NUSANTARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. 2 Mei 2023 e-ISSN: 2962-4800. p-ISSN: 2962-360X. Hal 148-155 DOI: https://doi. org/10. 55606/nusantara. Meningkatkan Potensi Wisata Di Pantai Ujung Batu Padang Increasing Tourism Potential at Ujung Batu Padang Beach Nidia Wulansari*,Arif Adrian. Dadra Are Putra. Rizky Wulandari 1,2,3 Universitas Negeri Padang. Padang Korespondensi Penulis: nidia. wulansari@fpp. Article History: Received: 11 Maret 2023 Revised: 03 April 2023 Accepted: 06 Mei 2023 Keywords: tourist attraction, beach, potential. Abstract: Ujung Batu Beach has the potential to become a tourist destination. This potential, however, has not been completely realized. This community service project is intended to assist managers and the community in identifying existing potential. Location determination, work program determination, work program realization, and work program evaluation are the approaches used. This dedication has resulted in the production of supporting facilities such as signage, swings, flower pots, and garden seats. Furthermore, socialization was provided to the community so that it might play an active role in boosting tourist attraction. Abstrak Pantai Ujung Batu memiliki potensi sebagai daya tarik wisata. Namun, potensi ini belum dimanfaatkan sepenuhnya. Diharapkan bahwa kegiatan pengabdian ini akan membantu pengelola dan masyarakat mengidentifikasi potensi yang ada. Metode yang dilakukan yaitu penentuan lokasi, penetapan program kerja, realisasi program kerja dan evaluasi program kerja. Hasil dari pengabdian ini adalah pembuatan fasilitas pendukung yaitu signage, ayunan, pot bunga dan kursi taman. Selain itu juga diberikan sosialisasi kepada masyarakat, agar masyrakat dapat berperan aktif dalam meningkatkan daya tarik wisata. Kata Kunci: daya tarik wisata, pantai, potensi. PENDAHULUAN Sumatera Barat terletak di pesisir barat Pulau Sumatera. Kota Padang merupakan salah satu kota yang ada di provinsi Sumatera Barat yang sekaligus menjadi ibu kota provinsi yang terus berupaya meningkatkan daya tarik dalam sektor pariwisatanya. Daya tarik wisata merupakan salah satu faktor yang menjadi penarik minat pengunjung untuk berwisata ke suatu daerah. Menurut Sunaryo . AuDaya Tarik wisata adalah segala sesuatu yang memiliki keunikan, keindahan serta nilai yang berupa keanekaragaman kekayaan alam,kekayaan budaya dan hasil buatan manusiaAy Kota Padang memiliki banyak potensi untuk menarik pengunjung ke daya tarik wisata. Menurut Pujastawa dan Nyoman . potensi wisata adalah segala sumberdaya alam, budaya, dan buatan manusia yang berpotensi untuk dikembangkan menjadi daya tarik wisata. Potensi wisata terbagi menjadi tiga bagian, yaitu potensi wisata alam, potensi wisata kebudayaan dan http://prin. id/index. php/nusantara 148 Meningkatkan Potensi Wisata Di Pantai Ujung Batu Padang potensi wisata budaya. Secara geografis. Kota Padang terletak di pesisir barat pulau Sumatera, yang menawarkan banyak pemandangan pantai. Akibatnya, pantai memainkan peran penting dalam kehidupan penduduk yang tinggal di pesisir pantai. Pantai juga merupakan tempat bagi orang untuk berlibur, melakukan aktivitas, dan mencari pekerjaan. Sangat penting bagi pengelola pantai, dinas terkait, dan masyarakat sekitar untuk mengelola dan menjaga pantai dengan baik Salah satu pantai yang menjadi daya tarik wisata yang ada di Kota Padang adalah Pantai Ujung Batu. Pantai Ujung Batu merupakan salah satu destinasi wisata alam yang terdapat di Kelurahan Pasie Nan Tigo Kecamatan Koto Tangah Kota Padang. Jarak dari pusat kota menuju Pantai Ujung Batu sekitar 20 km. Pantai Ujung Batu berjarak sekitar 3 km dari Universitas Negeri Padang. Lokasi Pantai Ujung Batu Padang bisa terjangkau dengan mudah menggunakan kendaraan Perjalanan dari pusat kota sekitar 30 menit. Jalur menuju tempat wisata sudah baik namun jalannya sempit dengan permukaan aspal. Pantai Ujung Batu memiliki potensi sebagai daya tarik wisata. Memiliki pantai yang indah dan menjadi salah satu keunggulan dan daya tarik dari Kelurahan Pasie Nan Tigo. Dengan keunggulan ini, banyak pengunjung yang berdatangan untuk menikmati keindahan alamnya