Alamtara : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam ISSN : 2621-4881 (Printe. ,: 2656-8543 (Onlin. Volume 8. Nomor 1. Juni 2024 https://ejournal. iai-tabah. id/index. php/Alamtara ALAMTARA. JSI by IAI TABAH is licensed under a Creative CommonsAttribution- NonCommercial 4. 0 International License Naskah masuk Direvisi Diterima Diterbitkan 05 Pebruari 2024 05 Maret 2024 28 Maret 2024 15 April 2024 DOI : https://doi. org/10. 58518/alamtara. Efektivitas Whatsapp Sebagai Media Komunikasi Interpersonal Kepada Pasangan Eko Nurul Mufid IAI Tarbiyatut Tholabah. Lamongan. Indonesia mufid37@gmail. Intihaul Khiyaroh IAI Tarbiyatut Tholabah. Lamongan. Indonesia intihaulkhiyaroh@iai-tabah. Putra Andika Yoga Pratama IAI Tarbiyatut Tholabah. Lamongan. Indonesia andikayoga@gmail. ABSTRAK: Di era digital ini. WhatsApp telah menjadi platform komunikasi interpersonal yang populer, termasuk bagi para pasangan. WhatsApp, sebagai salah satu aplikasi pesan instan yang paling populer di dunia termasuk Indonesia, telah memberikan perubahan signifikan dalam dinamika ilmu komunikasi. WhatsApp menyediakan berbagai fitur seperti pesan teks, panggilan suara, dan panggilan video, yang memungkinkan pasangan untuk tetap terhubung secara real-time meskipun berada di tempat yang berjauhan. Komunikasi interpersonal melalui WhatsApp memungkinkan adanya kemudahan dalam berinteraksi, yang pada awalnya dilakukan dengan tatap muka, kini dapat dilakukan secara virtual dengan teknologi komunikasi yang terus berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas WhatsApp sebagai media komunikasi interpersonal bagi pasangan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan literatur review. Data diambil dari artikel jurnal, buku, laporan penelitian, dan sumber akademis lainnya yang membahas penggunaan WhatsApp dalam komunikasi interpersonal Hasil penelitian menunjukkan bahwa WhatsApp merupakan aplikasi yang sering digunakan dalam komunikasi interpersonal pasangan karena fiturnya yang memungkinkan pengiriman pesan teks, panggilan suara dan video, serta pesan suara dan video. WhatsApp memberikan kemudahan dalam frekuensi dan intensitas penggunaan yang tinggi, yang 29 Intihaul Kh. Eko Nurul Mufid. Putra Andika Yoga P Efektivitas Whatsapp Sebagai Alamtara : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam ISSN : 2621-4881 (Printe. ,: 2656-8543 (Onlin. Volume 8. Nomor 1. Juni 2024 https://ejournal. iai-tabah. id/index. php/Alamtara dapat memperkuat ikatan emosional dan memberikan rasa kehadiran meskipun secara fisik terpisah. Manfaat dari penggunaan WhatsApp antara lain kenyamanan, aksesibilitas, ekspresi emosi yang kreatif, dan peningkatan kualitas hubungan. Namun, terdapat tantangan seperti kesalahpahaman akibat kurangnya isyarat nonverbal, ketergantungan yang berlebihan pada WhatsApp, serta masalah privasi dan keamanan. Faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas komunikasi melalui WhatsApp antara lain tingkat kepercayaan antara pasangan dan kompetensi digital dalam menggunakan aplikasi ini. Kesimpulannya. WhatsApp adalah alat komunikasi yang efektif untuk pasangan dengan catatan bahwa tantangan seperti kesalahpahaman dan ketergantungan perlu diatasi. Tingkat kepercayaan dan kompetensi digital merupakan faktor penting yang mempengaruhi efektivitas komunikasi melalui WhatsApp. Penelitian ini memberikan wawasan bagi pasangan tentang cara menggunakan WhatsApp secara efektif dalam komunikasi interpersonal mereka serta memberikan dasar untuk penelitian lebih lanjut. Kata Kunci: Efektivitas. Whatsapp. Komunikasi Interpersonal. Pasangan. ABSTRACT: In this digital era. WhatsApp has become a popular interpersonal communication platform, including for couples. WhatsApp, as one of the most popular instant messaging applications in the world, including Indonesia, has brought about significant changes in the dynamics of communication science. WhatsApp provides various features such as text messages, voice calls, and video calls, which allow