Jurnal El-TaAodib Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Bengkulu Volume. 05 Nomor. 02 Desember 2025 E-ISSN: 2775-5533 Terakreditasi SINTA 5 Efektivitas Teknologi E-Learning Dalam Pembelajaran Bahasa Arab di Kelas Bahasa MAN 2 Kota Serang. Banten Nuraman Program Studi Sastra Arab. Universitas Muhammadiyah Banten nuramansanusi@gmail. ABSTRACT This study aims to analyze and test the effectiveness of Arabic language learning results with the application of e-learning technology in class XI Language MAN 2 Serang City. Banten. This research is a type of field research and this research uses a mix method research methodology and a concurrent embedded strategy model design. Data sources were taken through pre-test and post test questions, questionnaires, observations, interviews, and documentation as well as from relevant literature that supported this research. The location of the research is in Class XI Language MAN 2 Serang City. The data analysis of this study uses methodoligical triangulation, which is a combination of quantitative methods and qualitative methods in a single case. The results of the findings in the field show that the application of e-learning technology in Arabic learning is more effective, more innovative and fun than conventional learning media. The application of elearning technology attracts more students' attention and makes it easier for students to understand Arabic There is a significant difference in results between Arabic learning and e-learning technology \ compared to conventional learning media. Keywords: E-learning. Electronics. Arabic. Madrasah ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menguji efektivitas hasil pembelajaran bahasa Arab dengan pengaplikasian teknologi e-learning di kelas XI Bahasa MAN 2 Kota Serang. Banten. Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan . ield researc. dan penelitian ini menggunakan metodologi penelitian kombinasi . ix methode researc. dan dengan desain model concurrent embedded strategy. Sumber data diambil melalui soal pre test dan post test, kuesioner, observasi, wawancara, dan dokumentasi serta dari literatur yang relevan dan mendukung penelitian ini. Lokasi penelitian di Kelas XI Bahasa MAN 2 Kota Serang. Analisis data penelitian ini menggunakan methodoligical triangulation, yaitu mengkombinasikan antara metode kuanititatif dengan metode kualitatif dalam kasus tunggal. Hasil temuan di lapangan menunjukan bahwa pengaplikasian teknologi e-learning dalam pembelajaran bahasa Arab lebih efektif, lebih inovatif dan menyenangkan dibandingkan dengan media pembelajaran Pengaplikasian teknologi e-learning lebih menarik perhatian siswa dan lebih memudahkan siswa dalam memahami materi bahasa Arab. Terdapat perbedaan yang signifikan hasilnya antara pembelajaran bahasa Arab dengan teknologi e-learning \ dibandingkan dengan media pembelajaran konvensional. Kata Kunci: E-learning. Elektronik. Bahasa Arab. Madrasah Jurnal El-TaAodib Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Bengkulu Volume. 05 Nomor. 02 Desember 2025 E-ISSN: 2775-5533 Terakreditasi SINTA 5 PENDAHULUAN Teknologi merupakan keterampilan teknik yang berpedoman pada ilmu pengetahuan eksakta sesuai prosedur teknis . lmu tekni. Teknologi juga ilmu tentang cara mengaplikasikan sains bagi kesejahteraan manusia agar alam dan seisinya dapat dimanfaatkan secara lebih maksimal. Menurut Kamil teknologi merupakan pemikiran, kinerja, dan solusi untuk memecahkan permasalahan dengan adanya peralatan yang memadai. 1 Sedangkan menurut Khilal teknologi ialah upaya dan cara berpikir manusia tentang penggunaan informasi, keterampilan, pengalaman, unsur manusia dan non-manusia yang tersedia di bidang tertentu dan menerapkannya dalam pemenuhan sumber daya manusia untuk memecahkan masalah dan memenuhi kebutuhan serta meningkatkan kemampuannya. Sependapat dengan Schramm bahwa penggunaan teknologi dan isi/model intruksional sangat mempengaruhi materi pembelajaran. 3 Pendapat yang lain. Clark berpendapat bahwa penyampain materi secara efisien dan efektif sangat membutuhkan penggunaan teknologi . omputer multimedi. dalam pembelajaran. 4 Sehubungan dengan hal tersebut Ali mengatakan bahwa penggunaan teknologi dalam proses pembelajaran sudah menjadi kebutuhan yang penting untuk mengimbangi perubahan dan perkembangan yang terjadi pada semua bidang kehidupan terutaman bidang pendidikan. Knezevich dan Eye, dalam Anglin menyatakan bahwa teknologi pembelajaran adalah sebuah cara yang dilakukan untuk merubah lingkungan individu atau kelompok dengan menggunakan alat mesin atau tanpa mesin, sehingga terjadi perubahan perilaku atau hasil belajar yang diharapkan. Kemudian Sharqawi dalam Badr mendefinisikan bahwa teknologi pembelajaran merupakan sebuah desain dan produksi teknologi yang digunakan dalam kegiatan belajar mengajar agar lebih efisien dan dapat menyelesaikan permasalahan pembelajaran dengan teknologi tersebut. Pada umumnya, penelitian tentang teknologi pembelajaran bahasa asing hanya sebagai alat dan proses pembelajaran yang dapat membantu minat peserta didik untuk belajar. Kemajuan teknologi dalam pembelajaran sangat membantu lembaga pendidikan untuk meningkatkan kualitas pendidikannya menjadi lebih baik lagi. Alat-alat elektronik juga dapat membantu para guru untuk mendidik siswa-siswanya dengan cara yang kreatif, dinamis, inovatif dan menyenangkan. Dengan begitu proses pembelajaran tidak membosankan. Terutama proses kegiatan belajar mengajar bahasa Arab yang dianggap sebagian besar siswa sangat membosankan. Sejalan dengan pernyataan tersebut Syalabi menunjukkan bahwa pembelajaran bahasa Arab dianggap sesuatu yang sulit dan memakan waktu yang lama dengan hasil yang amat minim bahkan terkesan sia-sia, sementara bahasa Inggris bila dipelajari dalam waktu yang sama dan beban materi yang sama pula, namun dapat dicapai hasil yang memuaskan. Ziad dan Khalil mengatakan bahwa e-learning merupakan konsep yang mengacu pada penggunaan sarana elektronik modern dalam materi pembelajaran berupa