Jurnal Kumparan Fisika. Vol. 6 No. Desember 2023. Hal. https://ejournal. id/index. php/kumparan_fisika e-ISSN: 2655-1403 p-ISSN: 2685-1806 PERBANDINGAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI GELOMBANG CAHAYA ANTARA YANG MENGGUNAKAN MEDIA E-LEARNING LMS MOODLE DAN EDMODO Siti Khoiriyah*. Erina Hertanti Program Studi Tadris Fisika. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta e-mail*: sitikhairiyah1911@gmail. Diterima 7 Agustus 2023 Disetujui 4 Desember 2023 Dipublikasikan 30 Desember 2023 https://doi. org/10. 33369/jkf. ABSTRAK Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui perbandingan hasil belajar peserta didik pada materi gelombang cahaya antara yang menggunakan media E-learning LMS MOODLE dan Edmodo. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain nonequivalent control group dan teknik pengambilan sampel yaitu simple random Dalam penelitian ini, terdapat 2 sampel yaitu XI-MIPA 1 . elas eksperimen . dan XI-MIPA 2 . elas eksperimen . Instrumen yang digunakan yaitu tes objektif . oal pilihan gand. dan nontes . embar observas. Berdasarkan hasil uji hipotesis menggunakan statistik parametrik uji T, diperoleh nilai signifikasi . < 0,05. Hasil ini memberikan informasi bahwa terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik pada materi gelombang cahaya antara yang menggunakan media e-learning LMS MOODLE dan Edmodo. Selain itu, hasil observasi menunjukkan kelas yang menggunakan media e-learning LMS MOODLE terkategori lebih baik dibandingkan kelas yang menggunakan media elearnig Edmodo untuk setiap indikator observasi . isual, productivity, communication dan evaluatio. Kata kunci: E-learning. LMS MOODLE. Edmodo. Hasil Belajar Peserta Didik. ABSTRACT This research is intended to determine the comparison of student physics learning outcomes between those using Elearning media LMS MOODLE and Edmodo. The research method used was quasi-experimental with nonequivalent control group design and the sampling technique was simple random sampling. In this study there were two samples, namely XI-MIPA 1 as the experimental class 1 and XI-MIPA 2 as the experimental class 2. The instruments used were objective tests . ultiple choice question. and non-test . bservation sheet. Based on statistical calculation of posttest by using parametric statistical T test showed tha significant score 2-tailed . < 0,05. It means that there are differences in student physics learning outcomes between those using E-Learning media LMS MOODLE and Edmodo. Besides that. Observations results showed that classes using e-learning media LMS MOODLE were in a better category than classes using e-learning media Edmodo for each observation indicator . isual, productivity, communication and Keywords: E-learning. LMS MOODLE. Edmodo, student physics learning outcomes PENDAHULUAN Perkembangan teknologi telah berevolusi secara cepat dalam bidang pendidikan khususnya pada kegiatan belajar mengajar. Perkembangan teknologi pada kegiatan belajar mengajar dapat diwujudkan salah satunya melalui media pembelajaran . Menurut Ernalida dalam kegiatan belajar mengajar penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi merupakan salah satu hal yang esensial . Alasan yang mendasari perlunya penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi menurut Mustofa pertama proses pembelajaran menjadi lebih jelas, menarik dan interaktif. Kedua membantu menyampaikan materi yang bersifat abstrak menjadi lebih kongkret. Ketiga mengatasi keterbatasan tenaga, ruang dan waktu . Dalam hal ini, dapat diketahui bahwa media pembelajaran berbasis teknologi memiliki peran penting dalam kegiatan belajar mengajar. A 2023 Authors Jurnal Kumparan Fisika Vol. 6 No. Desember 2023. Hal. Pada kenyataanya, tidak dapat dipungkiri bahwa pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi kurang banyak diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar. Menurut Arsad kurangnya pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi dalam kegiatan belajar mengajar dapat menimbulkan beberapa peramasalahan diantaranya yaitu pertama peserta didik hanya mendapatkan informasi dalam satu arah. Kedua peserta didik kurang mampu menguasai materi secara utuh. Ketiga waktu yang terbatas dalam penyampaian materi yang memiliki cakupan yang luas . Berdasarkan hasil penelitian Desak Made permasalahan-permasalahan terkait kurangnya penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi dapat diatasi dengan E-learning . E-learning memiliki pengertian sebagai suatu proses dalam kegiatan belajar mengajar yang menerapkan teknologi berupa media situs . dengan menggunakan jaringan internet . Penerapan E-learning dalam kegiatan belajar mengajar memiliki beberapa kelebihan. Pertama pembelajaran menggunakan E-learning dapat dilakukan secara fleksibel baik dari segi waktu maupun tempat . Kedua, dapat membantu peserta didik untuk berkontribusi secara aktif dalam mengamati, melakukan, serta mendemonstrasikan . Ketiga pada E-learning dapat ditampilkan materi yang bersifat abstrak . idak dapat disaksikan secara langsun. Menurut Desak Made pelaksanaan penyelengaraan E-learning membutuhkan sebuah LMS (Learning Management Syste. LMS adalah software yang dapat diterapkan oleh pendidik dalam mengatur kegiatan pembelajaran . Terdapat beberapa platform LMS terbaik yang dapat digunakan, dua diantaranya yaitu Modular Object Oriented Dynamic Learning Environment (MOODLE) dan Edmodo . Platform terbaik pertama yaitu MOODLE. MOODLE merupakan sistem manajemen pembelajaran yang dapat menampilkan fitur-fitur interaktif bagi penggunanya . endidik maupun peserta didi. Fitur-fitur utama yang terdapat pada MOODLE diantaranya yaitu pertama penugasan, melalui fitur ini pendidik dapat memberikan tugas dan melakukan penilaian. Fitur ini juga dapat digunakan peserta didik untuk mengumpulkan tugas. Kedua chat . , fitur ini dapat membantu peserta didik untuk berdiskusi secara sinkronus . eal tim. Ketiga quiz . , melalui fitur ini pendidik dapat membuat kuis dengan berbagai format . ultiple choice, essay, matching, calculated simpl. Keempat forum kolaborasi, fitur ini dapat membantu peserta didik untuk berdiskusi secara asinkron . idak real tim. Selain itu juga. MOODLE dapat memuat beberapa tipe file pembelajaran seperti video . ambar dan suar. , audio . , dan flash . imulasi animasi bergera. Platform terbaik selanjutnya yaitu Edmodo. Edmodo merupakan media jejaring sosial berbasis lingkungan sekolah . Fitur-fitur yang tersedia di dalam platform Edmodo dapat diterapkan pada pembelajaran E-learning. Fitur-fitur ini dapat digunakan pendidik maupun peserta didik. Fitur-fitur utama yang terdapat pada Edmodo diantaranya yaitu pertama group . , melalui fitur ini pendidik dapat membuat grup kelas secara online. Kedua assignment . , fitur ini dapat membantu pendidik dalam memberikan tugas berupa soal uraian pendek atau essay kepada peserta didik. Ketiga quiz . , melalui fitur ini pendidik dapat memberikan soal dalam bentuk pilihan ganda. Keempat polling . , fitur ini dapat digunakan oleh pendidik untuk mengetahui pendapat peserta didik mengenai suatu hal . Selain itu juga. Edmodo menawarkan akun untuk orang tua, sehingga orang tua dapat mengontrol perkembangan anaknya seperti aktivitas belajar, tugas, nilai dan lain-lain . Berdasarkan uraian di atas terlihat bahwa masing-masing platform baik MOODLE maupun Edmodo memiliki kelebihan. Namun dalam hal ini, belum diketahui platform mana yang sesuai untuk diterapkan pada mata pelajaran dengan karakteristik tentative, empiris, metode ilmiah, kreativitas, serta teori dan hukum ilmiah, seperti mata pelajaran fisika. Oleh sebab itu, penelitian ini bermaksud