Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Volume 9. No 1. Mei 2025 e-ISSN 2580-0531, p-ISSN 2580-0337 DOI: : https://10. 32696/ajpkm. v%vi%i. Meningkatkan Kualitas Membaca Al-Qur'an Melalui Literasi Digital Di Desa Perkotaan Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat Fadhilah Arfa Hasibuan1. Atiqoh Hanum2. Masithah Ulfah3. Tihawa4. Sri Haryati5. Ida Hapni Harahap6* (Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah. STIT Al-Washliyah Binjai. Binjai. Indonesi. (Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah. STIT Al-Washliyah Binjai. Binjai. Indonesi. (Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini. STIT Al-Washliyah Binjai. Binjai. Indonesi. (Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah. STIT Al-Washliyah Binjai. Binjai. Indonesi. (Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah. STIT Al-Washliyah Binjai. Binjai. Indonesi. (Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah. STIT Al-Washliyah Binjai. Binjai. Indonesi. *Korespondensi : fadhilaharfahasibuan@stitaw-binjai. Abstrak Pengabdian kepada masyarakat adalah bentuk partisipasi aktif dalam meningkatkan kesejahteraan sosial melalui penerapan pengetahuan dan keterampilan untuk memecahkan permasalahan yang dihadapi. Desa Perkotaan Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat adalah pemekaran dari Desa Karang Gading Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat Sumatera Utara dengan jumlah penduduk 750 jiwa. Adapun program yang dilaksanakan berkonsentrasi pada pendidikan dan literasi digital, sebagai upaya memberikan suasana baru dalam metode belajar mengajar, khususnya penggunaan teknologi informasi dan komunikasi sebagai media pembelajaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan pendekatan Community Development yang dilaksanakan selama 10 hari. Dimana anak-anak menjadi objek utama dalam pengabdian ini. Mereka di ajarkan cara membaca Al-QurAoan dengan baik dan benar, dan dibimbing dengan metode yang kreatif dan inovatif, mereka di arahkan membaca dan belajar Al-QurAoan melalui Gadget sebagai media yang terdapat aplikasi belajar Al-QurAoan, di akhiri dengan menyetor bacaan mereka melalui Voice Note. Kegiatan ini bertujuan agar anak-anak dapat memanfaatkan dan menguasai penggunaan teknologi informasi dan komunikasi secara efektif dalam proses pembelajaran membaca AlQurAoan, serta masyarakat di Desa Perkotaan dapat menghasilkan pendidikan yang berkualitas, anak-anak yang unggul dan berdaya di era globalisasi. Kata kunci: Pengabdian kepada Masyarakat. Membaca Al-QurAoan. Literasi Digital. Abstract Community service is a form of active participation in improving social welfare through the application of knowledge and skills to solve problems faced. Urban Village. Secanggang District. Langkat Regency is a division of Karang Gading Village. Secanggang District. Langkat Regency. North Sumatra with a population of 750 people. The programs implemented concentrate on digital education and literacy, as an effort to provide a new atmosphere in teaching and learning methods, especially the use of information and communication technology as a learning medium. This community service activity is carried out with a Community Development approach which is carried out for 10 days. Where children are the main objects in this service. They are taught how to read the Qur'an properly and correctly, and guided with creative and innovative methods, they are directed to read and learn the Qur'an through Gadgets as a medium that contains the Qur'an learning application, ending with submitting their readings through Voice Note. This activity aims for children to be able to utilize and master the use of information and communication technology effectively in the process of learning to read the Qur'an, and the community in Urban Villages can produce quality education, superior and empowered children in the era of globalization. Keywords: Community Service. Reciting Al-Qur'an. Digital Literacy Submit: April 2025 Diterima: April 2025 Publish: Mei 2025 Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International (CC-BY-NC-ND 4. Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) PENDAHULUAN Vol. 9 No. Mei 2025 Oleh karena itu, pelaksanaan pendampingan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di Desa Perkotaan. Kec. Secanggang Kab. Langkat yang memiliki jumlah penduduk 765 jiwa, terdiri dari 396 lakilaki dan 369 perempuan, mayoritas agama di desa tersebut adalah Islam (Website Desa Perkotaa. Untuk itu, dilakukan pendampingan dalam rangka masyarakat khususnya anak-anak untuk lebih aktif belajar membaca Al-QurAoan Kemampuan membaca Al-QurAoan sangat penting bagi umat muslim sebagai keterampilan untuk membaca teks Al-Quran dengan baik dan sesuai dengan norma-norma yang berlaku. Hal ini juga dijelaskan dalam QS. AlMuzzammil 73:1-6 bahwa tanggung jawab umat Muslim terhadap Al-Quran adalah membacanya dengan sebaikbaiknya dan dengan penuh khusyuk (Fitri Rahmawati et al. , 2. Pendidikan merupakan salah satu pilar utama dalam pembangunan masyarakat yang berkelanjutan. Di era digital yang semakin maju, kualitas pendidikan menjadi salah satu faktor kunci dalam mempersiapkan generasi yang mampu bersaing di tingkat global. Kebutuhan adanya adaptasi dan keterbaruan teknologi di bidang pendidikan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Teknologi memiliki peranan penting sebagai media yang sangat efisien dalam memfasilitasi kegiatan belajar (Septiani et al. , 2. Pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran memberikan dampak yang positif sebab memungkinkan anak untuk dapat memperoleh pengetahuan dan sumber pembelajaran terkini secara mudah tanpa batasan ruang dan waktu. Dalam penggunaan teknologi perlunya literasi digital sebagai kecakapan dalam menggunakan media digital. Hal ini dijelaskan oleh UNESCO (Ginting et , 2. , literasi digital adalah keterampilan penting di abad 21, yang mengakses informasi dengan efektif dan bertanggung jawab. Berdasarkan observasi awal yang dilakukan pada tanggal 5 Januari 2025 banyak dijumpai bahwa beberapa anak masih belum benar dalam membaca AlQurAoan berdasarkan tajwid dan makhrajnya meskipun lancar membaca dan hafal ayatnya. Sehingga, dalam bacaannya masih banyak kesalahan yang harus diperhatikan dan perlu Penyebabnya adalah waktu luang yang terbatas, motivasi untuk belajar, serta keterbatasan akses terhadap sumber belajar, sehingga membutuhkan pembelajaran membaca Al-QurAoan Di desa, penguatan literasi digital dilakukan melalui pelatihan dan program bimbingan belajar yang dapat meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi untuk Dalam konteks desa, program bimbingan belajar dapat membantu memperkuat kapasitas intelektual masyarakat dan mendorong tumbuhnya kesadaran kritis serta pemberdayaan mereka melalui akses pendidikan yang lebih baik sekaligus mengajarkan para masyarakat desa khusus nya anak-anak untuk menggunakan smart phone lebih cerdas. Maka tim mengambil inisiatif untuk menggunakan HP/gadget sebagai media pembelajaran membaca AlQurAoan, agar para objek sasaran bisa menggunakan gadget dengan maksimal Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) dan terarah, maka dari itu PKM yang dilaksanakan selama 10 hari berfokus kepada pembelajaran membaca AlQurAoan melalui aplikasi digital yang bertujuan untuk anak-anak dapat meningkatkan literasi digital melalui belajar membaca Al-QurAoan sesuai dengan tajwid dan makhrajnya. Vol. 9 No. Mei 2025 mempelajari dan melafalkan bacaan AlQur'an. Diharapkan, kegiatan ini menciptakan ekosistem pembelajaran Pembelajaran yang berbasis digital tidak hanya memperkuat aspek religius, tetapi juga menanamkan literasi teknologi sejak dini, yang sangat penting dalam membentuk generasi yang cakap digital dan berakhlak mulia. Selain itu, kegiatan pembelajaran Al-QurAoan melalui aplikasi digital ini dilakukan juga di sekolah, dan kegiatan tersebut disambut antusias oleh para siswa juga guru, sehingga para guru juga mempelajari ilmu baru dalam memberi Al-QurAoan menggunakan gadget dan aplikasi yang Hal ini sejalan dengan pernyataan (Hamdan Mubarok et al. , 2. bahwa smartphone agar efektif mencapai tujuan pembelajaran, dan diharapkan keterampilan yang luas di kelas agar