serta mencari sarana hiburan. Akan tetapi, potensi pesisir kawasan ini belum terkelola secara maksimal begitu juga dengan potensi sumber daya manusianya. Untuk mencapai itu semua perlu adanya kegiatan pendampingan yang berupa kegiatan pengabdian masyarakat ini. Dengan adanya kegiatan ini kami berharap dapat membantu masyarakat dan pengelola setempat menemukenali potensi yang ada serta pengembangan potensi yang ada. METODE Secara garis besar, kegiatan pengabdian ini dibagi menjadi empat tahap, seperti yang ditunjukkan pada gambar 1. Tahapan-tahapan tersebut meliputi penentuan lokasi kegiatan, perencanaan dan penyusunan program kegiatan, pelaksanaan program kegiatan, dan evaluasi program kegiatan. Penentuan Lokasi Penetapan Program Kerja Realisasi Program Kerja Evaluasi Program Kerja Gambar 1. Tahapan Kegiatan Penentuan lokasi Penentuan lokasi yang akan menjadi tempat pelaksanaan kegiatan pengabdian yaitu di Pantai Ujung Batu. Kelurahan Pasie Nan Tigo Kecamatan Koto Tangah Kota Padang. Penetapan Program Kerja Adapun program kerja yang direncanakan terbagi menjadi tiga program. Program kerja tersebut saling menunjang satu dengan yang lainnya sesuai dengan tema AuMeningkatkan Potensi Wisata Di Pantai Ujung Batu PadangAy. Adapun program kerja tersebut meliputi: Perancangan Signage. Perancangan Amenitas serta kegiatan sosial dan pemberdayaan Realiasi program kerja NUSANTARA - VOLUME 3. NO. MEI 2023 e-ISSN: 2962-4800. p-ISSN: 2962-360X. Hal 148-155 Seluruh program kerja berhasil direalisasikan pada minggu ke-1 hingga minggu ke-4 diawali dengan terlaksananya program kerja kerja bakti dan diakhiri dengan event kesenian tari piring. Evaluasi program kerja Tujuan evaluasi ini adalah untuk meninjau kembali kegiatan yang telah dilakukan dengan mencatat hambatan dan kesalahan yang dilakukan, sehingga dapat digunakan sebagai pelajaran untuk melakukan kegiatan yang lebih baik di masa depan. Selain itu, evaluasi ini juga bertujuan untuk memodifikasi program kerja yang akan segera dilakukan agar lebih efektif dan efisien HASIL DAN PEMBAHASAN Dalam pelaksanaan pengabdian ada tiga program yang menjadi fokus utama, yaitu : Perancangan Signage Signage adalah sejenis visual grafis berukuran besar yang digunakan untuk menyampaikan informasi kepada kelompok orang tertentu. Menurut Kusrianto . Signage sebelumnya ada dalam bentuk tanda . atau aksara, seperti petunjuk arah, nama tempat, dan sebagainya. Signage yang baik harus mudah dibaca, dipahami, dilihat, dan dapat dipercaya (Tinarbuko. Lokasi signage yang tepat juga diperlukan untuk membuat pengunjung puas dan menghemat waktu dan tenaga. Menurut Miazaki . Warna signage juga harus dipertimbangkan selain lokasi penempatannya. Adapun yang menjadi tujuan dari signage adalah untuk menghadirkan informasi secara konsisten sehingga individu akan belajar untuk melihat pada beberapa tempat tertentu, untuk mengenalinya secara mudah dan mengikutinya dengan rasa percaya diri. Pantai Ujung Batu belum memiliki signage, sehingga pengunjung kesulitan mencari dan mengetahui apa yang ada di lokasi, terutama bagi pengunjung baru. Mereka dapat tersesat, kebingungan, dan bahkan merasa tidak aman selama di lokasi. Bentuk Kegiatan yang dilakukan dari program ini adalah : Menghasilkan sebuah signage yang berfungsi sebagai petunjuk, penamaan dan penyampaian informasi singkat, sehingga memudahkan pengunjung mendapatkan informasi tentang lokasi dan fasilitas yang tersedia, dan meningkatkan pengalaman pengunjung. http://prin. id/index. php/nusantara Meningkatkan Potensi Wisata Di Pantai Ujung Batu Padang Gambar 2. Signage Amenitas Daya tarik wisata merupakan segala sesuatu yang memiliki keunikan, keindahan, dan nilai yang berupa keanekaragaman kekayaan alam, budaya, dan hasil buatan manusia yang menjadi sasaran atau tujuan kunjungan wisatawan (UU No. 10 tahun 2. Sumber daya yang dimiliki oleh suatu daerah dan dapat diubah menjadi atraksi wisata yang dimanfaatkan untuk kepentingan ekonomi dan tetap memperhatikan aspek-aspek lainya. Suliyanto dan Ade Hisyam . menyatakan bahwa wisata alam memiliki sumber daya yang berasal langsung dari alam, memiliki potensi untuk menarik wisatawan, dan bertujuan