penyimpanan, pengumpulan dan pengiriman informasi tentang berbagai mata pelajaran untuk mencapai efisiensi dan efektivitas Nour al-Din Zemam dan Sabah Sulaimani. AuTathawwur Mafhu>m al-Tiknu>lu>jiya> wa Istikhda>matuhu fi>l AoAmaliyah al-TaAolimi>miyyah,Ay dalam Majallah al-AoUlu>m al-Insa>niyah Wal Ijtima>Aoiyyah, vol. 11, no. Juni 2013, h. Zemam dan Sulaimani. AuTathawwur Mafhu>m al-Tiknu>lu>jiya>. ,Ay h. Wilbur Schramm. How Communication Works in The Process and Effectof Communication, (Urbana: University of Illinois Press, 1. , h. Richard E. Clark. AuReconsidering Research on Learning from Media,Ay dalam Journal JSTOR, vol. 1983, h. Aushaf Ali Dib. AuWa>qi Taudhi>f Taqniya>t al-TaAoli>m Fi> Majisti>r TaAoli>m al-Lughah alAoArabiyyah Li Ghairi al-Na>thiqi>n Biha> AuTashawwur Muqtarah Li Mufroda>t Muqarrar Taqniya>t alTaAoli>m,Ay dalam Majallat Ja>miAoah Damsyiq, vol. 28, no. 2, 2012, h. Anglin. Definisi Teknologi Pendidikan Satuan Tugas Definisi dan Terminologi AECT. (Jakarta. CV. Rajawali, 1. , h. Badr Aldin Mahjoub Othman. AuTaudhif al-Asa>li>b al-Hadi>tsah Li Tiknu>lu>jiya> al-TaAoli>m Fi>l AoAmaliyyah al-TaAoli>miyyah,Ay dalam Majallah al-AoUlu>m al-Insa>niyyah, vol. 15, no. 4, 2014, h. Ahmad Syalabi. TaAoli>m al-Lughah al-AoArabiyyah Li Ghair al-AoArabi, (Cairo: Maktabah al-Nahdhah al-Misriyyah, 1. , h. Jurnal El-TaAodib Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Bengkulu Volume. 05 Nomor. 02 Desember 2025 E-ISSN: 2775-5533 Terakreditasi SINTA 5 yang diperlukan dalam proses pembelajaran. 9 Ade Juga menjelaskan bahwa e-learning adalah AuElearning is a generic term for all technologically supported learning using an array of teaching and learning tools as phone bridging, audio and videotapes, telecomferencing, satellite, transmissions, and the more recognized web-based training or computer aided instruction also commonly referred to asAy. Dalam proses pembelajaran bahasa Arab usaha untuk meningkatkan mutu keberhasilan ditunjukan dengan adanya perubahan pada pola belajar mengajar. Busyairi mengatakan bahwa sistem pembelajaran bahasa Arab masih mempergunakan kurikulum lama dengan diselenggarakan sistem tradisional untuk madrasah di bawah naungan Kementerian Agama. 10 Sistem ini dalam belajar bahasa Arab terdiri dari mata pelajaran yaitu: nahwu, sharaf, qira>Aoah, insya dan muhadatsah, semua masingmasing dengan buku dan jam mereka sendiri. Namun, ada kelemahan dalam sistem ini karena belajar mengajar dalam prosesnya menyebabkan inkonsistensi dengan pertumbuhan bahasa yang berdampak pada lemahnya perkembangan bahasa Arab siswa. Padahal dalam konteks internasional, bahasa Arab semakin diakui eksistensinya. Sebagai contoh, pada tahun 2012. UNESCO menetapkan tanggal 18 Desember sebagai World Arabic Language Day, inisiatif ini diprakarsai oleh Maroko dan Saudi Arabia. Bahasa Arab merupakan bahasa dari 22 negara anggota UNESCO dan termasuk salah satu bahasa resmi organisasi tersebut. Bahasa Arab banyak digunakan di dunia sebanyak 422 juta penutur mayoritas di Timur Tengah dan Afrika Utara dan menjadi bahasa resmi PBB sejak tanggal 18 Desember 1973. 12 Worne dari British Council mengemukakan bahwa Inggris membutuhkan orang yang berbahasa Arab. Cina dan Jepang. Jajak pendapat di Inggris menemukan bahwa 75% orang dewasa tidak menguasai satupun dari sepuluh bahasa asing yang dianggap penting, sekitar 15% dari populasi mengtakan dapat berbicara dalam bahasa Prancis, tetapi hanya 6% yang juga bisa bercakap-cakap dalam bahasa Jerman, 4% dalam bahasa Spanyol dan 2% dalam bahasa Italia. Teknologi dan media yang dipergunakan oleh guru belum sesuai dengan jiwa dan karakter siswa, merupakan salah satu penyebab belum terciptanya kemampuan berbahasa Arab setiap siswa. Menurut Baharuddin yang dimaksud dengan jiwa adalah mencakup seluruh aspek dan dimensi psikis manusia yang terkandung di dalamnya segala kehidupan batin manusia dengan segala sifat-sifat dan potensipotensinya. 14 Plato mengatakan bahwa jiwa adalah esensi, entitas dan dorongan manusia, jiwa terdiri dari nafsu, pikiran dan hasrat. Sedangkan Aristoteles mengatakan bahwa jiwa adalah pusat keberadaan dan jiwa digabungkan dengan tubuh dan keberadaannya tidak dianggap independen. Ziad Hashim al-Sakka dan Khalil Ibrahim al-Hamdani. AuDaurah al-TaAoli>m al-Ilikturu>ni> Fi> Ziya>dah KafaAoah Wa FaAoiliyyah al-TaAoli>m al-Muha>sibi,Ay> dalam Majallah Ada>Aoi al-Muassasa>t Jaza>iriyyah, vol. 2, no. 1, 2012, h. Madrasah atau dalam bahasa Inggris dieja dengan kata madrasa merujuk kepada sekolah keagamaan yang memiliki jenjang kelas dan kurikulum terstandar yang sebagian besar berisikan mata pelajaran umum (Lihat Martin Van Bruinessen. Traditionalist and Islamist pesantren in Contemporary Indonesia dalam Farish Noor. Yoginder Sikand & Martin van Bruinessen . The Madrasa in Asia: Political Activism and Transnational Linkages (Amsterdam: Amsterdam University Press,2. , h. Lihat juga Robert W. Hefner . ) dalam Making Modern Muslims: The Politics of Islamic Education ini Southeast Asia (Honolulu: University of Hawai Press,2. , h. Busyairi Madjidi. Penerapan Audio Lingual Method dalam All In One System, (Yogyakarta: Sumbangsih Offset, 1. , h. PBB melalui Department of Public Information mengumumkan peringatan untuk keenam bahasa resmi PBB. Perancis. Inggris. Rusia. Spanyol. China, dan Arab. Lihat Au18 Desember World Arabic Language Day 24 Oktober 2012,Ay, artikel diakses pada 17 Januari 2019 dari http://w. org/new/en/mediaservice/single-view/news/world_arabiclang uage_day/ Lihat AuInggris kekurangan tenaga ahli bahasa AuBBC Indonesia, 20 November 2013Ay, artikel diakses Januari http://w. uk/indonesia/majalah/2013/11/ 131120_majalahlain_ahlibahasashtml Baharuddin. Paradigma Psikologi Islami, (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2. , h. Naim Doner. Mafhu>m al-Ru>h Wan Nafs Fi> Dlau AoA>ya>t al-QurAoa>n al-Kari>m, (Kabul Tarihi: Buifd, 2. , h. Jurnal El-TaAodib Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Bengkulu Volume. 05 Nomor. 