Jurnal ICT : Information Communication & Technology Vol. N0. Juli 2025, pp. 103 - 106 p-ISSN: 2302-0261, e-ISSN: 2303-3363 Implementasi Kinerja Metode Fuzzy Sugeno Untuk Mendeteksi Penyakit Diabetes Intan Kumalasari 1 Program Studi Teknik Informatika. Universitas Pamulang. Indonesia Email: 1dosen02368@unpam. INFORMASI ARTIKEL ABSTRAK Histori artikel: Abstract- Diabetes Mellitus (DM) is a chronic disease caused by decreased insulin secretion, resulting in elevated blood glucose levels. It remains difficult to cure and is a major cause of blindness, heart disease, and kidney disorders that often lead to premature death. The high prevalence of diabetes requires a system that can assist hospitals and clinics in quickly determining test results while classifying patients into diabetes, prediabetes, or hypoglycemia . ery low blood glucose level. The fuzzy method is employed because it effectively handles uncertainty in diagnosis by assigning weights or degrees of membership to each symptom, allowing the expert system to produce more accurate results. The input variables include fasting blood sugar, postprandial blood sugar, blood pressure, and body mass index, while the output is the classification of patients as positive or negative for Testing was conducted through manual calculations and the implementation of the Fuzzy Sugeno method using the Java programming language. The dataset was obtained from PT. Pratama Clinic as a reference for evaluating system performance. Naskah masuk, 24 Juli 2024 Direvisi, 17 Pebruari 2025 Diiterima, 29 Juli 20205 Kata Kunci: Kadar Gula Penyakit Diabetes Metode Fuzzy Logic sugeno Abstrak- Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit kronis akibat penurunan sekresi insulin yang memicu peningkatan kadar glukosa Penyakit ini sulit disembuhkan dan menjadi penyebab utama kebutaan, penyakit jantung, serta gangguan ginjal yang berujung pada kematian prematur. Tingginya angka penderita menuntut adanya sistem yang dapat membantu rumah sakit maupun klinik dalam mengklasifikasikan pasien ke dalam kategori diabetes, prediabetes, maupun hipoglikemia . lukosa darah sangat renda. Metode fuzzy dipilih karena mampu menangani ketidakpastian diagnosis dengan memberikan bobot atau derajat keanggotaan pada tiap gejala, sehingga sistem pakar dapat menghasilkan diagnosis lebih akurat. Variabel masukan yang digunakan meliputi kadar gula darah puasa, kadar gula darah setelah makan, tekanan darah, dan indeks massa tubuh, sedangkan keluarannya berupa klasifikasi pasien positif atau negatif diabetes. Pengujian dilakukan melalui perhitungan manual dan implementasi metode Fuzzy Sugeno menggunakan bahasa pemrograman Java dengan data uji dari klinik PT. Pratama sebagai acuan performa sistem. Copyright A 2025 LPPM - STMIK IKMI Cirebon This is an open access article under the CC-BY license Penulis Korespondensi: Intan Kumalasari Program Studi Teknik Informatika. Universitas Pamulang Jl. Suryakencana No. Pamulang Bar. Kec. Pamulang. Kota Tangerang Selatan. Banten 15417 Email: dosen02368@unpam. https://ejournal. id/index. php/jict-ikmi Jurnal ICT : Information Communication & Technology Vol. N0. Juli 2025, pp. 103 - 106 Pendahuluan Diabetes Melitus adalah suatu penyakit dimana gula