Excellent Midwifery Journal Volume 8 No. Oktober 2025 DAMPAK PRENATAL YOGA DALAM PENURUNAN INTENSITAS NYERI PUNGGUNG DAN PERSIAPAN PERSALINAN PADA IBU HAMIL TRIMESTER i DI TPMB NINA HERAWATI KOTA MALANG Sisillia Ajeng Syntiastutik1. Anik Purwanti2 1 Fakultas Teknologi. Sains. Kesehatan. Institut Teknologi. Sains 2 Kesehatan RS dr. Soepraoen Malang Email: sisilliaaj@gmail. com1, anikasyda@itsk-soepraoen. DOI: https://doi. org/10. 55541/emj. ABSTRAK Latar Belakang: Nyeri punggung merupakan keluhan fisiologis yang dialami sekitar 70% ibu hamil trimester i akibat perubahan postur tubuh dan peningkatan beban uterus. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh prenatal yoga terhadap penurunan intensitas nyeri punggung pada ibu hamil di TPMB Nina Herawati. Kota Malang. Metode: Penelitian ini menggunakan desain Pre-Experimental One Group Pre-Post Test Design. Sampel berjumlah 30 ibu hamil trimester i yang mengalami nyeri punggung, diambil menggunakan teknik total sampling. Intervensi berupa prenatal yoga dilakukan 4 kali selama 2 minggu dengan durasi 30 menit per sesi. Intensitas nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Tes. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan penurunan signifikan intensitas nyeri punggung dengan p-value 0,000 . < 0,. Sebelum intervensi, mayoritas responden mengalami nyeri sedang . ,7%) dan berat . ,3%), sedangkan setelah intervensi mayoritas menjadi nyeri ringan . %) dan tidak ada nyeri berat. Kesimpulan dalam penelitian bahwa prenatal yoga efektif menurunkan nyeri punggung ibu hamil. Disarankan bagi tenaga kesehatan untuk mengintegrasikan prenatal yoga sebagai terapi komplementer dalam asuhan kebidanan Kata Kunci: Prenatal Yoga. Nyeri Punggung. Intensitas Nyeri. Ibu Hamil. Trimester i ABSTRACT Background: Back pain is a physiological complaint experienced by approximately 70% of pregnant women in their third trimester due to changes in posture and increased uterine weight. Objective: This study aims to examine the effect of prenatal yoga on reducing the intensity of back pain in pregnant women at TPMB Nina Herawati. Malang City. Methods: This study used a Pre-Experimental One Group Pre-Post Test Design. The sample consisted of 30 pregnant women in their third trimester who experienced back pain, selected using total sampling The intervention, which consisted of prenatal yoga, was conducted four times over two weeks, with each session lasting 30 minutes. Pain intensity was measured using the Numeric Rating Scale (NRS) before and after the intervention. Data analysis was performed using the Wilcoxon Signed Rank Test. Results: The results showed a significant reduction in back pain intensity with a p-value of 0. < 0. Before the intervention, the majority of respondents experienced moderate . 7%) and severe . 3%) pain, while after the intervention, the majority experienced mild pain . %) and no severe pain. Conclusion of the study is that prenatal yoga is effective in reducing back pain in pregnant women. It is recommended that health workers integrate prenatal yoga as a complementary therapy in midwifery care. Keywords: Prenatal Yoga. Back Pain. Pain Intensity. Pregnant Women. Third Trimester LATAR BELAKANG Kehamilan ialah sebuah proses biologis yang berlangsung secara alami dan ditandai oleh beragam perubahan fisiologis serta anatomi pada tubuh wanita guna menunjang pertumbuhan dan perkembangan janin di dalam rahim. Jika dihitung sejak terjadinya pembuahan hingga proses persalinan, masa kehamilan yang normal berlangsung antara 37 hingga 