Jurnal Prestasi Vol. 8 No. Juni 2024: 9-14 p-ISSN : 2549-9394 e-ISSN : 2579-7093 Perbedaan Pengaruh Latihan Drill Kaki dan Ankle Weight Terhadap Peningkatan Kecepatan Tendangan Mawashi Geri Jodan Pada Atlet Karate Dojo Wadokai Flamboyan Fitri Aisyah Situmorang. Nustan Hasibuan Fakultas Ilmu Keolahragaan. Universitas Negeri Medan fitriaisyahsitumorang@gmail. com, nustan. hsb@unimed. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh latihan drill kaki dan ankle weight terhadap peningkatan kecepatan tendangan Mawashi Geri Jodan atlet karate dojo Wadokai Flamboyan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 12 orang yang diperoleh dengan menggunakan teknik pengambilan data purposive Teknik analisis data yang digunakan uji-t. Dari analisis data yang telah dilakukan diketahui bahwa nilai thitung hipotesis pertama yaitu diperoleh sebesar 8,73 dan ttabel 2,01 maka thitung . ,73 > 2,01 ttabe. , artinya terdapat pengaruh yang signifikan latihan drill kaki terhadap peningkatan kecepatan tendangan mawashi geri jodan pada atlet karate Dojo Flamboyan Medan. Hipotesis kedua latihan ankle weight diperoleh thitung 28,77 dan ttabel 2,01 maka nilai . ,77 > 2,01 ttabe. artinya terdapat pengaruh yang signifikan latihan ankle weight terhadap peningkatan kecepatan tendangan mawashi geri jodan pada atlet karate Dojo Flamboyan Medan. Adapun hipotesis ketiga menunjukkan bahwa nilai thitung > ttabel yaitu dengan nilai -0,67 > 2,01, artinya tidak terdapat perbedaan pengaruh antara latihan drill kaki dan ankle weight terhadap peningkatan kecepatan tendangan mawashi geri jodan pada atlet karate Dojo Flamboyan Medan. Kata Kunci : Ankle Weight. Mawashi Geri Jodan. Karate Differences in the Effect of Foot Drill and Ankle Weight Training on Increasing the Speed of Mawashi Geri Jodan Kicks Flamboyant Wadokai Dojo Karate Athlete Abstract: This study aims to determine the difference in the effect of foot drill and ankle weight training on increasing the kick speed of Mawashi Geri Jodan at Wadokai Flamboyan karate dojo This research uses experimental research methods. The sample in this study consisted of 12 people obtained using purposive sampling data collection techniques. The data analysis technique used was the t-test. From the data analysis that has been carried out, it is known that the value of the t-count for the first hypothesis is 8. 73 and the t-table is 2. 01, so the t-count is . 73 > 2. 01 t-tabl. , meaning that there is a significant effect of leg drill training on increasing the speed of mawashi geri jodan to the Medan Flamboyan Dojo karate athletes. The second hypothesis was that ankle weight training obtained t-count 28. 77 and t-table 2. 01, so the value . 77 > 2. 01 t-tabl. means that there is a significant effect of ankle weight training on increasing the speed of mawashi geri jodan kicks in Medan Flamboyan Dojo karate athletes. The third hypothesis shows that the value of t-count > t-table, namely -0. 67 > 2. 01, meaning that there is no difference in the effect between foot drill and ankle weight training on increasing the speed of mawashi geri jodan kicks in Medan Flamboyan Dojo karate athletes. Keywords: Ankle Weight. Mawashi Geri Jodan. Karate https://jurnal. id/2012/index. php/jpsi/index Jurnal Prestasi Vol. 8 No. Juni 2024: 9-14 p-ISSN : 2549-9394 e-ISSN : 2579-7093 PENDAHULUAN Olahraga adalah penggunaan raga manusia yang diolah untuk melakukan aktifitas karena manusia itu terbagi menjadi dua bagian yaitu jiwa sebagai penggerak dan raga sebagai alat gerak. Menurut Heru Suranto . AuManusia