untuk menerapkan kedua platform tersebut pada mata pelajaran fisika dalam konsep gelombang Alasan pemilihan konsep didasarkan pada hasil penelitian Andi yang menyatakan bahwa umumnya peserta didik mendapati kesukaran dalam memahami materi yang bersifat abstrak seperti gelombang cahaya . Menurut Andi kesulitan yang ada pada konsep dasar cahaya berkaitan dengan karakteristik cahaya, refleksi . , refraksi . , serta fenomena optik . Penggunaan media pembelajaran E-Learning baik MOODLE maupun Edmodo diharapkan dapat membantu pendidik dalam menjelaskan materi gelombang cahaya. Perbandingan Hasil Belajar Peserta Didik pada Materi Gelombang Cahaya antara yang Menggunakan Media E-learning LMS A. Siti Khoiriyah. Erina Hertanti Perbandingan Hasil Belajar Peserta Didik pada Materi Gelombang Cahaya antara yang Menggunakan Media E-learning LMS A. Siti Khoiriyah. Erina Hertanti II. METODE PENELITIAN Penelitian ini, tergolong ke dalam jenis penelitian kuantitatif dengan menerapkan metode eksperimen semu (Quasi Experimen. Kuasi eksperimen merupakan suatu metode penelitian yang menekankan pada pengendalian atas objek yang diamatinya. Tujuan dari metode ini, untuk mengetahui kausalitas antara dua variabel . ebas dan terika. Penelitian ini menggunakan desain penelitian nonequivalent control group design. Desain penelitian ini melibatkan dua kelompok yang akan dibandingkan, yaitu kelompok eksperimen 1 dan kelompok eksperimen 2. Kelompok eksperimen 1 diberikan perlakuan berupa pembelajaran menggunakan media E-learning LMS MOODLE, sedangkan kelompok eksperimen 2 diberikan perlakuan pembelajaran menggunakan media E-learning Edmodo. Penelitian ini menerapkan dua teknik pengumpulan data yaitu Pertama, pemberian tes kedua kelas eksperimen pada saat mulai pembelajaran . ebelum diberi perlakua. hingga selesai pembelajaran . etelah diberi perlakua. Kedua, berupa observasi yang dilakukan pada saat pembelajaran dimulai hingga selesai. Data tes dianalisis menggunakan uji prasyarat analisis serta uji hipotesis dengan berbantuan Software Product and Service Solution (SPSS) 25. Uji prasyarat analisis mencakup dua pengujian yaitu uji normalitas dan homogenitas. Tujuan dari uji prasyarat analisis yaitu untuk menentukan uji statistik yang harus diterapkan dalam pengujian hipotesis. Sementara, tujuan dari uji hipotesis bermaksud untuk mengetahui perbedaan hasil belajar peserta didik pada materi gelombang cahaya antara yang menggunakan media e-learning LMS MOODLE dan Edmodo. Data hasil observasi . dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif. Lembar observasi diisi dengan cara menuliskan tanda checklist pada kolom yang sudah tersedia dengan lima pilihan jawaban yang berbeda. Lima pilihan jawaban pada lembar observasi mempunyai skor dengan skala 1 sampai 5. HASIL DAN PEMBAHASAN 1 Hasil Penelitian Pada penelitian ini terdapat dua data yang dibandingkan. Pertama, hasil belajar peserta didik, hasil belajar peserta didik. Kedua, hasil observasi yang diperoleh pada saat proses pembelajaran. Perbandingan rekapitulasi hasil belajar kelas eksperimen 1 dan 2 berdasarkan pretest dan posttest dapat diperhatikan pada Tabel 1. Tabel 1. Perbandingan Rekapitulasi Pretest dan Posttest Kelas Eksperimen 1 Kelas Eksperimen 2 Pemusatan dan Penyebaran Data Pretest Posttest Pretest Posttest Nilai terendah Nilai tertinggi Modus Median 29,50 Mean 32,22 71,56 78,81 Standar deviasi 11,881 9,799 7,889 8,256 Pada Tabel 1 terlihat bahwa nilai terendah diperoleh kelas eksperimen 1 yang menggunakan media e-learning Edmodo. Sementara, untuk nilai tertinggi dan rata-rata baik pretest maupun posttest diperoleh kelas eksperimen 2 yang menggunakan media e-learning LMS MOODLE. Persentase kemampuan kognitif peserta didik pada ranah C1-C4 berdasarkan hasil pretest dan posttest dapat diperhatikan pada Tabel 2. Tabel 