Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan E-ISSN : 2828-0946 Vol. 8 No. 2 Edisi Juli 2025 P-ISSN: 2614-381X PENGARUH MOTIVASI BERWIRAUSAHA TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA MAHASISWA PRODI MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS Erwina Gaurifa Mahasiswa Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis . aurifawina@gmail. Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah variabel Motivasi berpengaruh terhadap variabel Volume Penjualan . Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif bersifat kausal. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis regresi sederhana dan mengelola data menggunakan alat bantu perangkat lunak program SPPS (Statistical Product and Service Solution. 21,0 for windows. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa diperoleh thitung 1,905 < ttabel 1,681 maka dapat disimpulkan bahwa Motivasi (X) berpengaruh signifikan terhadap volume penjualan (Y) di Telukdalam pada tingkat signifikan 95%. Diperoleh juga nilai koefisien determinasi (R. sebesar 0,078 . %) dengan arti bahwa 78% variabel terikat dapat dijelaskan oleh variabel bebas, sedangkan sisanya 22% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak termasuk di dalam penelitian ini Kata Kunci: Motivasi. Volume. Penjualan Abstract The aim of this research is to find out whether the promotion variable has an effect on the Sales Volume variable at . Telukdalam District. South Nias Regency. This type of research is causal quantitative research. The research method used is simple regression analysis and managing data using the SPPS (Statistical Product and Service Solution. 0 for Windows software program. The results of this research show that tcount is 1. 905 < ttable 1. 681, so it can be concluded that promotion (X) has a significant effect on sales volume (Y) at Telukdalam at a significant level of Also obtained was a coefficient of determination (R. %), meaning that 78% of the dependent variable could be explained by the independent variable, while the remaining 22% was influenced by other variables not included in this research. Keywords: Promotion. Sales. Volume Pendahuluan Kecanggihan teknologi yang semakin maksimal sesuai target perusahaan yang pesat sudah ditetapkan sebelumnya. Banyak menjadikan dunia perdagangan selalu perusahaan menginginkan laba yang maksimal tetapi usaha yang dilakukan Persaingan yang ketat ini perlu dilakukan begitu minim sehingga harapan tersebut oleh semua perusahaan agar tetap bertahan tidak bisa terwujud dengan baik. di pasar dan mendapatkan laba yang Copyright . Erwina Gaurifa. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 4. International License. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan E-ISSN : 2828-0946 Vol. 8 No. 2 Edisi Juli 2025 P-ISSN: 2614-381X Perusahaan melakukan sejumlah kegiatan dan/atau Banyak cara yang bisa dilakukan seperti melakukan strategi penetapan harga, memperluas pasar . , menggunakan saluran distribusi yang tepat dan cocok, dan menggunakan strategi Motivasi yang benar. Volume penjualan yang semakin perusahaan dalam mencapai tujuannya yaitu memaksimalkan laba. Volume pencapaian yang dinyatakan secara kuantitatif dari segi fisik atau volume atau unit suatu produk. Banyak faktor yang mempengaruhi konsumen ataupun calon konsumen dalam melakukan pembelian barang/jasa. Salah satu faktor tersebut adalah dengan melakukan Motivasi secara media massa akan tetapi bisa juga dilakukan secara langsung di lapangan oleh Motivasi sebagai bentuk komunikasi pemasaran artinya aktivitas