dikatakan sebagai makhluk monodualisme artinya bahwa manusia merupakan kesatuan tak terpisahkan antara dua aspek yang saling berbeda yaitu jiwa dan ragaAy. Dari komponein kondisi fisik yang meimpeingaruihi keiteirampilan teindangan dalam karatei salah satuinya adalah keiceipatan. Meinuiruit Syamsuirameil dkk . keiceipatan adalah keimampuian meinggeirakan anggota tuibuih teirteintui ataui geirak beirpindah teimpat dalam waktui seisingkat muingkin. Seidangkan meinuiruit Widiastuiti . keiceipatan adalah keimampuian uintuik meilakuikan geirakangeirakan yang seijeinis seicara beirtuiruit-tuiruit dalam waktui yang singkat, ataui keimampuian uintuik meineimpuih suiatui jarak dalam waktui yang seisingkat-singkatnya. Maka dari itui, pada saat meilakuikan seirangan teindangan mawashi sangat dipeirluikannya keiceipatan, seihingga lawan tidak bisa meinangkis teindangan teirseibuit. Latihan meiruipakan keigiatan yang dilakuikan beiruilang-uilang seicara sisteimatis deingan tuijuian uintuik meiningkatkan keimampuian fisik. Bompa . meingeimuikakan AuTraining is uisuially deifineid as systeimatic proceiss of long duiration, reipeititivei, progreissivei eixeirciseis, having thei uiltimatei goal of improving athleitic peirformanceiAy. Deingan kata lain Latihan biasanya dideifinisikan seibagai suiatui proseis sisteimatis yang dilakuikan dalam jangka waktui panjang, beiruilang-uilang, progreisif, dan meimpuinyai tuijuian uintuik meiningkatkan peinampilan fisik. Dalam karate tendangan Mawashi Geiri Jodan merupakan salah satu teknik yang menghasilkan poin tinggi dan jika dapat menguasai teknik dengan baik dapat menguntungkan posisi atlet dalam Dan sebaliknya, jika tendangan Mawashi Geiri Jodan sang atlet lemah maka akan gagal dalam mendapatkan poin serta mudah saja bagi lawan untuk menangkisnya. Keisalahan inilah yang meimbuiat atleit meinjadi kuirang dalam meilakuikan teindangan Mawashi geiri jodan. Peineilitian ini dilaksanakan beirdasarkan keibuituihan atleit uintuik meincapai preistasi latihan yang leibih baik, khuisuisnya teiknik teindangan Mawashi Geiri. Uintuik meingeitahui hasil latihan teindangan Mawashi Geiri Jodan yang leibih eifeiktif buituih seibuiah kajian peirbandingan latihan antara peingguinaan alat drill dan peingguinaan anklei wei ght. Latihan Drill kaki dan Anklei wei ght meiruipakan salah satui latihan yang dapat diteirapkan uintuik meiningkatkan keiceipatan teindangan pada atleit karatei. Meinuiruit Adhi . AuDrill adalah suiatui beintuik latihan meilompat meingguinakan satui ataui duia kaki deingan meilompati tali beirbeintuik tangga yang dileitakkan di lantai ataui tanahAy. Jadi, drill yaitui alat peinuinjang olaraga yang meinyeiruipai tangga namuin eilastis dan fleiksibeil yang bisa diguinakan dilantai. Alat ini seiring diguinakan uintuik beirlatih oleih para olahragawan dan atlit. Drill bisa uintuik meiningkatkan keimampuian kaki dan meilatih geirakan atleit uintuik meinguibah posisi ataui arah tuibuih deingan ceipat. Maka dari itu variasi latihan meingguinakan drill yang ditawarkan latihan high knee dan butt kick. Seidangkan latihan anklei wei ght adalah latihan uintuik meiningkatkan keikuiatan kineirja otot-otot pada tuingkai, yang dilakuikan deingan cara meimbeiri beiban pada tuingkai bagian bawah (Girsang & Hasibuian, 2. Pada latihan anklei wei ght dilakuikan deingan meimasang alat beiruipa rompi anklei pada tuingkai bawah agar beireiaksi deingan ceipat, teiruitama saat meilakuikan teindangan. Gambar 1. High Knee Gambar 2. Butt Kick https://jurnal. id/2012/index. php/jpsi/index Gambar 3. Ankle weight Jurnal Prestasi Vol. 8 No. Juni 2024: 9-14 p-ISSN : 2549-9394 e-ISSN : 2579-7093 METODE Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh latihan Drill kaki dan Ankle weight Terhadap Peningkatan Kecepatan Tendangan Mawashi Geri Jodan. Peineilitian ini dilaksanakan di Dojo Flamboyan Kota Meidan pada tahun 2023. Meitodei peineilitian yang diguinakan dalam peineilitian ini adalah meitodei eikspeirimein. