Volume 10. Nomor 01. Juni 2019 Hal. PENGARUH PEMBERIAN TEH DAUN JATI BELANDA TERHADAP PERUBAHAN KADAR KOLESTEROL PADA MASYARAKAT PENDERITA HIPERKOLESTEROL (The Influence of Giving Daun Jati belanda Tea to Changes in Cholesterol Levels in People with Hipercholesterolemi. Anik Supriani1. Kiftiyah2. Nanik Nur Rosyidah 3. Tri Hardiyanti4 Keperawatan Medikal Bedah. Program Studi Ilmu Keperawatan (S. STIKes Dian Husada Mojokerto. Indonesia, email: aniksupriani76@gmail. Asuhan Kebidanan 1. Program Studi Di Kebidanan . STIKes Dian Husada Mojokerto. Indonesia, email: kiftiyahsugiarto@gmail. Asuhan Kebidanan 3. Program Studi Di Kebidanan. STIKes Dian Husada Mojokerto. Indonesia, email: nurosyidah1409@gmail. Tri Hardiyanti. Program Studi Ilmu Keperawatan (S. STIKes Dian Husada Mojokerto. Indonesia, email: tri. hardiyanti68@gmail. ABSTRAK Hiperkolesterolemia merupakan penyakit dimana kandungan kolesterol di dalam darah relatif tinggi, takaran kolesterol normal tubuh adalah 160 Ae 200 mg/dl. Tujuan penelitian untuk mengetahuipengaruh pemberian teh daun jati belanda (Guazuma Ulmifoli. terhadap perubahan kadar kolesterol. Desain penelitian yang digunakan adalah pra-eksprimen dengan rancangan One Group Pre Post Test Design. Seluruh populasi yang mengalami hiperkolesterol berjumlah 17 responden di Dusun Kedungsari RT 03 RW 05 Desa Balongsari Megaluh, yang dilakukan pada bulan Februari sampai dengan bulan Maret 2019 selama satu bulan. Besar sempel pada penelitian ini berjumlah 17 responden dengan teknik non probability dengan sampling accidenta yaitu pengambiln sampel didasarkan pada kenyataan bahwa mereka kebetulan muncul. Data yang terkumpul melalui observasi di analisa dengan uji Hasil penelitian dari 17 responden, kadar kolesterol pada responden sebelum diberikan teh daun jati belanda berada di nilai batas dengan persentase 52,9 %, setelah diberikan teh daun jati belanda mengalami perubahan terhadap kadar kolesterol yang berada di nilai batas dengan persentase 47,1 %. Hasil uji wilcoxon menunjukkan data bahwa nilaiA value sebesar 0,001< 0,005 sehingga H1 diterima dan H0 ditolak sehingga ada perubahan kadar kolesterol setelah dilakukan pemberian teh daun jati belanda di Dusun Kedungsari Desa Balongsari Megaluh. Perubahan kadar kolesterol disebabkan oleh Sterolyang ada di daun jati belanda. Sterol bersifat mengikat kolesterol di dalam makanan yang dikonsumsi manusia. Tenaga kesehatan untuk lebih meningkatkan pelayanan pada masyarakat yang menderita hiperkolesterol dengan melakukan penyuluhan tentang pengobatan non farmakologi untuk menurunkan dan mengontrol kadar kolesterol. Kata Kunci: Teh Daun Jati Belanda. Kadar Kolesterol. Hiperkolesterol ABSTRACT Hypercholesterolemia is a disease in which the presence of the cholesterol in blood is in high level, the normal total cholesterol is 160 Ae 200 mg/dL. The high cholesterol level will lead to build up of clot forms and plaque that can restrict the flow of blood in arteries and consequently will stop the blood transport to the heart and the brain, that can effect heart attack and stroke. Pharmacological treatment can be expensive for the patients, while non-pharmacological treatment is cheaper for them, and has no side-effect. One of the treatment in consuming west indian elm tea (Guazuma Ulmifoli. The aim of this research is to examine the effect of consuming west indian elm tea . uazuma ulmifoli. to the cholesterol levels chages. The research design that used in this research was Pre-Experiment with One Group Pre-Post Test Design. The populations that had hypercholesterol in Tengginah Village RT 03 RW 05 Kamal. Bangkalan was the source of data in this research. In this reseach, there were 17 respondents conducted from February to March 2019 for one month with Non Probability technique, using Sampling Accidental. The collecting data through observation analyzed by using Wilcoxon Test. The results of this research from 17 respondents, the cholesterol levels of the respondents before consuming the west indian elm tea in the normal cholesterol level chart with the percentage 52,9%, after consuming west indian elm tea the cholesterol level goes lower at the persentage 47,1%. The result of wilcoxon test shows that P value at 0,001 < 0. 