Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Volume 9. No 1. Mei 2025 e-ISSN 2580-0531, p-ISSN 2580-0337 DOI: : https://10. 32696/ajpkm. v%vi%i. Penyuluhan Teknik Evaluasi Kinerja Melalui Pendekatan 5 Dimensi Kualitas Jasa/Servqual Di Sekolah Taman Kanak-Kanak Cikarang Selatan Supriyati1*. Adi Rusdi Widya2. Siti Rahayu3. Nisa Nurhidayanti4. Ikhsan Romli5 1,2,3,5 Program Studi Teknik Industri. Fakultas Teknik. Universitas Pelita Bangsa. Indonesia Program Studi Teknik Lingkungan. Fakultas Teknik. Universitas Pelita Bangsa. Indonesia *Korespondensi: supriyati@pelitabangsa. Abstrak Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan di Sekolah Taman Kanak-Kanak (TK) di Cikarang Selatan melalui teknik evaluasi kinerja berbasis metode SERVQUAL. Permasalahan utama yang diidentifikasi adalah belum dilakukannya pengukuran sistematis terhadap kualitas layanan pendidikan di sekolah tersebut. Metode SERVQUAL digunakan dengan lima dimensi utama yaitu Reliability. Responsiveness. Assurance. Empathy, dan Tangibles. Kegiatan diawali dengan observasi dan wawancara kepada pihak sekolah untuk memahami kondisi awal layanan. Selanjutnya dilakukan pelatihan dan penyuluhan kepada pihak sekolah terkait pentingnya evaluasi kinerja serta penggunaan kuesioner berbasis lima dimensi kualitas layanan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya gap antara harapan dan persepsi orang tua terhadap layanan yang diberikan. Gap tersebut digunakan sebagai dasar untuk perbaikan layanan secara prioritas, terutama pada dimensi dengan selisih terbesar. Kegiatan ini memberikan manfaat bagi sekolah dalam memperbaiki dan meningkatkan mutu pendidikan secara berkelanjutan serta melibatkan peran aktif orang tua dalam proses evaluasi. Kata kunci: SERVQUAL. Taman Kanak-Kanak. Kualitas Jasa Abstract This community service activity aims to improve the quality of educational services at Kindergarten Schools (TK) in South Cikarang through performance evaluation techniques based on the SERVQUAL The main problem identified was that there had been no systematic measurement of the quality of educational services at the school. The SERVQUAL method was used with five main dimensions, namely Reliability. Responsiveness. Assurance. Empathy, and Tangibles. The activity began with observations and interviews with the school to understand the initial conditions of the service. Furthermore, training and counseling were carried out for the school regarding the importance of performance evaluation and the use of questionnaires based on the five dimensions of service quality. The evaluation results showed a gap between parents' expectations and perceptions of the services provided. This gap is used as a basis for priority service improvements, especially in dimensions with the largest differences. This activity provides benefits for schools in improving and enhancing the quality of education in a sustainable manner and involving the active role of parents in the evaluation process Keywords: SERVQUAL. Kindergarten. Service Quality Submit: Mei 2025 Diterima: Mei 2025 Publish: Mei 2025 Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International (CC-BY-NC-ND 4. Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Vol. 9 No. Mei 2025 tetapi juga pengembangan keterampilan sosial, emosional, kognitif, dan motorik yang menjadi dasar bagi pembelajaran di jenjang selanjutnya. Pendidikan ini sebagai dasar perkembangan semua aspek perkembangan anak. Pendidikan TK mempersiapkan anak untuk ke jenjang sekolah dasar, menanamkan mengidentifikasi potensi dan kebutuhan anak, meningkatkan kemampuan sosial. Membantu Transisi dari Rumah ke Lingkungan Pendidikan Formal. Pendidikan TK adalah fondasi penting bagi perkembangan anak usia dini. Melalui pengalaman belajar yang terstruktur dan menyenangkan, anakanak mendapatkan bekal untuk menghadapi tantangan akademis, sosial, dan emosional di masa depan. Oleh karena itu, pendidikan TK harus dirancang dengan baik dan memenuhi standar tertentu untuk memastikan kualitasnya (Bokings et al. , 2. Pendidikan TK harus berkualitas karena anak usia TK merupakan masa emas perkembangan anak. Pendidikan berkualitas pada masa ini membantu mengoptimalkan potensi Kualitas pendidikan TK juga harus ditunjang dengan sarana dan prasarana yang memadai, lingkungan sekolah aman, bersih, dan ramah anak, fasilitas bermain, alat peraga, dan bahan ajar tersedia untuk mendukung proses Pembelajaran. Untuk memastikan