pembelajaran tidak Berikut dua aplikasi yang di perkenalkan oleh tim PKM dalam pembelajaran Al-QurAoan ini, yaitu Belajar QurAoan Anak Suara, serta Belajar Mengaji Al-QurAoan by IMajlis Mobile, kedua fitur aplikasi ini bisa saling melengkapi dalam membantu anak-anak belajar Al-QurAoan, yang mana kedua fitur tersebut menawarkan pembelajaran Al-QurAoan dengan suara, materi yang lengkap, pembelajaran ilmu Tajwid, pelafalan, latihan plus gambar serta warna yang menarik. METODE PELAKSANAAN Pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini menggunakan pendekatan Community Development, yaitu suatu pendekatan yang berorientasi pada pengembangan potensi masyarakat melalui keterlibatan langsung mereka Pendekatan ini tidak hanya menjadikan masyarakat sebagai penerima manfaat, tetapi juga sebagai subjek sekaligus objek pembangunan. Pendekatan ini pengembangan ilmu pendidikan Islam di meningkatkan kualitas pembelajaran membaca Al-QurAoan berbasis teknologi Melalui kegiatan literasi digital, masyarakat terutama guru, siswa, dan orang tua dilibatkan secara aktif dalam upaya peningkatan kapasitas lokal. Kegiatan ini berlangsung selama 10 hari dan terbagi dalam tiga tahap yaitu tahap perencanaan, yakni melakukan observasi lokasi di wilayah pengabdian serta perizinan kepada kepala desa. Saat di lokasi, tim mendapatkan informasi detail dari Kades. Kadus, dan tokoh masyarakat setempat mengenai jumlah warga, kondisi sosial, ekonomi, budaya, agama serta pendidikan masyarakat setempat, yang bertujuan untuk memahami kebutuhan dan Dengan demikian, seiring dengan perkembangan zaman dan pengetahuan, kegiatan belajar Al-QurAoan di Desa Perkotaan harus terus mengalami transformasi dan inovasi. Melalui aplikasi digital yang digunakan sebagai alat bantu dan pendukung dalam proses pembelajaran, merupakan salah satu upaya strategis untuk anak-anak bisa Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) masalah yang dihadapi masyarakat. Setelah mendapat izin, dan informasi yang di dapatkan dari masyarakat, tim memilah dan diskusi permasalahan yang ada di desa tersebut, kemudian melalui hasil diskusi, tim memutuskan untuk melakukan program kegiatan pada ditingkatkan, terutama pada bidang teknologi yang berkembang pada masa Vol. 9 No. Mei 2025 kegiatan PKM dilaksanakan, pemerintah setempat, masyarakat, pihak sekolah semuanya bekerja sama dan berperan aktif demi kelancaran kegiatan sehingga tujuan utama PKM yaitu pembelajaran membaca Al-QurAoan melalui literasi digital berjalan dengan baik. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di Desa Perkotaan. Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat ini mendapatkan respon positif dan antusias dari masyarakat desa. Aktivitas belajar membaca Al-QurAoan ini dilakukan saat baAoda maghrib dan juga di sekolah. Oleh sebab itu perlunya motivasi dan perhatian khusus kepada masyarakat khususnya anak-anak untuk lebih aktif belajar membaca Al-QurAoan dengan bantuan gadget sebagai media Tahapan berikutnya yaitu kegiatan pembelajaran diawali dengan mengarahkan anak-anak untuk diberi bimbingan belajar AlQurAoan beserta tajwid, disertai dengan pelafalan yang benar, dalam kegiatan ini anak-anak diminta utuk membawa gadget yang nantinya digunakan sebagai media, setelah kedua aplikasi metode pembelajaran Al-QurAoan di instal di gadget mereka masing-masing barulah tim memberi arahan, bimbingan, evaluasi dan umpan balik secara langsung kepada peserta didik sekaligus memantau perkembangan mereka, disini mereka juga diwajibkan memberikan setoran bacaan Al-QurAoan yang dikirim melalui voice note di aplikasi WhatsApp. Tahapan dilakukannya evaluasi terhadap kegiatan pembelajaran membaca Al-QurAoan diskusi terhadap pencapaian belajar serta efektivitas membaca Al-Qur'an di pertemuan berikutnya. Selain di lingkungan masyarakat, bimbingan ini juga dilakukan di sekolah dengan pendekatan yang sama. Sehingga metode yang digunakan oleh tim PKM juga dapat digunakan oleh para guru. Selama Gambar 1 Kegiatan Evaluasi Belajar Membaca Al-Qur'an pembelajaran, dalam kemampuan membaca Al-QurAoan yang sangat penting bagi umat muslim untuk memperdalam pemahaman