005 that make H1 was accepted and H0 was refused. Therefore, there was a changing level of cholesterol after consuming west indian elm tea at Tengginah village RT 03 RW 05 Kamal. Bangkalan. The cholesterol levels chages are caused by the Alkaloid. Flavonoid. Strerol and Fenolat Acid inside the west indian elm leaves. Strerol bounds the cholesterol inside the human diet. Medical personnels are to increase the services for the patients that has hyper-cholesterol by doing counseling about non-pharmacological treatment to make the cholesterol level being and controlling the level. Keywords: West Indian Elm Tea. Cholesterol Level. Hypercholesterol PENDAHULUAN risiko terjadinya penyakit jantung Kolesterol adalah komponen koroner dan stroke (Dadan, 2. asam lemak yang terdapat dalam Kadar Zat ini sangat diperlukan oleh Kedungsari tubuh untuk proses-proses tertentu Megaluh sangat tinggi dikarena ada beberapa faktor yang mempengaruhi tingginya kadar kolesterol seperti hormon, sel dan merawat sel-sel faktor usia, stres, pola hidup yang Diantaranya (Menganti. RW05 Dusun Balongsari. Hiperkolesterolemia biasanya tidak makan yang mengandung banyak menunjukkan gejala khas, seringkali lemak, kurang aktifitas dan kurang seseorang baru mengetahui terkena hiperkolesterolemia ketika mereka Kedungsari melakukan pemeriksaan kesehatan mengalami hiperkolesterol karena ke pelayanan kesehatan atau keluhan Hanya saja gejala yang sering berlemak . ebek, daging, makanan ditemui yaitu sering pusing di kepala mengandung santan, makanan dari seafood dan makanan siap saj. pundak terasa pegal, kesemutan di Rata-rata pekerjaan warga Dusun tangan dan kaki bahkan ada yang Kedungsari adalah adalah petani, mengeluhkan dada sebelah kiri terasa PNS, abdi negara, pedagang. Jika Masyarakat Dusun RT. RW. juga mengalami obesitas atau berat badan yang berlebih, kurang olah Megaluh jumlah masyarakat yang raga dan kurang kesadaran dalam terkena hiperkolesterol meningkat Dari kedungsari mayoritas laki-lakinya diperoleh dari puskesmas Megaluh banyak merokok dan mengkonsumsi tahun 2017 yaitu penderita kolesterol kopi karena asumsi dari mereka di desa Balongsari sebanyak 46 kalau tidak merokok dan minum kopi di pagi dan sesudah makan kurang kolesterol dengan menggunakan alat cek kolesterol NESCO di dusun Dari Dari jumlah penderita hiperkolesterol yang ada di dusun Balongsari. Megaluh dengan sampel kedungsari RW05 paling banyak 17 orang didapatkan sebanyak 4 adalah RT03 dibandingkan dengan orang mengalami kolesterol di atas RT1 dan RT02, sehingga peneliti 200 mg/dL, karena itu peneliti ingin mengambil di RT03 untuk sampel Peneliti memanfaatkan pemberian teh daun jati belanda . uazuma (Guazuma Ulmifoli. tindakan non farmakologis untuk dusun kedungsari ada banyak pohon jati belanda dan mempunyai khasiat Karena di dusun kedungsari RT. RW. 05 Balongsari. Megaluh terdapat Menggunakan tumbuhan herbal juga banyak tanaman pohon jati belanda. Hiperkolesterol mengkonsumsi makanan rendah serat kesehatan tubuh. Berdasarkan data Riskesdas Umumnya, seseorang baru menyadari bahwa (Riset Kesehatan Dasa. tahun 2013 setelah cek kesehatan. Penyebabnya proporsi penduduk Indonesia dengan bisa disebabkan kelainan genetik kadar kolesterol total di atas normal lebih tinggi pada perempuan . ,6%) perubahan kebiasaan dan cara hidup dibandingkan pada laki-laki . ,0%) seperti kurangnya aktifitas fisik, dan di daerah