INKONSISTENSI PENGGUNAAN STRUKTUR BAHASA INDONESIA PADA E-BOOK SMK DASAR-DASAR KOMPUTER Dira Safira Universitas Negeri Medan (UNIMED). Medan. Indonesia e-mail: dirasafira230506@gmail. Mazaya Amalia Universitas Negeri Medan (UNIMED). Medan. Indonesia e-mail: mazayaamalia294@gmail. Nur Intan Sinaga Universitas Negeri Medan (UNIMED). Medan. Indonesia e-mail: nurintan. 0612@gmail. Nisa Safitri Universitas Negeri Medan (UNIMED). Medan. Indonesia e-mail: nisasafitri1818@gmail. Hera Chairunisa Universitas Negeri Medan (UNIMED). Medan. Indonesia e-mail: herawenas@unimed. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan berbahasa pada teks e-book "Dasar-Dasar Komputer" yang digunakan di SMKS Cerdas Murni Medan. Fokus utama dari penelitian ini adalah mengidentifikasi kesalahan dalam penggunaan ejaan, struktur kalimat, dan tata bahasa yang dapat memengaruhi pemahaman pembaca terhadap materi yang disajikan. Data yang digunakan berupa teks dari e-book tersebut, yang kemudian dianalisis secara rinci untuk menemukan kesalahan bahasa. Teori yang digunakan adalah tentang pentingnya penggunaan ejaan yang tepat dan struktur kalimat yang efektif dalam menyampaikan informasi secara jelas dan mudah dipahami. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui studi literatur. Analisis teks manual data menggunakan analisis wacana yang dilakukan secara deskriptif dengan mengklasifikasikan jenis kesalahan bahasa yang ditemukan serta menganalisis dampaknya terhadap keterbacaan dan pemahaman. Hasil penelitian menunjukkan adanya beberapa kesalahan signifikan, termasuk kesalahan ejaan seperti penggunaan kata yang tidak sesuai dengan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI), struktur kalimat yang terlalu panjang dan tidak efektif, serta inkonsistensi dalam penggunaan istilah teknis. Kesalahan-kesalahan ini berpotensi menghambat pemahaman terhadap materi yang diajarkan. Kata Kunci: analisis wacana, e-book, kesalahan berbahasa, kualitatif, studi literatur PENDAHULUAN Instrumen yang digunakan berupa angket yang berisi pertanyaan terkait kesalahan bahasa dan kenyamanan penggunaan e-book dalam pembelajaran. Penggunaan e-book interaktif dalam pembelajaran dasar-dasar komputer di SMK pemahaman siswa terhadap materi. Fiturfitur seperti simulasi interaktif dan video memahami konsep yang diajarkan (Aribuma et al. , 2. Di era digital, perkembangan teknologi telah membawa dampak besar terhadap berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam cara membaca. Salah satu inovasi yang muncul adalah e-book, yang menawarkan akses lebih mudah dan efisien dibandingkan dengan buku cetak. E-book memberikan banyak kemudahan bagi pembaca, seperti fleksibilitas dalam penyimpanan dan aksesibilitas, sehingga dapat diakses kapan saja dan di mana saja Namun, di balik kelebihan tersebut, memengaruhi kualitas teks dalam e-book, (Nasution, 2. Kesalahan berbahasa yang paling banyak ditemukan pada karangan siswa meliputi kesalahan dalam penggunaan ejaan, tanda baca, serta struktur kalimat yang tidak efektif (Afiana, 2. Menurut (Naschah et al. , 2. , faktor penyebab utama kesalahan ini adalah kurangnya pemahaman siswa terhadap aturan bahasa yang benar serta minimnya praktik penulisan yang memadai. SMKS Cerdas Murni Medan dipilih sebagai lokasi penelitian karena sekolah ini e-book "Dasar-Dasar Komputer" sebagai salah satu sumber utama pembelajaran dalam mata pelajaran Komputer Dasar. Penggunaan e-book ini dianggap relevan dengan kurikulum yang diterapkan, namun terdapat indikasi bahwa memahami materi yang disajikan. Hal ini dapat disebabkan oleh adanya kesalahan berbahasa dalam