INFORMATIKA: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. No. Desember 2025 Hal. 144 - 148 e-ISSN: 2774-7921 Jembatan Komunikasi Visual Publik Melalui Running Text di Balai Desa Segodorejo Septi Ambar Indraningtia Sukma1*. Azhar Irfana Gangsar2. Anggi Indah Yuliana3. Leni Dwi Apriliya 4. Achmad Naufal Amirul Hidayat 5. Moh Mansyur 6. Ahmad Nahrowi7 Agribisnis,Universitas KH. Wahab Hasbullah Agroekoteknologi. Universitas KH. Wahab Hasbullah 2,4,5 Sistem Informasi,Universitas KH. Wahab Hasbullah Informatika. Universitas KH. Wahab Hasbullah *Email: septi@unwaha. ABSTRACT The rapid development of information technology has encouraged local governments, including village administrations, to adopt digital media for improving public communication. Segodorejo Village faced challenges in disseminating information, such as limited media access, low transparency, and ineffective public meetings. To address these issues, a community service program was implemented by installing a running text display at the Segodorejo Village Hall. The method included planning, installation, training, and evaluation involving village officials as direct beneficiaries. The results showed that the running text facilitated real-time information delivery, enhanced transparency, improved meeting effectiveness, and increased the digital capacity of village officials. Additionally, a manual book was provided as a practical guide to ensure sustainability. This initiative successfully contributed to strengthening the digital transformation of village governance toward a smart village concept. Keywords: Running Text. Public Communication. Digital Village. Community Service ABSTRAK Perkembangan teknologi informasi mendorong pemerintah desa untuk mengadopsi media digital dalam meningkatkan kualitas komunikasi publik. Desa Segodorejo menghadapi permasalahan keterbatasan media informasi, rendahnya transparansi, serta kurang efektifnya rapat desa. Untuk mengatasi hal tersebut, dilakukan program pengabdian masyarakat berupa pemasangan running text di Balai Desa Segodorejo. Metode pelaksanaan mencakup perencanaan, instalasi, pelatihan, dan evaluasi dengan melibatkan perangkat desa sebagai penerima manfaat utama. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa running text mampu memfasilitasi penyampaian informasi secara real-time, meningkatkan transparansi, memperbaiki efektivitas rapat, serta menambah kapasitas digital perangkat desa. Selain itu, disusun manual book sebagai panduan teknis agar keberlanjutan pemanfaatan terjamin. Program ini berhasil mendukung transformasi digital tata kelola desa menuju konsep desa pintar. Kata Kunci: Running Text. Komunikasi Publik. Desa Digital. Pengabdian Masyarakat PENDAHULUAN Perkembangan teknologi informasi telah membuka peluang luas dalam meningkatkan kualitas komunikasi visual serta pelayanan publik, termasuk pada lingkup pemerintahan desa. Di Balai Desa Segodorejo, pemasangan running text dipandang sebagai langkah sederhana tetapi memiliki dampat signifikan sebagai sarana penyampaian informasi. Running text merupakan media informasi digital berbasis elektronik yang berbentuk papan display, tersusun dari rangkaian lampu LED dalam pola matriks untuk menayangkan tulisan (Yuhanas et al. , 2. Selama ini. Balai Desa Segodorejo belum memiliki fasilitas tersebut, sehingga distribusi informasi kepada masyarakat maupun perangkat desa masih terbatas serta kurang efektif. Hal ini tercermin dari rendahnya partisipasi warga pada beberapa agenda musyawarah desa, dari 69 undangan rapat, rata-rata hanya 32 orang . ,4%) yang hadir, salah satunya karena keterlambatan informasi. Jumat Informatika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 Desember 2025 Keberadaan running text berperan sebagai media visual yang mampu menayangkan pesan secara dinamis dan real-time. Dengan dukungan teknologi ini, informasi dapat disampaikan secara kontinu sehingga peserta rapat di balai desa lebih terarah pada pokok pembahasan tampa terdistraksi oleh isu di luar agenda. Selain itu, warga memperoleh kemudahan dalam mengakses informasi terbaru secara langsung, tanpa harus menunggu pengumuman manual atau bergantung pada media lain yang kuarang efesien (Fadhli et al. , 2. Implementasi running text juga mendorong terwujudnya prinsip transparansi, akuntabilitas, serta partisipasi aktif masyarakat desa karena informasi dapat diakses dengan cepat dan Alasan pemilihan Desa Segodorejo sebagai lokasi pengabdian bukanlah semata keputusan tim, melainkan bagian dari kebijakan Universitas KH. Wahab Hasbullah melalui program KKN-PKM Penetapan ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk berkontribusi langsung pada penguatan kapasitas digital desa serta menjawab kebutuhan nyata masyarakat setempat. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya bersifat akademik, tetapi juga relevan dengan kebutuhan riil desa Lebih jauh, penerapan running text menjadi bagian dari strategi menuju terwujudnya desa pintar, sebuah konsep yang kini tengah dikembangkan di berbagai daerah. Desa pintar memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat desa, memperkuat efisiensi pelayanan publik, sekaligus mengajak masyarakat lebih terlibat dalam pembangunan desa (Angraini, 2. Oleh karena itu, instalasi running text di Balai Desa Segodorejo tidak sekadar memberi manfaat praktis dalam penyampaian informasi, melainkan juga menghadirkan pengalaman baru bagi perangkat desa dalam mengadopsi teknologi serta mempercepat transformasi digital desa secara berkelanjutan. METODE Pelaksanaan program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Balai Desa Segodorejo. Kecamatan Sumobito. Kabupaten Jombang. Subyek pengabdian adalah perangkat desa yang berperan sebagai pengelola sekaligus penanggung jawab media informasi, serta masyarakat desa sebagai penerima manfaat utama dari program. Pemilihan Desa Segodorejo ditentukan melalui kebijakan kampus dalam penempatan lokasi KKN-PKM, sehingga mahasiswa berkesempatan melakukan kolaborasi langsung dengan perangkat desa dalam merancang dan melaksanakan inovasi teknologi. Proses perencanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan partisipatif dengan melibatkan perangkat desa sejak tahap awal. Tim mahasiswa melakukan koordinasi bersama Kepala Desa dan staf perangkat desa untuk memetakan permasalahan komunikasi publik yang dihadapi. Hasil pemetaan menunjukkan bahwa keterbatasan media informasi menjadi faktor utama rendahnya partisipasi Oleh karena itu, disepakati pemasangan running text sebagai solusi bersama yang dinilai sederhana, terjangkau, namun efektif untuk menjawab kebutuhan desa. Dalam tahap pengorganisasian komunitas, perangkat desa tidak hanya berperan sebagai penerima manfaat, tetapi juga dilibatkan secara aktif dalam menentukan lokasi strategis pemasangan, jenis konten yang akan ditampilkan, serta prosedur pembaruan informasi. Tim mahasiswa memberikan pendampingan teknis agar perangkat desa dapat mengoperasikan perangkat secara mandiri, sekaligus memastikan keberlanjutan program. Strategi riset yang digunakan adalah pendekatan participatory action research (PAR), di mana setiap tahapan kegiatan dirancang secara kolaboratif. Proses ini meliputi tahapan perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi yang terus-menerus disesuaikan dengan kebutuhan komunitas dampingan. Tahapan kegiatan pengabdian masyarakat dapat diuraikan sebagai berikut. Pada tahap perencanaan, dilakukan survei lokasi, identifikasi kebutuhan perangkat keras, serta penyusunan jadwal pelaksanaan. Pada tahap pelaksanaan, dilakukan perakitan dan instalasi perangkat running text, uji coba operasional, dan pelatihan teknis bagi perangkat desa. Pada tahap evaluasi, dilakukan penilaian dari aspek teknis, kompetensi sumber daya manusia, serta dampak sosial melalui observasi dan wawancara singkat dengan masyarakat. Melalui proses yang partisipatif dan kolaboratif ini, program running text tidak hanya menghasilkan inovasi teknologi, tetapi juga mendorong tumbuhnya kapasitas digital perangkat desa serta terciptanya tata kelola informasi yang lebih transparan dan adaptif. Jumat Informatika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 Desember 2025 HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil yang Dicapai Pelaksanaan program running text di Balai Desa Segodorejo telah memberikan beberapa capaian nyata: Tersedianya media informasi digital berupa satu unit running text LED di pintu masuk Balai Desa. Media ini menjadi sarana baru penyampaian informasi publik secara real-time. Meningkatnya akses dan transparansi informasi publik karena warga memperoleh informasi dengan lebih cepat dan terbuka, khususnya terkait agenda desa, jadwal pelayanan, maupun pengumuman penting. Meningkatnya