2. Perbandingan Persentase Kemampuan Kognitif Peserta Didik Persentase (%) Ranah Kelas Eksperimen 1 Kelas Eksperimen 2 Kognitif Pretest Posttest Pretest Posttest Jurnal Kumparan Fisika. Vol. 6 No. Desember 2023. Hal. Jurnal Kumparan Fisika Vol. 6 No. Desember 2023. Hal. Pada Tabel 2 dapat diketahui bahwa pertama, persentase kemampuan kognitif peserta didik antara kelas eksperimen 1 dan 2 tidak jauh berbeda pada ranah C2 . dan C3 . Kedua, persentase kemampuan kognitif peserta didik pada ranah C1 . untuk kelas eksperimen 2 sedikit lebih unggul dibandingkan kelas eksperimen 2. Ketiga, persentase kemampuan kognitif peserta didik antara kelas eksperimen 1 dan 2 menunjukkan perbedaan yang cukup signifikan pada ranah C4 . Informasi mengenai perbandingan peningkatan hasil belajar pada ranah kognitif untuk kelas eksperimen 1 dan 2 setelah diberi perlakuan dapat diperhatikan pada Tabel 3. Tabel 3. Perbandingan Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas Eksperimen 1 Kelas Eksperimen 2 Ranah NNKognitif Pretest Posttest Kategori Pretest Posttest Kategori 0,85 Tinggi 0,87 Tinggi 0,74 Tinggi 0,62 Sedang 0,48 Sedang 0,49 Sedang 0,24 Rendah 0,56 Sedang Tabel 3 menunjukkan peningkatan hasil belajar kelas eksperimen 1 memiliki kategori yang berbeda untuk setiap ranah kognitif yaitu C1 . C2 (Tingg. C3 . , dan C4 (Renda. Sementara, peningkatan hasil belajar yang ditunjukan oleh kelas eksperimen 2 terkategori tinggi hanya pada ranah kognitif C1 dan terkategori sedang pada ranah kognitif C2-C4. Berdasarkan kategori peningkatan hasil belajar peserta didik pada Tabel 3 dapat disimpulkan bahwa, kelas yang diberi perlakuan menggunakan media e-learning LMS MOODLE lebih unggul dibandingkan kelas yang menggunakan media e-learning Edmodo. Informasi mengenai hasil uji normalitas pretest dan posttest kelas eksperimen 1 maupun 2 dapat diperhatikan pada Tabel 4. Statistik Df. Sig. Taraf Signifikasi . Tabel 4. Hasil Uji Normalitas Pretest dan Posttest Pretest Posttest Kelas Kelas Kelas Kelas Eksperimen 1 Eksperimen 2 Eksperimen 1 Eksperimen 2 0,132 0,120 0,057 0,200 Kesimpulan 0,05 Data Terdistribusi Normal Data Terdistribusi Normal 0,05 Data Terdistribusi Normal Data Terdistribusi Normal Dalam penelitian ini, digunakan uji normalitas kolmogrov smirnov. Keputusan yang di ambil pada uji normalitas kolmogrov smirnov yaitu jika nilai signifikansi lebih besar dari 0,05 maka data terdistribusi normal dan jika nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 maka data tidak terdistribusi Tabel 4 memberikan informasi bahwa nilai signifikasi hasil pretest kelas eksperimen 1 adalah 0,132 . ata terdistribusi norma. , dan hasil posttest adalah 0,120 . ata terdistribusi norma. Sementara, kelas eksperimen 2 memperoleh nilai signifikasi hasil pretest 0,057 . ata terdistribusi norma. , dan hasil posttest 0,200 . ata terdistribusi norma. Informasi mengenai hasil uji homogenitas pretest dan posttest kelas eksperimen 1 maupun 2 dapat diperhatikan pada Tabel 5. Statistik Sig. Tabel 5. Hasil Uji Homogenitas Pretest 0,103 Posttest 0,473 Perbandingan Hasil Belajar Peserta Didik pada Materi Gelombang Cahaya antara yang Menggunakan Media E-learning LMS A. Siti Khoiriyah. Erina Hertanti Perbandingan Hasil Belajar Peserta Didik pada Materi Gelombang Cahaya antara yang Menggunakan Media E-learning LMS A. Siti Khoiriyah. Erina Hertanti Statistik Taraf Signifikasi . Kesimpulan Pretest Posttest 0,05 Data Homogen Data Homogen Dalam penelitian ini, digunakan uji homogenitas Lavene Statistic. Keputusan yang di ambil pada uji homogenitas Lavene Statistic yaitu jika nilai signifikasi lebih kecil dari 0,05 maka data memiliki varians berbeda dan jika nilai signifikasi lebih besar dari 0,05 maka data memiliki varians sama. Tabel 5 memberikan informasi bahwa nilai signifikasi hasil pretest 0,103 dan posttest 0,473. Hasil