e-book tersebut, yang pemahaman siswa. Data dari sekolah ini juga mendukung adanya kebutuhan untuk menganalisis kesalahan bahasa yang terdapat dalam teks e-book guna meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah tersebut (Arifah. Tashadini. Nuryanti, & Ulya, 2. Penelitian ini bertujuan untuk kesalahan-kesalahan berbahasa yang terdapat dalam e-book Dasar-Dasar Komputer yang digunakan di SMKS Cerdas Murni Medan. Penelitian ini penting dilakukan untuk meningkatkan kualitas penulisan dalam e-book, sehingga dapat memberikan pengalaman membaca yang lebih baik dan efektif bagi para pembaca, khususnya siswa. Analisis ini juga diharapkan dapat memberikan masukan bagi pengembangan kualitas penerbitan ebook di masa mendatang. Dalam proses ini, peneliti dapat menemukan ketidaksesuaian antara ejaan, tata bahasa, dan struktur kalimat dalam teks e-book. Apabila siswa atau guru mengalami kesulitan dalam memahami materi akibat kesalahan kebahasaan, hal ini menjadi indikator yang jelas bahwa e-book tersebut tidak memenuhi standar kualitas yang Kesalahan-kesalahan ini dapat mengganggu proses pembelajaran, sehingga memperbaiki agar lebih efektif dalam mendukung pemahaman siswa terhadap materi yang diajarkan. Buku "Dasar-Dasar Komputer" dipilih karena merupakan salah satu bahan ajar yang berkaitan dengan mata pelajaran siswa kelas XI TKJ. Mengingat pentingnya buku ini mempengaruhi pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan. Oleh karena itu, memperbaiki kesalahan agar siswa dapat menerima informasi yang jelas dan benar, tanpa terganggu oleh kesalahan kebahasaan yang bisa menimbulkan kebingungan. Nasution . berpendapat bahwa analisis merupakan proses menjelaskan gejala-gejala alam dengan cara: . membedakan, . mengelompokkan, . menghubung-hubungkan, . mengendalikan, dan . Berdasar pengertian tentang analisis tersebut, sepertinya Nasution . tentang analisis kesalahan secara tersendiri. Menurutnya, analisis kesalahan adalah kajian dan analisis mengenai kesalahan berbahasa yang dibuat oleh siswa atau peserta didik atau pelajar asing atau seseorang atau bahasa kedua. (Arifah. Tashadini. Nuryanti, & Ulya, 2. menyatakan bahwa kesalahan berbahasa dalam bahasa Indonesia dapat Kesalahan yang dikaji pada Buku Teks Biologi: untuk kelas X SMA dan MA adalah kesalahan sintaksis. Chaer . menjelaskan bahwa sintaksis adalah kajian yang membahas mengenai hubungan antar kata atau unsur lain yang membentuk Sejalan dengan itu Kridalaksana . :2. menjelaskan bahwa sintaksis merupakan ilmu yang mengkaji pengaturan dan hubungan antar kata dengan satuan yang lebih besar dari satuan atau lebih besar dari satuan itu. Satuan terkecil dalam bidang ini ialah kata. Berdasarkan paparan ahli dapat dipahami bahwa sintaksis adalah cabang linguistik yang mengkaji hubungan antar kata dalam suatu ujaran. TINJAUAN PUSTAKA 1 E-book dalam Dunia Pendidikan Sekolah Menengah E-book saat ini memainkan peran yang signifikan dalam dunia pendidikan, terutama di jenjang sekolah menengah. Penerapan e-book kemudahan akses kepada sumber belajar yang lebih dinamis dibandingkan dengan buku cetak. Dalam konteks Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), di mana materi teknis sering digunakan, e-book menjadi salah satu sumber yang praktis dalam penyampaian materi yang bersifat teoritis maupun praktis. Menurut Khoirunnisaa Prajawinanti . penggunaan e-book dalam pembelajaran di SMK dapat mendukung kemampuan siswa dalam mengakses informasi secara fleksibel dan cepat, terutama dalam mata pelajaran yang berbasis teknologi seperti Teknik Komputer. Khasanah. Wiarsih, dan Ernawati . menekankan