kualitas Pendidikan tetap terjaga dan dapat meningkatkan kualitas layanan, maka sekolah perlu melakukan Evaluasi kinerja untuk meningkatkan kualitas Pendidikan dari beberapa aspek (Tentama et al. , 2. Dalam mengevaluasi Layanan Pendidikan perlu diperhatikan 5 aspek dimensi kualitas jasa. Di Sekolah TK yang terletak di Cikarang Selatan belum ada pengukuran kualitas layanan sebagai PENDAHULUAN Dalam kehidupan individu dan masyarakat pendidikan memiliki peran yang sangat penting karena dapat Pendidikan memberikan pengetahuan dan keterampilan untuk mendapatkan pekerjaan yang layak, meningkatkan taraf hidup dan mencapai kesejahteraan. Melalui pendidikan dapat membentuk karakter seseorang dengan belajar tentang moral, etika, dan perilakui dalam masyarakat sehingga akan membentuk karakter dan kepribadian yang kuat. Pendidikan dapat mendorong kemajuan ekonomi. Melalui pendidikan dapat menciptakan tenaga kerja yang terampil dan inovatifyang mendukung perkembangan ekonomi (Oktarina. Pendidikan merupakan salah satu alat efektif yang dapat mengentaskan kemiskinan karena dengan pendidikan menjadikan individu terampil dan memiliki pengetahuan yang lebih luas sehingga mampu menciptakan peluang (Ustama, 2. Pendidikan membuka pintu untuk memahami dunia dan memperluas wawasan. Pendidikan memberi kekuatan untuk mengambil Keputusan yang tepat, memahami hak dan kewajiba serta berkontribusi secara memberdayakan individu. Pendidikan dapat tidak hanya dilakukan di lingkungan formal saja namun dapat dimulai dari lingkungan non formal. Pendidikan formal dimulai dari institusi resmi yang dirancang untuk Memberikan pengetahuan dan Tahap awal Pendidikan dimulai dari PAUD/TK, di mana Pendidikan TK berperan sangat penting sebagai tahap awal pendidikan formal untuk anak usia dini (Halimah & Kawuryan, 2. Pendidikan ini bukan hanya tentang persiapan akademis. Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) bahan evaluasi untuk keberlanjutan sekolah tersebut. Evaluasi penting dilakukan karena untuk mengetahui kekurangan atau apa saja yang perlu diperbaiki sehingga dapat meningkatkan kualitas layanan (Arifin et al. , 2. (Kusumawardhani et al. , 2. Untuk meningkatkan kualitas layanan Sekolah Taman Kanak-Kanak maka diperlukan pemantauan secara periodik dan terus menerus. Beberapa pilihan periode dalam mengukur kinerja Sekolah dapat dilakukan setiap akhir semester atau satu tahun satu kali disesuaikan dengan kebutuhan. Dalam Mengukur kinerja perlu dilihat dari segala sisi demi keberlangsungan Sekolah tersebut. Di era digitalisasi, untuk memudahkan dan efisiensi waktu pengukuran kinerja dapat dilakukan melalui google form yang disebar ke pengguna Sekolah TK. Pengguna sekolah diminta untuk mengisi pada google form sesuai pertanyaan yang telah disusun. Pertanyaan-pertanyaan aspek/dimensi kualitas jasa. Evaluasi Layanan Pendidikan dilakukan melalui atribut dari 5 aspek atau dimensi kualitas Layanan (SERVQUAL). Aspek untuk mengukur kinerja Institusi Pendidikan Sekolah Taman Kanak-kanak dilihat dari sisi Reliability (Keandala. Responsiveness (Daya Tangga. Assurance (Jamina. Empathy (Empat. Tangibles (Bukti Fisi. (Kualitas & Kepuasan, 2. Pengguna diminta untuk menjawab pertanyaan di google form sesuai dengan apa yang dirasakan dan harapan pada Sekolah tersebut pada saat pembelajaran dan aspek lainnya. Teknik Penilaian menggunakan skala Likert 1-5 di mana masing-masing nilai memiliki interpretasi tersendiri yang sudah tercantum beserta penjelasannya pada Vol. 9 No. Mei 2025 google form. Hasil Penilaian dan kepuasan dan ketidakpuasan pengguna terhadap Layanan (Siregar et al. , 2. Untuk itu hasil Penilaian bisa menjadi bahan Evaluasi bagi pihak Sekolah untuk memperbaiki kekurangan dan mempertahankan serta meningkatkan kualitas layanan (Rachmawati et al. METODE PELAKSANAAN Masalah di Institusi Pendidikan Sekolah pengukuran kinerja sehingga belum diketahui kualitas layanan di Sekolah Pengukuran kinerja perlu dilakukan sebagai bahan evaluasi dengan mempertimbangkan beberapa aspek (Subekti et al. , 2. Pengabdian Kepada Masyarakat yang dilakukan di Institusi Pendidikan diawali dengan observasi wawancara kepada pihak yayasan Pendidikan. Hasil observasi dan wawancara dilanjutkan dengan mendiskripsikan solusi. Solusi yang ditawarkan melakukan penilaian oleh pengguna jasa melalui orang tua murid yang dapat dilakukan secara periodik. Tujuan dari penilaian untuk melakukan evaluasi pada Institusi Pendidikan Sekolah TK (Hasriyanti, 