Prosiding Seminar Nasional Peternakan. Kelautan, dan Perikanan I (Semnas PKP I) AuOptimalisasi Peran Sektor Peternakan. Kelautan, dan Perikanan dalam Mendukung Kemajuan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara dan Menyongsong Indonesia Emas 2045Ay Panjang dan Bobot Ileum Ayam Broiler yang Dipelihara pada Kepadatan Tinggi yang Ditambah Enkapsulasi Ekstrak Buah Parijoto (Medinilla specios. pada Ransum (Length and Ileal Weight of Broiler Chickens Reared at High Density Supplemented with Encapsulated Extracts of Patijoto Fruit (Medinilla specios. in the Ratio. Maura Audina Oktaviona. Vitus Dwi Yunianto. Sri Sumarsih. Sugiharto. Lilik Krismiyanto* Program Studi S1 Peternakan. Fakultas Peternakan dan Pertanian. Universitas Diponegoro *Corresponding author: lilikkrismiyanto@gmail. ABSTRACT The study aimed to evaluate the effects of adding encapsulated extracts of parijoto fruit (Medinilla specios. to the diet on the ileal length and relative weight of broiler chickens raised at high stocking densities. The experiment used 290 unsexed Ross strain broilers, aged 8 days, with an average body weight of 203. 26 g. Parijoto fruit extract (EBP) and encapsulated parijoto fruit extract (EEBP) were used as dietary A completely randomized design was applied with four treatments and five replications, resulting in 20 experimental units. The treatments included: T0 = chickens raised at normal density . birds/mA). T1 = chickens raised at high stocking density . birds/mA). T2 = T1 0. 08 % EBP, and T3 = T1 0. EEBP. The parameters measured were ileal length and relative ileal weight. Data were analyzed using analysis of variance (ANOVA), and if significant effects were detected. Duncan's multiple range test was performed at at a 5% significance level. The results indicated that the addition of encapsulated parijoto fruit extract to the diet had a significant effect (P<0. on ileal length and relative ileal weight in broiler chickens raised at high stocking densities. In conclusion, supplementation with 0. 08% encapsulated parijoto fruit extract in the diet can enhance ileal length and relative ileal weight in broiler chickens raised under highdensity conditions. Keywords: broiler chickens, extracts of parijoto fruit, encapsulated, length and ileal weight ABSTRAK Penelitian bertujuan untuk mengkaji penambahan enkapsulasi ekstrak buah parijoto (Medinilla specios. pada ransum terhadap panjang dan bobot relatif ileum ayam broiler yang dipelihara dengan kepadatan Ternak percobaan yang digunakan yaitu ayam broiler strain Ross unsexed umur 8 hari sebanyak 290 ekor dengan bobot badan rata-rata sebesar 203,04 A 7,26 g. Ekstrak buah parijoto (EBP) dan enkapsulasi ekstrak buah parijoto (EEBP) sebagai aditif perlakuan. Penelitian disusun menggunakan rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan, sehingga terdapat 20 unit percobaan. Perlakuan yang diterapkan meliputi: T0 = ayam dipelihara dengan kepadatan normal . ekor/m. T1 = ayam dipelihara dengan kepadatan tinggi . ekor/m. T2 = T1 0,08 % EBP. dan T3= T1 0,08 % EEBP. Parameter yang diukur meliputi panjang dan bobot relatif ileum. Data diolah menggunakan analisis ragam pada taraf signifikansi 5%, jika berpengaruh nyata dilanjutkan uji Duncan pada taraf signifikasi 5 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan enkapsulasi ekstrak buah parijoto pada ransum berpengaruh nyata (P<0,. terhadap panjang dan bobot relatif ileum ayam broiler yang dipelihara dengan kepadatan tinggi. Simpulan penelitian adalah penambahan enkapsulasi ekstrak buah parijoto sebesar 0,08 % pada ransum mampu meningkatkan panjang dan bobot relatif ileum ayam broiler