ini menunjukkan, nilai signifikasi lebih besar dari 0,05 sehingga dapat disimpulkan kedua kelas memiliki varian data sama atau homogen. Berdasarkan kesimpulan tersebut dapat diartikan bahwa kedua kelas memiliki kemampuan yang sama. Berdasarkan uji prasyarat di atas dapat diketahui, hasil pretest maupun posttest pada kelas eksperimen 1 dan 2 menunjukkan data terdistribusi normal serta memiliki varians yang sama. Oleh sebab itu, pengujian hipotesis hasil pretest dan posttest dapat ditentukan dengan menggunakan statistik parametrik yaitu uji T. Pengolahan data untuk uji T menggunakan T-independents samples. Hasil analisis uji hipotesis pretest dan posttest dapat diperhatikan pada Tabel 6. Tabel 6. Hasil Perhitungan Uji Hipotesis Pretest dan Posttest Statistik Pretest Posttest Sig. -Taile. 0,083 0,001 0,05 Taraf Signifikansi . Kesimpulan H1 ditolak H1 diterima Tabel 6 memberikan informasi bahwa nilai signifikansi hasil pretest sebesar 0,083. Jika ditinjau berdasarkan keputusan yang di ambil pada uji hipotesis dapat diketahui bahwa nilai signifikansi . > 0,05. Hasil ini menunjukkan bahwa H0 diterima dan H1 ditolak. Artinya dapat dinyatakan bahwa, tidak terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik pada materi gelombang cahaya antara yang menggunakan media E-Learning LMS MOODLE dan Edmodo. Sementara, untuk hasil posttest pada Tabel 6 diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,001. Jika ditinjau berdasarkan keputusan yang di ambil pada uji hipotesis dapat diketahui bahwa nilai signifikansi . < 0,05. Hasil ini menunjukkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima. Artinya dapat dinyatakan bahwa, terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik pada materi gelombang cahaya antara yang menggunakan media ELearning LMS MOODLE dan Edmodo. Lembar observasi dalam penelitian ini bermaksud untuk meninjau aktivitas peserta didik pada saat proses pembelajaran baik yang menggunakan media E-Learning LMS MOODLE maupun Edmodo. Aktivitas peserta didik ditinjau dari beberapa aspek yaitu visual, produktivity, communication, dan evaluation. Visual menilai berapa banyak persentase peserta didik yang menyimak penjelasan terkait materi yang disampaikan pendidik pada saat proses pembelajaran. Productivity menilai berapa banyak persentase terkait kehadiran, aktivitas peserta didik dari awal hingga akhir pembelajaran, serta pengerjaan tugas dan quis. Communication menilai berapa banyak persentase keaktifan peserta didik pada saat proses pembelajaran meliputi diskusi dan bertanya. Evaluation menilai berapa banyak persentase peserta didik yang dapat memberi kesimpulan terkait materi yang telah dipelajari. Informasi mengenai hasil observasi kelas eksperimen 1 dan 2 dapat diperhatikan pada Tabel 7. Tabel 7. Hasil Analisis Data Observasi Kelas Eksperimen 1 dan 2 Kelas Eksperimen 1 Kelas Eksperimen 2 Indikator Lembar Observasi Persentase Kategori Persentase Kategori Visual Baik Sangat Baik Productivity Baik Sangat Baik Communication Cukup Baik Baik Jurnal Kumparan Fisika. Vol. 6 No. Desember 2023. Hal. Jurnal Kumparan Fisika Vol. 6 No. Desember 2023. Hal. Indikator Lembar Observasi Evaluation Rata-rata Kelas Eksperimen 1 Persentase Kategori Cukup Baik Cukup Baik Kelas Eksperimen 2 Persentase Kategori Baik Baik Tabel 7 menunjukkan bahwa. Kelas eksperimen 1 yang diberi perlakuan menggunakan media elearning Edmodo terkategori baik pada indikator visual dan productivity. Akan tetapi, hasil observasi untuk indikator communication dan evaluation terkategori cukup baik. Sementara hasil observasi kelas eksperimen 2 yang diberi perlakuan menggunakan media e-learning LMS MOODLE terkategori sangat baik pada indikator visual dan productivity. Akan tetapi, hasil observasi untuk indikator communication dan evaluation terkategori baik. Secara keseluruhan