KUSUMA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat E-ISSN 3089-2805 Vol. No. Tahun 2025 | Hal. 53 Ae 68 https://ojs. id/index. php/kjpkm/index PENGARUH SIKAP KASIH SAYANG GURU PKn TERHADAP PERILAKU SISWA YANG BERBUDI PEKERTI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI SMK WALI SONGO Khosyim Mawardi IAI Nusantara Ash-Shiddiqiyah Khosyim90@gmail. DOI : 1055656/kjpkm. Submitted: . 4-12-. | Revised: . 5-02-. | Approved: . 5-04-. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh sikap kasih sayang guru PKn terhadap perilaku siswa yang berbudi pekerti terhadap hasil belajar siswa di SMK Wali Songo. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif. Sampel dalam penelitian sebanyak dari 185 jumlah siswa-siswi SMK Wali Songo dan diperoleh sampel 35 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan angket, skala sikap, dan tes. Hasil analisis dari pengolahan data penelitian diketahui bahwa ada pengaruh positif dan signifikan antara sikap kasih sayang guru PKn terhadap perilaku siswa yang berbudi pekerti, semakin tinggi sikap kasih sayang guru PKn, maka semakin tinggi pula perilaku siswa yang berbudi pekerti contohnya, menanamkan rasa tolong menolong dan menghormati kepada siswa, serta pola hidup guru yang baik mampu meningkatkan kualitas karakter dan budi pekerti siswa dalam kehidupan sehari-hari. Serta ada pengaruh positif dan signifikan juga antara sikap kasih sayang guru PKn terhadap hasil belajar siswa, semakin tinggi pengaruh sikap kasih sayang guru PKn, maka semakin tinggi pula hasil belajar siswa contohnya, kasih sayang guru mampu meningkatkan semangat belajar siswa dalam memahami soal dan tugas PKn dengan percaya diri, serta aktif dalam kegiatan diskusi di kelas. Kata kunci: sikap kasih sayang, guru pkn, perilaku siswa budi pekerti, hasil belajar. PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah Guru memiliki peranan penting dalam dunia pendidikan karena guru memegang kunci dalam pendidikan dan pembelajaran disekolah. Guru adalah pihak yang paling dekat berhubungan dengan siswa dalam pelaksanaan pendidikan sehari-hari, dan guru merupakan pihak yang paling besar peranannya dalam menentukan keberhasilan siswa dalam mencapai tujuan pendidikan. KUSUMA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat E-ISSN 3089-2805 Vol. No. Tahun 2025 | Hal. 53 Ae 68 https://ojs. id/index. php/kjpkm/index Peran dan fungsi serta tanggung jawab guru PKn pada setiap jenjang pendidikan khususnya SMK di harapkan untuk menjadikan para siswa sebagai calon warganegara yang baik. Dengan adanya guru PKn mempunyai sikap kasih sayang diharapkan siswa dapat menjadi warga negara yang religius, disiplin, tanggung jawab yang berpengaruh pada peningkatan hasil belajar siswa. Oleh karena itu, sikap seorang guru mempunyai dampak langsung terhadap perilaku siswa serta hasil belajar siswa. Tabel 1. Data pelanggaran tata tertib siswa di SMK Wali Songo No. Tahun Jumlah Pelanggaran Jumlah Pelanggaran Sumber Data: Bagian Kesiswaan / Bimbingan Konseling Tabel di atas adalah hasil observasi awal di SMK Wali Songo oleh peneliti, dari kasus atau pelanggaran tata tertib. Diketahui pula pada tahun pelajaran 2022/2023 terjadi pelanggaran sebanyak 27 kasus kemudian tahun pelajaran 2023/2024 meningkat sebanyak 16 kasus dan tahun pelajaran 2024/2025 sebanyak 5 yang meliputi antara lain bolos sekolah, merokok, berkelahi, serta masuk sekolah tanpa surat keterangan. Menunjukkan bahwa siswa kurang patuh terhadap peraturan sekolah. Berbagai upaya yang telah