2. Kegiatan Pengabdian dilakukan dengan memberikan pengarahan dan pelatihan kepada pihak Sekolah. Pihak sekolah akan menindaklanjuti dengan mengimplementasikan hasil pelatihan. Setelah Implementasi dilakukan maka dilakukan evaluasi bagaimana hasil Penilaian yang telah dilakukan dan dampak terhadap evaluasi tersebut Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Vol. 9 No. Mei 2025 pandang pengguna jasa, yakni orang tua Observasi Tahapan pelatihan dan penyuluhan kepada pihak sekolah mengenai pentingnya evaluasi layanan dan pengenalan metode SERVQUAL. Tim merancang kuesioner yang terdiri dari butir-butir mencerminkan lima dimensi kualitas Untuk mengetahui kualitas layanan pada pendidikan maka perlu dilakukan evaluasi secara bertahap. Evaluasi Layanan Pendidikan dilakukan melalui atribut dari 5 aspek atau dimensi kualitas Layanan (SERVQUAL) di Insitusi Pendidikan Sekolah TK Identifikasi masalah dan mendiskripsikan solusi Pengajuan Proposal PKM Pelaksanaan PKM Pembuatan Laporan hasil PKM Penulisan Artikel Laporan Akhir Tabel 1. Dimensi Kualitas Jasa Gambar 1. Diagram Alir Pengabdian Aspek Reliability (Keandala. Responsiveness (Daya Tangga. HASIL DAN PEMBAHASAN Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di Sekolah Taman Kanak-Kanak pendidikan melalui pendekatan teknik evaluasi kinerja berbasis metode SERVQUAL. Evaluasi menitikberatkan pada lima dimensi kualitas jasa yang meliputi: Reliability. Responsiveness. Assurance. Empathy, dan Tangibles. Kegiatan diawali dengan tahapan persiapan yang meliputi koordinasi dengan pihak sekolah, observasi lapangan, dan wawancara awal dengan kepala sekolah dan beberapa guru untuk menggali pemahaman awal mengenai evaluasi layanan yang selama ini Hasil dari tahapan ini menunjukkan bahwa sekolah belum pernah secara sistematis melakukan pengukuran terhadap kualitas layanan pendidikan, terutama dari sudut Atribut Kemampuan memberikan layanan yang dijanjikan secara konsisten dan akurat. Konsistensi pengajaran sesuai kurikulum. Ketepatan waktu dalam mengakhiri kegiatan. Keandalan informasi kepada orang Kesesuaian pembelajaran dengan kebutuhan anak. Kemauan memberikan layanan yang cepat dan tepat. Respons cepat terhadap pertanyaan orang tua. Cepat tanggap apa yang dibutuhkan anak . isalnya ada anak yang butuh perhatian Penyediaan informasi yang cepat jika ada perubahan jadwal atau Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Assurance (Jamina. Empathy (Empat. Tangibles (Bukti Fisi. Pengetahuan, kemampuan staf untuk Kompetensi kualifikasi guru dalam pendidikan anak usia Sikap ramah dan sopan guru serta staf kepada anak dan orang tua. Lingkungan yang aman bagi anak. Penjelasan mengenai aktivitas atau program kepada orang Memberikan perhatian secara individu . nak dan orang tu. Pemahaman terhadap kebutuhan emosional Perhatian khusus bagi anak yang memerlukan bimbingan ekstra. Komunikasi personal dengan orang tua perkembangan anak. Aspek mendukung layanan. Kebersihan keamanan ruang kelas dan fasilitas bermain. Ketersediaan belajar yang sesuai dengan usia anak. Penampilan guru dan staf yang rapi dan Tampilan menarik dari dekorasi ruang kelas Vol. 9 No. Mei 2025 SERVQUAL. Salah satu keunggulan SERVQUAL kemampuan untuk mengidentifikasi gap antara persepsi dan harapan. Hasil analisis akan menunjukan gap paling kecil yang berarti aspek dan atribut dalam servqual sudah sangat mendekati harapan, sedangkan gap terbesar menunjukan bahwa aspek dan atribut dalam servqual belum sesuai/jauh dari Hasil penilaian menjadi saran untuk perbaikan Sekolah dengan memprioritaskan nilai gap terbesar. KESIMPULAN Kegiatan pengabdian masyarakat ini telah berhasil memberikan pemahaman dan keterampilan kepada pihak Sekolah Taman Kanak-Kanak di Cikarang Selatan dalam melakukan evaluasi SERVQUAL. Melalui pelatihan dan penyuluhan, pihak sekolah mampu mengenali pentingnya evaluasi kinerja Reliability. Responsiveness. Assurance. Empathy, dan Tangibles. Hasil dari kegiatan ini SERVQUAL dapat digunakan sebagai alat evaluasi yang efektif untuk mengidentifikasi kesenjangan antara harapan dan persepsi orang tua terhadap layanan pendidikan. Evaluasi ini menjadi dasar perbaikan berkelanjutan guna meningkatkan mutu layanan pendidikan di lingkungan sekolah Teknik penilaian pengukuran kinerja Institusi Pendidikan Sekolah TK dapat diterapkan sebagai alat peraga dalam melakukan evaluasi guna meningkatkan kualitas Pendidikan ditinjau dari 5 dimensi/aspek Layanan/ REFERENSI