untuk menanamkan cinta kepada alam, baik setelah pembudayaan maupun sebelum pembudayaan. NUSANTARA - VOLUME 3. NO. MEI 2023 e-ISSN: 2962-4800. p-ISSN: 2962-360X. Hal 148-155 Jika dilihat dari potensi alam yang ada di Pantai Ujung Batu mulai dari pemandangan alam yang indah dan campuran pasir pantai yang luas. Untuk menunjang para pengunjung berwisata ke Pantai Ujung Batu dirancang fasilitas . yang dibutuhkan. Agar para pengunjung puas dan berminat untuk berkunjung Bentuk Kegiatan yang dilakukan dari program ini adalah : Membuat tempat duduk dan kursi dari papan bekas untuk pengunjung di Pantai Ujung Batu Gambar 3. Pembuatan Kursi Taman Membangun wahana bermain ayunan untuk pengunjung di Pantai Ujung Batu Gambar 4. Pembuatan Ayunan http://prin. id/index. php/nusantara Meningkatkan Potensi Wisata Di Pantai Ujung Batu Padang Membuat pot bunga dari ban bekas dan menanam bunga di Pantai Ujung Batu Gambar 5. Pot Tanaman dari Ban Bekas Mengadakan event kesenian Tari Piring di Pantai Ujung Batu Gambar 6. Event Kesenian Tari Piring Kegiatan Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Menurut Widjaja . , pemberdayaan masyarakat adalah upaya untuk meningkatkan kemampuan dan potensi masyarakat sehingga masyarakat dapat mewujudkan jati diri, harkat, dan martabatnya secara maksimal untuk bertahan dan mengembangkan diri secara mandiri baik di bidang ekonomi, sosial, agama, dan budaya. Menurut Adisasmita . , pemberdayaan masyarakat adalah upaya untuk memanfaatkan dan mengelola sumber daya masyarakat pedesaan dengan lebih efisien dan efektif. Pengembangan wisata di Pantai Ujung Batu tidak terlepas dari partisipasi aktif dari masyarakat Oleh karena itu, langkah pertama yang harus diambil adalah membangkitkan NUSANTARA - VOLUME 3. NO. MEI 2023 e-ISSN: 2962-4800. p-ISSN: 2962-360X. Hal 148-155 kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan dan melestarikan fasilitas pantai. Bentuk Kegiatan yang dilakukan dari program ini adalah : Memberikan pelatihan kepada Pokdarwis Batang Aia Dingin tentang pentingnya menjaga kebersihan dan fasilitas pantai Gambar 7. Pelatihan kepada Pokdarwis Batang Aia Dingin Bekerjasama dengan Pokdarwis Batang Aia Dingin untuk membersihkan sampah di sekitar Pantai Ujung Batu. Gambar 8. Pembersihan Pantai http://prin. id/index. php/nusantara Meningkatkan Potensi Wisata Di Pantai Ujung Batu Padang KESIMPULAN Sebagai kesimpulan dari pemaparan hasil pelaksanaan program kerja pengabdian masyarakat yaitu daya tarik wisata pantai ujung batu masih memiliki ruang untuk dikembangkan. Oleh karena itu, dirancang fasilitas pendukung, seperti papan petunjuk, kursi taman, ayunan, dan pot bunga. Hal tersebut untuk memastikan bahwa pengunjung akan puas berada di pantai ujung batu. Selain itu, sosialisasi diberikan kepada masyarakat, yang memungkinkan masyarakat untuk berpartisipasi secara aktif dalam meningkatkan daya tarik wisata. PENGAKUAN/ACKNOWLEDGEMENTS Penulis mengucapkan terimakasih kepada KKN Universitas Negeri Padang yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan ini dapat terselenggara. Selain itu, kami menyampaikan rasa terima kasih kami kepada pengelola Pantai Ujung Batu. Pokdarwis Batang Aia Dingin dan seluruh warga masyarakat karena program kerja dari Tim KKN UNP dapat berjalan dengan baik. DAFTAR REFERENSI Adisasmita R. Pembangunan Pedesaan dan Perkotaan. Yogyakarta (ID): Graha ilmu. Kusrianto. Adi. Pengantar Tipografi. Jakarta: Elex Media Komputindo. Miazaki. , & Setyadi. Perancangan Desain Grafis Lingkungan Museum Maritim Surabaya North Quay di Pelabuhan Pujaastawa,I. G & I Nyoman Ariana. Pedoman Identifikasi potensi daya tarik wisata. Denpasar. Pustaka Larasan Sunaryo. Kebijakan Pembangunan destinasi Pariwisata Konep dan aplikasinya di Indonesia. Yogyakarta: Penerbit Gava Media Suliyanto dan Ade Hisyam . Bauran Wisata (Tourism Mi. : Objek Wisata Alam dan Objek Wisata Buatan. Purwokerto: UniversitasJenderal Soedirman Tinarbuko. Sumbo. Semiotika Komunikasi Visual. Yogyakarta: Jalasutra. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan. Widjaja A. Kebijakan Pembanguan Daerah dalam Era Otonomi. Jakarta (ID): P2ELIPI. NUSANTARA - VOLUME 3. NO. MEI 2023