ISTISMAR : Jurnal Kajian. Penelitian Ekonomi dan Bisnis Islam Vol. 8 No. 2 Desember 2025 PENGARUH FITUR SYARIAH DAN KEPERCAYAAN TERHADAP KEPUASAN MAHASISWA EKONOMI SYARIAH DI SUMENEP DALAM MENGGUNAKAN BYOND BY BSI Akhmad Baidhowi1. Nur Hasan Zaifullah2 Universitas Annuqayah Sumenep akhmadbaidhowi03@gmail. com, nurhasanzaifullah@gmail. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh fitur syariah dan kepercayaan terhadap kepuasan mahasiswa Ekonomi Syariah di Sumenep dalam menggunakan aplikasi Byond by BSI. Latar belakang penelitian berangkat dari perkembangan digitalisasi layanan perbankan syariah yang semakin meluas, namun masih dihadapkan pada persoalan literasi, inklusi, dan kepuasan pengguna. Aplikasi Byond by BSI hadir sebagai inovasi layanan digital yang mengintegrasikan prinsip-prinsip syariah ke dalam berbagai fitur, sehingga penting untuk ditelaah relevansinya terhadap kepuasan mahasiswa sebagai generasi digital native yang kritis terhadap nilai keislaman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer melalui kuesioner kepada mahasiswa Ekonomi Syariah yang telah menggunakan aplikasi Hasil penelitian menunjukkan bahwa fitur syariah berperan penting dalam menciptakan kenyamanan transaksi sesuai nilai Islam, sementara kepercayaan menjadi faktor fundamental yang memperkuat penerimaan dan kepuasan pengguna. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis bagi pengembangan literatur kepuasan nasabah serta implikasi praktis bagi BSI dalam memperkuat strategi layanan berbasis syariah yang relevan dengan kebutuhan generasi muda. Kata kunci: Fitur Syariah. Kepercayaan. Kepuasan Mahasiswa. Perbankan Digital. Ekonomi Syariah. Abstract: This study aims to analyze the influence of sharia features and trust on the satisfaction of Islamic Economics students in Sumenep when using the Byond by BSI The research background is based on the rapid growth of digitalization in Islamic banking services, which still faces challenges in terms of literacy, inclusion, and user Byond by BSI is introduced as an innovative digital platform that integrates sharia principles into various features, making it important to examine its relevance to student satisfaction as digital natives who are critical of Islamic values. This research applies a quantitative approach using primary data collected through questionnaires distributed to students who have used the application. The findings reveal that sharia features play an essential role in creating transactional convenience aligned with Islamic values, while trust acts as a fundamental factor that strengthens acceptance and The study contributes theoretically to the literature on customer satisfaction and provides practical implications for BSI in strengthening sharia-based service strategies relevant to the needs of young generations. Keywords: Sharia features. Trust. Student satisfaction. Digital banking. Islamic Economics. ISTISMAR : Jurnal Kajian. Penelitian Ekonomi dan Bisnis Islam Vol. 8 No. 2 Desember 2025 Pendahuluan Perkembangan menghadirkan transformasi signifikan di sektor jasa keuangan global. Digitalisasi memungkinkan proses transaksi berlangsung lebih cepat, efisien, dan fleksibel sehingga mampu menjangkau berbagai segmen masyarakat tanpa dibatasi ruang dan waktu (Kusnanto et al. , 2. Laporan McKinsey menunjukkan bahwa lebih dari 65% aktivitas transaksi perbankan di tingkat global telah beralih ke kanal digital, yang mencerminkan semakin besarnya ketergantungan masyarakat terhadap layanan keuangan berbasis teknologi (Riswanto et al. , 2. Kondisi tersebut menuntut institusi keuangan, termasuk perbankan syariah, untuk terus berinovasi agar tetap relevan dan kompetitif di era digital, sembari tetap mempertahankan prinsip-prinsip syariah yang menjadi landasan fundamental Indonesia sebagai negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia, kehadiran perbankan syariah memiliki potensi besar untuk berkembang (Kurnialis et al. , 2. Namun demikian, tantangan masih dihadapi terutama terkait tingkat literasi dan inklusi keuangan syariah. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat bahwa indeks literasi keuangan syariah baru mencapai 12,88 persen, sedangkan tingkat inklusi keuangan syariah hanya 39,11%, jauh tertinggal dibandingkan dengan sektor perbankan konvensional (Rafiuddin et al. Rendahnya literasi dan inklusi tersebut menunjukkan bahwa potensi besar perbankan syariah belum sepenuhnya termanfaatkan secara optimal, khususnya dalam aspek pemanfaatan layanan digital. Sebagai respon terhadap dinamika tersebut. Bank Syariah Indonesia (BSI) yang merupakan hasil penggabungan tiga bank syariah pada tahun 2021, meluncurkan Byond by BSI pada November 2024. Aplikasi ini diposisikan sebagai super-app syariah pertama di Indonesia yang menghadirkan layanan keuangan terintegrasi berbasis digital dengan prinsip syariah (Batubara & Anggraini. Kehadiran Byond melanjutkan keberhasilan aplikasi sebelumnya, yakni ISTISMAR : Jurnal Kajian. Penelitian Ekonomi dan Bisnis Islam Vol. 8 No. 2 Desember 2025 BSI Mobile, yang pada Juni 2024 telah digunakan oleh 7,12 juta nasabah dengan pertumbuhan mencapai 33,9% secara tahunan. Sepanjang periode Januari hingga Juni 2024. BSI Mobile mencatat lebih dari 247,5 juta transaksi digital dengan total nilai Rp299 triliun (Guna, 2. Fakta ini menunjukkan bahwa digitalisasi layanan perbankan syariah telah memberikan kontribusi signifikan terhadap kinerja industri, sekaligus menegaskan bahwa arah perkembangan perbankan syariah Indonesia tidak dapat dilepaskan dari inovasi berbasis teknologi. Namun demikian, di balik pertumbuhan positif tersebut terdapat sejumlah permasalahan yang perlu dicermati secara kritis. Pertama, meskipun jumlah pengguna aplikasi digital BSI terus mengalami peningkatan, tingkat kepuasan pengguna tidak selalu berbanding lurus dengan pertumbuhan jumlah nasabah (S. Susanti et al. , 2. Berbagai keluhan terkait performa aplikasi seperti lambatnya akses, terjadinya error sistem, hingga keterbatasan integrasi fitur syariah kerap muncul di kalangan pengguna. Kedua, meskipun fitur syariah seperti zakat, infaq, shadaqah, jadwal shalat, dan cicil emas telah tersedia, pertanyaan mendasar yang muncul adalah sejauh mana fitur-fitur tersebut benar-benar relevan dan memberikan nilai tambah bagi segmen pengguna muda, khususnya mahasiswa, yang pada umumnya lebih mengutamakan kepraktisan transaksi, keamanan data, serta transparansi akad. Hal ini menandakan adanya kebutuhan untuk menelaah hubungan antara fitur syariah dan kepercayaan dengan kepuasan pengguna aplikasi Byond by BSI. Penelitian-penelitian terdahulu telah banyak menyoroti faktor-faktor yang memengaruhi perilaku nasabah dalam menggunakan layanan digital perbankan syariah. Triyanti et al. , menemukan bahwa kepercayaan nasabah berpengaruh signifikan terhadap kepuasan dan loyalitas pengguna mobile banking syariah. Penelitian lain oleh Salman . , menunjukkan bahwa fitur syariah memberikan kontribusi positif terhadap minat penggunaan layanan digital bank syariah. Sebagian besar penelitian terdahulu lebih berfokus pada minat . ntention to us. dan loyalitas nasabah, sementara penelitian yang secara spesifik mengkaji ISTISMAR : Jurnal Kajian. Penelitian Ekonomi dan Bisnis Islam Vol. 8 No. 2 Desember 2025 kepuasan pengguna, khususnya mahasiswa sebagai generasi digital native, masih Padahal, mahasiswa Ekonomi Syariah merupakan