darah meningkat akibat tubuh yang tidak menghasilkan hormon insulin yang cukup atau hormon tersebut tidak bekerja dengan baik. Padahal hormon insulin ini berperan penting dalam mengatur kadar glukosa di dalam darah. Diabetes melitus itu sendiri memiliki arti secara harfiah yaitu AudiabetesAy berarti mengalir dan AuMelitusAy berarti Bersumber pada informasi dari organisasi International Diabetes Federation (IDF) memperkirakan setidaknya ada 463 juta orang pada umur 20-79 tahun mengidap diabet pada tahun 2019 atau memiliki nilai prevalensi sebesar 9,3% dari jumlah total penduduk pada umur yang sama. Prevalensi ini diperkirakan akan terus bertambah bersamaan dengan bertambahnya umur penduduk sekitar 19,9% artinya sekitar 111,2 juta orang mengidap diabetes pada umur 65-79 tahun. Prediksi terhadap penyakit diabetes bisa dihasilkan melalui kumpulan data informasi penderita diabet yang disimpan dalam basis data, selanjutnya data diolah hasilnya dengan suatu pola tertentu dimana hasil akhirnya bisa digunakan untuk mendiagnosa penyakit diabetes (Arsi & Somantri, 2. Fuzzy sugeno merupakan ilmu yang menjelaskan tentang suatu hal yang bersifat ambiguitas atau ketidakpastian (L. Prastika. Metode ini dapat membantu mengatasi ketidakpastian dalam pengambilan keputusan. Dalam hal ini,metode fuzzy sugeno dapat digunakan untuk mengambil keputusan tentang prestasi guru berdasarkan sejumlah aturan. Metode fuzzy sugeno adalah salah satu metode dalam teori fuzzy yang digunakan untuk mengambil keputusan berdasarkan sejumlah aturan yang diberikan (A. Aidil. Prajetno, 2. Kelebihan utama metode fuzzy adalah kemampuannya untuk mengatasi ketidakpastian dalam diagnosa diabetes. Sistem pakar dengan metode fuzzy dapat menangani variasi gejala dan tingkat keparahan yang berbeda-beda dengan cara memberikan bobot atau derajat keanggotaan pada setiap gejala atau kondisi. Ini memungkinkan sistem pakar untuk menghasilkan diagnosa yang lebih akurat berdasarkan tingkat keparahan gejala dan kondisi pasien. Selain itu, metode fuzzy juga rekomendasi yang berharga kepada para profesional kesehatan. Sistem pakar dengan metode fuzzy dapat menyediakan informasi tentang pengobatan yang paling sesuai berdasarkan gejala, riwayat medis, dan hasil tes laboratorium. Rekomendasi ini dapat membantu para profesional https://ejournal. id/index. php/jict-ikmi p-ISSN: 2302-0261 e-ISSN: 2303-3363 kesehatan dalam membuat keputusan yang tepat dalam penanganan penyakit diabetes. Namun, metode fuzzy juga memiliki beberapa kekurangan. Pertama, metode ini memerlukan pemodelan yang cermat dari variabel dan aturan-aturan yang terlibat dalam diagnosa diabetes. Proses ini membutuhkan pengetahuan yang mendalam tentang penyakit dan pengalaman yang cukup dalam penggunaan metode Kedua, interpretasi hasil dari metode fuzzy juga bisa menjadi tantangan. Metode Penelitian Logika Fuzzy Sugeno hampir sama dengan metode Mamdani, hanya saja output . system tidak berupa himpunan fuzzy tetapi berupa konstanta/persamaan linier. Metode ini dikembangkan oleh Takagi-Sugeno Kang pada Metode TSK (Sugen. ini terdiri dari 2 jenis, yaitu : Metode Fuzzy Sugeno Orde Nol Secara umum, model ini adalah : IF(X1is A. (X2is A. (X3 is A. (Xnis A. THEN z=k dengan : A1adalah himpunan