Perbaikan Sifat Biologi Tanah Perkebunan Karet (Havea brasiliensi. Dengan Menggunakan Teknik Biopori Restoration Of The Biology Characteristics Soil Of Rubber Plantation (Havea brasiliensi. By Using The Biopori Technique Rina Maharany Program Studi Budidaya Perkebunan. STIPAP Medan. Jalan Willem Iskandar. Pancing Medan Estate 20000 E-mail : rina_maharany@stipap. ABSTRAK Perkiraan International Rubber Study Group (IRSG), diperkirakan akan terjadi kekurangan pasokan karet pada periode dua dekade ke depan. Untuk itu pemerintah telah menetapkan sasaran pengembangan produksi karet Indonesia sebesar 3 - 4 juta ton/tahun pada tahun 2025. Sasaran produksi tersebut hanya dapat dicapai apabila minimal 85% areal kebun karet . yang saat ini kurang produktif berhasil diremajakan dengan berbagai teknologi untuk meningkatkan produktivitas tanah serta menggunakan klon karet unggul. Lubang biopori merupakan lubang vertikal ke dalam tanah yang berfungsi meningkatkan laju peresapan air hujan. Penelitian ini dilaksanakan di lahan karet Desa Jaharun B Dusun V. Kecamatan Galang. Kabupaten Deli Serdang, pada bulan Februari sampai dengan Agustus 2017. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Non Faktorial dengan 4 perlakuan dosis serasah tanaman karet yaitu K1 : Kontrol. K2 : 3 kg. K3 : 3,5 kg. K4 : 4 kg. Perlakuan penambahan serasah karet secara biopori berpengaruh sangat nyata terhadap perbaikan sifat bioogi tanah untuk semua parameter pengamatan {(C-organik (%). N-total (%). C/N, dan total mikroba tana. } dengan penambahan serasah karet sebanyak 3,5 kg. Semakin banyak serasah tanaman karet yg diberikan kedalam tanah, maka dapat memperbaiki sifat kimia tanah kebun karet. Kata kunci : Biopori. Sifat Biologi Tanah. Produktivitas di Lahan Karet ABSTRACT The estimation of the International Rubber Study Group (IRSG) is estimated to be a lack of rubber supply in the period of the next two decades. For this reason, the government has set the target of developing Indonesian rubber production at 3-4 million tons/year by The production target can only be achieved if at least 85% of the currently less productive rubber plantation area is successfully rejuvenated with various technologies to improve soil productivity and using superior rubber clones. Biopori hole is a vertical hole into the ground to increase the rate of infiltration of This research was done in rubber land Jaharun B of village, sub district of Galang. Deli Serdang district, on Februari until Agustus 2017. This research was used Randomized Blok Design Non Factorial with 4 dose of rubber litter treatment is K1 : Control. K2 : 3 kg. K3 : 3. 5 kg. K4 : 4 kg. The addition of rubber litter treatment by biopori was able to repair the biology characteristic of soil for all parameters {(C-organic (%). N-total (%). C/N and amount of soil microbia. }with the addition of rubber litter is 3. 5 kg. The more given of rubber litter into the ground, it can to repair the chemical characteristic of soil in rubber plantation. Keyword : Biopori. Biology Charateristic of Soil. Productivity in Rubber Plantation pemerintah telah menetapkan sasaran PENDAHULUAN Produktivitas karet dalam negeri pengembangan produksi karet Indonesia . -800 kg/ha/t. angka ini relatif sebesar 3 - 4 juta ton/tahun pada tahun rendah dibandingkan dengan negara- Sasaran produksi tersebut hanya negara di Asia sebagai produsen karet dapat dicapai apabila minimal 85% areal . 800kg/ha/t. , kebun karet . yang saat ini kurang Malaysia . 200 kg/ha/t. dan India produktif berhasil diremajakan dengan . 