bahwa e-book memungkinkan siswa untuk belajar secara mandiri di luar jam pelajaran, namun kualitas konten dan bahasa yang digunakan dalam e-book Lebih lanjut. Apriyanti et al. menjelaskan bahwa penggunaan e-book dapat meningkatkan daya saing siswa dalam memahami materi melalui pembelajaran Namun, terdapat kekhawatiran mengenai kualitas bahasa yang digunakan dalam e-book yang terkadang tidak sesuai dengan kaidah bahasa formal, sehingga dapat menimbulkan kebingungan bagi siswa dalam memahami materi yang kompleks, khususnya pada mata pelajaran yang melibatkan terminologi teknis. Selain itu. Ciptaningtyas et al. menyatakan bahwa e-book memiliki keunggulan dalam hal efisiensi penyebaran materi ajar. Meskipun demikian, kualitas penyusunan kalimat dan struktur teks sangat berpengaruh terhadap pemahaman siswa. E-book yang tidak disusun dengan baik dapat menurunkan kualitas pembelajaran, membutuhkan pemahaman mendalam seperti Teknik Komputer dan Jaringan. 2 Kelebihan Kekurangan Penggunaan E-book Pembelajaran Penggunaan e-book di dunia pendidikan memiliki banyak kelebihan, namun juga tidak terlepas dari beberapa kekurangan yang perlu diperhatikan, terutama dalam konteks pembelajaran di SMK. Berikut beberapa kelebihan dan kekurangan penggunaan e-book dalam 1 Kelebihan Penggunaan E-book dalam Pembelajaran Kemudahan Akses dan Mobilitas Salah satu keunggulan utama dari penggunaan e-book adalah kemudahan akses. Siswa dapat mengakses materi dari mana saja dan kapan saja, tanpa terbatas oleh fisik buku cetak. Hal ini menjadi nilai tambah khususnya bagi siswa di SMK yang sering kali membutuhkan referensi tambahan di luar kelas (Silva et al. , 2. Interaktif Konten Multimedial E-book penyertaan elemen multimedia seperti video, animasi, dan gambar interaktif, yang sangat membantu dalam pembelajaran materi yang sulit dipahami hanya dengan teks (Supriono, et , 2. Fitur ini sangat bermanfaat pada mata pelajaran teknis di SMK, seperti Teknik Komputer, di mana konsepkonsep dapat dijelaskan lebih jelas melalui gambar atau 2 Kekurangan Penggunaan E-book dalam Pembelajaran Masalah Ergonomi Kelelahan Mata Penggunaan e-book untuk jangka waktu lama dapat menyebabkan kelelahan mata pada siswa, terutama jika ebook tersebut diakses melalui berkualitas rendah (Susanti. Selain itu, posisi tubuh yang tidak ergonomis selama penggunaan perangkat digital dapat produktivitas belajar siswa. Keterbatasan Interaksi dengan Teks E-book E-book, menambahkan catatan, tidak memberikan pengalaman yang sama seperti menulis secara Menurut, kemampuan siswa untuk memahami materi sering kali terganggu oleh keterbatasan interaksi yang dimiliki oleh format digital dibandingkan dengan buku fisik. 3 Kesalahan Berbahasa dalam Teks Pembelajaran Menurut Yusuf . , kesalahan bahasa dalam e-book sering kali ditemukan dalam bentuk kesalahan ejaan dan struktur kalimat yang tidak tepat. Kesalahan berbahasa dalam e-book pembelajaran merupakan salah satu pendidikan digital. Kesalahan tata bahasa, ejaan, dan struktur kalimat dapat terutama di bidang teknis. Fatmawati . menyatakan bahwa kesalahan berbahasa, terutama pada materi yang membutuhkan ketepatan dalam penyampaian informasi teknis, dapat menyebabkan siswa salah Oleh karena itu, penyusunan teks e-book harus memperhatikan struktur kalimat dan penggunaan kata agar materi lebih mudah dipahami. Lebih lanjut Herlina dan Nugroho konsistensi dalam penggunaan istilah dan terminologi teknis di e-book, khususnya di SMK. Kesalahan dalam penggunaan istilah dapat menyebabkan kebingungan siswa dalam memahami konsep-konsep penting dalam pelajaran yang mereka METODE PENELITIAN Menurut Yuliani . Deskriptif kualitatif (QD) adalah istilah yang digunakan dalam penelitian kualitatif untuk suatu kajian yang bersifat deskriptif. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif kesalahan berbahasa dalam teks e-book "Dasar-Dasar Komputer" yang digunakan di SMKS Cerdas Murni Medan. Metode ini dipilih karena memungkinkan peneliti untuk melakukan observasi mendalam dan komprehensif tentang kesalahan berbahasa yang ditemukan dalam konteks penggunaan e-book di lingkungan pendidikan. Analisis dilakukan dengan fokus pada identifikasi kesalahan ejaan, struktur kalimat, serta tata bahasa yang berpotensi mempengaruhi keterbacaan dan pemahaman siswa terhadap materi. Tahap pertama dalam penelitian ini adalah identifikasi awal yang dilakukan di SMKS Cerdas Murni. Deli Serdang. Sumatera Utara. Pada tanggal 28 September 2024, sebanyak 31 siswa kelas XI TKJ dipilih sebagai responden. Para siswa diminta memberikan tanggapan terkait pengalaman siswa dalam menggunakan e-book "DasarDasar Komputer". Instrumen digunakan berupa angket digital yang disebarkan melalui Google Form, berisi pertanyaan tentang kesalahan bahasa yang siswa temukan serta kenyamanan siswa dalam menggunakan e-book tersebut. Identifikasi awal ini menjadi dasar untuk memahami bagaimana persepsi siswa terhadap kualitas bahasa yang digunakan dalam e-book, yang menjadi landasan untuk tindakan penelitian lebih lanjut. Pada tahap berikutnya, penelitian beralih ke pengumpulan data yang dilakukan melalui pendekatan studi literatur dan analisis teks manual terhadap e-book (Saprudin et al. , 2. Proses studi literatur mencakup membaca, mencatat, dan mengumpulkan data mengenai kesalahan berbahasa yang ada dalam teks, termasuk kesalahan dalam penggunaan ejaan, frasa, struktur kalimat, dan tata Kesalahan gambaran yang lebih terperinci mengenai jenis-jenis kesalahan yang ada. Teknik pengumpulan data ini juga mencakup aspek kohesi dan koherensi teks yang penting untuk memastikan informasi tersampaikan dengan jelas dan logis kepada pembaca, dalam hal ini siswa. Setelah data dikumpulkan melalui studi literatur, menurut Wayan et al. analisis wacana dilakukan untuk memahami bagaimana kesalahan bahasa tersebut pemahaman siswa terhadap materi yang disajikan dalam e-book. Analisis wacana berfokus pada cara bahasa digunakan dalam teks, serta bagaimana struktur bahasa tersebut membantu atau menghambat proses pemahaman. Data yang diperoleh dari proses pengumpulan dan analisis ini dianalisis secara deskriptif. Tujuannya adalah untuk mengklasifikasikan berbagai jenis kesalahan dampaknya terhadap pemahaman siswa. Hasil dari penelitian ini sajikan dalam bentuk paragraph yang dijelaskan secara HASIL DAN PEMBAHASAN 1 Hasil Hasil penelitian ini menjelaskan analisis data terhadap e-book DasarDasar Komputer. Penelitian menunjukkan adanya beberapa jenis kesalahan berbahasa yang signifikan yang dapat memengaruhi pemahaman siswa. Data hasil penelitian ini dapat dibandingkan dengan hasil penelitian terdahulu untuk memberikan dasar yang lebih kuat dan ilmiah. 1 Kesalahan Ejaan Beberapa kesalahan ejaan yang tidak sesuai dengan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) teridentifikasi dalam ebook tersebut. Kesalahan umum yang ditemukan meliputi: Outputan. Inputan. Keakuratan. Serratus. Menejer. Beberapa kesalahan ejaan yang PUEBI e-book Kesalahan umum yang ditemukan meliputi kesalahan ejaan pada istilah teknis yang sering digunakan dalam dunia jaringan computer. 