hasil observasi kelas yang diberi perlakuan menggunakan media e-learning Edmodo terkategori cukup baik. Sementara, hasil observasi kelas yang diberi perlakuan menggunakan media e-learning LMS MOODLE terkategori Pembahasan Mengacu pada analisis data hasil penelitian di atas dapat diketahui pada saat pretest maupun posttest nilai rata-rata kelas eksperimen 2 yang diberi perlakuan menggunakan media e-learning LMS MOODLE lebih unggul dibandingkan kelas eksperimen 1 yang diberi pelakuan menggunakan media e-larning Edmodo. Hal ini disebabkan soal pretest dan posttest pada media e-learning LMS MOODLE disajikan melalui fitur quiz yang didalamnya dapat memuat gambar maupun animasi Selain itu, terdapat umpan balik sebagai bahan evaluasi yang efektif bagi peserta didik untuk mencari pemecahan masalah yang benar. Sithara H. Gamage, dkk menyatakan bahwa penggunaan media e-learning LMS MOODLE memiliki peran yang efektif dalam mendukung penilaian melalui kuis online . Jika dilihat berdasarkan perolehan pencapaian persentase pada ranah kognitif C1 . C2 . , dan C3 . baik yang menggunakan media e-learning LMS MOODLE maupun Edmodo menunjukan hasil yang tidak jauh berbeda. Sementara jika dilihat perolehan pencapaian persentase pada ranah kognitif C4 . diperoleh informasi bahwa, kelas yang diberi perlakuan menggunakan media e-learning LMS MOODLE lebih unggul dibandingkan kelas yang menggunakan media e-learning Edmodo. Pada media e-learning LMS MOODLE terdapat tahapan orientasi dalam proses pembelajarannya. Tahap orientasi menyajikan masalah yang harus diidentifikasi peserta didik. Tahapan ini mengharuskan peserta didik untuk merumuskan masalah yang menjadi dasar dalam mendapatkan solusi, sehingga dapat meningkatkan kemampuan Krathworl menyatakan bahwa, mengidentifikasi, dan merumuskan masalah berdasarkan informasi yang diperoleh dapat meningkatkan kemampuan menganalisis peserta didik . Berdasarkan hasil N-Gain diketahui, terdapat perbedaan yang cukup signifikan pada ranah C2 dan C4 antara kelas yang diberi perlakuan menggunakan media e-learning LMS MOODLE dan Edmodo. Pada ranah kognitif C2 . kelas yang diberi perlakuan menggunakan media elearning Edmodo lebih unggul dibandingkan kelas yang menggunakan media e-learning LMS MOODLE. Pada media e-learning Edmodo, terdapat fitur folders yang di dalamnya tersedia video pembelajaran yang dapat di unggah oleh pendidik dengan maksimal file sebesar 100 mb. Dalam hal ini, pendidik dapat mengunggah video pembelajaran dengan kapasitas yang besar tanpa harus membaginya menjadi beberapa bagian. Video pembelajaran dapat merangsang panca indra peserta didik untuk lebih mencerna materi pelajaran. Melalui video pembelajaran peserta didik dapat mendengar dengan jelas dan menyaksikan secara nyata materi yang bersifat abstrak. Sejalan dengan pernyataan Fine Siwi, video pembelajaran dapat menarik penglihatan dan pendengaran peserta didik, untuk lebih mudah memahami materi yang disampaikan oleh pendidik . Selain itu, tampilan Edmodo yang sederhana memudahkan peserta didik untuk mengakses bahan ajar secara cepat. Hal tersebut lebih meminimalisir waktu yang dibutuhkan peserta didik untuk memahami materi pelajaran. Perbandingan Hasil Belajar Peserta Didik pada Materi Gelombang Cahaya antara yang Menggunakan Media E-learning LMS A. Siti Khoiriyah. Erina Hertanti Perbandingan Hasil Belajar Peserta Didik pada Materi Gelombang Cahaya antara yang Menggunakan Media E-learning LMS A. Siti Khoiriyah. Erina Hertanti Zainudin menyatakan bahwa, tampilan platform yang sederhana dan mudah untuk di akses, menjadikan peserta didik lebih tertarik memahami materi pembelajaran . Sementara, pada media e-learning LMS MOODLE video pembelajaran yang dapat di unggah oleh pendidik memiliki batas maksimal sebesar 10 mb, sehingga pendidik harus menyertakan video pembelajaran dalam