dilakasanakan di sekolah sering kurang dihargai dan diperhatikan oleh siswa. Sekolah sangat berperan dalam menanamkan dan menumbuhkan aspek pendidikan moral. Berdasarkan uraian latar belakang masalah tersebut di atas, maka peneliti ingin mengatahui tentang Pengaruh Sikap Kasih Sayang Guru Pkn Terhadap Perilaku Siswa Yang Berbudi Pekerti Teradap Hasil Belajar Siswa Di SMK Wali Songo. Untuk lebih melengkapi dan menguatkan data hasil pra survey di SMK Wali Songo penulis juga mencantumkan data hasil ulangan harian mata pelajaran PKn. Tabel 2. Hasil Ulangan Harian Mata Pelajaran PKn Songo Kelas X AP 1 X AP 2 Kelas X SMK Wali Jenis Kelamin Keterangan Tuntas Tidak Tuntas KKM KUSUMA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat E-ISSN 3089-2805 Vol. No. Tahun 2025 | Hal. 53 Ae 68 https://ojs. id/index. php/kjpkm/index X AP 3 X TKJ 1 X TKJ 2 X TKJ 3 Berdasarkan tabel hasil Ulangan Harian Mata Pelajaran PKn Kelas X SMK Wali Songo yaitu kurang, karena pada pemahaman siswa dan tingkat daya pikir siswa yang berbeda-beda, sehingga mengharuskan guru kreatif dalam menggunakan metode pembelajaran dan sikap seorang guru yang memiliki sikap kasih sayang, sehingga dengan adanya metode dan sikap kasih sayang guru yang seimbang akan menghasilkan peserta didik yang memiliki perilaku dan hasil belajar dengan baik, selain itu dengan adanya sikap guru yang penuh kasih sayang menjadikan siswa nyaman pada proses pembelajaran. Atas dasar inilah maka penulis menganggap perlu untuk mengetahui apakah ada Pengaruh Sikap Kasih Sayang Guru PKn Terhadap Perilaku Siswa Yang Berbudi Pekerti dan Hasil Belajar Siswa Di SMK Wali Songo Tinjauan Pustaka Pengertian Sikap. Menurut Syaifuddin . 8: . Aumengemukakan bahwa sikap dapat diartikan kesiapan merespon yang sifatnya positif, negatif atau netral terhadap objek atau situasi secara konsisten. Au Ada pula menurut Newcomb . 8: . Aumengemukakan bahwa sikap merupakan suatu kesatuan kognisi yang mempunyai falensidan akhirnya berintegrasi kedalam pola yang lebih luas. Ay Berdasarkan pendapat di atas, bahwa sikap merupakan kecenderungan seorang individu terhadap suatu objek tertentu, situasi atau orang lain yang kemudian dideskripsikan dalam bentuk sebuah respon kognitif, afektif, dan perilaku Serta kesiapan seseorang bertindak, berpersepsi, berfikir, dan merasa dalam menghadapi objek, ide, situasi, atau nilai untuk menentukan apakah orang harus pro atau kontra terhadap sesuatu. Ciri-ciri Sikap Ciri-ciri sikap menurut pendapat Mar'at . 1: . yang menjelaskan tentang ciri-ciri sikap sebagai berikut : Sikap tidaklah merupakan sistem fisiologis ataupun diturunkan. Sikap selalu dihubungkan dengan objek manusia, wawasan, peristiwa atau KUSUMA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat E-ISSN 3089-2805 Vol. No. Tahun 2025 | Hal. 53 Ae 68 https://ojs. id/index. php/kjpkm/index Sikap diperoleh dalam berinteraksi dengan orang lain, baik di rumah, sekolah, tempat ibadah, atau tempat lainnya melalui nasehat teladan atau Sikap merupakan kesiapan bertindak dengan cara-cara tertentu terhadap Perasaan dan afeksi merupakan bagian dari sikap akan tampak pada pilihan yang bersangkutan apakah positif atau ragu. Tingkat intensitas sikap terhadap objek tertentu kuat atau juga lemah. Sikap mungkin hanya cocok pada situasi yang sedang berlangsung, akan tetapi, belum tentu sesuai pada lainnya. Sikap dapat bersifat relatif menetap dalam sejarah hidup manusia. Sikap merupakan bagian dan konteks persepsi ataupun kognisi individu. Sikap merupakan penilaian terhadap