02 Desember 2025 E-ISSN: 2775-5533 Terakreditasi SINTA 5 Sedangkan karakter menurut Michael adalah sifat dan kebijaksanaan sederahana yang melekat pada seseorang. 16 Sejalan dengan tokoh di atas Thomas dalam Syamsu mengatakan bahwa karakter adalah watak dalam diri seseorang yang cenderung untuk merespon situasi dan keadaan dengan moral yang baik. 17 Selanjutnya Simpson berpendapat bahwa karakter merupakan prilaku rasional yang instrumental berdasarkan kepercayaan yang benar-benar diyakini oleh seseorang dan menjadi sebuah kebiasaan. Selanjutnya Faridi menjelaskan bahwa dalam perkembangan sekarang ini model pembelajaran akan semakin dinamis mengikuti zamannya, baik dalam pembelajaran bahasa Arab seperti ilmu linguistik, ilmu pendidikan dan penelitian serta pelatihan akan mengikuti perkembangan zamannya. Terlepas dari itu, kontribusi yang diberikan oleh hasil penelitian di bidang bahasa melahirkan pendekatan dan metode baru dalam ilmu bahasa. 19 Dalam persoalan ini Hubbard mengungkapkan selama ini strategi dan model pembelajaran yang sudah ada belum mampu memberikan dorongan yang baik bagi siswa untuk mempelajari bahasa Arab karena perkembangan zaman belum mampu diatasi dengan baik. Oleh karenanya perlu adanya perubahan yang memberikan dorongan yang baik bagi siswa untuk mempelajari bahasa Arab untuk dapat mempergunakan teknologi yang semakin berkembang pesat ini agar pembelajaran bahasa Arab lebih bisa dikombinasikan dengan teknologi dengan konsep pembelajaran sinergis teknologi elektronic learning. Meskipun demikian, menurut Ibrahim kompetensi profesional guru dalam ilmu bahasa dan kebahasaan belum menjamin guru mampu mangajarkan bahasa Arab dengan dengan baik. Setidaknya seorang guru bahasa Arab mesti memiliki sedikitnya tiga kemampuan yakni, kemampuan dalam ilmu bahasa dan berbahasa Arab, memiliki wawasan kemampuan tentang budaya dan tradisi Arab, dan kemampuan dalam mengajarkan bahasa Arab. 21 Tiga kemampuan tersebut memiliki andil besar dalam keberhasilan guru dalam mengajarkan bahasa Arab. Salah satu kemampuan guru dalam mengajarkan bahasa Arab adalah guru dapat mempergunakan berbagai teknologi elektronik dalam kegiatan belajar mengajar bahasa Arab. Hal ini suatu keharusan karena kemampuan membuat media dan menggunakannya merupakan bagian dari keterampilan mengajar bahasa. Selanjutnya Rousdy dan Mohamed menambahkan bahwa media dan teknologi pembelajaran menghadirkan konsep dan makna yang penting dalam proses belajar mengajar, karena dalam proses pembelajaran tersebut ketidakpahaman peserta didik dengan bahan yang disampaikan dapat terbantu dengan kehadiran media dan teknologi sebagai perantara. 23 Penyampaian bahan materi yang rumit kepada peserta didik dapat disederhanakan dengan bantuan media dan teknologi. Media dapat membantu guru dalam mengucapkan kata-kata dan kalimat tertentu. Bahkan bahan yang abstrak dapat dikonkritkan dengan bantuan media dan teknologi. Dengan begitu, bahan materi akan lebih mudah dicerna oleh peserta didik dibandingan tanpa bantuan media dan teknologi. Di era sekarang ini, kapan pun dan di mana pun internet adalah bagian dari media dan teknologi pembelajaran yang dapat diakses melalui media elektronik seperti komputer atau laptop. Pembelajaran elektronik dianggap paling efektif, fleksibel, dan dapat menambah wawasan baru, aktual dan mutakhir tentang kebahasaAraban dari pendekatan, metode, teknik, strategi, gaya, dan media pembelajaran bahasa Arab sampai kepada hal-hal yang berkaitan dengan bahasa Arab secara Michael T. Ghiselin. AuDefinition Character and Other Equivocal Terms,Ay dalam Society of Systematic Biologists, v'ol. 33, no. Maret 1984, h. Syamsu A. Kamaruddin. AuCharacter Education and Student Social Behavior,Ay dalam Journal of Education and Learning, vol. 6, no. 4, 2012, h. Poerwadarminta. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Eidisi ke-2, (Jakarta: Balai Pustaka, 2. , h. Abdurrahman Faridi. AuInovasi Pembelajaran Bahasa Inggris Berbasis ICT dalam Rangka Meningkatkan Mutu Pendidikan,Ay dalam Journal Lembaran Ilmu Kependidikan. Jilid 38, no. Juni 2009, h. Hubbard. Learner Training for Effective Use of Call, (State College PA: Center for Advance Language Proficiency and Education and Research, 2. , h. Ushaili. Assasiyat TaAoli>m al-Lughah. , h. Rukimin Koderi. Multimedia Interaktif dalam Pembelajaran Bahasa Arab . , h. Rousdy Ahmed Taima dan Mohamed al-Sayed Manna. Tadri>s al-AoArabiyyah Fi> al- TaAoli>m alAoA>m Nadhariya>t Wa Tuja>rab, (Cairo: Da>r al-Fikr, 2. , h. Taima dan Manna. Tadri>s al-AoArabiyyah Fi> al- TaAoli> . , h. Jurnal El-TaAodib Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Bengkulu Volume. 05 Nomor. 02 Desember 2025 E-ISSN: 2775-5533 Terakreditasi SINTA 5 global dengan menggunakan media dan teknologi ini. 25 Seiring dengan perkembangan teknologi, pembaharuan dalam metodologi, peningkatan bahan ajar, peningkatan sarana dan prasarana pendidikan termasuk media pembelajaran dan pembelajaran bahasa Arab sebagai bagian dari proses pen didikan nasional diperlukan untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya guru menjadi guru yang inovatif, profesional dan kompetitif atau memiliki daya saing. Selanjutnya SaAoad dan Hassan mendukung pendapat tersebut bahwa pentingnya e-learning bukan sekedar fenomena lokal dan regional, melainkan sudah fenomena global karena e-learning memiliki peranan yang sangat penting dalam mendukung pembelajaran yang efektif dan pengembangan yang bekelanjutan dalam arti pembangunan dan pengembangan yang holistik dan Hal ini disebebkan oleh perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin cepat dan bergerak mengikuti perkembangan zaman pada bidang sosial, poltik, ekonomi dan Sebaliknya Norah dan Jhon memiliki pendapat yang berbeda dalam The Impact of E-learning, penelitiannya menemukan dampak penggunaan model e-learning bagi seorang pendidik bisa berpotensi menimbulkan masalah, para pendidik akan merasa terancam dan tidak aman yang diakibatkan model pembelajaran e-learning. 