eJounal Kurva S Jurnal Mahasiswa Volume 1. Nomor 1, 2017 PERENCANAAN DINDING PENAHAN TANAH TIPE KANTILEVER DAN TIPE MENYANDAR PADA STA 36 600 SAMPAI DENGAN STA36 650 KECAMATAN SEBULU Muhammad Hidayatullah INTISARI Analisis dalam tugas akhir ini bertujuan untuk mengetahui aman atau tidaknya dinding penahan tanah yang berada di STA 36 600 sampai dengan STA 36 650 Kecamatan Sebulu terhadap stabilitas daya dukung tanah, kestabilan terhadap guling, ketahanan terhadap geser dengan menggunakan beberapa metode umum seperti metode Rankine dan Terzaghi. Hasil yang didapatkan berdasarkan analisis yang dilakukan adalah sebagai berikut: stabilitas terhadap guling aman, stabilitas terhadap geser dinyatakan tidak aman, dan stabilitas terhadap daya dukung tanah dinyatakan Oleh karna itu, untuk meningkatkan daya dukung tanah diperlukan tiang Dan observasi lapangan menunjukan bahwa pengetahuan di bangku kuliah masih belum lengkap tanpa pengetahuan dan wawasan yang didapat langsung di lapangan, khususnya di bidang manajemen proyek guna meningkatkan pemahaman dalam memecahkan masalah-masalah yang ada di lapangan. Kata kunci : tanah longsor, dinding penahan, stabilitas Page 1 eJounal Kurva S Jurnal Mahasiswa Volume 1. Nomor 1, 2017 PLANNING OF RETAINING WALL OF KANTILEVER TYPE AND RELATING TYPE AT STA 36 600 TO STA 36 650 SEBULU DISTRICT ABSTRACT The analysis in this final project aims to determine whether or not the retaining wall located at STA 36 600 to STA 36 650 Sebulu District to the stability of soil bearing capacity, stability to bolsters, resistance to shear using some common methods such as Rankine and Terzaghi. The results obtained based on the analysis are as follows: the stability of the bolsters is safe, the stability of the shear is declared unsafe, and the stability of the soil bearing capacity is declared safe. Therefore, to increase the carrying capacity of the soil is necessary pile. And field observation shows that knowledge in college is not complete without the knowledge and insight gained directly in the field, especially in the field of project management to improve understanding in solving problems in the field. Keywords: landslide, retaining wall, stability Page 2 eJounal Kurva S Jurnal Mahasiswa Volume 1. Nomor 1, 2017 PENDAHULUAN Latar Belakang Kota Samarinda adalah ibukota dari provinsi Kalimantan Timur. Indonesia. Kota Samarinda memiliki luas wilayah 718 kmA. Kota ini tidak luput dari bencana longsor, khususnya pada jaringan jalan raya yang merupakan salah satu prasarana perhubungan darat yang sangat penting dan merupakan unsur perkembangan wilayah di Provinsi Kalimantan Timur yang mengalami perkembangan pesat. Salah satu cara untuk mengantisipasi terjadinya bencana longsor adalah dengan cara membangun dinding penahan tanah. Bangunan dinding penahan tanah digunakan untuk menahan tekanan tanah lateral yang ditimbulkan oleh tanah urug atau tanah asli yang labil. Bangunan ini banyak digunakan pada proyek-proyek : irigasi, jalan raya, pelabuhan, dan lain- lainnya. Elemen-elemen fondasi, seperti bangunan ruang bawah tanah . , pangkal jembatan . , selain berfungsi sebagai bagian bawah dari struktur, berfungsi juga Kestabilan penahan tanah diperoleh terutama dari berat sendiri struktur dan berat tanah yang berada diatas pelat pondasi. Besar dan distribusi tekanan tanah pada dinding penahan tanah, sangat bergantung pada gerakan kearah tanah relative terhadap dinding. Rumusan Masalah Adapun rumusan masalah pada tugas akhir ini adalah bagaimana p r o s e s perhitungan tekanan pada tanah lateral dan stabilitas terhadap guling, geser, dan keruntuhan daya dukung. dinding