beberapa Hal ini menyebabkan sebagian peserta didik hanya menonton beberapa video pembelajaran, sehingga materi yang disampaikan oleh pendidik kurang dipahami dengan baik. Berdasarkan hasil N-Gain pada ranah C4 . , kelas yang diberi perlakuan menggunakan media e-learning LMS MOODLE lebih unggul dibandingkan kelas yang menggunakan media e-learning Edmodo. Pada media e-learning LMS MOODLE disajikan praktikum online yang dapat di akses melalui link yang tersedia pada fitur URL. Link tersebut menyambungkan peserta didik menuju PhET. PhET menampilkan simulasi yang bersifat kongkret sehingga, dapat memudahkan peserta didik dalam menganalisis serta menghubungkan satu konsep dengan konsep lainnya. Sejalan dengan penelitian Niniek Asih Pratiwi, dkk yang menyatakan bahwa PhET merupakan media simulasi yang dapat menampilkan pembelajaran secara kongkret untuk meningkatkan pemahaman peserta didik dalam menganalisis konsep fisika secara visual . Hasil observasi memberikan informasi bahwa, kelas yang menggunakan media e-learning LMS MOODLE terkategori lebih baik dibandingkan kelas yang menggunakan media e-learnig Edmodo untuk setiap indikator observasi . isual, productivity, communication dan evaluatio. Pada indikator visual tampilan media e-learning LMS MOODLE lebih menarik dan sistematis karena memiliki berbagai tema yang dapat diubah sesuai keinginan, sehingga mengarahkan perhatian peserta didik dalam menyimak materi yang disampaikan oleh pendidik. Tampilan atau desain layout pada platform yang menarik membantu peserta didik lebih fokus untuk memperhatikan dan menyimak materi pembelajaran . Pada indikator productivity, terdapat beberapa aspek yang menjadi bahan penilaian yaitu, kehadiran, aktivitas peserta didik, serta pengerjaan tugas dan kuis. Pada aspek kehadiran, media elearning LMS MOODLE memiliki fitur attendance yang dapat memudahkan peserta didik untuk melakukan presensi, yaitu hanya dengan menekan tombol AupresentAy. Sementara, pada media elearning Edmodo tidak ada fitur khusus untuk melakukan presensi. Peserta didik melakukan presensi dengan menggunakan fitur assignment. Pada fitur ini peserta didik harus melalui beberapa cara untuk melakukan presensi. Hal ini menyebabkan sebagian peserta didik memilih untuk tidak melakukan Pada aspek aktivitas peserta didik, media e-learning LMS MOODLE memiliki fitur student Fitur student tracking memberikan kemudahan bagi pendidik untuk mengontrol setiap aktivitas peserta didik di dalam platform. Melalui fitur ini juga pendidik dapat mengetahui jika terdapat peserta didik yang meninggalkan platform sebelum pembelajaran berakhir. Sementara, pada media e-learning Edmodo pendidik hanya dapat mengontrol aktivitas peserta didik melalui kolom komentar saja. Pada aspek tugas serta kuis media e-learning LMS MOODLE memiliki fitur assignment dan quiz. Pendidik dapat memberikan feedback secara langsung kepada peserta didik melalui kedua fitur ini, sehingga menjadi bahan evaluasi untuk ke depannya. Selain itu, media e-learning LMS MOODLE memiliki 11 tipe soal untuk digunakan dalam kuis. Sementara, pada media e-learning Edmodo hanya memiliki 5 tipe soal untuk digunakan dalam kuis. Pada indikator communication media e-learning LMS MOODLE memiliki fitur discussion forum yang dapat memudahkan peserta didik untuk berdiskusi maupun bertanya terkait materi yang disampaikan oleh pendidik. Posting yang terdapat di dalam fitur discussion forum umumnya secara otomatis terkirim pada email peserta didik. Akan tetapi, jika terdapat peserta didik yang tidak ingin posting tersebut terkirim pada email, maka dapat diatur dengan cara menonaktifkannya. Selain itu, tampilan pada media e-learning LMS MOODLE mempunyai editor What You See Is What I Get (WYSIWIG). Editor tersebut memiliki fungsi untuk menghubungkan posting dengan file dan hyperlink serta