27 Marilee mendukung pendapat tersebut dalam penelitiannya mengungkapkan bahwa perkembangan era digital berdampak pada psikologi siswa, mereka akan kehilangan perhatian terhadap materi pelajaran karena minimnya peran guru dalam pengawasan belajar siswa. Secara umum. Aziz Fahrurrozi melaporkan bahwa sering kali terdengar dari beragam penelitian dan tulisan bermacam-macam keluhan tentang rendahnya prestasi pembelajaran bahasa Arab. Berbagai usaha pun telah dilakukan dengan upaya maksimal untuk memperbaiki mutu Namun, tetap saja hasilnya masih belum memuaskan. Karena itu, problematika pembelajaran bahasa Arab ada baiknya diidentifikasi kembali dengan disertai upaya untuk mencari solusi yang tepat. 29 Kenyataan menunjukkan bahwa pelajaran bahasa Arab cenderung sebagai mata pelajaran yang sulit dan rumit, sehingga dalam hal ini minat siswa dalam belajar bahasa Arab akan menurun dan dapat berdampak pada hasil belajar siswa akan menjadi lebih buruk. Penelitian yang dilakukan Jamsuri dan Mahdi menunjukkan bahwa penyebab kesulitan belajar bahasa Arab ternyata adalah ketiadaan minat . %), tidak memiliki latar belakang belajar bahasa Arab . %), materi bahasa Arab . %), kesulitan memahami materi bahasa Arab . %) dan lingkungan kelas yang tidak kondusif . %). 30 Dari laporan tersebut Abdul AoAziz menemukan bahwa problem pembelajaran bahasa Arab yang paling serius untuk ditangani adalah minat siswa dalam proses belajar mengajar. Belajar sejatinya memberdayakan aspek fisik dan psikis manusia agar menjadi pribadi unggul yang efektif. Menurut Safina meskipun bahasa Arab telah dimasukkan sebagai mata pelajaran tersendiri di sekolah, tidaklah mudah bagi peserta didik dapat menyerap, memahami, dan menguasai materi pembelajaran bahasa Arab yang telah diajarkan. Banyak peserta didik yang merasa kesulitan untuk menyerap dan mengerti apalagi menguasai materi bahasa Arab yang telah diajarkan oleh guru. Banyak dari mereka bahkan beranggapan bahwa bahasa Arab sebagai bahasa yang menyusahkan karena terlalu terbebani dengan banyaknya hafalan kosakata berbahasa Arab. 32 Jadi, pertanyaannya Ali. AuAt-TaAoli>m al-Ilikturu>ni> Min Wajhati. , h. SaAoad Zinad Droush dan Hassan Abdullah Bashaywa. AuAl-TaAoli>m al-Ilikturu>ni> Dharu>riyah MujtamiAoiyyah Dira>sah Nadhariyyah,Ay dalam Waraqah Muqaddimah Li MuAotamar Ja>miAoah Bahrain, vol. 17, no. April 2006, h. Norah Janes dan Jhon OAoShea. Challenging Hierarchies: The Impact Of E-learning (United Kingdom: Springer, 2. , h. Marilee Sprenger. Brain Based-Teaching In The Digital Edge, (Virginia USA: ASCD, 2. , h. Aziz Fahrurrozi. AuPembelajaran Bahasa Arab: Problematika dan Solusinya,Ay dalam Arabiyat, vol. 2014, h. Muhbib Abdul Wahab. Epistemologi dan Metodologi Pembelajaran Bahasa Arab, (Jakarta: Lembaga Penelitian UIN Jakarta, 2. , h. Ushaili. Assasiyat TaAoli>m al-Lughah. , h. Safia bin Zeina. Daur al-Ha>sub Wa Tiknu>lu>jiya> al-MaAoluma>t Fi> TaAoli>m al-Lughah alAoArabiyyah, (Al-Jazair: Ja>miAoah Hasi>bah bin Buali, 2. , h. Jurnal El-TaAodib Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Bengkulu Volume. 05 Nomor. 02 Desember 2025 E-ISSN: 2775-5533 Terakreditasi SINTA 5 sekarang adalah bagaimana meningkatkan kualitas bahasa Arab yang masih dianggap oleh peserta didik adalah bahasa yang sulit dan bahkan dipandang sebagai momok yang menakutkan. Semua ini adalah tantangan yang perlu secepatnya untuk dipecahkan. Kelas bahasa MAN 2 Kota Serang yang menjadi obyek penelitian ini adalah kelas yang di dalamnya mempelajari bahasa Arab lebih banyak dibandingkan dengan kelas lainnya seperti IPA dan IPS. Kelas ini memiliki sarana dan prasarana yang cukup memadai untuk pembelajaran bahasa Arab. Siswa kelas XI bahasa tersebut pada kenyataannya memiliki permasalahan dalam pembelajaran bahasa Arab seperti mereka merasa bosan dalam mempelajari bahasa Arab, terkesan monoton, kurang menghibur, dan tidak memberikan rasa semangat yang luar biasa untuk mempelajari bahasa Arab dikarenakan guru belum mampu memanfaatkan fasilitas teknologi pembelajaran dan media elektronik yang ada, sehingga menghambat proses pembelajaran, khususnya bidang studi bahasa Arab. Berdasarkan latar belakang di atas, penelitian ini dimaksudkan untuk mengkaji lebih dalam mengenai AuEfektivitas Pengaplikasian Teknologi E-learning dalam Pembelajaran Bahasa Arab (Studi Kasus di Kelas Bahasa MAN 2 Kota Serang. Bante. Ay. Hal ini dipandang perlu karena materi bahasa Arab di madrasah merupakan salah satu mata pelajaran wajib sekaligus kemampuan dasar yang harus dimiliki seorang pembelajar untuk memahami kajian-kajian keislaman pada tingkatan selanjutnya dan juga sebagai bahasa pergaulan internasional. II. METODE PENELITIAN Jenis penelitian ini merupakan penelitian lapangan . ield researc. dan penelitian ini menggunakan metode penelitian kombinasi . ixed methodes researc. Metode penelitian kombinasi didefinisikan oleh Sugiyono adalah metode penelitian yang mengkombinasikan metode kuantitatif dengan metode kualitatif. Sebelum melakuan penelitian kombinasi harus mengerti terlebih dahulu definisi dan ciri-ciri metode kuantitatif dan metode kualitatif tersebut. Model penelitian ini memiliki metode primer dan metode sekunder . Metode primer menjadi cara mendapatkan data utama sedangkan metode sekunder menjadi cara mendapatkan data pendukung dari metode primer. 34 Data kuantitatif dan kualitatif dikumpulkan secara bersama-sama. Model penelitian kombinasi pada penelitian ini menggunakan metode kuantitatif sebagai metode primer, sedangkan metode kualitatif sebagai metode sekunder36 Adapun dalam penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kombinasi yaitu pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Berdasarkan definisi Muri bahwa Aupendekatan kuantitatif adalah data yang dikumpulkan berupa data kuantitatif atau jenis data lain yang dapat dikuantitatifkan dan diolah dengan menggunakan teknik statistik. Sedangkan pendekatan kualitatif adalah apabila ingin melihat dan mengungkapkan suatu keadaan maupun suatu objek dalam konteksnya, menemukan makna . atau pemahaman yang mendalam tentang sesuatu masalah yang dihadapi, yang tampak dalam bentuk data kualitatif, baik berupa gambar, kata, maupun kejadian serta dalam natural Ay37 Sumber data primer bagi penelitian ini adalah hasil tes, angket, observasi wawancara, dan dokumentasi dari para siswa sebagai pembelajar bahasa Arab pada MAN 2 Kota Serang. Banten. Demikian juga hasil wawancara dengan kepala madrasah, staf tim pengembangan kurikulum dan guru mata pelajaran bahasa Arab. Alasan pemilihan lokasi penelitian madrasah ini adalah bahwa madrasah ini dianggap sebagai representasi madrasah aliyah negeri di Kota Serang. Secara demografis, madrasah ini sekaligus mencerminkan kondisi para peserta didiknya. Sugiyono. Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Method. , (Bandung: Alfabeta, 2. , h. Sugiyono. Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Method. , h. Muri Yusuf. Metode Penelitian Kuantitatif. Kualitatif dan Penelitian Gabungan, (Jakarta: Kencana, 2. , h. Sugiyono. Metodologi Penelitian Kombinasi (Mixed Methode Resear. , (Jakarta: Risda Karya, 2. Muri Yusuf. Metode Penelitian Kuantitatif. Kualitatif . , h. Jurnal El-TaAodib Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Bengkulu Volume. 05 Nomor. 02 Desember 2025 E-ISSN: 2775-5533 Terakreditasi SINTA 5 Sumber data sekunder yang diteliti adalah dokumen-dokumen yang berkaitan dengan proses pembelajaran bahasa Arab seperti daftar nilai, rencana pelaksanaan pembelajaran dan format evaluasi. Data sekunder lainnya adalah data yang diperoleh melalui literatur dan dokumen yang relevan dengan kajian penelitian ini, seperti jurnal-jurnal. Penelitian, d isertasi dan data pendukung lainnya. Teknik pengumpulan data yang digunakan untuk penelitian ini adalah dengan cara tes hasil belajar . chievement tes. , kuesioner, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Tes yang digunakan adalah tes hasil belajar . chievement tes. berupa soal pre test dan post Soal pre test digunakan untuk mengetahui dan menganalisis kemampuan siswa sebelum mendapat perlakuan treatment. Sedangkan soal post test digunakan untuk mengetahui dan menganilisis kemampuan siswa setelah mendapat perlakuan treatment. Perlakuan di sini dengan cara mengapliasikan teknologi e-leaening dalam pembelajaran bahasa Arab di kelas XI bahasa MAN 2 Kota Serang. Banten. Kuesioner berisi pernyataan atau pertanyaan terbuka atau tertutup. 39 Kuesioner yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner tertutup. Penelitian ini menggunakan kuesioner tertutup untuk mencari informasi data tentang pendapat dan sikap siswa tentang efektivitas pengaplikasian teknologi e-learning dalam pembelajaran bahasa Arab di kelas XI bahasa MAN 2 Kota Serang. Banten. Observasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi partisipatif maksudnya terlibatnya peneliti dengan objek yang sedang diamati sebagai sumber data penelitian. 40 Dalam hal ini observasi partisipatif digunakan untuk mengamati perilaku guru dan siswa dalam proses pengaplikasian teknologi e-learning dalam pembelajaran bahasa Arab di kelas XI bahasa MAN 2 Kota Serang. Banten. Wawancara dalam penelitian ini adalah wawancara tidak terstruktur. Wawancara tidak terstrukur adalah wawancara bebas hanya menggunakan pedoman wawancara yang merupakan garis-garis besar permasalahan dalam penelitian yang ditanyakan kepada 41 Wawancara tidak terstruktur untuk mencari informasi dari informan. Informan dalam penelitian ini adalah kepala MAN 2 Kota Serang. Banten, wakil kepala madrasah bidang kurikulum, wakil kepala madrasah bidang sarana dan prasarana, guru mata pelajaran bahasa Arab, dan siswa kelas XI bahasa MAN 2 Kota Serang. Banten yang dijadikan objek Tabel 1. Jumlah Informan yang diwawancarai Nama Jabatan Drs. Obay Baesyuni. Kepala MAN 2 Kota Serang. Banten Drs. Tatang Sutisna Waka Madrasah Bidang Kurikulum Drs. Riyanto Waka Madrasah Bidang Sarana dan Prasarana Yani Agustiani. Guru Mata Pelajaran Bahasa Arab Perwakilan Siswa Kelas XI Bahasa MAN 2 Kota Serang. Banten Dokumentasi ini dimaksudkan untuk melengkapi dan memperkuat temuan dari instrumeninstrumen sebelumnya. Studi dokumentasi menjadi pendukung sekaligus dari pengumpulan data dengan observasi dan wawancara. 42 Dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan dan menganalisis dokumen-dokumen penting madrasah yang berkaitan dengan penelitian ini, seperti catatan, gambar dan foto. Dalam hal ini dokumentasi yang dimaksud adalah, arsip, catatan, dan foto-foto kegiatan pengaplikasian teknologi e-learning dalam pembelajaran Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif. Kualitatif dan R&D, (Bandung: Alfabeta, 2. , h. Yusuf. Metode Penelitian Kuantitatif. Kualitatif . , h. Burhan Bungin. Penelitian Kualitatif: Komunikasi. Ekonomi. Kebijakan Publik dan Ilmu Sosial Lainnya (Jakarta: Kencana, 2. , h. Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif. Kualitatif dan R&D . , h. Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif. Kualitatif dan R&D . , h. Volume. 05 Nomor. 02 Desember 2025 E-ISSN: 2775-5533 Terakreditasi SINTA 5 Jurnal El-TaAodib Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Bengkulu bahasa Arab di kelas XI bahasa MAN 2 Kota Serang. Banten serta foto-foto kegiatan pre test/ post test, kuesioner, observasi dan wawancara. Teknis Analisis Data Dalam proses analisis data penelitian kombinasi, analisis data yang digunakan untuk metode kuantitatif dengan analisis statistik, untuk metode kualitatif dengan analisis kualitatif dan untuk metode yang dikombinasikan dengan analisis statistik dan analisis kualitatif. 