2 Kesalahan Struktur Kalimat Dalam analisis lebih lanjut, ditemukan beberapa kalimat yang dinilai terlalu panjang dan berteletele . idak efekti. Kesalahan struktur kalimat yang ditemukan . Pada halaman 6, terdapat kalimat terlalu panjang dan "Jaringan komputer dapat dibedakan berdasarkan media transmisinya yaitu jaringan berkabel dan menggunakan kabel dan tidak menggunakan kabel. Pada halaman 13, terdapat kalimat tidak efektif yaitu "Untuk membangun jaringan faktor yang mempengaruhi kecepatan dan kualitas koneksi . Pada halaman 21, terdapat bertele-tele "benar" yaitu "Router akan mengarahkan data ke tujuan yang benar jika sudah diatur administrator jaringan. Pada halaman 32, kalimat "Jaringan digunakan di mana saja asalkan ada perangkat yang mendukung jaringan tersebut. Analisis bahwa banyak kalimat dalam ebook dinilai terlalu panjang dan Kalimat bertele-tele membingungkan perlu dilakukan perbaikan, untuk meningkatkan kejelasan dan pemahaman. 3 Kesalahan pada Kalimat Dalam analisis lebih lanjut, beberapa kalimat dalam e-book juga ditemukan ambigu dan tidak efektif dalam menyampaikan pesan isi materi. Kesalahan-kesalahan yang ditemukan, yaitu: Pada halaman 3, ditemukan kalimat yang ambigu, yaitu "Data yang dikirim harus melalui protokol yang tepat agar sampai ke tujuan. Pada halaman 5, ditemukan kalimat yang kurang efektif, yaitu "Setiap perangkat di jaringan perlu diidentifikasi agar komunikasi dapat dilakukan dengan baik. Pada halaman 28, ditemukan kalimat yang kurang efektif, yaitu "Jaringan LAN biasanya digunakan dalam satu gedung atau area terbatas. Dari hasil survei, beberapa e-book teridentifikasi ambigu dan tidak efektif, yang dapat menyebabkan kesalahan penyampaian isi pesan dalam materi. 2 Pembahasan Pada penelitian ini, peneliti menganalisis data terhadap e-book "Dasar-Dasar Komputer" dengan fokus ditemukan dalam teks. Analisis dilakukan dengan membandingkan data yang diperoleh dari e-book dengan penelitian pemahaman yang lebih komprehensif mengenai dampak kesalahan berbahasa terhadap pemahaman siswa. 1 Kesalahan Ejaan Dari hasil analisis, terdapat beberapa kesalahan ejaan yang tidak sesuai dengan PUEBI. Berikut adalah beberapa perbaikan yang dapat dilakukan oleh peneliti untuk mengatasi kesalahan ejaan yang teridentifikasi, yaitu: Kata AuoutputanAy, diperbaiki menjadi AuoutputAy. Kata AuinputanAy, diperbaiki menjadi AuinputAy. Kata AukeakuratanAy, setelah diperbaiki menjadi AuakurasiAy. Kata AuserratusAy, diperbaiki menjadi AuseratusAy. Kata AumenejerAy, diperbaiki menjadi AumanejerAy. Setelah dilakukan revisi sesuai dengan kaidah PUEBI, beberapa kesalahan ejaan yang ditemukan dalam e-book tersebut melibatkan penggunaan istilah teknis yang umum dalam bidang teknologi Hal ini sejalan dengan hasil penelitian (Setiawan, 2. kualitas materi pembelajaran. 2 Kesalahan Struktur Kalimat Dari hasil analisis lebih lanjut, ditemukan beberapa kalimat yang dinilai terlalu panjang dan berteletele . idak efekti. Berikut adalah beberapa perbaikan yang dapat dilakukan oleh peneliti untuk kalimat yang ditemukan, yaitu: Pada halaman 6, kalimat "Jaringan dibedakan berdasarkan media transmisinya yaitu jaringan berkabel dan jaringan nirkabel yang menggunakan kabel dan tidak menggunakan kabel. Kalimat ini terlalu panjang dan Disarankan untuk "Jaringan komputer dibedakan menjadi jaringan berkabel dan . Pada halaman 13, kalimat "Untuk membangun jaringan faktor yang mempengaruhi kecepatan dan kualitas koneksi " Kalimat ini dinilai tidak Disarankan "Membangun jaringan yang baik faktor-faktor mempengaruhi kecepatan dan kualitas koneksi. Pada halaman 21, kalimat "Router akan mengarahkan data ke tujuan yang benar jika sudah diatur dengan benar oleh administrator jaringan. ", dinilai bertele-tele dan