upload file. Sementara, pada media e-learning Edmodo diskusi dilakukan hanya pada kolom komentar yang diposting oleh pendidik dan tidak dapat menghubungkan posting dengan file dan hyperlink serta upload file. Jurnal Kumparan Fisika. Vol. 6 No. Desember 2023. Hal. Jurnal Kumparan Fisika Vol. 6 No. Desember 2023. Hal. Pada indikator evaluation baik media e-learning LMS MOODLE maupun Edmodo memiliki fitur feedback yang dapat digunakan peserta didik untuk menyampaikan konklusi terkait materi yang telah dipelajari. Namun, hasil observasi pada indikator evaluation menunjukkan bahwa kelas yang menggunakan media e-learning LMS MOODLE terkategori lebih baik dibandingkan kelas yang menggunakan media e-learning Edmodo. Sebagaimana telah dipaparkan sebelumnya secara visual tampilan media e-learning LMS MOODLE lebih sistematis, sehingga peserta didik tertarik memperhatikan dan menyimak materi yang disampaikan oleh pendidik. Hal tersebut memberikan pengaruh positif terhadap peserta didik untuk dapat memberikan kesimpulan di akhir pembelajaran. Menurut Bistari penarikan kesimpulan pada akhir proses pembelajaran dapat diperoleh apabila peserta didik memperhatikan dan menyimak penjelasan materi yang disampaikan oleh pendidik . Berdasarkan uraian di atas terlihat bahwa, secara keseluruhan penggunaan media e-learning pada proses pembelajaran mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik. Namun, baik media elearning LMS MOODLE maupun Edmodo memiliki kekurangan serta kelebihan masing-masing. Menurut Edi kekurangan pada media e-learning dapat diatasi dengan beberapa cara yaitu pertama, membuat desain tampilan serta konten pembelajaran yang menarik dan inovatif. Kedua, menggunakan platform yang memberikan kemudahan bagi peserta didik untuk mengaksesnya. Ketiga, memastikan bahwa sarana dan prasarana mendukung dalam pembelajaran menggunakan media e-learning . IV. SIMPULAN DAN SARAN 1 Simpulan Berdasarkan uraian di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa: . Hasil penelitian uji parametrik menunjukkan nilai signifikasi . < 0,05. Artinya terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik pada materi gelombang cahaya antara yang menggunakan media e-learning LMS MOODLE dan Edmodo. Hasil belajar kelas eksperimen 1 yang diberi perlakuan dengan menggunakan media elearning LMS MOODLE mengalami peningkatan pada setiap ranah kognitif dengan kategori yang berbeda yaitu C1 . C2 . C3 . C4 . Sementara hasil belajar kelas eksperimen 2 yang diberi perlakuan dengan menggunakan media e-learning Edmodo mengalami peningkatan dengan kategori tinggi hanya pada ranah kognitif C1 dan terkategori sedang pada ranah kognitif C2-C4. Hasil observasi secara keseluruhan menunjukkan kelas yang diberi perlakuan dengan menggunakan media e-learning Edmodo terkategori cukup baik. Sementara, kelas yang diberi perlakuan dengan menggunakan media e-learning LMS MOODLE terkategori baik. 2 Saran Saran yang dapat disampaikan untuk tindak lanjut penelitian berikutnya adalah: . Animasi dan simulasi yang digunakan harus memiliki tingkat resolusi yang tinggi, sehingga tampilan gambar lebih jelas dan tidak menimbulkan miskonsepsi pada peserta didik. Tutorial cara penggunaan media elearning LMS MOODLE dan Edmodo lebih baik dibuat dalam bentuk buku panduan atau video, sehingga waktu pembelajaran menjadi lebih efektif. Pada penelitian ini platform diterapkan untuk materi gelombang cahaya. Artinya platform dapat diterapkan juga pada materi yang memiliki karakteristik yang sama, seperti optika geometri, gelombang, hukum Hooke dan sebagainya. UCAPAN TERIMA KASIH Ucapan terima kasih penulis sampaikan kepada kepala program studi Tadris Fisika Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, dosen pembimbing, dan seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam penelitian ini. DAFTAR PUSTAKA