42 minggu, atau sekitar 280 Perhitungan umumnya didasarkan pada Hari Pertama Haid Terakhir (HPHT) ibu . Memasuki trimester ketiga, ibu hamil umumnya mulai merasakan berbagai keluhan akibat pembesaran perut, perubahan hormon, dan penyesuaian fisiologis tubuh yang . Kenaikan berat badan yang signifikan selama kehamilan dapat menyebabkan ibu hamil mudah merasa lelah, mengalami kesulitan pembengkakan pada tangan dan Perubahan struktur pada . peningkatan frekuensi pernapasan, dan sekitar 60% ibu hamil diketahui mengalami keluhan berupa sesak Di samping itu, pertumbuhan fundus uteri yang semakin tinggi serta tekanan tambahan ke bagian depan ketidaknyamanan pada ibu hamil. Sebagai bentuk kompensasi terhadap perubahan beban tubuh tersebut, melengkung ke belakang . Kondisi inilah yang sering memicu keluhan seperti nyeri punggung, kram otot, serta munculnya varises pada kaki . Sebagian besar ibu hamil yang memasuki trimester ketiga kerap kekhawatiran terhadap rasa nyeri saat melahirkan. Kondisi ini dapat memicu ketegangan secara mental maupun fisik, yang berdampak pada kekakuan otot dan sendi secara tidak Tekanan psikologis seperti kehamilan berkaitan erat dengan kehamilan, persepsi terhadap rasa nyeri, serta keluhan fisik lainnya, yang sering kali disertai dengan perubahan suasana hati pada ibu hamil . Menurut dilakukan oleh . Dia mengatakan bahwa usia, pekerjaan, paritas dan indeks massa tubuh merupakan faktor yang mempengaruhi nyeri Pengukuran tingkat nyeri punggung dilakukan menggunakan lembar penilaian Numeric Rating Scale (NRS), yaitu skala penilaian nyeri berbasis angka 0 menunjukkan kondisi tanpa nyeri sama sekali, dirasakan sangat parah atau tidak . Penanganan nyeri punggung dapat dilakukan melalui dua pendekatan, yaitu penggunaan terapi farmakologis yang sebaiknya dilakukan di bawah pengawasan langsung dan konsultasi dengan dokter spesialis kandungan. Dan di sisi lain, terapi non-farmakologis dapat dilakukan tanpa penggunaan obat-obatan, aktivitas fisik dan teknik relaksasi seperti prenatal yoga, senam hamil, serta penerapan kompres hangat untuk keluhan nyeri . Prenatal yoga merupakan bentuk gerakan tubuh . , teknik Latihan ini termasuk salah satu bentuk latihan yang disukai ibu hamil dan mendapat dukungan dari tenaga profesional di bidang kesehatan karena memiliki potensi manfaat yang lebih besar dibandingkan dengan aktivitas fisik lain seperti berjalan kaki atau senam hamil konvensional, terutama dalam hal peningkatan kesehatan fisik dan Selain yoga juga dianggap membantu ibu hamil dalam membangun rasa sejahtera dan mempererat ikatan emosional dengan . Dua studi uji coba terkontrol secara acak (RCT) terkait yoga kehamilan menunjukkan bahwa latihan ini mampu menurunkan tingkat nyeri, stres, kecemasan, dan Yoga yang dilakukan selama kehamilan turut berkontribusi keseimbangan fungsi sistem saraf otonom, serta pengurangan gejala fisik seperti rasa tidak nyaman dan nyeri sepanjnag proses kehamilan . Pelaksanaan menjadi penting mengingat Masih terdapat sejumlah ibu hamil yang belum mengintegrasikan yoga dalam rutinitas kehamilan mereka, yang disebabkan oleh berbagai kendala. Beberapa di antaranya adalah kurangnya pengetahuan mengenai manfaat yoga bagi kesehatan ibu hamil, tidak adanya pendamping atau tenaga yang memberikan bimbingan dalam melakukan yoga, serta tingginya beban aktivitas rumah tangga yang membuat ibu hamil kesulitan meluangkan waktu untuk berolahraga. Padahal, yoga dianjurkan karena gerakan-gerakan yang dilakukan dapat membantu khususnya otot-otot yang berperan dalam meredakan nyeri punggung. Fokus utama dari kajian ini adalah untuk mengukur peran prenatal yoga terhadap pengurangan derajat nyeri membantu meningkatkan kesiapan Penelitian frekuensi keluhan fisik salah satunya adalah nyeri punggung yang menjadi salah satu permasalahan umum selama kehamilan. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan desain Pre-Experimental One Group Pre-Post Test Design tanpa kelompok Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil trimester i di TPMB Nina Herawati Kota Malang. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling dengan jumlah Kriteria meliputi: ibu hamil usia kehamilan 28Ae 40 minggu, mengeluh nyeri punggung, dan bersedia mengikuti yoga. Kriteria eksklusi adalah ibu hamil dengan . eperti preeklampsi. dan riwayat cedera tulang belakang. Intervensi diberikan sebanyak 4 sesi selama 2 minggu, dengan durasi 30 menit per Gerakan yoga dipandu oleh instruktur bersertifikat, mencakup gerakan pemanasan, gerakan inti . eperti cat-cow pose, child pose, dan tadasana untuk meregangkan otot punggun. , serta teknik relaksasi Pengukuran nyeri dilakukan sebelum . re-tes. dan sesudah . observasi Numeric Rating Scale (NRS). Skala ini memiliki rentang 0 . idak nyer. hingga 10 . yeri sangat heba. Instrumen NRS telah teruji validitas dan reliabilitasnya sebagai alat ukur nyeri standar internasional Analisis Data Data dianalisis SPSS. Uji normalitas ShapiroWilk menunjukkan berdistribusi normal . < 0. sehingga uji hipotesis menggunakan uji non-parametrik Wilcoxon Signed Rank Test kepercayaan 95% (=0,. HASIL DAN PEMBAHASAN Tabel 1 Profil Responden Ditinjau Dari Kelompok Usia Umur Frekuensi . Presentasi (%) < 20 tahun 20 Ae 35 tahun > 35 tahun Total Sumber: Data Primer Mei 2025 Data pada Tabel 1 menunjukkan bahwa Sebagian besar responden berusia produktif 20Ae35 tahun . %), berpendidikan SMA/MA . ,7%), dan tidak bekerja/Ibu Rumah Tangga . ,3%). Berdasarkan paritas, 53,3% 46,7% Tabel 2 Profil Responden Ditinjau Dari Tingkat Pendidikan Pendidikan Frekuensi . Presentasi (%) SMP/MTs SMA/MA Diploma/Sarjana Total Sumber: Data Primer Mei 2025 Data pada Tabel 2 Partisipan jenjang Sarjana, dengan persentase menempuh lulusan SMA/MA sebesar 66,7%. pendidikan SD. SMP. SMA hingga Tabel 3 Profil Responden Ditinjau Dari Jenis Pekerjaan Bekerja/Tidak Frekuensi . Presentasi (%) Tidak Bekerja Bekerja Total Sumber: Data Primer Mei 2025 bekerja . ,3%), sementara 11 responden lainnya . ,7%) diketahui bekerja. Data pada tabel 3 Mayoritas responden merupakan IRT atau tidak Tabel 4 Profil Responden Ditnjau Dari Jumlah Kehamilan (Parita. Paritas Frekuensi . Presentasi (%) Primipara Multpara Grandemultipara Total Sumber: Data Primer Mei 2025 Data pada Tabel 4 Hasil data responden berada pada status paritas primigravida, yaitu sebanyak 16 orang atau 53,3%. DATA KHUSUS Tabel 5 Analisis Intensitas Nyeri Punggung pada Ibu Hamil Sebelum Intervensi Prenatal Yoga Tingkat Nyeri Frekuensi . Presentasi (%) 1-3 . 4-6 . 7-10 . Total Sumber: Data Primer Mei 2025 Data pada tabel 5 Sebelum menjalani latihan prenatal yoga, responden menunjukkan tingkat nyeri punggung yang beragam. Dari total 30 responden, sebanyak 9 orang . %) mengalami nyeri ringan dengan skala 1Ae3, 14 orang . ,4%) merasakan nyeri sedang dengan skala 4Ae6, dan 7 responden . ,3%) mengalami nyeri berat dengan skala 7Ae10. Tabel 6 Analisis Intensitas Nyeri Punggung pada Ibu Hamil Sesudah Intervensi Prenatal Yoga Tingkat Nyeri Frekuensi . Presentasi (%) 1-3 . 4-6 . 