pemasaran yang berusaha menyebarkan informasi, mempengaruhi/ membujuk dan atau perusahaan dan produknya agar bersedia menerima, membeli dan loyal pada produk Kegiatan Motivasi bukan saja berfungsi sebagai alat komunikasi antara perusahaan dengan konsumen, melainkan juga sebagai alat untuk mempengaruhi konsumen dalam kegiatan pembelian atau Volume perusahaan dapat diukur dari besar kecilnya pertukaran barang dan jasa yang telah dilakukan antara penjual dan pembeli yang didasarkan pada barang yang berharga . Artinya bahwa volume penjualan berpatokan pada kemampuan dan minat konsumen dalam mengonsumsi barang/jasa pada periode tertentu dengan melibatkan sejumlah barang dan uang pada setiap transaksi. Volume penjualan yang berhasilnya dicapai suatu target oleh suatu perusahaan dalam suatu jangka waktu Pada umumnya, produk baik barang maupun jasa dari suatu perusahaan banyak dikenal oleh masyarakat luas melalui Motivasi. Motivasi yang dimaksud kebutuhan dan keinginannya. Artinya bahwa Motivasi memiliki pengaruh positif dalam meningkatkan volume penjualan, dikarenakan Motivasi yang dilakukan setiap perusahaan memiliki motif untuk mengonsumsi produk yang dipasarkan. Pada Motivasi meliputi berbagai kegiatan yakni (Adversitin. Motivasi penjualan . ales promotio. , penjualan personal . ersonal sellin. , dan hubungan . ublic Empat Motivasi berpengaruh pada peningkatan volume Sebaiknya perusahaan selalu memperhatikan dan mengadakan kegiatan Motivasi Copyright . Erwina Gaurifa. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 4. International License. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan E-ISSN : 2828-0946 Vol. 8 No. 2 Edisi Juli 2025 P-ISSN: 2614-381X memperbanyak konsumen sekaligus dapat UD. Constan merupakan salah satu usaha penjualan barang kelontong yang berada di area Keluraan Pasar Telukdalam Kabupaten Nias Selatan. Usaha ini sudah berdiri sejak 2016 sampai sekarang dan masih tetap beroperasi seperti biasanya. Meskipun usaha ini dikelola sendiri bukan berarti mengabaikan berbagai strategistrategi untuk mencapai volume penjualan yang maksimal. Hal ini mewajibkan setiap usaha mengambil satu tindakan sehingga usaha yang dimiliki tetap bertahan dalam meningkatkan volume penjualannya. Tabel 1. Data Penjualan UD. Constan Pendapatan Tahun Usaha Sumber: Data Penjualan (UD. Constan 20162. UD. Constan merupakan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Artinya bahwa, modal usaha ini bisa bersumber secara pribadi dari seorang pendiri usaha. Akan tetapi, meskipun usaha ini bisa dikelola secara pribadi buka berarti mengabaikan pelanggannya agar usaha ini tetap beroperasi terus menerus. Banyak faktor yang seharunya dilakukan untuk tetap bertahan di dunia industry perdagangan misalnya dengan memberikan pelayanan yang tepat, memberikan diskon bagi pelanggan tetap dan tidak terlepas dari pengadaan Motivasi dari waktu ke waktu. Berdasarkan uraian latar belakang Penuliti mengangkat judul AuPengaruh Motivasi terhadap Volume Penjualan pada UD. Constan Kelurahan Pasar Telukdalam Kabupaten Nias SelatanAy. Metode Penelitian Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis kuantitatif yang bersifat kausal. Penelitian kuantitatif memperoleh data berbentuk angka. Sedangkan penelitian kausal merupakan menyelidiki hubungan sebab akibat. Oleh karena itu, selalu melibatkan satu atau hubungannya dengan satu atau beberapa variabel dependen. Jenis Dan Sumber Data Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Artinya data diambil langsung dari responden melalui penyebaran kuesioner dibagikan kepada pembeli di UD. Constan Kelurahan Pasar Telukdalam Kabupaten Nias Selatan. Data sekunder berupa Laporan Tahunan Volume Penjualan di UD. Constan Kelurahan Pasar Telukdalam Kabupaten Nias Selatan. Populasi Menurut Sugiyono AuPopulasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas objek atau subjek yang mempunyai kuantitas dan karakteristik tertentu yang di tetapkan oleh penelitian untuk dipelajari dan kemudian ditarik Copyright . Erwina Gaurifa. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 4. International License. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan E-ISSN : 2828-0946 Vol. 8 No. 2 Edisi Juli 2025 P-ISSN: 2614-381X AyPopulasi dalam hal ini adalah seluruh pelanggan yang melakukan pembelian di UD. Constan Kelurahan Pasar Telukdalam Kabupaten Nias Selatan Sampel Menurut Sugiyono . AuSampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki populasi tersebutAy. Sehingga sampel dari penelitian ini adalah responden yang ditemui pada saat pengambilan data di lapangan. Dalam penelitian ini teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Sampling Insidental. Menurut Sugiyono . bahwa Sampling Insidental penentuan sampel berdasarkan kebetulan, kebetulan/insidental peneliti dapat digunakan sebagai sampel, bila dipandang orang yang kebetulan ditemui itu cocok sebagai sumber data. Teknik Pengumpulan Data Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik kuesioner . bersifat tertutup. Kuesioner merupakan meyebarkan daftar pertanyaan kepada responden dengan harapan memberikan respon atas daftar pertanyaan tersebut (Umar, 2013:. Kuesioner diukur dengan menggunakan skala likert dengan jumlah soal 24 butir . item soal untuk Motivasi, dan 12 item soal untuk volume penjuala. Menurut Sugiyono . Auskala likert adalah skala yang digunakan untuk mengukur sikap, pendapat, dan persepsi seseorang atau sekelompok orang tentang fenomena sosialAy. Dengan adanya skala likert, maka variabel yang di ukur akan dijabarkan menjadi indikator variabel. Kemudian indikator yang telah dijabarkan tadi dijadikan sebagai ukuran untuk menjadikannya sebagai sebuah pertanyaan atau pernyataan. Skala likert di golongkan kedalam 5 tingkatan atau jawaban setiap instrument Sangat tidak setuju (STS) diberi skor Tidak setuju (TS) diberi skor Ragu-ragu (RR) diberi skor Setuju (S) diberi skor Sangat setuju (SS) diberi skor Uji Validitas Data Instrument akan dikatakan valid dibutuhkan dan dapat mengungkapkan data dari variabel yang diteliti secara tepat. Pengujian validitas ini digunakan untuk mengetahui kebenarannya dan dapat dipercaya benar adanya suatu yang diteliti. Menurut Sugiyono . Auteknik korelasi untuk menentukan validitas item ini sampai sekarang merupakan teknik yang paling banyak digunakan dan item yang mempunyai korelasi positif dengan kriterium . kor tota. serta korelasi yang tertinggi, menunjukkan bahwa item tersebut mempunyai validitas yang tinggi Ay Syarat minimum untuk di anggap memenuhi syarat jika r=0,3, kalau korelasi antara butir dengan skor kurang dari 0,3 maka di anggap tidak valid. Untuk mengetahui kevalidasian data maka digunakan korelasi product moment . , maka ada korelasi yang nyata dan valid, sehingga alat ukur tersebut dapat dikatakaan valid. Pengujian validitas ini Copyright . Erwina Gaurifa. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 4. International License. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan E-ISSN : 2828-0946 Vol. 8 No. 2 Edisi Juli 2025 P-ISSN: 2614-381X menggunakan komputer dengan bantuan program SPSS 21 for Windows. Teknik yang digunakaan untuk menghitung korelasi variabel dependen dan independen adalah rumus teknik korelasi pearson product Uji Reabilitas Uji reliabilitas dilakukan untuk dilakukan pengukuran dua kali atau lebih terhadap masalah yang sama dengan alat pengukur yang sama. Metode yang paling sering digunakan dalam uji realibilitas yaitu metode koefisien realibilitas karena koefisien ini menggunakan variasi. Salah satu teknik yang dapat digunakan adalah metode konsistensi internal . nternal concistens. , digunakan koefisien cronbach alpha (G). Pengujian realibilitas ini dilakukan terhadap butir-butir yang valid yang diperoleh dari uji validitas. Spss sebagai fasilitas yang mengukur realibilitas. Menurut Umar CronbachAos Alpha denga rumus Keterangan = Reliabilitas =Banyak butir pertanyaan = Varian total = Jumlah varian butir Untuk menetapkan tingkat reliabilitas item, maka table nilai kritis kepercayaan 95% atau taraf signifikan 5% apabila harga maka akan dinyatakan reliable. Uji Normalitas Uji Normalitas bertujuan untuk menguji apakah sampel yang digunakan mempunyai distribusi normal atau tidak. Menurut Ghozali . uji normalitas adalah Aubertujuan utnuk menguji apakah dalam model regresi, variabel pengganggu atau residual memiliki distribusi normalAy. Seperti diketahui bahwa uji t dan f mengasumsikan bahwa nilai residual mengikuti distribusi normal. Persamaan regresi baik jika mempunyai variabel bebas dan variabel terikat berdistribusi normal. Pengujian normalitas data mengunakan test of normality Kolmogorov-smirnov dalam program spss. Menurut Santoso . Audasar pengambilan keputusan bisa (Asimtotic Significanc. , yaitu: Jika probabilitas >0,05 maka distribusi dari model regresi adalah normal. Jika probabilitas <0,05 maka distribusi dari model regresi adalah tidaak Uji Heteroskedastisitas Uji heteroskedastisitas berarti ada varians dalam variabel dalam model yang tidak sama . dan jika varian variabel memiliki nilai yang sama . disebut sebagai heteroskedastisitas. Untuk heteroskedastisitas dapat dilakukan dengan mengamati scater plot dimana sumbu horizontal menggambarkan nilai prediksi menggambarkan nilai residual kuadrat. Jika scater plot menggambarkan pola tertentu, maka hal tersebut menunjukkan adanya masalah heteroskedatisitas dan jika secara scater plot menyebar secara acak. Copyright . Erwina Gaurifa. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 4. International License. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan E-ISSN : 2828-0946 Vol. 8 No. 2 Edisi Juli 2025 P-ISSN: 2614-381X maka menunjukkan tidak adanya masalah heteroskedatisitas (Suliyanto, 2008:. Pengujian Secara Parsial (Uji . Uji parsial dimaksudkan apakah setiap variabel independen secara parsial berpengaruh terhadap volume penjualan. Sesuai dengan hipotesis yang telah di Rumus yang digunakan untuk menghitung besarnya nilai (Gujarati, 1. Keterangan : = Nilai t_hitung o = Konstanta = Koefisien regresi = Kesalahan baku koefisien regresi Kriteria adalah jika maka variabel bebas secara individu tidak berpengaruh signifikan terhadap variabel Sebaliknya jika , maka variabel bebas berpengaruh signifikan terhadap variabel terikat. Koefisien Determinasi (R. Suliyanto semakin tinggi koefisien determinasi maka semakin tinggi kemampuan variabel bebas dalam menjelaskan variasi perubahan pada variabel terikatnya. Untuk menghitung koefisien determinasi digunakan rumus: = Koefisien determinasi Kuadrat selisih nilai Y riil dengan nilai prediksi = Kuadrat selisih nilai Y dengan nilai rata-rata. Dalam penelitian ini, uji koefisien determinasi . ji R. menggunakan alat bantu