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini ialah atleit karatei Dojo Flamboyan Meidan berjumlah 12 orang. Adapun sampel dalam penelitian ini diperoleh dengan menggunakan teknik sampel random bersyarat . urposive random samplin. Adapuin variablei yang diteiliti dalam peineilitian ini adalah latihan Drill Kaki seibagai variablei beibas (X. dan latihan ankle weight (X. seirta keiteipatan teindangan Mawashi Geiri Jodan seibagai variablei teirikat (Y). Instrumen penelitan merupakan alat ukur yang digunakan agar dapat mengumpulkan data dalam Penelitian (Maksum, 2012:. Dalam penelitian ini tes pengukuran yang digunakan adalah teis keiceipatan teindangan deingan meingguinakan format peinilaian teis keiceipatan teindangan. Dalam peilaksanaanya seibeiluim atleit di beirikan peirlakuian teirleibih dahuilui atleit meilakuikan teis awal . rei-tei. yaitui deingan teis keiceipatan teindangan Mawashi Geiri. Keimuidian atleit ataui sampeil dibeirikan latihan seipeirti yang diseibuitkan diatas yaitui latihan Drill kaki dan latihan ankle weight deingan program yang Keimuidian seiteilah meinjalani latihan teirprogram, maka sampeil dilakuikan teis akhir ataui . ost-teis. sama seipeirti pada teis awal yang beirguina uintuik meingeitahui apakah beintuik latihan yang dibeirikan dapat beirpeingaruih pada atleit. Peineilitian ini adalah peineilitian eikspeirimein. Peineilitian eikspeirimein meiruipakan peineilitian yang dilakuikan uintuik meilihat ada tidaknya huibuingan seibab akibat antar variabeil. Rancangan dalam peineilitian ini adalah AuTwo Grouip Preiteist Post teist DeisignAy. Seiteilah dilakuikan preiteist suibjeik peineilitian dipisahkan dalam duia keilompok. Peimbagian keilompok dilakuikan meingguinakan teiknik AuOrdinal PairingAy. Teiknik ordinal pairing adalah teiknik peimbagian keilompok deingan cara peirangkingan dan sampeil yang meimiliki keimampuian sama dipasangkan, keimuidian anggota seitiap pasangan dipisahkan dalam 2 keilompok. Gambar 4. Desain Penelitian Suigiyono . meingeimuikakan bahwa Auanalisis data adalah keigiatan seiteilah data dari seiluiruih reispondein ataui suimbeir data lain teirkuimpuilAy. Data yang dipeiroleih adalah skor individui dari hasil teis keiteipatan teindangan. Seilanjuitnya data diolah deingan meingguinakan uiji t deingan bantuian program Microsoft Eixceil 2010 uintuik meimbuiktikan apakah hipoteisis yang teilah diajuikan dalam peineilitian ini dapat diteirima ataui ditolak. Seibeiluim dilakuikan peinguijian hipoteisis, maka peirlui dilakuikan uiji prasyarat, uintuik meimbantui analisis data peineilitian meinjadi leibih baik. Uintuik itui dalam peineilitian ini akan dilakuikan uiji prasyarat diantaranya uiji normalitas dan uiji homogeinitas. HASIL DAN PEMBAHASAN Metode latihan yang diguinakan peineiliti yaitui latihan drill kaki dan latihan anklei wei ght. Proseis peilaksanaan peineilitian yang di lakuikan peineiliti seicara keiseiluiruihan dibagi meinjadi tiga tahapan. Tahap peirtama yang dilakuikan peineiliti yaitui meilakuikan peingambilan data prei-teist. Data prei-teist teirseibuit akan diguinakan uintuik meimbagi sampeil peineilitian meinjadi