7-10 . Total Sumber: Data Primer Mei 2025 terutama yang berperan dalam Data Hasil proses persalinan. Berdasarkan perspektif peneliti, pengukuran setelah pelaksanaan prenatal yoga terjadi penurunan praktik yoga selama kehamilan dapat intensitas nyeri punggung pada ibu berkontribusi hamil trimester i. Sebanyak 70% mempertahankan fleksibilitas serta dari total 30 responden . menguatkan struktur ligamen, otot mengalami nyeri punggung dalam pada bagian panggul, pinggul, dan . kala 1Ae. , ekstremitas bawah. Hal ini diyakini sedangkan 30% lainnya . dapat mengurangi tingkat nyeri yang merasakan nyeri sedang . kala 4Ae. , mungkin muncul selama proses dan tidak ditemukan kasus nyeri persalinan. Selain itu, latihan ini juga berat . kala 7Ae. di antara partisipan. memberikan ruang yang cukup bagi Keterlibatan dalam jalan kegiatan prenatal yoga memiliki kenyamanan ibu dalam dua jam peran yang signifikan, karena selain pertama membantu menjaga kondisi fisik menurunkan tetap bugar, latihan ini juga efektif berkepanjangan. Penguatan otot-otot dalam mengurangi keluhan nyeri di sekitar panggul melalui yoga juga punggung yang sering muncul membantu memperlancar sirkulasi selama masa kehamilan. Hal ini darah, disebabkan karena yoga kehamilan berkurangnya nyeri punggung dan melibatkan gerakan-gerakan yang panggul selama masa kehamilan serta mendukung proses persalinan penguatan dan kelenturan otot, yang lebih lancar. Tabel 7 Hasil Uji Sebelum dan Sesudah dilakukan Yoga terhadap Nyeri Punggung Ibu Hamil Asymp. Sig. Berdasarkan tabel 8 Berdasarkan pengujian dengan metode Wilcoxon, didapatkan Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan score sebesar -4. 941 dengan Asymp. Sig. -taile. bernilai 0,000. Karena nilai p < 0,05, maka H0 ditolak dan H1 diterima, yang berarti terdapat pengaruh signifikan prenatal yoga terhadap penurunan intensitas nyeri punggung selama masa kehamilan trimester ketiga di TPMB Nina Herawati Kota Malang. PEMBAHASAN Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum dilakukan intervensi, hampir separuh responden . ,7%) mengalami nyeri sedang dan 23,3% Nyeri punggung pada trimester i secara teoritis disebabkan oleh perubahan pembesaran uterus yang memaksa ibu menarik bahu ke belakang . untuk menyeimbangkan Faktor pekerjaan sebagai Ibu Rumah Tangga . ,3% responde. juga berkontribusi, di mana aktivitas domestik yang repetitif dan posisi tubuh yang kurang ergonomis dapat Setelah intervensi prenatal yoga sebanyak 4 sesi, terjadi penurunan intensitas Tidak ditemukan lagi responden dengan nyeri berat, dan persentase nyeri ringan meningkat drastis menjadi Hasil analisis statistik . =0. mengonfirmasi efektivitas intervensi Temuan ini sejalan dengan penelitian . yang menyatakan bahwa yoga kehamilan efektif otonom dan mengurangi gejala Gerakan yoga seperti child pose dan cat-cow secara meregangkan otot paraspinal yang tegang, meningkatkan fleksibilitas ligamen panggul, serta melancarkan sirkulasi darah di area punggung Selain manfaat fisik, prenatal yoga juga memberikan efek relaksasi Pendidikan yang mayoritas menengah ke atas (SMA-Sarjan. penerimaan instruksi gerakan yoga, sehingga intervensi dapat dilakukan dengan teknik yang tepat. Hal ini mendukung teori bahwa kombinasi latihan fisik dan relaksasi pikiran konvensional dalam . Kelebihan Keterbatasan Penelitian. Kelebihan penelitian ini adalah pelaksanaan intervensi yang dipandu langsung oleh instruktur bersertifikat dengan rasio peserta yang kecil, sehingga ketepatan gerakan terjamin. Namun, penelitian ini memiliki keterbatasan, yaitu desain One Group Pre-Post Test tanpa kontrol, sehingga faktor perancu . eperti