bahwa penerapan Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik mengintegrasikan edukasi, inovasi teknologi, dan masyarakat dapat ekonomi masyarakat dan kualitas Sementara keumamah di Gampong Deah Raya juga belum memiliki rancangan model bisnis yang dapat menjadi acuan dalam menjalankan usahanya dan membangun keberlanjutan bisnis tersebut, terutama dalam proses transisi menuju ekonomi Business Model Canvas (BMC) memetakan bisnis ke dalam sembilan blok, yaitu: customer segments . egmen pelangga. , value propositions . roposisi nila. , channels . , . ubungan pelangga. , revenue streams . rus pendapata. , key resources . umber daya utam. , key activities . ktivitas utam. , key partners . itra utam. , dan cost . truktur (Osterwalder & Pigneur, 2. Dalam hal ini. BMC dapat membantu memetakan rencana bisnis yang komprehensif secara visual dan memudahkan pelaku bisnis dalam memahami dan (Alfina Ramadhan, 2025. Farhana et al. Izzaty et al. , 2. Berdasarkan latar belakang tersebut, pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan Vol 8. No 1 . Januari-Juni darmabakti@utu. keumamah di Gampong Deah Raya dalam merancang model bisnis yang terintegrasi dengan prinsip ekonomi sirkular dengan pendekatan BMC. Hasil pengabdian ini diharapkan perencanaan bisnis, namun juga mampu menciptakan model bisnis mengintegrasikan prinsip ekonomi METODE PELAKSANAAN Metode pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dalam beberapa kegiatan, . Survey awal, observasi dan Tim pengabdi melakukan kunjungan awal ke Gampong Deah Raya dengan pelaku usaha ikan Observasi dilakukan untuk memahami mengidentifikasi jenis serta volume limbah yang dihasilkan. Selain itu, wawancara nonterstruktur terkait pengelolaan saat ini dan potensi pengembangan usaha. Edukasi dan Focus Group Discussion (FGD): Tim pengabdi mengawali kegiatan ini dengan Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik memberikan edukasi terkait dengan perencanaan model bisnis dengan menggunakan BMC kepada 20 peserta yang mewakili Gampong Deah Raya dan terlibat dalam produksi ikan Kemudian. FGD dilakukan untuk menggali dan sekaligus mengkonfirmasi data yang telah didapatkan pada survey awal, dan dijadikan sebagai input untuk merancang BMC. Workshop perancangan BMC berbasis ekonomi sirkular: Tim pengabdi mendampingi peserta workshop yang telah dibagi menjadi dua kelompok untuk menyusun BMC. Dari ide-ide yang muncul saat workshop, divisualkan ke dalam satu BMC ikan keumamah yang dapat dijadikan sebagai rencana bisnis . Sosialisasi: Kegiatan dilakukan melalui presentasi interaktif oleh peserta workshop terkait dengan BMC yang telah disusun dengan melibatkan perwakilan perangkat desa dan tokoh masyarakat. Vol 8. No 1 . Januari-Juni darmabakti@utu. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil survey menunjukkan bahwa proses produksi masih dilakukan secara tradisional melalui tahapan: pengadaan ikan sebagai bahan baku, pembersihan ikan. Tahap seperti kepala, tulang, kulit ikan, dan air sisa perebusan yang kemudian dibuang, mengendap ke dalam tanah dan menimbulkan bau tak Edukasi dan knowledge transfer terkait dengan perencanaan model bisnis dengan pendekatan BMC yang diintegrasikan dengan prinsip ekonomi sirkular disampaikan oleh narasumber dari tim pengabdi kepada 20 ibu-ibu peserta dari masyarakat Gampong Deah Raya yang juga merupakan tim produksi ikan keumamah di desa tersebut. Kemudian, di antara data utama FGD, brainstorming ide pada saat workshop yang menjadi input penyusunan BMC dapat dilihat pada Tabel 1. Data tersebut kemudian diramu dan divisualkan kedalam BMC yang dapat dilihat pada Gambar 1. Tabel 1. Input Penyusunan BMC dari hasil data