perkotaan lebih tinggi dari pada daerah pedesaan (Depkes, perubahan pola makan. Jika kadar Di desa Balongsari dan di kolesterol dalam darah berlebihan mengakibatkan terhadap perubahan kadar kolesterol koroner dan stroke. Tanaman daun jati belanda memiliki khasiat sebagai Balongsari, obat penurun kadar kolesterol. Selain peneliti ingin melakukan penelitian itu, daun tanaman jati belanda juga terhadap pemberian teh daun jati mengandung cafein, sterol dan asam Tanin dan Musilago yang terhadap perubahan kadar kolesterol di dusun kedungsari RT. 03 RW. mengendapkan mukosa protein yang dusun kedungsari RT03 RW05 Megaluh. (Guazuma Sehingga Ulmifoli. Balongsari. Megaluh. ada di dalam permukaan usus halus. Sehingga mengurangi penyerapan METODE DAN ANALISA Sehingga tanaman jati Desain Penelitian belanda bisa menjadi obat tradisional Desain untuk menurunkan kadar kolesterol. digunakan adalah Pra Eksperimental Masyarakat luas melakukan dengan rancangan One Group pre Design. kolesterol bisa dengan cara medis kedokteran dan sebagian orang juga memilih dengan cara tradisional. Adapun cara melibatkan satu kelompok subjek. menurunkan kadar kolesterol dengan tradisional dapat Pengumpulan Data Populasi yang di ambil oleh herbal yaitu daun jati belanda. Daun peneliti adalah semua warga yang ada di dusun Kedungsari Penelitian alkaloid, flavonoid, sterol, dan asam RW05 Zat sterol pada daun jati sebanyak 17 orang. Pengambilan sampel dari penelitian ini adalah Balongsari. RT03 Megaluh menurunkan kadar kolesterol. Sterol bersifat mengikat kolesterol di dalam sampling dengan jenis sampling makanan yang dikonsumsi manusia. Sehingga, ramuan daun jati belanda dikonsumsi setelah makan, zat sterol Penelitian tersebut akan mengikat kolesterol. Dari uraian diatas, peneliti tertarik dengan cara pre test dan post test akan melakukan penelitian untuk dengan intervensi pemberian teh mengetahui sejauh mana pengaruh daun jati belanda selama 7 hari atau pemberian teh daun jati belanda 1 minggu berturut Ae turut dengan rebusan teh daun jati belanda yang tabulasi, untuk mengetahui hubungan frekuensinya 500 ml yang disisakan antara variabel digunakan uji statistik 250 ml, diberikan sebanyak 2 kali wilcoxon dengan batas kemaknaan p dalam sehari . agi 250 ml dan malam 250 m. setelah makan. Peneliti menjelaskan dengan cara SPPS statistik bila hasilmyang diperoleh p memberikan penjelasan bagaimana < 0,05maka H0 ditolak dan H1 cara merebus teh daun jati belanda. diterima yang berarti ada pengaruh Sampel pemberian daun jati belanda dengan penelitian ini adalah semua populasi 0,05. Pada penurunan kolesterol. yang sesuai dengan kriteria inklusi yaitu Pasien yang bersedia menjadi HASIL DAN PEMBAHASAN responden, seluruh pasien yang kadar Hasil Penelitian kolesterolnya > 200 mg/dL. Hasil pasien yang umur >35 tahun dan sebelum dilakukan pemberian pasien tidak mengkonsumsi obat teh daun jati belanda di dusun Kedungsari Analisa Data Desa Balongsari Kecamatan RT. RW. Data penelitian dikumpulkan Megaluh Kabupaten Jombang sebanyak 2 kali yaitu Pre-Test dan Tabel 1 menunjukkan nilai Post Test. Data yang telah terkumpul kadar kolesterol pada responden kemudian di tabulasi dalam bentuk sebelum diberikan terapi teh daun tabel sesuai dengan variabel yang jati belanda berada di nilai batas 52,9 % dan risiko tinggi 47,1 %. Setelah diproses Table 1. Hasil kadar kolesterol sebelum diberikan teh daun jati belanda No. Sebelum Diberikan Terapi Teh Daun Jati Belanda Nilai Normal Nilai Batas Risiko Tinggi Jumlah Frekuesi Persentase 52,9 % 47,1 % Hasil kadar kolesterol sesudah Balongsari Kecamatan dilakukan pemberian teh daun Megaluh Kabupaten Jombang. Dusun Pada tabel 2 menunjukkan KedungsariRT. 