disarankan "Router akan mengarahkan data ke tujuan yang benar jika diatur dengan tepat. Pada halaman 32, kalimat "Jaringan digunakan di mana saja, asalkan ada perangkat yang mendukung terlalu panjang dan disarankan untuk disederhanakan menjadi: "Jaringan digunakan di mana saja, dengan syarat ada perangkat yang Setelah dilakukan perbaikan pada kalimat-kalimat tersebut, banyak kalimat dalam e-book yang sebelumnya dinilai terlalu panjang dan tidak efektif, kini menjadi lebih jelas dan mudah dipahami. Kalimatkalimat yang bertele-tele dan membingungkan telah diperbaiki untuk meningkatkan kejelasan dan pemahaman pembaca. Penelitian oleh ( Zainul, et al. , 2. juga penggunaan kalimat yang jelas dan ringkas dalam materi pembelajaran untuk mendukung pemahaman 3 Kesalahan pada Kalimat Dari hasil analisis lebih lanjut, beberapa kalimat dalam e-book juga ditemukan ambigu dan tidak efektif dalam menyampaikan pesan isi materi. Berikut adalah beberapa perbaikan yang dapat dilakukan oleh peneliti untuk mengatasi kesalahan pada kalimat yang ditemukan, yaitu: Pada halaman 3, kalimat "Data yang dikirim harus melalui protokol yang tepat agar sampai ke tujuan. ", disarankan untuk diperbaiki menjadi: "Data yang dikirim harus melalui protokol yang tepat agar sampai ke . Pada halaman 5, kalimat "Setiap perangkat di jaringan perlu diidentifikasi agar komunikasi dapat dilakukan dengan baik. disarankan untuk diperbaiki menjadi: "Setiap perangkat di jaringan perlu diidentifikasi untuk memastikan komunikasi yang baik. Pada halaman 28, kalimat "Jaringan LAN digunakan dalam satu gedung atau area terbatas. ", disarankan "Jaringan LAN digunakan di dalam satu gedung atau area yang terbatas. Setelah dilakukan revisi pada kalimat-kalimat tersebut, analisis menunjukkan bahwa kalimatkalimat dalam e-book yang sebelumnya dinilai terlalu panjang dan tidak efektif kini menjadi lebih jelas dan mudah dipahami. Kalimatkalimat yang membingungkan telah diperbaiki agar lebih singkat dan padat, sehingga meningkatkan keterbacaan dan pemahaman Sejalan dengan hal ini, penelitian oleh Winata . juga penggunaan kalimat yang jelas dan ringkas dalam materi pembelajaran untuk memudahkan pemahaman. Selain itu, kesalahan struktur kalimat yang tidak sesuai seringkali memengaruhi kejelasan pesan yang disampaikan dalam teks. SIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan terhadap e-book "DasarDasar Komputer" di SMKS Cerdas Murni Medan, dapat disimpulkan bahwa terdapat sejumlah kesalahan berbahasa yang memengaruhi kualitas teks dan pengalaman membaca siswa. Kesalahan ejaan, seperti penggunaan kata yang tidak sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia, serta struktur kalimat yang panjang dan tidak efektif, turut Penggunaan kata sambung yang tidak tepat juga memperburuk pemahaman. Selain itu, ketidakkonsistenan dalam penggunaan kata ganti dan munculnya simbol asing akibat kesalahan teknis, menambah kompleksitas Temuan ini menunjukkan bahwa ebook tersebut memerlukan perhatian lebih dalam proses penyuntingan. Oleh karena itu, disarankan agar penulis buku atau ebook melakukan proses pengeditan yang mendalam sebelum karya dipublikasikan. Proses ini penting untuk memastikan bahwa konten yang disajikan sudah akurat, jelas, dan terstruktur dengan baik. Penulis juga dapat mempertimbangkan menggunakan jasa editor profesional yang berpengalaman untuk meningkatkan kualitas tulisan, memperbaiki kesalahan teknis, dan memastikan bahwa karya tersebut siap dipresentasikan kepada audiens dengan standar yang tinggi, sehingga dapat memberikan pengalaman membaca yang lebih baik bagi siswa. DAFTAR PUSTAKA