fuzzy ke-i sebagai antesedenk adalah konstanta . sebagai konsekuen. Metode Fuzzy Sugeno Orde Satu Secara umum, bentuk model ini adalah : IF(X1is A. o (Xnis A. THEN z=p1*x1 . pn*xn q dengan : A1adalah himpunan fuzzy ke-I sebagai anteseden adalah konstanta . ke-I q adalah konstanta dalam konsekuen Jika kita menggunakan Logika Fuzzy Sugeno, maka deffuzifikasi dilakukan dengan cara mencari nilai rataratanya. IF-THEN Rule Fuzzy logic bekerja dengan aturan-aturan yang dinyatakan dalam bentuk IF-THEN. Sebuah aturan fuzzy tunggal berbentuk seperti dibawah ini: If x is A then y is B A dan B adalah linguistic values . eperti panas, dingin, tinggi, pendek, besar, kecil, baik, buruk,dl. yang didefinisikan diantara rentang variable x dan y. Pernyataan Aux is AAy disebut antecedent/premisesementara pernyataan Auy is BAy disebut consequent/kesimpulan. Mengintepretasikan sebuah IF-THEN rules meliputi 2 bagian, yaitu: Mengevaluasi antecedent, yaitu melakukan fuzzifikasi pada input dan menerapkan operasioperasi fuzzy logic dengan operator-operator Proses implikasi, yaitu menerapkan hasil Jurnal ICT : Information Communication & Technology Vol. N0. Juli 2025, pp. 103 - 106 operasi fuzzy logic pada bagian antecedent untuk mengambil kesimpulan. Dengan menggunakan IF-THEN rule tunggal, sebenarnya tidaklah cukup untuk mendapatkan keputusan terbaik. Setidaknya ada 2 buah IFTHEN rules untuk keputusan yang baik. Bahasa Pemrograman Java adalah bahasa pemrograman yang multi platform dan multi device. Sekali anda menuliskan sebuah program dengan menggunakan Java, anda dapat menjalankannya hampir di semua komputer dan perangkat lain yang mendukung Java, dengan sedikit perubahan atau tanpa perubahan sama sekali dalam kodenya. Java merupakan bahasa pemrograman yang diciptakan James Gosling, seorang developer dari Sun Microsystem di tahun 1991. Selanjutnya Java dikembangkan Sun Microsystem dan banyak digunakan dalam menciptakan Executable Content yang dapat didistribusikan melalui network. Java adalah bahasa pemrograman berorientasi objek dengan unsur- unsur seperti bahasa C dan bahasa lainnya yang memiliki libraries yang cocok dengan lingkungan internet. Java dapat melakukan banyak hal dalam pemrograman, seperti aplikasi interaktif, pembuatan animasi halaman web, serta pemrograman Java untuk ponsel. Java juga bisa pada internet, handphone, dan Hasil dan Pembahasan 1 Analisa Masalah Proses bagaimana calon penderita mencari solusi dalam mendiagnosis penyakit dari gejala penyakit diabetes yang dirasakan dalam sistem yang sudah ada, calon pasien merasakan gejala yang ada, kemudian datang kepada seorang dokter atau pakar untuk mengkonsultasikan mengenai gejala yang dirasakan. Setelah berkonsultasi dengan pakar atau dokter, dengan pengetahuan seorang pakar, dari gejala yang ada dapat diketahui bahwa pasien tersebut menderita penyakit diabetes atau p-ISSN: 2302-0261 e-ISSN: 2303-3363 Berdasarkan analisa sistem berjalan, kita sudah mengetahui bahwa dalam proses untuk mendiagnosa sebuah penyakit membutuhkan seorang pakar. Sehingga sistem usulan haruslah dianalisa agar dapat dirancang dan dibuat dengan baik serta sesuai untuk menghasilkan suatu sistem yang mampu bekerja layaknya seorang pakar yang dapat melakukan