03 RW. 05 Desa kadar kolesterol pada responden setelah diberikan teh daun jati Kecamatan Kabupaten Jombang. terhadap angka kadar kolesterol yang persentase 47,1 %. Pengaruh Megaluh Pada tabel 3 hasil wilcoxon diperoleh A value sebesar 0,001< 0,005 sehingga H1 diterima Sebelum sesudah pemberian teh daun perubahan kadar kolesterol setelah dilakukan pemberian teh daun jati perubahan kadar kolesterol di belanda di Dusun Kedungsari RT. Dusun Kedungsari RW. 05 Desa Balongsari Kecamatan RW. Desa RT. Balongsari Megaluh Kabupaten Jombang. Table 2. Hasil kadar kolesterol sesudah dilakukan pemberian teh daun jati No. Sesudah Diberikan Frekuesi Persentase Terapi Teh Daun Jati Belanda Nilai Normal 41,2 % Nilai Batas 47,1 % Risiko Tinggi 11,8 % Jumlah Tabel 3. Pengaruh sbelum dan sesudah diberikan teh daun jati belanda Skoring Sebelum Diberikan Sesudah Diberikan Selisih Kolesterol Terapi Teh Daun Terapi Teh Daun Jati Belanda Jati Belanda g/dL) Batas Normal Skor : 1 Batas Tinggi Skor : 2 Resiko Tinggi Skor : 3 Total : 17 Hasil uji statistik A=0,001 < Pembahasan Identifikasi =0,005 Kedungsari RT. Dusun RW. Desa sebelum diberikan teh daun jati Balongsari Kabupaten Jombang, menunjukkan Dari Megaluh responden yang berada di nilai batas bahwa nilai kadar dengan persentase 52,9 % dan kolesterol sebelum diberikan teh responden yang berada di risiko Kecamatan tinggi yaitu 47,1 %. Menurut Garnadi . 52,9% kadar kolesterol tinggi adalah suatu kondisi saat nilai kolesterol total darah meningkat diatas nilai normal perubahan kadar kolesterol serta (<240 mg/dL). Menurut NCEP ATP kurangnya melakukan aktifitas olah i pada tahun 2001(Dalimartha, raga dan mengkonsumsi makanan 2. nilai kolesterol total dibagi yang kurang sehat seperti makanan menjadi 3 yaitu nilai normal <200 seafood, makanan yang berlemak, mg/dL, nilai batas 201-239 mg/dL makanan yang mengadung kolesterol dan risiko tinggi >240 mg/dL. Faktor Ae faktor yang mempengaruhi usia, makanan yang terbuat dari santan. jenis kelamin, berat badan, minum Dusun Kedungsari RT. 03 RW. kopi, kurang melakukan olah raga. Desa pengguna alkohol, merokok, stres Megaluh Kabupaten Jombang faktor dan penggunaan pil kontrasepsi (Abi, usia juga mempengaruhi tingginya kadar kolesterol, usia yang paling makanan cepat Balongsari saji dan Kecamatan Kadar kolesterol responden banyak yaitu 35 Ae 50 tahun dengan pada penelitian ini menunjukkan presentase 47,1% dikarenakan pada bahwa sebelum diberikan terapi teh penurunan hormonsteroid . ortisol, mempunyai kadar kolesterol yang berada di nilai batas 52,9% dan risiko tinggi 47,1%. Faktor yang obesitas dan tidak mengatur pola Dusun Kedungsari RT. RT. serta Dusun Kedungsari RW. 05 Desa Balongsari Kecamatan RW. Desa Balongsari Megaluh Kabupaten Jombang pola Megaluh Kabupaten hidup kurang sehat karena laki-laki Kecamatan Jombang seperti faktor usia, pola hidup yang kurang sehat seperti: melakukan aktifitas olah raga kurang merokok, makan yang mengandung dan memiliki berat badan lebih atau banyak lemak, kolesterol, dan kurang olah raga. Penderita hiperkolesterol di Identifikasi kadar kolesterol Dusun Kedungsari RT. 03 RW. sesudah diberikan teh daun Desa jati belanda Balongsari Kecamatan Megaluh Kabupaten Jombang paling banyak diderita oleh perempuan Hasil hasil penelitian kepada 17 responden distribusi kadar kolesterol sebanyak 7 responden mengalami batas normal . ,2%), 8 responden mengalami Hasil dari responden ada kolesterol pada nilai batas . ,1%) penurunan kadar kolesterolnya saat kolesteral pada risiko tinggi . ,8%). Pemberian Responden yang mengalami karena mematuhi diet yang diberikan peneliti seperti tidak mengkonsumsi Kadar kolesterol yang tinggi dapat menyumbat pembuluh darah pada kolesterol tinggi dan melakukan terapi teh daun jati belanda dengan tepat waktu, teratur dan sampai menimbulkan sirkulasi darah ke otak Sedangkan responden yang (Garnadi, kadar kolesterolnya bertambah naik membutuhkan pengaturan diet dan