penahan tanah? Page 3 eJounal Kurva S Jurnal Mahasiswa Volume 1. Nomor 1, 2017 Maksud Dan Tujuan Maksud dari studi ini adalah untuk merencanakan dinding penahan tanah agar dapat menahan tekanan dari tanah lateral. Dan bertujuan untuk dapat merencanakan struktur dinding penahan tanah. Manfaat Penelitian Manfaat penelitian tugas akhir ini adalah agar dapat merencanakan suatu bangunan dinding penahan tanah dengan metode Rankine dan Coulomb. Page 4 eJounal Kurva S Jurnal Mahasiswa Volume 1. Nomor 1, 2017 TINJAUAN PUSAKA Tanah Yang kita sebut dengan tanah adalah semua endapan alam yang berhubungan dengan teknik sipil. Endapan alam ini mencakup semua bahan dari tanah lempung (Cla. , sampai berangkal (Boulde. , dapat juga dikatakan tanah terdiri dari campuran-campuran meneral dengan atau tidak dengan kandungan bahan organik, butiran-butiran ini dapat dengan mudah dipisahkan dengan kocokan air. Kemiringan yang aman bagi suatu talud tergantung terutama pada kekuatan geser tanahnya. Kekuatan geser itu sendiri ditentukan oleh besarnya kohesi dan sudut geser dalam tanah, dan juga pengaruh dari kondisi pembebanan dan konsistensi tanah itu sendiri. Berdasarkan pengalaman dapat ditentukan bahwa umumnya kemiringan tanah 1 A : 1 cikup aman untuk lereng setinggi maksimal 7 meter pada semua jenis tanah. Seperti diketahui dalam mekanika tanah selalu dibedakan dua jenis tanah utama yaitu tanah kelempungan dimana kekuatan gesernya didapat dari kohesi, serta tanah kepasiran yang kekuatannya didapat dari gesekan antar butir dan dinyatakan oleh besarnya sudut geser dalam. Jenis-jenis tanah yang ada, terutama merupakan hasil sedimentasi . umumnya mudah dikategorikan sebagai kelempung atau kepasiran. Namun banyak pula jenis tanah yang sulit dikategorikan sebagai lempung atau pasir, jenis ini kebanyakan merupakan hasil produk pelapukan yang tidak ditranportasikan . anah resid. ataupun yang berpindah akibat gravitasi . Tanah jenis yang terakhir ini mengandung lempung, pasir dan bahkan masih mengandung pecahan batuan dari induknya, jenis inisering dijumpai didaerah perbukitan dan merupakan tanah yang rumit untuk ditangani. Page 5 eJounal Kurva S Jurnal Mahasiswa Volume 1. Nomor 1, 2017 Dinding Penahan Tanah Dikenal beberapa jenis dinding penahan tanah, yaitu : Dengan bahan kayu Biasanya digunakan pada bangunan yang tidak permanen, seperti bangunan perancah untuk penggalian pondasi, berbentang pendek, beban lateral yang dipikul cukup ringan. Jika digunakan pada konstruksi permanen, maka pengawetan bahan dan perlindungan bahan yang dipakai dari pelapukan harus benar-benar diperhatikan. Pemancangan kayu pekerjaan yang sulit, diperlukan topi pendorong. Pemancangan pada tanah keras atau mengandung kerikil cenderung memisahkan Namun material ini mempunyai kerugian yaitu masa pakai yang relatif Dengan bahan beton Material ini biasanya dipergunakan pada bangunan permanen, seperti turap yang bentangannya cukup panjang, keunutngan dari material ini antara lain, cepat dan mudah didapat, mudah dalam pengangkutan, mudah dibentuk sesuai dengan sturktur yang dikehendak dan juga tanah terhadap pengaruh cuaca. Adapun kerugian material ini adalah berat sendirinya yang cukup besar Dengan bahan Baja Material ini juga digunakan pada bangunan permanen yang mempunyai bentangan cukup panjang, meterial ini mempunyai keuntungan antara lain mempunyai berat yang relatif kecil, pelaksanaan pekerjaan lebih mudah dan praktis, dan mempunyai tingkat kekuatan yang baik. Adapun kerugian material jenis ini adalah tenggang waktu pemesanan serta adanya bahaya korosi. Page 6 eJounal Kurva S Jurnal Mahasiswa Volume 1. Nomor 1, 2017 METODE