0 kg/ha/t. Hal ini berbanding berbagai teknologi untuk meningkatkan terbalik dengan jumlah luasan areal produktivitas tanah serta menggunakan budidaya tanaman karet di Indonesia. klon karet unggul. Perkiraan International Rubber Study Secara Group Thailand (IRSG), kekurangan pasokan karet pada periode menopang tingkat kesuburannya, salah satunya adalah unsur biologi. Unsur Untuk ataupun dipengaruhi oleh banyak faktor seperti mengembangkan produktivitas tanaman jumlah mikroorganisme yang berada dalam tanah itu sendiri. Dewasa ini. METODE PENELITIAN banyak penelitian yang dilakukan untuk Penelitian dilaksanakan di lahan Desa Jaharun Dusun terhadap perubahan sifat biologi tanah. Kecamatan Galang. Kabupaten Deli yang pada intinya agar didapatkan Serdang, pada bulan Februari sampai dengan Agustus 2017. memang layak untuk dikembangkan Penelitian guna meningkatkan produktivitas tanah. Rancangan Acak Kelompok (RAK) Non Fungsi utama biopori sebagai ruang Faktorial, dengan 4 perlakuan dosis di dalam tanah adalah untuk tempat serasah tanaman karet yaitu : K1= udara dan air. Udara di dalam tanah Kontrol. K2 = 3 kg. K3 = 3,5 kg, dan K4 sangat diperlukan oleh tanaman dan = 4 kg, dengan 4 ulangan. Pengujian mikroorganisme tanah. Oksigen (O. parameter disusun pada daftar sidik digunakan akar tanaman dan organisme ragam dan dilakukan uji jarak berganda tanah untuk proses respirasi . Duncan dengan taraf 5% . CO2 tanah digunakan oleh mikroflora fotosintesa. N2 tanah digunakan oleh bakteri penambat N untuk meningkatkan lain-lain. Tahapan penelitian dilaksanakan sebagai berikut : C Pembuatan lubang biopori o Tanah Sementara air di dalam tanah sangat sampai dengan kedalaman A diperlukan sebagai pelarut unsur hara, 100 cm dari atas permukaan diserap akar untuk berbagai proses . mengendalikan suhu tanah (Rauf, 2. Berdasarkan o Setelah itu isi lubang biopori karet sedikit demi sedikit, maka penelitian tentang perbaikan sifat menggunakan kayu pemukul tanah kebun karet dengan menggunakan hingga lubang biopori terisi teknik biopori perlu dilakukan sebagai penuh oleh bahan organik. salah satu bentuk informasi ilmiah dalam o Tutup lubang biopori dengan terdekomposisi/matang (A3 bulan setelah aplikasi bahan organi. Parameter pemberian tanda pada lubang penelitian ini adalah C-organik (%). N- biopori yang akan diamati. total (%). C/N, dan total mikroba tanah Pengamatan sifat-sifat . ram tana. setelah 1 bulan penempatan serasah pada lubang biopori. HASIL DAN PEMBAHASAN Berdasarkan laboratorium diperoleh nilai pengamatan C Pengambilan sampel tanah Pengambilan sampel tanah yang untuk setiap parameter biologi tanah masing-masing yang diamati pada masing-masing dosis serasah yang berbeda seperti yang Dalam teknik biopori terlihat pada Tabel 1 : ini, sampel tanah di ambil pada Tabel 1. Pengaruh Pemberian Dosis Serasah Karet Terhadap Sifat Biologi Tanah Kebun Karet. C-organik N-total Total C/N Mikroba Perlakuan (Gram tana. (%) 1,62c 0,13b 12,53d 7,51 bc 1,72bc 0,09d 19,11a 6,53 c 1,84ab 0,14a 13,14c 8,00 a 1,92a 0,12c 15,91b 7,53 b Ket : Angka-angka yang diikuti oleh huruf yang sama pada kolom yang sama untuk setiap perlakuan tidak berbeda nyata menurut uji jarak berganda Duncan pada taraf 5%. Pengaruh perlakuan pemberian serasah karet terhadap C-organik tanah, juga disajikan dalam bentuk diagram (Gambar . 