pengolahan data yaitu SPSS 21 for Windows. Metode Analisis Data Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier sederhana karena penelitian ini menggunakan 1 variabel bebas (Motivas. dan 1 variabel terikat . olume penjuala. Analisis regresi linier sederhana merupakan teknik analisis statistik untuk menjelaskan keterkaitan variable terikat dengan variable bebas. Adapun model persamaan regresi linier sederhana menurut Suliyanto . Y= f (X) Y= 0 1X e Keteragan: Variabel Terikat Variabel Bebas o = Konstanta Koefisien Regresi Error . ilai residual/faktor Nilai koefisien regresi dan konstanta dapat dihitung dengan rumus sebagai menurut (Gujarati, 2. Keterangan: = Variabel terikat = Konstanta = Koefisien regresi = Variabel bebas = Jumlah observasi. Copyright . Erwina Gaurifa. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 4. International License. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan E-ISSN : 2828-0946 Vol. 8 No. 2 Edisi Juli 2025 P-ISSN: 2614-381X Hasil Penelitian dan Pembahasan Pengujian mengetahui kelayakan dan kesasihan pengumpulan data. Ada 2 . konsep yang digunakan untuk mengukur kualitas data yaitu uji validitas dan uji reabilitas Suatu hasil pengolahan data yang baik akan diperoleh jika data yang dikumpulkan valid dan terpercaya. Uji Validitas dan Reliabilitas Data Variabel Motivasi Perolehan hasil uji validitas untuk variabel Motivasi (X) dapat dilihat pada tabel di bawah ini. Validitas pernyataan dilakukan dengan bantuan perangkat lunak SPSS dan nilai hasi pengolahan data dapat dilihat pada kolom Corrected Item-Total Correlation. Tabel 2. Uji Validitas Variabel Motivasi (X) nomor 1 sampai 12 bernilai positif, dikarenakan nilai rhitung> dari nilai rtabel maka dapat dinyatakan bahwa hasil uji penelitian valid. Artinya tiap item pernyataan mampu menjelaskan indikator penelitian dan sangat berkaitan erat kaitannya atau selaras dengan penjelasan variabel X (Motivas. Uji realibilitas digunakan untuk mengetahui konsistensi alat ukur, apakah alat pengukuran yang digunakan dapat diandalkan dan tetap konsisten jika pengukuran tersebut diulang yakni dengan menggunakan CronbachAos Alpha dapat ditampilkan pada Tabel 3 di bawah ini : Tabel 3. Uji Realibilitas Variabel Motivasi (X) Berdasarkan tabel 2 didapatkan nilai cronbachAos alpha sebesar 0,935> 0,294(Standar Realibilita. maka dapat disimpulkan bahwa butir-butir instrument penelitian tersebut reliabel. Uji Validitas dan Realibilitas Data Variabel Volume penjualan (Y) Perolehan hasil uji validitas untuk variabel volume penjualan (Y) dapat dilihat pada tabel di bawah ini. Validitas pernyataan dilakukan dengan bantuan perangkat lunak SPSS dan nilai hasi pengolahan data dapat dilihat pada kolom Corrected Item-Total Correlation. Tabel 4. Uji Validitas Volume Penjualan (Y) UD. Constan Kel. Pasar Telukdalam R tabel untuk 45 Ket Hitung UD. Constan Kel. Pasar Telukdalam R tabel untuk Ket Hitung 45 responden 0,756 0,294 Valid 0,708 0,294 Valid 0,739 0,294 Valid 0,736 0,294 Valid 0,827 0,294 Valid 0,793 0,294 Valid 0,794 0,294 Valid 0,682 0,294 Valid 0,825 0,294 Valid 0,795 0,294 Valid 0,803 0,294 Valid 0,720 0,294 Valid Sumber : Hasil Olahan Peneliti 2023 Pada tabel 1 di atas menyatakan bahwa variabel X sebanyak 12 item yang diuji validitaskan kepada 45 responden. Berdasarkan perhitungan validitas di atas, maka diperoleh nilai koefesien rhitung item Reliability Statistics Cronbach's Alpha N of Items 0,935 Sumber : Hasil Olahan Peneliti . Copyright . Erwina Gaurifa. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 4. International License. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan E-ISSN : 2828-0946 Vol. 8 No. 2 Edisi Juli 2025 P-ISSN: 2614-381X 0,805 0,294 0,626 0,294 0,755 0,294 0,572 0,294 0,648 0,294 0,703 0,294 0,850 0,294 0,778 0,294 0,880 0,294 0,778 0,294 0,881 0,294 0,902 0,294 Sumber : Hasil Olahan Peneliti 2025 Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Pada tabel 3 di atas menyatakan bahwa variabel Y sebanyak 12 item yang diuji validitaskan kepada 45 responden. Berdasarkan perhitungan validitas di atas, maka diperoleh nilai koefesien rhitung item nomor 1 sampai 12 bernilai positif, dikarenakan nilai rhitung> dari nilai rtabel maka dapat dinyatakan bahwa hasil uji penelitian valid. Artinya tiap item pernyataan mampu menjelaskan indikator penelitian dan sangat berkaitan erat kaitannya atau selaras dengan penjelasan variabel Y . olume penjuala. Uji realibilitas digunakan untuk mengetahui konsistensi alat ukur, apakah alat pengukuran yang digunakan dapat diandalkan dan tetap konsisten jika pengukuran tersebut diulang yakni dengan menggunakan CronbachAos Alpha dapat ditampilkan pada Tabel 4di bawah ini : Tabel 5. Uji Realibilitas Variabel Volume Penjualan (Y) Reliability Statistics Cronbach's Alpha N of Items 0,936 Uji Normalitas Uji normalitas data bertujuan untuk menguji apakah data dari semua variabel terdistribusi dengan normal atau tidak. Untuk berdisitribusi normal atau tidak dapat dilakukan melalui sebuah grafik. Jika data yang menyebar disekitar garis diagonal dan mengikuti garis diagonalnya maka model regresi memenuhi asumsi normalitas. Uji kenormalan dapat dilakukan melalui uji Kolmogrov-Smirnov (K-S). Jika Kolmogrov-Smirnov menunjukan signifikan di atas 0,05 maka data residualnya terdistribusi dengan normal. Sebaliknya jika hasil Kolmogorv-Smirnov menunjukkan nilai signifikan di bawah 0,05 maka data residualnya terdistribusi tidak Tabel 6. Hasil Uji Normalitas Data One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Motiv Volume Normal Parameter Most Extreme Difference Unstandardi Penjualan zed Residual Mean 53,22 53,71 ,0000000 Std. 5,819 5,837 5,60556785 ,173 ,170 ,183 Positive ,122 ,141 ,112 Negativ -,173 -,170 -,183 1,160 1,143 1,230 ,135 ,146 ,097 Deviatio Absolut KolmogorovSmirnov Z Asymp. Sig. Test distribution is Normal. Calculated from data. Sumber : Hasil Olahan Peneliti . Sumber : Hasil Olahan Peneliti . Copyright . Erwina Gaurifa. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 4. International License. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan E-ISSN : 2828-0946 Vol. 8 No. 2 Edisi Juli 2025 P-ISSN: 2614-381X Berdasarkan menunjukkan bahwa sampel yang diambil dari populasi terdisitribusi dengan normal karena nilai Kolmogrov-Smirnov sebesar 1,230 untuk masing-masing variabel penelitian dan Asymp. Sig. -taile. sebesar 0,097>0,05 maka dapat disimpulkan bahwa data residual terdisitribusi dengan normal, maka data tersebut telah memenuhi kriteria asumsi klasik. Uji Heterpkedastisitas Uji heteroskedastisitas dilakukan untuk menguji apakah dalam model regresi antara pengamatan. Jika terjadi persamaan heterokedastisitas dan apabila terjadi varians dari residual yang tetap maka akan terjadi homokedastisitas. Suatu regresi dikatakan tidak keliru apabila tidak terjadi Melalaui grafik maka dapat disimpulkan apabila membentuk suatu pola tertentu maka akan terjadi heterokedastisitas apabila tidak ada pola terbentuk maka dapat disimpulkan bahwa terjadi homokedastisitas. Hasil grafik menggunakan alat bantu spss 21. 