istirahat di rumah atau penggunaan analgesik mandir. tidak dapat dikontrol sepenuhnya. Selain itu, jumlah sampel yang relatif kecil membatasi generalisasi hasil pada populasi yang lebih luas Implikasi bagi Praktik Kebidanan Hasil memberikan bukti bahwa prenatal yoga merupakan nonfarmakologis yang aman dan efektif. Bidan dapat mengintegrasikan sesi yoga sederhana ke dalam kelas ibu hamil atau memberikan edukasi gerakan yoga yang bisa dilakukan mandiri di rumah untuk mengurangi nyeri punggung tanpa ketergantungan pada obat-obatan KESIMPULAN DAN SARAN Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa prenatal yoga berpengaruh signifikan dalam punggung pada ibu hamil trimester i di TPMB Nina Herawati Kota Malang. Terjadi pergeseran intensitas nyeri dari kategori sedang-berat menjadi ringan setelah intervensi. Disarankan selanjutnya untuk menggunakan desain Quasi-Experiment dengan kelompok kontrol . elompok yang melakukan senam hamil bias. untuk mendapatkan hasil yang lebih Selain menggunakan jumlah sampel yang lebih besar dan menambahkan variabel pengukuran lain seperti durasi tidur atau kesiapan fisik persalinan secara objektif. UCAPAN TERIMA KASIH Penulis mengucapkan terima kasih kepada Bidan Nina Herawati yang telah memfasilitasi tempat penelitian, serta seluruh ibu hamil yang bersedia menjadi responden dalam penelitian ini. KONFLIK KEPENTINGAN Penulis menyatakan tidak ada konflik kepentingan . onflict of interes. yang berkaitan dengan materi atau hasil penelitian dalam naskah ini. Penulis membiayai penelitian ini secara mandiri. KONTRIBUSI PENULIS Penulis utama bertanggung jawab atas konsep penelitian, pelaksanaan intervensi, dan analisis data. Penulis pendamping berkontribusi dalam penyusunan naskah dan revisi Ketidaknyamanan Kehamilan Trimester 3A, 12. Cunningham. Leveno. Bloom. , et al. Williams Obstetrics . th ed. New York: McGraw-Hill Education. (Pengganti Bobak/Varney lam. Amin. Dewinta. Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Nyeri Punggung Pada Ibu Hamil Di Desa Karang Raharja. Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan, 15. , 348Ae353. Wulandari. , & Sriwenda, . Dampak Prenatal Yoga Terhadap Kecemasan dan Nyeri Punggung Ibu Hamil. Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Bandung, 14. , 112-119. Corrigan. et al. AThe characteristics and effectiveness of pregnancy yoga interventions: a review and metaanalysisA. BMC Pregnancy and Childbirth, 22. , p. Available https://doi. org/10. 1186/s12884022-04474-9 . Arummega. Rahmawati. , & Meiranny. Faktor-Faktor Mempengaruhi Nyeri Punggung Ibu Hamil Trimester i: Literatur Review. Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan, 9. , 14Ae30. https://doi. org/10. 35316/oksitosin . Dian. , & Alfikrie. Efektivitas Prenatal Yoga Terhadap REFERENSI Pengurangan Nyeri Punggung Pada Ibu Hamil Trimester i. Jurnal . Kementerian Kesehatan Vokasi Keperawatan, 5. , 20RI. Profil Kesehatan (Pengganti Purwati Indonesia Tahun 2022. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik. Lestari. Widyawati. Indonesia. (Data terbar. Pengaruh Prenatal . Perdoman. Utami. Yoga Terhadap Kualitas Tidur dan Ramadhaniati. APrenatal Nyeri Yoga Untuk Mengurangi. Journals. , & Tambunan. Hubungan Gerakan Panggul Pada Prenatal Yoga Yang. 38Ae45. Munir. Utami. Purnama Sari. Sholikhatin. Endorphin Massage Effect on Back Pain in Third Trimester Pregnant Women. Indonesian Midwifery and Health Sciences Journal, 6 . , 163Ae171. https://doi. org/10. 20473/imhsj. Prawirohardjo. Ilmu Kebidanan (A. Saifuddin (Ed. Keempa. Pt. Bina Pustaka