sesuatu yang mungkin mempunyai konsekuensi tertentu bagi yang bersangkutan. Sikap merupakan penafsiran dan tingkah laku yang mungkin menjadi indikator yang sempurna, atau bahkan yang tidak memadai. Unsur-Unsur Pembentukan Sikap Adapun pebentukan dan perubahan sikap dapat dilakukan melalui empat macam cara yaitu: Adopsi Diferensiasi Integrasi Trauma Pembentukan Sikap Pembentukan dan perubahan sikap seseorang dapat ditentukan dengan dua faktor, yaitu faktor yang berasal dari dalam individu . berupa selektif untuk menerima dan mengolah pengaruh-pengaruh yang datang dari luar,dan faktor dari luar . berupa keadaan atau kondisi yang berasal dari luar individu hasil dari interaksi individu dengan individu, maupun individu dengan kelompok. Hubungan sikap individu terhadap lingkungan antara lain dapat berupa: Individu menolak lingkungan Individu menerima lingkungan Individual bersikap netral Menurut Bimo Walgito . 3: . Berkaitan dengan pembentukan atau KUSUMA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat E-ISSN 3089-2805 Vol. No. Tahun 2025 | Hal. 53 Ae 68 https://ojs. id/index. php/kjpkm/index pengubahan sikap, terdapat beberapa faktor yang mengubah sikap, antara Faktor kekuatan atau Force. Berubahnya norma kelompok Berubahnya membership group Berubahnya reference group Membentuk kelompok baru Komponen Sikap Mengenai komponen sikap, ada tiga macam komponen yaitu kognisi, afeksi dan konasi, ketiga ranah tersebut dijabarkan sebagai berikut : Komponen kognisi berhubungan dengan keyakinan . , ide dan Komponen afeksi yang menyangkut emosional seseorang Komponen konasi yang merupakan kecenderungan bertingkah laku Faktor-Foktor Yang Mempengaruhi Pembentukan Sikap Dan Perubahan Sikap Menurut Azwar. bahwa faktor yang mempengaruhi pembentukan dan perubahan sikap adalah: Pengalaman peribadi . Kebudayaan . Orang lain yang dianggap penting . Media massa Lembaga pendidikan dan agama Emosional Pengukuran Sikap Skala Thurstone (Method of Equel-Appearing Intervals Skala Likert (Method of Summateds Rating. Unobstrusive Measures Multidimensional Scaling KUSUMA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat E-ISSN 3089-2805 Vol. No. Tahun 2025 | Hal. 53 Ae 68 https://ojs. id/index. php/kjpkm/index Tinjauan Umum Kasih Sayang Pengertian Kasih Sayang Menurut Sumartono . 4: . Aumengemukakan bahwa kasih sayang adalah sikap yang berasal dari dalam diri yang mampu meyembuhkan berbagai penyakit diri seperti rasa amarah, curiga, atau cemburu yang dilakukan secara Ay Sementara menurut Soetjiningsih . 5: . Aumengemukakan bahwa kasih sayang merupakan salah satu bentuk perwujudan proses pengembangan timbal balik rasa cinta dan kasih sayang antara sesama manusia, serta antar generasi yang merupakan dasar hubungan kekeluargaan yang Ay Berdasarkan pendapat para ahli tentang kasih sayang di atas, dapat disimpulkan bahwa kasih sayang sangat diperlukan dalam kehidupan bermasyarakat karena merupakan suatu keperluan bersama diantara sesama Dalam kehidupan yang diwarnai dengan kasih sayang, semua orang akan memiliki rasa tanggung jawab, pengorbanan, saling tolong-menolong, kejujuran, saling mempercayai, saling membina pengertian dan keterbukaan sehingga dapat tercipta suasana yang rukun dan damai. Fungsi Kasih Sayang Menurut Sumartono . 