lapangan Blok Keterangan Keunggulan nilai yang ditawarkan adalah Value propositions produk yang berkelanjutan dan ramah lingkungan, yang ditandai dengan adanya Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Blok Customer segments Channels Customer Revenue streams Key resources Key activities Key partners Cost structure Vol 8. No 1 . Januari-Juni darmabakti@utu. Keterangan produk pupuk kompos hasil pengolahan limbah produksi ikan keumamah. Segmen pasar dibagi menjadi dua jenis, yaitu business to consumer (B2C) dan business to business (B2B), dengan memasukkan agropreneur sebagai salah satu segmen pasar B2B untuk produk pupuk kompos, selain target pasar lainnya untuk produk ikan keumamah. Saluran memanfaatkan penjualan secara offline dan online, serta kemitraan. Membangun hubungan yang baik dengan pelanggan melalui pelayanan prima, meningkatkan engagement dan loyalitas, serta memberikan edukasi terkait produk. Pendapatan didapatkan tidak hanya dari penjualan produk ikan keumamah, namun juga ekstra dari produk pupuk kompos. Tim, fasilitas, dan resep produksi serta modal usaha menjadi sumber daya utama. Aktivitas utama tidak hanya pada produksi, pemasaran dan distribusi ikan keumamah, namun juga pengolahan limbah produksi menjadi pupuk kompos serta membangun hubungan yang baik dengan pelanggan. Membangun kemitraan dengan nelayan pemerintah, lembaga keuangan dan investor, serta mitra distribusi. Biaya yang dibutuhkan meliputi biaya produksi, operasional, pemasaran, dan Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 8. No 1 . Januari-Juni darmabakti@utu. Gambar 1. BMC Ikan Keumamah Gampong Deah Raya Terdapat beberapa poin yang menjadi inti dari rekomendasi model bisnis berbasis ekonomi sirkular pada kegiatan pengabdian ini, di Value propositions: produk ikan keumamah yang berkelanjutan dan ramah lingkungan, dimana limbah produksinya kemudian diolah menjadi pupuk kompos yang dapat dikomersilkan dan menghasilkan revenue stream baru bagi bisnis. Customer segments: menargetkan agropreneur sebagai salah satu produk pupuk kompos. Customer relationships: tidak hanya menjual produk, namun juga memberikan edukasi bagi konsumen, misalnya terkait mengkonsumsi produk ikan keumamah tanpa meninggalkan Key activities: tidak hanya memproduksi ikan keumamah, produksi tersebut. Sebagai kegiatan terakhir pada pengabdian masyarakat ini, workshop terlibat aktif dalam sosialisasi BMC yang telah interaktif yang juga mengundang perwakilan perangkat desa dan tokoh masyarakat sebagai audiens. Gambar 2 merupakan foto tim pengabdi bersama dengan peserta Kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kemampuan peserta dalam menyusun model bisnis yang Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 8. No 1 . Januari-Juni darmabakti@utu. Gambar 2. Foto Bersama Tim Pengabdi dan Peserta Setelah Kegiatan PENUTUP Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Gampong Deah Raya ini menunjukkan bahwa Business Model Canvas yang diintegrasikan dengan konsep ekonomi sirkular dapat menjadi strategi untuk keumamah yang inovatif dan Program ini telah berhasil memberikan edukasi dan melakukan pendampingan bagi pelaku usaha di desa tersebut untuk menghasilkan model bisnis produk memanfaatkan limbah produksi sebagai produk alternatif, sehingga menambah proposisi nilai sebagai produk olahan ikan yang ramah Selain itu, model bisnis BMC tersebut diharapkan dapat diterapkan oleh produsen ikan keumamah secara berkelanjutan. Pendampingan lebih lanjut, akses ke permodalan dan investor, serta sinergi dengan stakeholder lainnya seperti pemerintah menjadi krusial untuk memastikan keberlanjutan dari implementasi model bisnis ini. DAFTAR PUSTAKA