couples to stay connected in real-time even if they are far apart. Interpersonal communication via WhatsApp makes it easy to interact, which was initially done face to face, can now be done virtually with communication technology that continues to develop. This research aims to analyze the effectiveness of WhatsApp as a medium for interpersonal communication for couples. The method used is descriptive qualitative with a literature review approach. Data was taken from journal articles, books, research reports, and other academic sources that discuss the use of WhatsApp in couples' interpersonal communication. The research results show that WhatsApp is an application that is often used in interpersonal communication between couples because of its features that allow sending text messages, voice and video calls, as well as voice and video messages. WhatsApp provides convenience in high frequency and intensity of use, which can strengthen emotional ties and provide a sense of presence even when physically apart. The benefits of using WhatsApp include convenience, accessibility, creative emotional expression, and improved relationship quality. However, there are challenges such as misunderstandings due to a lack of nonverbal cues, over-reliance on WhatsApp, and privacy and security issues. Factors that influence the effectiveness of communication via WhatsApp include the level of trust between partners and digital 30 Intihaul Kh. Eko Nurul Mufid. Putra Andika Yoga P Efektivitas Whatsapp Sebagai Alamtara : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam ISSN : 2621-4881 (Printe. ,: 2656-8543 (Onlin. Volume 8. Nomor 1. Juni 2024 https://ejournal. iai-tabah. id/index. php/Alamtara competence in using this application. In conclusion. WhatsApp is an effective communication tool for couples noting that challenges such as misunderstanding and dependency need to be overcome. The level of trust and digital competence are important factors that influence the effectiveness of communication via WhatsApp. This research provides insight for couples on how to use WhatsApp effectively in their interpersonal communication as well as providing a basis for further research. Keywords: Effectiveness. Whatsapp. Interpersonal Communication. Couples. PENDAHULUAN Di era digital ini. WhatsApp telah menjadi platform komunikasi interpersonal yang populer, termasuk bagi para pasangan. WhatsApp, sebagai salah satu aplikasi pesan instan yang paling populer di dunia termasuk Indonesia, telah memberikan perubahan signifikan dalam dinamika ilmu komunikasi. Dalam beberapa tahun terakhir, kemunculan WhatsApp telah mengubah cara orang berinteraksi, berkomunikasi, dan bertukar informasi. WhatsApp sebagai media sosial dapat memberikan kemudahan dalam proses komunikasi baik antar individu maupun Penggunaan media sosial untuk keperluan tetap terhubung dengan kerabat dan keluarga akhirnya membentuk sebuah kebiasaan. Kebiasaan ini yang akhirnya akan menimbulkan kedekatan, percakapan yang terus dijalin dalam hubungan antarpribadi menjadi penting dan pertukaran informasi tentang pribadi semakin mendalam membuat hubungan semakin intim dan komunikasi semakin WhatsApp telah mengubah cara pasangan berkomunikasi satu sama lain dalam hubungan interpersonal mereka. Dengan menyediakan berbagai fitur seperti pesan teks, panggilan suara, dan panggilan video. WhatsApp memungkinkan pasangan untuk tetap terhubung secara real-time meskipun berada di tempat yang berjauhan. Whatsapp memungkinkan adanya kemudahan dalam melakukan komunikasi interpersonal. Komunikasi interpersonal yang pada awalnya dilakukan dengan tatap muka sebagaimana dijelaskan oleh cangara Komunikasi interpersonal merupakan proses komunikasi yang berlangsung antara dua orang atau lebih secara bertatap muka dimana pengirim dapat menyampaikan pesan secara langsung dan penerima pesan dapat menerima dan menanggapi secara langsung2, dapat dilakukan dengan memanfaatkan teknologi komunikasi yang terus berkembang,seperti video call, online meeting dan sejenisnya. Dikutip dari laman we are social sosial media yang paling banyak digunakan adalah WhatsApp. Yakni 90. 