43 Data tes hasil belajar . chievement tes. dan kuesioner dianalisis menggunakan metode kuantitatif dengan cara analisis statistik deskriptif menggunakan bantuan software SPSS. Sedangkan data hasil observasi, wawancara dan dokumentasi dianalisis menggunakan metode kualitatif dengan cara analisis Data keseluruhan dari tes hasil belajar . chievement tes. , kuesioner, observasi, wawancara dan hasil dokumentasi dianalisi menggunakan metode kombinasi dengan cara analisis statistik deskriptif dan analisis kualitatif. Analisis data untuk menjawab rumusan masalah pertama analisis yang digunakan adalah dengan analisis kualitatif dekriptif. Dengan analisis ini dapat menjelaskan proses pengaplikasian teknologi e-learning dalam pembelajaran bahasa Arab di kelas XI bahasa MAN 2 Kota Serang. Banten. Kemudian analisis data untuk menjawab rumusan masalah kedua analisis yang digunakan adalah analisis statistik dekskriptif dan analisis kualitatif deskriptif. Dengan analisis ini dapat menghitung sejauhmana efektivitas pengaplikasian teknologi e-learning dalam pembelajaran bahasa Arab di kelas XI bahasa MAN 2 Kota Serang. Banten. Nilai kuesioner dapat dihitung dengan analisis korelasi product moment dan Nilai tes hasil belajar dapat dihitung dengan analisis n-gain score. Selain itu juga dianalisis dengan analisis kualitatif deskriptif, bagaimana efektifitas secara kualitatif pengaplikasian teknologi e-learning dalam pembelajaran bahasa Arab. Setelah itu yang terakhir menyimpulkan hasil jawaban dari kedua rumusan masalah tersebut. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Eksperimen Pengaplikasian Teknologi E-Learning dalam Pembelajaran Bahasa Arab di MAN 2 Kota Serang. Banten Hasil Uji Normalitas dan Homogenitas Pre Test dan Post Test Analisis data hasil uji tes soal pre test dan post test dilakukan dengan tujuan untuk menguji hipotesis AuEfektif atau tidak pengaplikasian teknologi e-learning dalam pembelajaran bahasa Arab di kelas XI Bahasa MAN 2 Kota SerangAy. 45 Sebelum melakukan pengujian hipotesis penelitian, terlebih dahulu akan diana lisis mengenai normalitas dan homogenitas data yang diperoleh pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Berikut ini adalah analisis data pre test dan post test. Hasil perhitungan uji normalitas untuk kelas ekperimen dan kelas kotrol, maka dapat dijelaskan pada tabel di bawah ini: Tabel 5. Hasil Perhitungan Uji Normalitas Pre Test Kolmogorov-Smirnova Hasil Belajar Siswa Kelas Kelas Eksperimen Kelas Kontrol Shapiro-Wilk Statistic Sig. Statistic Sig. Berdasarkan tabel output di atas diketahui nilai df . erajat kebebasa. untuk kelas eksperimen adalah 28 dan kelas kontrol adalah 26. Maka itu artinya jumlah sampel data untuk masing-masing kelas kurang dari 50. Sehingga penggunaan teknik Shapiro Wilk untuk mendeteksi kenormalan data dalam penelitian ini bisa dikatakan sudah tepat. Sugiyono. Metodologi Penelitian Kombinasi . , h. Bogdan, and Biklen. Qualitative Research fo Education . , h. Hasil Data Eksperimen Penelitian di MAN 2 Kota Serang. Hasil Data Eksperimen Penelitian di MAN 2 Kota Serang. Hasil Data Eksperimen Penelitian di MAN 2 Kota Serang. Volume. 05 Nomor. 02 Desember 2025 E-ISSN: 2775-5533 Terakreditasi SINTA 5 Jurnal El-TaAodib Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Bengkulu Kemudian dari output tersebut diketahui nilai Sig. untuk kelas Eksperimen sebesar 0,598 dan nilai Sig. untuk kelas kontrol sebesar 0,581. Karena nilai Sig. untuk kedua kelas tersebut > 0,05, maka sebagaimana dasar pengambilan keputusan dalam uji mormalitas Shapiro Wilk di atas, dapat disimpulkan bahwa data hasil belajar siswa untuk kelas eksperimen dan kelas kontrol adalah berdistribusi normal. Tabel 5. Hasil Perhitungan Uji Normalitas Post Test Kolmogorov-Smirnova Hasil Belajar Siswa Kelas Kelas Eksperimen Statistic Kelas Kontrol Shapiro-Wilk Sig. Statistic Sig. Berdasarkan tabel output di atas diketahui nilai df . erajat kebebasa. untuk kelas eksperimen adalah 28 dan kelas kontrol adalah 26. Maka itu artinya jumlah sampel data untuk masing-masing kelas kurang dari 50. Sehingga penggunaan teknik Shapiro Wilk untuk mendeteksi kenormalan data dalam penelitian ini bisa dikatakan sudah tepat. Kemudian dari output tersebut diketahui nilai Sig. untuk kelas Eksperimen sebesar 0,687 dan nilai Sig. untuk kelas kontrol sebesar 0,696. Karena nilai Sig. untuk kedua kelas tersebut > 0,05, maka sebagaimana dasar pengambilan keputusan dalam uji mormalitas Shapiro Wilk di atas, dapat disimpulkan bahwa data hasil belajar siswa untuk kelas eksperimen dan kelas kontrol adalah berdistribusi normal. Hasil perhitungan uji homogenitas untuk kelas ekperimen dan kelas kotrol, maka dapat dijelaskan pada tabel di bawah ini: Tabel 5. Hasil Perhitungan Uji Homogenitas Pre Test Hasil Belajar Siswa Based on Mean Based on Median Based on Median and with adjusted df Levene Statistic Based on trimmed mean Sig. Berdasarkan output di atas diketahui nilai Signifkansi (Si. Based on Mean adalah sebesar 0,941 > 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa varians pre test kelas eksperimen dan kelas kontrol adalah sama atau Homogen. Dengan demikian, maka salah satu syarat . idak mutla. dari uji independent sample t test sudah dapat terpenuhi. Tabel 5. Hasil Perhitungan Uji Homogenitas {Post Test Hasil Belajar Siswa Based on Mean Levene Statistic Sig. Based on Median Based on Median and with adjusted df Based on trimmed mean Berdasarkan output di atas diketahui nilai Signifkansi (Si. Based on Mean adalah sebesar 0,489 > 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa varians pre test kelas eksperimen dan kelas Hasil Data Eksperimen Penelitian di MAN 2 Kota Serang. Hasil Data Eksperimen Penelitian di MAN 2 Kota Serang. Hasil Data Eksperimen Penelitian di MAN 2 Kota Serang. Hasil Data Eksperimen Penelitian di MAN 2 Kota Serang. Volume. 05 Nomor. 