dikarenakan lupa untuk meminum Penyakit teh daun jati belanda dan tidak Daun melakukan diet yang benar seperti belanda juga banyak dimanfaatkan mengkonsumsi makan - makanan untuk mengatasi penyakit kolesterol yang mengandung kolesterol. Pengaruh pemberian teh daun (Rukmana. Daun Alkaloid. Flavonoid. Sterol. Dan Asam pada penderita hiperkolesterol Fenolat. Sterol bersifat mengikat Hasil uji wilcoxon diperoleh kolesterol di dalam makanan yang A dokonsumsi manusia. Sehingga, bila sehingga H1 diterima dan H0 ditolak sesudah makan, zat sterol tersebut akan mengikat kolesterol. Kolesterol pemberian teh daun jati belanda di yang sudah diikat akan terbawa Dusun Kedungsari RT. 03 RW. bersama sisa-sisa makanan. Dengan Desa demikian, tidak banyak kolesterol Megaluh yang masuk ke darah dan bagian Menurut tubuh lainnya (Tilong, 2. Khusus Terapi Stroke Au yang ditulis 0,001< Kecamatan Kabupaten Au Balongsari 0,005 Kitab Jombang Herbal Sesuai hasil penelitian bahwa oleh Adi D. Tilong pada tahun 2013 setelah dilakukan pemberian teh jati belanda mampu menurunkan kadar teh daun jati belanda memiliki efek sangat baik untuk mencegah stroke, yang signifikan dalam perubahan dan penyakit-penyakit kadar kolesterol dan menstabilkan lain yang disebabkan oleh kadar kolesterol Respon Menurut Irena Menganti di responden yang positif terhadap buku Au 42 Resep Ampuh Tanaman pemberian terapi teh Obat Untuk Menurunkan Kolesterol belanda karena rasanya sama seperti Dan Mengobati Asam Urat Au pada seduhan teh biasanya. Terapi teh tahun 2017 kandungan kimia daun daun jati dapat menurunkan kadar jati belanda yaitu alkoloid, flavonoid, kolesterol dengan efek samping yang saponin, tanin, lendie dan damar, lebih ringan dibandingkan dengan daun tanaman ini sangat ampuh obat-obatan kimia. untuk menurunkan kadar kolesterol. Setiap responden mengalami respon yang berbeda saat diberikan Responden yang mengalami Kadar kolesterol pada responden sebelum diberikan terapi teh daun jati belanda berada di nilai Kesimpulan pemberian terapi teh KESIMPULAN DAN SARAN batas dan risiko tinggi Kadar kolesterol pada responden teratur dalam sehari 2 kali yaitu pada setelah diberikan teh daun jati pagi dan malam hari selama 7 hari. belanda berada banyak yang Pada daun jati belanda mengandung berada pada nilai batas. Alkaloid. Flavonoid. Sterol. Ada perubahan kadar kolesterol DanAsam Fenolat. Sterol bersifat terhadap pemberian teh daun jati belanda yang dibuktikan dengan makanan yang dokonsumsi, sehingga uji wilcoxon nilaiA value sebesar bila teh daun jati belanda dikonsumsi 0,001< 0,005. sesudah makan, zat sterol yang berada di daun jati belandatersebut akan mengikat kolesterol, sehingga kolesterol yang sudah diikat akan terbawa bersama sisa-sisa makanan dan mengakibatkan kolesterol di Menurut peneliti terapi Saran Secara Teoritis Terapi Belanda bisa dijadikan penerapan hasil penelitian sehingga asuhan keperawatan pada kolesterol tinggi. Terapi kadar kolesterol tinggi. Dengan cara memberikan daun jati Belanda bisa dijadikan referensi bagi ilmu keperawatan dalam terapi Ae samping seperti teh daun terapi herbal jati belanda. Peneliti selanjutnya dapat Secara Praktis dalam pengembngan ilmu Dapat dijadikan alternatif herbal bagi masyarakat Disarankan menggunakan pengobatan yang tidak mempunyai dikonsumsi dalam jangka Salah satunya menggunakan obat herbal pemberian yang teratur dan tepat. Dapat dijadikan masukan KEPUSTAKAAN Anonim. Sembilan Tanaman Obat Unggulan Hasil Uji Klinis Badan POM. Diakses dari beritabumi. Anonim. Mampukah DAUN JATI BELANDA Menurunkan Kolesterol? Beradasarkan Penelitian DR. Setyo Sri Rahardjo http://w. 017/11/mampukah-daun-jatibelandamenurunkan. html?m=1 Dalimartha. S dan Felix A. Tumbuhan Sakti Atasi Kolesterol. Jakarta: Penebar Swadaya. Garnadi. Hidup nyaman Jakarta: PT. AgroMedia Pustaka.