9% diikuti Instagram 85,3% dan Facebook diurutan Aryananda Rizky Bustomi and Nina Yuliana. AuPeran Aplikasi Whatsapp Dalam Dinamika Ilmu Komunikasi,Ay Triwikrama: Jurnal Multidisiplin Ilmu Sosial 2, no. : 2023Ae2054. Citra Anggraini et al. AuKomunikasi Interpersonal,Ay Jurnal Multidisiplin Dehasen 1, no. : 337Ae342. 31 Intihaul Kh. Eko Nurul Mufid. Putra Andika Yoga P Efektivitas Whatsapp Sebagai Alamtara : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam ISSN : 2621-4881 (Printe. ,: 2656-8543 (Onlin. Volume 8. Nomor 1. Juni 2024 https://ejournal. iai-tabah. id/index. php/Alamtara ketiga dengan pengguna 81,4% selanjutnya secara berurutan tiktok, telegram. X(Twitte. Facebook messenger, pinterest, kuaishou dan LinkedIn. Mayoritas pengguna media sosial adalah kaum dewasa muda yang dianggap sebagai masamasa produktif dimana, mereka mendapatkan dorongan sosial dari pergaulan sehingga terjadi ketertarikan hubungan . antar lawan jenis. Komunikasi interpersonal mengharuskan adanya timbal balik kepada komunikator yang meyakinkannya bahwa pesan yang disampaikan sampai kepada komunikan. Dan proses tersebut berlangsung secara dua arah. Komunikasi interpersonal juga dengaruhi oleh keintiman hubungan antar individu yang menjadikan efektifnya komunikasi disebabkan semakin intimnya hubungan antar Menurut teori penetrasi sosial yang dikembangkan oleh Irwin Altman dan Dalmas Taylor, dalam proses sebuah hubungan ikatan dimana individu bergerak dari proses komunikasi yang dangkal menuju komunikasi yang lebih Teori penetrasi sosial menjelaskan tahapan yang dilalui dalam sebuah hubungan antar individu. Yakni orientasi, penjajakan afektif, pertukaran afektif dan pertukaran stabil. Seseorang yang tertarik membangun hubungan dengan orang lain akan banyak berbagi informasi dan berinteraksi untuk membentuk ikatan yang lebih kuat. Teori penetrasi sosial sendiri pada saat ini mungkin untuk dikaitkan dalam proses komunikasi online. Dampak dari komunikasi interpersonal yang intim memungkinkan efektifnya komunikasi yang terjadi. Ketika tidak dipengaruhi faktor lain semestinya komunikasi interpersonal berjalan secara efektif sebagaimana devito menjelaskan bahwa komunikasi efektif memiliki beberapa ciri yaitu :5 Keterbukaan : Keterbukaan adalah kemauan seorang individu dalam menanggapi dengan senang hati informasi yang diterima dalam hubungan Empati : Kemampuan individu untuk mengetahui apa yang sedang dialami individu lain pada suatu saat tertentu, mengidentifikasikan diri dari sudut pandang dan melalui kacamata individu lain Sikap mendukung : Situasi yang saling mendukung menjadikan proses komunikasi menjadi efektif karena dengan sikap saling mendukung hubungan yang dilakukan juga menjadi lebih kuat Sikap positif : Sikap dimana individu merasa positif atau percaya diri terhadap dirinya sendiri Dari latar belakang tersebut, muncul pertanyaan tentang efektivitas WhatsApp dalam komunikasi interpersonal, khususnya bagi pasangan. Dengan Cindy Mutia Annur. AuAda 185 Juta Pengguna Internet Di Indonesia Pada Januari 2024. Ay Ristiana Kadarsih. AuPenetrasi Sosial. Pdf,Ay Jurnal Dakwah, 2009. Andini Anastasia Putri and Tanti Hermawati. AuPOLA KOMUNIKASI HUBUNGAN JARAK JAUH DALAM MENGATASI KONFLIK INTERPERSONAL PADA MAHASISWA ASAL KOTA TEGALAy (December ). 