mereka tentang Iman, sekaligus memperkuat Allah. Melalui kemudahan yang telah didapatkan di zaman sekarang, khususnya dengan adanya Al-QurAoan digital diharapkan mampu untuk menaikkan minat dalam membaca Al-QurAoan dan tentunya juga diharapkan dengan minat tersebut dapat Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Vol. 9 No. Mei 2025 meningkatkan intensitas membaca AlQurAoan (Zuhdi et al. , 2. kalangan masyarakat, khususnya dalam mendukung pembelajaran membaca AlQurAoan bagi anak-anak. Hal ini dilakukan dengan mengajak anak-anak di sekitar wilayah kegiatan untuk belajar membaca Al-QurAoan menggunakan dua aplikasi digital, yaitu AuBelajar QurAoan Anak SuaraAy dan AuBelajar Mengaji AlQurAoanAy dari IMajlis Mobile. Adapun hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Perkotaan yakni meningkatnya kemampuan cara membaca Al-QurAoan yang benar berdasarkan penguasaan tajwid dan makhraj huruf dalam membaca AlQur'an, serta ketartilan dalam membaca Al-Qur'an. Mulanya hanya 8 dari 20 anak yang baik dalam membaca AlQurAoan berdasarkan tajwid dan makhraj, setelah mengikuti kegiatan belajar mengaji melalui aplikasi digital dan proses belajar yang interaktif serta dilakukan evaluasi setiap pertemuan, terdapat kemajuan yang meningkat menjadi 15 dari 20 anak yang dapat membaca Al-QurAoan sesuai dengan tajwid dan makhraj yang jelas dan Sehingga setiap ayat Al-QurAoan yang dibaca dengan tempo yang tidak tergesa-gesa dapat dipahami maknanya. Membaca Al-Qur'an dengan tartil berarti menghindari pembacaan yang terlalu cepat atau terburu-buru, yang dapat mengganggu kefasihan dan pemahaman makna. Menurut (Hasan & Wahyuni, 2. keberhasilan suatu pembelajaran Al-QurAoan secara tartil dapat dilihat dari makhorijul khuruf, sifatul khuruf, idhar, ikhfaAo, iqlab, mad, qolqolah, saktah, waqof dan lain-lainya sesuai dengan kaidah tajwid. Oleh sebab itu, pentingnya pendidikan Al-QurAoan sebagai pondasi agar kedepannya generasi yang akan datang dapat menjadi generasi yang memahami agama dan tidak buta dalam membaca Al-QurAoan. Gambar 2 Mengenalkan Aplikasi Belajar Mengaji pada Guru dan Siswa di RA Al-Qolam Kegiatan ini dilaksanakan pada dua tempat yaitu di RA Al-Qolam dan SDIT Al-Qolam di Desa Perkotaan Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat. Sasaran utama dari kegiatan ini adalah siswa/i serta para guru di tingkat RA dan SD. Melalui kegiatan ini, diharapkan guru dapat meningkatkan keterampilan dalam menggunakan pembelajaran, memanfaatkan teknologi untuk memperkuat proses pembelajaran Al-QurAoan. Memberikan pendampingan Pembahasan Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi nyata dalam meningkatkan literasi digital di Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) yang sesuai dengan tahapan dan kemampuan membaca setiap peserta Vol. 9 No. Mei 2025 belajar-mengajar, tetapi juga mampu membangkitkan rasa ingin tahu anak, meningkatkan keterlibatan mereka secara aktif, serta menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan Hal ini sejalan dengan pernyataan (Setyawati et al. , 2. pembelajaran adalah proses belajar yang terjadi pada peserta didik. Di dalam pembelajaran tersebut tentunya terdapat metode dan teknik untuk mencapai hasil belajar yang sesuai dengan tujuan diadakannya pembelajaran. Sementara itu, bagi siswa/i, meningkatkan keterampilan membaca Al-QurAoan secara bertahap dan menyenangkan, mendorong rasa ingin tahu dan minat terhadap pembelajaran berbasis teknologi, memanfaatkan aplikasi digital sebagai sarana belajar mandiri yang interaktif. Melalui pendekatan ini. PKM tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan membaca Al-QurAoan, tetapi juga turut mengembangkan budaya literasi digital yang relevan dengan kebutuhan zaman. Kemudian, ketika materi dan bacaan surat yang berkaitan dengan topik pembelajaran telah dipelajari, anak-anak diminta untuk mengulang kembali materi tersebut dengan menyetorkan bacaan surat melalui voice note di WhatsApp. Setiap pertemuan disertai dengan evaluasi untuk menilai kemampuan membaca dan pemahaman tajwid peserta didik. Proses ini juga permasalahan yang dihadapi anak-anak dalam membaca