1,95 1,90 C-organik Tanah (%) 1,85 1,80 1,75 1,70 1,65 1,60 1,55 1,50 1,45 Dosis Serasah Karet . Gambar 1. Pengaruh Pemberian Serasah Karet Terhadap C-organik Tanah Di Kebun Karet Tabel dalam kategori rendah. Hal ini didukung menunjukkan bahwa pada perlakuan oleh pendapat Badan Penelitian dan dosis serasah dapat meningkatkan C- Pengembangan organik tanah. Pada perlakuan dosis . berdasarkan kriteria penilaian serasah kontrol (K. C-organik tanah sifat kimia tanah secara umum bahwa 62%, pada perlakuan dosis nilai C-organik termasuk dalam kategori serasah 3 kg (K. C-organik tanah rendah . Ae2%). Sama halnya menurut 72%, pada perlakuan dosis Hardjowigeno 5 kg (K. C-organik tanah dikatakan rendah jika berkisar antara 84%, pada perlakuan dosis 1,00-2,00. Menurut Hanafiah . , serasah 4 kg (K. C-organik tanah bahwa tanah yang mengandung C- meningkat menjadi 1. Semakin tinggi dosis serasah yang diberikan jumlah cacing tanah yang dijumpai ketanah dengan metoda biopori, nilai C- Pada dasarnya cacing tanah organik tanah juga akan semakin tinggi. dapat berkembangbiak pada tanah yang Penambahan Gambar sebanyak 4 kg pada perlakuan K4 peningkatan C-organik yang termasuk Pertanian . Kementan C-organik subur dengan kandungan unsur hara yang tinggi. Indriani . bahwa dengan pemberian bahan organik berupa kompos dapat meningkatkan kandungan C- organik tanah. Arifiati Peningkatan kandungan C-organik dapat pula disebabkan oleh jumlah mikroorganisme yang mendekomposisi C-organik bahan organik tersebut relatif banyak. C-organik Perbedaan nilai bahan organik Produk dikarenakan adanya pengaruh dalam dekomposisi oleh mikroba tanah. pembentukan sel tubuhnya. menggunakan bahan organik sebagai C-organik Pengaruh perlakuan pemberian serasah karet terhadap N-total tanah. Sama halnya menurut Hardjowigeno juga disajikan dalam bentuk diagram . yang menyatakan bahwa, pupuk (Gambar . organik seperti halnya kompos dapat 0,16 N-total Tanah (%) 0,14 0,12 0,10 0,08 0,06 0,04 0,02 0,00 Dosis Serasah Karet . Gambar 2. Pengaruh Pemberian Serasah Karet Terhadap N-total Tanah Di Kebun Karet Tabel Gambar perlakuan dosis serasah 3. 5 kg (K. N- menunjukkan bahwa pada perlakuan dosis serasah dapat meningkatkan N- perlakuan dosis serasah 4 kg (K. N-total total tanah. Pada perlakuan dosis serasah kontrol (K. N-total tanah adalah 0. serasah karet sebanyak 3. 5 kg pada pada perlakuan dosis serasah 3 kg (K. perlakuan K3 berpengaruh sangat nyata N-total tanah menjadi 0. 09%, pada Penambahan N-total termasuk dalam kategori rendah. Hal ini disebabkan oleh perubahan nitrogen Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian anorganik (N-amonium dan N-nitra. Kementan . berdasarkan kriteria serta adanya aktifitas organisme berupa penilaian sifat kimia tanah secara umum bahwa nilai N-total termasuk dalam kategori rendah . 1Ae0. 2%). Isaac dan Pengaruh perlakuan pemberian Achuthan . menyebutkan bahwa serasah karet terhadap C/N tanah, juga penurunan kandungan N-total dalam sampah daun yang dikomposkan, dapat (Gambar . 25,00 C/N Tanah 20,00 15,00 10,00 5,00 0,00 Dosis Serasah Karet . Gambar 3. Pengaruh Pemberian Serasah Karet Terhadap C/N Tanah Di Kebun Karet C/N Tabel Gambar perlakuan dosis serasah 3. 5 kg (K. C/N menunjukkan bahwa pada perlakuan tanah menjadi 13. 14, pada perlakuan dosis serasah dapat meningkatkan C/N dosis serasah 4 kg (K. C/N tanah Pada perlakuan dosis serasah kontrol (K. C/N tanah adalah 12. Notohadiprawiro . nisbah C/N pada perlakuan dosis serasah 3 kg (K. berguna sebagai penanda kemudahan Menurut perombakan bahan organik dan kegiatan CO2 mikroorganisme tanah. indikator kecepatan dekomposisi. Penambahan Faktor keragaman dan jumlah sebanyak 3 kg pada perlakuan K2 mikroorganisme didalam tanah juga menjadi penentu tingginya rasio C/N. peningkatan C/N yang termasuk dalam Cacing tanah bersama dengan organisme kategori tinggi. Hal ini didukung oleh mikroskopik seperti fungi, bakteri dan Badan Pengembangan Penelitian Pertanian Kementan pengurangan rasio C/N dari bahan . berdasarkan kriteria penilaian organik (Aprianis, 2. Hal ini sangat sifat kimia tanah secara umum bahwa nilai C/N termasuk dalam kategori tinggi organik tanah. Disini