kelompok strategis karena mereka tidak hanya memiliki tingkat adaptasi teknologi yang tinggi, tetapi juga memiliki pemahaman dasar mengenai prinsip-prinsip syariah. Dengan demikian, meneliti persepsi dan kepuasan mahasiswa terhadap aplikasi Byond by BSI dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai kualitas implementasi digitalisasi perbankan syariah. Berdasarkan uraian tersebut, penelitian mengenai pengaruh fitur syariah dan kepercayaan terhadap kepuasan mahasiswa Ekonomi Syariah di Kabupaten Sumenep dalam menggunakan Byond by BSI menjadi penting untuk dilakukan. Penelitian ini diharapkan tidak hanya memberikan kontribusi akademik melalui pengayaan literatur mengenai kepuasan pengguna aplikasi perbankan syariah, tetapi juga memberikan kontribusi praktis bagi Bank Syariah Indonesia dalam mengembangkan strategi peningkatan kualitas layanan digital yang relevan dengan kebutuhan generasi muda, sehingga mampu memperkuat kepuasan sekaligus loyalitas pengguna pada masa mendatang. Metode Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik Data yang digunakan merupakan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner tertutup kepada mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah di Kabupaten Sumenep yang menjadi responden penelitian. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan kriteria mahasiswa aktif yang telah menggunakan aplikasi Byond by BSI minimal selama tiga bulan, sehingga sampel benar-benar mewakili populasi sasaran. Instrumen penelitian berupa kuesioner dengan skala Likert lima poin yang dirancang untuk mengukur variabel fitur syariah, kepercayaan, dan kepuasan pengguna. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan analisis regresi linier berganda guna mengetahui besarnya pengaruh fitur syariah dan kepercayaan terhadap kepuasan mahasiswa pengguna aplikasi Byond by BSI (Istiqomah, 2. ISTISMAR : Jurnal Kajian. Penelitian Ekonomi dan Bisnis Islam Vol. 8 No. 2 Desember 2025 Hasil dan Pembahasan Uji Regresi Linear Berganda Berdasarkan hasil uji linear berganda, didapatkan persamaan sebagai Y = 7,945 0,262X1 0,430X2 Dari persamaan di atas, dapat diartikan bahwa: Koefesien 0,262, artinya kenaikan 1 unit pada nilai X1 menambah nilai Y sebesar 0,262. Koefesien 0,430, artinya kenaikan 1 unit pada nilai X2 menambah nilai Y sebesar 0,430. Konstanta 7,945, artinya jika X1 dan X2 = 0, maka nilai Y adalah 7,945. Dalam penelitian ini, pengujian hipotesis dilakukan menggunakan Uji t (Uji Parsia. dan Uji F (Uji Simulta. Uji parsial dan uji simultan dianggap diterima apabila: Tingkat Signifikasi < 0,05. Apabila t hitung > t tabel, dengan artian t hitung lebih besar dari t tabel. Apabila F hitung > F tabel, dengan artian F hitung lebih besar dari F tabel. Tabel 1 Uji t (Parsia. Variabel Independent Fitur Syariah Kepercayaan t hitung t tabel Sig. Kesimpulan 2,673 3,573 1,66412 1,66412 f = 80 = 0,05 0,009 0,001 Diterima Diterima (Sumber : data diolah, 2. Berdasarkan hasil uji T pada tabel 1, dapat diketahui bahwa variabel Fitur Syariah memiliki nilai t hitung sebesar 2,673 lebih besar dari t tabel . ,66. dengan nilai signifikansi 0,009 < 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa Fitur Syariah berpengaruh signifikan terhadap kepuasan mahasiswa Ekonomi Syariah di Sumenep dalam menggunakan Byond by BSI. Sementara itu, variabel Kepercayaan memiliki nilai t hitung sebesar 3,573 lebih besar dari t tabel ISTISMAR : Jurnal Kajian. Penelitian Ekonomi dan Bisnis Islam Vol. 8 No. 2 Desember 2025 . ,66. dengan nilai signifikansi 0,001 < 0,05, yang berarti Kepercayaan juga berpengaruh signifikan terhadap kepuasan mahasiswa dalam menggunakan aplikasi tersebut. Tabel 2 Uji F (Simulta. F hitung F tabel 