fokus dan efektivitas rapat desa, karena agenda inti dapat ditampilkan secara visual sehingga jalannya rapat lebih terarah. Terbangunnya kapasitas perangkat desa dalam pemanfaatan teknologi, melalui pelatihan teknis penggunaan running text. Tersusunnya manual book pengoperasian running text sebagai panduan teknis yang memudahkan perangkat desa mengelola perangkat secara mandiri. Fungsi dan Manfaat Produk Produk utama berupa running text LED berfungsi untuk: Menampilkan informasi penting . genda desa, jadwal pelayanan, pengumuma. secara real-time. Menjadi penunjang rapat desa dengan menayangkan agenda inti. Sarana edukasi dan sosialisasi melalui pesan-pesan publik . esehatan, himbauan sosial, ds. Infrastruktur digital menuju konsep desa pintar. Adapun manfaat yang dirasakan: Perangkat desa: lebih mudah menyampaikan informasi, rapat lebih lancar, serta meningkat keterampilan teknologi. Masyarakat: memperoleh informasi secara cepat dan modern, serta lebih aktif berpartisipasi dalam kegiatan desa. Pemerintah desa secara umum: meningkatnya transparansi, akuntabilitas, serta citra desa yang adaptif terhadap teknologi. Dampak Ekonomi. Sosial, dan Sektor Lain Ekonomi: mengurangi biaya cetak media informasi, membuka peluang tambahan pendapatan melalui iklan layanan desa, serta menarik minat pihak luar untuk berkolaborasi. Sosial: mempercepat akses informasi, meningkatkan rasa kebersamaan, menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap perangkat desa, serta mengubah pola interaksi menuju komunikasi digital. Sektor lain: mendukung pendidikan . engumuman sekolah, motivasi belaja. , keamanan . eringatan darura. , serta kesehatan dan lingkungan . ampanye hidup sehat, peduli lingkunga. Luaran yang Dicapai Luaran program dapat dikategorikan sebagai berikut: Fisik: satu unit running text terpasang dan berfungsi. manual book. dokumentasi foto/video Gambar 3. Manual Book Jumat Informatika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 Desember 2025 Non-Fisik: peningkatan keterampilan perangkat desa, meningkatnya akses informasi publik, serta partisipasi warga dalam kegiatan desa. Akademik: tersusunnya laporan pengabdian dan artikel untuk dipublikasikan pada jurnal/prosiding. Aspek Tabel 1 Tabel hasil testing Sebelum Program (O1/O. Perlakuan (X1/X. Media informasi Informasi disampaikan manual, terbatas, lambat Rapat desa Peserta sering keluar topik, rapat tidak fokus Kapasitas Perangkat Partisipasi Masyarakat Minim literasi teknologi Rendah karena informasi tidak merata Pemasangan running text Agenda rapat Pelatihan running text Informasi publik dibuka melalui running text Sesudah Program (O3/O. Informasi real-time, transparan, mudah Diskusi lebih terarah, keputusan lebih efektif Perangkat desa mampu update konten mandiri Partisipasi meningkat, warga lebih aktif Gambar 2. Penyetingan Running Text di Balai Desa Segodorejo SIMPULAN Pembuatan dan pemasangan running text di Balai Desa Segodorejo berhasil memberikan sarana informasi digital yang efektif, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat. Media ini tidak hanya mempermudah perangkat desa dalam menyampaikan informasi secara real-time, tetapi juga meningkatkan partisipasi warga, memperkuat fokus rapat desa, serta menjadi langkah awal transformasi digital menuju desa pintar. Selain itu, melalui pelatihan dan penyusunan manual book, perangkat desa memperoleh keterampilan baru sehingga pemanfaatan running text dapat berkelanjutan dan memberi dampak positif bagi aspek sosial, ekonomi, maupun tata kelola pemerintahan desa. DAFTAR RUJUKAN Fadhli. Deva. Putra. Munawaroh. Setiawan. Firmansya. Saputra. Khumaini. , & Prayoga. Peningkatan Pelayanan Publik Pemerintah Desa Melalui Sistem Running Text. Jumat Informatika: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6. , 24Ae32. https://doi. org/10. 32764/abdimasif. Yuhanas. Hadi. , & Lestari. Rancang Bangun Running Text Menggunakan Modul Jumat Informatika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 Desember 2025 Led Matrix P10 Berbasis Arduino Uno Di Fakultas Teknik. Zetroem, 03. , 16Ae22. Angraini. Anggie. Desa Pintar. Ekonomi Cerdas : Implementasi Teknologi untuk Meningkatkan Kesejahteraan Desa. diakses pada tanggal 26 Agustus2025 pukul 22. 42 WIB. https://digitaldesa. id/artikel/desa-pintar-ekonomi-cerdas--implementasi-teknologi-untukmeningkatkan-kesejahteran-desa