duia keilompok eikspeirimein dan masingmasing keilompok akan dibeirikan meitodei latihan yang beirbeida. Tahap keiduia yaitui peineiliti meimbeirikan treiatmeint ataui peirlakuian teirhadap keiduia keilompok eikspeirimein, dimana keilompok eiskpeirimein I dibeirikan latihan drill kaki dan keilompok eikspeirimein II dibeirikan latihan anklei weiight. Seilanjuitnya tahap teirakhir yaitui meilakuikan post-teist deingan tuijuian https://jurnal. id/2012/index. php/jpsi/index Jurnal Prestasi Vol. 8 No. Juni 2024: 9-14 p-ISSN : 2549-9394 e-ISSN : 2579-7093 meinguikuir peiningkatan teindangan mawashi geiri jodan seiteilah dibeirikan peirlakuikan meilalui program latihan yang teilah dilaksanakan. Adapuin puin teiknik yang diguinakan dalam peimbagian keilompok eikspeirimein dalam peineilitian ini adalah teiknik peimbagian keilompok seicara ordinal pairing, dimana hasil dari peinguimpuilan data prei-teist di ranking dan sampeil yang meimiliki keimampuian sama dipasangkan. Hasil peimbagian keilompok seicara ordinal pairing dapat dilihat pada tabeil di bawah ini: Seiteilah peimbagian keilompok di lakuikan maka tahap seilanjuitnya adalah meimbeirikan modeil latihan pada masing-masing keilompok eikspeirimein. Keilompok eikspeirimein 1 dibeirikan meitodei drill kaki dan keilompok 2 dibeirikan meitodei latihan anklei wei ght. Adapuin deiskripsi data peineilitian hasil prei-teist dan hasil post-teist dapat dilihat pada tabeil dibawah ini: Tabeil 1. Analisis Deiskripsi Data Hasil Prei-Teist dan Post-Teist Keilompok Drill Kaki dan Anklei Wei ght Deskripsi Data Rentang Rata Ae Rata Simpangan Baku Varians Rata Ae Rata Beda Simpangan Baku Beda Uji Thitung Simpangan Baku Gabungan Uji TGab t tabel Tendangan Mawashi Geri Jodan Drill Kaki Ankle Weight Pre-Test Post-Test Pre-Test Post-Test 22,33 1,67 2,35 1,67 1,97 3,87 6,33 1,52 0,52 8,73 28,77 2,16 -0,67 2,01 Suimbeir: Data diolah peineiliti Gambar 5. Diagram Data Prei-Teist dan Post-Teitst Drill Kaki https://jurnal. id/2012/index. php/jpsi/index Jurnal Prestasi Vol. 8 No. Juni 2024: 9-14 p-ISSN : 2549-9394 e-ISSN : 2579-7093 Gambar 6. Diagram Data Prei-Teist dan Post-Teitst Ankle Weight Hasil analisis data di atas dikeitahui bahwa rata-rata masingAemasing nilai prei-teist drill kaki dan anklei wei ght adalah 16 dan 16. Nilai rataAerata postAe teist masinAemasing drill kaki dan anklei wei ght adalah 21,5 dan 22,33. Nilai simpangan bakui prei-teist pada keilompok drill kaki adalah seibeisar 1,67 dan anklei wei ght seibeisar 1,67. Beirdasarkan nilai rata-rata dari hasil prei-teist keiduia keilompok eikspeirimein dapat disimpuilkan bahwa teindangan mawashi geiri jodan tuingkai pada atleit karatei Dojo Flamboyan Meidan beirada pada kateigori AuCuikuipAy. Dan beirdasarkan nilai rata-rata dari hasil post-teist keiduia keilompok eikspeirimein dapat disimpuilkan bahwa teindangan mawashi geiri jodan tuingkai pada atleit karatei Dojo Flamboyan Meidan beirada pada kateigori AuBaikAy. Hasil analisis data juiga meinuinjuikkan bahwa nilai rataAerata beida hasil prei-teist dan post-teist masingAemasing keilompok eikspeirimein nilai simpangan bakui post-teist pada keilompok drill kaki adalah seibeisar 2,35 dan anklei wei ght seibeisar 1,97. Dari rataAerata dapat dikeitahui bahwa teirdapat peiningkatan teindangan mawashi geiri jodan tuingkai pada atleit karatei Dojo Flamboyan Meidan. Dari data teirseibuit juiga dikeitahui bahwa simpangan bakui gabuingan adalah seibeisar 2,16 dan uiji t drill kaki seibeisar 8,73 dan uiji t anklei wei ght seibeisar 28,77 seirta nilai t tabeil adalah 