18,287 3,111 df (N. = 2 df (N. = 80 Probabilitas = 0,05 Sig. 0,000 Adjusted R Square 0,297 (Sumber : data diolah, 2. Berdasarkan hasil uji F pada tabel 2, diperoleh nilai F hitung sebesar 18,287 yang lebih besar dari F tabel sebesar 3,111 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa secara simultan variabel independen yaitu Fitur Syariah dan Kepercayaan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan mahasiswa Ekonomi Syariah di Sumenep dalam menggunakan Byond by BSI. Dengan kata lain, model regresi yang digunakan layak untuk menjelaskan hubungan antara variabel independen dengan variabel dependen. Selain itu, nilai Adjusted R Square sebesar 0,297 mengindikasikan bahwa kedua variabel independen mampu menjelaskan variasi kepuasan mahasiswa sebesar 29,7%, sedangkan sisanya 70,3% dijelaskan oleh faktor lain di luar penelitian ini. Pengaruh Fitur Syariah terhadap Kepuasan Mahasiswa Ekonomi Syariah di Sumenep dalam Menggunakan Byond By BSI Berdasarkan hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa fitur syariah berpengaruh signifikan terhadap kepuasan mahasiswa Ekonomi Syariah di Sumenep dalam menggunakan aplikasi Byond by BSI. Hal ini menunjukkan bahwa keberadaan fitur syariah bukan sekadar pelengkap, melainkan menjadi faktor penting yang memengaruhi tingkat kenyamanan dan kepuasan pengguna, khususnya mahasiswa yang memiliki latar belakang pendidikan ekonomi Islam (Mundir et al. , 2. Secara teori, kepuasan pengguna dalam perspektif ekonomi Islam tidak hanya diukur dari kemudahan dan manfaat fungsional, tetapi juga ISTISMAR : Jurnal Kajian. Penelitian Ekonomi dan Bisnis Islam Vol. 8 No. 2 Desember 2025 dari kesesuaian dengan prinsip-prinsip syariah seperti keadilan . l-Aoad. , keterhindaran dari riba, serta transparansi . l-shafafiyya. (Widianingrum. Ketika sebuah produk keuangan digital mampu menghadirkan layanan yang sejalan dengan nilai-nilai tersebut, maka hal itu akan meningkatkan tingkat penerimaan dan kepuasan pengguna. Penelitian terdahulu juga mendukung temuan ini. Beberapa studi menyebutkan bahwa fitur berbasis syariah dalam layanan perbankan digital menjadi faktor kunci dalam membentuk loyalitas dan kepuasan nasabah, khususnya di kalangan generasi muda muslim yang semakin kritis terhadap kesesuaian syariah dalam praktik keuangan modern. Penelitian Susanti . , menemukan bahwa implementasi prinsip syariah dalam produk digital perbankan berkontribusi signifikan terhadap meningkatnya kepercayaan dan kepuasan pengguna. Demikian pula, penelitian Lestari et al. , menegaskan bahwa kemudahan fitur syariah dapat memperkuat minat mahasiswa dalam menggunakan layanan perbankan syariah karena mereka merasa aktivitas keuangannya sesuai dengan keyakinan agama. Implikasi dari temuan ini cukup penting. Bagi pihak BSI, penguatan fitur syariah dalam aplikasi Byond dapat dijadikan strategi utama dalam meningkatkan kepuasan sekaligus loyalitas mahasiswa sebagai segmen pasar Dengan semakin meningkatnya literasi keuangan syariah di kalangan generasi muda, fitur yang tidak hanya praktis tetapi juga sesuai prinsip syariah akan menjadi value proposition yang membedakan BSI dari kompetitor Secara akademis, hasil penelitian ini mempertegas relevansi teori ekonomi Islam yang menekankan pada kepuasan bukan hanya dari aspek material, tetapi juga dari aspek spiritual dan moral, sehingga praktik ekonomi dapat berjalan seimbang sesuai maqashid al-syariah. ISTISMAR : Jurnal Kajian. Penelitian Ekonomi dan Bisnis Islam Vol. 8 No. 2 Desember 2025 Pengaruh Kepercayaan terhadap Kepuasan Mahasiswa Ekonomi Syariah di Sumenep dalam Menggunakan Byond By BSI Berdasarkan hasil penelitian, dapat dipahami bahwa kepercayaan memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan mahasiswa Ekonomi Syariah di Sumenep dalam menggunakan aplikasi Byond by BSI. Kepercayaan di sini mencakup keyakinan mahasiswa terhadap integritas, kejujuran, dan komitmen BSI dalam memberikan layanan sesuai dengan prinsip syariah (Vivi et al. , 2. Dalam perspektif ekonomi Islam, kepercayaan merupakan pilar penting dalam interaksi muamalah. Al-QurAoan menekankan pentingnya amanah dan kejujuran dalam setiap transaksi, sebagaimana dalam QS. An-Nisa ayat 58 yang memerintahkan untuk menunaikan amanat kepada yang berhak (Armi et al. Jika lembaga keuangan mampu menjaga amanah dan menegakkan prinsip syariah dalam layanan digitalnya, maka hal itu akan memperkuat kepuasan pengguna secara lahir dan batin. Temuan ini sejalan dengan berbagai penelitian terdahulu yang menunjukkan bahwa kepercayaan merupakan determinan utama dalam meningkatkan kepuasan dan loyalitas nasabah, khususnya di sektor perbankan Penelitian Faris & Winario . , menegaskan bahwa kepercayaan terhadap kepatuhan bank syariah pada prinsip Islam mendorong kepuasan pengguna karena mereka merasa terjamin dari praktik yang merugikan, seperti riba atau gharar. Penelitian Aminah et al. , juga menyatakan bahwa semakin tinggi tingkat kepercayaan mahasiswa terhadap konsistensi lembaga perbankan dalam menjalankan nilai-nilai syariah, semakin besar pula kepuasan mereka dalam menggunakan layanan digital. Implikasi dari temuan ini adalah bahwa BSI perlu terus memperkuat citra dan praktiknya sebagai lembaga yang amanah, transparan, dan konsisten dalam menjalankan prinsip syariah. Hal ini dapat dilakukan melalui peningkatan literasi keuangan syariah, penyediaan informasi yang jelas mengenai akad yang digunakan, serta membangun komunikasi yang baik dengan pengguna. Bagi mahasiswa, keberadaan aplikasi Byond yang dipercaya sesuai syariah bukan ISTISMAR : Jurnal Kajian. Penelitian Ekonomi dan Bisnis Islam Vol. 8 No. 2 Desember 2025 hanya memenuhi kebutuhan praktis dalam transaksi digital, tetapi juga menghadirkan ketenangan spiritual karena aktivitas finansial mereka tidak bertentangan dengan keyakinan agama. Dengan demikian, kepercayaan bukan hanya menjadi faktor teknis dalam kepuasan, melainkan juga menjadi manifestasi nilai maqashid al-syariah, yaitu menjaga harta . ifz al-ma. dan menjaga agama . ifz al-di. (Arifa et al. , 2. Pengaruh Simultan Fitur Syariah dan Kepercayaan terhadap Kepuasan Mahasiswa Ekonomi Syariah di Sumenep dalam Menggunakan Byond By BSI Berdasarkan hasil penelitian, terbukti bahwa fitur syariah dan kepercayaan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan mahasiswa Ekonomi Syariah di Sumenep dalam menggunakan aplikasi Byond by BSI. Hal ini menunjukkan bahwa kepuasan mahasiswa tidak hanya dipengaruhi oleh keberadaan fitur yang sesuai prinsip syariah, tetapi juga oleh tingkat BSI mengimplementasikan layanan syariah secara digital (Lainufar & Hana, 2. Dengan demikian, kepuasan mahasiswa merupakan hasil sinergi antara faktor . emudahan psikologis-spiritual . epercayaan terhadap amanah dan kepatuhan syaria. Secara teori ekonomi Islam, hasil ini relevan dengan konsep maslahah dan maqashid al-syariah. Kepuasan pengguna tidak hanya lahir dari manfaat material yang diperoleh, tetapi juga dari keyakinan bahwa aktivitas keuangan mereka sejalan dengan nilai-nilai Islam, sehingga menghadirkan ketenangan batin (Kumaladewi, n. Al-QurAoan menekankan bahwa transaksi keuangan harus dilakukan dengan adil, jujur, dan tanpa praktik yang merugikan (QS. Al-Baqarah: 275 tentang larangan rib. Ketika sebuah aplikasi perbankan syariah mampu menghadirkan fitur yang sesuai syariat sekaligus menjaga amanah, maka tercipta keseimbangan antara aspek duniawi