4: . Kasih sayang menyemburkan energi yang dasyat Kasih sayang memperlakuan manusia sesuai kodratnya Kasih sayang menjadikan pribadi yang kuat Kasih sayang menjadikan hidup yang serasi Tinjauan Umum Pendidikan Budi Pekerti Pendidikan Budi Pekerti Pendidikan budi pekerti merupakan program pembelajaran di sekolah yang bertujuan mengembangkan watak atau tabiat dengan cara menghayati nilai-nilai dan keyakinan sebagai kekuatan moral dalam hidupnya melalui kejujuran, dapat dipercaya, disiplin, dan kerja sama yang menekankan ranah afektif . erasaan dan sika. tanpa meninggalkan ranah kognitif KUSUMA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat E-ISSN 3089-2805 Vol. No. Tahun 2025 | Hal. 53 Ae 68 https://ojs. id/index. php/kjpkm/index . erpikir rasiona. dan ranah skill/psikomotorik . eterampilan, terampil mengolah data, mengemukakan pendapat, dan keja sam. Fungsi Pendidikan Budi Pekerti Menurut Cahyoto . 1: . mengemukakan bahwa fungsi pendidikan budi pekerti antara lain sebagai berikut. Siswa memahami susunan pendidikan budi pekerti dalam lingkungan etika bagi pengembang dirinya dalam bidang ilmu pengetahuan. Siswa memiliki budi pekerti luhur bagi pola perilaku sehari-hari yang didasari hak dan kewajiban sebagai warga negara. Siswa dapat mencari dan memperoleh informasi tentang budi pekerti, mengolahnya dan mengambil keputusan dalam menghadapi masalah nyata dimasyarakat. Siswa dapat berkomunikasi orang lain dan bekerja sama dengan untuk mengembangkan nilai moral. Tinjauan umum pengertian perilaku Pengertian perilaku Menurut Surahman . 7: . Aumengemukakan bahwa perilaku didefinisikan sebagai tanggapan atau reaksi individu terhadap rangsangan atau lingkungan. Ay Ini berarti rangsangan dari stimulus dapat mengubah perilaku individu, baik itu merupakan respon positif yang berarti menjalankan apa yang dilakukan stimulus atau respon negatif yang berarti sudah memahami namun tidak menjalankannya. Sementara menurut Nana Syaodih Sukmadinata . 7: . Aumengemukakan bahwa perilaku atau kegiatan individu menyangkut hal-hal yang dia sadari dan juga yang dia tidak sadari. Ay Berdasarkan pendapat tersebut, maka perilaku merupakan suatu tanggapan atau reaksi individu terhadap rangsangan atau lingkungan yang saling mempengaruhi secara sadar ataupun tidak disadari yang dapat dibentuk sebagai hasil dari belajar. Perilaku individu sering kali dikelompokkan menjadi tiga kategori, yaitu kegiatan kognitif, afektif, dan KUSUMA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat E-ISSN 3089-2805 Vol. No. Tahun 2025 | Hal. 53 Ae 68 https://ojs. id/index. php/kjpkm/index Jenis Perilaku Perilaku refleksif Perilakunon- refleksif Pembentukan Perilaku Pembentukan perilaku dengan kebiasaan . Pembentukan perilaku dengan perilaku . Pembentukan perilaku denganmenggunakan model Teori Perilaku Teori Insting Teori Dorongan Teori Insentif Teori Atribusi Teori Kognitif Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Siswa Menurut Nana Syaodih Sukmadinata . 7: . mengemukakan bahwa banyak faktor yang mempengaruhi perilaku individu, baik yang bersumber dari dalam dirinya . aktor inter. ataupun yang berasal dari luar dirinya . aktor ekster. Pengertian Hasil Belajar Menurut Djamarah . 0: . Au mengemukakan bahwa hasil belajar adalah prestasi dari suatu kegiatan yang telah dikerjakan, diciptakan, baik secara individu maupun kelompok. Hasil tidak akan pernah dihasilkan selama orang tidak melakukan sesuatu. Untuk menghasilkan sebuah prestasi dibutuhkan perjuangan dan pengorbanan yang sangat besar. Hanya dengan keuletan, sungguhAesungguh, kemauan yang tinggi dan rasa optimisme dirilah yang mampu untuk mancapainya. KUSUMA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat E-ISSN 3089-2805 Vol. No. Tahun 2025 | Hal. 53 Ae 68 https://ojs. id/index. php/kjpkm/index Sedangkan menurut Suharsimi Arikunto . 