02 Desember 2025 E-ISSN: 2775-5533 Terakreditasi SINTA 5 Jurnal El-TaAodib Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Bengkulu kontrol adalah sama atau Homogen. Dengan demikian, maka salah satu syarat . idak mutla. dari uji independent sample t test sudah dapat terpenuhi. Hasil Uji Independent Simple T Test Pre Test dan Post Test Hasil pre test dan post test kelas eksperimen dan kelas kontrol baik sebelum maupun sesudah diberikan perlakuan . dapat dijelaskan sebagai berikut: Berdasarkan hasil pengolahan data dari nilai responden kelas eksperimen dan kelas kontrol maka diperoleh nilai rata-rata sebagai berikut: Tabel 5. Hasil Rata-rata Pre Test dan Post Test Nilai Nilai Rata-Rata Pre Test Nilai Rata-Rata Post Test Kelas Eksperimen 71,75 83,79 Kelas Kontrol 78,62 84,31 Adapun pengambilan keputusan berdasarkan perbandingan nilai t hitung dengan t tabel dalam uji independent sample t test ini dapat berpedoman pada dasar keputusan berikut ini, ue Jika nilai t hitung lebih kecil dari t tabel maka H0 diterima dan Ha ditolak, yang berarti tidak ada perbedaan rata-rata hasil belajar siswa pre test dengan post test ue Jika nilai t hitung lebih besar dari t tabel maka H0 ditolak dan Ha diterima, yan berarti ada perbedaan rata-rata hasil belajar siswa pre test dengan post test Diketahui nilai kelas eksperimen t hitung sebesar 7, 753. Selanjutnya mencari nilai t tabel dengan mengacu pada rumus . , . sama dengan . ,05/. , . sama dengan 0,025: 54, maka ditemukan nilai t tabel sebesar 2,021. Dengan demikian nilai t hitung sebesar 7,753 lebih besar dari t tabel sebesar 2,021, maka berdasarkan dasar pengambilan keputusan melalui perbandingan nilai t hitung dengan t tabel, dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima, yang berarti ada perbedaan rata-rata hasil belajar siswa pre test dengan post test. Diketahui nilai kelas kontrol t hitung sebesar 3,743. Selanjutnya mencari nilai t tabel dengan mengacu pada rumus . , . sama dengan . ,05/. , . sama dengan 0,025: 50, maka ditemukan nilai t tabel sebesar 2,021. Dengan demikian nilai t hitung sebesar 3,743 lebih besar dari t tabel sebesar 2,021, maka berdasarkan dasar pengambilan keputusan melalui perbandingan nilai t hitung dengan t tabel, dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima, yang berarti ada perbedaan rata-rata hasil belajar siswa pre test dengan post test. Berdasarkan analisis data statistik tersebut membuktikan bahwa terdapat perbedaan signifikan terhadap hasil belajar siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen dengan mengaplikasikan teknologi e-learning lebih efektif hasil belajarnya daripada kelas kontrol dengan alat-alat dan media konvensional. Oleh karena itu, perlu adanya pengaplikasian teknologi e-learning dalam pembelajaran khususnya pada materi pembelajaran bahasa Arab. Hasil Data Eksperimen Penelitian di MAN 2 Kota Serang. Hasil Data Eksperimen Penelitian di MAN 2 Kota Serang. Hasil Data Eksperimen Penelitian di MAN 2 Kota Serang. Hasil Data Eksperimen Penelitian di MAN 2 Kota Serang. Hasil Data Eksperimen Penelitian di MAN 2 Kota Serang. Volume. 05 Nomor. 02 Desember 2025 E-ISSN: 2775-5533 Terakreditasi SINTA 5 Jurnal El-TaAodib Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Bengkulu Hasil Uji Validitas dan Reliabiltas Data Kuesioner Data angket ini berisi pernyataan singkat secara lugas dan positif untuk menanyakan kepada perspektif siswa terhadap pembelajaran bahasa Arab pada umumnya dan khususnya di madrasah mereka. Tabel 5. Hasil Uji Validitas Angket Pembelajaran Bahasa Arab No Item r Hitung 0,782 0,498 0,689 0,489 0,430 0,369 0,230 0,622 0,393 0,796 r Tabel 0,361 0,361 0,361 0,361 0,361 0,361 0,361 0,361 0,361 0,361 Keterangan Valid Valid Valid Valid Valid Valid Tidak Valid Valid Valid Valid Langkah selanjutnya adalah mencari nilai r tabel untuk N=30 pada signifikansi 5%, ditemukan nilai r tabel sebesar 0,361. Kemudian membandingkan nilai r tabel dengan nilai r hitung yang telah diketahui dari output SPSS sebelumnya. Karena nilai r hitung item nomor 1 sebesar 0,782 lebih besar dari r tabel sebesar 0,361, maka sebagaimana dasar pengambilan keputusan dalam uji validitas dapat disimpulkan bahwa item nomor 1 adalah valid. Selanjutnya item nomor 2, r hitung sebesar 0,498 lebih besar dari r tabel sebesar 0,361 berarti valid. Item nomor 3, r hitung sebesar 0,689 lebih besar dari r tabel sebesar 0,361 berarti valid. Item nomor 4, r hitung sebesar 0,489 lebih besar dari r tabel sebesar 0,361 berarti valid. Item nomor 5, r hitung sebesar 0,430 lebih besar dari r tabel sebesar 0,361 berarti valid. Item nomor 6, r hitung sebesar 0,369 lebih kecil dari r tabel sebesar 0,361 berarti valid. Item nomor 7, r hitung sebesar 0,230 lebih besar dari r tabel sebesar 0,361 berarti tidak valid. Item nomor 8, r hitung sebesar 0,622 lebih besar dari r tabel sebesar 0,361 berarti valid. Item nomor 9, r hitung sebesar 0,393 lebih besar dari r tabel sebesar 0,361 berarti valid. Terakhir item nomor 10, r hitung sebesar 0,796 lebih besar dari r tabel sebesar 0,361 berarti valid. Data angket diolah dan dianalisis untuk mengetahui dari penilaian dan sikap siswa sebagai objek penelitian terhadap nilai efektivitas pengaplikasian teknologi e-learning dalam pembelajaran bahasa Arab. Data hasil penelitian uji tes angket dijelaskan berdasarkan tabel sebagai berikut: Tabel 5. Hasil Uji Validitas Angket Pengaplikasian Teknologi E-Learning No Item r Hitung r Tabel Keterangan 0,720 0,361 Valid 0,645 0,361 Valid Hasil Data Angket Siswa Kelas XI Bahasa MAN 2 Kota Serang. Tentang Problematika Pembelajaran Bahasa Arab, pada tanggal 23 Agustus 2019, 11. 30 WIB. Hasil Data Angket Siswa Kelas XI Bahasa MAN 2 Kota Serang. Tentang Problematika Pembelajaran Bahasa Arab, pada tanggal 23 Agustus 2019, 11. 30 WIB. Hasil Data Angket Siswa Kelas XI Bahasa MAN 2 Kota Serang. Tentang Problematika Pembelajaran Bahasa Arab, pada tanggal 23 Agustus 2019, 11. 30 WIB. Volume. 05 Nomor. 