Al-QurAoan, serta untuk menilai ketuntasan belajar mereka. Dengan adanya evaluasi berkelanjutan ini, anak-anak terdorong untuk terus mengupgrade kemampuan membaca Al-QurAoan Sejalan dengan pernyataan (Murdiono, 2. bahwa komprehensif tentang kemajuan dan pencapaian anak dalam belajar AlQur'an, memastikan aspek bacaan, hafalan, pemahaman, dan nilai moral terintegrasi secara seimbang. Proses pembelajaran yang dimulai dari belajar melafalkan huruf hijaiyah, tahapan materi diawali dari vokal pendek, kemudian tanwin, sukun, mad murni, qalqalah, mad panjang dan terakhir materi syaddah. Selanjutnya pada masing-masing materi ada contoh hafalan surat yang berkaitan dengan materi yang dijelaskan. Melalui tampilan yang interaktif dan mudah dimengerti terdapat audio untuk menuntun dalam membaca huruf hijaiyah, dan juga tajwid yang benar pada bacaan surat Al-QurAoan. Sehingga pembelajaran membaca Al-QurAoan menjadi menarik dan menyenangkan sesuai dengan paparan (Ashadiqi et al. bahwa fitur dan materi yang lengkap, contoh hukum bacaan serta pengucapannya yang mudah di fahami oleh anak dapat membuat anak-anak memahami ilmu tajwid sedari sejak Aplikasi belajar Al-Qur'an yang dirancang untuk anak-anak bertujuan untuk membantu mereka meningkatkan Al-Qur'an dengan benar, terutama dalam hal tajwid . turan membac. dan makhraj . empat keluarnya huru. Media digital ini Upaya dalam menciptakan metode pembelajaran yang tepat merupakan salah satu faktor kunci dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Metode yang sesuai tidak hanya memberikan nilai tambah dalam proses Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) didesain khusus untuk memudahkan anak dalam belajar membaca Al-QurAoan secara mandiri atau dengan bimbingan orang tua/guru. Hal yang sama juga dinyatakan (Alamin et al. , 2. bahwa Aplikasi Al-Quran dapat memudahkan peserta didik dalam mempelajari dan memahami ajaran Islam melalui penggunaan teknologi informasi yang Penyediaan fitur-fitur seperti terjemahan Al-Qur'an, tafsir, audio bacaan, dan fitur interaktif lainnya, ini membantu peserta didik dalam menjelajahi dan memahami makna serta pesan yang terkandung dalam Al-Qur'an dengan lebih Vol. 9 No. Mei 2025 Aplikasi meningkatkan motivasi belajar serta menjadikan proses pembelajaran lebih menyenangkan dan efektif. KESIMPULAN Kegiatan pengabdian masyarakat terkait integrasi literasi digital dalam pembelajaran membaca Al-QurAoan membaca Al-QurAoan anak-anak di Desa Perkotaan Kecamatan Secanggang. Kabupaten Langkat. Penggunaan aplikasi digital Al-QurAoan mampu membangkitkan minat belajar dan rasa ingin tahu anak, serta mempermudah pemahaman tajwid dan pelafalan huruf sehingga masyarakat di Desa Perkotaan dapat menghasilkan anakanak yang unggul dalam bidang keagamaan dan melek teknologi. Selanjutnya. Aafiyah (Ningratri et pembelajaran yang interaktif dapat meningkatkan motivasi dan keterlibatan peserta didik dalam pembelajaran Al Quran. Integrasi elemen visual dan audio, serta fitur-fitur interaktif dalam media pembelajaran terbukti efektif dalam membantu peserta didik memahami konsep tajwid pada ayatayat Al-QurAoan dengan lebih baik. Kombinasi mempermudah penyampaian materi, tetapi juga meningkatkan daya tarik dan keterlibatan siswa dalam proses belajar, sehingga pemahaman mereka terhadap hukum-hukum tajwid menjadi lebih mendalam dan aplikatif Kegiatan ini diharapkan menjadi pijakan awal dalam pembelajaran AlQurAoan yang lebih menarik dan relevan dengan perkembangan teknologi. Selain meningkatkan kemampuan membaca Al-QurAoan, program ini juga dapat memperkuat kesadaran keagamaan masyarakat secara berkelanjutan. depan, kegiatan serupa dapat dijadikan model pemberdayaan berbasis literasi digital dalam memperkuat nilai-nilai keislaman di lingkungan desa. Dalam hal ini, hasil kemampuan Al-QurAoan anak-anak meningkat dari hari ke hari. Hal ini terjadi karena adanya pengulangan materi sebelum memulai pelajaran, memahami dan mengingat bacaan. Selain itu, semangat dan antusiasme anak-anak dalam mempelajari AlQurAoan juga semakin tinggi, terutama dengan adanya bantuan aplikasi pembelajaran yang menarik dan REFERENSI