klasifikasi dengan baik. Tahap analisa sistem usulan yaitu analisa pengetahuan yang meliputi sumber pengetahuan, proses akuisisi pengetahuan, basis pengetahuan, dan basis aturan. Proses transformasi pengetahuan pakar kedalam sebuah rancangan program, yang diolah menjadi program sederhana layaknya sebagai pakar untuk mendiagnosa klasifikasi penyakit diabetes. Berdasarkan sumber-sumber pengetahuan yang telah diuraikan di sebelumnya, maka tahap selanjutnya dapat diklasifikasikan beberapa jenis variabel independen dan dependen yang digunakan dalam penelitian ini. Pada penelitian ini terdapat 4 atribut independen, yaitu : Interval Kadar Gula Darah Puasa Pemeriksaan ini di lakukan untuk mengetahui seberapa besar respon insulin dalam menyeimbangkan gula darah. Pasien di wajibkan berpuasa selama 8 jam penuh tanpa makan oleh Dokter/Perawat. Tabel 1. Interval Kadar Gula Darah Puasa Nilai Linguistik Interval Rendah <50 mg/dl Normal 70-130 mg/dl Tinggi >130 mg/dl Interval Kadar Gula Darah Makan Maksudnya adalah memeriksa kadar gula darah setelah 2 jam makan. Dokter/Perawatakan menyuruh makan seperti biasanya. Dua jam setelahnya akan di periksa gula darahnya. Tabel 2. Interval Kadar Gula Darah Makan Nilai Linguistik Interval Rendah <60 mg/dl Normal 80-140 mg/dl Tinggi >180 mg/dl Interval Tekanan darah Diabetes dan tekanan darah tinggi adalah penyakit yang berhubungan erat. Kedua kondisi ini terjadi bersama-sama sehingga sering dianggap sebagai AukomorbiditasAy . enyakit yang mungkin muncul pada pasien yang sam. Gambar 1. Activity Diagram system berjalan 2 Analisa Sistem yang diusulkan https://ejournal. id/index. php/jict-ikmi Tabel 3. Interval Tekanan Darah Nilai Linguistik Interval Rendah <90/60 mm/hg Normal 120/80 mm/hg Tinggi >140/90 mm/hg Interval Indeks Masa Tubuh (IMT) Pengukuran berat badan disesuaikan dengan Indeks Masa Tubuh . ody mass inde. berdasarkan sumber dari World Health Jurnal ICT : Information Communication & Technology Vol. N0. Juli 2025, pp. 103 - 106 Organization yang telah dirujuk oleh Direktorat Bina Gizi Masyarakat Departemen Kesehatan Republik Indonesia diIndonesia dengan menghitung berat badan dibagi dengan tinggi badan . alam satuan mete. Tabel 4. Interval Masa Tubuh Nilai Linguistik Interval Kurus <17 Normal 18Ae23 Gemuk Adapun Adapun variabel dependen sebagai hasil klasifikasi adalah: Tabel 5. Variabel hasil Positif Output Tinggi 3 Pembahasan Metode Fuzzy Logic Sugeno Pengujian kelayakan penggunaan aplikasi system pakar ini dilakukan dengan menjalankan Aplikasi yang dilakukan oleh pengguna. Pada proses uji klasifikasi ini, akan dicoba pada sampel yang telah disiapkan oleh peneliti yang diduga memiliki kemungkinan memiliki penyakit diabetes, berikut hasilnya: Rule 41. Untuk sampel dengan data KGpuasa . Kgmakan . TD. BB. , maka Rule 41 : [R. IFNormalAND Normal AND Normal AND Normal THEN penentuan diabetes. Negatif. KGpuasa maka AA. =0,75 KGmakan maka AA. = 0,4 sehingga prediktat = AA min = 0,4 Z1= 75,7 Rule 48. Untuk sampel dengan data KGpuasa . Kgmakan . TD. BB. , maka Rule 48 : [R. IFNormalAND Tinggi AND Rendah AND Gemuk THEN penentuan diabetes. Negatif. KGpuasa maka AA. = 1 KGmakan maka AA. = 0,66 TD maka AA. = 0,33 BB maka. = 0,6 sehingga prediktat = AA min = 0,33 Z1= 75,3 Rule 75, untuk sample dengan data KGpuasa . KGmakan . TD. BB. , maka Rule 75 : [R. IF Tinggi AND Tinggi AND Rendah AND Gemuk THEN penentuan diabetes. Positif. KGpuasa maka AA. = 0,75 KGmakan maka AA. = 0,66 TD maka AA. = 0,33 BB maka AA. = 0,6 https://ejournal. id/index. php/jict-ikmi p-ISSN: 2302-0261 e-ISSN: 2303-3363 Sehingga prediktat = AA min = 0,33 Z1= 22. 