02 Desember 2025 E-ISSN: 2775-5533 Terakreditasi SINTA 5 Jurnal El-TaAodib Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Bengkulu 0,452 0,567 0,636 0,328 0,596 0,782 0,806 0,689 0,361 0,361 0,361 0,361 0,361 0,361 0,361 0,361 Valid Valid Valid Tidak Valid Valid Valid Valid Valid Langkah selanjutnya adalah mencari nilai r tabel untuk N=30 pada signifikansi 5%, ditemukan nilai r tabel sebesar 0,361. Kemudian membandingkan nilai r tabel dengan nilai r hitung yang telah diketahui dari output SPSS sebelumnya. Karena nilai r hitung Item nomor 1 sebesar 0,720 lebih besar dari r tabel sebesar 0,361, maka sebagaimana dasar pengambilan keputusan dalam uji validitas dapat disimpulkan bahwa item nomor 1 adalah valid. Selanjutnya item nomor 2, r hitung sebesar 0,645 lebih besar dari r tabel sebesar 0,361 berarti valid. Item nomor 3, r hitung sebesar 0,452 lebih besar dari r tabel sebesar 0,361 berarti valid. Item nomor 4, r hitung sebesar 0,567 lebih besar dari r tabel sebesar 0,361 berarti valid. Item nomor 5, r hitung sebesar 0,636 lebih besar dari r tabel sebesar 0,361 berarti valid. Item nomor 6, r hitung sebesar 0,328 lebih kecil dari r tabel sebesar 0,361 berarti tidak valid. Item nomor 7, r hitung sebesar 0,596 lebih besar dari r tabel sebesar 0,361 berarti Item nomor 8, r hitung sebesar 0,782 lebih besar dari r tabel sebesar 0,361 berarti valid. Item nomor 9, r hitung sebesar 0,806 lebih besar dari r tabel sebesar 0,361 berarti valid. Terakhir item nomor 10, r hitung sebesar 0,689 lebih besar dari r tabel sebesar 0,361 berarti valid. Tabel 5. Hasil Uji Reliabilitas Tes Angket Pembelajaran Bahasa Arab Cronbach's Alpha N of Items Dari tabel output di atas diketahui ada N of Items . anyaknya butir item atau butir pertanyaan angke. ada 10 buah item dengan CronbachAos Alpha sebesar 0,714. Karena nilai CronbachAos Alpha 0,714 lebih besar 0,60 maka sebagaimana dasar pengambilan keputusan uji reliabilitas, dapat disimpulkan bahwa ke-10 atau semua item pertanyaan angket untuk variabel AuPembelajaran Bahasa ArabAy adalah reliabel atau konsisten. Tabel 5. Hasil Uji Reliabilitas Tes Angket Pengaplikasian Teknologi E-Learning Cronbach's Alpha N of Items Dari tabel output di atas diketahui ada N of Items . anyaknya butir item atau butir pertanyaan angke. ada 10 buah item dengan CronbachAos Alpha sebesar 0,822. Karena nilai CronbachAos Alpha 0,822 lebih besar 0,60 maka sebagaimana dasar pengambilan keputusan uji reliabilitas, dapat disimpulkan bahwa ke-10 atau semua item pertanyaan angket untuk variabel AuEfektivitas Teknologi E-Learning dalam Pembelajaran Bahasa ArabAy adalah reliabel atau KESIMPULAN Jurnal El-TaAodib Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Bengkulu Volume. 05 Nomor. 02 Desember 2025 E-ISSN: 2775-5533 Terakreditasi SINTA 5 Kesimpulan penelitian ini membuktikan bahwa pengaplikasian teknologi e-learning dalam pembelajaran bahasa Arab siswa kelas XI bahasa MAN 2 Kota Serang lebih efektif. Penelitian ini menemukan yang pertama, bahwa proses pengaplikasian teknologi e-learning lebih kreatif, inovatif, dan menyenangkan dalam pembelajaran bahasa Arab di kelas XI bahasa MAN 2 Kota Serang. Banten tahun 2019-2020 dibandingkan pembelajaran konvensional, karena pembelajaran dengan menggunakan alat-alat elektronik lebih disukai oleh para siswa di zaman sekarang dan menciptakan kelas yang lebih dinamis dan menambah semangat belajar siswa. Proses pembelajaran bahasa Arab di kelas Bahasa MAN 2 Serang. Banten sebelum menggunakan teknologi e-learning pada umumnya monoton dan membosankan, tetapi dengan mengaplikasikan teknologi pembelajaran elektronik . -learnin. berupa alat-alat elektronik, seperti media audio . ound aktif, tape recorder, dan speake. , visual (LCD, infokus dan handyca. , dan audio visual . omputer, laptop, tablet, handphone, dan televis. menjadi lebih menarik perhatian siswa, lebih memudahkan siswa dalam memahami materi bahasa Arab, dan membuat siswa antusias untuk belajar bahasa Arab di kelas. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan yang kedua, bahwa pembelajaran bahasa Arab di kelas XI bahasa MAN 2 Kota Serang. Banten tahun 2019-2020 dengan mengaplikasikan teknologi e-learning lebih efektif dan signifikan hasilnya dibandingkan dengan pembelajaran bahasa Arab dengan alat-alat atau media pembelajaran konvensional. Hasil data eksperimen menunjukkan nilai t hitung kelas ekperimen pembelajaran bahasa Arab dengan mengaplikasikan teknologi e-learning sebesar 7,753 dan nilai t hitung kelas kontrol pembelajaran bahasa Arab dengan menggunakan media pembelajaran konvensional sebesar 3,743. Dengan demikian nilai t hitung kelas eksperimen lebih besar dibandingkan nilai t hitung kelas kontrol. Analisis data tersebut membuktikan bahwa terdapat perbedaan siginifikan terhadap hasil belajar bahasa Arab siswa pada kelas ekperimen dan kelas Selanjutnya hasil data angket siswa kelas XI bahasa MAN 2 Kota Serang. Banten menunjukkan bahwa mayoritas siswa setuju dan mengatakan pembelajaran bahasa Arab dengan mengaplikasian teknologi pembelajaran elektronik . -learnin. lebih efektif dibandingkan dengan menggunakan media pembelajaran konvensional. Oleh karena itu dapat disimpulkan jika guru bahasa Arab kompeten dan mampu mengaplikasikan teknologi e-learning dalam pembelajaran bahasa Arab, maka hasil belajarnya lebih Sebaliknya jika guru belum kompeten dan hanya menggunakan media pembelajaran konvensional dalam pembelajaran bahasa Arab, maka hasil belajarnya kurang efektif dan bahkan tidak efektif. Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Arab di madrasah perlu beberapa uapaya yang harus ditempuh sebagai solusi alternatif sebagai berikut: . meningkatkan kompetensi guru, dan memberikan pemahaman kepada guru tentang teknologi dan fasilitas elektronik yang menunjang, . merancang metodologi dan media pembelajaran yang membuat siswa tidak lagi menganggap pembelajaran bahasa Arab itu sulit dan membosankan, akan tetapi menjadi pembelajaran yang mudah dan menyenangkan, . menciptakan lingkungan berbahasa Arab modern yang memungkinkan siswa dapat berkomunikasi secara aktif dengan menggunakan bahasa Arab, dan . menyusun kurikulum yang relevan dengan kebutuhan siswa sesuai dengan perkembangan Penelitian ini semoga dapat memberikan manfaat kepada masyarakat yang ingin mempelajari bahasa Arab, agar menggunakan fasilitas yang tersedia dalam bentuk elektronik dengan sebaikbaiknya. Bagaimanapun penggunaan elektronik sangat membantu masyarakat untuk belajar bahasa Arab. Dengan adanya penelitian ini dapat memberi kesempatan kepada akademisi untuk mengkaji lebih dalam tentang permasalahan ini, karena mengingat masih banyak kekurangan yang perlu Jurnal El-TaAodib Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Bengkulu Volume. 05 Nomor. 02 Desember 2025 E-ISSN: 2775-5533 Terakreditasi SINTA 5 DAFTAR PUSTAKA