32 Intihaul Kh. Eko Nurul Mufid. Putra Andika Yoga P Efektivitas Whatsapp Sebagai Alamtara : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam ISSN : 2621-4881 (Printe. ,: 2656-8543 (Onlin. Volume 8. Nomor 1. Juni 2024 https://ejournal. iai-tabah. id/index. php/Alamtara rumusan masalah Bagaimana whatsapp mempengaruhi efektivitas komunikasi interpersonal kepada pasangan?. Dalam penelitian ini penulis membatasi METODE Dalam penelitian ini Jenis penelitian yang menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan literatur review. Pendekatan ini bertujuan untuk menganalisis dan menginterpretasikan temuan-temuan dari berbagai penelitian yang telah dilakukan terkait efektivitas WhatsApp sebagai media komunikasi interpersonal kepada Sumber dan jenis data penelitian diambil dari artikel jurnal, buku, laporan penelitian, dan sumber akademis lainnya yang membahas penggunaan WhatsApp dalam komunikasi interpersonal pasangan. Data sekunder yang mencakup temuan penelitian, teori, dan analisis yang telah dipublikasikan terkait topik tersebut. Penelitian deskriptif-kualitatif dengan literature review cenderung menggunakan analisis pendekatan induktif, sehingga proses dan makna berdasarkan perspektif subjek lebih ditonjolkan. HASIL DAN PEMBAHASAN Berdasarkan literature review yang telah dilakukan. Whatsapp merupakan aplikasi instant messaging yang menjadi media komunikasi yang sering digunakan dalam melakukan komunikasi interpersonal kepada pasangan. Whatsapp memberikan kemudahan dengan adanya fitur-fitur yang tersedia sehingga komunikasi interpersonal secara online dapat dilakukan. Adapun beberapa fitur yang sering digunakan dalam komunikasi interpersonal melalui whatsapp adalah Pengiriman Pesan : Pengguna WhatsApp dapat mengirim pesan baik berupa teks, gambar, video, stiker maupun dokumen kepada pasangan namun mereka harus terhubung dengan internet. Pengiriman pesan yang dilakukan secara cepat ini menjadikan komunikasi interpersonal yang terjadi seakan menghilangkan batasan ruang antar individu serta memberikan timbal balik sebagai pertanda jalannya komunikasi secara dua arah. Panggilan Video dan Suara: Selain melalui pesan pengguna juga dapat melakukan panggilan video dan suara dengan pengguna lain di seluruh dunia, memungkinkan interaksi tatap muka meskipun jarak terpisah. Dengan memanfaatkan fitur panggilan video dan suara komunikasi interpersonal dapat dengan mudah meningkatkan keintiman hubungan secara virtual. Pesan Suara dan Video: Fitur ini memungkinkan pengguna untuk merekam dan mengirim pesan suara dan video kepada penerima pesan, memudahkan dalam berkomunikasi. Pesan yang disampaikan dengan pesan suara maupun video singkat menjadi lebih dapat dimengerti berdasarkan nada suara dari pengirim pesan. Beda halnya ketika hanya menggunakan pesan teks saja 33 Intihaul Kh. Eko Nurul Mufid. Putra Andika Yoga P Efektivitas Whatsapp Sebagai Alamtara : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam ISSN : 2621-4881 (Printe. ,: 2656-8543 (Onlin. Volume 8. Nomor 1. Juni 2024 https://ejournal. iai-tabah. id/index. php/Alamtara penerima pesan terkadang memiliki perbedaan persepsi terhadap pesan teks Selain berdasarkan fitur yang ada hasil yang lain memberikan gambaran mengapa komunikasi yang dilakukan melalui whatsapp mungkin efektif dengan beberapa pertimbangan yakni : Frekuensi dan Intensitas Penggunaan: Banyak pasangan menggunakan WhatsApp sebagai alat komunikasi utama dalam kehidupan sehari-hari mereka. Dengan fasilitas yang sudah dijelaskan sebelumnya whatsapp menjadi media sosial yang paling sering digunakan dalam melakukan komunikasi interpersonal. Frekuensi dan intensitas penggunaan whatsapp sangat beragam hal ini menjadikan hubungan juga turut Penggunaan WhatsApp yang sering dan intensif memungkinkan pasangan untuk tetap terhubung secara kontinu. Hal ini dapat memperkuat ikatan emosional dan memberikan rasa kehadiran meskipun secara fisik Namun, ada kebutuhan untuk menyeimbangkan komunikasi digital dengan interaksi langsung untuk menjaga kualitas hubungan. Manfaat Penggunaan WhatsApp: Kenyamanan dan Aksesibilitas: WhatsApp memungkinkan pasangan untuk berkomunikasi kapan saja dan di mana saja, yang sangat membantu terutama bagi pasangan yang berada dalam hubungan jarak jauh. Ekspresi Emosi: Fitur emoji dan stiker pada WhatsApp memungkinkan pengguna untuk mengekspresikan emosi mereka dengan cara yang lebih kreatif dan personal. Meningkatkan Kualitas Hubungan: Beberapa penelitian menunjukkan bahwa penggunaan WhatsApp dapat meningkatkan keintiman dan kepuasan dalam