0: . Aumengatakan bahwa hasil belajar adalah hasil akhir setelah mengalami proses belajar, perubahan itu tampak dalam perbuatan yang dapat diaamati,dan dapat Ay Berdasarkan definisi di atas, dapat disimpulkan bahwa hasil belajar merupakan hasil akhir dari suatu proses pembelajaran yang dilakukan oleh individu yang meliputi berbagai aspek, yaitu pengertian, pemahaman dan tingkah laku. Pengertian Ranah Kognitif. Afektif, dan Psikomotor Ranah kognitif Ranah afektif Ranah psikimotorik Tujuan Penelitian Secara umum penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh sikap kasih sayang guru PKn terhadap perilaku siswa dan hasil belajar siswa di SMA Perintis 2 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2011/2012 METODE PENELITIAN Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Populasi dalam penelitian ini adalah 185 siswa sedangkan sampel yang digunakan berjumlah 35 siswa. Variabel Penelitian terdiri dari tiga variabel, yaitu Variabel Bebas yaitu sikap kasih sayang (X) dan Variabel Terikat yaitu perilaku siswa (Y. dan hasil belajar (Y. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket, skala sikap, dan tes. Alat ukur angket menggunakan tiga alternatif kemungkinan pilihan. Teknik penunjang data dilakukan teridiri dari dokumentasi, wawancara, dan studi kepustakaan. Uji realibilitas menggunakan rumus product moment dan mencari realibilitasnya dengan menggunakan Sperman Brown. Teknik analisis data menggunakan rumus interval, presentase, dan model regresi linies sederhana. Setelah menguji hipotesis regresi linier sederhana dilanjutkan dengan uji signifikan. Selanjutnya data akan diuji menggunakan rumus regresi berganda. HASIL DAN PEMBAHASAN KASIH SAYANG GURU PKN KUSUMA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat E-ISSN 3089-2805 Vol. No. Tahun 2025 | Hal. 53 Ae 68 https://ojs. id/index. php/kjpkm/index Kasih Sayang Guru PKn Pada Indikator Kenyamanan Berdasarkan data hasil sebaran angket kepada 35 responden yang berisikan 5 item pertanyaan tentang sikap kasih sayang guru PKn SMK Wali Songo, maka Tabel 1. Distribusi Frekuensi Indikator Kenyamanan No. Kelas Interval Jumlah Frekuensi Presentase 6,25% 56,25% 37,5% Kategori Kurang Baik Cukup Baik Baik Berdasarkan hasil analisis tabel 1, maka dapat diketahui bahwa sikap kasih sayang guru PKn terhadap perilaku siswa yang berbudi pekerti dan hasil belajar siswa pada indikator kenyamanan cukup baik yaitu 56,25% . Artinya kenyamanan merupakan bagian dari sikap kash sayang guru PKn cukup berpengaruh terhadap perilaku siswa yang berbudi pekerti dan hasil belajar Kasih Sayang Guru PKn Pada Indikator Rasa Kasih Sayang Berdasarkan data hasil sebaran angket kepada 35 responden yang berisikan 4 item pertanyaan tentang kash sayang guru PKn pada indikator rasa cinta kasih di SMK Wali Songo, maka diketahui: Tabel 2. Distribusi Frekuensi Indikator Rasa Kasih Sayang No. Kelas Interval Frekuensi Presentase Kategori 4,17% Kurang Baik 27,08% Cukup Baik 68,75% Baik Jumlah Berdasarkan hasil analisis tabel 20, maka dapat diketahui bahwa sikap kasih sayang guru PKn terhadap perilaku siswa yang berbudi pekerti dan hasil belajar siswa pada indikator rasa cinta kasih adalah baik yaitu 68,75% . Artinya rasa cinta kasih merupakan bagian penting dari sikap kasih sayang guru PKn dalam mempengaruhi perilaku siswa yang berbudi pekerti dan hasil belajar siswa, contohnya seperti guru memberikan perhatian dalam mendidik siswa dengan menanamkan nilai-nila