yang dipelihara dengan kepadatan tinggi. Kata Kunci: ayam broiler, ekstrak buah parijoto, enkapsulasi, panjang dan bobot ileum AProsiding Seminar Nasional PKP I 2024 e-ISSN: 3090-305X Oktaviona et al. | Seminar Nasional PKP I . : 14 Ae 20 Pendahuluan meningkatkan penyerapan nutrisi dalam usus. Usus halus terbagi menjadi 3 segmen meliputi duodenum, jejunum, dan ileum. Duodenum berperan dalam penyerapan nutrien pertama di dalam usus halus. Duodenum memiliki panjang dan berat yang lebih tinggi karena jumlah vili yang lebih banyak . Jejunum berperan dalam penyerapan nutrien yang belum terserap oleh duodenum. Ileum berperan dalam penyerapan air dan mineral dan penyerapan nutrien lanjutan yang belum terserap oleh duodenum dan jejunum . Ileum memiliki panjang dan bobot yang lebih rendah dan sel goblet yang lebih sedikit dibandingkan duodenum dan jejunum. Penyerapan nutrien yang tinggi akan menghasilkan pertumbuhan yang baik dan bobot badan yang tinggi. Senyawa antibakteri berupa flavonoid dapat meningkatkan jumlah bakteri asam laktat (BAL), sehingga vili usus akan semakin berkembang. Flavonoid dalam parijoto akan memperpanjang vili usus sehingga meningkatkan luas permukaan bidang absorpsi pada usus . Perkembangan vili usus yang optimal dapat mengoptimalkan fungsi penyerapan nutrien sehingga akan menghasilkan pertumbuhan dan bobot badan yang tinggi . Penelitian bertujuan untuk mengkaji penambahan enkapsulasi ekstrak buah parijoto dalam ransum terhadap panjang dan bobot ileum ayam broiler yang dipelihara pada kepadatan tinggi. Permintaan sumber protein berupa daging ayam di Indonesia meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk serta konsumsi daging ayam oleh masyarakat. Konsumsi daging ayam pada tahun 2023 7,46 kg/kapita/tahun meningkat sebesar 4,31% dari tahun 2022 . Ayam broiler merupakan salah satu jenis ternak unggas sebagai sumber protein yang banyak dikonsumsi dagingnya karena harganya relatif murah dan mudah didapatkan. Ayam broiler memiliki keunggulan antara lain pertumbuhan yang relatif cepat sehingga masa panen singkat dan konversi pakan yang rendah disertai produksi daging yang tinggi . , . Permintaan daging ayam yang semakin meningkat mengakibatkan para peternak memaksimalkan luas kandang yang tersedia dengan menambah populasi ayam broiler dalam satu periode pemeliharaan. Kepadatan kandang yang tinggi dapat mempengaruhi efisiensi penggunaan pakan. Kepadatan yang tinggi memiliki sirkulasi udara yang buruk sehingga mengakibatkan ayam stres sehingga menurunkan performa produksi dan kesehatan broiler . Tanaman parijoto (Medinilla specios. merupakan tanaman khas yang memiliki buah berwarna merah muda yang tumbuh subur di daerah lembab seperti lereng gunung dengan ketinggian 800 Ae 2300 m . Buah parijoto memiliki kandungan senyawa aktif yang berpotensi sebagai antifungi antara lain flavonoid, tanin, saponin, dan glikosida . Buah parijoto dapat digunakan sebagai alternatif aditif alami pengganti antioksidan sintetik karena kadungan senyawa fenolik dan flavonoid yang tinggi. Flavonoid sebagai antibakteri berperan dalam menghambat sintesis asam nukleat dan metabolisme energi sehingga bakteri tidak dapat berkembang biak . Enkapsulasi yang dicampur ke dalam ransum akan masuk ke dalam saluran pencernaan dan dicerna dalam usus halus. Flavonoid berperan sebagai antibakteri akan diserap dalam usus halus. Aktivitas antioksidan dapat memperbaiki bakteri organ kesehatan dan perkembangan usus halus serta Metode Penelitian Materi Penelitian Materi yang akan digunakan adalah day old chick (DOC) ayam broiler strain Ross unsexed umur 8 hari sebanyak 290 ekor dengan rataan bobot badan