hubungan, karena memungkinkan komunikasi yang lebih sering dan intensif. WhatsApp menyediakan platform yang fleksibel dan mudah digunakan untuk Fitur-fitur seperti pesan teks, panggilan suara, panggilan video, serta emoji dan stiker sangat membantu dalam menyampaikan pesan dan Namun, penting bagi pasangan untuk tidak hanya mengandalkan komunikasi digital dan tetap menjaga interaksi tatap muka yang berkualitas. Tantangan dalam Penggunaan WhatsApp: Kesalahpahaman: Karena komunikasi digital kurang menyampaikan isyarat nonverbal, pasangan sering mengalami kesalahpahaman yang dapat menyebabkan konflik. Ketergantungan: Beberapa tanda-tanda ketergantungan pada WhatsApp untuk komunikasi, yang dapat mengurangi kualitas interaksi tatap muka. Privasi dan Keamanan: Masalah privasi dan keamanan data juga menjadi 34 Intihaul Kh. Eko Nurul Mufid. Putra Andika Yoga P Efektivitas Whatsapp Sebagai Alamtara : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam ISSN : 2621-4881 (Printe. ,: 2656-8543 (Onlin. Volume 8. Nomor 1. Juni 2024 https://ejournal. iai-tabah. id/index. php/Alamtara perhatian, terutama terkait dengan akses yang tidak sah dan penyebaran informasi pribadi. Kesalahpahaman dalam komunikasi digital adalah tantangan utama yang dihadapi pasangan. Kurangnya isyarat nonverbal seperti ekspresi wajah dan intonasi suara membuat pesan teks rentan terhadap interpretasi yang salah. Selain itu, ketergantungan yang berlebihan pada WhatsApp dapat mengurangi kualitas interaksi tatap muka dan menyebabkan masalah dalam hubungan. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Efektivitas: Tingkat Kepercayaan: Tingkat kepercayaan antara pasangan sangat mempengaruhi efektivitas komunikasi melalui WhatsApp. Kepercayaan yang tinggi mengurangi potensi kesalahpahaman dan konflik. Kompetensi Digital: Keterampilan dalam menggunakan teknologi dan aplikasi WhatsApp juga mempengaruhi efektivitas komunikasi. Pasangan yang lebih mahir dalam menggunakan aplikasi ini cenderung memiliki komunikasi yang lebih lancar. Kepercayaan antara pasangan memainkan peran penting dalam efektivitas komunikasi melalui WhatsApp. Tingkat kepercayaan yang tinggi mengurangi potensi konflik dan meningkatkan kepuasan dalam komunikasi. Kompetensi digital juga mempengaruhi efektivitas, karena pasangan yang lebih terampil dalam menggunakan teknologi cenderung memiliki komunikasi yang lebih efektif dan efisien. KESIMPULAN Penelitian ini menemukan bahwa WhatsApp adalah alat komunikasi yang efektif untuk pasangan, terutama dalam hal kenyamanan dan aksesibilitas. Namun, tantangan seperti kesalahpahaman dan ketergantungan perlu diatasi untuk 35 Intihaul Kh. Eko Nurul Mufid. Putra Andika Yoga P Efektivitas Whatsapp Sebagai Alamtara : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam ISSN : 2621-4881 (Printe. ,: 2656-8543 (Onlin. Volume 8. Nomor 1. Juni 2024 https://ejournal. iai-tabah. id/index. php/Alamtara menjaga kualitas hubungan. Kepercayaan dan kompetensi digital merupakan faktor penting yang mempengaruhi efektivitas komunikasi melalui WhatsApp. Temuan ini memberikan dasar untuk penelitian lebih lanjut dan menawarkan wawasan bagi pasangan tentang cara menggunakan WhatsApp secara efektif dalam komunikasi interpersonal mereka. BIBLIOGRAFI Anggraini. Citra, ) . Denny. Hermawan Ritonga. Lina Kristina. Muhammad Syam, and Winda Kustiawan. AuKomunikasi Interpersonal. Ay Jurnal Multidisiplin Dehasen 1, no. : 337Ae342. Annur. Cindy Mutia. AuAda 185 Juta Pengguna Internet Di Indonesia Pada Januari 2024. Ay Bustomi. Aryananda Rizky, and Nina Yuliana. AuPeran Aplikasi Whatsapp Dalam Dinamika Ilmu Komunikasi. Ay Triwikrama: Jurnal Multidisiplin Ilmu Sosial 2, no. : 2023Ae2054. Kadarsih. Ristiana. AuPenetrasi Sosial. Pdf. Ay Jurnal Dakwah, 2009. Putri. Andini Anastasia, and Tanti Hermawati. AuPola Komunikasi Hubungan Jarak Jauh Dalam Mengatasi Konflik Interpersonal Pada Mahasiswa Asal Kota TegalAy (December ). 36 Intihaul Kh. Eko Nurul Mufid. Putra Andika Yoga P Efektivitas Whatsapp Sebagai