dan pesan moral kepada siswa. Kasih Sayang Guru Pkn Pada Indikator Moral Etika KUSUMA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat E-ISSN 3089-2805 Vol. No. Tahun 2025 | Hal. 53 Ae 68 https://ojs. id/index. php/kjpkm/index Berdasarkan data hasil sebaran angket kepada 35 responden yang berisikan 5 item pertanyaan tentang pengaruh sikap kasih sayang guru PKn, maka diketahui: Tabel 3. Distribusi Frekuensi Indikator Pengaruh Sikap Kasih Sayang Guru PKn pada Sikap Moral Etika No. Kelas Interval Frekuensi Presentase Kategori 2,08% Rendah 16,67 % Sedang 81,25% Tinggi Jumlah Berdasarkan tabel distribusi di atas maka dapat dijelaskan bahwa pengaruh sikap kasih sayang guru PKn terhadap perilaku siswa yang berbudi pekerti dan hasil belajar siswa di SMK Wali Songo pada indikator moral etika sangat berpengaruh dengan presentase 81,25 dan masuk pada kategori tinggi yaitu guru dalam proses pembelajaran di kelas memberikan contoh yang baik dalam sikap bermoral etika seperti berpenampilan sopan serta bertutur kata dalam kehidupan sehari-hari. II. SKALA SIKAP Berdasarkan data hasil sebaran angket kepada 35 responden yang berisikan 9 item pertanyaan tentang pengaruh sikap kasih sayang guru PKn terhadap perilaku siswa yang berbudi pekerti dan hasil belajar siswa di SMK Wali Songo dengan menggunakan skala sikap, maka diketahui: Tabel 4. Distribusi Pengaruh Sikap Kasih Sayang Guru Pkn Terhadap Perilaku Siswa Yang Berbudi Pekerti Teradap Hasil Belajar Siswa Di SMK Wali Songo OKI Kelas Interval Frekuensi Persentase 21 Ae 25 2,08 % 26 Ae 30 12,5 % 31 Ae 35 39,58 % 36 Ae 40 43,76 % 41 Ae 45 2,08 % Jumlah Sumber: Analisis data primer i. HASIL BELAJAR SISWA Ranah Kognitif Kategori Sangat Tidak Setuju Tidak Setuju Ragu Ae Ragu Setuju Sangat Setuju KUSUMA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat E-ISSN 3089-2805 Vol. No. Tahun 2025 | Hal. 53 Ae 68 https://ojs. id/index. php/kjpkm/index Berdasarkan data hasil sebaran angket kepada 35 responden yang berisikan 3 item pertanyaan tentang indikator ranah kognitif pada hasil belajar siswa, maka diketahui: Tabel 5. Distribusi Frekuensi Indikator Ranah Kognitif No. Kelas Interval Frekuensi Presentase Kategori 4,17% Rendah 12,5 % Sedang 83,33% Tinggi Jumlah Berdasarkan tabel distribusi di atas maka dapat dijelaskan bahwa pengaruh sikap kasih sayang guru PKn terhadap hasil belajar siswa pada indikator ranah kognitif di SMK Wali Songo sangat berpengaruh dengan presentase 83,33% dan masuk pada kategori tinggi. Artinya bahwa sikap kasih sayang guru sangat berperan penting dalam meningkatkan rasa keingintahuan siswa dalam memahami pelajaran PKn. Siswa menjadi lebih terdorong dalam menyelesaikan tugas dan soal PKn karena faktor sikap kasih sayang guru PKn terhadap siswa. Ranah Afektif Berdasarkan data hasil sebaran angket kepada 35 responden yang berisikan 4 item pertanyaan tentang indikator ranah afektif pada hasil belajar siswa, maka diketahui: Tabel 6. Distribusi Frekuensi Indikator Ranah Afektif Kelas Interval Jumlah Frekuensi Presentase 2,08% 14,58 % 83,34% Kategori Rendah Sedang Tinggi Berdasarkan tabel distribusi di atas maka dapat dijelaskan bahwa pengaruh sikap kasih sayang guru PKn terhadap hasil belajar siswa pada indikator ranah afektif di SMK Wali Songo sangat berpengaruh dengan presentase 83,34% dan masuk pada kategori tinggi. Hal ini dapat dijelaskan bahwa sikap kasih sayang guru sangat berpengaruh terhadap hasil belajar siswa pada indikator ranah afektif seperti siswa lebih memiliki motivasi yang tinggi