terlihat jelas bahwa . Rasio hal produksi bahan C/N peranan penting dalam hal kesuburan dilokasi penelitian mempunyai tingkat tanah, karena lubang biopori merupakan pelapukan yang sempurna, sehingga tempat kondusif untuk perkembangan unsur-unsur diperlukan tanaman juga tersedia secara kelembaban dan ketersediaan makanan Soepardi . menyatakan pada permukaan tanah mikroorganisme dalam tanah. Proses Pengaruh perlakuan pemberian dekomposisi akan menghasilkan CO2 serasah karet terhadap total mikroba pada kondisi aerasi yang baik, sehingga dalam tanah, juga disajikan dalam bentuk diagram (Gambar . Total Mikroba Dalam Tanah . r/tana. 9,00 8,00 7,00 6,00 5,00 4,00 3,00 2,00 1,00 0,00 Dosis Serasah Karet . Gambar 4. Pengaruh Pemberian Serasah Karet Terhadap Total Mikroba Dalam Tanah Di Kebun Karet Tabel mikroorganisme di dalam tanah. Hal ini menunjukkan bahwa pada perlakuan disebabkan karena adanya pengaruh dari dosis serasah dapat meningkatkan total penambahan serasah kakao sebagai salah mikroba dalam tanah. Pada perlakuan satu nutrisi bagi keberlangsungan hidup dosis serasah kontrol (K. total mikroba dalam tanah adalah 7. 51 x 107, pada dengan Brady . , yang menyatakan perlakuan dosis serasah 3 kg (K. total bahwa dengan menambahkan bahan mikroba dalam tanah menjadi 6. 53 x 10 , organik kedalam tanah sangat besar pada perlakuan dosis serasah 3. 5 kg (K. total mikroba dalam tanah menjadi 8. mikroba/cacing x 107, pada perlakuan dosis serasah 4 kg Keberadaan (K. total mikroba dalam tanah menjadi meningkatkan kesuburan tanah, karena 53 x 107. melalui aktifitasnya di tanah dapat Penambahan Gambar tanah/mikroba Sesuai memperbaiki sifat fisik dan kimia tanah. 5 kg pada perlakuan K3 Secara memperbaiki tekstur tanah, aerase dan peningkatan total mikroba dalam tanah. drainase, sedangkan secara kimia cacing Adanya bahan organik yang dimasukkan tanah melalui mekanisme pencernaannya ke dalam tanah dengan teknik biopori yang mengeluarkan kotoran . di tanah, dapat meningkatkan ketersediaan unsur hara bagi tanaman. Keberadaan yang dapat membantu meningkatkan cacing tanah pada suatu habitat dapat kadar O2 di dalam tanah, sehingga akan dijadikan sebagai bioindikator kualitas tanah atau tingkat kesuburan tanah dekomposisi bahan organik. Akhirnya, (Paoletti et al. , 2. Cacing tanah jumlah pori - pori berperan sebagai bioamelioran . asad akan meningkatkan hayati penyubur dan penyehat tana. terutama melalui kemampuannya dalam pertukaran oksigen (O. pada tanah. tanah dan memperbaiki sifat-sifat tanah, seperti ketersediaan hara, dekomposisi bahan organik sehingga mampu meningkatkan KESIMPULAN produktivitas tanah (Hanafiah, 2. Selain beberapa fungsi tersebut Perlakuan penambahan serasah karet diatas, ternyata peranan bahan organik secara biopori berpengaruh sangat nyata terhadap perubahan sifat biologi tanah terhadap perbaikan sifat biologi tanah untuk semua parameter pengamatan {C- organik (%). N-total (%). C/N, dan total berbagai mikroorganisme tanah. Hal ini mikroba tana. dengan penambahan dikarenakan jumlah organismenya yang serasah karet sebanyak 3,5 kg. Semakin banyak dan beragam, serta pasokan udara untuk mereka juga terjaga secara diberikan kedalam tanah, maka dapat (Afifson, memperbaiki sifat kimia tanah kebun Bahan mikroorganisme . ungi, aktinomicetes. Dengan SARAN ditambahkannya bahan organik ke dalam Dalam usaha perbaikan sifat tanah kebun tanah tidak hanya jutaan mikroorganisme dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mikroorganisme yang ada dalam tanah kemiringan lahan yang berbeda dalam (Setyorini et al, 2. dengan teknik tanaman karet. Dengan penerapan teknik biopori di lahan pertanian, maka akan terbentuk DAFTAR PUSTAKA