0 for windowsdapat dilihat pada gambar 1 dibawah ini: Gambar 1. Uji Heterokedastisitas Sctterplot Sumber : Hasil Olahan Peneliti . Berdasarkan gambar 6. di atas maka dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi heterokedastisitas karna gambar di atas tidak menunjukkan adanya pola tertentu secara teratur dari titik yang ada. Berikut tabel uji heteroskesatisitas Park Tabel 7. Uji Heteroskedastisitas Park Coefficientsa Model Unstandardized Standardi Coefficients Coefficie Std. Beta Error 18,391 10,292 (Constan. LnVarX -3,992 2,592 Dependent Variable: LnVarU2 -,229 Sig. 1,787 ,081 -1,540 ,131 Sumber : Hasil Olahan Peneliti . Berdasarkan tabel 7 di atas maka data dinyatakan tidak mengalami gejala heterokedastisitas karna nilai t hitung sebesar -1,540 lebih kecil dari nilai t tabel sebesar 1,681 . -k atau 45-1-1=. Uji t (Uji Parsi. Untuk mengetahui pengaruh variabel bebas (Motivas. terhadap variabel terikat . olume penjuala. dengan menggunakan alat uji parsial . Hasil uji t ditunjukan pada tabel 8 dibawah ini. Tabel 8. Hasil Uji t (Parsia. Coefficientsa Mode Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Sig. B Std. Error Beta (Const 38,818 7,864 4,936 ,064 Motiv ,280 ,147 ,279 1,905 ,000 Dependent Variable: Volume Penjualan Sumber : Hasil Olahan Peneliti . Berdasarkan tabel di atas, dapat Copyright . Erwina Gaurifa. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 4. International License. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan E-ISSN : 2828-0946 Vol. 8 No. 2 Edisi Juli 2025 P-ISSN: 2614-381X diperoleh thitung untuk Motivasi (X) sebesar 1,905 sementara nilai ttabel pada alfa 0,05 dengan degree of freedom . -k-. -1-. = 43 sebesar 1. Maka dapat disimpulkan bahwa Motivasi berpengaruh positif terhadap volume penjualan di UD. Constan Kelurahan Pasar Telukdalam Kabupate Nias Selatan. Selain itu karena nilai signifikan sebesar 0,000<0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa Motivasi berpengaruh signifikan terhadap volume penjualan di UD. Constan Kelurahan Pasar Telukdalam Kabupate Nias Selatan. Uji Koefisien Determinasi (R. Koefisien determinasi digunakan untuk mengetahui persentase variabel independen secara simultan menjelaskan Semakin koefisien determinasi, maka semakin tinggi Hasil pengujian koefisien determinasi dapat dilihat pada tabel 9 dibawah ini: Tabel 9. Hasil Uji Koefisien Determinasi Model Summaryb Mod R Square Adjusted Std. Error of R Square the Estimate ,279a ,078 ,056 5,670 Predictors: (Constan. Motivasi Dependent Variable: Volume Penjualan Sumber : Hasil Olahan Peneliti . Dari diperoleh nilai koefisien determinasi (R. sebesar 0,078 . %) dengan arti bahwa 78% variabel terikat . olume penjuala. dapat dijelaskan oleh variabel bebas (Motivas. sedangkan sisanya 22% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak termasuk di dalam penelitian ini. Pembahasan Dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linier sederhana dengan metode Ordinary Last Square (OLS) yang berfungsi untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh antara variabel bebas dengan variabel terikat, dimana dijelaskan dalam hipotesis bahwa diduga adanya pengaruh Motivasi penjualan di UD. Constan Kelurahan Pasar Telukdalam Kabupaten Nias Selatan. Dari hasil uji hipotesis pada sub bab sebelumnya d apat diketahui bahwa Motivasi berpengaruh secara signifikan terhadap volume penjualan. Hal ini dapat dilihat melalui hasil signifikan uji t sebesar 0,0000 < = 0,05 maka Motivasi berpengaruh secara signifkan terhadap volume penjualan di UD. Constan Kelurahan Pasar Telukdalam Kabupate Nias Selatan. Bermula dari fenomena yang terjadi di