dan ukhrawi dalam kepuasan pengguna (Ramdhan, 2. ISTISMAR : Jurnal Kajian. Penelitian Ekonomi dan Bisnis Islam Vol. 8 No. 2 Desember 2025 Temuan ini konsisten dengan penelitian-penelitian terdahulu. Penelitian Ansori & Mubarok . , menyebutkan bahwa kombinasi antara kualitas layanan berbasis syariah dan tingkat kepercayaan terhadap lembaga keuangan menjadi faktor dominan yang membentuk kepuasan dan loyalitas nasabah. Penelitian NursyafaAoah . , juga menegaskan bahwa mahasiswa atau generasi muda muslim lebih memilih layanan digital syariah ketika mereka merasa yakin akan kehalalan fitur yang tersedia serta percaya pada reputasi lembaga penyedia. Dengan demikian, kepuasan yang muncul tidak hanya bersifat pragmatis, tetapi juga ideologis dan emosional. Implikasi praktis dari hasil ini adalah bahwa BSI perlu terus mengembangkan aplikasi Byond tidak hanya dengan memperkaya fitur syariah, tetapi juga dengan menjaga dan meningkatkan kepercayaan publik. Transparansi dalam akad, edukasi keuangan syariah, serta peningkatan keamanan transaksi digital menjadi kunci dalam mempertahankan kepuasan mahasiswa sebagai Bagi mahasiswa Ekonomi Syariah, aplikasi yang secara simultan menawarkan fitur sesuai prinsip Islam dan dikelola oleh lembaga yang terpercaya akan menjadi sarana penting untuk bertransaksi sekaligus memperkuat keyakinan dalam praktik keuangan Islami. Dengan demikian, keberhasilan BSI tidak hanya diukur dari sisi kepuasan pelanggan, tetapi juga dari kontribusinya dalam membangun ekosistem ekonomi syariah yang Kesimpulan Hasil penelitian menunjukkan bahwa fitur syariah dan kepercayaan memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan mahasiswa Ekonomi Syariah di Sumenep dalam menggunakan aplikasi Byond by BSI. Kepuasan mahasiswa tidak hanya dipengaruhi oleh keberadaan fitur yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah, tetapi juga oleh keyakinan mereka terhadap konsistensi dan amanah BSI dalam menerapkan layanan keuangan berbasis syariah. Secara simultan, kedua faktor tersebut terbukti berperan penting dalam meningkatkan kenyamanan. ISTISMAR : Jurnal Kajian. Penelitian Ekonomi dan Bisnis Islam Vol. 8 No. 2 Desember 2025 penerimaan, serta kepuasan pengguna terhadap aplikasi perbankan digital Meskipun memberikan temuan yang jelas, penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan. Pertama, objek penelitian hanya difokuskan pada mahasiswa Ekonomi Syariah di Kabupaten Sumenep sehingga hasilnya belum tentu dapat digeneralisasi untuk kelompok masyarakat lain dengan latar belakang berbeda. Kedua, penelitian hanya menyoroti dua variabel, yakni fitur syariah dan kepercayaan, padahal faktor lain seperti kualitas layanan digital, keamanan sistem, maupun literasi keuangan syariah juga berpotensi memengaruhi kepuasan pengguna. Selain itu, penggunaan metode survei dengan kuesioner tertutup mungkin membatasi ruang responden untuk mengungkapkan pengalaman secara lebih mendalam. Namun demikian, penelitian ini memiliki sejumlah kelebihan. Pertama, penelitian ini berkontribusi secara akademik dengan memperkaya literatur mengenai kepuasan pengguna aplikasi perbankan syariah digital, khususnya dari perspektif mahasiswa sebagai generasi digital native yang kritis terhadap kesesuaian syariah. Kedua, penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi BSI dalam merancang strategi penguatan fitur syariah dan menjaga kepercayaan publik sebagai faktor utama untuk meningkatkan loyalitas pengguna. Ketiga, penelitian ini relevan dengan pengembangan ekonomi syariah karena mampu menghubungkan teori ekonomi Islam, seperti konsep maqashid al-syariah dan prinsip amanah, dengan praktik digitalisasi layanan perbankan modern. DAFTAR PUSTAKA