4 Implementasi Implementasi dapat didefinisikan sebagai keadaan dimana sistem siap untuk digunakan padakeadaan yang sebenarnya, sehingga akan diketahui apakah sistem yang dibuat telah bekerja sesuai dengan tujuan yang diinginkan. Sebelum program diterapkan atau diimplementasikan, maka program haruslah melewati fase pengecekan dan pengujian agar terbebas dari segala macam bentuk Dengan tahapan ini, maka aplikasi yang dibuat dapat diketahui kualitasnya. Halaman Login Halaman login adalah halaman sign in yang memberikan akses kepada user untuk dapat menggunakan aplikasinya. Gambar 2. Halaman Login Halaman Klasifikasi dan Testing Halaman ini merupakan halaman untuk mendiagnosa penyakit diabetes berdasarkan variabel yang ada. User dapat menginput nilai yang sesuai dengan yang dialami. Jika sudah selesai, dengan Mengklik tombol submit maka perhitungan diagnosa penyakit diabetes dengan menggunakan metode fuzzy logic Sugeno akan dimulai yang nantinya ditampilkan pada halaman laporan hasil Gambar 3. halaman menu input testing Sebelum aplikasi diimplementasikan, maka program harus terbebas dahulu dari kesalahankesalahan, oleh karena itu program harus diuji untuk menemukan kesalahan-kesalahan yang Jurnal ICT : Information Communication & Technology Vol. N0. Juli 2025, pp. 103 - 106 mungkin dapat terjadi. Pengujian ini menggunakan pengujian blackbox. Pengujian blackbox merupakan pengujian program yang berdasarkan fungsi dari program, tujuan dari merode blackbox ini adalah untuk menemukan kesalahan pada fungsi program. Pengujian blackbox dilakukan dengan cara memberikan sejumlah input pada program aplikasi fungsionalnya untuk melihat apakah program aplikasi sudah menghasilkan output yang Tabel 6. Pengujian Sistem Detail Item Uji Pengujian Menampilkan Halaman Utama Konfirmasi Sign In Admin Login Halaman Data Tambah. Edit. Penyakit Hapus Halaman Data Tambah. Edit. Gejala Hapus Halaman Data Tambah. Edit. Solusi Hapus Halaman Basis Tambah. Edit. Pengetahuan Hapus Halaman Ubah Simpan. Batal Password Konfirmasi Sign Out Admin Logout Jenis Pengujian Blackbox Blackbox Blackbox Blackbox Blackbox Blackbox Blackbox Blackbox Kesimpulan Dari hasil penelitian deteksi penyakit diabetes menggunakan metode Fuzzy Sugeno, diperoleh hasil bahwa metode Fuzzy Sugeno memiliki nilai akurasi data tertinggi 93% dari untuk kasus mendeteksi penyakit diabetes. Berdasarkan uraian pembahasan penelitian dan kesimpulan yang di dapat, maka disarankan untuk penelitian selanjutnya. Sebagai berikut . Pada penelitian ini digunakan 4 variabel dalam menentukan deteksi penyakit diabetes di Klinik PT. Pratama Abadi Industri. Yaitu kadar gula darah puasa, kadar gula makan, tekanan darah, dan Indeks Masa Tubuh (IMT). Untuk penelitian selanjutnya dapat ditambahkan variabel lain, sehingga banyak kemungkinan yang bisa menjadi pertimbangan untuk menentukan output. Daftar Pustaka