untuk tahu lebih banyak mengenai pelajaran PKn yang diterima di Ranah Psikomotorik KUSUMA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat E-ISSN 3089-2805 Vol. No. Tahun 2025 | Hal. 53 Ae 68 https://ojs. id/index. php/kjpkm/index Berdasarkan data hasil sebaran angket kepada 35 responden yang berisikan 5 item pertanyaan tentang indikator ranah psikomotor pada hasil belajar siswa, maka diketahui: Tabel 7. Distribusi Frekuensi Indikator Ranah Psikomotor Kelas Interval Frekuensi Presentase Kategori 2,08% Tidak Dilakukan 97,92 % Dilakukan Jumlah Berdasarkan tabel distribusi di atas maka dapat dijelaskan bahwa pengaruh sikap kasih sayang guru PKn terhadap hasil belajar siswa pada indikator psikomotor di SMK Wali Songo sangat berpengaruh dengan presentase 97,92% dan masuk pada kategori dilakukan. Hal ini menjelaskan bahwa sikap kasih sayang guru sangat berpengaruh terhadap hasil belajar siswa pada indikator ranah psikomotor seperti perilaku siswa pada saat proses kegiatan belajar mengajar di kelas siswa selalu memperhatikan pembelajaran yang berlangsung dan berusaha memahami pelajaran dengan baik. IV. Pengujian Hipotesis Pengujian Hipotesis Sendiri-Sendiri Pengaruh Sikap Kasih Sayang Guru Pkn Terhadap Perilaku Siswa (X Terhadap Y. Hipotesis untuk kasus ini: Ho: Tidak ada pengaruh sikap kasih sayang guru PKn terhadap hasil belajar siswa di SMK Wali Songo KUSUMA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat E-ISSN 3089-2805 Vol. No. Tahun 2025 | Hal. 53 Ae 68 https://ojs. id/index. php/kjpkm/index Ha: Ada pengaruh sikap kasih sayang guru PKn terhadap perilaku siswa di SMK Wali Songo Berdasarkan hasil analisis data diperoleh thitung untuk Sikap kasih sayang guru PKn sebesar 2,30 > ttabel sebesar 2,25 dengan demikian Ho ditolak dan Ha diterima, atau dengan kata lain sikap kasih sayang guru PKn memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perilaku siswa yang berbudi pekerti . Pengaruh Sikap Kasih Sayang Guru PKn terhadap Hasil Belajar Siswa ( X terhadap Y. Hipotesis untuk kasus ini: Ho: Tidak ada pengaruh sikap kasih sayang guru PKn terhadap hasil belajar siswa di SMK Wali Songo Ha: Ada pengaruh sikap kasih sayang guru PKn terhadap perilaku siswa di SMK Wali Songo Berdasarkan hasil analisis data diperoleh thitung untuk lingkungan keluarga sebesar 13,36 > ttabel sebesar 2,25 dengan demikian Ho ditolak dan Ha diterima, atau dengan kata lain sikap kasih sayang guru PKn memiliki pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar siswa. Pengujian Hipotesis Secara Simultan Y1= Y2= =37,39 Regresi linear multiplenya: = a b1Y1 b2Y2 =0,52 KUSUMA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat E-ISSN 3089-2805 Vol. No. Tahun 2025 | Hal. 53 Ae 68 https://ojs. id/index. php/kjpkm/index = 0,51 KESIMPULAN Berdasarkan pengolahan dan analisis data yang dilakukan maka terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara sikap kasih sayang guru PKn terhadap perilaku siswa berbudi pekerti dan hasil belajar SMK Wali Songo Hal ini dapat dilihat dari hasil pengolahan data dengan menggunakan statistik F dengan model regresi linier berganda dengan hasil perhitungan menunjukan Fhitung = 8,15 lebih besar dari Ftabel = 3,11, ini berati Fhitung > Ftabel, berdasarkan hasil uji F nampak secara bersama- sama sikap kasih sayang guru PKn berpengaruh terhadap kedua variabel yaitu perilaku berbudi pekerti dan hasil belajar siswa SMK Wali Songo. Artinya, kasih sayang guru dapat meningkatkan kualitas karakter dan prestasi belajar siswa di sekolah. REFERENSI