sebesar 203,04 A 7,26 g. Peralatan yang digunakan untuk ekstrak dan enkapsulasi meliputi: beaker glass, gelas ukur, magnetic stirrer, sonifikator, evaporator, dan freeze driyer. Peralatan yang digunakan untuk pemeliharaan yaitu: kandang postal, termohigrometer, sekam, timbangan digital, timbangan analitik, dan alat tulis. Bahan yang digunakan untuk ekstrak dan enkapsulasi meliputi tepung buah parijoto, maltodekstrin, aquades, etanol 96 %, dan kertas saring. Bahan yang digunakan untuk pemeliharaan yaitu ransum komersial, air minum, vitamin, desinfektan, dan vaksin. Oktaviona et al. | Seminar Nasional PKP I . : 14 Ae 20 Komposisi bahan pakan dan kandungan nutrisi ransum yang digunakan disajikan pada Tabel Tabel 1. Komposisi dan kadar nutrien ransum penelitian Komposisi (%) Bahan Pakan Jagung kuning Bekatul Bungkil kedelai Tepung ikan Limestone Premix Lisin Metionin Total Kandungan nutrien Energi metabolis . kal/k. Protein kasar (%). Lemak kasar (%). Serat kasar (%). Kalsium (%). Fosfor (%). Starter mur 8-21 har. 51,16 13,99 24,00 10,00 0,30 0,25 0,10 0,20 100,00 Finisher . mur 22-35 har. 52,01 18,14 19,00 10,00 0,30 0,25 0,10 0,20 100,00 983,41 21,61 4,32 4,31 1,03 0,75 063,50 19,76 4,70 4,68 1,04 0,77 Keterangan: . Ransum dianalisis proksimat dan mineral di Laboratorium Ilmu Nutrisi dan Pakan. Fakultas Peternakan dan Pertanian. Universitas Diponegoro . Kadar energi metabolis dihitung berdasarkan formula dari Bolton . pengeringan dengan metode freeze drying . engeringan bek. Tahap pengujian secara in vivo diawali dengan persiapan kandang yaitu pencucian kandang, pengapuran kandang, dan fumigasi dengan tujuan meminimalisir bakteri-bakteri di dalam kandang. DOC ayam broiler didatangkan sebanyak 300 ekor. Pada saat kedatangan. DOC diberi larutan air gula untuk memulihkan energi selama perjalanan. Pemeliharaan dilakukan selama 35 hari di kandang postal. Umur 0 Ae 7 hari diberi ransum komersial produksi PT. Charoen Pokphand B11S, umur 8 Ae 21 hari diberi ransum fase starter, 22 Ae 35 diberi ransum fase finisher. Perlakuan diberikan setiap pagi berdasarkan konsumsi ransum, apabila ransum perlakuan habis, maka diberi tambahan ransum non Air minum diberikan secara ad Vaksinasi diberikan pada umur 3 dan 11 hari. Prosedur Penelitian Ekstraksi Buah Parijoto (EBP) Tahapan proses ekstraksi buah parijoto (EBP) dilakukan dengan mengacu pada Gouda et al. dengan melarutkan tepung parijoto menggunakan etanol perbandingan 1 : 10 . kemudian disonifikasi ke dalam sonifikator dengan suhu 37 AC dan panjang gelombang 50 Hz selama 60 menit lalu disaring menggunakan kertas saring. Larutan yang telah disaring kemudian dievaporasi untuk menguapkan etanol dan mendapatkan hasil ekstrak buah parijoto. Enkapsulasi Ekstraksi Buah Parijoto (EBPP) Tahapan prosedur enkapsulasi ekstrak buah parijoto (EEBP) mengacu pada Agusetyaningsih et al. Enkapsulasi buah parijoto dilakukan dengan mencampurkan maltodekstrin yang terlebih dahulu dilarutkan ke dalam aquades dengan perbandingan 1 : 3 . Larutan maltodekstrin dicampurkan dengan ekstrak buah parijoto dengan perbandingan 3 : 1 . lalu dihomogenkan. Setelah Rancangan Penelitian Pengujian secara in vivo dilakukan dengan pemeliharaan day old chick ayam broiler selama 35 hari di kandang postal yang terbagi menjadi 20 petak unit percobaan secara acak lengkap. Rancangan perlakuan yang Oktaviona et al. | Seminar Nasional PKP I . : 14 Ae 20 dilakukan adalah rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dengan 5 Perlakuan yang diterapkan yaitu: T0 = ayam yang dipelihara dengan kepadatan normal . ekor/m. T1 = ayam yang dipelihara dengan kepadatan tinggi . ekor/m. T2 = T1 0,08 % EBP. T3 = T1 0,08 % EEBP. Bobot yang diukur yaitu bobot bersih atau yang sudah dibersihkan isinya. Formula bobot relatif ileum broiler mengacu pada Satimah et . menggunakan formula 1. Variabel yang Diamati Data dianalisis menggunakan analisis varian (ANOVA) dengan membandingkan nilai F hitung dengan F tabel pada taraf signifiksasi 5 %. Apabila hasil analisis menunjukkan pengaruh nyata maka akan dilanjutkan dengan uji Duncan . Bobot relatif ileum = Bobot usus halus y100% Bobot hidup Analisis Data Panjang Ileum Data panjang ileum diperoleh dengan memisahkan saluran perncernaan dari tubuh broiler pada saat karkasing. Panjang ileum diukur menggunakan benang dan pita ukur. Ileum yang diukur yaitu bobot kotor atau yang belum dibersihkan isinya. Hasil dan Pembahasan Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa penambahan enkapsulasi ekstrak buah parijoto dalam ransum memberikan pengaruh nyata (P<0,. terhadap panjang dan bobot relatif Data panjang dan bobot relatif ileum disajikan dalam Tabel 2. Bobot Relatif Ileum Data bobot ileum diperoleh dengan memisahkan ileum dari usus halus dan ditimbang menggunakan timbangan analitik. Tabel 2. Panjang dan bobot relatif ileum broiler yang diberi penambahan enkapsulasi buah parijoto pada ransum Variabel Panjang . Bobot relatif (%) 39,6A0,75ab 0,87A0,04b Perlakuan 38,8A1,24b 39,7A1,13ab 0,81A0,03c 0,89A0,03b 41,1A1,15a 0,94A0,04a Keterangan: Superskrip yan berbeda pada baris yang sama menunjukkan perbedaan nyata (P<0,. T0 = ayam yang dipelihara dengan kepadatan normal . ekor/m. T1 = ayam yang dipelihara dengan kepadatan tinggi . ekor/m. T2 = T1 0,08 % EBP. T3 = T1 0,08 % EEBP. Panjang Ileum mikroflora usus halus. Flavonoid dalam buah parijoto mampu meningkatkan kondisi menguntungkan (BAL) . , . Peningkatan BAL menyebabkan perluasan bidang absorpsi pada mukosa ileum sehingga nutrien terserap dengan optimal. Peningkatan luas bidang absorpsi tersebut menyebabkan peningkatan vili usus sehingga terjadi pertumbuhan fisik usus secara umum seperti pemanjangan usus . Nilai panjang ileum pada perlakuan T3 memiliki nilai yang paling tinggi dibandingkan perlakuan lainnya sebesar 41,1 cm. Hal ini dikarenakan penambahan ekstrak buah parijoto berupa enkapsulasi sehingga flavonoid dapat terserap secara optimal di Berdasarkan Tabel 2, perlakuan T3 memiliki nilai panjang ileum yang tidak berbeda nyata dengan perlakuan T0 dan T2. Hal ini disebabkan adanya penambahan ekstrak buah parijoto pada perlakuan T2 dan T3 yang dipelihara pada kepadatan tinggi sehingga memiliki nilai panjang ileum yang hampir sama dengan perlakuan T0 yang dipelihara pada kepadatan normal. Hal ini menunjukkan bahwa penambahan ekstrak buah parijoto mampu menurunkan tingkat stres pada ayam yang dipelihara pada kepadatan tinggi sehingga konsumsi pakan tidak menurun dan penyerapan nutrien dapat Kandungan senyawa aktif berupa flavonoid dalam buah parijoto beperan sebagai antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas sehingga menjaga keseimbangan Oktaviona et al. | Seminar Nasional PKP I . : 14 Ae 20 Flavonoid antioksidan yang dapat menurunkan pH dan menekan bakteri patogen . Penyerapan meningkatkan kecernaan nutrisi sehingga mengalami peningkatan panjang ileum. Perlakuan T1 memiliki nilai panjang ileum yang paling rendah sebesar 38,8 cm. Hal ini disebabkan karena perlakuan T1 yang dipelihara pada kepadatan tinggi memiliki tingkat stres paling tinggi karena tidak diberi penambahan ekstrak buah parijoto. Kepadatan tinggi mampu meningkatkan stres pada ayam sehingga menurunkan konsumsi pakan dan menghambat proses penyerapan nutrien . ayam broiler yang kepadatan tinggi. Daftar Pustaka