UD. Bersaudara Kecamatan Fanayama dan rumusan masalah yakni Motivasi terhadap volume penjualan di UD. Constan Kelurahan Pasar Telukdalam Kabupate Nias Selatan? Oleh karena itu Hasil kesamaan dengan penelitian terdahulu. Penelitian Tarozinduhu Laia . dengan judul Pengaruh Motivasi terhadap Volume Penjualan di UD. Constan Kelurahan Pasar Telukdalam Kabupaten Nias Selatan. Sedangkan penelitian terdahulu oleh Malik AuPengaruh Bauran Pemasaran terhadap Volume Penjualan Notebook Merek Acer pada CV. Galaksi Komputer di SamarindaAy. Metode analisis dari kedua penelitian ini Copyright . Erwina Gaurifa. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 4. International License. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan E-ISSN : 2828-0946 Vol. 8 No. 2 Edisi Juli 2025 P-ISSN: 2614-381X menggunakan metode statistik analisis regresi sederhana, uji t . dan koefesien determinasi. Hasil penelitian menyatakan bahwa faktor Motivasi samasama memberikan pengaruh signifikan terhadap volume penjualan secara parsial. Dari hasil pengolahan data pada penelitian ini diperoleh nilai koefisien determinasi (R. sebesar 0,078 . %) dengan arti bahwa 78% variabel terikat . olume penjuala. dapat dijelaskan oleh variabel bebas (Motivas. sedangkan sisanya 22% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak termasuk di dalam penelitian ini. Untuk mengetahui pengaruh Motivasi terhadap volume penjualan di UD. Constan Kelurahan Pasar Telukdalam Kabupaten Nias Selatan dengan persamaan regresi sederhana sebagai berikut. Y = 38,818 0,280 X Keterangan: : Variabel terikat yang diprediksikan : 38,818 : 0,280 : Variabel bebas Sesuai dengan persamaan regresi di atas, diketahui bahwa nilai konstanta () sebesar 38,818 artinya bahwa nilai volume penjualan jika Motivasi sama dengan nol. Kemudian persamaan regresi sederhana bahwa Motivasi menghasilkan koefisien regresi sebesar 0,280, artinya apabila Motivasi mampu dimaksimalkan atau diberi nominal dengan angka persentase 100% maka akan mampu meningkatkan volume penjualan sebesar 0,280%. Hal ini menunjukkan bahwa peran dari variabel bebas Motivasi sangatlah penting bagi volume penjualan. Penutup Simpulan Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah diuraikan, dapat ditarik kesimpulan bahwa Motivasi mempengaruhi volume penjualan di UD. Constan Kelurahan Pasar Telukdalam Kabupaten Nias Selatan. Hal ini dapat diuraikan sebagai berikut: Secara parsial bahwa Motivasi (X) berpengaruh positif dan signifikan terhadap volume penjualan (Y) di UD. Constan Kelurahan Pasar Telukdalam Kabupaten Nias Selatan. Selanjutnya hasil koefisien determinasi menunjukkan bahwa variabel terikat (Volume Penjuala. dapat dijelaskan oleh variabel bebas (Motivas. Saran Berdasarkan pembahasan dan kesimpulan yang telah diuraikan, peneliti menyarankan beberapa hal berikut ini: Hendaknya UD. Constan Kelurahan Pasar Telukdalam Kabupaten Nias Selatan. meningkatkan volume penjualan serta mempertahankan indikator-indikator dari Motivasi untuk meningkatkan volume penjualan baik sekarang maupun di waktu yang akan datang dan diharapkan dimasa mendatang lebih ditingkatkan lagi dalam upaya mencapai tujuan usaha. Kepada peneliti selanjutnya, jika berminat melanjutkan penelitian ini sebaiknya memperluas lebih banyak Copyright . Erwina Gaurifa. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 4. International License. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan E-ISSN : 2828-0946 Vol. 8 No. 2 Edisi Juli 2025 P-ISSN: 2614-381X selain dari Motivasi dan pelayanan dengan sampel yang lebih banyak. Daftar Pustaka