PENELITIAN Lokasi Penelitian Lokasi yang ditinjau sebagai bahan penelitian untuk penyusunan Tugas Akhir ini adalah penanganan longsoran pada ruas jalan di Kecamatan Sebulu STA 36 600 sampai dengan STA 36 650 yang berada di Kabupaten Kutai Kartanegara. Provinsi Kalimantan Timur. Waktu Penelitian Waktu penelitian dimulai dari bulan Maret sejak Surat Keputusan Dan waktu penelitian sekitar 5 bulan. Terhitung dari bulan Maret 2017 sampai bulan Juli 2017. Data Penelitian Data yang dimaksud adalah data-data pendukung dari lokasi kasus, yang nantinya akan menjadi acuan dalam menyelesaikan suatu kasus permasalahan, data-data tersebut antara lain : Data Primer Yaitu data yang didapat dari pihak-pihak terkait dengan penanganan permasalahan seperti Departemen Pekerjaan Umum dan Konsultan Perencana. Data tersebut berupa data tanah. Yaitu data sondir dan Data Sekunder Yaitu data-data yang dikumpulkan sendiri oleh penulis. Yang merupakan literatur-literatur terkait masalah tugasakhir ini. Metode Pengambilan Data Adapun teknik pengambilan data yang akan dilakukan untuk analisa konstruksi ini adalah data : Page 7 eJounal Kurva S Jurnal Mahasiswa Volume 1. Nomor 1, 2017 Data Primer : Data Topografi Data Topografi adalah data kondisi kontur tanah di lokasi penelitian yang di dapat dengan cara terjun langsung ke lapangan bersama konsultant perencana yang menangani kegiatan tersebut. Data Tanah Data tanah tersebut diambil dari hasil sondir yang didapat dari situasi di lapangan dan diolah di laboratorium. Data Sekunder : Data Literatur Data Literatur adalah data tinjauan pustaka yang berhubungan dengan teori mengenai dinding penahan tanah dan didapat dari buku-buku Metode Analisa Data Adapun metode untuk menganalisa data tersebut mengenai perencanaan sebuah struktur dinding penahan tanah pada ruas jalan Kecamatan Sebulu STA. 36 600 sampai dengan STA 36 650 Kabupaten Kutai Kartanegara diolah dengan melakukan perhitungan menggunakan metode Rankine dan Coulomb. Page 8 eJounal Kurva S Jurnal Mahasiswa Volume 1. Nomor 1, 2017 PEMBAHASAN Analisa Perhitungan Menganalisa data tanah dari laboratorium dengan menghitung rencana dimensi, stabilitas konstruksi, hingga perhitungan tiang pancang dinding penahan tanah tipe kantilever dan tipe menyandar dengan bantuan Microsoft excel. Stabilitas Guling Dari hasil kalkulasi program diperoleh nilai stabilitas terhadap penggulingan dinding penahan tanah tipe kantilever dan tipe menyandar. Stabilitas guling tipe kantilever dan menyandar: F guling Ou 1,5 = 4,707 Ou 1,5 F guling Ou 1,5 = 2,73 Ou 1,5 Stabilitas Geser Dari hasil kalkulasi program diperoleh nilai stabilitas terhadap pergeseran dinding penahan tanah tipe kantilever dan tipe menyandar. Stabilitas geser tipe kantilever dan menyandar: F geser Ou 1,5 = 1,380 < 1,5 Tidak Aman F geser Ou 1,5 = 0,673 < 1,5 Tidak Aman Page 9 eJounal Kurva S Jurnal Mahasiswa Volume 1. Nomor 1, 2017 Stabilitas Keruntuhan kapasitas daya dukung Dari hasil kalkulasi program diperoleh nilai stabilitas terhadap pergeseran dinding penahan tanah tipe kantilever dan tipe menyandar. Stabilitas geser tipe kantilever dan menyandar: = 6,471 > 3 (Ama. = 5,185 > 3 (Ama. Perhitungan Tiang Pancang - Hasil Analisa daya dukung tiang pancang tunggal tipe kantilever adalah 461,409 Dan daya dukung tiang pancamg kelompok adalah 28. 003,1 kN. Sehingga dibutuhkan 248 buah tiang pancang. - Hasil Analisa daya dukung tiang pancang tunggal tipe menyandar adalah 461,409 kN. Dan daya dukung tiang pancamg kelompok adalah 25. 639 kN. Sehingga dibutuhkan 168 buah tiang pancang. Page 10 eJounal Kurva S Jurnal Mahasiswa Volume 1. Nomor 1, 2017 DAFTAR PUSTAKA