P-ISSN 3026-2097 E- ISSN 3026-1546 Jurnal Pendekar nusantara Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3. No 1. Oktober 2025. Hal 51-55 DOI : PENYULUHAN SIMULASI CUCI TANGAN DAN SIKAT GIGI DI KAMPUNG TUA TELUK MATA IKAN NONGSA Andi Ipaljri Saputra1. Rusli Dhanu2. Sarita Miguna3. Slamet Budi Santoso4. Sudarsono5 Fakultas Kedokteran. Program Studi Pendidikan Dokter. Universitas Batam, andiipaljrisaputra@univbatam. id 2Fakultas Kedokteran. Program Studi Pendidikan Dokter. Universitas Batam, ruslidhanu@univbatam. id 3Fakultas Kedokteran. Program Studi Pendidikan Dokter. Universitas Batam, saritamiguna@univbatam. id 4Fakultas Kedokteran. Program Studi Pendidikan Dokter. Universitas Batam, slametbudi@univbatam. id 5Fakultas Kedokteran. Program Studi Pendidikan Dokter. Universitas Batam, sudarsono@univbatam. Keywords : Handwashing and Tooth Simulation Training in Teluk Mata Ikan Old Village. Nongsa Kata Kunci : Penyuluhan Simulasi Cuci Tangan dan Sikat Gigi di Kampung Tua Teluk Mata Ikan Nongsa Abstract. Infectious diseases and dental health problems are common problems in the community, especially among children in areas with limited access to health education. One promotive and preventive effort that can be implemented is through health education using simulation methods. A handwashing and toothbrushing simulation activity was held in Kampung Tua Teluk Mata Ikan Nongsa with the aim of improving the knowledge, attitudes, and skills of the community, particularly children, in maintaining personal hygiene. The methods used were interactive lectures, demonstrations, and hands-on practice by The results of the activity showed an increased understanding of the importance of clean and healthy living behaviors, demonstrated by participants' enthusiasm in participating in the simulation and by pre- and post-test evaluations that showed an increase in knowledge scores. Thus, this education positively contributed to shaping public health behaviors, particularly in the prevention of infectious diseases and early dental health care. Abstrak. Penyakit menular dan masalah kesehatan gigi merupakan permasalahan yang sering dijumpai pada masyarakat, terutama pada anak-anak di wilayah dengan keterbatasan akses edukasi kesehatan. Salah satu upaya promotif dan preventif yang dapat dilakukan adalah melalui penyuluhan kesehatan dengan metode simulasi. Kegiatan penyuluhan simulasi cuci tangan dan sikat gigi dilaksanakan di Kampung Tua Teluk Mata Ikan Nongsa dengan tujuan meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan masyarakat, khususnya anak-anak, dalam menjaga kebersihan diri. Metode yang digunakan adalah ceramah interaktif, demonstrasi, serta praktik langsung oleh peserta. Hasil kegiatan menunjukkan This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. adanya pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat, ditunjukkan dengan antusiasme peserta dalam mengikuti simulasi serta hasil evaluasi pre-test dan post-test yang memperlihatkan peningkatan skor Dengan demikian, penyuluhan ini berkontribusi positif dalam membentuk perilaku kesehatan masyarakat, khususnya dalam pencegahan penyakit menular dan perawatan kesehatan gigi sejak PENDAHULUAN Kesehatan merupakan salah satu aspek penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) menjadi kunci utama dalam upaya pencegahan berbagai penyakit menular maupun tidak menular. Dua kebiasaan sederhana yang memiliki dampak besar terhadap kesehatan adalah mencuci tangan dengan benar serta menyikat gigi secara teratur dan tepat. Kampung Tua Teluk Mata Ikan yang terletak di wilayah Nongsa. Batam, merupakan salah satu daerah pemukiman dengan karakteristik masyarakat pesisir yang masih mempertahankan budaya dan kebiasaan lokal. Namun, berdasarkan pengamatan lapangan, masih ditemui rendahnya kesadaran masyarakat, terutama anak-anak, mengenai pentingnya kebersihan tangan dan gigi. Kondisi lingkungan yang dekat dengan laut serta aktivitas masyarakat yang padat juga berpotensi meningkatkan risiko terpapar penyakit infeksi saluran pencernaan, kulit, maupun kesehatan gigi dan mulut . Melihat kondisi tersebut, kegiatan Penyuluhan Simulasi Cuci Tangan dan Sikat Gigi sangat penting dilakukan sebagai upaya promotif dan preventif dalam bidang kesehatan. Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat, khususnya anak-anak usia sekolah, dapat memahami serta mempraktikkan cara mencuci tangan yang benar sesuai standar WHO dan menyikat gigi dengan teknik yang tepat. Dengan demikian, kebiasaan hidup bersih dapat tertanam sejak dini dan membantu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kampung Tua Teluk Mata Ikan Nongsa. METODE PELAKSANAAN Kegiatan pengabdian dilaksanakan melalui edukasi secara langsung dengan mengumpulkan responden. Kegiatan dilakukan dengan tahapan sebagai berikut. Kegiatan Pre-test, dilakukan ujian untuk mengetahui gambaran pengetahuan mengenai upaya pencegahan resiko terjadinya penyakit. Kegiatan ini dilakukan menggunakan kuesioner sehingga memudahkan responden untuk mengisi beberapa pertanyaan pre-test. Kuesioner yang sudah dirancang sebelumnya, kemudian dibagikan oleh tim pengabdi ke responden. Penyampaian materi tentang mengenai upaya pencegahan resiko terjadinya penyakit dilakukan oleh Anggota Pengabdian sebagai pemateri dengan membagikan alat promosi kesehatan berupa leaflet. Leaflet yang dibagikan berjudul " Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Sama Pentingnya Dengan Cuci TanganAy. Setelah materi disampaikan oleh pemateri, selanjutnya responden diberi kesempatan untuk bertanya mengenai materi yang telah disampaikan . anya jawa. Kegiatan Post-test, diuji seberapa besar peningkatan pengetahuan dan sikap responden terhadap materi yang telah disampaikan. Kegiatan ini dilakukan dengan membagikan post-test yang telah dibuat menggunakan kuesioner. Kegiatan monitoring dan evaluasi dilakukan setelah kegiatan penyuluhan dilaksanakan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui perubahan perilaku responden dalam upaya pencegahan terjadinya Kegiatan ini dilakukan oleh kader Posyandu Batu Besar. This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. HASIL DAN PEMBAHASAN Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini pada 15 Juni 2025 dan dilaksanakan di Desa Pengudang Kecamatan Teluk Sebong. Tujuan kegiatan ini sosialisasi dan edukasi stunting ini berupa mencegah terjadinya kecelakaan kerja di laut. Kegiatan ini dihadiri oleh 30 responden. Kegiatan pemberian materi dan diskusi selama 30 menit. Secara statistik, uji paired t-test menghasilkan nilai t = 28,16 dengan p-value = 0,00000 . < 0,. , yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pre-test dan post-test. Hal ini mengindikasikan bahwa penyuluhan yang dilakukan tidak hanya memberikan informasi, tetapi juga berdampak pada perubahan sikap dan perilaku terhadap kebersihan. Secara umum, keberhasilan kegiatan ini tidak lepas dari metode partisipatif yang digunakan, di mana peserta tidak hanya menerima informasi secara satu arah tetapi juga terlibat dalam diskusi, demonstrasi, dan evaluasi. Hal ini sejalan dengan prinsip pemberdayaan masyarakat dalam konteks pengabdian, yang menekankan pada keterlibatan aktif sebagai kunci perubahan perilaku. Dengan demikian, penyuluhan cuci tangan dan sikat gigi yang dilakukan dalam kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran warga terhadap pentingnya pencegahan penyakit, serta menjadi langkah awal menuju perubahan perilaku yang lebih aman dan sehat dalams aktivitas sehari-hari. 1 Tabel Tabel 1. Hasil Pre-Test dan Post-Test Penyuluhan Cuci Tangan dan Sikat Gigi Indikator Pre-Test (%) Post-Test (%) p-value Menyikat Gigi Yang Tepat 45 92 0. 00000 Pemahaman manfaat menjaga kebersihan tangan dan gigi 38 87 0. Memahami Langkah mencuci tangan 32 85 0. 2 Grafik Grafik 1. Hasil Pre-Test dan Post-Test Penyuluhan Cuci Tangan & Sikat Gigi This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. 3 Gambar dan Foto Gambar 1. Leaflet Edukasi KESIMPULAN Penyuluhan simulasi cuci tangan dan sikat gigi yang dilaksanakan di Kampung Tua Teluk Mata Ikan Nongsa memberikan dampak positif dalam meningkatkan pengetahuan, kesadaran, serta keterampilan masyarakat, khususnya anak-anak, mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri. Melalui metode penyuluhan disertai praktik langsung, peserta mampu memahami langkah-langkah cuci tangan yang benar sesuai standar kesehatan dan teknik menyikat gigi yang tepat untuk mencegah penyakit gigi, mulut, serta infeksi yang dapat ditularkan melalui tangan. Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi kesehatan berbasis praktik langsung lebih efektif dalam menanamkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Dengan adanya penyuluhan ini, diharapkan masyarakat dapat menerapkan kebiasaan cuci tangan dan sikat gigi secara rutin serta menularkannya kepada anggota keluarga lain sehingga kualitas kesehatan lingkungan Kampung Tua Teluk Mata Ikan Nongsa dapat meningkat s UCAPAN TERIMA KASIH Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada petugas puskesmas pembantu di desa pengudang, ibu kepada desa pengudang dan pihak kader-kader yang telah memberikan kesempatan dan merealisasikan KONFLIK KEPENTINGAN Penulis menyatakan bahwa mereka tidak memiliki konflik kepentingan dalam penelitian ini. This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. DAFTAR PUSTAKA