2,01. Mawashi geiri jodan adalah teiknik teindangan yang tidak reilatif suilit dilakuikan seihingga teindangan ini sangat uimuim diguinakan dalam peirtandingan kuimitei. Namuin Mawashi geiri jodan meiruipakan teindangan yang beirpeiluiang beisar kareina seilain ceipat, teindangan ini mampui meimbuiat lawan keisuilitan dalam meinangkisnya keitika diguinakan pada saat yang teipat seirta meindapat point leibih beisar yaitui tiga point apabila beirhasil seirta beinar meilakuikan teindangan ini pada saat peirtandingan beirlangsuing. Mawashi geiri jodan meiruipakan teiknik sangat peinting yang haruis dimiliki dan dikuiasa oleih Atleit ataui Karatei-ka kareina teiknik teindangan ini bisa diguinakan uintuik meindahuilui seirangan lawan. Maka dari itui teiknik teindangan Mawashi geiri jodan ini sangat haruis bisa dikuiasi deingan baik oleih seiorang atleit ataui karatei-ka bila ingin meimeinangkan suiatui peirtandingan. Hasil pengujian hipotesis pertama menunjukkan bahwa nilai t hitung adalah 8,73 dan t tabel adalah 2,1. Kriteria pengujian hipotesis pada taraf signifikansi 0,05 yaitu t hitung > t tabel, yaitu 5,06 > 2,35. Sehingga disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan latihan drill kaki terhadap peningkatan kecepatan teindangan mawashi geiri jodan tuingkai pada atleit karatei Dojo Flamboyan Pengujian hipotesis kedua menunjukkan bahwa perolehan nilai t hitung yaitu sebesar 28,77 dan t tabel yaitu 2,01. Kriteria pengujian hipotesis dimana, t hitung > t tabel, yaitu 28,77 > 2,01 sehingga hipotesis diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan latihan ankle weight terhadap peningkatan kecepatan teindangan mawashi geiri jodan tuingkai pada atleit karatei Dojo Flamboyan Meidan. Hasil hipotesis ketiga menunjukkan bahwa nilai t hitung adalah -0,67 dan nilai t tabel pada taraf signifikansi 0,05 adalah 2,01 diperoleh melalui rumus dk = . = 6-. = 5. Kriteria pengujian hipotesis dinyatakan bahwa t hitung > t tabel yaitu -0,67 < 2,01 maka Ho diterima dan Ha ditolak. https://jurnal. id/2012/index. php/jpsi/index Jurnal Prestasi Vol. 8 No. Juni 2024: 9-14 p-ISSN : 2549-9394 e-ISSN : 2579-7093 Hipotesis ketiga digunakan untuk melihat apakah terdapat perbedaan pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan pengaruh latihan drill kaki dan latihan ankle weight terhadap peningkatan kecepatan teindangan mawashi geiri jodan tuingkai pada atleit karatei Dojo Flamboyan Meidan. Kedua latihan tersebut sama baiknya dan sama-sama berpengaruh terhadap kecepatan teindangan mawashi geiri jodan tuingkai pada atleit karatei Dojo Flamboyan Meidan. SIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian maka dapat ditarik kesimpulan yakni . teirdapat peingaruih yang signifikan latihan drill kaki teirhadap peiningkatan keiceipatan teindangan mawashi geiri jodan pada atleit karatei Dojo Flamboyan Meidan, . teirdapat peingaruih yang signifikan latihan anklei wei ght teirhadap peiningkatan keiceipatan teindangan mawashi geiri jodan pada atleit karatei Dojo Flamboyan Meidan, . teirdapat peirbeidaan latihan drill kaki dan anklei wei ght teirhadap peiningkatan keiceipatan teindangan mawashi geiri jodan pada atleit karatei Dojo Flamboyan Meidan. Adapun peneliti juga memberikan saran untuk dijadikan bahan masuikan bagi Atleit yang meingikuiti keigiatan olahraga karatei agar giat beirlatih guina meiningkatkan keiceipatan teindangan yang sangat meimpeingaruihi dalam meimpeiroleih hasil teindangan serta disarankan uintuik peineiliti beirikuitnya meineiliti deingan sampeil yang leibih beisar. DAFTAR PUSTAKA